Click here to load reader

Arif Lbm 1 Sgd 19 Klb

  • View
    31

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of Arif Lbm 1 Sgd 19 Klb

WABAH SGD 19SGD 1 P2MPL : (singkatan ) pemberantasan penyakit menular dan penyehatan lingkunganSuatu tim di dinas kesehatan untuk menangani penyakit menular.

Wabah : penyakit menular yang menjangkit secara cepat dan meluas dalam suatu wilayah

Epidemiologi : merupakan ilmu yang mempelajari tentang penduduk dan termasuk dalam faktor2 kesehatan yang menyebabkannya. Ilmu tentang terjadinya penyebaran tentang suatu masalah kesehatan untuk menanggulangi serta upaya upaya penangananSGD 21. Apa saja tugas dari P2MPL?2. Apa saja klasifikasi dari angka kejadian penyakit?

WABAH 3. Bagaimana upaya dari penganggulan wabah?4. Macam maca wabah?5. Apa saja pencegahan dari wabah?

EPIDEMIOLOGI6. Macam macam epidemiologi?7. Ruang lingkup dari epidemiologi?8. Apakah tujuan dari epidemiologi?9. Manfaat epidemiologi?10. Apa yang perlu dipelajari dari riwayat alamiah penyakit?11. Bagaimana tahap riwayat alamiah penyakit?SGD 3 1. Definisi KLB? KLB : Suatu kedaan dimana terjadi peningkatan anatara mordibitas dan mortilitas yang tinggi.Meningkatnya angka kesakitan. Jumlah penderita baru meningkat duakali lipat daripada jumlah penderita sebelumnya. Wabah : jumlahnya lebih luas,waktunya lebih luas,populasi lebih luas.

KLB merupakan timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan,kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu (Peraturan mentri kesehatan RI, No 560/MENKES/PER/VII/1989).

http://www.hukor.depkes.go.id/up_prod_permenkes/PMK%20No.%20949%20ttg%20Pedoman%20Penyelenggaraan%20Sistem%20Kewaspadaan%20Dini%20KLB.pdf

