Anatomi Perjalanan Nervus Ischiadicus Fix Ppt

  • Published on
    12-Apr-2016

  • View
    94

  • Download
    58

DESCRIPTION

HILL

Transcript

KELOMPOK IV

Pembimbing: dr. Samuel Harmin Sp.A.

Penyusun: Meryam Carmelitha 08-158CASEDIARE AKUTDENGAN DEHIDRASI RINGAN SEDANG ec Viral InfectionsPENDAHULUANMerupakan masalah kesehatan di negara berkembangindonesiaPenyebab kematian dan kesakitan tertinggi usia 140Nilai 0 - 2 : dehidrasi ringan 3 - 6 : dehidrasi sedang 7 - 12 : dehidrasi beratTATALAKSANA DIARE AKUT Anamnesis & pemeriksaan fisikMenentukan derajat dehidrasi Memilih rencana pengobatan yang sesuaiDIAGNOSISANAMNESA : BAGAIMANA RIWAYAT PERJALANAN PENYAKITLAMA(JAM, HARI)FREKUENSIJUMLAH VOLUMENYA TIAP BAB WARNA (BIASA, KUNING, LENDIR, DARAH, SEPERTI CUCIAN BERAS)BAU (AMIS, BUSUK, ASAM)BAK (BANYAK, SEDIKIT, KAPAN TERAKHIR BAK)ADA TIDAKNYA BATUK SESUDAH ATAU SEBELUM DIAREPOLA MAKANPERUBAHAN BERAT BADANADAKAH PENDERITA DIARE DI SEKITAR RUMAHDIAGNOSISPEMERIKSAAN JASMANIDI NILAI DARI DERAJAT DEHIRASI MENURUT WHOPEMERIKSAAN LABORATORIUM

PEMERIKSAAN LABORATORIUMPEMERIKSAAN TINJAMAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS

PEMERIKSAAN DARAHGANGGUAN KESEIMBANGAN ASAM BASA, KADAR UREUMKOMPLIKASIDEHIDRASIHIPONATREMIA / HIPERNATEMIARENJATA HIPOVOLEMIKHIPOKALEMIAHIPOGLIKEMIAASIDOSIS METABOLIKKEJANGGIZI KURANGMALABSORBSIPRINSIP PENGOBATANTerapi cairanTerapi DietetikTerapi suportifEdukasi kepada orang tuaTUJUAN PENGOBATAN Mencegah dehidrasi Mengatasi dehidrasi yang telah ada Mencegah kekurangan nutrisi dengan memberikan makanan selama dan setelah diare Mengurangi lama dan beratnya diare, serta berulangnya episode diare, dengan memberikan suplemen zinc.Secara Garis Besar Pengobatan Diare terbagi dalam :

KausalCairanSimptomatikDiet etik

PENGOBATAN BERDASARKAN ETIOLOGIPada umumnya antibiotik tidak diperlukan pada semua kasus diare akut. antibiotika hanya boleh diberikan kalau :Bakteri patogen + : mikroskopik / biakanDarah (+) pada tinja : pemeriksaan makro/ mikroskopik Terdapat tanda-tanda klinis infeksi enteralDi daerah endemik kolera (diberi tetrasiklin)Pada neonatus jika diduga terjadi infeksi nosokomial

