Andi Rezky Yuliana

  • View
    125

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Andi Rezky Yuliana

Text of Andi Rezky Yuliana

  • ii

    SKRIPSI

    ANALISIS PENGARUH LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN

    CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP NON

    PERFORMING LOAN PADA BANK BUMN DI INDONESIA

    TAHUN 2003-2012

    disusun dan diajukan oleh

    ANDI REZKY YULIANA P.

    A21109314

    Kepada

    JURUSAN MANAJEMEN

    FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

    2013

  • ix

    ABSTRAK

    Analisis Pengaruh Loan to Deposit Ratio dan Capital Adequacy Ratio Terhadap Non Performing Loan Pada Bank BUMN Di Indonesia

    Tahun 2003-2012

    Andi Rezky Yuliana P. Muhammad Ali

    Kasman Damang

    Penelitian ini betujuan untuk menguji pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Non Performing Loan (NPL) pada kinerja keuangan Bank BUMN untuk meminimalisir masalah kredit yang terjadi dari tahun 2003-2012.

    Data yang dianalisis dalam penelitian ini, diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi tahunan Bank BUMN periode tahun 2003-2012. Teknik analisis data yang digunakan, adalah analisis regresi berganda dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta f-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Selain itu, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, dan uji autokorelasi. Selama periode pengamatan menunjukkan, bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji multikolinieritas, uji autokorelasi dan uji normalitas tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik, hal ini menunjukkan bahwa data yang tersedia telah memenuhi syarat untuk menggunakan model persamaan regresi linier berganda.

    Hasil pengujian secara bersama-sama dimana variabel LDR dan CAR memiliki pengaruh secara signifikan terhadap NPL. Sedangkan hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel LDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL. Hal ini ditunjukkan oleh tingkat signifikansi sebesar 0.14 , sementara CAR berpengaruh positif tidak signifikan terhadap NPL, karena tingkat signifikansi lebih dari 0.05 yaitu 0.59. Disimpulkan bahwa untuk mengurangi resiko kredit macet (NPL) dari jumlah kredit yang dikeluarkan oleh bank maka manajemen perkreditan suatu bank harus lebih diperhatikan dan disurvei terlebih dahulu agar mampu meningkatkan profitabilitas bank.

    Kata kunci: Loan to Deposit Ratio, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan

  • x

    ABSTRACT

    Analysis of The Influence of Loan to Deposit Ratio and The Capital Adequacy

    Ratio on Non Performing Loan in State-owned Corporation Bank in Indonesia

    in 2003-2012

    Andi Rezky Yuliana P. Muhammad Ali

    Kasman Damang This research aimed to examine the influence of Loan to Deposit Ratio (LDR) and the Capital Adequacy Ratio (CAR) on the Non-Performing Loan (NPL) in the financial performance of state-owned Corporation Bank to minimize credit problems that occurred from 2003 until 2012.

    The data which were analyzed in this research were obtained from the Annual Financial Account Publication of state-owned Corporation Bank 2003-2012. The techniques of analyzing data were multiple regression analysis and hypothesis testing by using the T-statistic to test the partial regression coefficients and F-statistics to test the significance of the effect jointly with the level of significance of 5%. Furthermore, It was carried out classical assumption testing which include normality, multicollinearity, and autocorrelation test. During the observation period showed, that the data are normally distributed. Based on the multicollinearity, autocorrelation, and normality test found no variables that deviate from the classical assumptions, it showed that the available data were qualified to use the model of multiple linear regression equation.

    The test results jointly where variables LDR and CAR have a significant influence on the NPL. While the results of the research partially shows that LDR variables have positive and significant influence on the NPL. This is indicated by a significance level of 0.14 while the CAR influence positive not significant on the NPL because the significance level is more than 0.05 that is 0.59. Based on these results, it can be concluded that to reduce the risk of non-performing loans (NPL) of the amount of credit that is issued by a bank, the loan management of a bank should be prior considered and surveyed to be able to improve the profitability of bank.

    The key words: Loan to Deposit Ratio, Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan

