229832252 Laporan Kasus Ispa

Embed Size (px)

Citation preview

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    1/26

    BAB I

    LAPORAN KASUS

    INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA ANAK

    I. IDENTITAS

    A. Identitas Anak

    Nama : An. M

    Tempat Tanggal Lahir : Banjar, 2 Januari 2008

    sia : ! tahun " #ulan

    Jenis $elamin : Laki%laki

    Alamat : Langkap Lan&ar 'T 0( ') 02 $*ta Banjar

    Tanggal +emeriksaan : 28 Maret 20(

    B. Identitas -rang Tua

    Nama Bapak sia : Agus "/ tahun

    +ekerjaan : +ekerja 1asta

    Nama I#u sia : Tuti "( tahun

    +ekerjaan : I#u 'umah Tangga

    Alamat : Langkap Lan&ar 'T 0( ') 02

    II. ANAMNESIS

    A. $eluhan utama : Batuk

    B. 'i1aat +enakit ekarang : 3ikeluhkan 4 satu hari ang lalu, #atuk #erdahak

    #er1arna hijau, #atuk terus menerus, #atuk #erdarah 5%6, #atuk #erlendir 5%6, #atuk tidak

    disertai neri dada dan sesak, #atuk a1alna kering kemudian #erdahak #er1arna hijau,

    gatal tengg*r*kan 576, pilek dengan sekret #er1arna hijau kental sejak ( hari ang lalu.

    esak 5%6, demam 5%6, ri1aat neri dada 5%6, mual 5%6, muntah 5%6, nasu makan sehari "

    kali.BAB 9 #iasa

    BA$ 9 lan&ar

    . 'i1aat +enakit 3ahulu : +ernah mengalami gejala ang sama, i#una mem#a1a

    pasien ke d*kter dan sem#uh, ri1aat k*ntak dengan *rang ang #ergejala sama 5%6

    ,ri1aat &a&ar dan &ampak 5%6, ri1aat trauma 5%6.

    3. 'i1aat +enakit $eluarga :

    Ada ri1aat #atuk lama ang diderita *leh kakek pasien

    I#u alergi terhadap &ua&a dingin dan makanan #erupa telur

    Tidak ada ri1aat kejang demam atau epileps

    Tidak ada ri1aat hipertensi

    1

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    2/26

    Tidak ada ri1aat dia#etetes mellitus

    ;. 'i1aat $ehamilan

    . 'i1aat $elahiran

    I#una melahirkan Mitahurahman pada usia kandungan "8 minggu 5aterm6

    +ersalinan se&ara se&ti* &aesaria karena kehamilan mengalami ketu#an pe&ah dini

    BB pada saat lahir ",2 kg

    =. 'i1aat +em#erian Makanan

    AI selama 2 tahun tidak disertai minum susu *rmula

    3i#erikan makanan tam#ahan #u#ur N saat umur ! #ulan

    Nasu makan anak #aik, sehari makan " kali

    Anak senang mengk*nsumsi permen, minuman dingines

    Anak tidak menukai saur

    Makanan ang dik*nsumsi sekarang adalah nasi, ikan kadang%kadang, aam kadang

    kadang

    ekarang anak tidak minum susu

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    3/26

    Berat #ada n : 2(," kg

    A. Tanda ?ital :

    Nadi : !0 @menit

    +ernaasan : "0@menit

    uhu : N*rmal

    B. +emeriksaan isis keseluruhanKepala-Leher

    $ulit : Ber1arna sa1* matang, ikterus 5%6, sian*sis 5%6

    $epala : Bentuk n*rmal, tidak tera#a #enj*lan, ram#ut #er1arna hitam

    terdistri#usi merata, tidak mudah di&a#utMata -3 : Bentuk n*rmal, $*njungti?a tidak anemis, sklera tidak ikterik,

