44
FISIOLOGI & FISIOLOGI & PATOFISIOLOGI PATOFISIOLOGI SISTEM PERNAPASAN SISTEM PERNAPASAN KONSEP GAGAL NAPAS KONSEP GAGAL NAPAS Anto Indriyadi Anto Indriyadi

ANATOMI + FIS + ASKEP PERNAPASAN-DEPKES 2009

Embed Size (px)

DESCRIPTION

sistem pernapasab

Citation preview

FISIOLOGI & PATOFISIOLOGI FISIOLOGI & PATOFISIOLOGI SISTEM PERNAPASANSISTEM PERNAPASAN

KONSEP GAGAL NAPASKONSEP GAGAL NAPAS

Anto Indriyadi Anto Indriyadi

22

TUJUAN SISTIM TUJUAN SISTIM RESPIRASIRESPIRASI

TUJUAN SISTIM TUJUAN SISTIM RESPIRASIRESPIRASI

MEMENUHI KEBUTUHAN OKSIGEN MEMENUHI KEBUTUHAN OKSIGEN UNTUK KEGIATAN METABOLISMEUNTUK KEGIATAN METABOLISME

MENGELUARKAN COMENGELUARKAN CO22 SEBAGAI SEBAGAI SISA SISA METABOLISME SELMETABOLISME SEL

oksigenoksigen

Nutrisi === ATP + HNutrisi === ATP + H22O + O + COCO22

--------------------------------------------

METABOLISMEMETABOLISME

ASKEP VENTILATOR / ANTASKEP VENTILATOR / ANT 33

44

PROSES BERNAPAS

55

HUKUM BOYLEHUKUM BOYLE PRESSURE DARI GAS BERBANDING TERBALIK DGN VOL CONTAINER

VOLUME

PRESSURE

VOLUME

PRESSURE

PERUBAHAN VOLUME MENYEBABKAN

PERUBAHAN PRESSURE

TABRAKAN PARTIKEL2 GAS

KE DINDING KONTAINER

MENIMBULKAN PRESSURE

VENTILASI PARUVENTILASI PARUVENTILASI PARUVENTILASI PARU

66

VENTILASI PARUVENTILASI PARUVENTILASI PARUVENTILASI PARUINSPIRASIINSPIRASI

KONTRAKSI OTOT INTERKOSTALIS EKSTERNA IGA TERANGKAT

KONTRAKSI DIAFRAGMA DIAFRAGMA BERGERAK INFERIOR

EKSPIRASIEKSPIRASI

RELAKSASI OTOT INTERKOSTALIS EKSTERNA IGA KE POSISI SEMULA

RELAKSASI DIAFRAGMA DIAFRAGMA BERGERAK KE POSISI SEMULA

INTRATORAKVOLUME

PRESSURE

VOLUME

PRESSURE

INSERT

Pneumothoraks teganganPneumothoraks tegangan((tension pneumothoraks)tension pneumothoraks)

77

Water seal drainageWater seal drainage

88

99

DIFUSI GASDIFUSI GAS

= perpindahan gas= perpindahan gas

1010

1111

ALVEOLUS

KAPILER PARU

UDARA BEBAS:

PiO2 : 20.9 % x 760 = 159 mmHg

PiCO2 : 0.04 % x 760 = 0.3 mmHg

PiN2 : 78.6 % x 760 = 597mmHg

PiH2O : 0.46 % x 760 = 3.5 mmHgN2 H2O

O2

PAO2:104 mmHg

CO2

PACO2:40 mmHg

O2

PaO2: 40 mmHg

O2

PaO2: 104 mmHg

CO2PaCO2: 45 mmHg

CO2PaCO2: 40 mmHg

PROSES DIFUSI

PAN2:573 mmHg

PAH2O:47 mmHg

PATOFISIOLOGIPATOFISIOLOGI

Proses gagal NafasProses gagal Nafas

1212

1313

Trakea

Bronkus primer

Bronkus sekunder

Bronkiolus terminalis

Saccus alveolii

Zon

a

kon

du

ksi

Zon

a

resp

irasi

Bronkus tersier

Bronkiolus

Bronkiolus respiratori

Dari lubang hidung sampai bronkiolus terminalis disebut area konduksi (penghantar), sedangkan dari bronkiolus sampai alveoli disebut area respirasi (tempat pertukaran gas)

Dari bronkiolus sampai br. Terminalis lebih banyak mengandung otot polos u/ regulasi aliran udara

Dari trakea sampai bronkiolus banyak mengandung supporting cartilage (tlg rawan) yg berfungsi menjaga agar jalan nafas tetap terbuka

STRUKTUR ANATOMISTRUKTUR ANATOMI

CABANG BRONKUSCABANG

BRONKUS

1414

1515

Pemeriksaan Gas DarahPemeriksaan Gas Darah

MacamMacam pHpHPaOPaO22 PaCOPaCO22 PPA-aA-aOO22

Gagal Gagal OksigenasiOksigenasi NN

Gagal Ventilasi Gagal Ventilasi (CO2)(CO2) NN

KombinasiKombinasi

1616

Gagal Nafas : Respiraty FailureGagal Nafas : Respiraty Failure

Pengertian :Pengertian :

kegagalan sistem pernafasan dalam kegagalan sistem pernafasan dalam mempertahankan pertukaran Omempertahankan pertukaran O22 dan dan atau COatau CO22 dalam jumlah yang dapat dalam jumlah yang dapat mengakibatkan gangguan pada mengakibatkan gangguan pada kehidupan.kehidupan.

