ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR ... Tinjauan Tentang Penyakit Tidak Menular Perhatian terhadap

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR ... Tinjauan Tentang Penyakit Tidak Menular Perhatian terhadap

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR PENYAKIT TIDAK MENULAR BERBASIS WEB

(Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul)

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

Dheri Riyantino Wibowo 09.12.3956

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA

YOGYAKARTA 2013

ii

iii

ANALYSIS AND DESIGN OF EXPERT SYSTEM BASED WEB INFECTIOUS DISEASES

( Study of cases: District Health Office in Bantul)

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM PAKAR PENYAKIT TIDAK MENULAR BERBASIS WEB

(Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul)

Dheri Riyantino Wibowo Kusrini

Jurusan Sistem Informasi STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

The Attention to non-communicable diseases is increasing, with increasing frequency of occurrence of disease in the community. WHO divides the three leading causes of death: coronary heart disease, diarrhea, and Stroke. cause of death was originally dominated by infectious diseases to non-communicable diseases shifted. Most of the causes of PTM is an irregular lifestyle, especially regarding diet, life of sex and global communications. People affected by this disease should be quickly addressed, because if not treated they will die. But still many people have limited knowledge, it can be prevented through knowledge of PTM. With socialization through In the Future of web-based.

expert system will be use for researchers, the Department concerned and the people who need to know what is on PTM. And can analyze physical pain.

The working of this system, we will to see all the information concerning the PTM and can to input symptoms suffered by the user. And Then, the proses is symptonts according with type of illness suffered, such as dizziness, shortness of breath and chills. The output of the system will be posted early information concerning PTM web. And posted on the health check form the largest possible illnesses suffered by the user. Keywords: non-communicable diseases, expert systems. Web

1

1 Pendahuluan Perkembangan teknologi informasi dan ilmu kedokteran mengalami

kemajuan pesat yang ditandai dengan ditemukannya penyakit-penyakit tropis baru

yang belum teridentifikasi sebelumnya. Para dokter ahli terus mencoba

menemukan solusi untuk mengatasi penemuan baru dan selalu mencoba

memberikan pelayanan terbaik terhadap para pasien. Kesehatan merupakan hal

yang berharga bagi manusia, karena siapa saja dapat mengalami gangguan

kesehatan.

Rentannya terhadap kuman penyakit dan kurangnya kepekaan terhadap

gejala suatu penyakit merupakan ketakutan tersendiri bagi seseorang, seseorang

merupakan orang awam yang kurang memahami kesehatan. Apabila terjadi

gangguan kesehatan maka mereka lebih mempercayakannya kepada pakar atau

dokter ahli yang sudah mengetahui lebih banyak tentang kesehatan, tanpa

memperdulikan apakah gangguan tersebut masih dalam tingkat rendah atau

kronis. Namun dengan kemudahan dengan adanya para pakar atau dokter ahli,

terkadang terdapat pula kelemahannya seperti jam kerja (praktek) terbatas dan

banyaknya pasien sehingga harus menunggu antrian serta pembiayaan yang

mahal Dalam hal ini, pemakai jasa lebih membutuhkan seorang pakar yang bisa

memudahkan dalam memberikan informasi dan mengdiagnosa penyakit lebih dini

agar dapat melakukan pencegahan lebih awal yang sekiranya membutuhkan waktu

jika berkonsultasi dengan dokter ahli. Karena hal tersebutlah maka dibutuhkan

suatu sistem yang dapat memberikan informasi dan mendiagnosa penyakit tidak

menular berupa suatu sistem pakar.

Dengan adanya kecerdasan buatan, komputer akan dapat membantu

menyelesaikan masalah yang besar dan kompleks dengan lebih cepat dan objektif

daripada manusia. Disamping itu komputer dapat menyimpan data dalam jumlah

besar sehingga dapat diproses dengan mudah. Artificial Intelligence (AI) memiliki

berbagai macam aplikasi, salah satunya adalah sistem pakar.

Sistem pakar merupakan program Artificial Intelligence (AI) yang

menggabungkan basis pengetahuan dengan inference engine. Sistem ini

bertindak sebagai seorang konsultan yang cerdas atau penasehat dalam suatu

lingkungan keahlian tertentu.

Sebagai hasil dari himpunan pengetahuan yang telah dikumpulkan dari

beberapa orang pakar. Salah satu bidang aplikasi yang cukup menonjol dalam

sistem pakar adalah proses diagnosis. Dalam pengertian umum diagnosis

merupakan proses menentukan penyebab atau sumber-sumber kegagalan dari

suatu sistem atau peralatan yang berdasarkan gejala-gejala yang teramati. Proses

2

diagnosis ini juga dapat melibatkan tindakan perbaikan atau pengobatan.

Proses diagnosis sering dilakukan oleh pakar dalam bidang penelitian maupun

kedokteran. Dengan sistem pakar ini proses konsultasi dan pemberian informasi

pada masyarakat akan lebih mudah, karena pengetahuan para ahli telah diadopsi.

