226469252 REFERAT Trauma Kapitis

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    1/30

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Di negara berkembang seperti Indonesia, seiring dengan kemajuan

    teknologi dan pembangunan, frekuensi trauma kepala cenderung makin

    meningkat. Trauma kepala berperan pada hampir separuh dari seluruh kematian

    akibat trauma, mengingat bahwa kepala merupakan bagian yang tersering dan

    rentan terlibat dalam suatu kecelakaan. Kasus trauma kepala terutama melibatkan

    kelompok usia produktif, yaitu antara 15!! tahun dan lebih didominasi oleh

    kaum lakilaki dibandingkan perempuan. "enyebab tersering adalah kecelakaan

    lalu lintas dan disusul dengan kasus jatuh terutama pada kelompok usia anak

    anak.

    Trauma kepala adalah cedera pada kepala yang dapat melibatkan seluruh

    struktur lapisan, mulai dari lapisan kulit kepala atau tingkat yang paling #ringan$,

    tulang tengkorak, duramater, %askuler otak, sampai jaringan otaknya sendiri& baik  berupa luka yang tertutup, maupun trauma tembus.

    'ntuk rujukan penderita cedera kepala, perlu dicantumkan informasi

     penting seperti( umur penderita, waktu, mekanisme cedera, status respiratorik dan

    kardio%askuler, pemeriksaan minineurologis )*+- terutama nilai respon motorik 

    dan reaksi cahaya pupil, adanya cedera penyerta, dan hasil +T can.

    "ada penderita harus diperhatikan pernafasan, peredaran darah umum dan

    kesadaran, sehingga tindakan resusitasi, anmnesa dan pemeriksaan fisik umum

    dan neurologist harus dilakukan secara serentak. Tingkat keparahan trauma

    kepala harus segera ditentukan pada saat pasien tiba di umah akit.

    1

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    2/30

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Definisi Trauma Kapitis

    +idera kepala atau trauma kapitis adalah cidera mekanik yang secara langsung

    atau tidak langsung mengenai kepala yang mengakibatkan luka di kulit kepala,

    fraktur tulang tengkorak, robekan selaput otak dan kerusakan jaringan otak itusendiri, serta mengakibatkan gangguan neurologis.1 

    2.2 Anatomi

    1. Kulit Kepala )calp-

    Kulit kepala terdiri dari 5 lapisanyang disebut +/0" yaitu(

    a. kin atau kulit

     b. +onnecti%e Tissue atau jaringan penyambung

    c. /poneurosis atau galea aponeurotika yaitu jaringan ikat yang berhubungan

    langsung dengan tengkorak 

    d. 0oose areolar tissue atau jaringan penunjang longgar 

    e. "erikarnium

    Kulit kepala memiliki banyak pembuluh darah sehingga bila terjadi

     perdarahan akibat laserasi kulit kepala akan menyebabkan banyak kehilangan

    darah terutama pada anakanak atau penderita dewasa yang cukup lama

    terperangkap sehingga membutuhkan waktu lama untuk mengeluarkannya.

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    3/30

    . Tulang Tengkorak  

    Tulang tengkorak atau kranium terdiri dari kal%arium dan basis kranii, di

    regio temporal tulang tipis, namun disini dilapisi oleh otot temporalis. 2asis kranii

     berbentuk tidak rata dan tidak teratur sehingga cedera pada kepala dapat

    menyebabkan kerusakan pada bagian dasar otak yang bergerak akibat cedera

    akselerasi dan deselerasi. ongga tengkorak dasar dibagi atas tiga fosa yaitu

    anterior, media dan posterior. 3osa anterior adalah tempat lobus frontalis, fosa

    media tempat lobus temporalis dan fosa posterior adalah ruang bagi batang otak 

     bawah dan serebelum.1,

    *ambar 1. Tulang tengkorak 1 

    4. eningen

    elaput meningen menutupi seluruh permukaan otak, terdiri dari tiga

    lapisan yaitu( duramater, araknoid dan piamater. Duramater adalah selaput yang

    keras, terdiri atas jaringan ikat fibrosa yang melekat erat dengan tabula interna

    atau bagian dalam kranium. Duramater tidak melekat dengan lapisan dibawahnya

    )araknoid-, terdapat ruang subdural.,4

    "ada cedera kepala, pembuluh %ena yang berjalan pada permukaan otak 

    menuju sinus sagitalis superior di garis tengah atau disebut 2ridging %eins, dapat

    4

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    4/30

    mengalami robekan dan menyebabkan perdarahan subdural. /rteriarteri

    meningea terletak antara duramater dan tabula interna tengkorak, jadi terletak di

    ruang epidural. 6ang paling sering mengalami cedera adalah arteri meningea

    media yang terletak pada fosa temporalis )fosa media-. Dibawah duramater 

    terdapat araknoid yang merupakan lapisan kedua dan tembus pandang. 0apisan

    yang ketiga adalah piamater yang melekat erat pada permukaan korteks serebri.

