126
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA KOPERASI TAHUN 2011 - 2015 (Studi Kasus pada Koperasi “CU Dharma HatikuYogyakarta) SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Akuntansi Oleh: Hilarius Andhika Heru Pratama NIM: 122114014 PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2016 PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

  • Upload
    lamminh

  • View
    244

  • Download
    4

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO

LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA

KOPERASI TAHUN 2011 - 2015

(Studi Kasus pada Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Program Studi Akuntansi

Oleh:

Hilarius Andhika Heru Pratama

NIM: 122114014

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2016

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 2: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

i

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO

LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA

KOPERASI TAHUN 2011 - 2015

(Studi Kasus pada Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta)

SKRIPSI

Diajukan untuk memenuhi Salah Satu Syarat

Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Program Studi Akuntansi

Oleh:

Hilarius Andhika Heru Pratama

NIM: 122114014

PROGRAM STUDI AKUNTANSI JURUSAN AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS SANATA DHARMA

YOGYAKARTA

2016

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 3: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

ii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 4: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

iii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 5: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

iv

HALAMAN MOTTO PERSEMBAHAN

Motto:

TUHAN memberkati engkau

dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya

dan memberkati engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu

dan memberi engkau damai sejahtera.

(Bil. 6: 24-26)

Kupersembahkan untuk.

Tuhan Yesus dan Bunda Maria

Bapakku MP. Tulus dan Ibuku W.Etik

Hilaria Revita Andy Hapsari

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 6: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

v

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 7: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

vi

KATA PENGANTAR

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 8: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa atas segala limpahan

berkat dan rahmatNya kepada kita semua. Serta atas petunjuk dan bimbinganNya

sehingga dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Analisis Kinerja Keuangan

Berdasarkan Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas Pada Koperasi Tahun

2011 - 2015”. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat

memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada Program Studi Akuntansi Universitas

Sanata Dharma Yogyakarta, selain itu diharapkan dapat bermanfaat bagi semua

pihak.

Banyak pihak yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada penulis

dalam menyelesaikan skripsi ini, sehingga pada kesempatan ini penulis hendak

menyampaikan ungkapan terima kasih kepada :

1. Johanes Eka Priyatma, M.Sc., Ph.D. selaku Rektor Universitas Sanata

Dharma Yogyakarta.

2. Dr. FA. Joko Siswanto, MM., Akt., QIA selaku dosen pembimbing yang

telah meluangkan waktu untuk memberikan segala bantuan, saran dan

nasehatnya.

3. Segenap dosen dan seluruh staf sekretariat Program Studi Akuntansi atas

segala informasi dan pelayanan yang diberikan.

4. Drs. P. Ng. Suryanto selaku Pimpinan Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta.

5. Seluruh jajaran staf dan karyawan Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta yang telah mendukung pelaksanaan penelitian.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 9: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

viii

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 10: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

ix

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................... i

HALAMAN PERSETUJUAN .................................................................... ii

HALAMAN PENGESAHAN .................................................................... iii

HALAMAN PERSEMBAHAN ................................................................ iv

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN KARYA TULIS ................... v

HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ................. vi

KATA PENGANTAR ............................................................................... vii

DAFTAR ISI .............................................................................................. ix

DAFTAR TABEL ...................................................................................... xi

DAFTAR GAMBAR ................................................................................. xii

ABSTRAK ................................................................................................. xiii

ABSTRACT ............................................................................................... xiv

BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 1

A. Latar Belakang Masalah ................................................................. 1

B. Rumusan Masalah ........................................................................... 3

C. Tujuan Penelitian ........................................................................... 3

D. Manfaat Penelitian ......................................................................... 3

E. Sistematika Penulisan .................................................................... 4

BAB II LANDASAN TEORI .................................................................... 6

A. Koperasi ......................................................................................... 6

B. Credit Union .................................................................................. 10

C. Kinerja Keuangan ........................................................................... 13

D. Laporan Keuangan ......................................................................... 15

E. Laporan Keuangan Koperasi .......................................................... 17

F. Analisis Laporan Keuangan ........................................................... 20

G. Analisis Rasio Keuangan ............................................................... 21

H. Analisis Trend ................................................................................ 29

BAB III METODE PENELITIAN ............................................................. 31

A. Jenis Penelitian ............................................................................... 31

B. Tempat dan Waktu Penelitian ........................................................ 31

C. Subyek dan Obyek Penelitian ........................................................ 31

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 11: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

x

D. Data Penelitian ............................................................................... 32

E. Teknik Pengumpulan Data ............................................................. 32

F. Teknik Analisis Data ...................................................................... 33

BAB IV GAMBARAN UMUM KOPERASI .......................................... 37

A. Sejarah Koperasi ............................................................................ 37

B. Visi dan Misi .................................................................................. 38

C. Struktur Organisasi ........................................................................ 38

D. Tugas Pokok Organisasi ................................................................. 40

E. Persyaratan Anggota Koperasi ....................................................... 50

F. Bidang Usaha Koperasi .................................................................. 52

G. Pembagian SHU ............................................................................. 55

H. Jaminan Anggota ............................................................................ 56

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN ................................... 58

A. Analisis Rasio Keuangan ............................................................... 58

B. Analisis Trend ................................................................................ 69

BAB VI PENUTUP ................................................................................... 79

A. Kesimpulan .................................................................................... 79

B. Keterbatasan Penelitian .................................................................. 81

C. Saran ............................................................................................... 81

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................ 83

LAMPIRAN ............................................................................................... 86

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 12: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

xi

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Penilaian Current Ratio ............................................................. 25

Tabel 2.2 Penilaian Total Debt to Equity Ratio ......................................... 26

Tabel 2.3 Penilaian Total Debt to Total Assets Ratio ................................ 27

Tabel 2.4 Penilaian Rentabilitas Ekonomi ................................................. 28

Tabel 2.5 Penilaian Rentabilitas Modal Sendiri ......................................... 29

Tabel 3.1 Penilaian Current Ratio ............................................................. 33

Tabel 3.2 Penilaian Total Debt to Equity Ratio ......................................... 34

Tabel 3.3 Penilaian Total Debt to Total Assets Ratio ................................ 34

Tabel 3.4 Penilaian Rentabilitas Ekonomi ................................................. 35

Tabel 3.5 Penilaian Rentabilitas Modal Sendiri ......................................... 35

Tabel 4.1 Jasa Simpanan ............................................................................. 53

Tabel 4.2 Alokasi Sisa Hasil Usaha ........................................................... 55

Tabel 4.3 Rincian Solidaritas Duka Anggota ............................................. 57

Tabel 4.4 Rincian Solidaritas Pinjaman Anggota ...................................... 57

Tabel 5.1 Perhitungan Current Ratio ......................................................... 59

Tabel 5.2 Perhitungan Total Debt to Equity Ratio ..................................... 61

Tabel 5.3 Perhitungan Total Debt to Total Assets Ratio ............................. 64

Tabel 5.4 Perhitungan Rentabilitas Ekonomi ............................................. 66

Tabel 5.5 Perhitungan Rentabilitas Modal Sendiri .................................... 68

Tabel 5.6 Perhitungan Trend Current Ratio ............................................. 70

Tabel 5.7 Perhitungan Trend Total Debt to Equity Ratio .......................... 71

Tabel 5.8 Perhitungan Trend Total Debt to Total Assets Ratio ................. 73

Tabel 5.9 Perhitungan Trend Rentabilitas Ekonomi ................................. 75

Tabel 5.10 Perhitungan Trend Rentabilitas Modal Sendiri ....................... 77

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 13: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

xii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1 Bagan Kepengurusan Koperasi “CU Dharma Hatiku” ........... 40

Gambar 5.1 Grafik Trend Current Ratio .................................................... 70

Gambar 5.2 Grafik Trend Total Debt to Equity Ratio ............................... 72

Gambar 5.3 Grafik Trend Total Debt to Total Assets Ratio ...................... 74

Gambar 5.4 Grafik Trend Rentabilitas Ekonomi ....................................... 76

Gambar 5.5 Grafik Trend Rentabilitas Modal Sendiri ............................... 78

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 14: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

xiii

ABSTRAK

ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO

LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA KOPERASI

TAHUN 2011 - 2015

(Studi Kasus pada Koperasi “CU DHARMA HATIKU” Yogyakarta)

Skripsi

Hilarius Andhika Heru Pratama

Universitas Sanata Dharma

2016

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi yang

dilihat berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada tahun 2011-

2015 yang diintrepretasikan melalui garis trend dari tahun 2011-2015 untuk melihat

kenaikan atau penurunan kinerja keuangan koperasi.

Subjek dalam penelitian ini adalah bagian keuangan dan pimpinan Koperasi

CU “Dharma Hatiku” Yogyakarta. Objek penelitian adalah Neraca dan Laporan

Sisa Hasil Usaha pada laporan keuangan Koperasi. teknik pengumpulan data dalam

penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan rasio likuiditas tahun 2011-2015 diukur

menggunakan Current Ratio, pada tahun 2011, 2014 dan 2015 mendapatkan hasil

kurang baik sedangkan tahun 2012 dan 2013 mendapatkan hasil tidak baik tetapi

grafik trend Current Ratio mengalami peningkatan. Rasio solvabilitas tahun 2011-

2015 yang diukur menggunakan Total Debt to Equity Ratio pada tahun 2011-2015

mendapatkan hasil tidak baik dan Total Debt to Assets Ratio pada tahun 2011-2015

mendapatkan hasil kurang baik dan grafik trend Total Debt to Equity Ratio dan

Total Debt to Total Assets Ratio mengalami penurunan. Rasio Rentabilitas tahun

2011-2015 yang diukur menggunakan Rentabilitas Ekonomi, tahun 2011-2013

mendapatkan hasil kurang baik sedangkan tahun 2014-2015 mendapatkan hasil

tidak baik dan Rentabilitas Modal Sendiri selama tahun 2011-2015 mendapatkan

hasil kurang baik dan grafik trend Rentabilitas ekonomi dan Rentabilitas Modal

Sendiri mengalami penurunan.

Kata-kata kunci : Kinerja Keuangan, Koperasi, Analisis Rasio

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 15: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

xiv

ABSTRACT

AN ANALYSIS OF FINANCIAL PERFORMANCE BASED ON

LIQUIDITY, SOLVENCY, AND RENTABILITY RATIO AT

COOPERATIVE IN THE YEARS 2011-2015

(A Case Study At Cooperative ”CU Dharma Hatiku” Yogyakarta)

Skripsi

Hilarius Andhika Heru Pratama

Sanata Dharma University

2016

This research aims to determine the financial performance of Cooperatives

based on the liquidity ratio, solvency, and profitability in the year 2011-2015. The

data were interpreted through the trend line from the year 2011-2015 to see an

increase or decrease in the cooperative’s financial performance.

Subjects in this research were part of financial and leadership Cooperative "

CU Dharma Hatiku" Yogyakarta. Object in this research is the Balance Sheet and

Statement of Business at the Cooperative's financial statements. The data were

collected using interview, documentation and observation.

The results showed that liquidity ratio in the year 2011-2015 for the Current

Ratio, in the year 2011, 2014 and 2015 was less than good result while in 2012 and

2013 was not good result but trend graphs for Current Ratio was increasing.

Solvency ratio in the year 2011-2015 for the Total Debt to Equity Ratio in the year

2011-2015 was not good result and Total Debt to Assets Ratio in the year 2011-

2015 was less than good result and trend graph for Total Debt to Equity Ratio and

Total Debt to Assets Ratio was decreasing. Profitability ratio in the year 2011-2015

for the Return on Assets, in 2011-2013 was less than good result while for the year

2014-2015 was not good result. Return on Equity for the years 2011-2015 was less

than good result and trend graph for Return on Assets and Return on Equity was

decreasing.

Keyword: Financial performance, Cooperative, Ratio Analysis

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 16: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Koperasi merupakan organisasi yang dibentuk dan didukung oleh

pemerintah dalam menjalankan suatu kegiatan usaha dan pelayanan yang

membantu dengan tujuan utama mampu meningkatkan kesejahteraan anggota

maupun non-anggota. Koperasi dipandang sebagai tonggak ekonomi Indonesia

yang berkembang dari bawah berubah menjadi badan usaha, seperti Koperasi

Unit Desa (KUD), Koperasi Simpan Pinjam (KSP), dan Koperasi Pegawai

Republik Indonesia (KPRI). Kegiatan usaha dapat berupa pelayanan kebutuhan

keuangan, perkreditan, pemasaran, atau kegiatan lain, hal ini dapat dilihat pada

peran koperasi kredit dalam menyediakan dana yang relatif mudah bagi

anggotanya dibandingkan dengan prosedur yang harus ditempuh untuk

memperoleh dana dari bank.

Pada saat ini koperasi sudah mulai berkembang dan perlu adanya

peningkatan kualitas koperasi terkhusus pada kinerja keuangan. Kinerja

keuangan diperlukan untuk mengukur keberhasilan koperasi dalam mencapai

tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan anggota serta kemampuan untuk

membayar utang, kinerja keuangan koperasi dapat diketahui melalui analisis

rasio keuangan (Hendar, 2010: 198). Analisis rasio adalah teknik yang

menunjukkan hubungan antara dua unsur akunting yang memungkinkan pemilik

bisnis menganalisis kinerja keuangan perusahaan (Hendar, 2010: 199).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 17: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

2

Rasio yang digunakan dalam menganalisis data tersebut menggunakan

rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas. Rasio likuiditas digunakan untuk

menggambarkan kemampuan koperasi untuk menyelesaikan kewajiban jangka

pendeknya, rasio solvabilitas digunakan untuk menunjukkan kemampuan

koperasi dalam memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut

dilikuidasikan baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang, dan rasio

rentabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan kopersi dalam

menghasilkan laba. Analisis rasio keuangan dimulai dengan laporan keuangan

dasar yaitu neraca, perhitungan rugi laba, dan laporan arus kas. Keterkaitan

antara rasio keuangan pada kinerja keuangan menurut Warsidi dan Bambang

(2000), “Analisis rasio keuangan merupakan instrumen analisis prestasi

perusahaan yang menjelaskan berbagai hubungan dan indikator keuangan, yang

ditujukan untuk menunjukkan perubahan dalam kondisi keuangan atau prestasi

operasi di masa lalu dan membantu menggambarkan trend pola perubahan

tersebut, untuk kemudian menunjukkan risiko dan peluang yang melekat pada

perusahaan yang bersangkutan”. Jadi, untuk menilai kondisi dan kinerja

keuangan dapat digunakan rasio yang merupakan perbandingan angka-angka

yang terdapat pada pos-pos laporan keuangan.

Berdasarkan pada alasan – alasan yang telah peneliti uraikan, maka

peneliti tertarik mengadakan penelitian yang berjudul “Analisis Kinerja

Keuangan Berdasarkan Rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas Pada

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta Tahun 2011 – 2015”.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 18: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

3

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat diidentifikasikan

permasalahan sebagai berikut :

1. Bagaimana kinerja keuangan Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

berdasarkan analisis rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas pada

periode tahun 2011-2015?

2. Bagaimana perkembangan kinerja keuangan Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta pada periode tahun 2011-2015?

C. Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah:

1. Mengetahui kinerja keuangan Koperasi CU Dharma Hatiku berdasarkan

analisis rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas pada tahun periode

2011-2015.

2. Mengetahui perkembangan kinerja keuangan Koperasi CU Dharma Hatiku

pada tahun periode 2011-2015.

D. Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi :

1. Peneliti

a. Menerapkan dan pengembangan teori-teori yang di dapat selama masa

perkuliahan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 19: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

4

b. Mengetahui kondisi keuangan koperasi yang dilihat berdasarkan rasio

likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas.

c. Mengetahui kinerja dan perkembangan koperasi.

2. Koperasi

a. Memberikan tambahan informasi yang berguna bagi koperasi sebagai

bahan pertimbangan dalam mengukur kinerja keuangan berdasarkan

analisis rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas.

b. Memberikan bantuan kepada koperasi untuk mengetahui dan memahami

kondisi keuangan.

3. Universitas

a. Sebagai bahan referensi tambahan yang akan melakukan penelitian di

bidang koperasi khusunya mengenai analisis laporan keuangan.

b. Sebagai syarat untuk menjadi sarjana ekonomi.

E. Sistematika Penulisan

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, identifikasi

masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan

penelitian, manfaat penelitian, penjelasan istilah dan sistematika

penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini menguraikan tentang teori-teori yang digunakan sebagai

dasar untuk mengolah data yaitu tentang laporan keuangan,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 20: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

5

analisis laporan keuangan, analisis rasio keuangan antara lain

rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas.

BAB III METODE PENELITIAN

Bab ini menguraikan jenis penelitian, tempat dan waktu

penelitian, teknik analisis data, dan data yang diperlukan.

BAB IV GAMBARAN UMUM KOPERASI

Bab ini menguraikan tentang gambaran umum koperasi yang

meliputi sejarah koperasi, lokasi koperasi, struktur organisasi,

dan tugas pokok organisasi.

BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Bab ini berisikan data yang diperoleh dan diolah dalam penelitian

dengan menggunakan metode yang ada serta berisikan

pembahasan dari hasil pengolahan data yang diperoleh.

