android.docx

Embed Size (px)

Citation preview

18

A. Judul ProgramSoftware Media Pembelajaran Smart Character Android Untuk Melatih Bina Diri Pada Anak Down Syndrome Guna Membentuk Karakter Mandiri

B. Latar BelakangDown syndrome merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami keterbatasan dalam ruang berpikirnya, sehingga mereka membutuhkan media pembelajaran yang menarik dalam proses belajar mengajar khususnya dalam pembelajaran keterampilan bina diri. Adapun tujuan dari pembelajaran keterampilan bina diri ini tidak lain adalah untuk membentuk karakter mandiri pada diri anak, karena tidak sewajarnya jika mereka terus-menerus bergantung pada orang lain. Menurut catatan Indonesia Center for Biodiversity dan Biotechnology (ICBB) Bogor, di Indonesia terdapat lebih dari 300 ribu anak pengidap down syndrome. Sedangkan angka kejadian penderita down syndrome di seluruh dunia diperkirakan mencapai 8 juta jiwa (Aryanto, 2008). Angka kejadian kelainan down syndrome mencapai 1 dalam 1000 kelahiran.Semakin meningkatnya jumlah penyandang down syndrome dari tahun ketahun, penulis berinisiatif untuk menciptakan suatu alat pembelajaran yang menarik yang disebut Smart Character Android. Android ini didesain semenarik mungkin untuk mempermudah anak down syndrome melakukan pembelajaran keterampilan bina diri, baik di rumah maupun di sekolah. Seorang anak down sindrome tidak mampu mengambil pelajaran secara langsung dari lingkungan, mereka harus diberi pengarahan terlebih dahulu. Mengajarkan keterampilan bina diri tidak hanya tugas guru di sekolah, akan tetapi merupakan tugas semua pihak. Dengan adanya Smart Character Android, maka orang tua yang memiliki anak down syndrome dapat membantu anak mereka belajar di rumah, yaitu orang tua sebagai pengarah dan pembimbing dengan media Smart Character Android. Seorang anak down down syndrome belajar di mana saja dan kapan saja, sehingga penggunaan phone tidak hanya sekedar sebagai hiburan saja akan tetapi juga sebagai media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan.C. Rumusan Masalah 1. Siapa anak anak down sindrome?2. Bagaimana kemampuan bina diri yang mereka miliki3. Bagimana peran Smart Character Android dalam mengatasi keterbatasan ruang berpikir anak down syndrome khususnya dalam hal kemampuan bina diri?D. Tujuan Program1. Membantu anak down syndrome mengatasi lemahnya ruang berpikir mereka dengan menciptakan media pembelajaran yang menarik.2. Meningkatkan kemandirian pada anak.3. Membantu anak down syndrome agar bisa belajar dimana saja dan kapan saja.E. Luaran yang diharapkan1. Paten, model desain, piranti lunak, jasa dan artikel2. Media pembelajaran berupa Smart Character Android yang bisa membantu anak down syndrome meningkatkan kemampuan bina diri agar mampu hidup mandiri.

F. Kegunaan Program1. Bagi Anak Down Syndrome Mendapatkan media pembelajaran yang dapat membantu mereka dalam proses belajar.2. Bagi GuruMempermudah menyampaikan materi yang akan disampaikan sehingga anak penderita down syndrome dapat mengerti.3. Bagi Orang Tua Dapat membantu anak belajar, meskipun saat berada di rumah

3

2

G. KAJIAN TEORI

1. Media Pembelajaran Secara umum adalah alat bantuproses belajar mengajar. Segala sesuatu yang dapat dipergunakan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan atau ketrampilan pebelajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar. Batasan ini cukup luas dan mendalam mencakup pengertian sumber, lingkungan, manusia danmetodeyang dimanfaatkan untuk tujuan pembelajaran/ pelatihan. Sedangkan menurut Briggs (1977)media pembelajaranadalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Kemudian menurut National Education Associaton (1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras.Menurut Edgar Dale, dalam dunia pendidikan, penggunaan media pembelajaran seringkali menggunakan prinsip Kerucut Pengalaman, yang membutuhkan media seperti buku teks, bahan belajar yang dibuat oleh guru dan audio-visual.

