of 58/58
1 | Modul Manajemen Pemasaran Alamsyah (2012) A. Manajemen Pemasaran Pemasaran Menurut Djaslim Saladin (2006:1) Pemasaran (marketing) berasal dari kata market (pasar). Pasar dapat diartikan sebagai “tempat dimana pembeli dan penjual bertemu untuk melakukan tukar- menukar barang”. Pengertian pasar secara l ebih lebih lengkap adalah “semua pelanggan yang mempunyai kebutuhan atau keinginan tertentu, bersedia dan mampu melibatkan diri dalam suatu pertukaran guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut”. Disebut pasar apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Ada sekelompok individu, organisasi. 2. Potensial real : pembeli yang mempunyai kemampuan daya beli (Purchasing power) dan nyata. 3. Ada kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). 4. Mempunyai perhatian (interest ) terhadap produk Pemasaran menurut beberapa ahli yang dikutip dari Djaslim Saladin(2006:1) sebagai berikut: 1. Philip Kotler (Edisi Milenium) Pemasaran adalah proses sosial yang di dalamnya individu atau kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain. 2. William J. Stanton, Michael J. Etzel, dan Bruce J.Walker Pemasaran adalah suatu sistem dapat memuaskan keinginan dan mencapai sasaran serta tujuan organisasi. 3. Warren J. Keegan Pemasaran adalah suatu proses yang berfokus pada sumber daya manusia dan bertujuan untuk memanfaatkan peluang-peluang pasar secara global. Dari uraian tentang pengertian pemasaran di atas menurut Djaslim Saladin (2006:2) dapat disimpulkan : 1. Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dari individu dan kelompok untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran (nilai) produk dengan yang lain. 2. Pemasaran adalah upaya menciptakan loyalitas konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Perbedaan Penjualan (selling) dengan Pemasaran (maketing) William J. Stanton dalam Alma (07:136) 1. Penjualan a. Menekankan kegiatan pada produk b. Perusahaan mula-mula membuat produk, kemudian berusaha menjualnya

A. Manajemen Pemasaran - · PDF fileManajemen pemasaran di samping memperhatikan unsur-unsur bauran pemasaran, juga ... dilaksanakan berdasarkan suatu filsafat yang mantap,

  • View
    223

  • Download
    2

Embed Size (px)

Text of A. Manajemen Pemasaran - · PDF fileManajemen pemasaran di samping memperhatikan unsur-unsur...

  • 1 | M o d u l M a n a j e m e n P e m a s a r a n A l a m s y a h ( 2 0 1 2 )

    A. Manajemen Pemasaran

    Pemasaran Menurut Djaslim Saladin (2006:1) Pemasaran (marketing) berasal dari kata market (pasar). Pasar dapat diartikan sebagai tempat dimana pembeli dan penjual bertemu

    untuk melakukan tukar-menukar barang. Pengertian pasar secara lebih lebih lengkap adalah semua pelanggan yang mempunyai kebutuhan atau keinginan tertentu, bersedia

    dan mampu melibatkan diri dalam suatu pertukaran guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut.

    Disebut pasar apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 1. Ada sekelompok individu, organisasi.

    2. Potensial real : pembeli yang mempunyai kemampuan daya beli (Purchasing power) dan nyata.

    3. Ada kebutuhan (needs) dan keinginan (wants).

    4. Mempunyai perhatian (interest) terhadap produk

    Pemasaran menurut beberapa ahli yang dikutip dari Djaslim Saladin(2006:1) sebagai

    berikut: 1. Philip Kotler (Edisi Milenium)

    Pemasaran adalah proses sosial yang di dalamnya individu atau kelompok

    memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk dan jasa yang bernilai dengan pihak lain.

    2. William J. Stanton, Michael J. Etzel, dan Bruce J.Walker Pemasaran adalah suatu sistem dapat memuaskan keinginan dan mencapai sasaran serta tujuan organisasi.

    3. Warren J. Keegan Pemasaran adalah suatu proses yang berfokus pada sumber daya manusia dan

    bertujuan untuk memanfaatkan peluang-peluang pasar secara global.

    Dari uraian tentang pengertian pemasaran di atas menurut Djaslim Saladin (2006:2)

    dapat disimpulkan : 1. Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dari individu dan kelompok

    untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran (nilai) produk dengan yang lain.

    2. Pemasaran adalah upaya menciptakan loyalitas konsumen terhadap produk yang

    ditawarkan.