    +airan serebrospinal bersirkulasi diantara selaput araknoid dan piameter dalam

    ruang sub araknoid.,4

    !. 7tak  

    7tak manusia terdiri dari serebrum,serebelum dan batang otak. erebrum

    terdiri atas hemisfer kanan dan kiri yang dipisahkan oleh falks serebri)lipatan

    duramater yang berada di inferior sinus sagitalis superior-. 8emisfer otak yang

    mengandung pusat bicara sering disebut sebagai hemisfer dominan. 0obus

    frontalis berkaitan dengan fungsi emosi, fungsi motorik dan pada sisi dominan

    mengandung pusat ekspresi bicara )area bicara motorik-.

    *ambar . /natomi 7tak 4

    !

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    5/30

    0obus parietalis berhubungan dengan orientasi ruang dan fungsi sensorik.

    0obus temporalis mengatur fungsi memori tertentu. 0obus occipitalis berukuran

    lebih kecil dan berfungsi dalam penglihatan. 2atang otak terdiri dari

    mesensefalon, pons dan medula oblongata. esensefalon dan pons bagian atas

     berisi sistem akti%asi retikulasi yang berfungsi dalam kesadaran dan kewaspadaan.

    "ada medula oblongata berada pusat %ital kardiorespiratorik yang terus

    memanjang sampai medula spinalis di bawahnya. erebellum bertanggung jawab

    dalam fungsi koordinasi dan keseimbangan terletak dalam fosa posterior,

     berhubungan dengan medula spinalis batang otak dan kedua hemisfer serebri.

    5. +airan serebrospinal

    +airan serebrospinal dihasilkan oleh pleksus khoroideus dengan kecepatan

     produksi sebanyak 49 ml:jam. "leksus khorideus terletak di %entrikel lateralis baik 

    kanan maupun kiri, mengalir melalui foramen monro ke dalam %entrikel tiga.

    elanjutnya melalui akuaduktus dari syl%ius menuju %entrikel ke empat,

    selanjutnya keluar dari sistem %entrikel dan masuk ke ruang subaraknoid yang

     berada diseluruh permukaan otak dan medula spinalis. + akan diserap ke dalam

    sirkulasi %ena melalui granulasio araknoid yang terdapat pada sinus sagitalis

    superior. /danya darah dalam + dapat menyumbat granulasio araknoid

    sehingga mengganggu penyerapan + dan menyebabkan kenaikan tekanan intra

    kranial )hidrosefalus komunikans-,!

    5

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    6/30

    *ambar 4. +airan serebrospinal pada otak 4

    ;. Tentorium

    Tentorium serebelli membagi ruang tengkorak menjadi supratentorial dan

    infratentorial. esensefalon menghubungkan hemisfer serebri dengan batang otak 

     berjalan melalui celah lebar tentorium serebeli yang disebut insisura tentorial.

     

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    7/30

    1. Tekanan Intrakranial

    2erbagai proses patologis yang mengenai otak dapat mengakibatkan

    kenaikan tekanan intrakranial yang selanjutnya akan mengganggu fungsi otak 

    yang akhirnya berdampak buruk terhadap kesudahan penderita. Dan tekanan

    intrakranial yang tinggi dapat menimbulkan konsekuensi yang mengganggu

    fungsi otak dan tentunya mempengaruhi pula kesembuhan penderita. =adi,

    kenaikan tekanan intrakranial )TIK- tidak hanya merupakan indikasi adanya

    masalah serius dalam otak tetapi justru sering merupakan masalah utamanya. TIK 

    normal pada saat istirahat kirakira 19 mm8g )14; mm87-, TIK lebih tinggi

    dari 9 mm8g dianggap tidak normal dan TIK lebih dari !9 mm8g termasuk 

    dalam kenaikan TIK berat. emakin tinggi TIK setelah cedera kepala, semakin

     buruk prognosisnya.