Gambar 2.1. Kerucut Pengalaman Edgar Dale

Gambar 2.2. Siswa Dalam Menyerap Pelajaran Pada hakikatnya bukanmedia pembelajaran itu sendiri yang menentukanhasil belajar. Ternyata keberhasilan menggunakan media pembelajaran dalamproses pembelajaranuntuk meningkatkan hasil belajar tergantung pada isi pesan, cara menjelaskan pesan, dan karakteristik penerima pesan. Dengan demikian dalam memilih dan menggunakan media, perlu diperhatikan ketiga faktor tersebut. Apabila ketiga faktor tersebut mampu disampaikan dalammedia pembelajarantentunya akan memberikan hasil yang maksimal. Ada beberapa tujuan menggunakanmedia pembelajaran, diantaranya yaitu :1. Mempermudahproses belajar-mengajar, 2. Meningkatkanefisiensi belajar-mengajar, 3. Menjaga relevansi dengantujuan belajar, 4. Membantu konsentrasi mahasiswa, 5. Menurut Gagne (1985): Komponen sumber belajar yang dapat me-rangsang siswa untuk belajar, 6. Menurut Briggs (1977): Wahana fisik yang mengandung materi instruksional, 7. Menurut Schramm (1977): Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional, 8. Menurut Y. Miarso (1994): Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa. Tidak diragukan lagi bahwa semua media itu perlu dalam pembelajaran. Kalau sampai hari ini masih ada guru yang belum menggunakan media, itu hanya perlu satu hal yaitu perubahan sikap. Dalam memilih media pembelajaran, perlu disesuaikan dengan kebutuhan, situasi, dan kondisi masing-masing. Dengan perkataan lain, media yang terbaik adalah media yang ada. Terserah kepada guru bagaimana ia dapat mengembangkannya secara tepatdilihat dari isi, penjelasan pesan dan karakteristik siswa untuk menentukan media pembelajaran tersebut. (belajarpsikologi.com, 2012)

2. Down Syndrome a. Pengertian Down syndromeDown syndrome merupkan suatu penyakit yang mengakibatkan seseorang memiliki keterbatasan pada ruang berpikirnya. Anak down sindrome masih mampu dioptimalkan dalam bidang mengurus diri sendiri, dapat belajar keterampilan akademis yang sederhana, seperti: membaca tanda-tanda, berhitung sederhana, mengenalnomor-nomor sampai dua angka atau lebih, dapat bekerja pada tempat yang terlindung atau pekerjaan rutin di bawah pengawasan. Menuru Amin, (dalam Mumpuniarti, 2003: 27) IQ anak down syndrome berkisar antara 30-50. Anak down syndrome tidak dapat mempelajari pelajaran akademik, mereka umumnya belajar secara membeo.Down Syndrome adalah suatu kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental pada anak yang disebabkan adanya abnormalitas perkembangan kromosom (Cuncha, 1992). Menurut Kartini dan Gulo (1987), down syndrome adalah suatu bentuk keterbelakangan mental, disebabkan oleh satu kromosom tembahan. Down syndrome akan mengalami penurunan dalam kemampuan berpikirnya seiring dengan bertambahnya usia mereka. Kehidupan mereka sangat memprihatinkan, karena semakin mereka dewasa, maka semakin kecil kesempatan mereka untuk bertahan hidup.Dalam dunia pendidikan luar biasa, anak down syndrome dikelompokkan ke dalam kelompok tunagrahita kategori sedang, mereka tergolong mampu latih. Anak down syndrome mengalami kesulitan dalam ruang berpikirnya, mereka memiliki IQ 51-36 pada skala binet dan 54-40 menurut skala Weschler (WISC). Pembelajaran yang ditekankan pada anak down syndrome ini adalah keterampilan bina diri (self help skills) dan keterampilan kejuruan (vocational skills) yang diajarkan sejak dini di sekolah. Tujuannya adalah untuk memberikan stimulasi sensoris sejak dini, selain itu memberikan kesempatan bermain dengan teman sebaya di luar rumah untuk merangsang perkembangan motorik dan interaksi.b. Keterampilan Bina Diri Untuk Anak Down Syndrome Anak down syndrome merupakan kelompok tunagrahita kategori sedang. Keterampilan bina diri sangat penting diberikan, agar mereka mampu merawat dirinya sendiri. Kemampuan bina diri anak down syndrome sangat rendah sekali. Menurut Mumpuniarti (2003: 69) Program bina diri (self care skill) adalah program yang dipersiapkan agar siswa tunagrahita mampu menolong diri sendiri dalam bidang yang berkaitan untuk kebutuhannya sendiri. Program bina diri yang dimaksudkan adalah keterampilan-keterampilan bina diri yang nantinya dapat diaplikasikan langsung dalam kehidupan anak down syndrome. Adapun keterampilan bina diri yang diajarkan antara lain:1. Cara bertoiletCara bertoilet ini diajarkan agar anak down syndrome menggunakan toilet sebagaimana mestinya. Misalnya cara buang air kecil dan air besar harus dibedakan. Bagaimana menyiram toilet setelah buang air besar maupun air kecil.2. Latihan berpakaian yang rapilatihan berpakaian yang rapi diajarkan agar anak bisa mengancing baju dengan benar, bagaimana menyesuaikan seragam sekolah dengan hari yang bersangkutan.3. Latihan makan yang benar dan memilih makanan yang sehatLatihan makan yang benar diajarkan agar anak down syndrome bisa memegang sendok dengan benar, tidak disuapi terus-menerus. memilih makanan yang sehat maksudnya di sini adalah bagaiaman agar anak bisa memlih jajanan ynag bersih dan sehat. Tidak jajan sembarangan .4. Latihan cara mandi yang benarCara mandi yang benar adalah bagaimana anak down syndrome bisa mengikuti bagaimana urutan dari proses mandi, yaitu terlebih dahulu5. Aktifitas sebelum dan setelah tidur Aktifitas yang biasa dilakukan oleh orang normal sebelum dan sesudah tidur belum diketahui secara benar oleh anak down syndrome, mereka masih sangat bergantung pada orang lain, jika tidak ada yang mengarahkan mereka melakukan aktifitas yang tidak semestinya.