    palpe#ral superi*r et ineri*r tidak edema, pupil #ulat dengan

    diameter kurang le#ih " mm, relek &ahaa 576, mata &ekung 5%6

    - : Bentuk n*rmal, $*njungti?a tidak anemis, skelra tidak ikterik,

    palpe#ral superi*r et ineri*r tidak edema, pupil #ulat dengan

    diameter kurang le#ih " mm, relek &ahaa 576, mata &ekung 5%6

    Telinga : Bentuk n*rmal, liang telinga lapang, tidak ada sekret, tidak ada

    serumen

    *ssa supra&la?i&ularis, *ssa inra&la?i&ularis : &ekung, simetris kiri dan kanan

    >*ssa jugularis : Tidak tampak de?iasi

    Tipe pernaasan : T*rak*%a#d*minal

    Palpasi

    3

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    4/26

    Trakea : Tidak ada de?iasi trakea, iktus k*rdis tera#a di I

    linea parasternal sinistra

    Neri tekan 5%6, massa 5%6, edema 5%6, krepitasi 5%6.

    =erakan dinding dada : imetris kiri dan kanan

    >remitus ?*&al : imetris kiri dan kanan

    Perkusi

    *n*r seluruh lapang paru

    Batas paru%hepar : Inspirasi I , ;kspirasi I

    Batas paru%jantung :

    $anan : I II linea parasternalis dekstra

    $iri : I I linea mid &la?i&ula sinistra

    Auskultasi

    *r : (2tunggal regular, Murmur 5%6, =all*p 5%6.

    +ulm* :

    esikuler 576 pada seluruh lapang paru

    'h*nki 5%%6

    )heeing 5%%6

    Abdomen

    Inspeksi :

    Bentuk : imetris

    m#ili&us : Masuk merata

    +ermukaan $ulit : Tanda%tanda inlamasi 5%6, sian*sis 5%6, ?enektasi 5%6,massa 5%6,

    ?ena k*lateral 5%6, papula 5%6, petekie 5%6, purpura 5%6, ekim*sis 5%6,spider na? 5%6.

    3istensi 5%6

    As&ites 5%6

    Auskultasi

    Bising usus 576 n*rmal

    Metalli& s*und 5%6

    Bising a*rta 5%6

    Perkusi

    4

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    5/26

    Timpani pada seluruh lapang a#d*men 576

    Neri ket*k 5%6

    Palpasi

    Neri tekan epigastrium 5%6

    Massa 5%6

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    6/26

    (. $unjungan 'umah 5"( Maret 20(6

    $eadaan umum : Baik

    $esadaran : *mp*smentis

    Kelu"an : +ilek

    I. Tan#a $ital %

    Nadi : !2 @menit

    +ernaasan : "0 @menit

    uhu : "!,8*

    II. Pe&eriksaan 'isis keseluru"an

    Kepala-Leher

    $ulit : Ber1arna sa1* matang, ikterus 5%6, sian*sis 5%6

    $epala : Bentuk n*rmal, tidak tera#a #enj*lan, ram#ut #er1arna hitamterdistri#usi merata, tidak mudah di&a#ut

    Mata -3 : Bentuk n*rmal, $*njungti?a tidak anemis, sklera tidak ikterik,

    palpe#ral superi*r et ineri*r tidak edema, pupil #ulat dengan

    diameter kurang le#ih " mm, relek &ahaa 576, mata &ekung 5%6

    - : Bentuk n*rmal, $*njungti?a tidak anemis, skelra tidak ikterik,

    palpe#ral superi*r et ineri*r tidak edema, pupil #ulat dengan

    diameter kurang le#ih " mm, relek &ahaa 576, mata &ekung 5%6

    Telinga : Bentuk n*rmal, liang telinga lapang, tidak ada sekret, tidak ada

    serumen

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    7/26

    +ermukaan dada : +apula 5%6, purpura 5%6, ekim*sis 5%6, spider nae?i 5%6, ?ena

    k*lateral 5%6, massa 5%6.