ANTIBIOTIKUmumnya tidak perlu,10-20 % disebabkan oleh bakteri patogenpenyebabAntibiotik pilihanalternatifKoleraTetracyline 12,5 mg/kgBB 4x sehari selama 3 hariErythromycin 12,5 mg/kgBB4x sehari selama 5 hariShigella dysenteriCiprofloxacin 15 mg/kgBB2x sehari selama 3 hariPivmecillinam 20 mg/kgBB4xs elama 5 hariCeftriaxone 50-100mg/kgBB1x sehari IM selama 2-5 hariAmoebiasisMetronidazole 10mg/kgBB3x sehari selama 5 hari (10 hari pada kasus berat)GiardiasisMetronidazole 5mg/kg 3x sehari selama 5 hariSubagyo B dan Santoso NB. Diare akut dalam Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi Jilid 1, Edisi 1. Jakarta: Badan penerbit UKK Gastroenterologi-Hepatologi IDAI. 2010:87-110ZINCPengobatan diare meningkatkan absorbsi air dan elektrolit oleh usus halus meningkatkan kecepatan regenerasi epitel usus meningkatkan jumlah brush border apicalMeninngkatkan respon imun yang mempercepat pembersihan patogen dari usus.Subagyo B dan Santoso NB. Diare akut dalam Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi Jilid 1, Edisi 1. Jakarta: Badan penerbit UKK Gastroenterologi-Hepatologi IDAI. 2010:87-110PROBIOTIKMikroorganisme hidup dalam makanan yang difermentasi yang menunjang kesehatan melalui terciptanya keseimbangan mikroflora intestinal yang lebih baikEfek probiotik dalam pencegahan diare:Perubahan lingkungan mikro lumen usus (PH, oksigen)Produksi bahan antimikroba terhadap beberapa patogen ususKompetisi nutrienMencegah adhesi kuman patogen pada enterositModifikasi toksin atau resptor toksinEfek trofik terhadap mukosa usus melalui penyediaan nutrien dan imunomodulasiSubagyo B dan Santoso NB. Diare akut dalam Buku Ajar Gastroenterologi-Hepatologi Jilid 1, Edisi 1. Jakarta: Badan penerbit UKK Gastroenterologi-Hepatologi IDAI. 2010:87-110 PEMBERIAN CAIRAN :1. JENIS CAIRANREHIDRASI ORAL:- FORMULA LENGKAP : NACL, KCL, NaHCO3 DAN GLUKOSA (ORALIT) - FORMULA TIDAK LENGKAP: LARUTAN TEPUNG BERAS, AIR TAJIN, AIR KELAPA

REHIDRASI PARENTERAL:- CAIRAN FISIOLOGIS (SALINE NORMAL)ATAU RL2. JALAN PEMBERIANPeroral : dehidrasi ringan, sedang dan tanpa dehidasi dan bila anak mau minum serta kesadaran baik

Intragastrik : dehidrasi ringan, sedang atau tanpa dehidrasi, tetapi anak tidak mau minum, atau kesadaran menurun

Intravena : dehidrasi beratRENCANA PENGOBATAN A :UNTUK DIARE TANMPA DEHIDRASI / MENGOBATI DIARE DIRUMAHBERI CAIRAN > BANYAK DARI BIASA

ORALIT, MAKANAN CAIR (SUP, AIR TAJIN) DAN AIR MATANG JUMLAH ORALIT YANG DIBERIKAN

Teruskan pemberian makananBeri suplemen Zinc elemental10 mg usia 6 bulan, selama 10-14 hariMembawa anak ke dokter bila terdapat tanda-tanda dehidrasi atau masalah lainnyaUSIAJUMLAH ORALIT DIBERIKAN TIAP B.A.B5 TH200-300 CCDEWASA300-400 CCRENCANA TERAPI B :UNTUK PASIEN DEHIDRASI RINGAN-SEDANGUmur5 tahunDewasaJml oralit300ml600ml1200ml2400mlORALIT 5 JAM PERTAMA : BB X 75 ml - BILA BB (-)

- BILA ANAK INGIN > ORALIT, DIBERIKAN - ASI DITERUSKAN - BAYI < 6 BULAN, ASI (-) 100-200 ML AIR MASAK SETELAH 3 4 JAM, NILAI KEMBALIDEHIDRASI (-) GANTI KE RENCANA ADEHIDRASI RINGAN / SEDANG RENCANA B + TAWARKAN MAKANAN, SUSU, SARI BUAH DEHIDRASI BERAT RENCANA C

RENCANA TERAPI C :PASIEN DGN DEHIDRASI BERAT Bila anak dapat minum, CRO dapat diberikan sampai cairan parenteral dapat diberikan. Cairan parenteral: Ringer Laktat 100 ml/kgBB

ulangi bila nadi lemah / tdk teraba Nilai tiap 1-2 jam, bila rehidrasi (-) percepat tetesan bila dpt minum oralit 5ml/kg/jam setelah 3-4 jam (bayi) atau 1-2 jam (anak) UsiaPertama beri 30ml/kg dalamSelanjutnya 70ml/kd dalamBayi (1 tahun) jam2 jamTERAPI DIETETIKASI tetap diberikanSusu formulaPemberian makanan sedikit-2 dan seringSetelah diare berhenti, pemberian makanan minimal 1 x lebih banyak dari biasanya (tiap hari dlm 1 minggu) STATUS PASIEN