BAB VI PENUTUP

Bab ini menguraikan kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian

serta keterbatasan dan saran yang dapat bermanfaat bagi penulis

dan objek penelitian.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 21: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

6

BAB II

LANDASAN TEORI

A. Koperasi

Menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2012 pada pasal 1, Koperasi

adalah badan hukum yang didirikan oleh orang perseorangan atau badan hukum

koperasi, dengan pemisahan kekayaan para anggotanya sebagai modal untuk

menjalankan usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang

ekonomi, sosial, dan budaya sesuai dengan nilai dan prinsip koperasi.

Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 pada pasal 1, Koperasi

adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum

koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi

sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.

Pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 pada pasal 2, bahwa koperasi

berlandaskan pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Tahun 1945 atas asas kekeluargaan.

Pada pasal 3 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, koperasi bertujuan

memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada

umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka

mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan pancasila

dan Undang-undang Dasar 1945. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 tahun

2012, Koperasi bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 22: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

7

dan masyarakat pada umumnya, sekaligus sebagai bagian yang tidak terpisahkan

dari tatanan perekonomian nasional yang demokratis dan berkeadilan.

Pada Pasal 6 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012, dijelaskan mengenai

prinsip yang harus dilaksanakan oleh koperasi yang meliputi:

1. Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.

2. Pengawasan oleh anggota diselenggarakan secara demokratis.

3. Anggota berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi koperasi.

4. Koperasi merupakan badan usaha swadaya yang otonom dan independent.

5. Koperasi menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi anggota,

pengawas, pengurus, dan karyawannya, serta memberikan informasi kepada

masyarakat tentang jati diri, kegiatan, dan kemanfaatan koperasi.

6. Koperasi melayani anggotanya secara prima dan memperkuat gerakan

koperasi, dengan bekerja sama melalui jaringan kegiatan pada tingkat lokal,

nasional, regional, dan internasional.

7. Koperasi bekerja untuk pembangunan berkelanjutan bagi lingkungan dan

masyarakatnya melalui kebijakan yang disepakati oleh anggota.

Pada pasal 4 Undang-Undang Nomor 25 tahun 1992, dalam rangka

pembangunan ekonomi bangsa Indonesia, koperasi mempunyai kedudukan dan

fungsi yang penting demi tercapainya kesejahteraan bagi seluruh rakyat

Indonesia. Fungsi (peranan dan tugas) koperasi Indonesia sebagai berikut:

1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota

pada khususnya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan

kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 23: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

8

2. Berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia

dan masyarakat.

3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan

perekonomian nasional dengan koperasi sebagai sokogurunya.

4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional

yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan

demokrasi ekonomi.

Berdasarkan Undang- Undang Nomor 17 tahun 2012 pada pasal 83-84,

terdapat 4 jenis koperasi yang meliputi:

1. Koperasi konsumen

Koperasi konsumen menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan di bidang

penyediaan barang kebutuhan anggota dan non-anggota.

2. Koperasi produsen

Koperasi produsen menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan di bidang

pengadaan sarana produksi dan pemasaran produksi yang dihasilkan anggota

kepada anggota dan non-anggota.

3. Koperasi jasa

Koperasi jasa menyelenggarakan kegiatan usaha pelayanan jasa non-simpan

pinjam yang diperlukan oleh anggota dan non-anggota.

4. Koperasi simpan pinjam

Koperasi simpan pinjam menjalankan usaha simpan pinjam sebagai satu-

satunya usaha yang melayani anggota.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 24: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

9

Perlu adanya struktur di dalam setiap organisasi agar dapat menjalankan

fungsinya secara semestinya. Oleh karena itu, setiap organisasi yang baik dan

jelas, dengan mengetahui tugas dan kewajiban setiap organisasi masing-masing

sehingga meminimalisir adanya ketidaksepahaman dalam melakukan tugas

pekerjaan.

Menurut Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 pada pasal 31, mengenai

perangkat organisasi koperasi terdiri dari: Rapat anggota, Pengawas dan

Pengurus.

1. Rapat Anggota

Menurut Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 pasal 32, rapat anggota

merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi.

2. Pengawas

Menurut Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 pasal 48, pengawas dipilih

dari dan oleh anggota pada rapat anggota. Persyaratan untuk dipilih menjadi

pengawas meliputi:

a) Tidak pernah menjadi pengawas atau pengurus suatu koperasi atau

komisaris atau direksi suatu perusahaan yang dinyatakan bersalah karena

menyebabkan koperasi atau perusahaan itu dinyatakan pailit.

b) Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan

korporasi, keuangan negara, dan/atau yang berkaitan dengan sektor

keuangan, dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan.

Persyaratan lain untuk dapat dipilih menjadi pengawas diatur dalam anggaran

dasar.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 25: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

10

3. Pengurus

Menurut Undang-Undang Nomor 17 tahun 2012 pasal 55, pengurus dipilih

dari orang perseorangan, baik anggota maupun non-anggota. Orang

perseoranngan sebagaimana dimaksud harus memenuhi persyaratan:

a) Mampu melaksanakan perbuatan hukum.

b) Memiliki kemampuan mengelola usaha koperasi.

c) Tidak pernah menjadi pengawas atau pengurus suatu koperasi atau

komisaris atau direksi suatu perusahaan yang dinyatakan bersalah karena

menyebabkan koperasi atau perusahaan itu dinyatakan pailit.

d) Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan

korporasi, keuangan negara, dan/atau yang berkaitan dengan sektor

keuangan, dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan.

B. Credit Union

Berawal pada abad ke 19 dimana terjadi krisis keuangan, lalu muncullah

gagasan mengenai koperasi yang diberi nama Credit Union. Credit berasal dari

bahasa latin yaitu credere yang artinya “saling percaya” sedangkan union artinya

“kumpulan”. Jadi Credit Union berarti ”kumpulan orang-orang yang saling

percaya” (Munaldus et al, 2014: 4).

Credit Union adalah koperasi keuangan yang dijalankan secara demokratis

dan profit sharing (bagi hasil), menawarkan berbagai produk simpanan dan

pinjaman berbunga rendah kepada para anggotanya (Munaldus et al, 2012: 2).

Munculah 3 prinsip utama Credit Union, yaitu:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 26: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

11

1. Asas swadaya artinya tabungan hanya berasal dari anggota.

2. Asas setia kawan artinya pinjaman hanya diberikan kepada anggota.

3. Asas pendidikan artinya membangun watak adalah yang utama. Hanya

mereka yang berwatak baik yang boleh menjadi anggota dan mendapatkan

pinjaman. Untuk membangun watak perlu pendidikan yang terus menerus.

(Munaldus et al, 2014: 4)

Tujuan utama CU adalah melayani kebutuhan para anggota. Sisa hasil

usaha (surplus) dibagikan dalam bentuk dividen, biaya bunga simpanan, dan

peningkatan pelayanan kepada anggota setelah kebutuhan dana cadangan

terpenuhi (Munaldus et al, 2012: 27).

Belajar dari pengalaman krisis keuangan, credit union harus berfokus

pada penguatan dua hal yaitu keberlanjutan ekonomi (economic sustainability)

dan keberlanjutan sosial (social sustainability) (Munaldus et al, 2014: xx).

Economic sustainability didefinisikan sebagai kemampuan lembaga keuangan

untuk mengelola secara sungguh-sungguh, tanpa ada subsidi atau donasi dari

pihak lain, atas biaya keuangan, operasional, provisi pinjaman, dan modal. Biaya

keuangan adalah komponen biaya yang mencakup biaya balas jasa simpanan

non-saham, balas jasa simpanan saham, jasa pelayanan dan bunga pinjaman di

Puskopdit, dan bunga pinjaman di lembaga keuangan lain. Sedangkan biaya

operasional adalah komponen biaya yang mencakup biaya personalia, tata kelola

(governance), pemasaran dan pendidikan, administrasi, dan penyusutan

(depreciation). Kemudian biaya provisi pinjaman (loan provision costs) adalah

biaya penyisihan penghapusan pinjaman lalai (macet) menurut kategorinya yaitu

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 27: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

12

100% untuk pinjaman lalai > 12 bulan dan 35% untuk pinjaman lalai 1-12 bulan.

Terakhir adalah biaya modal, mencakup biaya inflasi dan biaya yang

dikeluarkan untuk memenuhi rasio modal lembaga bersih, yaitu minimal 10%

dari total aset (Munaldus et al, 2014: xxi).

Social sustainability didefinisikan sebagai kemampuan individu menjadi

warga yang bertanggung jawab di masyarakat tanpa perlu bantuan sosial dari

pihak lain. Credit union bertanggung jawab membangun keberlanjutan ini. Oleh

sebab itu, terdapat misi ganda, yaitu misi ekonomi dan sosial (Munaldus et al,

2014: xxi). Indikator tercapainya misi ekonomi adalah lahirnya kemakmuran

ganda: kekayaan lembaga (financial wealth) dan kekayaan anggota (member

wealth). Kekayaan lembaga tercapai apabila rasio modal lembaga bersih

terhadap total aset minimal 10%. Sedangkan, kekayaan anggota dicapai apabila

setelah menjadi anggota credit union, kekayaan bersih setiap anggota cenderung

meningkat dari tahun ke tahun akibat dari pengelolaan keuangan

individu/keluarga yang semakin baik (Munaldus et al, 2014: xxii). Misi sosial

tercapai apabila credit union mampu menciptakan anggota sebagai warga negara

yang kuat secara moral. Mula-mula anggota harus menjadi individu yang kuat,

individu yang kuat akan melahirkan keluarga yang kuat dan akhirnya melahirkan

komunitas yang kuat. Itulah hasil yang diharapkan dari misi sosial (Munaldus et

al, 2014: xxii).

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 28: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

13

C. Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat

sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-

aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar (Fahmi, 2011: 2).

Berdasarkan SAK ETAP (2013: 2.20) bahwa” Kinerja keuangan adalah

hubungan antara penghasilan dan beban dari entitas sebagaimana disajikan

dalam laporan laba rugi. Laba sering digunakan sebagai ukuran kinerja atau

sebagai ukuran kinerja atau sebagai dasar untuk pengukuran lain, seperti tingkat

pengembalian investasi atau laba per saham. Unsur-unsur laporan keuangan

yang secara langsung terkait dengan pengukuran laba adalah penghasilan dan

beban.

Menurut Harmono (2009: 23), Kinerja perusahaan umumnya diukur

berdasarkan penghasilan bersih (laba) atau sebagai dasar bagi ukuran yang lain

seperti imbalan investasi (return on investment) atau penghasilan per saham

(earnings per share).

Menurut Fahmi (2011: 4), Penilaian kinerja setiap perusahaan adalah

berbeda-beda karena itu tergantung kepada ruang lingkup bisnis yang

dijalankannya. Terdapat lima tahap dalam menganalisis kinerja keuangan suatu

perusahaan secara umum, yaitu:

1. Melakukan review terhadap data laporan keuangan

Review disini dilakukan dengan tujuan agar laporan keuangan yang sudah

dibuat tersebut sesuai dengan penerapan kaidah-kaidah yang berlaku umum

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 29: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

14

dalam dunia akuntansi, sehingga dengan demikian hasil laporan keuangan

tersebut dapat di pertanggungjawabkan.

2. Melakukan perhitungan

Penerapan metode perhitungan disini adalah disesuaikan dengan kondisi dan

permasalahan yang sedang dilakukan sehingga hasil dari perhitungan tersebut

akan memberikan suatu kesimpulan sesuai dengan analisis yang diinginkan.

3. Melakukan Perbandingan terhadap hasil hitungan yang telah diperoleh

Dari hasil perhitungan yang telah diperoleh tersebut kemudian dilakukan

perbandingan dengan hasil hitungan dari berbagai perusahaan lainnya.

Metode yang paling umum dipergunakan untuk melakukan perbandingan ini

ada dua, yaitu:

a. Time series analysis

Membandingkan secara antar waktu atau antar periode, dengan tujuan itu

nantinya akan terlihat secara grafik.

b. Cross sectional approach

Melakukan perbandingan terhadap hasil hitungan rasio-rasio yang telah

dilakukan antara satu perusahaan dan perusahaan lainnya dalam ruang

lingkup yang sejenis yang dilakukan secara bersamaan.

Dari hasil penggunaan metode ini diharapkan nantinya dapat dibuat satu

kesimpulan yang menyatakan posisi perusahaan tersebut berada dalam

kondisi sangat baik, baik, sedang/normal, tidak baik, dan sangat tidak baik.

4. Melakukan penafsiran (interpretation) terhadap berbagai ma.alah yang

ditemukan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 30: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

15

Pada tahap ini analisis melihat kinerja keuangan perusahaan adalah setelah

dilakukan ketiga tahap tersebut selanjutnya dilakukan penafsiran untuk

melihat apa saja permasalahan dan kendala yang dialami.

5. Mencari dan memberikan pemecahan masalah terhadap berbagai masalah

yang ditemukan.

Pada tahap terakhir ini setelah ditemukan berbagai permasalahan yang dihadapi

maka dicarikan solusi guna memberikan suatu input atau masukan agar apa yang

menjadi kendala dan hambatan selama ini dapat terselesaikan.

Menurut Hery (2015: 29), pengukuran kinerja keuangan merupakan suatu

usaha formal untuk mengevaluasi efisiensi dan efektivitas perusahaan dalam

menghasilkan laba dan posisi kas tertentu. Pengukuran kinerja keuangan penting

sebagai sarana atau indikator dalam rangka memperbaiki kegiatan operasional

perusahaan. Pengukuran kinerja keuangan dilakukan bersamaan dengan proses

analisis. Analisis kinerja keuangan merupakan suatu proses pengkajian kinerja

keuangan secara kritis, yang meliputi peninjauan data keuangan, penghitungan,

pengukuran, interpretasi, dan pemberian solusi terhadap masalah keuangan

perusahaan pada suatu periode tertentu.

D. Laporan Keuangan

Menurut Standar Akuntasi Keuangan, Laporan keuangan adalah suatu

penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas

(Ikatan Akuntan Indonesia, 2015: 1.3). Akuntansi adalah seni dari pada

pencatatan, penggolongan dan peringkasan daripada peristiwa-peristiwa dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 31: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

16

kejadian-kejadian yang setidak-tidaknya sebagian bersifat keuangan dengan cara

yang setepat-tepatnya dan dengan petunjuk atau dinyatakan dalam uang, serta

penafsiran terhadap hal-hal yang timbul daripadanya.(Munawir, 2007 : 5).

Menurut Mahsun et al (2011: 115), laporan keuangan hasil dari proses

akuntansi yang berisi informasi keuangan, informasi keuangan yang terdapat

dalam laporan keuangan tersebut digunakan oleh pihak-pihak yang

berkepentingan, baik pihak internal maupun pihak eksternal.

Laporan keuangan merupakan suatu informasi yang mengambarkan

kondisi suatu perusahaan, dimana selanjutnya itu akan menjadi suatu informasi

yang menggambarkan tentang suatu perusahaan (Irham Fahmi, 2011: 22).

Menurut Hery (2015: 132) laporan keuangan merupakan salah satu sumber

informasi yang penting bagi para pemakai laporan keuangan dalam rangka

pengambilan keputusan ekonomi.

Lebih lanjut menurut Munawir (2002: 56) mengatakan “Laporan keuangan

merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan

dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan yang

bersangkutan.” Dengan begitu laporan keuangan diharapkan akan membantu

bagi para pengguna untuk membuat keputusan ekonomi yang bersifat finansial.

Menurut Standar Akuntansi Keuangan (Ikatan Akuntan Indonesia, 2015:

1.3) bahwa “Tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi

mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang

bermanfaat bagi sebagaian besar pengguna laporan keuangandalam pembuatan

keputusan ekonomik”. Tujuan keseluruhan dari laporan keuangan adalah untuk

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 32: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

17

memeberikan informasi yang berguna bagi investor dan kreditor dalam

pengambilan keputusan investasi dan kredit (Hery, 2015: 4).

E. Laporan Keuangan Koperasi

Laporan keuangan koperasi adalah laporan pertanggungjawaban pengurus

koperasi atas hasil usaha koperasi pada suatu periode tertentu dan posisi

keuangan koperasi pada akhir periode tersebut (Rudianto, 2010: 11). Menurut

Sitio dan Tamba (2001: 107) Laporan keuangan koperasi selain merupakan

bagian dari sistem pelaporan keuangan koperasi, juga merupakan bagian dari

laporan pertanggungjawaban pengurus tentang tata kehidupan koperasi. Tujuan

pelaporan keuangan koperasi menurut Sitio dan Tamba (2001: 108) adalah untuk

menyediakan informasi yang berguna bagi pemakai utama dan pemakai lainnya.

Menurut Sitio dan Tamba (2001: 109) Karakteristik laporan keuangan

pada koperasi, antara lain:

1. Laporan keuangan merupakan bagian dari pertanggung jawaban pengurus

kepada para anggotanya di dalam rapat anggota tahunan (RAT).

2. Laporan keuangan biasanya meliputi neraca / laporan posisi keuangan,

laporan sisa hasil usaha, dan laporan arus kas yang penyajiannya dilakukan

secara komparatif.

3. Laporan keuangan yang disampaikan pada RAT harus ditandatangani oleh

semua anggota pengurus koperasi (UU No.25/1992, pasal 36 ayat 1).