    . Doktrin onroKellie

    /dalah suatu konsep sederhana yang dapat menerangkan pengertian

    dinamika TIK. Konsep utamanya adalah bahwa %olume intrakranial selalu

    konstan, karena rongga kranium pada dasarnya merupakan rongga yang tidak 

    mungkin mekar. TIK yang normal tidak berarti tidak adanya lesi masa

    intrakranial, karena TIK umumnya tetap dalam batas normal sampai kondisi

     penderita mencapai titik dekompensasi dan memasuki fase ekspansional kur%a

    tekanan%olume.

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    8/30

    *ambar !. Doktrin onroKellie, kompensasi Intrakranial terhadap masa

    yang ekspansi. 5

    4. /liran Darah 7tak )/D7-

    /D7 normal ke dalam otak kirakira 59 ml:199 gr jaringan otak per menit.

    2ila /D7 menurun sampai 95 ml:199 gr:menit maka akti%itas ??* akan

    hilang dan pada /D7 5 ml:199 gr:menit selsel otak mengalami kematian dan

    terjadi kerusakan menetap. "ada penderita nontrauma, fenomena autoregulasi

    mempertahankan /D7 pada tingkat yang konstan apabila tekanan arteri ratarata591;9 mm8g. 2ila tekanan arteri ratarata dibawah 59 mm8g, /D7 menurun

    curam dan bila tekanan arteri ratarata di atas 1;9 mm8g terjadi dilatasi pasif 

     pembuluh darah otak dan /D7 meningkat. ekanisme autoregulasi sering

    mengalami gangguan pada penderita cedera kepala. /kibatnya, penderita

     penderita tersebut sangat rentan terhadap cedera otak sekunder karena iskemia

    sebagai akibat hipotensi yang tibatiba. ekali mekanisme kompensasi tidak 

     bekerja dan terjadi kenaikan eksponensial TIK, perfusi otak sangat berkurang,

    @

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    9/30

    terutama pada penderita yang mengalami hipotensi. Karenanya bila terdapat

    hematoma intra cranial, haruslah dikeluarkan sedini mungkin dan tekanan darah

    yang adekuat tetap harus dipertahankan.,!

    2.# $e%anisme &an Patofisio!o"i

    +idera kepala dapat terjadi akibat benturan langsung ataupun tidak 

    langsung pada kepala. Kelainan dapat berupa cidera otak fokal atau difus dengan

    atau tanpa fraktur tulang tengkorak. +idera fokal dapat menyebabkan memar otak,

    hematome epidural, subdural dan intraserebral. +idera difus dapat mengakibatkan

    gangguan fungsi saja, yaitu gegar otak atau cedera struktural yang difus.1

    Dari tempat benturan, gelombang kejut disebar ke seluruh arah.

    *elombang ini mengubah tekanan jaringan dan bila tekanan cukup besar, akan

    terjadi kerusakan jaringan otak di tempat benturan yang disebut #coup$ atau

    ditempat yang berseberangan dengan benturan )countre coup-.1

      *angguan metabolisme jaringan otak akan mengakibatkan oedem yangdapat menyebabkan herniasi jaringan otak melalui foramen magnum, sehingga

     jaringan otak tersebut dapat mengalami iskhemi, nekrosis, atau perdarahan dan

    kemudian meninggal.1

      3ungsi otak sangat bergantung pada tersedianya oksigen dan glukosa.

