Anizatun Lbm 6 Kgd

  • View
    309

  • Download
    20

Embed Size (px)

Text of Anizatun Lbm 6 Kgd

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    1/26

    LBM 6

    SALAH MINUM , TERNYATA RACUN

    STEP 7

    1. Penurunan ksdaran, muntah, kejang 1 jam lalu?Racun adalah setiap bahan atau zat yang dalam jumlah relatif kecil bila masuk kedalam tubuh akan menimbulkanreaksi kimiawi yang akan menyebabkan penyakit atau kematian. Baygon termasuk ke dalam racun serangga (insektisida ). Berdasarkan struktur kimianya insektisida dapat digolongkan menjadi :

    1. Insektisida golongan fosfat organik ; seperti : Malathoin, Parathion, Paraoxan ,diazinon, dan TEP.

    2. Insektisida golongan karbamat ; seperti : carboryl dan baygon3. Insektisida golongan hidrokarbon yang diklorkan ; seperti ,DDT endrin , chlordane,

    dieldrin dan lindane.

    Keracunan akibat insektisida biasanya terjadi karena kecelakaan dan pecobaan bunuh diri , jarang sekali akibat

    pembunuhan. Berbeda dengan alergi, keracunan memiliki gejala yang bervariasi dan harus ditindaki dengan cepatdan tepat karena penanganan yang kurang tepat tidak menutup kemungkinan hanya akan memperparah keracunan

    yang dialami penderita.

    Senyawa organofosfat dan karbamat

    Kedua jenis senyawa ini mengganggu fungsi sistem saraf. Efek toksik timbul karena pengikatan dan

    penghambatan enzim asetilkolin esterase (AChE) yang terdapat pada sinaps dalam sistem saraf pusat maupunotonom serta pada ujung saraf otot lurik.

    Secara normal, asetilkolin (ACh), yang merupakan suatu neurotransmiter,dilepas dari prasinaps kemudianmengikat reseptor protein pada pascasinaps. Ikatan ini menyebabkan pembukaan kanal ion dan depolarisasi

    membran pascasinaps. BilaACh dilepas oleh reseptor, maka ia terhidrolisis oleh AChE menjadi kolin dan asetatdanaktivitas perangsangannya terhenti. Jika AChE ini terhambat, maka hidrolisis tersebut tidak terjadi dan AChterakumulasi sehingga terjadi eksitasi saraf berlebihan.

    Pemaparan terhadap senyawa organofosfat menghasilkan spektrum efek klinisyang luas yang menunjukkan perangsangan berlebih terhadap sistem kolinergik. Efek ini timbul dalam 3 kategori, yaitu :1. Penghambatan AChE pada persambungan saraf otot yang menimbulkan kejang otot karena kontraksi otot

    berlebihan, kelelahan, dan kadang paralisis(efek nikotinik). Otot-otot yang mengalami keracunan akut seperti ini

    terutama adalah otot-otot pernapasan karena paralisis diafragma dan otot dada yangdapat menyebabkan kegagalan pernapasan dan kematian.2. Penghambatan sistem saraf otonom (reseptor muskarinik) yang mengakibatkan nyeri lambung; diare; urinasi yangtidak disadari; peningkatan sekresi sistem pernapasan, terisinya bronkiolus dengan cairan; spasme otot halus dalam

    saluran pernapasan, menyebabkan penyempitan jalan napas; dan penyempitan pupil (miosis) yang nyata.3. Efek terhadap sistem saraf pusat (SSP) berupa tremor, bingung, bicara kabur,kehilangan koordinasi, dan konvulsi

    pada pemaparan yang sangat tinggi. Penghambatan AChE disebabkan oleh pestisida tersebut pada sisi aktif yang pada keadaan normal akan ditempati oleh ACh. Jika senyawa organofosfat digunakan sebagai senyawa P=S, seperti