4. Laporan laba rugi menyajikan hasil akhir yang disebut sisa hasil usaha (SHU).

SHU koperasi dapat berasal dari usaha yang diselenggarakan untuk anggota

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 33: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

18

dab bukan anggota. SHU yang dibagikan kepada anggota harus berasal dari

usaha yang diselenggarakan untuk anggota. Pada saat RAT, SHU ini

diputuskan untuk dibagi sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam

undang-undang dan anggaran dasar koperasi. Komponen pembagian SHU

sesuai dengan anggaran dasar atau anggaran rumah tangga (AD/ART)

koperasi yang bersangkutan (UU No.25/1992, pasal 45).

5. SHU yang berasal dari transaksi anggota maupun non anggota didistribusikan

sesuai dengan komponen-komponen pembagian SHU yang telah diatur dalam

AD atau ART koperasi.

6. Laporan keuangan koperasi bukan merupakan laporan keuangan konsolidasi

dari koperasi-koperasi.

7. Posisi keuangan koperasi tercermin pada neraca, sedangkan sisa hasil usaha

tercermin pada perhitungan hasil usaha.

8. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh koperasi dapat menyajikan hak dan

kewajiban anggota beserta hasil usaha dari dan untuk anggota, di samping

yang berasal dari bukan anggota.

9. Alokasi pendapatan dan beban pada perhitungan hasil usaha kepada anggota

dan bukan anggota, berpedoman pada perbandingan manfaat yang diterima

oleh anggota dan bukan anggota.

10. Modal koperasi yang dibukukan terdiri dari:

a) Simpanan-simpanan

b) Pinjaman-pinjaman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 34: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

19

c) Penyisihan dari hasil usahanya termasuk cadangan serta sumber-sumber

lain.

11. Pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan

penyusutan-penyusutan dan beban-beban dari tahun buku yang bersangkutan

disebut sisa hasil usaha.

12. Keanggotaan atau kepemilikan pada koperasi tidak dapat dipindahtangankan

dengan dalih apapun.

Menurut UU no 25 tahun 1992 pada pasal 35, disebutkan bahwa setelah

tahun buku koperasi ditutup, paling lambat 1 (satu) bulan sebelum

diselenggarakan rapat anggota tahunan, pengurus menyusun laporan keuangan

yang memuat sekurang-kurangnya:

1. Neraca

Menurut Munawir (2007: 13), neraca adalah laporan yang sistematis tentang

aktiva, hutang serta modal dari suatu perusahaan pada saat tertentu, tujuan

neraca adalah untuk menunjukkan posisi keuangan suatu perusahaan.

2. Perhitungan Hasil Usaha

Menurut Permen KUKM no 4 tahun 2012 (2012: 36), perhitungan hasil usaha

adalah laporan yang mengambarkan hasil usaha koperasi dalam satu periode

akuntansi. Penyajian lain dari perhitungan hasil usaha adalah SHU (Sisa Hasil

Usaha), SHU bukan semata-mata mengukur besaran laba tetapi juga

menggambarkan manfaat lain bagi anggota.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 35: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

20

3. Catatan atas laporan keuangan

Menurut Permen KUKM no 4 tahun 2012 (2012: 42), catatan atas laporan

keuangan koperasi harus memuat pengungkapan kebijakan koperasi yang

mengakibatkan perubahan perlakuan akuntansi dan pengungkapan informasi

lainnya.

Dalam pedoman umum akuntansi koperasi ini, komponen laporan keuangan

dilengkapi sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa

Akuntabilitas Publik (SAK ETAP), yaitu:

4. Laporan perubahan ekuitas (Modal)

Menurut Permen KUKM no 4 tahun 2012 (2012: 41), laporan perubahan

ekuitas bertujuan menyajikan laba/rugi koperasi untuk suatu periode, pos

pendapatan, dan beban yang diakui secara langsung dalam ekuitas untuk

periode tersebut, pengaruh kebijakan akuntansi dan koreksi kesalahan yang

diakui dalam periode tersebut.

5. Laporan arus kas

Menurut Permen KUKM no 4 tahun 2012 (2012: 39), laporan arus kas

menyediakan informasi tentang perubahan uang tunai dan setara tunai dalam

suatu entitas untuk periode yang dilaporkan dalam komponen yang terpisah,

terdiri dari: aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.

F. Analisis Laporan Keuangan

Menurut Hery (2015: 132), analisis laporan keuangan merupakan suatu

proses untuk membedah laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya dan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 36: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

21

menelaah masing-masing dari unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh

pengertian dan pemahaman yang baik dan tepat atas laporan keuangan itu

sendiri.

Menurut Prihadi (2010: 4), analisis laporan keuangan memerlukan bahan

baku berupa laporan keuangan. Dari laporan keuangan kemudian dihitung rasio

keuangan. Dengan demikian untuk melakukan analisis laporan keuangan

diperlukan pengetahuan laporan keuangan yang cukup luas.

Menurut Hery (2015: 134), langkah – langkah atau prosedur dalam

melakukan analisis laporan keuangan:

1. Mengumpulkan data keuangan dan data pendukung yang diperlukan

selengkap mungkin, baik untuk satu peride mapun beberapa periode.

2. Melakukan pengukuran-pengukuran atau perhitungan-perhitungan secara

cermat dengan memasukkan angka-angka yang ada dalam laporan keuangan

ke dalam rumus-rumus tertentu.

3. Memberikan interpretasi terhadap perhitungan dan pengukuran yang telah

dilakukan.

4. Membuat laporan hasil analisis.

5. Memberikan rekomendasi sehubungan dengan hasil analisis yang telah

dilakukan.

G. Analisis Rasio Keuangan

Analisis rasio merupakan bagian dari analisis laporan keuangan, analisis

rasio adalah analisis yang dilakukan dengan menghubungkan berbagai perkiraan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 37: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

22

yang ada pada laporan keuangan dalam bentuk rasio keuangan (Hery, 2015:

163). Rasio keuangan merupakan suatu perhitungan rasio dengan menggunakan

laporan keuangan yang berfungsi sebagai alat ukur dalam menilai kondisi

keuangan dan kinerja perusahaan (Hery, 2015: 161).

Rasio sendiri menurut Siegel dan Shim (1999: 378) adalah hubungan

antara satu jumlah dengan jumlah lainnya. Atau secara sederhana rasio disebut

sebagai perbandingan jumlah, dari satu jumlah dengan jumlah lainnya itulah

dilihat perbandingannya dengan harapan nantinya akan ditemukan jawaban yang

selanjutnya itu dijadikan bahan kajian untuk dianalisis dan diputuskan.

Menurut Harahap (2007: 298) bahwa analisis rasio keuangan memiliki

keunggulan antara lain:

1. Rasio merupakan angka-angka atau ikhtisar statistik yang lebih mudah dibaca

dan ditafsirkan.

2. Merupakan pengganti yang lebih sederhana dari informasi yang disajikan

laporan keuangan yang sangat rinci dan rumit.

3. Mengetahui posisi perusahaan ditengah industri lain.

4. Sangat bermanfaat untuk bahan dalam mengisi model-model pengambilan

keputusan dan model prediksi (Z-score)

5. Menstandartisasi size perusahaan

6. Lebih mudah memperbandingkan perusahaan dengan perusahaan lain atau

melihat perkembangan perusahaan secara periodik atau time series.

7. Lebih mudah melihat tren perusahaan serta melakukan prediksi dimasa

mendatang

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 38: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

23

Menurut Irham Fahmi (2011: 47) adapun manfaat yang bisa diambil

dengan dipergunakannya rasio keuangan, yaitu:

1. Analisis rasio keuangan sangat bermanfaat untuk dijadikan sebagai alat

menilai kinerja dan prestasi perusahaan.

2. Analisis rasio keuangan sangat bermanfaat bagi pihak manajemen sebagai

rujukan untuk membuat perencanaan.

3. Analisis rasio keuangan dapat dijadikan sebagai alat untuk mengevaluasi

kondisi suatu perusahaan dari perspektif.

4. Analisis rasio keuangan juga bermanfaat bagi para kreditor dapat digunakan

untuk memperkirakan potensi resiko yang akan dihadapi dikatkan dengan

adanya jaminan kelangsungan pembayaran bunga dan pengembalian pokok

pinjaman.

5. Analisis rasio keuangan dapat dijadikan sebagai penilaian bagi pihak

stakeholder organisasi.

Rasio-rasio keuangan pada dasarnya disusun dengan menggabungkan

angka-angka di dalam atau antara laporan laba-rugi dan neraca. Terdapat

beberapa rasio, antara lain:

1. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas mengukur kemampuan likuiditas jangka pendek

perusahaan dengan melihat aktiva lancar perusahaan relatif terhadap utang

lancarnya (Hanafi, 2009: 75). Menurut Munawir (2010: 31) likuiditas

menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban

keuangan pada saat ditagih. Perusahaan yang mampu memenuhi kewajiban

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 39: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

24

keuangannya tepat waktu berarti perusahaan tersebut dalam keadaan “likuid”

sedangkan perusahaan yang tidak dapat segera memenuhi kewajiban

keuangannya pada saat ditagih, berarti perusahan tersebut dalam keadaan

“illikuid”.

Menurut Harahap (2007: 301), rasio likuiditas menggambarkan

kemampuan perusahaan untuk menyelesaikan kewajiban jangka pendeknya.

Menurut Hery (2015: 175), rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan

kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang

jangka pendeknya. Dengan kata lain, rasio likuiditas adalah rasio yang dapat

digunakan untuk mengukur sampai seberapa jauh tingkat kemampuan

perusahaan dalam melunasi kewajiban jangka pendeknya yang akan segera

jatuh tempo.

Rasio likuiditas dapat dihitung dengan:

Current Ratio (Rasio lancar)

Current Ratio (Rasio lancar) adalah ukuran yang umum digunakan atas

solvensi jangka pendek, kemampuan suatu perusahaan memenuhi kebutuhan

utang ketika jatuh tempo (Fahmi, 2011: 121). Current Ratio adalah

perbandingan antara jumlah aktiva lancar dengan hutang lancar. Current

Ratio menunjukkan tingkat keamanan (margin of safety) kreditor jangka

pendek, atau kemampuan perusahaan untuk membayar hutang-hutang

tersebut. Secara matematis dapat dirumuskan (Munawir, 2010: 72) :

Current Ratio = Aktiva lancar

Hutang lancar x 100%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 40: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

25

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi award,

maka penilaian Current Ratio sebagai berikut:

Tabel 2.1 Penilaian Current Ratio

Kriteria Standar

Baik sekali 200% - 250%

Baik 175% - < 200% atau > 250% - 275%

Cukup baik 150% - < 175% atau > 275% - 300%

Kurang baik 125% - < 150% atau > 300% - 325%

Tidak baik <125% atau > 325%

2. Rasio Solvabilitas

Rasio solvabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan dalam

membayar kewajiban jangka panjangnya atau kewajiban-kewajibannya

apabila perusahaan dilikuidasi (Harahap, 2007: 303). Menurut Munawir

(2010: 32), solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk

memenuhi kewajiban keuangannya apabila perusahaan tersebut

dilikuidasikan baik kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang.

Menurut Hery (2015: 190), rasio solvabilitas atau rasio leverage

merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aset

perusahaan dibiayai dengan utang. Dengan kata lain, rasio solvabilitas atau

rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa

besar beban utang yang harus ditanggung perusahaan dalam rangka

pemenuhan aset. Rasio solvabilitas antara lain:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 41: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

26

a) Total Debt to Equity Ratio ( Ratio antara hutang dengan modal sendiri)

Rasio utang terhadap modal yang digunakan untuk mengukur

besarnya proporsi hutang dengan modal (Hery, 2015: 198). Merupakan

perbandingan antara jumlah hutang (lancar + jangka panjang) dengan

modal sendiri. Secara sistematis dapat dirumuskan (Munawir, 2010: 105):

Total Debt to Equity Ratio = Total Hutang

Modal Sendiri X 100%

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal

1 Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi

award, maka penilaian Total Debt to Equity Ratio sebagai berikut:

Tabel 2.2 Penilaian Total Debt to Equity Ratio

Kriteria Standar

Baik sekali < 70%

Baik > 70% - 100%

Cukup baik > 100% - 150%

Kurang baik > 150% - 200%

Tidak baik > 200%

b) Total Debt to Total Assets Ratio (Rasio antara hutang dengan aktiva)

Rasio ini disebut juga sebagai rasio yang melihat perbandingan

utang perusahaan, yaitu diperoleh dari perbandingan total utang dibagi

dengan aset (Fahmi, 2011: 127). Merupakan perbandingan antara jumlah

hutang (lancar + jangka panjang) dengan total aktiva, secara sistematis

dapat dirumuskan (Munawir, 2010: 105):

Total Debt to Total Assets Ratio = 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 X 100%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 42: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

27

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal

1 Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi

award, maka penilaian Total Debt to Total Assets Ratio sebagai berikut

Tabel 2.3 Penilaian Total Debt to Total Assets Ratio

Kriteria Standar

Baik sekali < 40%

Baik > 40% - 50%

Cukup baik > 50% - 60%

Kurang baik > 60% - 80%

Tidak baik > 80%

3. Rasio Rentabilitas

Rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba

selama periode tertentu. Rentabilitas suatu perusahaan diukur dengan

kesuksesan perusahaan dan kemampuan menggunakan aktivanya secara

produktif, dengan demikian rentabilitas suatu perusahaan dapat diketahui

dapat diketahui dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dalam

suatu periode dengan jumlah aktiva atau jumlah modal perusahaan tersebut

(Munawir, 2010: 33).

Menurut Hery (2015: 226), rasio profitabilias dikenal juga sebagai rasio

rentabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan

perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya. Rasio

rentabilitas antara lain:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 43: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

28

a) Rentabilitas Ekonomi

Rasio ini melihat sejauh mana investasi yang ditanamkan mampu

memberikan pengembalian keuntungan sesuai yang diharapkan (Fahmi,

2011: 137). Perbandingan antara laba usaha / SHU pada koperasi dengan

total aktiva (Munawir, 2010:105). Secara sistematis dapat dirumuskan

(Munualdus, 2014: 275):

Rentabilitas Ekonomi = 𝑆𝐻𝑈 (𝑆𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘)

𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎𝑥100%

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal

1 Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi

award, maka penilaian Rentabilitas Ekonomi sebagai berikut:

Tabel 2.4 Penilaian Rentabilitas Ekonomi

Kriteria Standar

Baik sekali ≥10%

Baik 7% - < 10%

Cukup baik 3% - < 7%

Kurang baik 1% - < 3%

Tidak baik < 1%

b) Rentabilitas Modal Sendiri

Rasio yang menunjukkan seberapa besar kontribusi ekuitas dalam

menciptakan laba bersih. Dengan kata lain, rasio ini digunakan untuk

mengukur seberapa besar jumlah laba bersih yang dihasilkan dari setiap

rupiah dana yang tertanam dalam ekuitas (Hery, 2015: 230). Perbandingan

antara total laba bersih setelah dikurangi pajak dengan modal sendiri.

Secara sistematis dapat dirumuskan (Munawir, 2010:105) :

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 44: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

29

Rentabilitas Modal Sendiri = 𝑆𝐻𝑈

𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑆𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖𝑥100%

Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal

1 Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi

award, maka penilaian Rentabilitas Modal Sendiri sebagai berikut:

Tabel 2.5 Penilaian Rentabilitas Modal Sendiri

Kriteria Standar

Baik sekali ≥ 21%

Baik 15% - < 21%

Cukup baik 9% - < 15%

Kurang baik 3% - < 9%

Tidak baik < 3%

H. Analisis Trend

Trend adalah perubahan nilai variabel dari waktu ke waktu, analisis trend

bertujuan untuk mengetahui kecenderungan nilai suatu variabel dari waktu ke

waktu dan menggunakan pola perubahan nilai variabel tersebut untuk meramal

nilai variabel pada masa yang akan datang (Algifari, 2013: 154).

Menurut Hery (2015: 135), analisis trend merupakan teknik analisis yang

digunakan untuk mengetahui tendesi keadaan keuangan dan kinerja perusahaan,

apakah menunjukkan kenaikan atau penurunan.

Menurut Sofyan Harahap (2002) teknik analisis ini dipergunakan untuk

menganalisis laporan keuangan yang meliputi minimal 3 periode. Analisis ini

dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan sebuah koperasi/ perusahaan

melalui rentang perjalanan waktu yang sudah lalu dan memproyeksi situasi masa

ini ke masa yang berikutnya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 45: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

30

Metode yang digunakan untuk menentukan persamaan trend adalah

metode kuadrat terkecil.

Persamaan garis trend linear adalah (Algifari, 2013: 165).

𝑌′ = a + b𝑋

Dimana:

𝑌′ = nilai variabel yang akan dianalisis

a = nilai 𝑌 apabila 𝑋 sama dengan nol

b = kemiringan (slope) garis tren atau perubahan nilai 𝑌

x = waktu

Agar persamaan tren yang diperoleh memenuhi kriteria persamaan garis linear

yang baik maka untuk menentukan nilai a dan b dapat digunakan formula:

(Algifari, 2013: 168)

𝑎 = ∑𝑌

𝑛

𝑏 = ∑𝑋𝑌

𝑥2

dimana:

n = banyaknya tahun yang digunakan

Y = nilai variabel deret berkala

X = kode waktu masing-masing tahun

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 46: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

31

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus,

yaitu penelitian tentang obyek tertentu pada suatu koperasi. Kesimpulan yang

ditarik dari hasil penelitian hanya berlaku pada koperasi yang dianalisis.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Koperasi “CU Dharma Hatiku” yang

beralamatkan Jalan Gedongkiwo MJ I/969 RT. 53 RW. 11 Mantrijeron,

Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2016.