    +edera kepala dapat menyebabkan gangguan suplai oksigen dan glukosa, yang

    terjadi karena berkurangnya oksigenisasi darah akibat kegagalan fungsi paru atau

    karena aliran darah ke otak yang menurun, misalnya akibat syok. Karena itu, pada

    cedera kepala harus dijamin bebasnya jalan nafas, gerakan nafas yang adekuat dan

    hemodinamik tidak terganggu sehingga oksigenisasi cukup.1

    2.' (!as"o) *oma S+a!e ,(*S-23

    A

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    10/30

    /espon $ata 01 taun 1 taun

    ! embuka mataspontan embuka mataspontan

    4 embuka mata oleh

     perintah

    embuka mata oleh

    teriakan

    embuka mata oleh

    nyeri

    embuka mata oleh

    nyeri

    1 Tidak membuka mata Tidak membuka mata

    /espon $otori% 01 taun 1 taun

    ; engikut perintah 2elum dapat dinilai

    5 elokalisasi nyeri elokalisasi nyeri

    ! enghindari nyeri enghindari nyeri

    4 3leksi abnormal

    )decortisasi-

    3leksi abnormal

    )decortisasi-

    ?ktensi abnormal

    )deserebrasi-

    ?ktensi abnormal

    )deserebrasi

    1 Tidak ada respon Tidak ada respon

    /espon 4er5a! 6'taun 2' taun 2 taun5 7rientasi baik

    dan mampu

     berkomunikasi

    enyebutkan

    katakata yang

    sesuai

    enangis kuat

    ! Disorientasi tapi

    mampu

     berkomunikasi

    enyebutkan

    katakata yang

    tidak sesuai

    enangis lemah

    4 enyebutkan

    katakata yang

    tidak sesuai

    )kasar, jorok-

    enangis dan

    menjerit

    Kadangkadang

    menangis:

    menjerit lemah

    engeluarkansuara

    engeluarkansuara lemah

    engeluarkansuara lemah

    1 Tidak ada respon Tidak ada respon Tidak ada respon

     

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    11/30

    neurologis )-

    Trauma kapitis

    sedang

    A1 "ingsan C 19

    menit s:d B ; jam, defisit

    neurologis )-

    /bnormal

    Trauma kapitis

     berat

    [email protected] "ingsan C ; jam,

    defisit neurologis

    )-

    /bnormal

    2.7 K!asifi%asi Trauma Kapitis7

    ecara klimis, trauma dibagi atas(

    2.7.1 *ommutio *ere5ri ,"e"ar ota%-

    *angguan fungsi otak traumatik yang mendadak, bersifat sementara tanpa

    kelainan patologis yang nyata pada jaringan otak 

    Diagnosa

    iwayat trauma kepala

    8ilang kesadaran E 49 menit )ratarata 1915 menit-

    Disertai keluhan subjektif berupa rasa mual, muntah, pusing

    Disertai atau tanpa amnesia retrograd:anterograd tidak lebih dari 1 jam

    efleks patologis )-

    Tidak ada lesi struktural pada otak  obser%asi dan konser%asi saja, karena

    tidak ada defisit neurologis

    "emeriksaan "enunjang

    ampai hari ke5 pasca trauma dapat dijumpai absolut:relatif limfositopenia.

    Dapat disertai atau tanpa fraktur basis kranii. ??* normal dan rontgen normal:

    Tata 0aksana

    "erawatan

    11

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    12/30

    2ed rest hingga semua keluhan hilang

    obilisasi berangsurangsur, belajar duduk, berdiri, berjalan danselanjutnya dipulangkan dengan pesan kontrol seminggu setelah

    meninggalkan rumah sakit

    0ama perawatan juga dilakukan terhadap luka atau fraktur yang ada

    elama perawatan dilakukan obser%asi paling sedikit F ! jam terhadap

    kesadaran, tekanan darah, nadi, pernafasan, gejala tekanan intrakranial

    meningkat, defisit neurologis yang timbul progresif, pupil mata

    "asien pingsan harus dirawat, ??* G rontgen

    edikamentosa

    "engobatan terhadap luka dan perdarahan dengan antibiotik untuk 

     pencegahan (

    /ntikoagulan

    /mpisilin:amoksisilin

    Tetrasiklin

    /T profilaksis

    8emostatistika (

    Karbasokrom -

    /sam treneksamat

    Hit. 21, 2; dan 21 untuk neurologis

    7bat encephalotropik 

    "engobatan simptomatik, hanya diperlukan pada keadaan terpaksa:sangat

    diperlukan (

    /nalgetika ( metampyron, paracetamol, asam mefenamat.

    /ntimuntah ( metoklopramid, dimenhidrinat )dramamine-

    TranuiliJer ( diaJepam

    "rognosa

    embuh sempurna

    1

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    13/30

    embuh dengan gejala sisa berupa indroma +erebral "ost Traumatika,

    meliputi (  

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    14/30

    0umpuh jarang

    ontgen G ??*

    2.7.2 *ontusio *ere5ri ,memar ota%-

    *angguan fungsi otak traumatik yang disertai kelainan patologis yang

    nyata pada jaringan otak 

    "atofisiologi

    "roses patologi intrakranial pasca trauma terdapat berbagai tingkatan, mulai

    dari perdarahan ringan sampai destruksi jaringan otak yang berat yang disusul

    dengan kematian. 3aktor yang bertanggung jawab terhadap proses patologi tsb

    adalah (

    Kompresi yang mengakibarkan perubahan tekanan di dalam ruang tengkorak 

    Tension yang menimbulkan pergeseran )proses akselerasi dan deselerasi- isi

    tengkorak dg akibat (

    +edera aksonal difus

    +edera polaris yang menyebabkan laserasi otak 

    "utusnya bridging %eins

    hear, menyebabkan distorsi mendadak sehingga banyak pembuluh darah dan

    saraf yang rusak.