3. Karakter MandiriSalah satu pilar penting dari pendidikan karakter adalah mandiri. Pengertian mandiri dapat ditinjau dari dua segi yaitu dari segi bahasa (etimologi) dan dari segi istilah (terminologi). Dari segi bahasa pengertian mandiri yaitu suatu keadaan dapat berdiri sendiri atau tidak bergantung kepada orang lain (KBBI, 2005 : 710). Sedangkan secara terminologi pengertian mandiri diartikan oleh beberapa ahli. Sedangkan Barnadib (repository.upi.edu) mendefinisikan kemandirian sebagai berikut :1. Merekayang memiliki perilaku yang mampu berinisiatif.2. Mampu mengatasi masalah, hambatan, dan tantangan.3. Mempunyai rasa percaya diri.4. Dapat melakukan sesuatu sendri tanpa bantuan dari orang lain.5. Kemandirian adalah suatu keadaan sehinnga seseorang memiliki hasrat untuk bersaing (berkompetisi) untuk maju demi kebaikan dirinya.Sedangkan menurut Ringer dalam Efgivia (2007) mengungkapkan seseorang dapat dikatakan mandiri apabila ; 1) dapat bekerja sendiri secara fisik; 2) dapat berfikir sendiri atau berpidah dari suatu tingkatan absraksi ke tingkatan abstraksi berikutnya secara mental; 3) dapat menyusun secara serta mengekspresikan gagasan dan cara mengekspresikan dapat dimengerti orang lain; serta kegiatan yang diabsahkan oleh diri sendiri secara emosional. Sedangkan Gilmore menyebutkan bahwa kemandirian adalah cerminan diri seoseorang dari pangaruh orang lain serta menunjukkan pada kemampuan mendeskripsikan beberapa objek. Gilmore menyatakan pula bahwa kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan dalam mengerjakan tuas tanpa bantuan dari orang lain.Dari beberapa pengertian mandiri yang telah dikemukakan oleh para ahli di atas maka dapat penulis simpulkan bahwa kemandirian adalah suatu keadaan dimana seseorang mampu melakukan kegiatan sendiri tanpa bergantung kepada orang lain. Serta kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan sendiri tanpa mengandalkna orang lain. Kemandirian juga suatu kemampuan seseorang untuk mengambil keputusan sendiri secara bertanggung jawab.Semua manusia harus mandiri dalam menjalani kehidupan, begitu juga dengan anak down sindrome, mereka harus dilatih untuk mandiri karena tidak selamnaya mereka bergantung bergantung pada orang lain. Keadaan mental anak down syndrome mengakibatkan mereka sulit mengurus diri sendiri, keterbatasan-keterbatasan ini harus ditanggulangi dengan memberikan pembelajran yang berkualitas, media yang baik, yaitu dapat dipahami dan dimengerti.4. OS Android Menurut WikipediaAndroid adalah operasi yang berbasis Linux untuk telepon seluler seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.