    Iga dan sela iga : +ele#aran I 5%6

    >*ssa supra&la?i&ularis, *ssa inra&la?i&ularis : &ekung, simetris kiri dan kanan

    >*ssa jugularis : Tidak tampak de?iasi Tipe pernaasan : T*rak*%a#d*minal

    Palpasi

    Trakea : Tidak ada de?iasi trakea, iktus k*rdis tera#a di I

    linea parasternal sinistra

    Neri tekan 5%6, massa 5%6, edema 5%6, krepitasi 5%6.

    =erakan dinding dada : imetris kiri dan kanan

    >remitus ?*&al : imetris kiri dan kanan

    Perkusi

    *n*r seluruh lapang paru

    Batas paru%hepar : Inspirasi I , ;kspirasi I

    Batas paru%jantung :

    $anan : I II linea parasternalis dekstra

    $iri : I I linea mid &la?i&ula sinistra

    Auskultasi

    *r : (2tunggal regular, Murmur 5%6, =all*p 5%6.

    +ulm* :

    esikuler 576 pada seluruh lapang paru

    'h*nki 5%%6

    )heeing 5%%6

    Abdomen

    Inspeksi :

    Bentuk : imetris

    m#ili&us : Masuk merata

    +ermukaan $ulit : Tanda%tanda inlamasi 5%6, sian*sis 5%6, ?enektasi 5%6,massa 5%6,

    ?ena k*lateral 5%6, papula 5%6, petekie 5%6, purpura 5%6, ekim*sis 5%6,spider na? 5%6.

    3istensi 5%6

    7

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    8/26

    As&ites 5%6

    Auskultasi

    Bising usus 576 n*rmal

    Metalli& s*und 5%6

    Bising a*rta 5%6

    Perkusi

    Timpani pada seluruh lapang a#d*men 576

    Neri ket*k 5%6

    Palpasi

    Neri tekan epigastrium 5%6

    Massa 5%6

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    9/26

    ruang makan #eralaskan tanah, gudang tempat penimpanan padi dan pupuk #erdinding #ilik

    #am#u dengan keadaan k*t*r sehingga #anak de#u disekitar gudang, $*ndisi kamar tidur

    dengan ?entilasi dan sirkulasi udara ang &ukup #aik, kamar mandi dan dapur &ukup

    #ersih.+eralatan rumah tangga ang &ukup lengkap, dan terdapat ( m*t*r.Lingkungan

    disekitar rumah pasien &ukup #ersih.

    . 'i1aat +enakit $eluarga

    3ari penuturan i#u pasien diketahui #ah1a kakek pasien menderita ri1aat saluran

    pernaasan, i#u pasien alergi terhadap &ua&a dingin dan makanan #erupa telur.

    3. +*la $*nsumsi Makanan

    +*la $*nsumsi keluarga terse#ut &ukup #aik dengan asupan gii.+asien sering

    mengk*nsumsi es minuman dingin.

    ;. +sik*l*gi dalam hu#ungan antar angg*ta keluarga

    +asien memiliki hu#ungan ang #aik dengan sesama angg*ta keluarga ang lain terutama

    paman pasien.>. $e#iasaan

    +asien sering mengk*nsumsi permen dan es minuman dingin.=. Lingkungan

    Lingkungan pemukiman keluarga &ukup #ersih dan &ukup tertata dengan #aik.ampah

    tersimpan pada tempatna, demikian juga dengan tata letak peralatan dan perlengkapan

    rumah.

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    10/26

    10

    =am#ar 2. Jalan didepan rumah paisen

    Gambar 3.

    =am#ar . 'uan makan

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    11/26

    11

    Gambar 5.