Kriteria KLB 1. Timbulnya suatu penyakit menular yang sebelumnya tidak ada/tidak dikenal.2. Peningkatan kasus/kematian terus-menerus selama kurun waktu berturut-turut (jam/hari/minggu).- Minggu 8 = 5 kasus- Minggu 9 = 10 kasus- Minggu 10 = 15 kasus3. Peningkatan kejadian penyakit/kematian 2x atau lebih dibandingkan dengan periode sebelumnya(jam/minggu/bulan/tahun).- Minggu 2-7 tiap minggu dilaporkan diare 10-13 kasus - Minggu 8 = 26 kasus4. Angka rata-rata perbulan meningkat 2x dibandingkan dengan angka rata-tara tahun sebelumnya5. Angka kematian/CFR menunjukkan kenaikan 50% dibandingkan dengan CFR periode sebelumnya6. Penyakit lain yang ditentukan secara politis oleh pemerintahSepuluh langkah penyelidikan KLB :a. Persiapan investigasi di lapanganTiga kategori: Investigasi (pengetahuan ilmiah yang sesuai, penrlengkapan, dan alat) Administrasi (prosedur) Konsultasi (peran masing-masing petugas yang turun ke lapangan)b. Memastikan adanya wabahMenentukan apakah jumlah kasus yang ada sudah melampaui jumlah yang diharapkan:Dilakukan dengan membandingkan jumlah yang ada saat itu dengan jumlahnya beberapa minggu atau bulan sebelumnya, atau dengan jumlah yang ada pada periode waktu yang sama di tahun-tahun sebelumnya.Memastikan diagnosaTujuan: Untuk memastikan bahwa masalah tersebut telah di diagnosa dengan patut Untuk menyingkirkan kemungkinan kesalahan laboratorium yang menyebabkan peningkatan kasus yang dilaporkan Semua temuan klinis harus disimpulkan dalam distribusi frekuensi. Distribusi penting untuk mengambarkan spectrum penyakit, menentukan diagnosis, dan mengembangkan definisi kasus. Kunjungan terhadap satu atau dua penderita.d. Membuat definisi kasus, Menemukan dan menghitung kasus Definisi kasus meliputi kriteria klinis dan terutama dalam penyelidikan wabah dibatasi pleh waktu, tempat, dan orang Menemukan dan menghitung kasus Dikumpulkan informasi berikut ini dari setiap kasus:o Data identifikasi nama, alamat, nomor telepono Data demografi umur, jenis kelamin, ras, dan pekerjaano Data kliniso Factor risiko harus dibuat untuk setiap penyakito Informasi pelapor mencari informasi tambahan atau memberikan umpan balike. Epidemiologi deskriptif (waktu, tempat, orang) Kurva dari survelans menanjak : jumlah kasus terus bertambah , wabah sedang memuncak, aka nada kasus-kasus baru Puncak kurve sudah dilalui : kasus yang terjadi semakin berkurang, wabah akan segera berakhir Bila penyakit dan massa inkubasi diketahui, kurve epidemic dapat digunakan untuk mencari periode pemaparan, penting mencari sumber letusanf. Membuat hipotesisFormulasikan hipotesis Meliputi sumber agen penyakit Cara penularan (dan alat penularan atau vector) Dan pemaparan yang mengakibatkan sakitg. Menilai hipotesis (penelitian kohort dan penelitian kasus-kontrol)Dalam penyelidikan lapangan, hipotesis dapat dinilai dengan salah satu dari dua cara ini : Dengan membandingkan hipotesis dengan fakta yang ada, atau Dengan analisis epidemiologi untuk mengkuantifikasi hubungan dan menyelidiki peran kebetulanh. Memperbaiki hipotesis dan mengadakan penelitian tambahan Penelitian epidemiologio Epidemiologi analitik Penelitian laboratorium dan lingkungano Pemeriksaan serumo Pemeriksaan tempat pembungan tinjai. Melaksanakan pengendalian dan pencegahan Pengendalian seharusnya dilaksanakan secepat mungkin Upaya penanggulangan biasanya hanya dapat diterapkan setelah sumber wwabah diketahui Pada umumnya, upaya pengendalian diarahkan pada mata rantai yang terlemah dalam penularan penyakit Upaya pengendalian mungkin diarahkan pada agen penyakit, sumbernya, dan reservoirnya.

j. Menyampaikan hasil penyelidikanPenyampaian dapat dilakukan dengan dua cara : Laporan lisan pada pejabat setempato Dilakukan dihadapan pejabat setempat dan mereka yang bertugas mengadakan pengendalian dan pencegahan Laporan tertulis

2. Apa definisi dari endemi,epidemic,dan pandemi?APAKAH klasifikasi termasuk kriteria untuk menular atau tidak menular?Kedaan dimana suatu masyarakat mengalami suatu saatEndemic : frekuensi pada wilayah tertentu menetap pada waktu yang sama dengan penyakit yang normalnya ada pada wilayah tersebut. Berlangsung dalam satu populasi yang hanya ada dalam satu wilayah (kecamatan)

Epidemic : keadaan dimana suatu masalah kesehatan dimana suatu penyakit yang ditemukan pada suatu wilayah dalam waktu tertentu dalam waktu yang singkat dan frekuensinya meningkat.

Pandemi : suatu penyakit frekuensi pada waktu yang singkat dan sangat tinggi dan penyebarannya sangat luas. Ditemukannya suatu jenis penyakit baru dalam satu populasi. Peneyebaran sesuai dengan geografiknyaDibedakan oleh negara.