Gambar 2.3. OS Android1. LayarUmumnya layar ponsel android menggunakan layar sentuh dengan kontrol interface sentuh yang memiliki ukuran layar mulai dari 2,8 inchi. Jenis layar yang digunakan ada yang berjenis resistif dan kapasitif. Dengan tambahan teknologiGorilla GlassataupunDragon Trailuntuk mengurangi kekhawatiran pengguna akan goresan pada ponselnya.2. Tampilan antarmukaDalam hal ini masing - masing produsenmemberikan kemampuan terbaiknya. Sebut saja HTC yang terkenal dengansense UI, Samsung yang memberikanTouchWiz UI, maupun Sony denganTimescape UI. Bagianhomescreendapat dibagi lebih dari satu jendela geser. Homescreen tersebut juga bisa ditambah denganshortcutaplikasi dan widget.3. KameraSaat ini kamera sangatlah wajib dimiliki ponsel karena di sinilah salah satu nilai kebanggaan tersendiri. Resolusi yang ditawarkan masing masing produsen pun berbeda tiap serinya. Hasil bidikan foto dan video pada ponsel android dapat langsung diunggah ke layanan berbasis web dan jejaring sosial.4. FiturDibagian ini ponsel android diberikan kekayaan yang luar biasa, khususnya bagian konektivitas seperti Wi-Fi, 3G hingga 4G, Bluetooth dan NFC. Fasilitas GPS untuk navigasi, kamera resolusi tinggi, dukungan memori eksternal kapasitas besar menjadi kelebihan standar yang diberikan masing masing produsen.5. Aplikasi berbasis webAndroid dipenuhi dengan beragam aplikasi berbasis web yang tidak membutuhkan ruang simpan besar. Layanan layanan berbasis internet seperti e-mail,social networkmaupun layanan cloud computing sangatlah mudah diakses dari ponsel android ini. Anda pun dapat menginstall jutaan aplikasi android gratis yang disediakan oleh para pengembang aplikasi Android melalui Google Play (Android Market) sepertiPixlr -O-Matic, Instagram, ataupunOpera Mini yang terbaru

4.1. Spesifikasi Kebutuhan yang diperlukan untuk dapat menjalankan aplikasi ini adalah 1. HP dengan OS Android2. Aplikasi Smart Character Android Dengan kebutuhan yang tidak terlalu banyak memudahkan dalam penginstallasian serta penggunaan aplikasi ini dalam penerapannya.

4.2. Kelebihan Kelebihan aplikasi ini dibandingkan media pembelajaran yang sudah adalah 1. Lebih interaktif2. Memiliki banyak fitur 3. Pengoperasian yang mudah 4. Lebih mudah untuk dipelajari 5. Portable, sehingga dapat dibawa ke mana-mana

H. Metode PelaksanaanVariabel yang digunakan a. Variabel terikat Waktu yang diperlukan untuk perancangan, pemodelan,dam unjuk cara kerja Smart Character Androidb. Variabel bebas 1. Tahapan-tahapan untuk perancangan, pemodelan,dan unjuk cara kerja Smart Character Android Kerangka Berpikir Konsep : Konsep alat ini sama seperti pada media pembelajaran pada komputer. Yang membedakan adalah Smart Character Android menggunakan HP yang beroperating sistem Android. Sehingga pada pengguna HP dimudahkan dalam belajar. Selain itu bentuk dan ukuran HP yang cukup kecil dapat dibawa kemana-mana serta kemudahana dalam pengoperasiannya.

Gambar 2.4. Macam-Macam Media Pembelajaran yang Dapat Diterapkan Untuk Anak Down SyndromePerbandingan Media Smart Character Android dengan media pembelajaran yang sudah ada adalah :1. Memiliki tampilan tampilan grafis sehinga anak mudah untuk menyerap informasi yang berikan 2. Dengan penggunaan HP dengan bersistem operasi Android dengan pengoperasian yang mudah dan simpel, membantu anak dalam belajar.

Blok Diagram Pada pembahasan Smart Character Android menjelaskan tentang blok diagram, cara kerja, spesifikasi, kelebihan dengan alat yang sudah ada, dan cara penggunaan software ini.