IdentitasNama lengkap : An. J.PAlamat lengkap : Jl. Poltangan no.7 Tanjung Barat Jenis kelamin : Laki-lakiUmur: 4 bulanTanggal masuk : 10 Agustus 2015Identitas KeluargaIBUAYAHNama : Ny. TUmur : 39 tahunPekerjaan : Pegawai SwastaPenghasilan : Rp.10.000.000Perkawinan : 1xPendidikan : S1Penyakit : -Nama : Tn. D. K.Umur : 39 tahunPekerjaan : WiraswastaPenghasilan : Rp.10.000.000Perkawinan : 1x Pendidikan : S1Penyakit : -Riwayat KelahiranSectio caesarTempat: Rumah sakitOleh : DokterTanggal : 5 April 2015Masa gestasi : Cukup bulanBB: 2900 gramPB: 48 cmlangsung menangis : Langsungnilai APGAR: orang tua pasien tidak tahuKelainan BawaanHidrocephalusBibir terbelahRahang terbelahLangit-langit terbelahlain-lain-----RIWAYAT TUMBUH KEMBANGPertumbuhan gigi pertama: -bulanMotorik : Tengkurap: 2bulanDuduk: -bulanBerdiri: -bulanBerjalan : -bulanBerbicara: -bulanMembaca: -tahun

Kesan : perkembangan fisik/motorik sesuai usia

RIWAYAT IMUNISASIVAKSIN UMUR BCG Bulan 1DPT Bulan 1POLIO Bulan 1 HIBBulan 2HEPATITIS B Bulan 1Kesan : Imunisai Dasar sesuai usia Menurut PPI Lengkap RIWAYAT MAKANANNo.Umur (bulan)ASI/PASIBuburSusuBuah BiskuitNasi Tim10-222-434-646-858-10610 12 Umur lebih dari 1 tahun Jenis makananFrekuensi dan jumlahnyaNasi/pengganti-Sayur-Telur-Ikan-Tahu-Tempe-Susu (merk/takaran)Nutri Baby RoyalRIWAYAT PENYAKIT YANG PERNAH DIDERITAPenyakit UmurDiare -Otitis -Radang paru -Tuberkulosis -Kejang -Ginjal -Jantung -Darah -Difteri -Morbili -Parotitis -Demam berdarah -Demam tifoid -Cacingan -Alergi -Kecelakaan -Operasi -Asma-Data KeluargaPerkawinanUmur saat menikah: Ayah 29 thn, Ibu 29 thnKonsanguitas : T idak adaData perumahan Kepemilikan rumah : Rumah pribadi (3 kamar tidur, 1 dapur, 1 ruang tamu,3 kamar mandi)Keadaan rumah : Ventilasi rumah cukup, atap genteng, kamar mandi dalam rumah, dinding tembokKeadaan lingkungan : Komplek perumahan

AnamnesisKeluhan utama : mencret

Keluhan tambahan : demam+ 2 hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mulai mencret-mencret. Hari pertama pasien mencret hingga 6 kali, dan pada hari kedua mencret sebanyak 9 kali. Tinja berwarna kuning, encer, ampas sedikit, berbau asam, lendir (-), darah (-). Setiap BAB banyaknya + 1 gelas aqua dan menyemprot.Ibu pasien mengatatakan setiap hari pasien dititipkan di Day Care . Selain mencret pasien juga demam,namun suhu tidak diukur. Ibu pasien sudah sempat membawa anaknya ke IGD 1 hari smrs,dan diberikan obat Zinc dan Oralit,namun keluhan tidak berkurag. Pasien sehari-hari diberikan susu formula Nutricia Baby Milk Royal,dan riwayat mengganti susu 1 bulan lalu. Ibu Pasien mengatakan saat menangis,pasien tidak mengeluarkan air mata,makin rewel,dan jadi malas minum susu. Penyakit penyakit dahulu : sebelumnya pasien belum pernah menderita penyakit seperti ini.Riwayat penyakit keluarga : di keluarga juga tidak ada yang memiliki keluhan seperti pasien.ANTROPOMETRI BBX100% = 6,5 X 100% = 98% BBP50 6,6 PBX100% = 57 X 100% = 92 % PBP50 62 PBX100% = 6,5 X 100% = 130 % BBPBP50 5

