168
2017 Laporan Berkelanjutan Sustainability Report

2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

  • Upload
    dinhnhi

  • View
    241

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

2017Laporan BerkelanjutanSustainability Report

Page 2: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors
Page 3: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

2017Proud to Serve The NationBangga Melayani Bangsa

Sebagai operator 13 (tiga belas) bandara di Indonesia bagian

tengah dan timur, PT Angkasa Pura I (Persero) terus berupaya

meningkatkan kualitas pelayanan di bandara yang dikelolanya.

Perseroan juga berkomitmen mendukung program pemerintah

khususnya dalam meningkatkan konektivitas udara dan

mendorong kunjungan wisata.

Sejumlah langkah telah dilakukan oleh Perseroan, di antaranya

melalui inovasi pelayanan di terminal, penerapan smart

airport, digitalisasi proses bisnis perusahaan dan percepatan

pembangunan tiga bandara strategis yang masuk ke dalam

proyek strategis nasional. Di samping itu, Perseroan juga

senantiasa berupaya untuk menyediakan fasilitas alat

produksi yang berkualitas yang meliputi landasan pacu, apron,

aviobridge, terminal penumpang, gudang kargo, dan tempat

parkir kendaraan. Langkah-langkah tersebut diharapkan

dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang dan

pengguna bandara lainnya.

Indeks Kepuasan Pelanggan (Customer Satisfaction Index)

mengalami peningkatan yang cukup signifikan di 2017.

Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan

memperoleh Indeks Kepuasan Pelanggan di atas 4 (empat),

meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Hal ini merupakan perwujudan dari spirit Perseroan yang

menjadikan kualitas pelayanan kepada bangsa menjadi sebuah

kebanggaan.

As an operator of 13 (thirteen)

airports in center and eastern parts

of Indonesia, PT Angkasa Pura I

(Persero) keeps on improving the

service quality of its managed

airports. The Company is also

committed to support government’s

programs, specifically in improving

air connectivity and escalating the

foreign tourist visit.

The company has initiated strategies

through terminal service innovation,

smart airport implementation,

digitalization of corporate business

process and acceleration in three

strategic airport constructions which

belong to national strategic projects.

In addition, the Company also

strives to provide quality production

equipment facilities including

runways, apron, aviobridge, passenger

terminals, cargo warehouses and

vehicle parking lots. Those strategies

are aimed at the improvement of the

service quality towards passengers

and other airport users.

Customer Satisfaction Index (CSA)

reached a significant improvement

in 2017. Almost all the airports

under the Company’s management

achieve above 4 (four) points in

Customer Satisfaction Index, a more

significant increase compared to the

previous year. The Company’s spirit

is manifested in its honor to give

quality service to all the nations.

3PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 32017 Sustainability Report

Page 4: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

4

DAFTAR ISITable of Content

3PENJELASAN TEMATHEME DESCRIPTION

6

IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN 2017SUMMARY OF THE SUSTAINABILITY PERFORMANCE YEAR 2017

8LAPORAN DIREKSIReport of the Board

of Directors

TENTANG LAPORAN INIAbout This Report

PROFIL PERUSAHAANCompany Profile

22Identitas PerusahaanCorporate Identity

23Sekilas Angkasa Pura IAngkasa Pura I at a Glance

24

Keterangan Perubahan NamaDescription of Name Changes

25

Visi, Misi dan Tata Nilai PerusahaanCompany Vision, Mission, and Culture

28Strategi PerusahaanCompany Vision, Mission, and Culture

29Brand PerusahaanThe Company’s Brand

30Bidang UsahaLine of Business

32Produk dan JasaProducts and Services

33Segmentasi ProdukProduct Segmentation

34Peta Wilayah OperasionalMap of Operational Area

36Inovasi LayananService Innovation

42Struktur OrganisasiOrganizational Structure

44Pasar yang DilayaniMarket Served

45

Daftar Entitas Anak dan/atau Entitas AsosiasiList of Subsidiaries and/or Associated Entities

46Struktur Grup PerusahaanCompany Group Structure

47Komposisi Pemegang SahamComposition of Shareholders

47Skala OrganisasiScale of The Organization

48Informasi Mengenai KaryawanEmployee Information

52

Perjanjian Perundingan Kolektif Collective Negotiation Agreement

53

Perubahan Signifikan selama Periode PelaporanSignificant Changes in the Course of the Reporting Period

53Rantai PasokanSupply Chain

54Inisiatif Eksternal/SertifikasiExternal Initiatives

66

Pendekatan atau Prinsip PencegahanPrevention Approaches or Principles

67Keanggotaan AsosiasiMembership in Associations

TATA KELOLA, ETIKA DAN INTEGRITASGovernance, Ethics, and

Integrity

69

Dasar Penerapan Corporate GovernanceBases for the Implementation of Corporate Governance

70

Struktur Good Corporate GovernanceGood Corporate Governance Structure

71Struktur Organ PerusahaanStructure of the Company’s Organs

72

Rapat Umum Pemegang SahamGeneral Meeting of Shareholders

73Dewan KomisarisThe Board of Commissioners

78DireksiThe Board of Directors

80Kode Etik PerusahaanCode of Conduct

83Whistleblowing SystemWhistleblowing System

TERUS MAJU DAN BERKEMBANG MELAYANI NEGERIKeep Moving Forward and

Growing Bigger to Serve the

Nation

87

Tinjauan Industri PenerbanganReview of the Aviation Industry

14

22

68

87

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)4Laporan Keberlanjutan 2017

Page 5: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

5

89

Kinerja Ekonomi PT Angkasa Pura I (Persero)Economic Performance of PT Angkasa Pura I (Persero)

90

Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan DidistribusikanEconomic Values Generated and Distributed

91Imbalan Pasca-KerjaPost-Employment Benefits

98Dampak Ekonomi Tidak LangsungIndirect Economic Impact

99

Struktur Organisasi PKBLOrganizational Structure of the Partnership and Community Development Programs

101Program KemitraanPartnership Program

104Program Bina LingkunganCommunity Development Program

112Desa BinaanAssisted Villages

117Bantuan CSRCSR Assistance

118PenghargaanAwards

MENGOPTIMALKAN KINERJA DENGAN SUMBER DAYA MANUSIA PILIHANOptimizing the Performance by Selected Human Resources

121

Rekrutmen dan Turnover KaryawanEmployee Recruitment and Turnover

123Remunerasi KaryawanEmployee Remuneration

125

Tingkat Retensi setelah Cuti MelahirkanRetention Rate after Maternity Leave

125

Kesehatan dan Keselamatan KerjaOccupational Health and Safety

131Kecelakaan KerjaWorkplace Accidents

131

Topik K3 dalam Perjanjian Kerja BersamaK3 Topics in Collective Labor Agreements

132

Program Pengembangan untuk PekerjaDevelopment Program for Workers

132Pelatihan Menjelang PensiunPre-Retirement Training

134Penilaian terhadap PekerjaAssessment of Employees

134KepatuhanObedience

135Antikorupsi dan GratifikasiAnti Corruption and Gratification

BERGERAK BERSAMA MEMBANGUN KEPEDULIAN LINGKUNGANMOVING TOGETHER TO

BUILD ENVIRONMENTAL

CARE

140Penggunaan KertasPaper Usage

141Konsumsi EnergiEnergy Consumption

142Penggunaan AirWater Usage

142Pengelolaan LimbahWaste Management

143

Pembiayaan Bidang Pelesarian LingkunganEnvironmental Conservation Funding

143

Sertifikasi di Bidang LingkunganEnvironmental Certification

145

Berkomitmen Mewujudkan Bandara Ramah LingkunganCommitment to Create Environmentally-Friendly Airports

KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI PRIORITASCUSTOMER SATISFACTION

AS PRIORITY

154

Keamanan dan Keselamatan bagi PelangganSecurity and Safety for Customers

158

Program Investasi Pendukung Keselamatan Penerbangan/KeamananAviation Safety/Security Support Investment Program

158

Pengukuran Kepuasan PelangganMeasurement of Customer Satisfaction

161Contact Center Bandara 172172 Airport Contact Center

163

Tingkat Penyelesaian Pengaduan yang DiterimaCompletion Level of Complaints Received

165INDEKS GRI STANDARDSGRI STANDARDS INDEX

167LEMBAR UMPAN BALIKFEEDBACK SHEET

119

139

153

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 52017 Sustainability Report

Page 6: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

6

IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN 2017SUMMARY OF THE SUSTAINABILITY

PERFORMANCE YEAR 2017

Pendapatan ⬆ 17,10% (2016-Rp6,14 triliun ; 2017-Rp7,19 triliun) Revenue 17.10% (2016 – Rp6.14 trillion; 2017 – Rp7.19 trillion)