Menulis rapiBelajarMencuci tanganMemakai SepatuSmart Character Android

Gambar 2.5. Blok Diagram Aplikasi Smart Character AndroidPada gambar diatas menunjukan blok diagram atau gambar yang akan ditampilkan pada aplikasi Smart Character Android pada saat aplikasi dijalankan. Terdapat beberapa blok dan dapat ditambah dengan seiring pengembangan aplikasi Smart Character Android untuk anak penyandang down syndrome. Beberapa materi penting dalam melatih bina diri ditambahakan juga guna dapat menambah referensi untuk anak down syndrome.

4.3. Cara Kerja

Gambar 2.6. Alur Flowchart Aplikasi Smart Character AndroidPada gambar alur flowchart di atas menunjukan proses jalannya aplikasi sehingga aplikasi dapat berjalan dengan baik. Proses dimulai dari pembukaan aplikasi Smart Character Android dari icon. Setelah itu proses inisialisasi yang memerlukan waktu beberapa detik untuk meloading berkas-berkas yang akan digunakan dalam aplikasi ini. Setelah itu akan keluar menu pada saat pemilihan software. Terdapat beberapa pilihan seperti cara mencuci tangan sebelum makan, cara makan yang benar, cara gosok gigi yang benar, cara menggunakan sepatu yang benar, cara menulis dengan rapi dan bersih yang diperankan oleh kartun serta cara membaca dengan beberapa aturan agar tidak merusak mata dan membuat tubuh merasa nyaman, dan lainnya yang dapat ditambahkan.

I. Jadwal KegiatanKegiatanBulan

Ke-1Ke-2Ke-3Ke-4

Observasi

Penyusunan proposal

a. Awalb. Revisi c. Konsultasi ahli

d.

e.

Kerjasama dengan mitra (SLB)

Pencarian Bahah

1. Perancangan Alat

2. Analisis sitem kerja Smart Character Android

3. Percobaan Alat

4. Evaluasi

5. Penyusunan Laporan akhir

J. Rancangan Biaya

NoKeteranganSpesifikasiJumlahHarga (Rp)

1.Proposal + RevisiInternet, Print, Copy, jilid101.000.000

2.TransportasiBensin5 Orang500.000

3.KomunikasiPulsa5 Orang300.000

4.Konsumsi setiap pertemuanMakan, snack, minum20 kali pertemuan1.000.000

5.Perangkat kerasHP22.000.000

6. DokumentasiKamera1800.000

7.Kenang-kenanganCendra mata1 Sekolah500.000

Total6.100.000

K. DAFTAR PUSTAKA

Aryanto. (2008). Gangguan Pemahaman Bahasa pada Anak Down Syndrome. www.tx-wicara.blogspot.com. Diakses pada 16 Juli 2012.. Chaplin, JW. (1995). Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Cuncha. (1992). Gangguan Pemahaman Bahasa pada Anak Down Syndrome. www.tx-wicara.blogspot.com. Diakses pada 16 Juli 2012.Indah f. 2012, Pengertian dan Definisi Pembelajaran Menurut Para Ahli, carapedia.com/pengertian_definisi_pembelajaran_menurut_para_ahli_info507.html, diakses pada hari Minggu, 16 Juli 2012, pukul 01.57.Maswins.2010, Arti dan Manfaat Media Pembelajaran, www.maswins.com /2010/07/arti-dan-manfaat-media-pembelajaran.html, diakses pada hari Minggu, 13 Mei 2012, pukul 00.57.Mumpuniarti. 2003. Orthodidatik anak tunagrahita. Yogyakarta. Fakultas IlmuPendidikan.L. LampiranDAFTAR BIODATA

Ketua Kelompok: NurhidayahNIM: 11103241024Prodi/Jurusan/ /Fakultas: PLB/PLB/FIPTempat/Tgl. Lahir : Bagik Nyaka, 05 Februari 1994Jenis Kelamin: PerempuanAlamat Rumah: Bagik Nyaka, Aikmel, Lombok Timur, NTB Alamat E-mail: [email protected], 24 September 2012 Ketua Kelompok,

M. Nurhidayah NIM. 11103241024N. _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Nama Anggota 1: I Wayan AdiyasaNIM: 11502241014Prodi/Jurusan/ /Fakultas: Pendidikan Teknik ElektronikaJenis Kelamin: Laki-lakiAlamat Rumah : Jalan Karangmalang Blok A5, Depok, Sleman, YogyakartaAlamat Email: [email protected]