C. Subyek dan Obyek Penelitian

1. Subyek Penelitian

Subjek dalam penelitian ini adalah bagian keuangan dan pimpinan Koperasi

“CU Dharma Hatiku” Yogyakarta.

2. Obyek Penelitian

Objek penelitian adalah Neraca dan Sisa Hasil Usaha (SHU) pada laporan

keuangan Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 47: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

32

D. Data Penelitian

1. Gambaran umum koperasi, berkaitan dengan Sejarah Koperasi Kredit

Dharma Hatiku Yogyakarta dan Struktur organisasi Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta.

2. Data keuangan koperasi, berkaitan dengan Neraca Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta dan Sisa Hasil Usaha Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta.

E. Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu:

1. Wawancara

Teknik pengumpulan data dengan cara memperoleh informasi langsung dari

sumbernya. Teknik ini digunakan untuk memperoleh data yang berhubungan

dengan sejarah koperasi dan struktur organisasi koperasi. Wawancara

dilakukan kepada pimpinan Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta.

2. Dokumentasi

Teknik pengumpulan data melalui dokumen dan catatan yang berhubungan

dengan neraca dan sisa hasil usaha. Teknik dokumentasi dilakukan dengan

cara mengumpulkan dan memeriksa neraca dan sisa hasil usaha Koperasi

“CU Dharma Hatiku” Yogyakarta periode tahun 2011-2015.

3. Observasi

Teknik pengumpulan yang dilakukan untuk mendukung teknik wawancara

dan dokumentasi. Dengan cara pengamatan langsung di Koperasi “CU

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 48: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

33

Dharna Hatiku” untuk memperoleh tambahan data yang berkaitan dengan

gambaran umum koperasi dan laporan keuangan Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta.

F. Teknik Analisis Data

Untuk menjawab rumusan masalah yang pertama, dengan langkah-langkah

sebagai berikut:

1. Menghitung rasio likuiditas yang meliputi:

Rasio Lancar (Current Ratio)

Current Ratio = Aktiva lancar

Hutang lancar 𝑥 100%

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/ koperasi award,

maka penilaian Current Ratio sebagai berikut:

Tabel 3.1 Penilaian Current Ratio

2. Menghitung rasio solvabilitas yang meliputi:

Total Debt to Equity Ratio ( Ratio antara hutang dengan modal sendiri)

Total Debt to Equity Ratio = 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑆𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖 X 100%

Kriteria Penilaian

Baik sekali 200% - 250%

Baik 175% - < 200% atau > 250% - 275%

Cukup baik 150% - < 175% atau > 275% - 300%

Kurang baik 125% - < 150% atau > 300% - 325%

Tidak baik <125% atau > 325%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 49: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

34

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi award,

maka penilaian Total Debt to Equity Ratio sebagai berikut:

Tabel 3.2 Penilaian Total Debt to Equity Ratio

Kriteria Standar

Baik sekali < 70%

Baik > 70% - 100%

Cukup baik > 100% - 150%

Kurang baik > 150% - 200%

Tidak baik > 200%

Total Debt to Total Assets Ratio (Rasio antara hutang dengan aktiva)

Total Debt to Total Assets Ratio = 𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐻𝑢𝑡𝑎𝑛𝑔

𝑇𝑜𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑘𝑡𝑖𝑣𝑎 X 100%

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi award,

maka penilaian Total Debt to Total Assets Ratio sebagai berikut:

Tabel 3.3 Penilaian Total Debt to Total Assets Ratio

Kriteria Standar

Baik sekali < 40%

Baik > 40% - 50%

Cukup baik > 50% - 60%

Kurang baik > 60% - 80%

Tidak baik > 80%

3. Menghitung rasio rentabilitas yang meliputi:

Rentabilitas Ekonomi

Rentabilitas Ekonomi = SHU (sebelum pajak)

Total Aktivax100%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 50: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

35

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi award,

maka penilaian Rentabilitas Ekonomi sebagai berikut:

Tabel 3.4 Penilaian Rentabilitas Ekonomi

Kriteria Standar

Baik sekali ≥10%

Baik 7% - < 10%

Cukup baik 3% - < 7%

Kurang baik 1% - < 3%

Tidak baik < 1%

Rentabilitas Modal Sendiri

Rentabilitas Modal Sendiri = SHU

Modal Sendirix100%

Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 tanggal 1

Mei 2006 tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/koperasi award,

maka penilaian Rentabilitas Modal Sendiri sebagai berikut:

Tabel 3.5 Penilaian Rentabilitas Modal Sendiri

Kriteria Standar

Baik sekali ≥ 21%

Baik 15% - < 21%

Cukup baik 9% - < 15%

Kurang baik 3% - < 9%

Tidak baik < 3%

4. Menginterpretasikan hasil hitungan dengan menggunakan analisis trend

Untuk menjawab rumusan masalah yang kedua, dengan melakukan langkah

– langkah sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 51: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

36

Menginterpretasikan perkembangan kinerja keuangan berdasarkan analisis

trend terhadap rasio likuditas yang meliputi current ratio, rasio solvabilitas

yang meliputi Total Debt to Equity Ratio dan Total Debt to Total Assets

Ratio; dan rasio rentabilitas yang meliputi rentabilitas ekonomi dan

rentabilitas modal sendiri. Dengan persamaan.

𝑌′ = a + b𝑋

Dimana:

Y’ = nilai variabel yang akan dianalisis

a = nilai Y apabila X sama dengan nol

b = kemiringan (slope) garis tren atau perubahan nilai Y

x = waktu

Agar persamaan trend yang diperoleh sesuai dengan kriteria persamaan garis

linear maka untuk menentukan nilai a dan b dapat digunakan formula:

𝑎 = ∑𝑌

𝑛

𝑏 = ∑𝑋𝑌

∑𝑋2

Jika b = positif (+) berarti perkembangan kinerja tersebut mengalami

kenaikan, tetapi jika b = negatif (-) berarti perkembangan kinerja tersebut

mengalami penurunan.

Dimana:

n = banyaknya tahun yang digunakan

𝑌 = nilai variabel deret berkala

𝑋 = kode waktu masing-masing tahun

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 52: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

37

BAB IV

GAMBARAN UMUM KOPERASI

A. Sejarah Koperasi

Pada hari Senin, 29 Mei 2006 didirikan sebuah lembaga keuangan paroki

yang terdiri dari beberapa orang dan dipelopori oleh Pengembangan Sosial

Ekonomi (PSE) Paroki Pugeran serta di bawah arahan Romo Istono, Pr. Usaha

ini merupakan realisasi dari wacana untuk program habitus baru dalam bidang

ekonomi untuk Keuskupan Agung Semarang.

Pada awalnya, pelayanan Koperasi “CU Dharma Hatiku” berlangsung

selama 2 jam pada sore hari dengan menempati bagian belakang Wisma Rosari.

Perintisan koperasi memang memerlukan ketekunan dan kesabaran, tak

mengharapkan imbalan. Peralatan kantor sebagian disumbang oleh para perintis

dan pengurusnya merupakan mereka yang sudah purna tugas.

Perpindahan pelayanan dari komplek gereja ke Gedongkiwo semula tidak

mendapat tanggapan posiif dari semua pengurus, ada sebagian yang ingin

bertahan di lingkungan gereja saja. Tetapi mengingat CU bersifat terbuka, maka

seyogyanya tidak bersifat primordial, setelah perpindahan ke Gedongkiwo tiga

tahun yang lalu perkembangan dan pertambahan anggota lebih nyata. Di akhir

tahun 2008 jumlah anggota 144 orang, tahun 2009 jumlah anggota 253 orang,

tahun 2010 jumlah anggotanya 448 orang, tahun 2011 jumlah anggotanya 814

orang, tahun 2012 jumlah anggotanya 1125 orang dan sampai saat ini jumlah

anggota terakhir 1330 orang. Hal ini menduduki rangking ke-280 diantara 930

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 53: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

38

CU di Indonesia dilihat dari jumlah anggota sedangkan asset yang dimiliki

4,3 M pada April 2013. Pada tanggal 5 Januari 2011 Koperasi “CU Dharma

Hatiku” memperoleh Badan Hukum tingkat propinsi dengan

No:3/BH/KPTS/XV/I/2011.

B. Visi dan Misi

Visi : Memberdayakan potensi ekonomi masyarakat dengan pendidikan dan

kerjasama untuk mencapai kesejahteraan.

Misi : 1. Menyelenggarakan pendidikan yang berkelanjutan.

2. Mewujudkan solidaritas dan kebersamaan diantara anggota atas dasar

saling percaya.

3. Menyediakan pelayanan simpan pinjam untuk meningkatkan kondisi

sosial dan ekonomi masyarakat.

4. Menjadikan gerakan menabung sebagai skala prioritas dalam

kehidupan ekonomi pribadi dan keluarga.

C. Struktur Organisasi

1. Badan Hukum: No. 3/BH/KPTS/XV/I/2011

2. No. NPWP: 03 290 621 6 541 000

3. Susunan Organisasi

a. Susunan Pengurus dan Pengawas

Penasihat : Paulus Suprita, Pr.

FX. Wiyono, Pr.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 54: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

39

Ketua : Drs. P. Ng. Suryanto

Wakil Ketua : Ax. Gijatno Sadikun, SE

Sekretaris : Andreas Supriyanto

Anastasia Dewi Martani

Bendahara : FX. Suratidjo, BBA

M. Y. Sri Mulatjiyah, SH

Pengawas : YB. Wiyanjono, SH

Ir. H. Soeripto

Drs. R. FX. Bambang Sudarmanto

b. Manajemen

Bagian Pendidikan : Dra. Chr. Rini Suharsih

Bagian Kredit : Antonius Suwardjono

Matheus Agung Rochmani Aji

Karyawan : Stefanus Sumaryadi

Brigida Agustin Dwi Hastuti, S.Psi

Lorentius Heru Rosariantoro

Frederica Widya Kurnia M., S.Pd

RR. Agnes Dewi Krismulyanti

Hera Wulan Sari, S.Psi

Agung Ari Subagyo

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 55: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

40

4. Bagan Kepengurusan

Gambar 4.1 Bagan Kepengurusan Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Keterangan:

: Garis Komando

: Garis Pelayanan

D. Tugas Pokok Organisasi

1. Pengurus

a. Merumuskan kebijakan jangka panjang, kebijakan tahunan dan program

kerja tahunan,

b. Merencanakan pengembangan sumber daya manusia

c. Memantau kemajuan manajer dalam melaksanakan program dalam

mencapai tujuan.

PENGURUS PENGAWAS

MANAJEMEN

ANGGOTA

RAPAT ANGGOTA

TAHUNAN

PENASEHAT

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 56: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

41

d. Menyusun laporan pertanggung jawaban tahunan

e. Menyampaikan laporan kepada RAT tentang kemajuan dan perkembangan

lembaga

f. Bekerja sama dengan manajer dalam mengembangkan lembaga

g. Membuat kebijakan yang berkaitan dengan personalia

h. Memantau dan mengevaluasi semua kebijakan yang telah digariskan serta

bila perlu selalu mengupdate

i. Menjaga kondisi keuangan kopdit agar selalu dalam keadaan sehat

j. Merumuskan visi-misi, anggaran dasar dan anggaran rumah tangga

k. Mengangkat manajer/pengelola

l. Memastikan bahwa kebijakan yang diambil adalah sehat dan tak

merugikan kopdit

m. Meningkatkan citra publik kopdit

n. Menyetujui pinjaman 10 juta s.d 50 juta

Pengetahuan dan persyaratan yang harus dimiliki :

1) Memahami filosofi CU

2) Mampu memahami laporan keuangan

3) Mengikuti perkembangan kopdit dan CU secara umum

2. Penasihat

a. Mengkaji keputusan-keputusan yang telah diambil Pengurus

b. Memberi masukan tetang kebijakan-kebijakan yang telah dibuat maupun

yang akan dibuat oleh pengurus

c. Memberi nasihat baik diminta maupun tidak

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 57: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

42

3. Ketua

a. Mengarahkan, membimbing, dan mengendalikan jalannya koperasi

(memimpin kopdit)

b. Menerapkan tahapan-tahapan dalam manajemen: palnning, organizing,

actuating, dan controlling

c. Memimpin rapat-rapat pengurus maupun RAT

d. Mengambil kesimpulan atau memutuskan masalah-masalah yang

sedang dibahas

e. Memimpin sesama pengurus dan pengelola

f. Bersama anggota pengurus yang lain menggariskan pola kebijakan

umum, keuangan, serta tatakelola usaha, kesejahteraan karyawan

g. Menyampaikan informasi terakhir mengenai perkembangan kopdit

kepada terkait atau yang membutuhkan

h. Bertanggung jawab atas jalannya kopdit

i. Mendelegasikan tugas-tugas bila sedang berhalangan

j. Menandatangani surat-surat keputusan dan laporan keuangan

k. Mewakili kopdit dalam masalah hukum, hubungan dengan dinas, serta

kegiatan lainnya

l. Meminta laporan kepada manajer mengenai kondisi terakhir kopdit

m. Menandatangani daftar aggota, daftar pengurus, buku-buku anggota,

maupun surat-surat

n. Menyetujui pinjaman dari 5 juta s.d 10 juta

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 58: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

43

4. Wakil Ketua

a. Melaksanakan tanggung jawab ketua bila yang bersangkutan sedang

berhalangan

b. Bertanggung jawab atas pelaksanaan pendidikan serta materi pendidikan

c. Bertanggung jawab atas manajemen edukasi baik untuk pengurus,

pengawas, karyawan maupun untuk anggota bekerjasama dengan bagian

pendidikan

d. Menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat dan kelompok-kelompok

yang berminat

e. Membantu pengurus dalam penyusunan pola-pola kebijakan

f. Menyediakan buku-buku literatur atau buku-buku yang berkaitan dengan

koperasi dan CU

5. Sekretaris

a. Menyimpan dan mengarsip daftar anggota, daftar pengurus dan

pengawas, keputusan-keputusan rapat, serta peraturan-peraturan yang

pernah dibuat

b. Mengarsip surat-surat masuk dan keluar

c. Menyusun agenda rapat-rapat

d. Bertanggung jawab atas administrasi umum

e. Ikut menandatangani surat-surat dan dokumen bila perlu

f. Bersama bagian lain membuat laporan dan mengirim ke instansi lain atau

ke dinas

g. Membuat notulen rapat-rapat, pertemuan dan RAT

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 59: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

44

h. Merapikan semua kebijakan yang sudah diputuskan pengurus

6. Bendahara

a. Bertanggung jawab atas semua kekayaan dan keuangan kopdit

b. Menerima dan mengeluarkan uang seijin ketua dengan pembukuan yang

jelas

c. Menyimpan surat-surat berharga dan agunan dari peminjam

d. Bersama ketua menandatangani dokumen yang menyangkut keuangan

e. Menyiapkan laporan bulanan dan tahunan yang menyangkut keuangan

(Neraca, Laporan laba rugi, menghitung premi anggota, dsb)

f. Melaporkan kondisi keuangan secara berkala kepada pengurus dan

kepada lembaga lain yang terkait

g. Mengirim uang dan data pendukung ke Puskopdit dan Inkopdit

h. Mengendalikan struktur keuangan untuk menjaga likuiditas

i. Merencanakan program keuangan untuk semua jenis transaksi

j. Menyimpan dan merawat semua arsip yang menyangkut keuangan

k. Menyediakan tanda terima tunai untuk semua jenis transaksi

l. Mengisi kartu simpan pinjam anggota dan mengarsipkannya

m. Membuat rencana kerja keperluan kantor

n. Mengurus semua klaim Daperma, Dansos, dan Dankes

o. Mengurus pembayaran premi anggota ke Inkopdit

p. Menghitung dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan dan kesehatan

q. Menghitung pajak

r. Membuat daftar gaji

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 60: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

45

7. Pengawas

a. Sekurang-kurangnya 3 bulan sekali melakukan pemeriksaan menyangkut

pembukuan uang tunai dan kearsipan

b. Menelaah data, menilai atas hasil penelahaan, dan member rekomendasi

perbaikan

c. Berinisiatif untuk mengadakan Rapat Anggota bila perlu (luar biasa)

d. Selambat-lambatnya dua minggu setelah tutup buku mengadakan

pemeriksaan

e. Menyusun laporan tertulis yang akan disampaikan kepada Rapat

Anggota

f. Memeriksa dokumen peminjaman untuk melihat apakah pencairan kredit

sudah sesuai dengan kebijakan

g. Ketua pengawas memimpin rapat-rapat pengawas

h. Sekertaris membuat notulen dan menyimpannya untuk bahan laporan

i. Anggota yang lain membantu pelaksanaan pengawasan

j. Pengawas berhak mendapat informasi dari pengurus/manajer

k. Pengawas merahasiakan hasil pengawasan kepada pihak ketiga bila

dirasa perlu

l. Menyetujui pinjaman kemitraan di atas 50 juta

8. Panitia kredit dan petugas lapangan

a. Mengendalikan pencairan pinjaman agar sesuai dengan pola kebijakan

peminjaman

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 61: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