Laba Bersih Tahun Berjalan ⬆ 22,41% (2016-Rp1,16 triliun ; 2017-Rp1,42 triliun) Net Profits of the Year 22.41% (2016 – Rp1.16 trillion; 2017 – Rp1.42 trillion)

Pajak Penghasilan ⬆ 5,69% (2016-349,27 miliar; 2017-369,14 miliar) Income Tax 5.69% (2016 – Rp349.27 billion; 2017 – Rp369.14 billion)

Penyaluran Dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ⬆ 14,18% (2016- Rp51,13 miliar*; 2017- Rp58,38 miliar) Distribution of Funds for Partnership and Community Development Programs (2016 – Rp51.13 billion*; 2017 – Rp58.38 billion)

Pergerakan Pesawat ⬆ 3,51% (2016-764.531 MV ; 2017-791.387 MV) Air Traffic 3.51% (2016 – 764,531 MV; 2017 – 791,387 MV)

Pergerakan Penumpang ⬆ 5,90% (2016- 84.755.960 pax; 2017- 89.752.328 pax) Air Passenger Traffic 5.90% (2016 – 84,755,960 pax; 2017 – 89,752,328 pax)

Pergerakan Angkutan Kargo ⬆ 11,40% (2016-362.457.236 kilogram ; 2017-403.775.511 kilogram) Cargo Transport Traffic 11.40% (2016 – 362,457,236 kilograms; 2017 – 403,775,511 kilograms)

Kinerja EkonomiEconomic Performance

17,10%

22,41%

5,69%

14,18%

3,51%

5,90%

11,40%

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)6

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Laporan Keberlanjutan 2017

Page 7: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

7

Biaya Energi Listrik ⬆ 2,67%(2016-Rp275,14 miliar* ; 2017-Rp282,50 miliar)Electricity Costs 2.67% (2016 – Rp275.14 billion; 2017 – Rp282.50 billion)

Biaya Bahan Bakar Minyak ⬇ 0,46%(2016-Rp12,92 miliar* ; 2017- Rp12,86 miliar)Fuel Oil Costs 0.46% (2016 – Rp12.92 billion; 2017 – Rp12.86 billion)

Biaya Penggunaan Air ⬆ 13,75%.(2016-Rp24,37 miliar* ; 2017-Rp27,72 miliar)Water Use Costs 13.75% (2016 – Rp24.37 billion; 2017 – Rp27.72 billion)

Dana Pelestarian Alam ⬆ 10,06%(2016-480,46 juta; 2017-528,82 juta)Natural Preservation Funds 10.06% (2016 – Rp480.46 million; 2017 – Rp528.82 million)

Skor Indeks Kepuasan Konsumen ⬆ 6,78%(2016-3,98 ; 2017-4,25, Rentang skor 1-5)Score for the Customer Satisfaction Index 6.78%(2016 – 3.98; 2017 – 4.25, From a Scale of 1 to 5)

Biaya Pelatihan Karyawan ⬆ 17,55%(2016-Rp33,18 miliar* ; 2017-Rp39,00 miliar)Employee Training Costs17.55% (2016 – Rp33.18 billion; 2017 – Rp39.00 billion)

Angka Kecelakaan Kerja: Nol (Zero Accident)(2016-Nihil ; 2017-Nihil)Number of Occupational Accidents: Zero (Zero Accident) (2016 – Null; 2017 – Null)

*disajikan ulang/restated

Kinerja LingkunganEnvironmental Performance

Kinerja SosialSocial Performance

2,67%

6,78%

0,46%

17,55%

13,75%

10,06%

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 7

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

2017 Sustainability Report

Page 8: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

8

Faik FahmiDirektur UtamaPresident Director

Para pemangku kepentingan yang kami hormati,

Dengan mengucapkan puji syukur ke hadirat Tuhan yang Maha Esa, perkenankan kami menghadirkan Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura I (Persero) Tahun 2017. Laporan ini merupakan Laporan Keberlanjutan keempat yang diterbitkan secara terpisah dengan Laporan Tahunan PT Angkasa Pura I (Persero). Walau terbit terpisah, kedua Laporan tersebut merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi.

Pada penerbitan kali ini, kami merujuk pada Standar GRI (GRI Standards) yang mulai berlaku pada 1 Juli 2018. Standar GRI adalah rujukan yang dikeluarkan

The Honorable Shareholders and Other Stakeholders,

All praise and thanks be to God of the Almighty. We would like to present the Sustainability Report of PT Angkasa Pura I (Persero) Year 2017. This is the fourth Sustainability Report published separately from the Annual Report of PT Angkasa Pura I (Persero). Nevertheless, both reports constitute an integral part that complete each other.

In this publication, we refer to GRI Standards which will come into force on July 01, 2018. The GRI Standards constitute a reference issued by the

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)8

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Laporan Keberlanjutan 2017

Page 9: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

9

LAPORAN DIREKSI 102-14

Report of the Board of Directors

oleh Global Sustainability Standards Board (GSBB) –lembaga yang dibentuk oleh Global Reporting Initiative (GRI) untuk menangani pengembangan standar laporan keberlanjutan. Sesuai dengan pilihan yang disediakan dalam Standar GRI, yakni Pilihan Inti dan Pilihan Komprehensif, Laporan ini telah disiapkan sesuai dengan Standar GRI: Pilihan Inti (Core). Dengan berlakunya Standar GRI, maka GRI G4 --yang tahun lalu menjadi rujukan penulisan-- sudah tidak berlaku lagi.

Kami menerbitkan Laporan ini sebagai salah satu upaya menjalankan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, yakni Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness (Kewajaran). Selain itu, penerbitan Laporan ini juga merupakan pertanggungjawaban Perseroan kepada segenap pemangku kepentingan. Selain kinerja ekonomi, melalui Laporan ini, Perseroan juga menyampaikan kinerja sosial dan lingkungan, seperti diamanatkan Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pasal 66 ayat 2c , undang-undang ini mengatur tentang kewajiban Perseroan menyampaikan laporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam Laporan Tahunan.

TINJAUAN INDUSTRI PENERBANGAN

Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat bermakna bagi dunia penerbangan, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lain. Bahkan, lembaga konsultan To70 dan Jaringan Keselamatan Penerbangan (Aviation Safety Network/ASN) menyebut bahwa tahun 2017 sebagai tahun teraman dalam sejarah penerbangan komersial karena tidak tercatat adanya pesawat jet komersial yang jatuh.

Global Sustainability Standards Board (GSBB), i.e. an institution established by the Global Reporting Initiative (GRI) to deal with development of sustainability reporting standards. Consistent with the choices provided in the GRI Standards, namely Core Choice and Comprehensive Choice, this Report has been prepared based on the GRI Standards: Core Choice. Following the enactment of GRI Standards, GRI G4 – which was used as a reference for writing in the previous year - is not valid any longer.

We publish this Report as an effort to implement the principles of Good Corporate Governance, namely Transparency, Accountability, Responsibility, Independence, and Fairness. In addition, the issuance of this Report constitutes the Company’s accountability to all stakeholders. In addition to economic performance, through this Report, the Company also would like to describe its social and environmental performance, as set out in the Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. Article 66 paragraph 2c thereof specifies a company’s obligation to present a report on the execution of Social and Environmental Responsibilities (SER) in an Annual Report.

REVIEW OF THE AVIATION INDUSTRY

The year 2017 is a very meaningful year for the aviation world, both in Indonesia and in various other countries. In fact, the consulting agency To70 and the Aviation Safety Network (ASN) say that the year 2017 is the safest year in commercial aviation history since no commercial jet plane crashes recorded.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 9

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

2017 Sustainability Report

Page 10: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

10

Insiden memang masih terjadi. Menurut lembaga internasional ini, terdapat 10 insiden fatal pesawat selama tahun 2017 di seluruh dunia dengan korban tewas sebanyak 79 orang. Namun, angka tersebut merupakan angka terendah selama ini, baik dari segi frekuensi insiden maupun jumlah korban. Dari 10 kejadian tersebut, lima di antaranya melibatkan pesawat kargo dan lima lain pesawat penumpang. Sebagai pembanding, pada tahun 2016, tercatat ada 16 kecelakaan pesawat komersial dengan korban tewas sebanyak 303 orang.

Di Indonesia, selain membaiknya tingkat keselamatan, industri penerbangan juga mencatatkan prestasi. Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, menyebutkan bahwa pada 2017, jumlah total penumpang penerbangan Indonesia sudah melebihi angka 100 juta penumpang. Total jumlah penumpang angkutan udara yang dilayani maskapai nasional selama tahun 2017 mencapai 109.385.106 penumpang, naik 9,6 persen dibandingkan tahun 2016 dengan jumlah penumpangnya sebanyak 99.762.611 orang.