  • xi

    DAFTAR ISI

    Halaman

    HALAMAN JUDUL. i

    HALAMAN PERSETUJUAN. ii

    PERNYATAAN KEASLIAN.. iii

    PRAKATA... iv

    ABSTRAK.. vii

    ABSTRACT viii

    DAFTAR ISI xi

    DAFTAR TABEL xv

    DAFTAR GAMBAR... xvi

    DAFTAR LAMPIRAN xvii

    BAB I PENDAHULUAN 1

    1.1 Latar Belakang Masalah.. 1

    1.2 Rumusan Masalah.... 3

    1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian 3

    1.3.1 Tujuan Penelitian 3

    1.3.2 Manfaat Penelitian.. 4

    1.4 Sistematika Penulisan.. 4

    BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 6

    2.1 Bank. 6

    2.1.1 Pengertian Bank.. 6

    2.1.2 Fungsi Bank.. 6

    2.1.3 Jenis Bank. 8

    2.2 Kredit Bank.. 12

  • xii

    2.2.1 Pengertian Kredit. 12

    2.2.2 Unsur-unsur Kredit.. 12

    2.2.3 Tujuan dan Fungsi Kredit 13

    2.2.4 Jenis-jenis Kredit.. 14

    2.2.5 Jaminan Kredit. 17

    2.2.6 Prinsip-prinsip Pemberian Kredit 18

    2.2.7 Aspek-aspek Pemberian Kredit.. 20

    2.3 Net Performing Loan (NPL).. 21

    2.4 Teknik Penyelesaian Kredit Macet.. 24

    2.5 Loan Deposit to Ratio (LDR) 25

    2.6 Capital Adequecy Ratio (CAR).... 26

    2.7 Penelitian Sebelumnya.. 27

    2.8 Kerangka Penelitian... 31

    2.9 Hipotesis Penelitian 32

    2.9.1 Pengaruh LDR terhadap NPL 32

    2.9.2 Pengaruh CAR terhadap NPL 32

    BAB III METODE PENELITIAN 34

    3.1 Rancangan Penelitian 34

    3.2 Populasi dan Sumber Data.. 34

    3.3 Jenis Data dan Sumber Data.. 34

    3.3.1 Jenis Data. 34

    3.3.2 Sumber Data. 35

    3.4 Teknik Pengumpulan Data.. 35

    3.5 Variabel Penelitian dan Defenisi Operasional Variabel 35

    3.5.1 Variabel Penelitian 35

    3.5.2 Defenisi Operasional Variabel . 36

  • xiii

    3.6 Teknik Analisis Data. 37

    3.6.1 Analisis Deskriptif. 38

    3.6.2 Analisis Linear Regresi Berganda.. 38

    3.7 Pengujian Asumsi Klasik.. 39

    3.7.1 Uji Multikolinearitas.. 39

    3.7.2 Uji Autokolerasi 39

    3.7.3 Uji Normalitas.. 39

    3.8 Rancangan Pengujian Hipotesis. 40

    3.8.1 Uji Koefisien Determinasi (R2) 40

    3.8.2 Uji F 41

    3.8.3 Uji t. 42

    BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 44

    4.1 Analisis Deskriptif Data. 44

    4.2 Statistik Deskriptif.. 47

    4.3 Hasil Uji Asumsi Klasik. 49

    4.3.1 Uji Multikolinearitas. 49

    4.3.2 Uji Autokorelasi. 51

    4.3.3 Uji Normalitas 51

    4.4 Pengujian Hipotesis 53

    4.4.1 Uji Koefisien Determinasi (R2) 53

    4.4.2 Uji F. 54

    4.4.3 Uji t.. 55

    4.5 Hasil Analisis Regresi Berganda.. 57

    BAB V PENUTUP.. 60

    5.1 Kesimpulan.. 60

    5.2 Saran 61

  • xiv

    DAFTAR PUSTAKA.. 62

    LAMPIRAN.. 64

  • xv

    DAFTAR TABEL

    Tabel Halaman

    2.1 Kondisi Bank Berdasarkan Tingkat LDR.... 26

    2.2 Kondisi Bank Berdasarkan Tingkat CAR. 28

    3.1 Daftar Defenisi Variabel.. 35

    4.1 Rasio Keuangan LDR, CAR, dan NPL Bank BUMN.. 45

    4.2 Statistik Deskriptif Variabel. 48

    4.3 Uji Multikonirearitas. 50

    4.4 Uji Autokorelasi. 51

    4.5 Uji Koefisien Determinasi 54

    4.6 Uji F 55

    4.7 Uji t. 56

    4.8 Analisis Regresi Berganda. 58

  • xvi

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar Halaman

    2.1 Pengaruh LDR dan CAR terhadap NPL.. 31

    4.1 Grafik LDR, CAR, dan NPL 47

    4.2 Histogram. 52

    4.3 Normal P-P Plot.. 53

  • xvii

    DAFTAR LAMPIRAN

    Lampiran Halaman

    1 Biodata.. 65

    2 Hasil Uji dan Olah Data Regresi Berganda Dengan

    Menggunakan SPSS.. 66

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar belakang masalah

    Dewasa ini, perekonomian tumbuh dan berkembang berbagai macam

    lembaga-lembaga keuangan. Salah satu lembaga keuangan yang nampaknya

    paling besar peranannya, adalah lembaga keuangan bank. Bank merupakan

    lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi perusahaan, badan-badan

    pemerintah dan swasta, maupun perorangan menyimpan dana-dananya. Melalui

    kegiatan perkreditan dan berbagai jasa yang diberikan, bank melayani kebutuhan

    pembiayaan serta melancarkan mekanisme sistem pembayaran bagi semua

    sektor perekonomian.

    Sumber-sumber dana bank dapat dihimpun dari berbagai sumber

    antara lain: dana yang bersumber dari modal sendiri berupa setoran dari

    pemegang saham, laba bank yang belum dibagi, cadangan-cadangan lain. Dana

    lain yang berasal dari lembaga lain berupa Bantuan Likuiditas Bank Indonesia

    (BLBI), pinjaman antar bank (call money), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU),

    dan pinjaman dari bank-bank luar negeri. Sedangkan dana dari masyarakat

    dapat berbentuk simpanan giro, simpanan deposito, dan tabungan (Martono,

    2002).

    Semenjak krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia pada tahun 1997-

    1998, fungsi intermediasi perbankan mengalami penurunan. Indikator penurunan

    fungsi intermediasi perbankan ini dapat dilihat Loan to Deposit