46

b. Bertanggung jawab atas manajemen perkreditan, termasuk menyiapkan

semua perlengkapan pelayanan kredit

c. Menerima pengajuan kredit dan sebagai konsultan anggota dalam bidang

penggunaan pinjaman dan usahanya

d. Menganalisis kredit untuk memutuskan kelayakan pinjaman

e. Bekerjasama dengan Ketua dan Keuangan untuk memastikan kelayakan

dan tersedianya uang

f. Menyiapkan surat-surat: Surat Permohonan Pinjam, Surat Perjanjian

Peminjaman, Data Calon, dan Surat Pernyataan Kesanggupan

mengangsur

g. Melakukan survey ke lapangan

h. Menyetujui atau menolak pinjaman, dalam hal ini bekerjasama dengan

ketua dan keuangan

i. Mendata para peminjam

j. Menagih ke anggota yang ternyata belum/tidak menepati kesanggupan

angsuran

k. Membuat surat peringatan kepada para penunggak

l. Menandatangani surat-surat perjanjian yang berkaitan dengan

peminjaman

m. Membukukan angsuran untuk bahan pembuatan laporan

n. Memonitor simpanan saham, simpanan wajib, dan simpanan kapitalisasi

o. Membuat laporan kredit pada akhir bulan

p. Menyetujui pinjaman s.d 5 juta (cukup bagian kredit)

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 62: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

47

9. Panitia Pendidikan

a. Bertanggung jawab atas pendidikan, pelatihan baik untuk anggota

maupun untuk pengurus dan manajemen

b. Memberi penyuluhan kepada calon anggota

c. Menyediakan buku-buku, referensi, majalah bagi pengembangan sumber

daya manusia

d. Memberi penerangan, sosialisasi dengan membuat brosur

e. Sosialisasi keberadaan CUDH kepada masyarakat dengan berbagai cara

f. Berpartisipasi aktif untuk penambahan jumlah anggota

g. Membuat job-description bekerjasama dengan pengurus lainnya

10. Manajer

a. Melaksanakan program sesuai yang digariskan pengurus

b. Bertanggung jawab atas operasional sehari-hari yang berkaitan langsung

dengan anggota atau calon anggota

c. Manajer bekerja penuh untuk kemajuan dan pengembangan koperasi

d. Mengkoordinasi semua pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan

e. Membagi tugas dengan jelas kepada masing-masing karyawan

f. Mengembangkan kemampuan diri untuk selalu menyelaraskan diri

dengan perkembangan kopdit

g. Bertindak untuk dan atas nama pengurus dalam melaksanakan tugas-

tugas

h. Menetapkan pedoman pelaksanaan kerja (SOP)

i. Selalu siap memberi laporan tentang kondisi terakhir mengenai koperasi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 63: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

48

j. Bertanggungjawab atas keamanan keuangan/kas koperasi

k. Bertanggung jawab atas operasional keuangan

l. Menyampaikan laporan tentang relialisasi rencana kerja dan anggaran

m. Memiliki hak untuk mengangkat staf atau karyawan sesuai dengan

kebutuhan dengan persetujuan pengurus

n. Memberi persetujuan pengajuan pinjaman sampai batas tertentu ( 10

juta)

o. Memelihara, merawat dan mendayagunakan inventarisasi

p. Bertanggungjawab pengeluaran uang untuk kepentingan sosial

q. Bertanggung jawab atas pembelian dan pengelolaan fasilitas

r. Bertanggung jawab atas manajemen inventaris termasuk penyusutan

11. Staf Manajemen

a. Costumer Service :

1) Memberi informasi tentang cara-cara atau prosedur untuk menjadi

anggota

2) Memberi informasi awal mengenai prosedur peminjaman

3) Menyampaikan hal-hal yang berkaitan produk-produk simpanan dan

pinjaman

4) Menyiapkan buku-buku anggota, simpanan, dan pinjaman

5) Mencatat transaksi penerimaan dan pengeluaran pada slip SUM dan

SUK

6) Menerima surat pengajuan kredityang kemudian disampaikan

kepada bagian kredit

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 64: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

49

7) Memonitor simpanan dan pinjaman anggota

8) Memasukkan data anggota ke buku induk anggota

9) Menerima berkas pengajuan klaim Dankes

10) Merekap bonus mencari anggota baru di akhir bulan

11) Mengisi kartu-kartu simpan pinjam, kartu non-saham

b. Sekretaris

1) Memproses keanggotaan dan member nomer anggota

2) Membantu memantau pinjaman yang sudah jatuh tempo, nunggak dan

macet

3) Menyiapkan surat-surat yang berkaitan dengan anggota, surat keluar

yang berkaitan dengan kopdit baik tugas dari manajer maupun

keuangan

4) Merekap hasil pembayaran dan pengeluaran tiap hari

5) Membuat table angsuran pinjaman

6) Menyiapkan laporan bulanan yang akan dikirim ke dinas, puskopdit

7) Memasukkan data transaksi ke komputer

c. Keuangan

1) Mengambil uang dari brankas untuk keperluan sehari-hari

2) Menghitung dan mengembalikan kas kecil dan menyimpannya

kembali

3) Menghitung kas buku dank as tutup

4) Selalu memonitor kas kecil untuk kepentingan likuiditas harian

5) Mencatat semua transaksi baik yang masuk maupun keluar

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 65: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

50

6) Mengeluarkan pinjaman kepada anggota yang pinjam

7) Mengeluarkan uang kelaur untuk berbagai keperluan

d. Pelayanan umum

1) Membantu bendahara mencari data bunga dan saldo ke lembaga-

lembaga keuangan lain

2) Mengirim dokumen ke Jastra dan Inkopdit

3) Mengirim laporan keuangan ke dinas, puskopdit dan inkopdit

4) Sektor dan ambil uang ke ata dari puskopdit dan dharma bakti

E. Persyaratan Keanggotaan Koperasi

Persyaratan menjadi anggota dan keanggotaan:

1. Anggota Biasa

Persyaratan umum untuk menjadi anggota biasa adalah bahwa yang

bersangkutan adalah Warga Negara Indonesia, memiliki kemampuan penuh

untuk melakukan tindakan hukum, bertempat tinggal dan ber KTP di dalam

wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan persyaratan khusus:

a. Mengisi Formulir yang disediakan dengan lampiri fotocopy dan C1.

b. Datang sendiri ke kantor untuk tandatangan dibuku anggota (sehat

jasmani dan rohani).

c. Membayar uang pangkal Rp 20.000,-

d. Membayar Simpanan Pokok (SP) Rp 50.000,- dibayar sekali saja selama

menjadi anggota.

e. Membayar Simpanan Wajib (SW) Rp 10.000,- atau kelipatannya.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 66: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

51

f. Membayar Simpanan Kapitalisasi (SK) minimal Rp 10.000,-

g. Membayar Dana Sosial (DANSOS) Rp 100.000,- di tahun pertama dan

selanjutnya Rp 40.000,- per tahun.

h. Membayar Dana Pengembangan Rp 30.000,- per tahun.

i. Membayar Dana Kesehatan Rp 30.000,- per tahun.

j. Simpanan Pokok, Simpanan Wajib, Simpanan Kapitalisasi tidak bisa

diambil selama masih menjadi anggota.

k. Anggota yang sudah keluar atau dikeluarkan dari keanggotaan tidak

dapat masuk lagi menjadi anggota.

l. Jasa bagi yang memasukkan anggota baru sebesar Rp 10.000,-

m. Keikutsertaan RAT tutup buku 2016 jumlah saldo simpanan saham

minimal sebesar Rp 750.000,-

n. Keikutsertaan dalam RAT tutup buku 2016 dengan mendaftar di kantor

CU mulai tanggal 1 November 2016 sampai dengan 31 Desember 2016.

o. Untuk masuk anggota baru maksimal usia 75 tahun.

p. Anggota yang sudah lebih dari 2 tahun dan selanjutnya tak ada transaksi

apapun serta jumlah simpanan kurang dari Rp 100.000,- dinyatakan

mengundurkan diri dari keanggotaan.

2. Anggota Luar Biasa

Anggota luar biasa adalah mereka yang berstatus Warga Negara Asing

(WNA) atau WNI atau yang berdomisili / KTP di luar Daerah Istimewa

Yogyakarta yang bermaksud menjadi anggota dan memiliki kepentingan

kebutuhan dan kegiatan ekonomi yang diusahakan oleh koperasi CU

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 67: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

52

Dharma Hatiku, namun tidak memenuhi sebagai anggota dan juga mereka

yang belum berumur 17 tahun. Syarat keanggotaan:

a. Mengisi formulir untuk menjadi anggota.

b. Menyerahkan kartu identitas diri yang masih berlaku disertai fotocopy

kartu keluarga.

c. Persetujuan orang tua / wali bagi mereka yang belum genap 17 tahun.

F. Bidang Usaha Koperasi

1. Simpanan

a. Simpanan saham meliputi Simpanan Pokok (SP), Simpanan Wajib (SW),

dan Simpanan Kapitalis (SK). Simpanan ini mendapatkan deviden setiap

tahunnya (SHU), dan juga menjadi acuan untuk Solidaritas Duka

Anggota (SDA). Simpanan saham ini juga mendapat Jasa Simpanan

sebesar 2% per tahun yang diberikan di akhir tahun.

b. Simpanan Non Saham

1) SIPENDIK (Simpanan Pendidikan)

a) Jasa Simpanan 6,5% per tahun.

b) Administrasi awal Rp 10.000,-

c) Nilai nominal minimal Rp 25.000,-

d) Jangka waktu tabungan minimal 1 (satu) tahun.

e) Pengambilan sebelum jatuh tempo kena penalti 2% dari simpanan

yang diambil.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 68: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

53

f) Penutupan SIPENDIK dikenakan biaya administrasi sebesar Rp

10.000,-

2) SIBUHAR (Simpanan Bunga Harian)

a) Jasa Simpanan 6% per tahun.

b) Administrasi awal Rp 10.000,-

c) Nilai nominal minimal Rp 10.000,-

d) Bisa menabung dan menarik simpanan setiap hari pada jam kerja.

e) Penutupan SIBUHAR dikenakan biaya administrasi Rp 10.000,-

3) SISUKA (Simpanan Sukarela Berjangka)

a) Jasa Simpanan:

Tabel 4.1 Jasa Simpanan

b) Nilai nominal minimal Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah)

c) Administrasi per sertifikat Rp 20.000,- (maksimal simpanan Rp

10.000.000,- per sertifikat)

d) Pengambilan sebelum jatuh tempo kena pinalti sebesar 2% dari

jumlah simpanan dan harus memberitahu 2 hari sebelumnya jika

jumlah penarikan relatif besar.

4) SIRIA (Simpanan Hari Tua)

a) Jasa Simpanan sebesar 8% per tahun

Jangka

Waktu Jasa Simpanan

3 bulan 6,5%

6 bulan 7%

9 bulan 7,%%

12 bulan 8%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 69: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

54

b) Administrasi awal Rp 10.000,-

c) Nilai nominal minimal Rp 50.000,- atau kelipatannya.

d) Jangka waktu minimal 5 (lima) tahun.

e) Pengambilan sebelum jatuh tempo kena pinalti sebesar 2% dari

simpanan yang diambil.

f) Penutupan SIRIA dikenakan biaya Administrasi Rp10.000,

2. Pinjaman

Persyaratan ketentuan umum:

a. Telah menjadi anggota Koperasi CU Dharma Hatiku minimal 3 bulan

dan telah mengikuti pendidikan dasar.

b. Semua pinjaman disertai dengan perjanjian bermeterai cukup.

c. Potongan pinjaman 5% dengan alokasi untuk Simpanan Kapitalis 2%,

Dana Resiko 1,5%, dan Administrasi 1,5%.

d. Plafon pinjaman dilakukan dengan pengajuan permohonan dan

dilakukan survey, keputusan besarnya pinjaman ditentukan oleh Panitia

Kredit dan apabila perlu masih ditambah dengan agunan yang

memadai.

e. Maksimal Pinjaman Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah).

f. Jangka waktu pinjaman max. 60 bulan

g. Pelunasan sebelum jatuh tempo, bunga pinjaman hanya sampai bulan

pelunasan saja kecuali ada pembaharuan pinjaman tanpa pelunasan

dahulu (tanpa bawa uang) dikenakan pinalti satu bulan bunga.

h. Peminjaman agunan harus ada pengganti yang memadai.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 70: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

55

i. Denda keterlambatan angsuran dikenai denda 2% dari pokok angsuran

dan bunganya.

j. Apabila peminjam tidak bisa memenuhi kewajibannya, barang jaminan

akan diambil / dilelang untuk melunasi hutang, terhitung 3 bulan setelah

jatuh tempo.

k. Peminjaman yang sudah 3 kali pinjam dengan baik dan lancar sesuai

kontrak, pinjaman keempat hanya dikenai bunga 1% per bulan tetap.

l. Koperasi CU Dharma Hatiku juga melayani kredit sepeda motor bagi

anggota yang memiliki simpanan minimal Rp 1.000.000,-

G. Pembagian SHU (Sisa Hasil Usaha)

Setiap anggota akan memperoleh Jasa Simpanan Saham 2% dari simpanannya

dan langsung dimasukkan dalam Simpanan Kapitalisasi. Sisa Hasil Usaha

(Selisih Hasil Usaha) akan dialokasikan sebagai berikut:

Tabel 4.2 Alokasi Sisa Hasil Usaha

No. Alokasi Persentase

1 Deviden untuk anggota 55%

2 Pengurus dan Pengawas 15%

3 Karyawan 5%

4 Dana Cadangan 15%

5 Dana Pendidikan 5%

6 Dana Sosial 3%

7 Dana Pembangunan Daerah

Kerja 2%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 71: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

56

H. Jaminan Anggota

1. Bagi anggota yang sudah memenuhi syarat sebagai anggota akan

mendapatkan Jaminan Sosial dan Kesehatan.

2. Dana Sosial sebesar Rp 3.000.000,- diberikan kepada ahli waris bila anggota

meninggal dengan menyerahkan Surat Bukti Kematian.

3. Pembayaran iuran Dansos dan Dankes tahun ke-2 paling lambat akhir Maret

tiap tahunnya.

4. Bila iuran Dansos tidak dibayar pada waktu yang ditentukan maka

pembayaran akan diambil dari SIBUHAR atau Simpanan Saham.

5. Bila anggota tidak membayar iuran Dansos dan Dankes dan sudah tidak

memiliki simpanan yang bisa diambil atau dipotongkan maka anggota tidak

berhak mengklaim dana-dana tersebut.

6. Bagi anggota yang sakit dan dirawat di rumah sakit akan mendapatkan

santunan sebesar Rp50.000,- per hari maksimal 14 hari per tahun. Laporan

tak lebih dari 2 minggu sesudah keluar dari Rumah Sakit.

7. Anggota yang belum terdaftar menjadi anggota Daperma dan Dansos belum

berhak menerima / mengklaim Daperma dan Dansos.

8. Anggota yang meninggal juga mendapatkan Solidaritas Duka Anggota

(SDA). Besarnya santunan sebesar 100% maksimalkan Rp 50 juta rupiah

sesuai peraturan dari Daperma, dengan memperhatikan jumlah Simpanan

Saham dan usia sewaktu masuk jadi anggota, kecuali untuk setoran sesudah

usia 76 tahun.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 72: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

57

Tabel 4.3 Rincian Solidaritas Duka Anggota

Masuk s/d ulang tahun ke-1 santunan sebesar 100%

maksimal 5 juta rupiah.

Masuk sesudah ulang tahun ke-1 s/d ke-60 santunan

sebesar 100% maksimal 50 juta rupiah.

Masuk sesudah ulang tahun ke-60 s/d ke-70 santunan

sebesar 100% maksimal 10 juta rupiah.

Masuk sesudah ulang tahun ke-70 s/d ke-76 santunan

sebesar 100% maksimal 5 juta rupiah.

9. Anggota yang meninggal bila memiliki sisa pinjaman akan juga memperoleh

Solidaritas Pinjaman Anggota (SPA) sebanyak sisa pinjaman maksimal Rp

150.000.000,-.

Tabel 4.4 Rincian Solidaritas Pinjaman Anggota

Pinjam pada usia 17 s/d ultah ke-60 maksimal santunan

pinjaman sebesar 150 juta rupiah.

Pinjam pada usia setelah ultah ke-60 s/d 70 th maksimal

santunan pinjaman sebesar 50 juta rupiah.

Pinjaman untuk tujuan berobat maksimal 10 juta rupiah.

10. Laporan meninggal dunia harap diberitahukan paling lambat 14 hari setelah

yang bersangkutan meninggal dunia.

11. Untuk SDA dan SPA, anggota tidak harus membayar iuran / premi.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 73: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

58

BAB V

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

Data yang dianalisis pada bab ini adalah data laporan keuangan Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta yang terdiri dari neraca dan Sisa Hasil Usaha (SHU).

Untuk menilai kinerja keuangan Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta ada

beberapa teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis rasio keuangan dan

analisis trend. Di bawah ini akan dibahas tentang perhitungan analisis rasio

keuangan dan analisis trend :

A. Analisis Rasio Keuangan

Analisis rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan

koperasi meliputi rasio-rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas :

1. Rasio Likuiditas

Rasio likuiditas menunjukkan kemampuan suatu koperasi untuk memenuhi

kewajiban keuangannya.