    paration atau malation, maka mula-mula memerlukan aktivasi metabolik menjadi analog P=O, yang disebut okson,agar memiliki aktivita santikolin esterase (anti-AChE). Reaksi aktivasi ini biasanya dikatalisis oleh sistem sitokromP450. Okson tersebut lalu terikat pada sisi aktif dan mengalami pemecahan dan melepaskan alkohol atau tiol, dan

    menyisakan enzim terfosforilasi.Inaktivasi enzim ini berlanjut hingga terjadinya hidrolisis enzim terfosforilasi itu. Waktu yang diperlukan untukreaktivasi enzim bebas bervariasi menurut senyawa organofosfatnya mulai dari beberapa jam hingga beberapa hari.Pada beberapa senyawa, seperti paraokson, akan terjadi reaksi tambahan yang disebut aging . Reaksi ini

    menstabilkan enzim terfosforilasi sehingga enzim tersebut terhambat secara irreversibel. Dalam hal ini, sintesis

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    2/26

    AChE yang baru diperlukan agar aktivitas enzim tersebut kembali membaik. Pestisida karbamat mirip dengan

    pestisida organofosfat yang juga berikatan dengan sisi aktif dari AChE, membentuk enzim yang terkarbamilasi.Enzim terkarbamilasi ini, berbeda dengan enzim terfosforilasi, cepat terhidrolisis dan tereaktivasi. Tanda-tanda dangejala-gejala keracunan karbamat adalah khas penghambatan koline esterase, seperti pusing, mual dan muntah,

    keringat dingin, penglihatan kabur, salivasi berlebihan, kelelahan, nyeri dada, miosis, dan konvulsi pada kasus yang

    parah.

    Baygon adalah insektisida kelas karbamat, yaitu insektisida yang berada dalam golongan propuxur. Penanganankeracunan Baygon dan golongan propuxur lainnya adalah sama. Contoh golongan karbamat lain adalah carbaryl

    (sevin), pirimicarb (rapid, aphox), timethacarb (landrin) dan lainnya.

    Insektisida karbamat telah berkembang setelah organofosfat. Insektisida ini biasanya daya toksisitasnya rendah

    terhadap mamalia dibandingkan dengan organofosfat, tetapi sangat efektif untuk membunuh insekta.

    Strukrure Carbamate insektisi

    NameStructure

    Physostigmine

    Carbaryl

    Temik

    Struktur karbamate seperti physostigmin, ditemukan secara alamia dalam kacang Calabar (calabar bean). Bentuk

    carbaryl telah secara luas dipakai sebagai insektisida dengan komponen aktifnya adalah Sevine R .Mekanisme toksisitas dari karbamate adalah sama dengan organofosfat, dimana enzim achE dihambat danmengalam karbamilasi.

    Dalam bentuk ini enzim mengalami karbamilasi

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    3/26

    penderita

    kebutuhan O2 dan nutrisi

    Insektisida gol.carbamat

    Iritasi mukosa lambung

    meminum

    kebutuhan energi

    rangsanganandari N.Va us

    INTOKSIKASIBaygon

    metabolisme

    Nyeri ulu

    dehidrasiabdomencembun

    matacekun

    tachipneaTachicard

    Sesak Nafas

    muntah hebat

    turgor

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    4/26

    Minum Baygon(insektisida gol.

    Carbamate)

    Masuk melalui oraldan diabsorbsi ke

    dalam tubuh

    IFO, Carbamate mengikat &enzim kolinesterase (ACHE)

    ACHE tidak mampumeng-inaktifkan

    ACH

    Akumulasi ACH disinaps dan taut

    neuromuscular

    Menginhibisi

    kemampuan ACHE

    Rangsangan ACH gejala berlebih di

    tubuh

    Berikatan dengan

    reseptor nikotikKe SSP

    Pembukaan salurankation di sel pascaganglion

    Depolarisasi persisten

    pada otot rangka

    -fasikulasi otot

    -Kejang

    - Kelemahan otot

    - paralisis otot

    lemah

    - Takikardi

    - Kejang

    - Depresi respirasi

    - Depresi CNS

    Berikatan dengan reseptormuskarinik

    Aktivitas parasimpatis otot polos

    GI:

    -motilitasgaster

    - relaksasi

    Sphincter

    -stimulasisekresipencernaan

    Mata :

    Kontriksi Pupil

    Pulmo :Kontriksibronkiolus,mempercepa

    t RR

    Sesak nafas

    Miosis

    Kehilangancairan,

    elektrolit

    Mual ,

    muntah

    Dehidrasi turgor

    kulit, kelopak mata

    cekung

    takipneu

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    5/26

    2. Interpretasi VS?Efek Gejala

    1. Muskarinik - Salivasi, lacrimasi, urinasi dan diaree (SLUD)- Kejang perut- Nausea dan vomitus- Bradicardia- Miosis- Berkeringat

    2. nikotinik - Pegal-pegal, lemah- Tremor- Paralysis- Dyspnea- Tachicardia

    3. sistem saraf pusat - Bingung, gelisah, insomnia, neurosis

    -

    Sakit kepala- Emosi tidak stabil- Bicara terbata-bata- Kelemahan umum- Convulsi- Depresi respirasi dan gangguan jantung- Koma

    Keracunan Akut

    Gejala gejala timbul 30 60 menit dan mencapi maksimum dalam 2 8 jam.1. Keracunan ringan :

    - Anoreksia, sakit kepala, pusing, lemah, ansietas, tremor lidah dan kelopak mata, miosis, penglihatan kabur.2. Keracunan Sedang :- Nausia, Salivasi, lakrimasi, kram perut, muntah muntah, keringatan, nadi lambat dan fasikulasi otot.

    3. Keracunan Berat :

    - Diare, pin point, pupil tidak bereaksi, sukar bernafas, edema paru, sianonsi, kontrol spirgter hilang, kejang kejang, koma, dan blok jantung.

    Keracunan Kronis

    Penghambatan kolinesterase akan menetap selama 2 6 minggu (organofospat). Untuk karbamat ikatan dengan AchE

    hanya bersifat sementara dan akan lepas kembali setelah beberapa jam ( reversibel ).

    Dalam kasus Nn.Santi dari rentan waktu menunjukan jenis keracunan termasuk jenis klasifikasi keracunan akut

    tipe sedang .

    3. Fungsi diberi arang karbon?Karbon aktif digunakan untuk mengobati keracunan dan overdosis setelah konsumsi oral. Diperkirakan untuk

    mengikat racun dan mencegah penyerapan oleh saluran pencernaan. Dalam kasus keracunan diduga, tenaga medis

    mengelola karbon aktif di tempat kejadian atau di gawat darurat sebuah rumah sakit. Dosis biasanya 1 gram / kgmassa tubuh (untuk remaja atau orang dewasa, berikan50-100 g), biasanya diberikan hanya sekali, tapi tergantung

    pada obat yang diminum, mungkin diberikan lebih dari satu kali. Dalam situasi yang jarang karbon aktif digunakan

    dalam Perawatan Intensif untuk menyaring obat-obatan berbahaya dari aliran darah pasien keracunan. Karbon aktiftelah menjadi pilihan perawatan untuk keracunan banyak, dan metode dekontaminasi lain seperti ipecac

    inducedemesis atau perut memompa sekarang jarang digunakan. Arang aktif untuk keperluan medisSedangkan

    karbon aktif berguna dalam keracunan akut, telah terbukti tidak efektif dalam akumulasi jangka panjang dari racun,seperti dengan penggunaan herbisida beracun [40].Mekanisme tindakan:Pengikatan racun untuk mencegah perut

  • 8/10/2019 Anizatun Lbm 6 Kgd

    6/26

    dan usus penyerapan. Mengikat adalah reversibel sehingga katarsis seperti sorbitol dapat ditambahkan