    Perbedaan Penjualan (selling) dengan Pemasaran (maketing) William J. Stanton dalam Alma (07:136) 1. Penjualan

    a. Menekankan kegiatan pada produk b. Perusahaan mula-mula membuat produk, kemudian berusaha menjualnya

  • 2 | M o d u l M a n a j e m e n P e m a s a r a n A l a m s y a h ( 2 0 1 2 )

    c. Manajemen beroreantasi pada bagaimana tercapainya volume penjualan sebesar-besarnya

    d. Rencananya biasanya berjangka pendek (produk sekarang harus dipasarkan

    sekarang) 2. Pemasaran

    a. Menekankan apa yang diinginkan konsumen b. Perusahaan mula-mula meneliti keinginan konsumen, kemudian merancang

    bagaimana membuat produk tersebut agar memuaskan selera konsumen

    c. Manajemen beroreantasi pada profit, dalam arti laba total, bukan laba per unit barang

    d. Rencana dibuat jangka panjang, dalam arti memikirkan pertumbuhan perusahaan di masa datang.

    Pengertian pemasaran mengandung beberapa konsep pokok (Djaslim Saladin,2007:1): 1. Kebutuhan: suatu keadaan akan sebagian dari pemuasan dasar yang dirasakan dan

    disadari. 2. Keinginan: hasrat untuk memperoleh pemuas tertentu untuk kebutuhan yang lebih

    mendalam

    3. Permintaan: keinginan terhadap produk/jasa tertentu yang didukung oleh suatu kemampuan dan kemauan baik berwujud/ tidak.

    4. Produk: segala sesuatu yang dapat diberikan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan/keinginan (berwujud/tidak)

    5. Pertukaran: penentuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan seseorang

    dengan cara tertentu.

    Pertukaran merupakan salah satu dari empat cara dalam memenuhi kebutuhan, yaitu

    (Djaslim Saladin,2007:2): 1. Memproduksi sendiri (self production)

    2. Dengan paksaan (corcion) 3. Meminta-minta (begging) 4. Jual beli atau pertukaran (exchange)

    Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran atau marketing management berasal dari dua kata management dan marketing, yaitu dua ilmu yang terpisah kemudian dipadukan dalam satu kegiatan.

    Fungsi manajemen yang diterapkan dalam marketing yaitu (Buchari Alma,07:137)

    1. Planning (perencanaan) 2. Organizing (Menyusun organisasi yang jelas dan efisien sehingga diketahui siapa

    yang bertanggung jawab dalam perusahaan)

    3. Actuating (Agar pelaksanaan pekerjaan berjalan dengan lancar maka manajemen harus menetapkan bagaimana cara bekerja yang baik bagi pekerja)

    4. Controlling (kontrol dari setiap pekerjaan yang dilakukan)

    Menurut Philip Kotler dalam Djaslim Saladin (2006:4) Manajemen Pemasaran adalah

    proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan disribusi

  • 3 | M o d u l M a n a j e m e n P e m a s a r a n A l a m s y a h ( 2 0 1 2 )

    gagasan, barang, dan jasa untuk menghasilkan pertukaran yang memuaskan individu dan memenuhi tujuan organisasi.

    Tujuan Manajemen Pemasaran adalah untuk mempengaruhi tingkat jangkauan waktu, komposisi permintaan, sehingga membantu organisasi mencapai sasarannya. Pemasar

    menurut Philip Kotler dalam Djaslim Saladin (2006:4) adalah seseorang yang dapat menjawab tentang minat seseorang pembeli yang terlibat dalam pertukaran nilai.

    Calon pembeli adalah yang diidentifikasikan oleh pemasar sebagai seorang yang bersedia dan mampu terlibat dalam pertukaran nilai. Marketer bukan sekedar ingin

    mencapai target penjualan tetapi juga harus mampu menciptakan relationship. Manajemen pemasaran di samping memperhatikan unsur-unsur bauran pemasaran, juga

    harus mampu mengelola semua tugas sebaik mungkin dengan melakukan: (Djaslim Saladin,2007:3)

    1. Penelitian pemasaran dengan Sistem Informasi Pemasaran (SIP). 2. Perencanaan pemasaran dengan Sistem Perencanaan Pemasaran (SPP). 3. Penerapan atau pelaksanaan pemasaran dengan Sistem Pelaksanaan Pemasaran

    (SPLP). 4. Pengawasan penelitian dan evaluasi pemasaran dengan Sistem Pengendalian dan

    Evaluasi Pemasaran (SP & EP)

    Bauran Pemasaran Pengertian Bauran Pemasaran (Marketing Mix) menurut Philip Kotler dalam Djaslim Saladin (2007:3) adalah seperangkat variabel pemasaran yang dapat dikuasai oleh

    perusahaan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam pasar sasaran.