    "roses patologi ini bila tidak teratasi akan segera disusul dg terbentuknya edema

    otak yang makin lama makin hebat, meningkatnya tekanan intrakranial dan

    herniasi.

    2entuk Klinik 

    ecara klinis dapat dijumpai 4 bentuk (

    1!

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    15/30

    +ontusio ringan

    +ontusio sedang

    +ontusio berat, bahkan pada keadaan yg sangat berat dapat segera diakhiri

    dengan kematian.

    Diagnosa

    iwayat trauma kepala

    8ilang kesadaran C 49 menit, dapat beberapa jam, hari, minggu, tergantung

    derajat berat trauma

    Keluhan subjektif )-

    Disertai amnesia, biasanya C 1 hari dan pada keadaan yang sangat hebat dapat

    C > hari.

    Dijumpai defisit neurologis, berupa refleks patologis )- ( 2abinski atau

    +hadock, kelumpuhan dan lesi saraf otak. "ada keadaan yang sangat berat

    dimana edema otak sudah demikian hebat disertai meningkatnya tekanan

    intrakranial maka akan didapatkan gejala:deserebrasi dan gangguan fungsi

    %ital dengan prognosa infaust.

    "emeriksaan "enunjang

    0+ mengandung darah:Fanthochrom

    ??* abnormal. ulamula tampak akti%itas gelombang delta difus, kemudian

    gelombang tsb terlokalisir di area contusio. "ada kasus yang berat ??*

    abnormal ini dapat menetap sampai beberapa bulan, jadi perlu serial ??*

    ontgen kepala sering dijumpai fraktur kranii

    +Tscan otak dapat dilihat adanya edema otak:perdarahan

    Tata 0aksana

    "rinsip ditujukan terhadap hal yaitu efek primer dan sekunder. Tujuannya untuk 

    mencegah:mengatasi edema otak, menurunkan tekanan intrakranial serta

    15

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    16/30

    memperbaiki aliran darah ke otak sehingga otak terlindungi dari kerusakan lebih

    lanjut dan proses penyembuhan dipercepat.

    "erawatan

    2ed rest total, dan lamanya tergantung keadaan klinis. 2ila keadaan membaik,

    mobilisasi berangsur. "erawatan juga dilakukan terhadap luka:fraktur yang

    ada. elama perawatan perhatian ditujukan pada (

    istem kardio%askuler 

    "engawasan sedini mungkin terhadap gangguan sirkulasi seperti tensi dan

    nadi.

    istem respirasi

    enjamin jalan nafas yang lancar dan faal paru yang optimal (

    0etakkan posisi penderita dalam keadaan terlentang atau miring

     bergantian dengan kepala menoleh ke samping dengan sedikit ekstensi

    sekitar 949

    "emberian oksigen

    Isap lendir, kalau perlu pasang pipa endotracheal atau tracheotomi.

    "emberian cairan dan elektrolit

    enjaga keseimbangan cairan elektrolit.