    =am#ar !. $amar mandi

    =am#ar /. 3apur

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    12/26

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    13/26

    M menderita I+A #era1al dari keluhan%keluhan ang dialami *leh pasien ang rele?an

    dengan gejala%gejala tim#ulna I+A, akni #erupa #atuk, demam serta pilek.I+A dapat dise#a#kan *leh ineksi #akteri maupun ?irus namun demikian path*gen

    tersering ang mene#a#kan I+A adalah ?irus atau ineksi ga#ungan ?irus #akteri.$eluhan

    An. M #erupa #atuk pr*dukti dengan sputum #er1arna hijau dapat dijumpai pada #e#erapa

    pasien I+A namun hal ini tidak dapat mem#edakan se&ara spesiik pene#a# I+A terse#ut

    #akteri atau ?irus.ntuk mengetahui le#ih jelas pene#a# dari I+A perlu dilakukan

    pemeriksaan sputum.

    An. M adalah se*rang anak tunggal ang tinggal hana #ersama i#una dirumah, An. M

    sering #ermain #ersama pamanna ang per*k*k. An. M sering men&*#a menghisap r*k*k

    ang dik*nsumsi *leh pamanna, selain itu paman An. M juga sering mer*k*k didekat An.

    M. 3irumah tempat tinggal An. M terlihat ruang makan ang #eralaskan tanah sehingga

    meningkatkan kelem#a#an udara di dalam rumah , terdapat gudang penimpanan pupuk dan

    padi ang #erdinding #ilik dengan de#u ang te#al. 3ari uraian ang singkat ini dapat

    diketahui #ah1a lingkungan menjadi salah satu akt*r risik* An. M menderita I+A.

    -#at ang diminum *leh An. M adalah =l&erl =uaia&*late,+ara&etam*l dan itamin .

    An. M di#erikan=l&erl guaia&*late ang mempunai &ara kerja mengen&erkan dahak pada

    saluran pernapasan sehingga mempermudah pengeluaran dahak. -leh karena itu *#at ini

    digunakan untuk meredakan #atuk #erdahak.-#at ini #ertindak se#agai ekspekt*ran dengan

    meningkatkan ?*lume dan mengurangi ?isk*sitas sekresi dalam trakea dan #r*nkus.3*sis

    ang di#erikan pada anak%anak =l&erl =uaia&*late C D (2 tahun 9 (00%200 mg, "% kali

    sehari.

    +ara&etam*l adalah *#at ang mempunai eek mengurangi neri 5analgesi&6 dan

    menurunkan demam 5antipiretik6. ara menurunkan demam dengan &ara mengham#at pusat

    pengatur panas tu#uh di hip*talamus. +ada k*ndisi demam, para&etam*l hana #ersiat

    simpt*matik aitu meredakan keluhan demam 5menurunkan suhu tu#uh6 dan tidak meng*#ati

    pene#a# demam itu sendiri. 3*sis dalam #entuk +ara&etam*l ta#let C00 mg "@ E ta#.

    itamin adalah ?itamin ang #iasa digunakan uuntuk men&egah dan meng*#ati

    demam.itamin juga #erperan penting dalam mem#antu penerapan at #esi dan

    mempertajam kesadaran.e#agai anti*ksidan, ?itamin mampu menetralkan radikal #e#as di

    seluruh tu#uh. elain itu ?itamin juga dapat memperkuat daa imunitas dalam tu#uh.

    13

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    14/26

    elain terapi armak*l*gis, diperlukan terapi n*n armak*l*gis #erupa saran%saran kepada

    i#u An. M ang mengasuhna, misalna menjaga p*la hidup sehat, makan ang #ergii dan

    teratur serta istirahat ang &ukup.