Meningkatnya jumlah penumpang pesawat tak lepas dari membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 adalah sebesar 5,07 persen, naik 0,05% dibanding tahun sebelumnya sebesar 5,02%. Walau masih di bawah target yang ditetapkan oleh pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun 2017, yakni pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen, namun pencapaian tersebut patut disambut gembira. Sebab, hal itu menunjukkan bahwa pemerintah dengan berbagai daya upayanya berhasil menjaga tren kenaikan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya, sekaligus merupakan pencapaian tertinggi sejak tahun 2014.

KINERJA EKONOMI PERUSAHAAN

Sejalan dengan membaiknya kinerja industri penerbangan di Tanah Air, kinerja PT Angkasa Pura I (Persero) tahun 2017 juga mencatatkan peningkatan kinerja dibanding tahun sebelumnya. Jumlah pendapatan usaha tercatat sebesar Rp7,19 triliun, naik 17,10% dibanding tahun 2016 dengan pendapatan usaha sebesar Rp6,14 triliun.

Peningkatan juga terjadi pada akun beban usaha, yakni dari Rp4,49 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp5,31 triliun pada tahun 2017, atau naik 18,26%. Dengan komposisi seperti itu, maka laba usaha tercatat ada peningkatan sebesar 14,54%, yakni dari Rp1,65 triliun pada tahun 2016 menjadi Rp1,89 triliun pada tahun 2017.

Accidents did occur. These international agencies recorded 10 fatal plane accidents taking place during 2017 around the world that killed 79 people. However, these are said to be the lowest, viewed from both frequency of accidents and the number of victims. Of the 10 accidents, five accidents involved cargo planes and the other five accidents involved passenger planes. For comparison, in 2016, there were 16 commercial plane crashes with the death toll of 303 people.

In Indonesia, in addition to an improved safety level, the aviation industry also has successfully attained positive achievements. According to the data from the Directorate General of Civil Aviation, the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia, the total number of Indonesian air passengers has exceeded 100 million passengers in 2017. The total number of air passengers served by national airlines during 2017 reached 109,385,106 passengers or 9.6 percent higher than that in 2016 with a total of 99,762,611 passengers.

An increase in the number of air passengers is attributable to improved economic growth of Indonesia. According to Statistics Indonesia, Indonesia’s economic growth in 2017 was 5.07 percent or increased by 0.05 percent compared to that in the previous year, i.e. 5.02 percent. Even though the resulting increase remains lower than the target that has been set by the Government in the Amended 2017 State Budget, which has set target economic growth of 5.2 percent, it, nevertheless, deserves positive responses. This is because it indicates that the Government with various efforts it has made has managed to maintain the trend of economic growth in the previous year which also constitute the highest achievement since 2014.

THE COMPANY’S ECONOMIC PERFORMANCE

As performance of the domestic aviation industry improves, the performance of PT Angkasa Pura I (Persero) in 2017 also shows improvement compared to that in the previous year. The total operating revenues amounted to Rp7.19 trillion or increased by 17.10% from Rp6.14 trillion in 2016.

Moreover, an increase can also be seen in operating expenses, i.e. from Rp4.49 trillion in 2016 to Rp5.31 trillion in 2017 or an increase of 18.26%. Thus, it can be revealed that the operating profits increased by 14.54%, i.e. from Rp1.65 trillion in 2016 to Rp1.89 trillion in 2017.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)10

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Laporan Keberlanjutan 2017

Page 11: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

11

Meningkatnya pendapatan Perusahaan membuat kontribusi kepada negara berupa pajak penghasilan juga meningkat. Jika pada tahun 2016, pajak penghasilan yang dibayarkan Perusahaan tercatat sebesar Rp349,27 miliar, maka pada tahun 2017 naik 5,69% menjadi Rp369,14 miliar. Dengan demikian, laba bersih tahun berjalan PT Angkasa Pura I (Persero) tahun 2017 adalah sebesar Rp1,42 triliun, naik 22,41% dibanding tahun 2016 dengan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,16 triliun.

Sebagai korporasi yang bertanggungjawab, peningkatan kinerja Perusahaan juga kami ikuti dengan menambah alokasi dana untuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, yang diwujudkan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan. Pada tahun 2017, kami mengucurkan dana sebesar Rp58,38 miliar, naik 14,18% dibanding tahun 2016 dengan dana PKBL sebesar Rp51,13 miliar.

KINERJA LINGKUNGAN KEBERLANJUTAN

PT Angkasa Pura I (Persero) menyadari bahwa kelestarian lingkungan merupakan isu global yang menuntut kepedulian bersama. Hal itu tak lepas dari kondisi faktual bahwa kerusakan lingkungan, baik bumi, air dan udara, demikian nyata. Tanpa ada gerakan dan kepedulian bersama, maka kerusakan lingkungan ke depan akan lebih parah, yang pada gilirannya akan mengganggu kehidupan manusia secara keseluruhan.

Becermin pada pentingnya keberlanjutan, PT Angkasa Pura I (Persero) berkomitmen untuk membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Berbagai langkah dan kebijakan diambil guna mewujudkan komitmen tersebut. Dalam hal ini, Perusahaan berada dalam satu barisan dengan mereka yang mengkampanyekan Go Green, gerakan penyelamatan lingkungan bumi. Pada tahun 2017, sekadar gambaran, kami telah menyalurkan dana sebesar Rp528.820.000 untuk bidang pelestarian alam.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian lingkungan, PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa mempertimbangkan faktor lingkungan hidup dalam pengelolaan usaha kebandarudaraan. Hal itu diwujudkan melalui kebijakan manajemen untuk selalu taat dan memenuhi semua peraturan perundang-undangan terkait dengan lingkungan. Perseroan juga berperan aktif dalam upaya melakukan penghijauan dan pembuatan bandar udara yang ramah lingkungan (green airport atau eco-airport).

Such an increase in revenues generated by the Company eventually made a contribution to the State especially in the form of the income tax whose amount increased as well. In 2016, the income tax paid by the Company amounted to Rp349.27 billion, while in 2017 it increased by 5.69% to Rp369.14 billion. Thus, the net profits of PT Angkasa Pura I (Persero) in 2017 amounted to Rp1.42 trillion or increased by 22.41% compared to those in 2016, which amounted to Rp1.16 trillion.

As a responsible corporation, we also took further measures to follow up on the Company’s improved performance, especially by increasing funds allocated to meet social and environmental responsibilities, which was realized through Partnership and Community Development Programs. In 2017, we disbursed a total of Rp58.38 billion, which was 14.18% higher than the amount disbursed in 2016, Rp51.13 billion of which was allocated to the Partnership and Community Development Programs.

SUSTAINABLE ENVIRONMENTAL PERFORMANCE

PT Angkasa Pura I (Persero) realizes that environmental sustainability is a global issue that concerns us all. This results from the factual condition that environmental degradation, including soil, water, and air, is so real. In the absence of countermeasures and mutual concern, it certainly will get worse in the future and ultimately will disrupt human life as a whole.

Reflecting on the importance of sustainability, PT Angkasa Pura I (Persero) is committed to building awareness towards environmental sustainability. Various measures and policies have been taken to realize such a commitment. In this case, the Company joins the line of those taking part in the “Go Green” campaign, which is a movement to save the Earth. To illustrate, we have disbursed a total of Rp528,820,000 for nature conservation in 2017.

To show our commitment to environmental sustainability, PT Angkasa Pura I (Persero) always takes into account the environmental factors in the management of airport business. Such a commitment is manifested in the Management’s policy to always abide by and comply with any laws and regulations related to the environment. The Company also actively participates in reforestation activities and attempt to create green airports or eco-airports.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 11

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

2017 Sustainability Report

Page 12: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

12

Langkah nyata kebijakan pro-lingkungan yang juga dilakukan PT Angkasa Pura I (Persero) adalah menerapkan standarisasi internasional ISO 14001: 2014/SNI 19 – 14001:2005 tentang Sistem Manajemen Lingkungan di bandara-bandara yang dikelola oleh Perusahaan. Selain itu, insan Perusahaan juga terus berupaya semaksimal mungkin menerapkan kegiatan pro-lingkungan dalam opeasional keseharian. Dalam hal ini, kami berpegang pada prinsip 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) dalam penggunaan sumber daya alam, seperti air, energi listrik, bahan bakar minyak, dan kertas.