    2iasanya pemberian cairan 4 hari pertama dibatasi 1599 cc serta

    disesuaikan dengan keadaan jantung dan suhu. =ika febris maka

    kenaikan 1, jumlah cairan ditambah 115L

    +airan yang diberikan dapat berupa glukosa 5L dan

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    17/30

    +ukup kalori. =umlah makanan harus disesuaikan dengan cairan, elektrolit

    dan kalori yang dibutuhkan, diperhitungkan bersamasama dengan cairan

    infus

    Infeksi

    "erhatikan kemungkinan infeksi sekunder 

    edikamentosa

    Terapi steroid

    'ntuk mencegah:mengatasi edema otak diberikan kortikosteroid kuur,

    yaitu deksametaJon parenteral

    ulamula 19 mg IH tiap ! jam

    elanjutnya

    hari II ( 5 mg tiap ; jam

    hari III ( 5 mg tiap @ jam

    hari IH ( 5 mg tiap 1 jam hari H ( 5 mg tiap ! jam

    "emberian transuiliJer )bila perlu- G analgetik harus hatihati  beri yg

    ringan saja. =angan lebih kuat dari parasetamol

    Terapi osmotik 

    'ntuk efek dehidrasi serebral, dapat diberikan

    anitol 9L, dapat diulang sesuai kebutuhan

    *liserol 19L dalam larutan

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    18/30

    'ntuk mengatasi:mencegah perdarahan lebih lanjut dapat diberikan

    karbosokrom sodium sulfonat )adona /+ 1>-, asam traneksamat

    Terapi simptomatik 

    2ila febris, dikompres

    untah dapat diberikan sulfas atropine 9,5 mg subcutan

    Kejang:sangat gelisah diberikan diaJepam IH

    Terapi profilaksis thdp infeksi

    /ntibiotika ( ampisilin:amoksisilin, tetrasiklin

    /T profilaksis

     

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    19/30

    2.7.3 Hematome Epi&ura!

    8ematom yang terbentuk karena perdarahan yg terjadi antara tulang

    tengkorak )tabula interna- dan duramater )duramater meningealis-, waktunya lebih

    singkat )± 4 jam- dibanding hematom subdural.

    "atofisiologi

    "erdarahan di sini paling sering disebabkan pecahnya a.meningea media

    akibat trauma kepala area temporoparietal yg biasanya disertai fraktur linier horiJontal. "erdarahan tsb berlangsung cepat sekali sehingga defisit neurologis yg

    timbul sangat progresif dan bila tidak teratasi maka penderita akan meninggal

    akibat herniasi.

    Diagnosa

    iwayat trauma kepala

    etelah trauma didapat suatu periode bebas gejala yg disebut lucid inter%al,

     beberapa jam:hari )tidak lebih dari 4 hari-

    0alu disusul dg penurunan kesadaran dan timbul gejala fokal serebral

     progresif:gejala lateralisasi spt papil anisokor )midriasis homolateral-, kejang,

    defisit neurologis spt hemipharese kontralateral dan refleks patologis )-

    Dilanjutkan dg peninggian tekanan intrakranial dg tandatanda ( cephalgia,

    mual, muntah, pharese n.HI dupleks, papil edema.

    "emeriksaan "enunjang

    0+ jernih dg tekanan meninggi

    ??* normal, tampak perlambatan fokal sampai difus

    ontgen kepala sering ditemui fraktur linier pada sisi hematom

    /rteriografi karotis terlihat hematom berupa area a%askuler berbentuk 

    kon%eks:semilunair:bulan sabit antara jaringan otak dan tulang kranium

    +tscan otak tampak hematom berupa area hiperdens

    1A

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    20/30

    Tata 0aksana

    2egitu diagnosa ditegakkan segera kirim ke bagian bedah syaraf untuk 

    tindakan operatif segera.

    Komplikasi

    2ila tidak segera dioperasi, edema serebri akan bertambah hebat, tekanan

    intrakranial makin meningkat. elanjutnya terjadi herniasi yg disusul dg kematian

     penderita.

    "rognosa

    ortalitas hampir 199L dan lebih dari 59L pada kasus yg diobati

    disebabkan keterlambatan dlm menegakkan diagnosa dan sebagian lagi memang

    karena beratnya kerusakan jaringan otak yg terjadi.

    2.7.# Hematome Su5&ura!

    8ematom yang terbentuk karena perdarahan yg terjadi antara duramater 

    dan arakhnoid )di dalam ruang sub arakhnoid-, waktunya lebih panjang jd msh

    ada wkt untuk pengobatan:operasi.

    "atofisiologi

    8ematom terbentuk secara perlahanlahan bahkan dapat lama disebabkan

    robeknya bridging %eins )%ena- akibat trauma kepala terutama daerah

    frontoparietal, yg bisa meluas ke daerah temporal atau oksipital. *ejala klinik 

    timbul bila hematom cukup besar dan telah mengadakan pendesakan thdp otak.

    2entuk Klinik 

    8ematom subdural akut )lucid inter%al 14 hari-

    9

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    21/30

    8ematom subdural subakut )lucid inter%al 1 minggu-

    8ematom subdural kronis )lucid inter%al C minggu-

    Diagnosa

    irip dengan epidural. 2edanya perjalanan penyakitnya lebih lama, dapat

     beberapa hari, minggu, bulan atau lebih lama lagi.