Current Ratio

Current Ratio merupakan rasio untuk mengukur kemampuan koperasi

dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo

dengan menggunakan aset lancar yang tersedia. Current Ratio dihitung

dengan perbandingan antara jumlah aktiva dengan hutang lancar. Perhitungan

Current Ratio pada Koperasi CU “Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-

2015 dapat dilihat pada Tabel di bawah ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 74: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

59

Tabel 5.1 Perhitungan Current Ratio Tahun 2011-2015 (dalam rupiah)

Sumber: Data Diolah

Pada Tabel 5.1 menunjukkkan bahwa current ratio Koperasi ”CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011, 2014 dan 2015 dikriteriakan

kurang baik, untuk tahun 2012 dan 2013 masuk kriteria tidak baik. Tahun

2011 current ratio sebesar 126,43% sehingga setiap Rp1,00 hutang lancar

dijamin pengembaliannya oleh aktiva lancar sebesar Rp1,26 dan untuk

current ratio tahun 2011 dalam kriteria kurang baik (125% - < 150%).

Current tahun 2012 sebesar 90,42% sehingga setiap Rp1,00 hutang lancar

dijamin pengembaliannya oleh aktiva lancar sebesar Rp0,90 dan untuk

current ratio tahun 2012 dalam kriteria tidak baik (< 125%), terjadi

penurunan current ratio dari tahun 2011-2012 sebesar 36,01% yang

disebabkan jumlah hutang lancar untuk tahun 2012 yang lebih tinggi

dibandingkan jumlah aktiva lancar, serta adanya peningkatan jumlah hutang

lancar yang cukup drastis dari tahun 2011-2012, hal tersebut dikarenakan

untuk hutang lancar tahun 2012 terdapat penambahan 2 (dua) simpanan non

saham yaitu simpanan hari tua dan simpanan aksi kasih yang tidak

dicantumkan pada hutang lancar tahun 2011 serta untuk tahun 2012 adanya

Tahun Aktiva

Lancar

Hutang

Lancar

Current

Ratio Standar Kriteria

2011 1.872.009.584 1.480.639.227 126,43% 125% - <

150%

Kurang

Baik

2012 2.575.561.147 2.848.542.633 90,42% < 125% Tidak

Baik

2013 4.699.237.583 3.794.810.316 123,83% < 125% Tidak

Baik

2014 5.786.730.578 4.486.846.873 128,97% 125% - <

150%

Kurang

Baik

2015 6.959.538.324 5.433.281.970 128,10% 125% - <

150%

Kurang

Baik

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 75: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

60

dana promosi dan dana kesehatan sehingga menyebabkan total hutang lancar

cukup tinggi kenaikannya dari tahun 2011 dan porsi jumlahnya lebih besar

dari pada total aktiva lancar.

Current ratio tahun 2013 sebesar 123,83% sehingga setiap Rp1,00

hutang lancar dijamin pengembaliannya oleh aktiva lancar sebesar Rp1,24

dan untuk current ratio tahun 2013 dalam kriteria tidak baik (<125%).

Terjadi kenaikan aktiva lancar dari tahun 2012-2013 yang cukup tinggi

sebesar 33,41% yang dikarenakan oleh tingginya minat anggota menyimpan

di koperasi sehingga berpengaruh terhadap meningkatnya jumlah simpanan

non saham, seperti halnya pada Simpanan Pendidikan (SIPENDIK) sehingga

berdampak pada simpanan Bank & koperasi lain yang kenaikannya cukup

signifikan. Current ratio tahun 2014 sebesar 128,97% sehingga setiap Rp1,00

hutang lancar dijamin pengembaliannya oleh aktiva lancar sebesar Rp1,30

dan untuk current ratio tahun 2014 dalam kriteria kurang baik (125% - <

150% ). Current ratio tahun 2015 sebesar 128,10% sehingga setiap Rp1,00

hutang lancar dijamin pengembaliannya oleh aktiva lancar sebesar Rp1,28

dan untuk current ratio tahun 2015 dalam kriteria kurang baik (125% - <

150% ).

2. Rasio Solvabilitas

Rasio Solvabilitas adalah menunjukkan kemampuan koperasi untuk

memenuhi kewajiban keuangannya apabila koperasi tersebut dilikuidasikan

baik kewajiban keuangan jangka pendek maupun jangka panjang.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 76: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

61

a. Total Debt to Equity Ratio (TDER)

Total Debt to Equity Ratio (TDER) (Rasio antara hutang dengan modal

sendiri) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur perbandingan

proporsi total hutang dengan modal. Rasio ini berfungsi untuk mengetahui

berapa bagian dari setiap modal yang dijadikan sebagai jaminan utang.

Perhitungan Total Debt to Equity Ratio (TDER) pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015 dapat dilihat pada Tabel di

bawah ini.

Tabel 5.2 Perhitungan Total Debt to Equity Ratio (TDER)

Tahun 2011-2015 (dalam rupiah)

Tahun Total

Hutang

Modal

Sendiri TDER Standar Kriteria

2011 1.688.986.163 724.995.489 232,96% > 200% Tidak

Baik

2012 2.863.144.982 1.051.806.933 272,21% > 200% Tidak

Baik

2013 3.952.749.077 1.494.264.240 264,53% > 200% Tidak

Baik

2014 4.689.577.554 1.841.000.218 254,73% > 200% Tidak

Baik

2015 5.687.974.802 2.148.775.064 264,71% > 200% Tidak

Baik

Sumber: Data Diolah

Pada Tabel 5.2 menunjukkkan bahwa Total Debt to Equity Ratio

Koperasi ”CU Dharma Hatiku” Yogyakarta selama tahun 2011-2015

mengalami penurunan karena untuk semakin besar nilainya semakin buruk

dalam menjamin hutang dengan menggunakan modal, total debt to equity

ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011-2015

dalam kriteria tidak baik. Pada tahun 2011 sebesar 232,96% sehingga

setiap Rp1,00 total hutang dijamin oleh modal sendiri sebesar Rp2,33,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 77: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

62

dimana untuk Total Debt to Equity Ratio tahun 2011 dalam kriteria tidak

baik (> 200%). Untuk tahun 2011 jumlah modal sendiri yang relatif kecil

daripada tahun berikutnya disebabkan oleh kecilnya minat anggota untuk

simpanan saham daripada simpanan non saham sehingga kenaikannya

tidak terlalu signifikan seperti halnya pada simpanan non saham.

Total Debt to Equity Ratio tahun 2012 sebesar 272,21% sehingga

setiap Rp1,00 total hutang dijamin oleh modal sendiri sebesar Rp2,72 dan

untuk total debt to equity ratio tahun 2012 dalam kriteria tidak baik (>

200%). Berdasarkan data di atas, adanya kenaikan total debt to equity ratio

(TDER) pada tahun 2011-2012 Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta sebesar 39,25%. Kenaikan total debt to equity ratio tahun

2012 disebabkan adanya kenaikan yang cukup tinggi pada total hutang dari

tahun 2011-2012 karena terdapat pencatatan dana pengurus dan dana

pegawai yang tidak ada pada laporan tahun 2011 dan untuk modal sendiri

tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun 2011.

Total Debt to Equity Ratio Koperasi ”CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta tahun 2013 sebesar 264,53% sehingga setiap Rp1,00 total

hutang dijamin oleh modal sendiri sebesar Rp2,65 dan untuk total debt to

equity ratio (TDER) tahun 2013 dalam kriteria tidak baik (>200%). Hal ini

menunjukkan adanya penurunan dari tahun 2012 sebesar 7,68%,

penurunan tersebut disebabkan pada modal koperasi dimana adanya

peningkatan jumlah saldo cadangan koperasi dan cadangan resiko untuk

tahun 2013 cukup signifikan dari tahun 2012. Total Debt to Equity ratio

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 78: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

63

tahun 2014 sebesar 254,73% sehingga setiap Rp1,00 total hutang dijamin

oleh modal sendiri sebesar Rp2,55 dan untuk total debt to equity ratio

(TDER) tahun 2014 dalam kriteria tidak baik (> 200%).

Total Debt to Equity ratio tahun 2015 sebesar 264,71% sehingga

setiap Rp1,00 total hutang dijamin oleh modal sendiri sebesar Rp2,65 dan

untuk total debt to equity ratio tahun 2015 dalam kriteria tidak baik (>

200%). Pada tahun 2015 jumlah total hutang melonjak cukup drastis yang

disebabkan adanya peningkatan pada kewajiban lancar maupun kewajiban

jangka panjang terutama peningkatan tertinggi terjadi pada simpanan

bunga harian (SIBUHAR) dan simpanan hari tua yang menyebakan total

hutang meningkat sedangkan peningkatan modal sendiri pada tahun 2015

tidak begitu drastis.

b. Total Debt to Total Assets Ratio (TDAR)

Total Debt to Total Assets Ratio (TDAR) (Rasio antara hutang dengan

aktiva) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur perbandingan

antara total utang dengan total aset. Rasio ini digunakan untuk mengukur

seberapa besar aset yang dibiayai oleh hutang, atau seberapa besar hutang

berpengaruh terhadap pembiayaan aset.

Perhitungan Total Debt to Total Assets Ratio (TDAR) pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015 dapat dilihat pada Tabel di

bawah ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 79: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

64

Tabel 5.3 Perhitungan Total Debt to Total Assets Ratio (TDAR)

Tahun 2011-2015 (dalam rupiah)

Tahun Total Hutang Total

Aktiva TDAR Standar Kriteria

2011 1.688.986.163 2.413.981.652 69,97% > 60% -

80%

Kurang

Baik

2012 2.863.144.982 3.916.865.562 73,13% > 60% -

80%

Kurang

Baik

2013 3.952.749.077 5.477.013.317 72,56% > 60% -

80%

Kurang

Baik

2014 4.689.577.554 6.530.577.772 71,81% > 60% -

80%

Kurang

Baik

2015 5.687.974.802 7.836.749.866 72,58% > 60% -

80%

Kurang

Baik

Sumber: Data Diolah

Pada Tabel 5.3 menunjukkkan bahwa Total Debt to Total Assets Ratio

(TDAR) Koperasi ”CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011-2015

dalam kriteria kurang baik, untuk tahun 2011 Total Debt to Total Assets

Ratio sebesar 69,97% artinya setiap Rp1,00 aset dapat menjamin hutang

sebesar Rp0,70 dan untuk Total Debt to Total Assets Ratio tahun 2011

dalam kriteria kurang baik (> 60% - 80%). Pada tahun 2011 Total Debt to

Total Assets Ratio memiliki nilai yang lebih tinggi yang dikarenakan pada

tahun 2011 total hutang yang masih begitu kecil yang disebabkan masih

sedikitnya minat anggota untuk menyimpan dana di koperasi.

Total Debt to Total Assets Ratio 2012 sebesar 73,13% artinya setiap

Rp1,00 aset dapat menjamin hutang sebesar Rp0,73 dan Total Debt to

Total Assets Ratio (TDAR) tahun 2012 dalam kriteria kurang baik (> 60 -

80%). Hal ini menunjukkan adanya peningkatan Total Debt to Total Assets

Ratio pada tahun 2011-2012 Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

sebesar 3,16%. Peningkatan pada Total Debt to Total Assets Ratio

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 80: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

65

disebabkan karena dalam mengelola simpanan anggota, koperasi

menyalurkan dana tersebut ke Bank dan koperasi lain, pada hal ini untuk

tahun 2012 dimana dana simpanan anggota yang disalurkan ke Bank dan

koperasi lain jumlahnya lebih banyak daripada tahun 2011 dan piutang

tahun 2012 lebih tinggi daripada tahun 2011.

Total Debt to Total Assets tahun 2013 sebesar 72,56% artinya setiap

Rp1,00 aset dapat menjamin hutang sebesar Rp0,73 dan untuk Total Debt

to Total Assets Ratio tahun 2013 dalam kriteria kurang baik (> 60% - 80%).

Total Debt to Total Assets Ratio tahun 2014 sebesar 71,81% artinya setiap

Rp1,00 aset dapat menjamin hutang sebesar Rp0,72 dan untuk Total Debt

to Total Assets Ratio tahun 2014 dalam kriteria kurang baik (> 60% - 80%).

Total Debt to Total Assets Ratio tahun 2015 sebesar 72,58% artinya setiap

Rp1,00 aset dapat menjamin hutang sebesar Rp0,73 dan untuk Total Debt

to Total Assets Ratio tahun 2015 dalam kriteria kurang baik (> 60% - 80%).

3. Rasio Rentabilitas

Rasio rentabilitas menunjukkan kemampuan koperasi untuk menghasilkan

laba selama periode tertentu dan rasio yang mengambar kan kemampuan

perusahaan dalam menghasilkan laba melalui semua kemampuan yang

dimiliki.

a. Rentabilitas Ekonomi

Rentabilitas ekonomi mengambarkan seberapa besar jumlah laba bersih

yang dihasilkan dari setiap dana yang tertanam dalam total aset

(Hery,2015: 228). Rentabilitas Ekonomi dihitung dengan membandingan

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 81: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

66

antara laba usaha dengan seluruh modal yang digunakan (modal sendiri

dan modal asing). Perhitungan Rentabilitas Ekonomi pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015 dapat dilihat pada Tabel di

bawah ini :

Tabel 5.4 Perhitungan Rentabilitas Ekonomi Tahun 2011-2015

(dalam rupiah)

Tahun

SHU

(sebelum

pajak)

Total Aktiva RE Standar Kriteria

2011 52.139.256 2.413.981.652 2,16% 1% - < 3% Kurang

Baik

2012 52.777.335 3.914.951.974 1,35% 1% - < 3% Kurang

Baik

2013 57.496.853 5.477.013.317 1,05% 1% - < 3% Kurang

Baik

2014 64.839.773 6.530.577.772 0,99% < 1% Tidak

Baik

2015 72.676.991 7.836.749.866 0,93% < 1% Tidak

Baik

Sumber: Data Diolah

Pada Tabel 5.4 menunjukkkan bahwa Rentabilitas Ekonomi Koperasi

”CU Dharma Hatiku” Yogyakarta pada tahun 2011-2015 sangat buruk

dapat terlihat mengalami penurunan setiap tahunnya, penurunan tertinggi

terjadi pada tahun 2011-2012 sebesar 0,81% sedangkan untuk nilai

rentabilitas ekonomi tertinggi pada tahun 2011 dan terendah pada tahun

2015, dimana pada tahun 2011-2013 rentabilitas ekonomi masuk kriteria

kurang baik sedangkan untuk tahun 2014-2015 mengalami kondisi tidak

baik, kondisi tersebut dikarenakan adanya kebijakan dari koperasi untuk

meminimalisir pajak sisa hasil usaha yang cukup tinggi, untuk Rentabilitas

Ekonomi tahun 2011 sebesar 2,16% artinya setiap Rp1,00 total aktiva

mampu menghasilkan Rp0,02 sisa hasil usaha, pada rentabilitas ekonomi

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 82: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

67

tahun 2011 dalam kriteria kurang baik (1% - < 3%). Pada tahun ini nilai

rentabilitas ekonomi sangatlah tinggi di banding tahun berikutnya yang di

sebabkan belum adanya pajak sisa hasil usaha. Rentabilitas Ekonomi tahun

2012 sebesar 1,35%, artinya setiap Rp1,00 total aktiva mampu

menghasilkan Rp0,02 sisa hasil usaha, untuk rentabilitas ekonomi tahun

2012 dalam kriteria kurang baik (1% - < 3%). Tahun 2013 rentabilitas

ekonomi sebesar 1,05% artinya setiap Rp1,00 total aktiva mampu

menghasilkan Rp0,01 sisa hasil usaha. Rentabilitas Ekonomi tahun 2013

dalam kriteria kurang baik (1% - < 3%).

Rentabilitas Ekonomi tahun 2014 sebesar 0,99% artinya setiap Rp1,00

total aktiva mampu menghasilkan Rp0,0099 sisa hasil usaha, untuk

rentabilitas ekonomi tahun 2014 dalam kriteria tidak baik (< 1%).

Rentabilitas Ekonomi tahun 2015 sebesar 0,93% artinya setiap Rp1,00

total aktiva mampu menghasilkan Rp0,0093 sisa hasil usaha. Rentabilitas

Ekonomi tahun 2015 dalam kriteria tidak baik (< 1%).

b. Rentabilitas Modal Sendiri

Rentabilitas modal sendiri mengambarkan seberapa besar jumlah laba

berih yang dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertaman dalam total

ekuitas (Hery,2015: 230). Rentabilitas Modal Sendiri dihitung dengan

membagi antara laba yang tersedia untuk pemilik perusahaan dengan

jumlah modal sendiri yang dimasukkan oleh pemilik perusahaan.