Kesan : gizi baikPemeriksaan FisikKeadaan umum : tampak sakit sedang (pasien lemas, kurang aktif, rewel)Kesadaran: compos mentis (gerakan aktif baik, kontak mata baik, komunikatif)Frekuensi Nadi : 124 x/menit (regular, kuat angkat, isi cukup)Frekuensi Napas : 34 x/menit (regular, adekuat)Suhu: 37,5 oC (aksila)Kepala: normocephali, bulat, ubun-ubun besar sudah menutup, pertumbuhan rambut merata, hitam, tidak mudah dicabutMata: kelopak mata cekung, pupil isokor 3mm/3mm, RCL +/+, RCTL +/+, konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-, air mata tidak adaTelinga : normotia, lapang/lapang, serumen -/-Hidung: cavum nasi lapang/lapang, concha inferior tidak hiperemis, sekret -/-, napas cuping hidung Mulut: mukosa bibir kering, sianosis sirkumoral , lidah tidak kotor, gigi geligi caries(-) Tenggorokan: faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1 tidak hiperemis, detritus (-), kripta (-) Leher: KGB tidak teraba membesarThoraks:Insp : pergerakan dinding dada simetris, retraksi intercostalis Palp: vocal fremitus kanan = kiriPerk: sonor kanan = kiriAus: Bunyi Nafas Dasar vesikuler, Wheezing -/-, rhonki -/-, Bunyi Jantung I& II murni, murmur , gallop Abdomen:Insp : perut tampak datarAus : bising usus + 7x/menitPalp: supel, nyeri tekan , hepar dan lien tidak teraba membesar, turgor cukupPerk: tympani, nyeri ketok Ektremitas: akral hangat, capillary refill < 2, tonus baik,

Derajat kekuatan otot 5555 55555 5555 5555

Anus: eritema natum (+)Pemeriksaan PenunjangLaboratorium 10 Agustus 2015 :

DARAH LENGKAPLED : 45 mm/jam (Hb : 12,5/dlLeukosit : 14,6 rb/ulEritrosit : 4,75 jt/ulHematokrit : 36 %Trombosit : 490 rb/ulMCV : 76 flMCH : 26,3 pgMCHC : 34,4 % Hitung jenis:Basofil : 0Eosinofil : 2Neutrofil batang : 33Neutrofil segmen : 52Limfosit : 13Monosit : 13Diagnosa Kerja: Diare akut dengan dehidrasi ringan sedang e.c. virus

Diagnosa banding: - Diare akut e.c. intoleransi laktosa- Diare akut e.c. infeksi bakteri

PENATALAKSANAAN :

Rawat inapDiet: Nutri royal babyIVFD:Rehidrasi RL 40 tetes/ menit (makro) 4 jam pertamaMaintenance Kaen 3B 20 tetes/ menit (makro)MM/: Zinkid 1 x 5ml (PO)Liprolac 1 sachetZinc zalf 1x1 Enystin 3 x 0,5 cc Mikasin 1x 500 mg (iv)ANJURAN PEMERIKSAAN Feses lengkap

FOLLOW UP

11 Agustus 2015 PH = 2PP = 3, BB= 6,5 kgSubyek :AktifPasifMencret 5x, ada ampasObyek:

Keadaan umum: tampak sakit sedang (pasien lemas, rewel)Kesadaran: compos mentis (kontak mata baik, komunikatif)Frekuensi Nadi: 112 x/menit (regular, kuat angkat, isi cukup)Frekuensi Napas: 24 x/menit (regular, adekuat)Suhu: 36,9 oC (aksila)