    "emeriksaan "enunjang

    0+ jernih dg tekanan meninggi mengandung darah:Fantochrom

    ??* abnormal, tampak perlambatan fokal sampai difus

    ontgen kepala adanya pergeseran dari glandula "incalis

    /rteriografi karotis terlihat hematom berupa area a%askuler berbentuk 

     bikon%eks antara jaringan otak dan tulang kranium

    Komplikasi

    =ika diagnosa dapat segera ditegakkan dan tindakan operatif cepat dilakukan maka

    komplikasi tidak akan terjadi.

    "rognosa

    8ematom subdural akut ( mortalitas A9L

    8ematom subdural subakut ( mortalitas 9L dan kasus post operatif >5L

    sembuh dengan baik

    8ematom subdural kronis ( biasanya post operatif bisa sembuh dengan baik 

    2.7.' Per&araan Su5ara%noi&

    "erdarahan ruang subarakhnoid yg terjadi karena (

    "ecahnya pembuluh darah di daerah subarakhnoid

    1

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    22/30

    "ecahnya pembuluh darah di luar subarakhnoid yg kemudian mengisi ruang

    subarakhnoid, mis ( contusio cerebri, perdarahan intraserebral.

    ?tiologi

     

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    23/30

    0+ mengandung darah:Fanthochrom

    Tata 0aksana

    "erawatan

    2ed rest total

    edikamentosa

    8emostatistika ( karbosokrom

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    24/30

    a. egera kirim ke bagian bedah syaraf untuk tindakan operatif, kecuali

    fraktur basis cranii sebagian besar dilakukan tindakan konser%atif.

    2.7.8 ra%tur Basis *ranii

    3raktur cranii terbuka:komplikata yg terjadi di dasar tengkorak 

    Diagnosa

    iwayat trauma kepala

    Keluhan subjektif )-

    *ejala akibat fraktur tergantung lokalisasi, bisa di fossa cranii anterior atau

    media.

    *ejala penyerta ( comosio cerebri, contusio cerebri, hematome epidural atau

    subdural

    8ilang kesadaran :  bila )- fraktur basis bersamasama combusio atau

    contusio, tergantung kesadaran, bila )- fraktur basis murni tapi jarang

    Khas (

    "erdarahan:likwore dari hidung, mulut dan telinga. "ada telinga kadang

    disertai cairan. Tulis serincirincinya   telinga berdarah, lihat apa daun

    telinganya robek, bila iya bukan fraktur basis. 2ila mulut berdarah krn ada

    gigi yg lepas, juga bukan fraktur basis.

    8ematom tgt letak kerusakan di fossa mana.

    Kebiruan di sekitar kelopak mata )monocele hematome ( untuk satu mata &

     Brill hematome ( untuk dua mata-

    *ejala lesi nn.craniales )lesi n.IMMII hampir tdk pernah dijumpai-

    efleks 2abinski )-

    Defisit neurologis )-

    Kelainan neurologis tergantung tempat fraktur, bisa terjadi gangguan

     penciuman atau pendengaran periksa nn. craniales

    Kebiruan di belakang telinga   Battle sign

    "emeriksaan "enunjang

    !

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    25/30

    0+ bercampur darah

    ??* sesuai dg jenis trauma kapitis penyertanya ontgen ;9L tdk terlihat karena daerah basis yang kompleks

    Tata 0aksana

    "erawatan

    2ed rest total, kepala ditahan dg bantal pasir dg posisi perdarahan:likwore

    di sebelah atas

    "erawatan thdp perdarahan:likwore, jika perlu konsul ke T8T

    edikamentosa

    8emostatistika ( karbosokrom

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    26/30

    2.8 Pemeri%saan penun9an"7:1

    1. oto /ont"en po!os

    "ada trauma kapitis perlu dibuat foto rontgen kepala dan kolumna

    %ertebralis ser%ikalis. 3ilm diletakkan pada sisi lesi akibat benturan. 2ila lesi

    terdapat di daerah oksipital, buatkan foto anteriorposterior dan bila lesi pada

    kulit terdapat di daerah frontal buatkan foto posterioranterior. 2ila lesi

    terdapat pada daerah temporal, pariental atau frontal lateral kiri, film

    diletakkan pada sisi kiri dan dibuat foto lateral dari kanan ke kiri. Kalau

    diduga ada fraktur basis kranii, maka dibuatkan foto basis kranii dengan

    kepala menggantung dan sinar rontgen terarah tegak lurus pada garis antar angulus mandibularis )tulang rahang bawah-. 3oto kolumna %ertebralis

    ser%ikalis dibuat anteriorposterior dan lateral untuk melihat adanya fraktur 

    atau dislokasi. "ada foto polos tengkorak mungkin dapat ditemukan garis

    fraktur atau fraktur impresi. Tekanan intrakranial yang tinggi mungkin

    menimbulkan impressions digitae.