3. Apa saja tugas dari P2MPL?a. Menanggulangi wabah pada suatu wilayahb. Menyediakan program sehatc. Membantu memperbaiki dari epidemiologid. Pencegahan : memberantas penyakit karna ditularkan oleh hewane. Pemberantasan : Melaksanakan upaya pencehan penyakit : diare,IMSf. Melakukan pemberantasan peny yang tidak menular : hipertensi,DMg. Penyehatan

(1) Bidang pencegahan, pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan, mempunyai tugas melaksanakansebagai tugas Dinas Kesehatan , pemberantasan penyakit dan penyehatanlingkungan

(2) Untukmenyelanggarakantugassebagaimanadimaksudpada ayat(2) pasalini Bidangpencegahan,pemberantasan, penyakit dan penyehatan lingkungan menyelenggarakan fungsi:A Membantu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten dalambidang tugasnya;b. Mengadakan pembinaan dan monitoring kegiatanpemberantasan penyakit;c. Mengadan pembinaan dan monitoring kegiatanpengamatan dan pencegahan;d. Mengadakan pembinan dan monitoring kegiatanpenyehatan lingkungan dan makananminuman;e. Memberikansaran,usuldanpertimbangankepadakepalaDinasKesehatanKabupatendalambibangpencegahan, pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan.

(1) Seksi pemberantasan penyakit, mempunyaitugas:a. Membantu Kepala Bidang Pencegahan, Pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan dlm bidangtugasnya;b. Melaksanakan upaya pemberantasan penyakit yang di tularkan binatang yaitu: penyakit malaria, demamberdarah dangue, rabies dan filariasis;c. Melaksanakan pengamatan serangga penularpenyakit (PSPP);d. Melaksanakan upaya pencegahan penyakit yang menular langsung yaitu penyakitTBC-Paru, kusta, ISPA,Diare dan penyakitmenular seksual (PMD);e. Melaksanakanupayapemberantasanpenyakityangmenularlangsungmelaluikegiatanpenemuanpenderita,menatalaksanaankasus,evaluasihasilpengobatan,pencatatandanpelaporansertamemberikanpenyuluhan pencegahan dan pemberantasannya;f. Melaksanakanupayapemberantasanpenyakittidakmenularantaralainhypertensi,jantungkoroner,diabetes militus (kencingmanis);g. Pemusnahan/ karantinasumber penyebab penyakit menular;h. PeningkatankomunikasiinformasidanEdukasi(KIE)pencegahandanpemberantasanpenyakit(Penyulihan).

(2) Seksi pengamatan dan pencegahan, mempunyai tugas;a. Membantu kepala bidang pencegahan, pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan dan bidangtugasnya;b. Melaksanakan kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajiandata penyakit;c. Menyelenggarakan sistem kewaspaandini kejadian luar biasa (SKD-KLB) penyakit dan melaksanakanpenanggulangan KLBpenyakit;d. Melaksanakanperencanaan,analisis,perumusanmasalah,pembinaandanpengawasansurveilansepidemiologi penyakit;e. Melaksanakan pengamatan kesehatan matra antara lain;f. Melaksanakan surveilans, evidemiologi khusus antara lain surveilans AFP, campak, tetanus neonatorumdan penyakit lain yang cenderungmenimbulkana KLB;g. Melaksanakan penyelidikan evidemiologi KLB penyakit dan keracunan;h. Monitoringevaluasi dan pelaporan;i. Pengendalian, pengamatan dan pencegahan penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi (DP31) dankejadian ikutan pasca imunisasi(KIPI);j. Melaksanakanimunisasi rutin yang meliputi imunisasi BCG, DPT, Polio, campak, TT,DT dan HBk. Mengelola kuantitas, kuantitas dan distribusi vaskinsampai ketempat pelayanan (Cold Chain).

(3) Seksi penyehatan lingkungan danmakanan minuman, mempunyai tugas:a. Membantu kepala Bidang pencegahan, pemberantasan penyakit dan penyehatan lingkungan dalam bidangtugasnya;b. Penyehatan lingkungan pemukiman, perimahan dan bangunansehat;c. Pengawasan dan pembinaan tempat-tempat umum (TTU). Tempat pengolahan makanandan TP2 pestisida;d. Peningkatan kebersihan dan kesehatan msyarakat danpersonal hygiene;e. Keselamatan dan kesehatankerja (K3) dampak