KINERJA SOSIAL KEBERLANJUTAN

Keberhasilan PT Angkasa Pura I (Persero) menorehkan kinerja terbaik pada tahun 2017 tak lepas dari kehadiran sumber daya manusia pilihan. Dengan penuh dedikasi dan loyalitas, mereka bekerja untuk mewujudkan target yang telah ditetapkan Perusahaan. Oleh karena posisinya yang demikian penting, Perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kapasitas karyawan melalui berbagai pendidikan dan latihan.

Selama tahun 2017, program diklat yang dilaksanakan Perseroan mencakup 6 jenis program dengan total peserta sebanyak 3.799 peserta di berbagai level jabatan, naik dibandingkan dengan tahun 2016 dengan jumlah peserta sebanyak 3.301 peserta. Adapun biaya untuk pendidikan dan pelatihan tercatat sebesar Rp39,00 miliar, naik 17,55% dibanding tahun sebelumnya, yang terbilang sebesar Rp33,18 miliar.

Selain pendidikan dan latihan, PT Angkasa Pura I (Persero) juga senantiasa mewujudkan kondisi dan lingkungan kerja yang nyaman dan aman bagi seluruh karyawan. Bagi kami, keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah kondisi ideal yang tak bisa ditawar untuk bisa diwujudkan. Dalam hal ini, kami bertekad untuk mempertahankan angka kecelakaan kerja nihil, seperti yang telah diraih selama empat tahun berturut-turut sebelumnya. Kami patut bersyukur bahwa target tersebut dapat dipenuhi sehingga Perusahaan mampu meraih zero accident selama lima tahun berturut-turut.

Upaya kami meningkatkan kapasitas dan kualitas karyawan tak lepas dari komitmen Perusahaan untuk terus memperbaiki pelayanan demi menggapai kepuasan konsumen/pelanggan. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa, kepuasan layanan kepada pelanggan atau konsumen merupakan prioritas bagi PT Angkasa Pura I (Persero), bahkan sejak awal kami beroperasi. Hal itu sejalan dengan visi Perusahaan, yakni “Menjadi salah satu dari sepuluh perusahaan pengelola bandar udara terbaik di Asia.”

Another real step of the pro-environmental policy performed by PT Angkasa Pura I (Persero) is to apply the international standardization ISO 14001: 2014/ SNI 19 – 14001: 2005 concerning the Environmental Management System at airports managed by the Company. In addition, the Company’s human capital also continues to do its utmost to implement pro-environmental activities in daily operations. In this case, we adhere to the principles of 3R (i.e. Reduce, Reuse, and Recycle) in the exploitation of natural resources, such as water, electricity, fuel oil, and paper.

SUSTAINABLE SOCIAL PERFORMANCE

The success of PT Angkasa Pura I (Persero) to put in the best performance in 2017 can not be separated from the presence of selected human resources. With great dedication and loyalty, they work to realize the targets set by the Company. As it has such an important position, the Company continues to improve the quality and capacity of its employees through various education and training programs.

Throughout 2017, the Company organized a total of 6 (six) education and training programs with a total of 3,799 participants from various levels of position, which were higher than total participants in 2016, namely 3,301 participants. The costs to organize such programs amounted to Rp39.00 billion, 17.55% higher than the previous year, which amounted to Rp33.18 billion.

In addition to education and training programs, PT Angkasa Pura I (Persero) also always strives to create comfortable and safe work conditions and environment for all employees. In our view, occupational safety and health (OSH) are an ideal condition and must be realized at any price. In this regard, we are determined to keep zero workplace accidents that we have successfully maintained for the last four consecutive years. We are so grateful to be able to meet those targets, making the Company manages to realize a “zero accident” condition for five consecutive years.

Our efforts to improve the capacity and quality of our employees are attributable to the Company’s commitment to continuously improve services for customer satisfaction. As a service company, PT Angkasa Pura I (Persero) views that customer satisfaction with the services provided takes priority, even since the first time we came into operation. This is consistent with the Company’s vision, namely “To Become One of the Top Ten Airport Operators in Asia.”

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)12

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Laporan Keberlanjutan 2017

Page 13: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

13

Kami bersyukur bahwa berdasarkan survei kepuasan pelanggan yang diadakan selama tahun 2017, skor yang diperoleh mayoritas berada di atas 4 dari skala Likert dengan skor terendah 1 dan skor tertinggi 5. Keberhasilan tersebut tak membuat kami berpuas diri, sebaliknya menjadi cambuk agar bisa mempertahankan, bahkan meningkatkan yang lebih baik lagi.

Sebagai penghormatan atas hak konsumen/pelanggan, dan demi perbaikan kualitas layanan, PT Angkasa Pura I (Persero) juga membuka diri terhadap pengaduan jika ada hal-hal yang tak sesuai harapan. Atas pengaduan yang masuk, kami bertekad untuk bisa memberikan tanggapan dan penyelesaian secepatnya. Selama tahun 2017, Perseroan mencatat 1.388 kasus pengaduan yang masuk melalui Email, Twitter, Facebook, Customer Service, Aplikasi LAPOR dan Kotak Saran dan sebanyak 472 pengaduan melalui telepon. Dari jumlah pengaduan yang masuk, semuanya telah bisa kami selesaikan.

APRESIASI KAMI

PT Angkasa Pura I (Persero) menyadari bahwa keberhasilan Perusahaan melalui tahun 2017 dengan kinerja memuaskan tak lepas dari peran banyak pihak, mulai dari Dewan Komisaris, pemegang saham, pemangku kepentingan, konsumen/pelanggan, dan pemasok. Untuk itu, mewakili Direksi, izinkan kami mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungannya selama ini.

Ungkapan serupa juga kami sampaikan kepada seluruh karyawan. Terima kasih atas loyalitas dan dedikasi yang telah diberikan. Kami berharap, dukungan serupa itu terus diberikan sejalan dengan semakin beratnya tantangan yang dihadapi oleh Perusahaan pada tahun-tahun mendatang. Dengan dukungan dan kerjasama itulah, PT Angkasa Pura I (Persero) akan terus tumbuh dan berkembang di masa-masa mendatang. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan kemudahan dan mengabulkan harapan kita semua.

Salam keberlanjutan dari kamiSustainability Greetings from Us

Jakarta, April 2018

Atas Nama Direksi PT Angkasa Pura I (Persero)On Behalf of the Board of Directors PT Angkasa Pura I (Persero)

Faik FahmiDirektur Utama

President Director

We are so pleased that based on results of customer satisfaction surveys undertaken throughout 2017, the majority of the scores obtained were higher than 4 using a 5-point Likert scale. Despite our success, we do not feel complacent. Rather, it encourages us to maintain, even improve our performance.

To show respect to the rights of customers and to improve service quality, PT Angkasa Pura I (Persero) is also open to complaints in the event of things that make them dissatisfied. For any complaints submitted, we are determined to be able to give an immediate response and sort them out immediately. Throughout 2017, the Company recorded a total of 1,388 complaints submitted through our email, Twitter, Facebook, Customer Service, the application LAPOR, and Suggestion Boxes; and 472 complaints submitted by phone. Of the total number of incoming complaints, we managed to deal with them successfully.

OUR APPRECIATION

PT Angkasa Pura I (Persero) realizes that the success of the Company to get through the year 2017 with satisfactory performance is attributable to the roles of many parties, ranging from the Board of Commissioners, shareholders, stakeholders, consumers/ customers, and suppliers. Therefore, representing the Board of Directors, we would like to express our gratitude to everyone for your cooperation and support thus far.

Similarly, we would like to say a thank you to all employees as well. Thank you for your loyalty and dedication. We do hope that such support can be maintained as the challenges facing the Company will certainly get increasingly tough in the years to come. It is those support and cooperation that enable PT Angkasa Pura I (Persero) to continue to grow and develop in the future. May God the Almighty always guide us and grant our wishes.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 13

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

2017 Sustainability Report

Page 14: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

14

Laporan keberlanjutan PT Angkasa Pura I (Persero)

Tahun 2017 merupakan Laporan Keberlanjutan ke-4

yang diterbitkan terpisah dengan Laporan Tahunan

PT Angkasa Pura I (Persero). Laporan sebelumnya

terbit pada April 2017. Sebagai korporasi yang

berorientasi pada keberlanjutan, kami berkomitmen

untuk menerbitkan Laporan serupa setiap tahun,

bersamaan dengan Laporan Tahunan, dengan

periode pelaporan per Januari-31 Desember.

Walau diterbitkan terpisah, namun kedua Laporan

merupakan satu kesatuan yang saling melengkapi.