1717

Klasifikasi Gagal nafasKlasifikasi Gagal nafas

Gagal Nafas Type IGagal Nafas Type I• Normokapnu hipoksemiaNormokapnu hipoksemia

COCO2 2 Normal, Oksigen RendahNormal, Oksigen Rendah

Gagal Nafas Type IIGagal Nafas Type II• Hiperkapnu hipoksemiaHiperkapnu hipoksemia

COCO22 tinggi, Oksigen Rendah tinggi, Oksigen Rendah

Gagal Nafas Campuran (I dan II)Gagal Nafas Campuran (I dan II)

1818

Masalah Keperawatan :Masalah Keperawatan :

1.1. Bersihan jalan nafas tidak adekuat Bersihan jalan nafas tidak adekuat (ventilasi)(ventilasi)

• pCOpCO22 tinggi --------- Asidosis Respiratorik tinggi --------- Asidosis Respiratorik• (H2O + CO2) H2CO3 === H(H2O + CO2) H2CO3 === H++ + CO3 + CO3--

2.2. Gangguan pertukaran gas (oksigenasi)Gangguan pertukaran gas (oksigenasi)• pOpO22 rendah === Asidosis Metabolik rendah === Asidosis Metabolik• Metabolisme anaerob ---------- Asam LaktatMetabolisme anaerob ---------- Asam Laktat

3.3. Intolerens AktivitasIntolerens Aktivitas• Pada pasien AMI/kardiomiopatiPada pasien AMI/kardiomiopati

4.4. Gangguan pola nafas Gangguan pola nafas (SSP dan Otot)(SSP dan Otot)

1919

Bersihan Jalan NafasBersihan Jalan Nafas

Terdengar suara crackles / suara Terdengar suara crackles / suara hantaranhantaran

Penanganan pada jalan napas / Penanganan pada jalan napas / sekresisekresi

2020

Gangguan Pola NapasGangguan Pola Napas

Tidak sama dengan sesak napasTidak sama dengan sesak napas Lebih ke arah penggunaan otot Lebih ke arah penggunaan otot

napas dan pengontrol pernapasannapas dan pengontrol pernapasan Tidak terpengaruh dengan jalan Tidak terpengaruh dengan jalan

napas dan kondisi parunapas dan kondisi paru Suara napas “bersih”Suara napas “bersih”

2121

Gangguan pertukaran gasGangguan pertukaran gas

Masalah pada alveoli/paruMasalah pada alveoli/paru Terdengar suara ronchiTerdengar suara ronchi Menimbulkan sesak napas pulaMenimbulkan sesak napas pula

2222

Mekanisme Gagal NafasMekanisme Gagal Nafas

HipoventilasiHipoventilasi V/Q mismatchingV/Q mismatching

MEKANISME 1MEKANISME 1

HIPOVENTILASIHIPOVENTILASI

2424

HipoventilasiHipoventilasi

PenyebabPenyebab

1.1. Kerusakan atau depresi sistem saraf Kerusakan atau depresi sistem saraf pengontrol pernafasan pengontrol pernafasan

(stroke, cedera kepala, tumor otak, (stroke, cedera kepala, tumor otak, keracunan)keracunan)

2.2. Gangguan neuromuskulerGangguan neuromuskuler    (peny. SGB, Miastenia Gravis, (peny. SGB, Miastenia Gravis,

paralisa)paralisa)

3.3. Obstruksi Obstruksi

4.4. Restriksi Paru (kekakuan/ Restriksi Paru (kekakuan/ elastisitas )elastisitas )

25

FLOW = PRESSURE

RESISTANCE

BRONKOSPASME

TUMOR/SEKRET

ETT TERLALU KECIL

KOLAPS/ATELEKTASIS

OBSTRUKSI DAN RESTRIKSI

2626

FLOW = PRESSURE

RESISTANCE

BRONKOKONSTRIKSI: HISTAMIN

OBSTRUKSI: MUKUS/SEKRET

AIRWAY RESISTANCE (RAW)

AIRWAY RESISTANCE (RAW)

MEKANISME 2MEKANISME 2

V : Q MISMATCHINGV : Q MISMATCHING

PERFUSIPERFUSI

2828

2929

ANATOMICAL DEAD SPACE

ALVEOLAR DEAD SPACE

PHYSIOLOGICAL DEAD SPACE

VENOUS ADMIXTURE (SHUNT)

V/Q =

V/Q > 1

V/Q = 1

V/Q < 1

V/Q = 0

Hubungan Ventilasi (V) dan Perfusi (Q)Hubungan Ventilasi (V) dan Perfusi (Q)Hubungan Ventilasi (V) dan Perfusi (Q)Hubungan Ventilasi (V) dan Perfusi (Q)

