3. Pembangunan Underpass Cibubur

  • View
    2.587

  • Download
    41

Embed Size (px)

Text of 3. Pembangunan Underpass Cibubur

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Seorang mahasiswa Teknik Sipil diharapkan mampu mengaplikasikan

ilmunya dalam dunia konstruksi sipil dengan tepat guna untuk menghasilkan konstruksi yang aman, kuat, stabil, nyaman, dan ramah lingkungan. Selain ilmu dan keterampilan, dibutuhkan juga pengalaman yang cukup. Oleh karena itu untuk mengetahui bagaimana suatu pekerjaan baik perencanaan maupun pelaksanaan struktur dan konstruksi serta hubungan profesional antara pelakunya itu berjalan di dunia nyata, seorang mahasiswa diberikan kewajiban untuk terjun langsung melihat permasalahan di lapangan, akan diperoleh pemahaman yang lebih matang. Dengan mengacu pada kenyataan yang ada, maka perguruan tinggi seperti Politeknik Negeri Bandung dirasakan perlu untuk menyelenggarakan program Praktek Kerja Lapangan (PKL). Praktek Kerja Lapangan adalah salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa program studi diploma IV Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2012/2013. Dalam Praktek Kerja Lapangan ini, mahasiswa diarahkan untuk melihat, mengamati, mencatat dan mendokumentasikan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang sedang berlangsung di lapangan. Kemudian mencoba membandingkan kenyataan yang ada di lapangan dengan bekal teori yang telah didapatkan dalam kegiatan perkuliahan, yang hasil pengamatannya dituliskan dalam sebuah laporan. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup pesat didukung dengan berkembangnya sektor pemukiman dan perkantoran menuntut penyediaan infrastruktur transportasi (termasuk jalan dan jembatan) yang memadai. Kawasan Pemukiman dan Perkantoran di wilayah Jalan Trans Yogie (Alternatif Cibubur) yang tumbuh sangat pesat menjadi pusat bangkitan lalu lintas (generatic traffic) yang sangat besar yang perlu diimbangi dengan peningkatan insfrastruktur jalan dan jembatan di wilayah tersebut. Hal ini telah disadari oleh pemerintah sejak dicanangkan Konsep Penanganan Jaringan Jalan guna mendukung Kawasan

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

1

Pemukiman dan Perkantoran. Kondisi jaringan jalan dan jembatan yang ada saat ini, khususnya Jalan Trans Yogie sudah tidak memadai lagi pada saat pagi dan sore hari karena jalan tersebut sudah 3 (tiga) lajur, tetapi jalan yang ada di Cibubur Junction tidak dapat menampung arus lalu lintas karena merupakan pertemuan arus lalu lintas yang keluar tol jagorawi, yang dari jalan Trans Yogie menuju tol dan yang keluar pintu tol Cibubur menuju jalan Jambore dan Radar AURI. Untuk mengatasi hal ini perlu dibangun jalan baru guna mengurangi kepadatan lalu lintas di Cibubur Junction. Kondisi tersebut melatar belakangi Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum melaksanakan paket Pembangunan Underpass Cibubur guna memberikan kemudahan dan kelancaran arus kendaraan dari arah jalan Trans Yogie menuju Jakarta dan sebaliknya yang akhirnya akan memberikan kenyamanan dan kelancaraan arus lalu lintas bagi pengguna jalan sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan daerah di kawasan tersebut.

1.2

Tujuan Tujuan Praktek Kerja Lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa Program

Studi D-IV Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan adalah: a. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dengan kegiatan proyek (Kontraktor, Konsultan, dan Lembaga Penelitian) yang berkaitan dengan bidang ilmu rekayasa sipil. b. Menambah wawasan mengenai pekerjaan Teknik Sipil pada pelaksanaannya langsung di lapangan, sehingga dapat mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja. c. Menumbuhkan dan menciptakan kemampuan mahasiswa untuk bisa membandingkan, menganalisis dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari bangku kuliah dengan keadaan nyata di lapangan. d. Memberikan pengalaman, baik secara visual maupun aktivitas yang dilakukan selama Praktek Kerja Lapangan.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

2

e.

Melatih adaptasi dengan lingkungan kerja yang sebenarnya sehingga akhirnya memiliki kompetensi (hard dan soft skill) yang cukup untuk memasuki dunia kerja.

f.

Melatih mahasiswa untuk dapat memberikan pendapat teknis setiap permasalahan yang terjadi dan penyelesaiannya di lapangan untuk meningkatkan kompetensi.

g.

Membina kemampuan dan keterampilan mahasiswa secara optimal dalam aspek pembahasan, penyampaian dan membuat simpulan proses pelaksanaan proyek dalam bentuk laporan ilmiah.

1.3

Ruang Lingkup Paket Pembangunan Underpass Cibubur terdiri dari beberapa macam

pekerjaan yaitu Perkerasan Rigid, Retaining Wall, Galian Tanah, Timbunan, Steel Sheet Pile, Drainase, Bored Pile, Cover Wall, Capping Beam, Parapet, dan Jacking Box Underpass. Dalam penyusunan laporan ini, penulis membatasi lingkup pembahasan yaitu pada pelaksanaan pekerjaan Bored Pile dan Steel Sheet Pile di proyek Pembangunan Underpass Cibubur.

1.4

Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penyusunan laporan

ini adalah : 1. Observasi Yaitu melakukan peninjauan langsung ke lapangan secara berulang-ulang untuk memperoleh informasi dan gambaran yang jelas tentang proyek yang sedang diamati. 2. Wawancara Yaitu data yang diperoleh dengan mewawancarai narasumber di lapangan yang memiliki hubungan langsung dengan proyek yang sedang diamati, misal : owner, kontraktor, konsultan, dan pekerja.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

3

3. Dokumentasi Yaitu mengumpulkan data yang diperoleh melalui foto/video kegiatan yang berlangsung di lapangan. 4. Kajian Pustaka Yaitu mengumpulkan, memperoleh data dengan cara mempelajari buku-buku, literatur, diktat, catatan kuliah, dan sumber lain yang erat kaitannya dengan proyek yang sedang diamati.