    Rangkaian variabel atau unsur-unsur itu adalah: 1. Unsur produk (product) 2. Unsur harga (price)

    3. Unsur tempat (place)

    4. Unsur promosi (promotion)

    Perkembangan Konsep Pemasaran Konsep pemasaran adalah dasar pemikiran bagaiman cara aktivitas pemasaran dapat dilaksanakan berdasarkan suatu filsafat yang mantap, yang mengungkapkan pemasaran yang tanggap dan bertanggung jawab. (Djaslim Saladin,2006:5).

    Philip Kotler dalam bukunya Marketing Management: Analysis, Planning,

    implementation, and Control, mengemukakan lima konsep bisnis yang berkembang dan berpengaruh dalam kegiatan pemasaran. (Buchari Alma,2007:13).

  • 4 | M o d u l M a n a j e m e n P e m a s a r a n A l a m s y a h ( 2 0 1 2 )

    Lima konsep bisnis dalam pemasaran: 1. Konsep Produksi (Production Concept)

    Konsep pemasaran yang memusatkan upaya mengerahkan segenap upaya untuk

    efisiensi produk yang tinggi dan distribusi yang luas 2. Konsep Produk (Product Concept)

    Konsep pemasaran yang memusatkan upaya membuat produk berkualitas tinggi Dasar pemikiran produsen: a. Konsumen akan memperhatikan mutu berbagai barang sebelum membeli

    b. Konsumen mengetahui perbedaan mutu berbagai macam barang c. Konsumen selalu mencari barang dengan mutu baik.

    d. Produsen harus selalu menjaga mutu untuk mempertahankan pelanggan 3. Konsep Penjualan (Selling Concept)

    Konsep berorrientasi pada volume penjualan yang tinggi sehingga perusahaan perlu

    kegiatan penjualan yang agresif dan promosi yang gencar. Ciri khasnya adalah promosi besar-besaran.

    Dasar pemikiran konsep ini: a. Konsumen cenderung menolak membeli barang yang tidak penting, sehingga

    harus didorong untuk membeli.

    b. Konsumen dapat dipengaruhi melalui stimulasi promosi c. Tugas produsen mendorong penjualan

    4. Konsep Pemasaran (Marketing Concept) Konsep berorientasi pada kebutuhan dan keinginan pasar sasaran. Dasar pemikiran konsep ini:

    a. Konsumen selalu memilih barang yang dapat memuaskan needs dan wantsnya b. Konsumen dapat dikelompokkan berdasarkan needs dan wantsnya c. Tugas organisasi adalahnmeneliti dan menetapkan segmentasi dan memilih

    pasar serta mengembangkan program pemasaran yang efektif 5. Konsep Pemasaran Sosial (Societal Marketing Concept)

    Konsep pemasaran yang berorientasi pada kesejahteraan konsumen dan masyarakat Dasar pemikiran konsep ini: a. Gejala konsumerisme akan muncul apabila masyarakat memperoleh barang

    yang baik dan layanan yang memuaskan b. Masyarakat akan menuntut tanggung jawab organisasi apabila mendapat

    perlakuan tidak baik dan ekosistem terganggu c. Masyarakat akan selalu menghendaki jaminan keselamatan komoditi yang

    dibeli

    Contoh: fast food (kolesterol), kemasan botol plastik (polusi) 6. Konsep Pemasaran Global (Global Marketing Concept)

    Konsep pemasaran yang berupaya memahami semua faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran (lingkungan) melalui manajemen strategis yang mantap. Sedangkan tujuan akhirnya berupaya untuk memenuhi keinginan semua terlibat

    dalam perusahaan (stakeholder benefits).

  • 5 | M o d u l M a n a j e m e n P e m a s a r a n A l a m s y a h ( 2 0 1 2 )

    Perbedaan Konsep Terdapat perbedaan konsep penjualan, konsep pemasaran, dan konsep global (Saladin,

    2007:7).

    Tabel 1. Perbedaan Konsep

    Pusat Perhatian Prosedur dan

    Alat Hasil Akhir

    Konsep

    Penjualan

    Produk Penjualan &

    Promosi

    Laba dari

    jumlah

    penjual