TRAKEA

KAPILER PARU MECHANICAL

DEAD SPACE:

TUBE

CONNECTOR

ET CO2

BREATHING CIRCUIT

NORMAL

3030

V: Q mismatchingV: Q mismatching(V/Q = ventilasi : perfusi)(V/Q = ventilasi : perfusi)

V/Q rendah ( < 1)V/Q rendah ( < 1)• Perfusi lebih besar dari ventilasiPerfusi lebih besar dari ventilasi

V/Q tinggi ( > 1)V/Q tinggi ( > 1)• Ventilasi lebih besar dari perfusiVentilasi lebih besar dari perfusi

3131

Penyebab V : Q mismatchingPenyebab V : Q mismatching

V/Q RendahV/Q Rendah• AsmaAsma• BronkitisBronkitis

V/Q TinggiV/Q Tinggi• Emboli paruEmboli paru• Curah jantung rendah : COCurah jantung rendah : CO

PENGUMPULAN DATAPENGUMPULAN DATA

3333

Data SubyektifData Subyektif

1.1. Riwayat PenyakitRiwayat Penyakit

2.2. Faktor PencetusFaktor Pencetus

3.3. Gejala Sulit bernapasGejala Sulit bernapas

4.4. Gejala HipoksemiaGejala Hipoksemia

3434

Data ObyektifData Obyektif

Tanda-tanda respirasi distresTanda-tanda respirasi distres Tanda hipoksemiaTanda hipoksemia Tanda hiperkapnoeTanda hiperkapnoe

3535

Tanda dan GejalaTanda dan Gejala

ApnoeApnoe Batuk, berdahakBatuk, berdahak SianosisSianosis Perubahan pola nafas : berkurang, Perubahan pola nafas : berkurang,

bertambah, kelelahanbertambah, kelelahan Perubahan kardiovaskuler : Nadi, TD, Perubahan kardiovaskuler : Nadi, TD,

Central Venous Pressure, EKGCentral Venous Pressure, EKG

3636

Tindakan DiagnostikTindakan Diagnostik

Analisa Gas Darah (pH, pOAnalisa Gas Darah (pH, pO22, pCO, pCO22)) Foto thoraksFoto thoraks Laboratorium penunjangLaboratorium penunjang

3737

Pemeriksaan Gas DarahPemeriksaan Gas Darah

MacamMacam pHpH PaOPaO22 PaCOPaCO22 PPA-aA-aOO22

Gagal Gagal OksigenasiOksigenasi N/ N/

Gagal Ventilasi Gagal Ventilasi (CO2)(CO2) NN

KombinasiKombinasi

3838

Pemeriksaan Foto ThoraksPemeriksaan Foto Thoraks

Pemeriksaan diagnostikPemeriksaan diagnostik

3939

Fibrosis paru :TBC

PPOKPPOK

4040

4141

Pentalaksanaan UmumPentalaksanaan Umum

Atasi Penyebab (kolaborasi medis)Atasi Penyebab (kolaborasi medis)• Odema paruOdema paru• PPOKPPOK• Stroke : TIK ?Stroke : TIK ?

Mempertahankan jalan nafas dan meningkatkan Mempertahankan jalan nafas dan meningkatkan ventilasiventilasi

Mengoptimalkan pengangkutan oksigen dan Mengoptimalkan pengangkutan oksigen dan menurunkan konsumsi oksigenmenurunkan konsumsi oksigen

Mengatasi InfeksiMengatasi Infeksi Mencegah terjadinya komplikasiMencegah terjadinya komplikasi

4242

DP : Bersihan jalan napas = ventilasi DP : Bersihan jalan napas = ventilasi

• Menguasai dan mempertahankan airwayMenguasai dan mempertahankan airway• Posisi pasien setengah duduk Posisi pasien setengah duduk

(sesuai kondisi)(sesuai kondisi)• Hidrasi adekuatHidrasi adekuat• Bronkhial hygiene dan Fisioterapi dadaBronkhial hygiene dan Fisioterapi dada• Pemberian obat-obatanPemberian obat-obatan

bronkodilator dan ekspektoranbronkodilator dan ekspektoran

• Intubasi dan ventilasi mekanikIntubasi dan ventilasi mekanik jika PaCOjika PaCO22 naik dan asidosis naik dan asidosis

4343

DP : Gang pertukaran gas : oksigenasiDP : Gang pertukaran gas : oksigenasi

Memberikan terapi oksigen Memberikan PEEP Memberikan PEEP IstirahatIstirahat Memberikan lingkungan yang nyamanMemberikan lingkungan yang nyaman Menurunkan panas pada hipertermiMenurunkan panas pada hipertermi Transfusi darah pada anemia (Sa OTransfusi darah pada anemia (Sa O22)) Pemberian obat-obatan untuk Pemberian obat-obatan untuk

meningkatkan kerja jantungmeningkatkan kerja jantung

4444

Terima KasihTerima Kasih