    BAB IV TINJAUAN PUSTAKA

    INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA ANAK

    I. DEFINISI

    Ineksi aluran +ernaasan Akut 5I+A6 adalah penakit saluran pernaasan atas atau #a1ah,

    menular, ang dapat menim#ulkan #er#agai spektrum penakit ang #erkisar dari penakit tanpa

    gejala atau ineksi ringan sampai penakit ang parah dan mematikan, tergantung pada path*gen

    pene#a#na, akt*r lingkungan, dan akt*r pejamu.(

    II. EPIDEMIOLOI

    Menurut )

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    15/26

    di Asia Tenggara se#anak 2.( juta #alita pada tahun 200. India, Bangladesh, Ind*nesia, dan

    Manmar merupakan negara dengan kasus kematian #alita aki#at I+A ter#anak. 2

    I+A adalah pene#a# utama m*r#iditas dan m*rtalitas penakit menular di dunia.

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    16/26

    IV. KLASIFIKASI

    I+A diklasiikasikan menjadi I+A ringan, I+A sedang dan I+A #erat 5 3itjen +2+L,

    200G6.

    (6 I+A 'ingan

    Tanda dan gejalana adalah merupakan satu atau le#ih dari tanda dan gejala seperti #atuk,

    pilek 5mengeluarkan lendir atau ingus dari hidung6, serak 5#ersuara parau ketika

    #er#i&ara6, sesak ang disertai atau tanpa disertai demam 5 "/,2*6, keluarna &airan

    dari telingan ang le#ih dari 2 minggu tanpa ada rasa sakit pada telinga.C

    26 I+A edang

    Tanda dan gejala I+A ringan ditam#ah satu atau le#ih gejala #erikut seperti pernaasan

    ang &epat le#ih dari C0 kali permenit atau le#ih 5tanda utama6 pada umur ( tahun dan

    0 kali per menit pada umur (%C tahun, panas dengan suhu "G* atau le#ih,

    16

    Ta(el ). Ra*a& Pen+e(a( ISPA Menurut U&ur

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    17/26

    wheezing,tengg*r*kan #er1arna merah, mengeluarkan &airan dari telinga, tim#ul #er&ak

    dikulit menerupai &ampak, dan pernaasan #er#uni seperti meng*r*k. C

    "6 I+A Berat

    Tanda dan gejalana adalah ringan dan sedang ditam#ah satu atau le#ih dari gejala seperti

    penarikan dada ke dalam pada saat menarik naas 5tanda utama6, adana strid*r ataumengeluarkan naas seperti meng*r*k, serta tidak mampu atau tidak mau makan. Tanda

    dan gejala I+A #erat ang lain seperti ke#iru%#iruan 5sian*sis6, pernaasan &uping

    hidung, kejang, dehidrasi, kesadaran menurun, nadi &epat 5le#ih dari (!0 kali per menit

    atau tak tera#a6 dan terdapatna selaput diteri.C

    elain itu -rganisasi $esehatan 3unia 5)

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    18/26

    I+A dapat ditularkan melalui air ludah, dr*plet melalui #atuk dan #ersin, udara

    pernaasan ang mengandung kuman ang terhirup *leh *rang sehat ke dalam saluran

    pernaasanna./

    I+A juga dapat diaki#atkan *leh p*lusi udara. I+A aki#at p*lusi udara adalah I+A

    ang dise#a#kan *leh akt*r risik* p*lusi udara seperti asap r*k*k, asap pem#akaran rumah

    tangga, gas #uang sarana transp*rtasi dan industr, ke#akaran hutan, dan lain%lain. Agen

    ineksius dapat mene#a#kan tim#ulna I+A, namun ke#eradaan agen ineksius tidak

    langsung menim#ulkan I+A karena perthanan tu#uh juga menjadi akt*r ang penting

    untuk menentukan.8

    +ene#aran I+A juga tergantung pada keadaan lingkungan. Menurut A&hmadi

    520086, untuk mengetahui pat*genesis I+A dapat digunakan te*ri manajemen penakit

    #er#asis lingkungan.G

    18

    a&(ar ,. Mekanis&e Pen+akit

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    19/26

    +erjalanan klinis penakit I+A dimulai dengan interaksi antara?irus#akteri

    dengan tu#uh.Masukna ?irus se#agai antigen ke saluran pernaasan mene#a#kan siliaang terdapat pada permukaan saluran pernaasan #ergerak ke atas mend*r*ng ?irus kea