1.5

Sistematika Pembahasan Penulisan laporan praktek kerja lapangan ini dibuat secara sistematis

yang terbagi dalam lima bab, yaitu : Bab I Pendahuluan Berisi uraian tentang latar belakang, tujuan, lingkup pembahasan, metode pengumpulan data, dan sistematika pembahasan. Bab II Tinjauan Umum Proyek Bab ini berisi mengenai kondisi proyek, tujuan proyek, data proyek, struktur organisasi proyek secara umum, dan struktur organisasi perusahaan dan proyek secara khusus. Bab III Perancangan dan Pelaksanaan Proyek Dalam bab ini, berisi tentan penjelasan umum, perancangan proyek, pelaksanaan proyek, dan pengawasan proyek. Bab IV Permasalahan Dalam bab ini, dipaparkan mengenai permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan di lapangan baik teknis maupun non teknis serta solusinya. Bab V Penutup Bab ini berisi tentang kesimpulan dari pelaksanaan proyek dan saran proyek.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

4

BAB II TINJAUAN UMUM PROYEK2.1 Kondisi Proyek Paket Pembangunan Underpass Cibubur terletak setelah Exit Gate Cibubur, jalan Tol Jagorawi. Pembangunan Underpass Cibubur direncanakan akan memotong di bawah jalan tol Jagorawi. Pekerjaan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2012 ini adalah lanjutan dari pekerjaan Pembangunan Underpass Cibubur Tahun Anggaran 2011 yang merupakan salah satu paket pekerjaan yang ditangani oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV, SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan I Jakarta, PPK Jl. TB Simatupang Jl. Mayjen Sutoyo Jl. Trans Yogi yang dibiayai dengan dana APBN murni yang tertuang dalam DIPA SNVT Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan I Jakarta Tahun Anggaran 2012, No: 02/KTR/PPK-STMSTY/SNVT-PJNM-I-J/III/2012, tanggal 21 Maret 2012. Penyedia jasa (kontraktor) pelaksana yang ditunjuk untuk mengerjakan paket ini adalah PT. Brantas Abipraya (Persero), adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang jasa konstruksi. Sedangkan konsultan supervisi yang ditunjuk untuk mengawasi jalannya proyek ini adalah PT. Epadascon Pratama, perusahaan Badan Usaha Milik Swasta yang bergerak dalam jasa konsultansi teknik. Pembangunan paket Pembangunan Underpass Cibubur tahap II ini sudah mulai dikerjakan pada tanggal 23 Maret 2012 dan ditargetkan akan rampung pada tanggal 17 Desember 2012.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

5

Gambar 2.1 Kurva-S rencana awalSumber: Dokumen kontraktor

Berdasarkan kurva-s rencana awal yang terdapat dalam dokumen kontrak pekerjaan antara pihak owner dengan kontraktor pelaksanan dalam proyek Pembangunan Underpass Cibubur, terdapat beberapa uraian pekerjaan seperti terlihat pada table 2.1 berikut.Tabel 2.1 Perencanaan pekerjaan pembangunan underpass cibubur No. BAB I 1.2 1.8 1.21 BAB II 2.1 2.3.3 2.3.9a 2.3.10 2.3.10a 2.3.11 SKH-2.4.1 SKH-2.4.2 BAB III 3.1.1 3.1.4 3.1.4 Uraian Pekerjaan UMUM Mobilisasi Manajemen Dan Keselamatan Lalu Lintas Manajemen Mutu Jumlah Bobot Pekerjaan BAB I DRAINASE Galian Untuk Selokan Drainase Dan Saluran Air/ Kuras Saluran Gorong-Gorong Pipa Beton Bertulang, Diameter Dalam 800 Mm Saluran Berbentuk U Tipe DS-1a Saluran Berbentuk U Tipe DS-2 Saluran Berbentuk U Tipe DS-2a Saluran Berbentuk DS-3 Gorong-Gorong Kotak 1,2 M X 1,5 M Gorong-Gorong Kotak 1,6 M X 1,75 M Jumlah Bobot Pekerjaan BAB II PEKERJAAN TANAH Galian Biasa Galian Struktur Galian Perkerasan Beraspal Tanpa Cold Mining Machine Bobot 0.810 0.048 0.149 1.007 0.176 0.075 0.937 0.619 0.292 0.844 0.216 0.728 3.889 1.346 0.607 0.016

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

6

Galian Perkerasan Beton Timbunan Biasa Penyiapan Badan Jalan Jumlah Bobot Pekerjaan BAB III BAB V PERKERASAN BERBUTIR DAN BETON SEMEN 5.1.1 Lapis Pondasi Agregat Kelas A (Drainase Layer) 5.3.1 Perkerasan Beton Semen 5.3.3 Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus Jumlah Bobot Pekerjaan BAB V BAB VI PERKERASAN ASPAL 6.1.1 (b) Lapis Resap Pengikat Aspal Emulsi 6.1.2 (b) Lapis Perekat Aspal Emulsi 6.3.5a Laston Lapis Aus (AC-WC) (Gradasi Halus/Kasar) 6.3.6a Laston Lapis Antara(AC-BC) (Gradasi Halus/Kasar) 6.3.6c Laston Lapis Antara (AC-BC(L)) (Gradasi Halus/Kasar) 6.3.7a Laston Lapis Aus (AC-Base) (Gradasi Halus/Kasar)