Perhitungan Rentabilitas Modal Sendiri pada Koperasi “CU Dharma

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 83: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

68

Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015 dapat dilihat pada Tabel di bawah

ini:

Tabel 5.5 Perhitungan Rentabilitas Modal Sendiri Tahun 2011-2015

(dalam rupiah)

Tahun SHU Modal

Sendiri RMS Standar Kriteria

2011 52.139.256 724.995.489 7,19% 3% - < 9% Kurang

Baik

2012 52.777.335 1.051.806.933 5,02% 3% - < 9% Kurang

Baik

2013 55.151.562 1.494.264.240 3,69% 3% - < 9% Kurang

Baik

2014 60.540.327 1.841.000.218 3,29% 3% - < 9% Kurang

Baik

2015 67.860.901 2.148.775.064 3,16% 3% - < 9% Kurang

Baik

Sumber: Data Diolah

Pada Tabel 5.5 menunjukkkan bahwa Rentabilitas Modal Sendiri

Koperasi ”CU Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015 dalam

kriteria kurang baik dan mengalami peunurunan nilai Rentabilitas Modal

Sendiri selama tahun 2011-2015, penyebabnya sisa hasil usaha yang

dihasilkan masih sangat kecil dibanding modal yang digunakan,

penurunan tertinggi terjadi pada tahun 2011-2012 sebesar 2,17%. Pada

tahun 2012 Rentabilitas Modal Sendiri sebesar 7,19%, artinya setiap

Rp1,00 modal sendiri menghasilkan Rp0,07 sisa hasil usaha. Untuk

Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2011 dalam kriteria kurang baik (3% -

< 9%). Pada tahun 2011 nilai Rentabilitas Modal Sendiri paling tinggi

daripada tahun berikutnya karena pada tahun 2011 modal yang digunakan

masih cukup efisien dan untuk sisa hasil usaha koperasi tahun 2011 belum

adanya pajak. Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2012 sebesar 5,02%,

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 84: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

69

artinya setiap Rp1,00 modal sendiri menghasilkan Rp0,05 sisa hasil usaha.

Untuk Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2012 dalam kriteria kurang baik

(3% - < 9%). Terjadi penurunan yang cukup drastis dari tahun 2011-2012

yang disebabkan sisa hasil usaha yang dihasilkan tidak sebanding dengan

modal sendiri. Tahun 2013 Rentabilitas Modal Sendiri sebesar 3,69%

artinya setiap Rp1,00 modal sendiri menghasilkan Rp0,04 sisa hasil usaha.

Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2013 dalam kriteria kurang baik (3% - <

9%). Rentabilitas Modal Sendiri tahun 2014 sebesar 3,29% artinya setiap

Rp1,00 modal sendiri menghasilkan Rp0,03 sisa hasil usaha, untuk tahun

2014 dalam kriteria kurang baik (3% - < 9%). Tahun 2015 Rentabilitas

Modal Sendiri sebesar 3,16% yang berarti setiap Rp1,00 modal sendiri

menghasilkan Rp0,03 sisa hasil usaha, pada tahun 2015 dalam kriteria

kurang baik (3% - < 9%).

B. Analisis Trend

1. Current Ratio

Berdasarkan perhitungan Current Ratio pada Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta tahun 2011-2015, maka trend atau kecenderungan dapat dihitung

menggunakan metode kuadrat terkecil sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 85: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

70

Tabel 5.6 Perhitungan trend Current Ratio Tahun 2011-2015

Tahun Kode Waktu (X) Nilai Rasio (Y) XY X2 Yt / Trend

2011 -2 126,43 -252,86 4 111,17

2012 -1 90,42 -90,42 1 115,36

2013 0 123,83 0 0 119,55

2014 1 128,97 128,97 1 123,74

2015 2 128,1 256,2 4 127,93

Jumlah 0 597,75 41,89 10 597,75

Sumber: Data Diolah

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 597,97 / 5 = 41,89 / 10

= 119,55 = 4,19

Jadi persamaan trend untuk Current Ratio adalah Y = 119,55 + 4,19X.

Berdasarkan perhitungan trend Current Ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta selama tahun 2012-2015, maka grafik trend current ratio sebagai

berikut :

Gambar 5.1 Grafik Trend Current Ratio Tahun 2011-2015

0

20

40

60

80

100

120

140

2011 2012 2013 2014 2015

CR Trend

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 86: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

71

Pada Gambar 5.1, dapat dilihat kondisi Current Ratio Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015,

dengan persamaan Y = 119,55 + 4,19X. Nilai b yang positif menunjukkan

grafik trend current ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” mengalami

peningkatan kinerja dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 karena pada

current ratio semakin besar nilai persentasenya semakin baik, jika dilihat

hal tersebut dikarenakan semakin banyaknya anggota yang masuk ke dalam

Koperasi dan kebijakan koperasi untuk mendeposito simpanan anggota ke

bank dan koperasi cukup berjalan.

2. Total Debt to Equity Ratio ( Ratio antara hutang dengan modal sendiri)

Berdasarkan perhitungan Total Debt to Equity Ratio pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015, maka trend atau

kecenderungan dapat dihitung menggunakan metode kuadrat terkecil sebagai

berikut:

Tabel 5.7 Perhitungan trend Total Debt to Equity Ratio

Tahun 2011-2015

Tahun Kode Waktu

(X)

Nilai Rasio

(Y) XY X2

Yt /

Trend

2011 -2 232,96 -465,92 4 248,62

2012 -1 272,21 -272,21 1 253,24

2013 0 264,53 0 0 257,83

2014 1 254,73 254,73 1 262,43

2015 2 264,71 529,42 4 267,03

Jumlah 0 1289,14 46,02 10 1289,14

Sumber: Data Diolah

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 87: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

72

= 1289,14 / 5 = 46,02 / 10

= 257,83 = 4,6

Jadi persamaan trend untuk Total Debt to Equity Ratio adalah

Y = 257,83 + 4,6X

Berdasarkan perhitungan trend Total Debt to Equity Ratio Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta selama tahun 2012-2015, maka grafik trend

Total Debt to Equity Ratio sebagai berikut

Gambar 5.2 Grafik Trend Total Debt to Equity Ratio

Tahun 2011-2015

Pada Gambar 5.2 diatas, dapat dilihat kondisi bahwa Total Debt to

Equity Ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011

sampai dengan tahun 2015, dengan persamaan Y = 257,83 + 4,6X. Nilai b

yang positif menunjukkan bahwa Total Debt to Equity Ratio Koperasi “CU

Dharma Hatiku” cenderung mengalami penurunan kinerja dari tahun 2011

sampai dengan tahun 2015 karena porsi total hutang lebih banyak daripada

210

220

230

240

250

260

270

280

2011 2012 2013 2014 2015

TDER Trend

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 88: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

73

porsi total modal sehingga dalam menjamin hutang oleh modal Koperasi “CU

Dharma Hatiku” masih dalam kondisi kurang baik, modal yang sangat rendah

dipengaruhi oleh simpanan yang tidak bisa diambil sewaktu-waktu oleh

anggota sehingga banyak anggota yang menyimpan di simpanan non saham

yang dapat di ambil sewaktu-waktu.

3. Total Debt to Total Assets Ratio ( Ratio antara hutang dengan aset)

Berdasarkan perhitungan Total Debt to Total Assets Ratio pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015, maka trend atau

kecenderungan dapat dihitung menggunakan metode kuadrat terkecil sebagai

berikut:

Tabel 5.8 Perhitungan trend Total Debt to Total Assets Ratio Tahun 2011-

2015

Tahun Kode Waktu (X) Nilai Rasio (Y) 𝑿𝒀 𝑿𝟐 Yt / Trend

2011 -2 69,97 -139,94 4 71,23

2012 -1 73,13 -73,13 1 71,62

2013 0 72,56 0 0 72,01

2014 1 71,81 71,81 1 72,4

2015 2 72,58 145,16 4 72,79

Jumlah 0 360,05 3,9 10 360,05

Sumber: Data Diolah

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 360,05 / 5 = 3,9 / 10

= 72,01 = 0,39

Jadi persamaan trend untuk Total Debt to Total Assets Ratio adalah

Y = 72,01 + 0,39X

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 89: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

74

Berdasarkan perhitungan trend Total Debt to Total Assets Ratio Koperasi

“CU Dharma Hatiku” Yogyakarta selama tahun 2012-2015, maka grafik

trend Total Debt to Total Assets Ratio sebagai berikut :

Gambar 5.3 Grafik Trend Total Debt to Total Assets Ratio

Tahun 2011-2015

Pada Gambar 5.3 diatas, dapat dilihat kondisi bahwa Total Debt to

Total Assets Ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun

2011 sampai dengan tahun 2015, dengan persamaan Y = 72,01 + 0,39X. Nilai

b yang positif menunjukkan bahwa Total Debt to Total Assets Ratio Koperasi

“CU Dharma Hatiku” cenderung mengalami penurunan karena semakin besar

persentase semakin buruk, hal tersebut dikarenakan hutang yang meningkat

setiap tahunnya tidak sebanding dengan pertumbuhan aset setiap tahunnya,

pertumbuhan hutang yang meningkat disebabkan oleh simpanan anggota

terutama simpanan non saham.

68

68.5

69

69.5

70

70.5

71

71.5

72

72.5

73

73.5

2011 2012 2013 2014 2015

TDAR Trend

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 90: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

75

4. Rentabilitas Ekonomi

Berdasarkan perhitungan Rentabilitas Ekonomi pada Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015, maka trend atau kecenderungan dapat

dihitung menggunakan metode kuadrat terkecil sebagai berikut:

Tabel 5.9 Perhitungan trend Rentabilitas Ekonomi Tahun 2011-2015

Tahun Kode Waktu

(X)

Nilai Rasio

(Y) 𝑿𝒀 𝑿𝟐

Yt /

Trend

2011 -2 2,16 -4,32 4 1,86

2012 -1 1,35 -1,35 1 1,58

2013 0 1,05 0 0 1,30

2014 1 0,99 0,99 1 1,01

2015 2 0,93 1,86 4 0,73

Jumlah 0 6,48 -2,82 10 6,48

Sumber: Data Diolah

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 6,48 / 5 = -2,82 / 10

= 1,30 = -0,28

Jadi persamaan trend untuk Rentabilitas Ekonomi adalah Y = 1,30 - 0,28X.

Berdasarkan perhitungan trend di atas, maka dapat dibuat grafik trend

Rentabilitas Ekonomi yang hasilnya terdapat pada Gambar 5.4 di bawah ini

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 91: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

76

Gambar 5.4 Grafik Trend Rentabilitas Ekonomi Tahun 2011-2015

Pada Gambar 5.4, dapat dilihat kondisi bahwa Rentabilitas Ekonomi

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011 sampai dengan

tahun 2015, dengan persamaan Y= 1,30 - 0,28X. Nilai b yang negatif

menandakan grafik trend Rentabilitas Ekonomi Koperasi “CU Dharma

Hatiku” mengalami penurunan kinerja dari tahun 2011 sampai dengan tahun

2015. Hal tersebut disebabkan karena SHU (sisa hasil usaha) yang dihasilkan

dari total aktiva masih sangat kecil dan adanya kebijakan dari koperasi untuk

mengurangi pajak yang terlalu besar.

5. Rentabilitas Modal Sendiri

Berdasarkan perhitungan Rentabilitas Modal Sendiri pada Koperasi “CU

Dharma Hatiku” Yogyakarta tahun 2011-2015, maka trend atau

kecenderungan dapat dihitung menggunakan metode kuadrat terkecil sebagai

berikut:

0

0.5

1

1.5

2

2.5

2011 2012 2013 2014 2015

RE Trend

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 92: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

77

Tabel 5.10 Perhitungan trend Rentabilitas Modal Sendiri Tahun 2011-

2015

Tahun

Kode Waktu

(X)

Nilai Rasio

(Y) 𝑿𝒀 𝑿𝟐 Yt / Trend

2011 -2 7,19 -14,38 4 6,43

2012 -1 5,02 -5,02 1 5,45

2013 0 3,69 0 0 4,47

2014 1 3,29 3,29 1 3,49

2015 2 3,16 6,32 4 2,51

Jumlah 0 22,35 -9,79 10 22,35

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 22,35 / 5 = -9,79 / 10

= 4,47 = -0,98

Jadi persamaan trend untuk Rentabilitas Modal Sendiri adalah

Y = 4,47 – 0,98X.

Berdasarkan perhitungan trend di atas, maka dapat dibuat grafik trend

Rentabilitas Modal Sendiri yang hasilnya terdapat pada Gambar 5.5 di bawah

ini.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 93: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

78

Gambar 5.5 Grafik Trend Rentabilitas Modal Sendiri Tahun 2011-2015

Pada Gambar 5.5 dapat dilihat kondisi bahwa Rentabilitas Modal

Sendiri Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta dari tahun 2011 sampai

dengan tahun 2015, dengan persamaan Y = 4,47 – 9,8X. Nilai b yang negatif

menandakan grafik trend Rentabilitas Modal Sendiri Koperasi “CU Dharma

Hatiku” mengalami penurunan kinerja dari tahun 2011 sampai dengan tahun

2015 hal tersebut dikarenakan SHU (sisa hasil usaha) yang dihasilkan oleh

modal sendiri masih sangat kecil sehingga Rentabilitas Modal Sendiri masih

sangat rendah dan adanya kebijakan koperasi untuk mengurangi pajak.

0

1

2

3

4

5

6

7

8

2011 2012 2013 2014 2015

RMS Trend

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 94: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

79

BAB VI

PENUTUP

A. Kesimpulan

1. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Koperasi “CU Dharma

Hatiku” Yogyakarta dalam kinerja keuangan koperasi berdasarkan rasio

likiuditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada tahun 2011-2015 maka dapat

disimpulkan bahwa :

a. Rasio likuiditas berdasarkan perhitungan current ratio dari tahun 2011-

2015, pada tahun 2011, 2014 dan 2015 dalam kriteria kurang baik karena

nilai persentasenya berkhisar antara 125% - 150% sedangkan untuk tahun

2012 dan 2013 masuk dalam kriteria tidak baik karena persentasenya

kurang dari 125%.

b. Rasio solvabilitas berdasarkan perhitungan Total Debt to Equity Ratio dari

tahun 2011-2015 dalam kriteria tidak baik dikarenakan persentasenya

kurang dari 200% sedangkan berdasarkan perhitungan Total Debt to Total

Assets Ratio dari tahun 2011-2015 dalam kriteria tidak baik karena

persentasenya berkhisar antara > 60% - 80%.

c. Rasio rentabilitas berdasarkan perhitungan rentabilitas ekonomi dari tahun

2011-2013 dalam kategori kurang baik yang dikarenakan persentasenya

berkhisar antara 1% - < 3% sedangkan untuk tahun 2014-2015 masuk

kriteria tidak baik dikarenakan persentasenya kurang dari 1%. Pada

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 95: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

80

perhitungan rentabilitas modal sendiri dari tahun 2011-2015 masuk

kriteria tidak baik dikarenakan persentasenya berkhisar antara 3% - < 9%.

2. Perkembangan kinerja keuangan Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

setelah dihitung dengan rasio Likuiditas, Solvabilitas, dan Rentabilitas dapat

disimpulkan sebagai berikut:

a. Kondisi current ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” tahun 2011 sampai

dengan tahun 2015, dari persamaan trend current ratio diperoleh nilai b

positif sebesar 4,19. Nilai b yang positif menunjukkan bahwa current ratio

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta cenderung mengalami

peningkatan dari tahun 2011-2015.

b. Kondisi Total Debt to Equity Ratio Koperasi “CU Dharma Hatiku” tahun

2011 sampai dengan tahun 2015, dari persamaan trend Total Debt to

Equity Ratio diperoleh nilai b positif sebesar 4,6. Nilai b yang positif

menunjukan Total Debt to Equity Ratio mengalami penurunan dari tahun

2011 sampai dengan tahun 2015. Sedangkan pada kondisi Total Debt to

Total Assets Ratio dari tahun 2011 sampai dengan 2015, dari persamaan

trend Total Debt to Total Assets Ratio diperoleh nilai b positif sebsesar

0,39. Nilai b positif pada Total Debt to Total Assets Ratio cenderung

mengalami penurunan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.

c. Kondisi Rentabilitas Ekonomi Koperasi “CU Dharma Hatiku” tahun 2011

sampai dengan tahun 2015. Dari persamaan trend Rentabilitas Ekonomi

diperoleh nilai b negatif sebesar -0,28. Nilai b yang negatif menunjukkan

bahwa Rentabilitas Ekonomi mengalami penurunan dari tahun 2011

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 96: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

81

sampai dengan tahun 2015 dan untuk kondisi Rentabilitas Modal Sendiri

Koperasi “CU Dharma Hatiku” tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.

Dari persamaan trend Rentabilitas Modal Sendiri diperoleh nilai b negatif

sebesar -9,8, nilai b yang negatif menunjukkan bahwa Rentabilitas Modal

Sendiri mengalami penurunan dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015.

B. Keterbatasan Penelitian

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Koperasi “CU Dharma

Hatiku”, penulis dalam melakukan penelitian tidak lepas dari keterbatasan

kendala, yaitu:

1. Laporan keuangan yang diberikan hanya berpacu dari laporan yang

disajikan pada laporan rapat anggota tahunan.

2. Data penelitian yang berkaitan dengan laporan keuangan di peroleh dari

pimpinan koperasi bukan dari bagian keuangan sehingga ada beberapa data

mengenai laporan keuangan yang sulit untuk dikembangkan.

C. Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Koperasi “CU Dharma Hatiku”

Yogyakarta dalam kinerja keuangan koperasi berdasarkan rasio likuiditas,

solvabilitas, dan rentabilitas pada tahun 2011-2015 maka saran yang bisa

diberikan kepada pihak Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta adalah

sebagai berikut:

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 97: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

82

1. Rasio likuiditas, koperasi perlu melakukan peningkatan deposito pinjaman

dan simpanan ke bank & koperasi lain agar dapat meningkatkan pendapatan

bunga.

2. Rasio solvabilitas, koperasi perlu melakukan peningkatan pada simpanan

kapitalisasi dan meningkatkan minat anggota untuk meminjam.