    rah aring atau dengan suatu tangkapan rele@ spasmus *leh laring. Jika rele@ terse#ut

    gagal maka ?irus#akteri dapat merusak lapisan epitel dan lapisan muk*sa saluran

    pernaasan. Iritasi ?irus#akteri pada kedua lapisan terse#ut mene#a#kan tim#ulna

    #atuk kering.$erusakan struktur lapisan dinding sakuran pernaasan mene#a#kan

    peningkatan aktiitas kelenjar mu&us, ang #anak terdapat pada dinding saluran

    pernaasan.

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    20/26

    erangan ineksi ?irus pada saluran pernaasan dapat menim#ulkan gangguan gii

    akut pada #ai dan anak.irus ang menerang saluran naas atas dapat mene#ar ke

    tempat%tempat lain dalam tu#uh, sehingga dapat mene#a#kan kejang, demam, dan juga

    dapat mene#ar ke saluran naas #a1ah.3ampak ineksi sekunder #akteri mene#a#kan

    #akteri%#akteri ang #iasana ditemukan di saluran naas atas dapat menerang saluran

    naas #a1ah seperti paru%paru sehingga mene#a#kan penumia #akteri.Melalui uraian di

    atas, perjalanan klinis I+A dapat di#agi menjadi peri*de prepath*genesis dan

    path*genesis.(0

    (6 +eri*de +repath*genesis

    +ene#a# telah ada tetapi #elum menunjukan reaksi. +ada peri*de ini terjadi antara agen

    dan lingkungan serta antara h*st dan lingkungan.(0

    a. Interaksi antara agen dan lingkungan men&akup pengaruh ge*grais terhadap

    perkem#angan agen serta dampak peru#ahan &ua&a terhadap pene#aran ?irus

    dan #akteri pene#a# I+A.

    #. Interaksi antara hostdan lingkungan men&akup pen&emaran lingkungan seperti

    asap karena ke#akaran hutan, gas #uang sarana transp*rtasi dan p*lusi udara

    dalam rumah dapat menim#ulkan penakit I+A jika terhirup *leh host.

    26 +eri*de +ath*genesisTerdiri dari tahap inku#asi, tahap penakit dini, tahap penakit lanjut dan tahap penakit

    akhir.(0

    a. Tahap Inku#asi, agen ineksius pene#a# I+A merusak lapisan epitel dan lapisan

    muk*sa ang merupakan pelindung utama pertahanan sstem saluran pernaasan.

    Aki#atna, tu#uh menjadi lemah diperparah dengan keadaan gii dan daa tahan

    tu#uh ang rendah.

    #. Tahap penakit dini, dimulai dengan gejala%gejala ang mu&ul aki#at adana

    interaksi.&. Tahap penakit lanjut, merupakan tahap peng*#atan ang epat untuk menghindari

    aki#at lanjut ang kurang #aik.

    d. Tahap penakit akhir, penderita dapat sem#uh sempurna, sem#uh denganatelektasis, menjadi kr*nis, dan dapat meninggal aki#at pneum*nia.

    VII. FAKTOR RISIKO

    Ada #er#agai akt*r ang dapat mene#a#kan terjadina I+A, seperti: lingkungan dan

    host. Menurut #er#agai penelitian se#elumna, akt*r lingkungan ang dapat mene#a#kan

    I+A adalah kualitas udara dalam ruangan ang dipengaruhi *leh p*lusi udara dalam ruangan

    20

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    21/26

    5indoor air polution6. +en&emaran udara dalam ruangan dise#a#kan *leh aktiitas penghuni

    dalam rumah, seperti: perilaku mer*k*k angg*ta keluarga dalam rumah dan penggunaan

    kau #akar se#agai #ahan #akar dalam rumah tangga. edangkan akt*r host ang dapat

    mempengaruhi terjadina I+A antara lain: status imunisasi, Berat Badan Lahir 'endah