Pengungkapan 102-50, 102-51, 102-52

Kami menerbitkan Laporan ini sebagai salah

satu upaya menjalankan prinsip-prinsip Tata

Kelola Perusahaan yang Baik, yakni Transparansi,

Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi,

dan Fairness (Kewajaran). Selain itu, penerbitan

Laporan ini juga merupakan pertanggungjawaban

Perusahaan kepada segenap pemangku

kepentingan. Selain kinerja ekonomi, melalui Laporan

ini, Perusahaan juga menyampaikan kinerja sosial dan

lingkungan, seperti diamanatkan Undang-Undang

No.40 Tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas.

Pasal 66 ayat 2c, undang-undang ini mengatur

tentang kewajiban Perusahaan menyampaikan

laporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan

Lingkungan (TJSL) dalam Laporan Tahunan.

Pada penerbitan kali ini, kami merujuk pada

Standar GRI (GRI Standards) yang mulai berlaku

pada 1 Juli 2018, dan menggantikan GRI G4. Standar

GRI adalah rujukan yang dikeluarkan oleh Global

Sustainability Standards Board (GSBB) –lembaga

yang dibentuk oleh Global Reporting Initiative

(GRI) untuk menangani pengembangan standar

laporan keberlanjutan. Seusai dengan pilihan yang

disediakan dalam Standar GRI, yakni Pilihan Inti dan

Pilihan Komprehensif, “Laporan ini telah disiapkan

sesuai dengan Standar GRI: Pilihan Inti (Core).” 102-

54

Kami berusaha untuk menyampaikan semua

informasi tentang Topik Material seperti yang

ditentukan dalam Standar GRI. Semua informasi

yang terpenuhi dalam Laporan ini ditandai dengan

pencantuman angka pengungkapan Standar GRI di

belakang pernyataan yang relevan. Data lengkap

The Sustainability Report of PT Angkasa Pura I

(Persero) Year 2017 is the 4th Sustainability Report

published separately from the Annual Report of PT

Angkasa Pura I (Persero). The previous report was

published in April 2017. As a sustainability-oriented

corporation, we are committed to publishing the

similar Report every year, together with the Annual

Report, with reporting periods from January to

December 31. Despite separate publication, both

reports constitute a single unit that complement

each other. Disclosure 102-50, 102-51, 102-52

We publish this Report in an attempt to implement

the principles of Good Corporate Governance,

namely Transparency, Accountability, Responsibility,

Independence, and Fairness. Moreover, the

publication of this Report also constitutes the

Company’s accountability to all stakeholders. In

addition to economic performance, through this

Report, the Company also describes social and

environmental performance, as mandated by

Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability

Companies. Article 66 paragraph 2c thereof sets

out companies’ obligation to provide reports

on the execution of Social and Environmental

Responsibility in an Annual Report.

In this publication, we refer to GRI Standards that

have begun coming into force as of July 1, 2018 to

replace GRI G4. These GRI standards are a reference

issued by the Global Sustainability Standards Board

(GSBB) - an institution established by the Global

Reporting Initiative (GRI) to address development

of sustainability report standards. Consistent with

the choices provided in the GRI Standards, i.e. the

Core Choice and the Comprehensive Choice, “This

report has been prepared in compliance with the

GRI Standards: Core Choice.” 102- 54

We attempt to present all information about

Material Topics as specified in the GRI Standards. All

information met in this Report is indicated by writing

down the GRI Standard disclosure number after the

relevant statement. Complete data on concordance

between information about the Company and the

TENTANG LAPORAN INIAbout This Report

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)14Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 15: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

15

kecocokan informasi Perusahaan dengan Indeks

Standar GRI disajikan di bagian belakang Laporan

ini, dimulai pada halaman 165 102-55

Pada penerbitan ini, ada beberapa penyajian

kembali informasi yang bersifat memperbaiki

Laporan sebelumnya yang kami beri keterangan

“Disajikan kembali.” Adapun dalam daftar topik

material dan batasan tidak terdapat perubahan.

Seperti tahun sebelumnya, pemeriksaan atas isi

Laporan dilakukan oleh tim internal Perusahaan,

dan belum melibatkan penjaminan (assurance) dari

pihak ketiga yang independen. Namun demikian,

Perusahaan menjamin kebenaran atas seluruh

informasi yang disampaikan dalam Laporan ini.

102-48, 102-49, 102-56

Kami berharap Laporan ini bisa menjadi rujukan

bagi segenap pemangku kepentingan untuk

mengetahui pelaksanaan kinerja keberlanjutan PT

Angkasa Pura I (Persero) selama tahun 2017. Selain

edisi cetak, Laporan yang sama dapat diakses dan

diunduh melalui situs Perusahaan https://www.ap1.

co.id/

Untuk terwujudnya komunikasi dua arah,

Perusahaan menyediakan Lembaran Umpan Balik

di bagian akhir Laporan ini. Dengan lembaran

tersebut, diharapkan pembaca dan pengguna

Laporan ini dapat memberikan usulan, umpan balik,

opini dan sebagainya, yang sangat berguna bagi

peningkatan kualitas pelaporan di masa depan

IDENTIFIKASI BATASAN DAN TOPIK MATERIAL

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan

Laporan Tahunan PT Angkasa Pura I (Persero)

2017, beberapa bagian dalam Laporan ini merujuk

pada Laporan Keuangan Konsolidasian 2017.

Dalam menyusun laporan keuangan, Perusahaan

melakukan konsolidasi terhadap laporan keuangan

seluruh anak perusahaan yaitu PT Angkasa Pura

Logistic, PT Angkasa Pura Property, PT Angkasa

Pura Suport, PT Angkasa Pura Hotel dan PT Angkasa

Pura Retail. 102-45

Penentuan isi laporan keberlanjutan mengacu

pada prinsip keterlibatan pemangku kepentingan,

konteks keberlanjutan, materialitas dan

kelengkapan. Tahapan dalam menentukan isi

laporan adalah sebagai berikut: 102-46

GRI Standard Index are presented at the back of this

Report, starting on page 165 102-55

In this publication, there are several restatements

of information intended to improve the previous

Report which we have described as “Restated.” As

for the list of material topics and limitations, there

is no change made. Similar to the previous year, the

review of the content of the Report was carried out

by the Company’s internal team and did not involve

any assurance from an independent third party.

However, the Company guarantees the veracity of

all information in this Report. 102-48, 102-49, 102-

56

We do hope that this Report can be used as a

reference for all stakeholders to examine the

execution of sustainability performance of PT

Angkasa Pura I (Persero) throughout 2017. In

addition to the print edition, the same Report can

also be accessed and downloaded via the Company’s

website at https://www.ap1.co.id/

To realize two-way communication, the Company

provides a Feedback Sheet at the end of this

Report. Using this Feedback Sheet, it is expected

that readers and users of this Report can offer

suggestions, feedback, opinions, and so on, which

will be very useful for improving reporting quality

in the future.

IDENTIFICATION OF LIMITATIONS AND MATERIAL TOPICS

As an integral part of the Annual Report of PT

Angkasa Pura I (Persero) Year 2017, several

parts of this Report were written based on the

Consolidated Financial Statements Year 2017. In

the preparation of the financial statements, the

Company consolidated financial statements of all its

subsidiaries, namely PT Angkasa Pura Logistic, PT

Angkasa Pura Property, PT Angkasa Pura Suport,

PT Angkasa Pura Hotel, and PT Angkasa Pura Retail.

102-45

The content of the sustainability report was

determined based on the principles of stakeholder

engagement, sustainability context, materiality,

and completeness. The following are stages to

determine the content of the report: 102-46

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 152017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 16: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

16

• Tahap pertama adalah melakukan proses

identifikasi aspek-aspek keberlanjutan

dan identifikasi topik penting yang akan

diungkapkan. Proses identifikasi ini didasarkan

pada prinsip konteks keberlanjutan dan

keterlibatan pemangku kepentingan. Setiap

aspek yang material ditentukan batasan ruang

lingkupnya (boundary).

• Tahap kedua adalah penentuan prioritas atas

aspek-aspek keberlanjutan yang material dan

akan dilaporkan berdasarkan identifikasi pada

tahap pertama. Tahap prioritasisasi didasarkan

pada prinsip materialitas dan keterlibatan

pemangku kepentingan.

• Tahap ketiga adalah melakukan validasi aspek

material. Prinsip yang melandasi tahap validasi

adalah kelengkapan dan keterlibatan pemangku

kepentingan.

• Tahap keempat adalah melakukan tinjauan ulang

terhadap laporan keberlanjutan pada saat akan

melakukan pelaporan keberlanjutan tahun yang

akan datang. Kajian tersebut akan bermanfaat

dalam melakukan tahapan identifikasi pada

siklus pelaporan berikutnya.