Kepala: normocephali, bulat, ubun-ubun besar sudah menutup, pertumbuhan rambut merata, hitam, tidak mudah dicabutMata: kelopak mata cekung, konjungtiva tidak anemis sklera tidak ikterik, air mata tidak adaTelinga: normotia, lapang/lapang, serumen -/-

Hidung: cavum nasi lapang/lapang, concha inferior tidak hiperemis, sekret -/-

Mulut: mukosa bibir lembab, sianosis sirkumoral , lidah tidak kotor, gigi geligi caries(-)

Tenggorokan: faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1 tidak hiperemis

Leher: KGB tidak teraba membesar

Thoraks:Insp: pergerakan dinding dada simetris, Palp: vocal fremitus kanan = kiriPerk: sonor kanan = kiriAus: BND vesikuler, Wheezing -/-, rhonki -/-, BJ I& II Normal reguler, murmur , gallop

Abdomen:Insp : perut tampak datarAus: bising usus + 7x/menitPalp : supel, nyeri tekan , hepar dan lien tidak teraba membesar, turgor cukupPerk : tympani, nyeri ketok

Ektremitas: akral hangat, capillary refill < 2, tonus otot baik,

Anus: eritema natum (+)

Diagnosa Kerja:Diare akut dehidrasi ringan sedang e.c viral infection

PENATALAKSANAAN :

Diet:Nutri Royal BabyIVFD : Kaen 3B 20 tetes/ menit (makro)MM/: Zinkid 1 x 5ml (PO)Liprolac 1 sachetZinc zalf 1x1 12 Agustus 2015PH = 3PP = 4, BB= 6,5 kgSubyek :AktifPasif Mencret 4x,ada ampas-Obyek:

Keadaan umum: tampak sakit sedang (pasien lemas)Kesadaran: compos mentis (kontak mata baik, komunikatif)Frekuensi Nadi: 112 x/menit (regular, kuat angkat, isi cukup)Frekuensi Napas: 24 x/menit (regular, adekuat)Suhu: 36,5 oC (aksila)

Kepala: normocephali, bulat, ubun-ubun besar sudah menutup, pertumbuhan rambut merata, hitam, tidak mudah dicabutMata: kelopak mata tidak cekung, konjungtiva tidak anemis sklera tidak ikterik, air mata adaTelinga: normotia, lapang/lapang, serumen -/-

Hidung: cavum nasi lapang/lapang, concha inferior tidak hiperemis, sekret -/-, napas cuping hidung -/-

Mulut: mukosa bibir lembab, sianosis sirkumoral , lidah tidak kotor, gigi geligi caries(-)

Tenggorokan: faring tidak hiperemis, tonsil T1-T1 tidak hiperemis,

Leher: KGB tidak teraba membesar

Thoraks:Insp: pergerakan dinding dada simetris, Palp: vocal fremitus kanan = kiriPerk: sonor kanan = kiriAus: BND vesikuler, Wheezing -/-, rhonki -/-, BJ I& II Normal reguler, murmur , gallop

Abdomen:Insp: perut tampak datarAus: bising usus + 4x/menitPalp: supel, nyeri tekan , hepar dan lien tidak teraba membesar, turgor cukupPerk: tympani, nyeri ketok

Ektremitas: akral hangat, capillary refill < 2, tonus baik,

Anus: eritema natum (+)

Diagnosa Kerja:Diare akut rehidrasi ringan sedang e.c viral infection

PENATALAKSANAAN :

Diet: nutri royal babyIVFD :Kaen 3B 20 tetes/ menit (makro)MM/: Zinkid 1 x 5ml (PO)Liprolac 1 sachetZinc zalf 1x1

13 Agustus 2015PH = 4PP = 5, BB= 6,5 kgSubyek :AktifPasif Mencret 4x ampasObyek:

Keadaan umum: tampak sakit sedang (pasien lemas, rewel)Kesadaran: compos mentis (kontak mata baik, komunikatif)Frekuensi Nadi: 100 x/menit (regular, kuat angkat, isi cukup)Frekuensi Napas: 30 x/menit (regular, adekuat)Suhu: 36,5 oC (aksila)

Kepala: normocephali, bul...