of 15 /15
TRANSPORT MEMBRAN Transpor t pasif Transpor t aktif

3. transport membran

Embed Size (px)

Citation preview

TRANSPORT MEMBRAN

Transport pasif

Transport aktif

A. TRANSPORT PASIF

Transport pasif adalah perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi sel

dari konsentrasi

tinggi ke rendah.

Contoh transpor pasif adalah difusi, osmosis, dan difusi

terfasilitasi.

Difusi

• setetes parfum akan menyebar keseluruh ruangan (difusi gas di dalam medium udara).

• Molekul dari sesendok gula akan menyebar ke seluruh volume air di gelas meskipun tanpa diaduk (difusi zat padat di dalam medium air), hingga kerapatan zat tersebut merata.

Contoh :

Difusi terbagi menjadi 2, yaitu :

Difusi Sederhana = difusi tanpa melalui membran. contohnya larutan gula dalam

air.

Difusi Terfasilisasi = difusi melalui membran dengan bantuan protein pembantu yaitu protein integral. contohnya pembuatan telur asin, respirasi sel, dan

membuat asinan buah.

faktor mempengaruhi laju difusi:

Tingkat gradien konsentrasi

Massa molekul menyebar

Suhu Kerapatan Pelarut

KelarutanLuas permukaan dan ketebalan membran plasma

Jarak tempuh

2. Osmosis

Osmosis adalah perpindahan pelarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah melalui membran semipermeable. Membran semipermeabel dapat ditembus

oleh pelarut, tapi tidak oleh zat terlarut

Contoh :

• Dialisis• Penyerapan air dan

mineral dari dalam tanah oleh Akar tumbuhan

• Pemberian garam pada serutan buah kates, pare atau wortel

B. TRANSPORT AKTIF

Transpor aktif adalah perpindahan molekul atau ion dengan menggunakan energi dari sel itu.

Perpindahan tersebut dapat terjadi meskipun menentang konsentrasi.

Contoh transpor aktif adalah pompa Natrium (Na+)-Kalium (K+), endositosis, dan eksositosis.

1. endosmosis

Endositosis artinya pemasukan zat ke dalam sel, Proses ini tergolong transpor aktif dan melawan gradien kadar (dari

konsentrasi rendah ke tinggi)

Contoh endositosis adalah fagositosis dan pinositosis.

fagositosis adalah endositosis terhadap benda padat. di

mana membran plasma satu sel membungkus partikel dari

lingkungan luar dan menangkapnya dalam satu

vakuola makanan.

Pinositosis adalah endositosis terhadap benda cair. sel

memakan sel memakan zat cair dan membentuk sebuah

gelembung. Cairan yang dimakan itu dimasukkan dalam vakuola makanan.

2. Eksositosis

Eksostosis artinya pengeluaran zat dari dalam sel.

Eksositosis pun termasuk gerak aktif karena membutuhkan energi.

Contoh eksostosis adalah proses pengeluaran zat dari dalam sel-sel

kelenjar ada peristiwa sekresi

3. Pompa natriun-kalium

Karena kebutuhan akan ion K+ sangat tinggi, maka diperlukan lagi pemasukan ion K+ ke dalam sel dan pengeluaran ion Na+ ke luar sel.

Konsentrasi ion K+ di luar sel rendah, dan di dalam sel tinggi. Sebaliknya konsentrasi ion Na+ di dalam sel rendah dan di luar sel tinggi.

Untuk melawan gradien kadar itu diperlukan energi ATP dengan pertolongan protein yang terdapat pada membran. Setiap pengeluaran

3 ion Na+ dari dalam sel diimbangi dengan pemasukan 2 ion K+ dari luar sel. Karena itu

disebut pompa natrium-kalium.

• Transpor aktif memerlukan suatu energi, sedangkan transpor pasif terjadi tidak memerlukan energi atau tanpa energi.

• Transpor aktif bersifat melawan gradien konsentrasi sedangkan transpor pasif hanya diam.

• Transpor aktif terdiri melalui endositosis dan eksositosis, sedangkan transpor pasif terdiri dari difusi, osmosis.

Perbedaan antara transpor aktif dengan transpor pasif :

Penerapan Konsep Transport melalui Membran

Pemanisan

pengasinan