LANGKAH 1IDENTIFIKASI

STEP 1 IDENTIFICATION

Konteks KeberlanjutanSustainability Context

Pelibatan Pemangku KepentinganStakeholders Engagement

MaterialitasMaterial

KelengkapanCompleteness

LaporanReport

LANGKAH 2PRIORITAS

STEP 2 PRIORITY

LANGKAH 4REVIEW

STEP 4 REVIEW

LANGKAH 3VALIDASI

STEP 3 VALIDATION

Langkah, Aspek, Pengungkapan oleh

Manajemen + IndikatorSteps, Aspects, Disclosure by the Management + Indicators

• The first stage is to identify the aspects of

sustainability and important topics to be

disclosed. This process of identification is based

on the principles of sustainability context and

stakeholder engagement. The limitation of

the scope (boundary) is determined for each

material aspect.

• The second stage is to determine material

sustainability aspects in order of priority

to be later reported based on the results of

identification undertaken in the first stage. The

stage of prioritization is based on the principles

of materiality and stakeholder engagement.

• The third stage is to do validation of the

material aspects. The principles underlying

the validation stage are completeness and

stakeholder engagement.

• The fourth stage is to review the sustainability

report while preparing a sustainability report

for the upcoming year. The review will be useful

for the execution of the stage of identification in

the next reporting cycle.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)16Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 17: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

17

TOPIK MATERIAL DAN PENGARUHNYA BAGI PEMANGKU KEPENTINGAN 102-47, 103-1

Batasan pelaporan ini adalah penyampaian

informasi material yang diperoleh dari Kantor

Pusat Angkasa Pura di Jakarta, yang meliputi Pusat

Manajemen dan Departemen Operasi. Perusahaan

tidak menyertakan informasi material dari entitas

anak, pemasok, maupun entitas lain di luar

Perusahaan.

Topik material dalam Laporan ini sama dengan

tahun sebelumnya karena dinilai masih relevan.

Namun demikian, ada perubahan dalam

penyampaian sejalan dengan berubahnya rujukan

penulisan Laporan. Topik material –dalam Laporan

tahun sebelumnya disebut dengan Aspek Material--

ditentukan melalui diskusi dengan pihak Pusat

Manajemen dan Departemen Operasi Angkasa

Pura Airport. Isu-isu yang dianggap material tinggi,

yaitu kinerja ekonomi, masyarakat lokal, dampak

ekonomi tak langsung, serta produk dan jasa.

Informasi ‘kinerja ekonomi’ merupakan hal

terpenting bagi Perusahaan, karena melalui

kinerja inilah Perusahaan dapat menyalurkan dana

untuk mendukung kegiatan sosial dan lingkungan.

Informasi terkait dengan ’masyarakat lokal’

dianggap penting, karena persepsi masyarakat

dapat mempengaruhi pengambilan keputusan,

khususnya terkait keberadaan bandar udara milik

Angkasa Pura Airport. Adapun ‘dampak ekonomi

tak langsung’ juga masuk sebagai aspek material

level tinggi karena PT Angkasa Pura I (Persero)

ingin memantapkan komitmennya untuk menjadi

Perusahaan yang memberikan dampak positif bagi

masyarakat Indonesia.

Aspek material level tinggi yang terakhir yaitu,

‘produk dan jasa’, hal ini terkait dengan kepuasan

pelanggan terhadap jasa kebandarudaraan

yang diberikan Angkasa Pura Airports. Dalam

hal ini, Perusahaan berusaha untuk senantiasa

meningkatkan kualitas, keamanan, kenyamanan

dan kemudahan bagi pelangga. Dengan demikian,

indeks kepuasan pelanggan menjadi penting.

Dillihat keseluruhan isi topik material yang

menonjol adalah:

MATERIAL TOPICS AND THEIR EFFECT ON STAKEHOLDERS 102-47, 103-1

This report is limited to delivery of material

information obtained from the Head Office of

Angkasa Pura in Jakarta, which includes the

Management Center and the Operations Department.

The Company does not include material information

from subsidiaries, vendors, and other entities other

than the Company.

The material topics in this Report are the same as those

in the previous year because they remain considered

relevant. However, changes are made to the way they

are delivered as a result of changes in the report writing

standards. Material topics – which in the previous year

report were referred to as Material Aspects – were

determined through discussion with the Management

Center and the Operations Department of Angkasa

Pura Airport. The issues deemed highly material are

economic performance, local communities, indirect

economic impact, and products and services.

Information about ‘economic performance’ is of

paramount importance to the Company because it

is through this performance that the Company can

disburse funds to support social and environmental

activities. Information about ‘local communities’ is

considered important as public perceptions may

influence decision-making, particularly relating to

the existence of airports belonging to Angkasa Pura

Airport. Furthermore, ‘indirect economic impact’

also belongs to the highly material aspects as PT

Angkasa Pura I (Persero) wants to strengthen its

commitment to become a Company that produces

positive impact on Indonesian society.

The last highly material aspect, i.e. ‘products and

services’, is linked to customer satisfaction with

airport services provided by Angkasa Pura Airports.

In this regard, the Company tries to always improve

quality, safety, comfort, and convenience for its

customers. Therefore, the customer satisfaction

index is important.

Viewed from the overall content, the material topics

that stand out are:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 172017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 18: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

18

Tinggi

○ Kinerja ekonomi

▢ Masyarakat Lokal

» Dampak ekonomi tak langsung

• Produk dan Jasa

Sedang

►K3

■ Ketenagakerjaan

√ Pelatihan dan Pendidikan

Anti Korupsi

High

○ Economic Performance

▢ Local Communities

» Indirect Economic Impacts

• Products and Services

Moderate

► OHS

■ Employment

√ Trining and Education

Anti-corruption

Keterangan/Description:

Lambang ○ ▢ » • ► ■ √ menunjukkan dampak setiap aspek material yang berpengaruh signifikan pada pemangku

kepentingan, baik internal maupun eksternal./ Symbols ○ ▢ » • ► ■ √ indicates the impact of each material aspect which

significantly affects stakeholders, both internal and external ones.

Di LuarPT Angkasa Pura I (Persero)

Outside of Angkasa Pura Airports

RegulatorRegulator

○ • ■ ►

MasyarakatCommunity○ ▢ » ■ ►

Di DalamPT Angkasa Pura I (Persero)

Inside of Angkasa Pura Airports

Pengguna AkhirLast User○ ▢ » • ►

KaryawanEmployee

○ ▢ » • ► ■ √

RekananPartner▢ • ■

Pemegang SahamShareholders

Penumpang dan Tenant

Passengers and Tenant

○ ▢ » • ►

KrediturCreditors

ANGKASAPURA

AIRPORTS

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)18Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 19: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

19

Matriks Materialitas 102-47 Materiality Matrix 102-47

TinggiHigh

Kinerja Ekonomi/OHS

Masyarakat Lokal/OHS

Dampak Ekonomi Tak Langsung/OHS

Produk dan Jasa/OHS

SedangModerate

K3/OHS

Ketenagakerjaan/Employment

Pelatihan dan Pendidikan/Training and Education

Anti Korupsi/Anti-corruption

Sedang/ Moderate Tinggi/ High

AKSES INFORMASI ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN

Laporan ini ditujukan kepada seluruh Pemangku

Kepentingan sebagai salah satu landasan melakukan

penilaian atas kinerja Perusahaan. Dengan demikian,

para Pemangku Kepentingan dapat melakukan evaluasi

mengenai sejauh mana Perusahaan berperan serta

dalam menjalankan kewajibannya bagi keberlanjutan di

bidang lingkungan, ekonomi dan sosial terkait praktik

bisnisnya. Perusahaan memberikan akses informasi

seluas-luasnya bagi seluruh Pemangku Kepentingan,

dan investor serta siapa saja mengenai Laporan

Keberlanjutan ini dengan menghubungi: 102-53

Kantor Pusat

PT Angkasa Pura I (Persero)

Corporate Secretary

Kota Baru Bandar Kemayoran Blok B 12 Kav. 2

Jakarta, 10610

Telp : 62-21 6541961

Faks : 62-21 6541513, 6541514

Email : [email protected]

Website : www.angkasapura1.co.id

Twitter : @AP_airports

Instagram : @AP_airports

Facebook : www.facebook.com/angkasapura.airports

ACCESS TO INFORMATION ABOUT THE SUSTAINABILITY REPORT

This report is intended for all Stakeholders as one of

the bases for assessing the Company’s performance.