    2. *ompute Tomo"rafi% S+an ,*TS+an-

    ;

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    27/30

    +Tcan diciptakan oleh 8ounsfield dan /mbrose pada tahun 1A>.

    Dengan pemeriksaan ini kita dapat melihat ke dalam rongga tengkorak.

    "otonganpotongan melintang tengkorak bersama isinya tergambar dalam foto

    dengan jelas.!4 Indikasi pemeriksaan +Tcan pada penderita trauma kapitis (

    c.1. *+ E 15 atau terdapat penurunan kesadaran c.. Trauma kapitis ringan

    yang disertai dengan fraktur tulang tengkorak c.4. /danya tanda klinis fraktur 

     basis kranii c.!. /danya kejang c.5. /danya tanda neurologis fokal c.;. akit

    kepala yang menetap.

    3. $/I ,$a"neti+ /esonan+e Ima"in"-

    I dapat memberikan foto berbagai kelainan parenkim otak dengan

    lebih jelas.

    2eberapa keuntungan I dibandingkan dengan +Tcan yaitu ( lebih

     baik dalam menilai cedera subakut, termasuk kontusio, shearing injury, dan

    sub dural hematoma, lebih baik dalam menilai dan melokalisir luasnya

    kontusio dan hematoma secara lebih akurat karena mampu melakukan

     pencitraan dari beberapa posisi, dan lebih baik dalam pencitraan cedera batang

    otak. edangkan kerugian I dibandingkan dengan +Tcan yaitu(

    membutuhkan waktu pemeriksaan lama sehingga membutuhkan alat

    monitoring khusus pada pasien trauma kapitis berat, kurang sensitif dalam

    menilai perdarahan akut, kurang baik dalam penilaian fraktur, perdarahan

    subarachnoid dan pneumosefalus minimal dapat terlewatkan.

    >

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    28/30

    BAB III

    KESI$PULAN

    Trauma kepala bisa menyebabkan kematian tetapi juga penderita bisa

    mengalami penyembuhan total. =enis dan beratnya kelainan tergantung kepada

    lokasi dan beratnya kerusakan otak yang terjadi.

    Terjadinya trauma kepala, kerusakan dapat terjadi dalam dua tahap, yaitu

    cedera primer yang merupakan akibat yang langsung dari ruda paksa dan cedera

    sekunder yang terjadi akibat berbagai proses patologis yang timbul sebagai tahp

    lanjutan dari kerusakan otak primer.

    Kerusakan otak seringkali menyebabkan kelainan fungsi yang menetap,

    yang ber%ariasi tergantung kepada kerusakan yang terjadi, apakah terbatas

    )terlokalisir- atau lebih menyebar )difus-. Kelainan fungsi juga tergantung kepada

     bagian otak mana yang terkena.

    *ejala yang terlokalisir bisa merupakan perubahan dalam gerakan, sensasi,

     berbicara, penglihatan, dan pendengaran. 2erbagai fungsi otal dapat dijalankan

    ole beberapa area, sehingga area yang tidak mengalami kerusakan bisa

    menggantikan fungsi dari area lainnya yang mengalami kerusakan.

    @

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    29/30

    DATA/ PUSTAKA

    1. 'tama, 8erry 6, Diagnosis and Treatment of 8ead

    Injury. )www.herryyudha.com:91:9>:ciderakepaladiagnosadan.html-

    . /merican +ollage of urgeons, /d%ance Trauma 0ife

    uport 3or Doctors, >th ?dition. 'nited tates of /merica, 99!.

    4.

  • 8/20/2019 226469252 REFERAT Trauma Kapitis

    30/30

    @. Iskandar =, Cedera Kepala,  "T Dhiana "opuler.

    Kelompok *ramedia, =akarta, 99>.

    A. idharta ", ardjono , Neurologi Klinis Dasar, Dian

    akyat, =akarta, 995.

    19. 2ajamal /8.  Perawatan Cidera Kepala Pra Dan

     Intra umah Sakit . In ( "endidikan Kedokteran 2erkelanjutan Ilmu 2edah

    araf. 995