Pada skripsi ini menggunakan metode forward chaining, metode ini

dilakukan untuk mencocokkan fakta atau pernyataan. Berdasarkan dari uraian di

atas maka perlu dibuat sebuah sistem pakar, sehingga nantinya penelitian tentang

sistem pakar kesehatan dapat memberi manfaat yang signifikan, dalam hal ini

penulis mengangkat suatu tema " Analisis Dan Perancangan Sistem Pakar

Penyakit tidak menular Berbasis Web". (Studi kasus : Dinas Kesehatan Kabupaten

Bantul).

2 Landasan teori 2.1 Tinjauan Tentang Penyakit Tidak Menular

Perhatian terhadap penyakit tidak menular semakin hari makin meningkat

karena semakin meningkatnya frekuensi kematian dimasyarakat. Diantarnya

kematian di Asia Tenggara paling banyak disebabkan penyakit tidak menular,

yakni 7,9 juta kematian (55 persen). Sedangkan kematian disebabkan penyakit

menular sebanyak 5 juta jiwa (35 persen) dan akibat cedera 1,5 juta jiwa (10,7

persen) mengatakan (WHO SEARO:2012), baik dinegara maju maupun negara

ekonomis rendah-menengah. Dari sepuluh penyebab utama kematian, dua

diantaranya penyakit jantung dan stroke Bahkan kanker (paru), sebagai penyakit

kronis, menduduki peringkat ketiga penyebab kematian di negara maju.( M.N

Bustan:2007).

2.2 Mengenal penyakit Tidak Menular ( M.N Bustan:2007) Istilah penyakit tidak menular dipakai dengan maksud untuk membedakan

kelompok penyakit menular dengan penyakit tidak menular.

Istilah PTM kurang lebih mempunyai kesamaan dengan beberapa sebutan

lainnya, seperti :

a. Penyakit kronis.

b. Penyakit non infeksi.

c. New comminicale diseases.

d. Penyakit degeneratif.

e. Penyakit perilaku.

3

2.3 Tinjauan Tentang Sistem Pakar 2.3.1 Definisi sistem pakar

Sistem pakar adalah sistem berbasi computer yang menggunakan

pengetahuan, fakta dan teknik penalaran dalam mencegah masalah yang

biasanya hanya dapat dipecahkan oleh pakar dalam bidang tersebut (martin dan

osman, 1988). Dari buku .(Kusrini:2006)

2.3.2 Ciri-ciri Sistem Pakar (Kusrini:2006) 1. Terbatas pada bidang yang spesifik.

2. Dapat memberikan penalaran unutk data-data yang tidak lengkap atau tidak

pasti.

3. Dapat mengemukakan rangkaian alasan yang diberikannya dengan cara yang

dapat dipahami.

4. Berdasarkan pada rule atau kaidah tertentu.

5. Dirancang untuk dapat dikembangkan secara bertahap.

6. Outputnya bersifat nasehat atau anjuran.

7. Output tergantung dari dialog dengan user.

8. Knowledge base dan inference engine terpisah.

2.3.3 Representasi pengetahuan Representasi pengetahuan merupakan metode yang digunakan untuk

mengodekan pengetahuan dalam sebuah sistem pakar yang berbasis

pengetahuan. Perepresentasian dimaksudkan untuk menangkap sifat-sifat

penting problema dan membuat informasi itu dapat diakses oleh prosedur

pemecahan problema.

2.3.4 Model representasi pengetahuan Pengetahuan dapat direpresentasikan dalam bentuk yang sederhana

atau kompleks, tergantung dari masalahnya (Schnupp, 1989). Dari buku

(kusrini:2006) Beberapa model representasi pengetahuan yang penting, adalah:

1. logika (logic),

2. jaringan semantik (semantic network),

3. object-atributte-value (OAV),

4. bingkai (frame)

5. kaidah produksi (production rule).

2.3.5 Inferensi Inferensi merupakan proses untuk menghasilkan informasi dari fakta

yang diketahui atau diasumsikan. Inferensi adalah konklusi logis (logical

conclusion) atau implikasi berdasarkan informasi yang tersedia.

4

Ada dua metode inferensi yang penting dalam sistem pakar, yaitu runut maju

(forward chaining) dan runut balik (backward chaining).

2.4 Tinjauan Tentang Web Site 2.4.1 Pengenalan Web

Internet adalah sebuah solusi jaringan yang dapat menghubungkan

beberapa jaringan lokal yang ada pada suatu daerah, kota, atau bahkan pada

sebuah Negara. tidak hanya itu, dengan adanya fasilitas internet setiap orang

dapat melakukan kegiatan mengirim email, cari data, atau bahkan belanja secara

online. 2.5 Tinjuan Tentang Pemrograman (Agus Saputra: 2012) 2.5.1 HTML

Semua pemrograman web, pasti memiliki kemampuan untuk

mengkolaborasi kode dengan html,,, by the way apa sih yang dimaksud html?

Html mempunyai kepanjangan Hyper Text Markr