Thus, Stakeholders can evaluate the extent to which

the Company participates in carrying out its obligations

for environmental, economic, and social sustainability

relating to its business practices. The Company provides

unrestricted access to information to all Stakeholders,

and investors and anyone regarding this Sustainability

Report by dialing: 102-53

Head Office

PT Angkasa Pura I (Persero)

Corporate Secretary

Kota Baru Bandar Kemayoran Blok B 12 Kav. 2

Jakarta, 10610

Phone : 62-21 6541961

Fax : 62-21 6541513, 6541514

Email : [email protected]

Website : www.angkasapura1.co.id

Twitter : @AP_airports

Instagram : @AP_airports

Facebook : www.facebook.com/angkasapura.airports

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 192017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 20: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

20

KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN

Pemangku kepentingan adalah kelompok atau individu yang memiliki dampak secara langsung atau pengaruh yang besar terhadap kegiatan bisnis PT Angkasa Pura I (Persero). Dengan posisi yang begitu strategis, maka Perusahaan berkomitmen untuk membangun hubungan yang harmonis dengan segenap pemangku kepentingan, dan berupaya melibatkan mereka sesuai dengan kompetensi masing-masing.

PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan identifikasi pemangku kepentingan dengan merujuk pada AA1000 Stakeholder Engagement Standard versi tahun 2015, yang membagi ke dalam 6 atribut sebagai berikut:1. Dependency (D) Jika Perusahaan memiliki ketergantungan pada

seseorang atau sebuah organisasi, atau sebaliknya.2. Responsibility (R) Jika Perusahaan memiliki tanggung jawab legal,

komersial atau etika terhadap seseorang atau sebuah organisasi.

3. Tension (T) Jika seseorang atau sebuah organisasi

membutuhkan perhatian Perusahaan terkait isu ekonomi, sosial atau lingkungan tertentu.

4. Influence (I) Jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki

pengaruh terhadap Perusahaan atau strategi atau kebijakan pemangku kepentingan lain.

5. Diverse Perspective (DP) Jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki

pandangan yang berbeda yang dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya.

6. Proximity (P) Jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki

kedekatan geografis dan operasional dengan Perusahaan

Setelah dilakukan pemetaan, pemangku kepentingan PT Angkasa Pura I (Persero) adalah sebagai berikut:D = Dependency; R = Responsibility; T = Tension; I = Influence; DP = Diverse Perspective; P = Proximity

Daftar Pemangku

Kepentingan List of

Stakeholders 102-40

Basis Penetapan/Identifikasi

Basis of Determination/Identification

102-42

Metode PelibatanEngagement Method

102-43

FrekuensiFrequency

102-43

Topik/Masalah yang MunculEmerging Topics/ Issues

102-44

PelangganCustomer

• D, R, T, I, P • Website dan frontline information/ Website and frontline information

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Informasi beragam produk dan jasa• Layanan pengaduan/keluhan dan

solusi• Information on various products and services• Complaints service and solutions

• Kunjungan langsung/Direct visit

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Layanan call center/call center service

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Survei Kepuasan Nasabah/Customer Satisfaction Surveys

• Setahun sekali/Every Year

• Mendapatkan kepuasan layanan/Obtaining service satisfaction

INVOLVEMENT OF STAKEHOLDERS

Stakeholders are groups or individuals with direct or substantial impacts on business activities of PT Angkasa Pura I (Persero). With such strategic position, the Company is committed to build harmonious relationships with all stakeholders, and seeks their involvement according to their respective competencies.

PT Angkasa Pura I (Persero) identifies stakeholders by referring to the 2015’s version of AA1000 Stakeholder Engagement Standards, which divides them into 6 attributes:1. Dependency (D) When the Company has dependence on a person or

an organization, or vice versa.2. Responsibility (R) When the Company has legal, commercial or ethical

responsibilities with a person or an organization.

3. Tension (T) When a person or an organization needs the

Company’s attention on certain economic, social or environmental issues.

4. Influence (I) When a person or an organization has influence

in a Company or strategies or policies of other stakeholders.

5. Diverse Perspective (DP) When a person or an organization has different

views that may affect the situation and encourage non-existent actions in the past.

6. Proximity (P) When a person or an organization has geographical

and operational proximity to the Company.

The mapping made shows the stakeholders of PT Angkasa Pura I (Persero) as follows:D = Dependency; R = Responsibility; T = Tension; I = Influence; DP = Diverse Perspective; P = Proximity

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)20Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 21: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

21

Daftar Pemangku

Kepentingan List of

Stakeholders 102-40

Basis Penetapan/Identifikasi

Basis of Determination/Identification

102-42

Metode PelibatanEngagement Method

102-43

FrekuensiFrequency

102-43

Topik/Masalah yang MunculEmerging Topics/ Issues

102-44

Pemegang Saham/Pemerintah/ Shareholder/ the Government

• D, R, I, P • Pelaporan Kinerja• RUPS• Performance Reporting• GMS (General Meeting of

Shareholders)

• Setiap kuartal• Sekali setahun• Every quarter• Every year

• Kinerja keuangan• Kinerja non-keuangan• Kinerja sepanjang tahun tentang tata kelola,

kinerja keuangan, non-keuangan, dan lain-lain• Financial performance• Non-financial performance• Year-round performance on governance, financial

performance, non-financial, etc.

Regulator • D, R, T, I, DP, P • Rapat dengar pendapat• Rapat koordinasi• Hearing• Coordination meeting

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Pengurusan izin usaha dan regulasi • Koordinasi terkait tata kelola bandara, dan lain-

lain• Management of business license and regulations• Coordination related to airport governance, etc.

Otoritas KeuanganFinancial Authority

• D, R, T, I, DP, P • Pelaporan pelaksanaan Kepatuhan dan notifikasi pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK)/Reports on the implementation of compliance and notification to Financial Services Authority (OJK)

• Setiap saat/Everytime

• Informasi tentang kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku/Information on compliance to applicable regulations

KrediturCreditor

• D, R, T, I, DP, P • Letter of credit• Perjanjian akad kredit• Letter of Credit• Credit Agreement

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Tata cara, syarat dan ketentuan pinjam-meminjamt

• Metode dan pembayaran pinjaman/kredit• Sanksi apabila terjadi wanprestasi• Procedures, terms and conditions of lending and

borrowing• Methods and payments of loan/ credits • Sanctions in the event of default

Pegawai/KaryawanEmployees/ Personnel

• D,R, T, I, P • Media Internal• Media sosial• Internal Media• Sosial Media

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Sosialisasi kebijakan dan strategi yang berkaitan dengan kepegawaian

• Kesetaraan kesempatan kerja dan jenjang karir• Pengembangan karir, pelatihan dan lain-lain• Jaminan kesehatan dan keselamatan kerja• Dissemination of policies and strategies related

to employee affairs• Equality in employment opportunity and career

path• Career development, training, etc.• Occupational health and safety insurance

RekananPartners

• D, R, T, P • Kontrak kerja/Contract of Employment

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Proses pengadaan yang obyektif• Kerjasama saling menguntungkan, transparan

dan adil• Penjelasan lingkup pekerjaan• Ketentuan tentang penagihan biaya pekerjaan• Objective procurement process• Mutually-benefiting, transparent, and fair

cooperation• Decription of the scope of work• Provisions on conduct claims of labor costs

MasyarakatSociety

• D, R, T, I, DP, P • Kerjasama strategis untuk menjalankan program-program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, baik di bidang ekonomi, sosial maupun Lingkungan

• Pertemuan dengan Ormas, Organisasi Sosial, Masyarakat Sekitar dan Kampus

• Strategic cooperation to run the Company’s Social Responsibility programs in the fields of economy, social and environment

• Meetings with mass organizations, Social Organizations, Local Communities, and Campuses

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Sosialisasi program PKBL/CSR• Pelaksanaan program PKBL/CSR• Cara mengoptimalkan pencapaian program PKBL.