    5BBL'6, dan umur. Balita ang memiliki status imunisasi ang tidak lengkap akan le#ih

    mudah terserang penakit di#andingkan dengan #alita ang memiliki status imunisasi

    lengkap. Balita BBL' memiliki keke#alan tu#uh nag masih rendah dan *rgan pernapasan

    masih lemah sehingga #alita BBL' le#ih mudah terserang penakit ineksi, khususna

    ineksi pernapasan di#andingkan dengan #alita tidak BBL' n*rmal.

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    22/26

    e#elum hasil kultur keluar, maka anti#i*tik ang dapat di#erikan adalah anti#i*tik spektrum

    luas, ang kemudian sesuai hasil kultur diu#ah menjadi kultur sempit. Lama pem#erian terapi

    ditentukan #erdasarkan adana penakit penerta.("

    30 N1n&e#ika&ent1sa+enatalaksanaan N*nmedikament*sa aitu (

    a. +er#anak istirahat

    #. +er#anak minum air putih&.

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    23/26

    $e1aspadaan tandar untuk semua pasien6, persediaan ang teratur dan

    peng*rganisasian pelaanan 5misalna, pem#uatan sistem klasiikasi dan penempatan

    pasien6. +impinan asilitas pelaanan kesehatan juga harus melakukan peren&anaan sta

    untuk mempr*m*sikan rasi* pasien%sta ang memadai, mem#erikan pelatihan sta, dan

    mengadakan pr*gram kesehatan sta 5misalna, ?aksinasi, pr*ilaksis6 untuk

    meningkatkan kesehatan umum petugas kesehatan.

    50 Pen*en#alian lin*kun*an #an teknis

    +engendalian ini men&akup met*de untuk mengurangi k*nsentrasi aer*s*l

    pernapasan ineksius 5misalna, dr*plet nuklei6 di udara dan mengurangi ke#eradaan

    permukaan dan #enda ang terk*ntaminasi sesuai dengan epidemi*l*gi ineksi.*nt*h

    pengendalian teknis primer untuk aer*s*l pernapasan ineksius adalah ?entilasi

    lingkungan ang memadai 5K (2 A

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    24/26

    eusta&hi, larngitis, tra&heitis, #r*n&hitis, dan #r*nk*penumina dan #erlanjut pada kematian

    karena adana sepsis ang meluas.(C

    /II. PRONOSIS

    +ada dasarna, pr*gn*sis I+A adalah #aik pa#ila tidak terjadi k*mplikasi ang #erat.$M ni?ersitas

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    25/26

    (". 3ahlan . +nuem*nia. In : ud** A), eti*hadi B, Al1i I, ;dit*rs, Buku Ajar Ilmu

    +enakit 3alam. Jakarta : +usat +ener#itan Ilmu +enakit 3alam $ed*kteran ni?ersitas

    Ind*nesia.(. a?itri -ra. 'ekam Medik +asien +*li dalam s&ri#d.&*m

    (C. )hale and )r*ng, 2000. Nursing &are * Inant And hildern, M*s#, In&. asir, 200G,

    Ineksi aluran +ernaasan Akut 5I+A6.(!. upat*nd* dan '**sher*e A=. 200/. +ed*man Mem#eri -#at pada +asien =eriatri erta

    Mengatasi Masalah +*liarmasi. In ud** A.)., eti*hadi B., Al1i I., imadi#rata M.

    dan setiati . 5edit*r6."u!u A)ar Ilmu Pen#a!it Dalam .ilid III 3disi I4. Jakarta : +usat

    +ener#itan 3epartemen Ilmu +enakit 3alam >akultas $ed*kteran ni?ersitas Ind*nesia.

    25

  • 7/25/2019 229832252 Laporan Kasus Ispa

    26/26