3. Rasio rentabilitas, koperasi perlu meningkatkan mempercepat perputaran

aktiva koperasi seperti piutang supaya setiap tahunnya dapat menghasilkan

sisa hasil usaha dan meningkatkan modal dengan cara mengoptimalkan minat

anggota untuk menyimpan dan melakukan promosi koperasi untuk

menambah jumlah anggota baru.

4. Untuk peneliti selanjutnya, dalam melakukan pencarian data yang berkaitan

dengan laporan keuangan lebih baik bertemu langsung dengan bagian

keuangan.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 98: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

83

DAFTAR PUSTAKA

Algifari. 2013. Statistika Deskriptif Plus Untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta :

UPP STIM YKPN.

Arifin Sitio. 2001. Koperasi Teori dan Praktik. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Eri Kusumastuti, Yosephin. 2012. Analisis Rasio Likuiditas, Solvabilitas,

Rentabilitas Untuk Mengukur Kinerja Keuangan Pada KPRI ‘Pelita’

Yogyakarta Tahun 2006 - 2010. Skripsi Akuntansi. Yogyakarta : Sanata

Dharma.

Harahap, Sofyan. 2007. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta : PT Raja

Grafindo Persada.

Harmono. 2009. Manajemen Keuangan Berbasis Balanced Scorecard Pendekatan

Teori, Kasus, dan Riset Bisnis. Jakarta : Bumi Aksara.

Hendar. 2010. Manajemen Perusahaan Koperasi Pokok-Pokok Pikiran Mengenai

Manajemen dan Kewirausahaan Koperasi. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Hery. 2015. Analisis Laporan Keuangan Pendekatan Rasio Keuangan. Yogyakarta

: CAPS

Ikatan Akuntan Indonesia. 2014. Standar Akuntansi Keuangan Per Efektif 1

Januari 2015. Jakarta : Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan

Akuntan Indonesia.

Ikatan Akuntan Indonesia. 2013. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa

Akuntabilitas Publik. Jakarta : Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan

Akuntan Indonesia.

Irham Fahmi. 2011. Analisa Kinerja Keuangan : Panduan bagi Akademisi,

Manajer, dan Investor untuk Menilai dan Menganalisis Bisnis dari Aspek

Keuangan. Bandung : Alfabeta.

Irham Fahmi. 2011. Analisa Laporan Keuangan. Bandung : Alfabeta.

Joel G. Siegel dan Jae K. Shim. 1999. Kamus Istilah Akuntansi. Jakarta : Elex

Media Komputindo (Terjemahan).

Mahsun, Firma Sulistiyowati dan Albertus Andre. 2011. Akuntansi Sektor Publik.

Yogyakarta : BPFE.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 99: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

84

Mamduh M. Hanafi, Abdul Halim. 2009. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta

: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen.

Munaldus, Yuspita Karlena dan Yohanes R. J. 2012. Credit Union: Kendararaan

Menuju Kemakmuran Praktik Bisnis Sosial Model Indonesia. Jakarta :

Penerbit Elex Media Komputindo.

Munaldus, Yuspita Karlena, dan Herlina. 2014. Kiat Mengelola Credit Union.

Jakarta : PT Elex Media Komputindo Kompas Gramedia.

Munawir. 2002. Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta : Penerbit UPP-AMP

YKPN.

Munawir. 2010. Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta : Liberty.

Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik

Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian

Koperasi Berprestasi/Koperasi Award.

Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik

Indonesia Nomor: 04/Per/M.KUKM/VII/2012 Tentang Pedoman Umum

Akuntansi Koperasi.

Rapat Anggota Tahunan. 2013. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan

Pengawas Rapat Anggota Tahunan (RAT) V Tutup Buku Tahun 2012.

Yogyakarta : Koperasi CU “Dharma Hatiku”.

Rapat Anggota Tahunan. 2014. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan

Pengawas Rapat Anggota Tahunan (RAT) VI Tutup Buku Tahun 2013.

Yogyakarta : Koperasi CU “Dharma Hatiku”.

Rapat Anggota Tahunan. 2015. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan

Pengawas Rapat Anggota Tahunan (RAT) VII Tutup Buku Tahun 2014.

Yogyakarta : Koperasi CU “Dharma Hatiku”.

Rapat Anggota Tahunan. 2016. Laporan Pertanggungjawaban Pengurus dan

Pengawas Rapat Anggota Tahunan (RAT) VIII Tutup Buku Tahun 2015.

Yogyakarta : Koperasi CU “Dharma Hatiku”.

Rudianto. 2010. Akuntansi Koperasi Edisi Kedua. Jakarta : Penerbit Erlangga.

Toto Prihadi. 2010. Analisis Laporan Keuangan Teori dan Aplikasi. Jakarta : PPM.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 Tentang

Perkoperasian.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 100: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

85

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012 Tentang

Perkoperasian.

Warsidi dan Bambang Agus Pramuka. 2000. Evaluasi Kegunaan Rasio keuangan

dalam Memprediksi Perubahan Laba di Masa yang Akan Datang: Suatu

Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di BEJ, Jurnal Akuntansi

Manajemen dan Ekonomi Vol. 2 No. 1.

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 101: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

86

LAMPIRAN

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 102: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

87

Lampiran A

DAFTAR PERTANYAAN WAWANCARA

1. Kapan berdirinya koperasi CU “Dharma Hatiku”?

2. Siapa perintis berdirinya koperasi CU “Dharma Hatiku”?

3. Tujuan adanya koperasi CU “Dharma Hatiku”?

4. Visi dan misi koperasi CU “Dharma Hatiku”?

5. Unit usaha apa yang dijalankan oleh koperasi CU “Dharma Hatiku”?

6. Bagaimana Struktur kepengurusan di koperasi CU “Dharma Hatiku”?

7. Bagaimana pembagian tugas dan wewenang di koperasi CU “Dharma Hatiku”?

8. Berapakah jumlah anggota yang ada di koperasi CU “Dharma Hatiku”?

9. Pada tahun 2012, kenapa hutang lancar lebih besar daripada aktiva?

10. Pada tahun 2013, penyebab aktiva lancar meningkat cukup drastis dari tahun

2012?

11. Apakah yang menjadi penyebab pertumbuhan hutang pada tahun 2011-2013

cukup cepat dibanding pada tahun 2013-2015?

12. Kenapa pada sisa hasil usaha yang dihasilkan lebih rendah daripada total

aktiva, tidak sebanding dengan aktiva yang digunakan?

13. Kebijakan apa yang dilakukan oleh koperasi untuk mengatasi simpanan dari

anggota?

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 103: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

88

LAMPIRAN B

LAPORAN NERACA 2011-2015

KOPERASI “CU DHARMA HATIKU”

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 104: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

89

Laporan Neraca

Per 31 Desember 2012

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 105: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

90

Laporan Neraca

Per 31 Desember 2013

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 106: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

91

Laporan Neraca

Per 31 Desember 2014

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 107: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

92

Laporan Neraca

Per 31 Desember 2015

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 108: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

93

LAMPIRAN C

LAPORAN SHU 2011-2015

KOPERASI “CU DHARMA HATIKU”

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 109: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

94

Laporan Sisa Hasil Usaha

Per 31 Desember 2012

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 110: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

95

Laporan Sisa Hasil Usaha

Per 31 Desember 2013

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 111: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

96

Laporan Sisa Hasil Usaha

Per 31 Desember 2014

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 112: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

97

Laporan Sisa Hasil Usaha

Per 31 Desember 2015

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 113: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

98

LAMPIRAN D

PERHITUNGAN RASIO KEUANGAN 2011-2015

KOPERASI “CU DHARMA HATIKU”

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 114: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

99

PERHITUNGAN TAHUN 2011

Current ratio = aktiva lancar

hutang lancar x 100%

= 1.872.009.584

1.480.639.227 x 100%

= 126,43%

Total debt to equity ratio = total hutang

modal sendiri x 100%

= 1.688.986.163

724.995.489 x 100%

= 232,96%

Total debt to total asset ratio = total hutang

total aktiva x 100%

= 1.688.986.163

2.413.981.652 x 100%

= 69,97%

Rentabilitas ekonomi = sisa hasil usaha (sebelum pajak)

total aktiva x 100%

= 52.139.256

2.413.981.652x100%

= 2,16%

Rentabilitas modal sendiri = sisa hasil usaha

modal sendiri x 100%

= 52.139.256

724.995.489 x 100%

= 7,19%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 115: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

100

PERHITUNGAN TAHUN 2012

Current ratio = aktiva lancar

hutang lancar x 100%

= 2.575.561.147

2.848.542.633 x 100%

= 90,42%

Total debt to equity ratio = total hutang

modal sendiri x 100%

= 2.863.144.982

1.051.806.993 x 100%

= 272,21%

Total debt to total asset ratio = total hutang

total aktiva x 100%

= 2.863.144.982

3.914.951.975 x 100%

= 73,13%

Rentabilitas ekonomi = sisa hasil usaha (sebelum pajak)

total aktiva x100%

= 52.777.335

3.914.951.975 x 100%

= 1,35%

Rentabilitas modal sendiri = sisa hasil usaha

modal sendiri x 100%

= 52.777.335

1.051.806.993 x 100%

= 5,02%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 116: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

101

PERHITUNGAN TAHUN 2013

Current ratio = aktiva lancar

hutang lancar x 100%

= 4.699.237.583

3.794.810.316 x 100%

= 123,83%

Total debt to equity ratio = total hutang

modal sendiri x 100%

= 3.952.749.077

1.494.264.240 x 100%

= 264,53%

Total debt to total asset ratio = total hutang

total aktiva x 100%

= 3.952.749.077

5.447.013.317 x 100%

= 72,56%

Rentabilitas ekonomi = sisa hasil usaha(sebelum pajak)

total aktiva x 100%

= 57.496.853

5.447.013.317 x 100%

= 1,05%

Rentabilitas modal sendiri = sisa hasil usaha

modal sendiri x 100%

= 55.151.562

1.494.264.240 x 100%

= 3,69%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 117: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

102

PERHITUNGAN TAHUN 2014

Current ratio = aktiva lancar

hutang lancar x 100%

= 5.786.730.578

4.486.846.873 x 100%

= 128,97%

Total debt to equity ratio = total hutang

modal sendiri x 100%

= 4.689.577.554

1.841.000.218 x 100%

= 254,73%

Total debt to total asset ratio = total hutang

total aktiva x 100%

= 4.689.577.554

6.530.577.772 x 100%

= 71,81%

Rentabilitas ekonomi = sisa hasil usaha (sebelum pajak)

total aktiva x 100%

= 64.839.773

6.530.577.772 x 100%

= 0,99%

Rentabilitas modal sendiri = sisa hasil usaha

modal sendiri x 100%

= 60.540.327

1.841.000.218 x 100%

= 3,29%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 118: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

103

PERHITUNGAN TAHUN 2015

Current ratio = aktiva lancar

hutang lancar x 100%

= 6.959.538.324

5.433.281.970 x 100%

= 128,10%

Total debt to equity ratio = total hutang

modal sendiri x 100%

= 5.687.974.802

2.148.775.064 x 100%

= 264,71%

Total debt to total asset ratio = total hutang

total aktiva x 100%

= 5.687.974.802

7.836.749.866 x 100%

= 72,58%

Rentabilitas ekonomi = sisa hasil usaha (sebelum pajak)

total aktiva x 100%

= 72.676.991

7.836.749.866 x 100%

= 0,93%

Rentabilitas modal sendiri = sisa hasil usaha

modal sendiri x 100%

= 67.860.901

2.148.775.064 x 100%

= 3,16%

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 119: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

104

LAMPIRAN E

PERHITUNGAN TREND RASIO KEUANGAN 2011-2015

KOPERASI “CU DHARMA HATIKU”

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 120: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

105

Perhitungan trend Current Ratio

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

Tahun 2011-2015

Tahun Kode Waktu (X) Nilai Rasio (Y) XY X2 Yt / Trend

2011 -2 126,43 -252,86 4 111,17

2012 -1 90,42 -90,42 1 115,36

2013 0 123,83 0 0 119,55

2014 1 128,97 128,97 1 123,74

2015 2 128,1 256,2 4 127,93

Jumlah 0 597,75 41,89 10 597,75

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 597,97 / 5 = 41,89 / 10

= 119,55 = 4,19

Jadi persamaan trend untuk Current Ratio adalah Y = 119,55 + 4,19X.

Yt 2011 = 119,55 + 4,19 (-2)

= 111,17

Yt 2012 = 119,55 + 4,19 (-1)

= 115,36

Yt 2013 = 119,55 + 4,19 (0)

= 119,55

Yt 2014 = 119,55 + 4,19 (1)

= 123,74

Yt 2015 = 119,55 + 4,19 (2)

= 127,93

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 121: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

106

Perhitungan trend Total Debt to Equity Ratio

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

Tahun 2011-2015

Tahun

Kode Waktu

(X)

Nilai Rasio

(Y) XY X2

Yt /

Trend

2011 -2 232,96 -465,92 4 248,62

2012 -1 272,21 -272,21 1 253,24

2013 0 264,53 0 0 257,83

2014 1 254,73 254,73 1 262,43

2015 2 264,71 529,42 4 267,03

Jumlah 0 1289,14 46,02 10 1289,14

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 1289,14 / 5 = 46,02 / 10

= 257,83 = 4,6

Jadi persamaan trend untuk Total Debt to Equity Ratio adalah Y = 257,83 +

4,6X.

Yt 2011 = 257,83 + 4,6 (-2)

= 248,62

Yt 2012 = 257,83 + 4,6 (-1)

= 253,23

Yt 2013 = 257,83 + 4,6 (0)

= 257,83

Yt 2014 = 257,83 + 4,6 (1)

= 262,43

Yt 2015 = 257,83 + 4,6 (2)

= 267,03

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 122: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

107

Perhitungan trend Total Debt to Total Assets Ratio

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

Tahun 2011-2015

Tahun

Kode Waktu

(X) Nilai Rasio (Y) XY X2 Yt / Trend

2011 -2 69,97 -139,94 4 71,23

2012 -1 73,13 -73,13 1 71,62

2013 0 72,56 0 0 72,01

2014 1 71,81 71,81 1 72,4

2015 2 72,58 145,16 4 72,79

Jumlah 0 360,05 3,9 10 360,05

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 360,05 / 5 = 3,9 / 10

= 72,01 = 0,39

Jadi persamaan trend untuk Total Debt to Total Assets Ratio adalah 𝑌 = 72,01 +

0,39𝑋

Yt 2011 = 72,01 + 0,39 (-2)

= 71,23

Yt 2012 = 72,01 + 0,39 (-1)

= 71,62

Yt 2013 = 72,01 + 0,39 (0)

= 72,01

Yt 2014 = 72,01 + 0,39 (1)

= 72,4

Yt 2015 = 72,01 + 0,39 (2)

= 72,79

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 123: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

108

Perhitungan trend Rentabilitas Ekonomi

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

Tahun 2011-2015

Tahun

Kode Waktu

(X)

Nilai Rasio

(Y) XY X2

Yt

/Trend

2011 -2 2,16 -4,32 4 1,86

2012 -1 1,35 -1,35 1 1,58

2013 0 1,05 0 0 1,30

2014 1 0,99 0,99 1 1,01

2015 2 0,93 1,86 4 0,73

Jumlah 0 6,48 -2,82 10 6,48

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 6,48 / 5 = -2,82 / 10

= 1,30 = -0,28

Jadi persamaan trend untuk Rentabilitas Ekonomi adalah 𝑌 = 1,30 − 0,28𝑋

Yt 2011 = 1,30 – 0,28 (-2)

= 1,86

Yt 2012 = 1,26 – 0,3 (-1)

= 1,58

Yt 2013 = 1,26 – 0,3 (0)

= 1,30

Yt 2014 = 1,26 – 0,3 (1)

= 1,01

Yt 2015 = 1,26 – 0,3 (2)

= 0,73

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 124: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

109

Perhitungan trend Rentabilitas Modal Sendiri

Koperasi “CU Dharma Hatiku” Yogyakarta

Tahun 2011-2015

Tahun

Kode

Waktu (X)

Nilai Rasio

(Y) XY X2

Yt /

Trend

2011 -2 7,19 -14,38 4 6,43

2012 -1 5,02 -5,02 1 5,45

2013 0 3,69 0 0 4,47

2014 1 3,29 3,29 1 3,49

2015 2 3,16 6,32 4 2,51

Jumlah 0 22,35 -9,79 10 22,35

a = Σ𝑌

𝑛 b = Σ

𝑋𝑌

𝑋2

= 22,35 / 5 = -9,79 / 10

= 4,47 = -0,98

Jadi persamaan trend untuk Rentabilitas Modal Sendiri adalah 𝑌 = 4,47 − 0,98𝑋.

Yt 2011 = 4,47 – 0,98 (-2)

= 6,43

Yt 2012 = 4,47 – 0,98 (-1)

= 5,45

Yt 2013 = 4,47 – 0,98 (0)

= 4,47

Yt 2014 = 4,47 – 0,98 (1)

= 3,49

Yt 2015 = 4,47 – 0,98 (2)

= 2,51

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 125: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

110

LAMPIRAN F

SURAT KETERANGAN PENELITIAN

KOPERASI “CU DHARMA HATIKU”

YOGYAKARTA

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI

Page 126: ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN · PDF fileanalisis kinerja keuangan berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada koperasi tahun 2011 ... tabel 3.1 penilaian

111

PLAGIAT MERUPAKAN TINDAKAN TIDAK TERPUJI