Yogyakarta, 24 September 2012 Anggota,

I Wayan AdiyasaNIM. 11502241014O. P. _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________

Nama Anggota 2: Aulia Azmi MasnaNIM: 11105244001Tempat/Tgl. Lahir : Banyumas, 2 Desember 1992Jenis Kelamin: PerempuanAlamat Rumah : Ponggalan UH7/185 Rt.15 Rw.05Alamat Email: [email protected], 24 September 2012 Anggota,

Q. Aulia Azmi MasnaNIM.11105244001R. S. _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________Nama Anggota 3: Murti Sarining Laras NIM: 11103241019Tempat/Tgl. Lahir : Brebes, 3 Oktober 1993Jenis Kelamin: perempuanAlamat Rumah : Jalan Yos Soedarso no.20 BrebesAlamat Email: [email protected], 24 September 2012 Anggota,

A. Murti Sarining laras B. _______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________Nama Anggota 4: M Iqbal Abdul AzizNIM: 09101241004Tempat/Tgl. Lahir : Serang, 06 November 1990Jenis Kelamin: Laki- lakiAlamat Rumah : Jl. Empat Lima No 28 Kaujon Baru Serang BantenAlamat Email: [email protected] Yogyakarta, 24 September 2012Anggota,

M Iqbal Abdul Aziz

Biodata dosen pembimbing Nama Dosen Pendamping: Sisca Ramadonna, M.PdNIP: 198407242008122004Tempat/Tanggal Lahir : Lahat, 24 Juni 1984Jenis Kelamin: PerempuanAlamat Rumah: Jl. Affandi (Gejayan) Gg. Anggrek No. 9 Catur Tunggal Depok, Sleman YogyakartaAlamat Email: [email protected] Telepon: 081381171114Nama Perguruan Tinggi : Universitas Negeri YogyakartaFakultas: Fakultas Ilmu PendidikanJurusan: Kurikulum & Teknologi Pendidikan

Yogyakarta, 24 September 2012Dosen Pendamping,

Sisca Ramadonna, M.Pd NIP. 198106052005011003

Surat pernyataan kesediaan bekerjasama dengan SLB Parmadi Putra, Bantul

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini saya,Nama: NIP: Jabatan: Alamat Instansi: Menyatakan bahwa saya atas nama kepala sekolah SLB Parmadi Putra bersedia bekerjasama dengan Tim Pengusul PKM dengan Judul Software Media Pembelajaran Smart Character Android Untuk Melatih Bina Diri Pada Anak Down Syndrome Guna Membentuk Karakter Mandiri dengan ketua tim pengusul kegiatan:Nama: NurhidayahNIM: 11103241024Angkatan: 2011Jurusan: Pendidikan Luar BiasaFakultas : Fakultas Ilmu PendidikanPerguruan Tinggi: Universitas Negeri Yogyakarta.Demikianlah surat pernyataan ini dibuat dengan sebenar benarnya. Untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Yogyakarta,.. 25 September 2012Kepala Sekolah SLB Parmadi Putra

________________________ NIP.

SimbolVerbal

Simbol Visual

Rekaman Radio

FILM

Televisi

Pameran

Darmawisata

Demonstrasi

Pengalaman yang didramatisasi

Pengalaman yang logis

Pengalaman yang bertujuan

Bagan, Diagram, Grafik, dan sejenisnya

Foto, Ilustrasi, Slide, dan sejenisnya

Film, Tuntutan Diskusi

Video, Tape, Tuntutan

Poster, Display, Papan

Tuntunan Observasi

Alat-alat, Bahan Mentah, Papan Tulis

Wayang, Skrip, Drama

Model, Objek, Specimen

Manual, Tuntutan

Smart Health Android

Mulai Program

Inisialisasi Program

Proses Pemilihan

Mencuci Tangan

Cara Makan

Cara Gosok Gigi

Cara Bersepatu

Tidak

Tidak

Tidak

Tampil Cara Mencuci Tangan Pada Aplikasi Smart Heath Android

Tampil Cara Makan Pada Aplikasi Smart Heath Android

Tampil Cara Gosok Gigi Pada Aplikasi Smart Heath Android

Tampil Cara Bersepatu Pada Aplikasi Smart Heath Android

Ya

Ya

Ya

Ya

Cara Menulis dan Membaca

Tidak

Tampil Cara Menulis dan Membaca Pada Aplikasi Smart Heath Android

Ya

Kembali Ke Menu

Ya

Tidak