CSR• Informasi tentang kegiatan perusahaan• Dissemination of Partnerships and Community

Development Program (PKBL) / Corporate Social Responsibility (CSR)

• Implementation of Partnerships and Community Development Program (PKBL) / Corporate Social Responsibility (CSR)

• Ways to optimize the achievement of Partnerships and Community Development Program (PKBL) / Corporate Social Responsibility (CSR)

Media • T, I, DP • Press release• Press confrence• Media gathering• Kunjungan ke kantor media• Press release• Press confrence• Media gathering• Visits to media office

• Sesuai kebutuhan/ According to the needs

• Kinerja keuangan• Kinerja non-keuangan• Dampak dan kinerja kegiatan sosial dan

lingkungan perusahaan• Informasi tentang kegiatan perusahaan• Informasi terbaru terkait usaha dan produk yang

perlu diketahui publik• Financial performance• Non-financial performance• Impacts and performance of the Company’s

social and environmental activities• Information on the Company’s activities• Latest information on business and products that

the public needs to know

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 212017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 22: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

22

Nama / Name 102-1 PT Angkasa Pura I (Persero)

Bidang Usaha / Line of Business 102-2 1. Pelayanan Jasa Kebandarudaraan / Airport Services 2. Pelayanan Jasa Terkait Bandara / Airport-Related Services

Produk Jasa / Service Products 102-2 1. PJP4U (Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara)

2. PJP2U (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara) 3. Garbarata (Aviobridge) 4. Cunter Check-in 5. Baggage Handling System/(BHS)/Hold Baggage Screening (HBS)6. Konsesi Atas Jasa Penggunaan Fasilitas Bandar Udara 1. PJP4U (Aircraft Landing, Parking, and Keeping Service Delivery) 2. PJP2U (Passenger Service Charge) 3. Aviobridge 4. Check-in Counter5. Baggage Handling System (BHS)/ Hold Baggage Screening (HBS)6. Concession to the Service of Airport Facility Usage

Layanan Jasa / Types of Service 102-2 1. Aeronautika Non ATS 2. Non Aeronautika 1. Non-ATS Aeronautical2. Non-Aeronautical

Status Perusahaan / Company Status 102-5 Badan Usaha Milik Negara / State-Owned Enterprise

Kepemilikan / Shareholding 102-5 100% dimiliki oleh Negara Republik Indonesia / 100% owned by the Republic of Indonesia

Tanggal Pendirian / Date of Establishment 15 November 1962

Dasar Hukum Pendirian / Legal Basis of Establishment PP Nomor 5 tahun 1992 / Government Regulation Number 5 year 1992

Modal Dasar / Authorized Capital Rp12,000,000,000,000,-

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh / Subscribed and Paid-Up Capital

Rp6,414,412,000,000,-

Kode Obligasi / Obligation Code APAI

Data Jaringan Kantor / Office Network Data 102-4 1 Kantor Pusat / Head Office13 Bandara yang dikelola / Managed Airports3 Kantor Proyek / Project Offices 5 Entitas Anak / Subsidiaries

Jumlah Karyawan / Number of Employees 102-8 3,350 orang / employees

Alamat Kantor Pusat / Head Office Address 102-3 Kota Baru Bandar Kemayoran Blok B 12 Kav. 2 Jakarta, 10610 Telepon : 62-21 6541961 Faksimili : 62-21 6541513, 6541514 Email : [email protected]

Layanan Informasi / Information Corporate Secretary Kota Baru Bandar Kemayoran Blok B 12 Kav. 2 Jakarta, 10610 Telp : 62-21 6541961 Faks : 62-21 6541513, 6541514 Email : [email protected] : www.angkasapura1.co.id Twitter : @AP_airports Instagram : @AP_airportsFacebook : www.facebook.com/angkasapura.airports Youtube : www.youtube.com/angkasapuraairports

Contact Center Bandara 172Tel : 172Email : [email protected] : @angkasapura172Facebook : Angkasa Pura 172

Entitas Anak / Subsidiaries PT Angkasa Pura Hotel PT Angkasa Pura Logistik PT Angkasa Pura Properti

PT Angkasa Pura Retail PT Angkasa Pura Suport

PROFIL PERUSAHAANCompany Profile

IDENTITAS PERUSAHAAN CORPORATE IDENTITY

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)22Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 23: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

23

SEKILAS ANGKASA PURA IAngkasa Pura I at a Glance

PT Angkasa Pura I (Persero), yang selanjutnya

disebut dengan Perseroan/Perusahaan atau kami,

merupakan pelopor pengusahaan kebandarudaraan

secara komersial di Indonesia. PT Angkasa Pura I

(Persero) berawal dari Perusahaan Negara (PN)

Angkasa Pura Kemayoran, yang dibentuk pada

tanggal 20 Februari 1962 berdasarkan Peraturan

Pemerintah (PP) Nomor 33 Tahun 1962. Tugas

pokoknya adalah mengelola dan mengusahakan

Bandar Udara Kemayoran Jakarta, yang merupakan

bandar udara internasional pertama di Indonesia.

Setelah melalui masa transisi selama dua tahun,

terhitung sejak 20 Februari 1964, PN Angkasa Pura

Kemayoran resmi mengambil alih secara penuh

aset dan operasional Bandar Udara Kemayoran

Jakarta dari Pemerintah. Tanggal 20 Februari 1964

itulah yang kemudian ditetapkan sebagai hari jadi

Perseroan.

Dalam perkembangannya, untuk lebih memperluas

cakupan kerja mengelola bandar udara lain di

wilayah Indonesia, berdasarkan PP Nomor 21 tahun

1965, PN Angkasa Pura Kemayoran berubah nama

menjadi Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura

sejak tanggal 17 Mei 1965. Perubahan ini bertujuan

untuk lebih membuka peluang bagi PN Angkasa Pura

dalam melakukan pengelolaan bandar udara lain di

wilayah Indonesia. Secara bertahap, PN Angkasa

Pura telah mengelola Bandar Udara Ngurah Rai

– Bali, Halim Perdanakusuma – Jakarta, Polonia –

Medan, Juanda – Surabaya, Sepinggan – Balikpapan,

dan Sultan Hasanuddin – Ujung Pandang.

Kemudian, berdasarkan PP Nomor 37 Tahun

1974, status badan hukum Perseroan diubah

menjadi Perusahaan Umum (Perum). Secara umum,

seluruh perubahan tersebut ditujukan untuk lebih

memperluas cakupan kerja pengelolaan bandar

udara di Indonesia. Di tahun 1985, Bandar Udara

Internasional Kemayoran dinyatakan berhenti

beroperasi. Seluruh kegiatan operasional dialihkan

ke Bandar Udara Soekarno Hatta yang pada kala itu

bernama Bandar Udara Cengkareng (CGK).

Berdasarkan PP Nomor 25 tahun 1987, Perum

Angkasa Pura berubah nama sejak tanggal 19 Mei

1987 menjadi Perum Angkasa Pura I bersamaan

PT Angkasa Pura I (Persero), hereinafter referred to

as the Company or us, is the pioneer of commercial

airport business in Indonesia. At the beginning, PT

Angkasa Pura I (Persero) was a state enterprise

Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura Kemayoran

established on February 20, 1962 based on the

Government Regulation No. 33 of 1962. Its main

task was to manage and operate Kemayoran Airport

in Jakarta, which is the first international airport in

Indonesia.

After going through a transitional period of

two years, starting from February 20, 1964, PN

Angkasa Pura Kemayoran officially took over the

whole assets and operations of Kemayoran Airport

in Jakarta from the Government. The date February

20,1964 was then determined as the date of

establishment of the Company.

Later, to further extend the scope of work of

managing other airports in the territory of Indonesia,

based on the Government Regulation No. 21 of 1965,

PN Angkasa Pura Kemayoran changed its name to

Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura on May 17,

1965 with a view to opening up opportunities to

manage other airports in the territory of Indonesia.

Gradually, PN Angkasa Pura has finally been granted

authority to be in charge of the management of

Ngurah Rai Airport in Bali, Halim Perdanakusuma

Airport in Jakarta, Polonia Airport in Medan, Juanda

Airport in Surabaya, Sepinggan Airport in Balikpapan,

and Sultan Hasanuddin Airport in Ujung Pandang.

Then, based on the Government Regulation Number:

37 of 1974, the legal entity status of the Company

was changed to a Public Company (Perum). In

general, all those changes are intended to further

extend the scope of work of the management

of Indonesian airports. In 1985, Kemayoran

International Airport was declared to stop

operating. The whole operations were transferred

to Soekarno Hatta Airport, which at that time was

known as Cengkareng Airport (CGK).

Based on the Government Regulation No. 25 of 1987,

Perum Angkasa Pura changed its name on May 19,

1987 to Perum Angkasa Pura I, which happened

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 232017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 24: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

24

dengan dibentuknya Perum Angkasa Pura II

yang khusus bertugas mengelola Bandar Udara

Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

Pada tahun 1992, berdasarkan PP Nomor 5 Tahun

1992, bentuk Perusahaan Umum (Perum) diubah

menjadi Perusahaan Terbatas (PT) yang sahamnya

dimiliki sepenuhnya oleh Negara Republik Indonesia

sehingga namanya menjadi PT ANGKASA PURA

I (PERSERO) dengan Akta Notaris Muhani Salim,

SH tanggal 3 Januari 1993 dan telah memperoleh

persetujuan Menteri Kehakiman dengan keputusan

Nomor: C2-470.HT.01.01 Tahun 1993 tanggal 24

April 1993, serta diumumkan dalam Berita Negara

Republik Indonesia Nomor 52 tanggal 29 Juni 1993

dengan Tambahan Berita Negara Republik Indonesia

Nomor: 2914/1993. Selepas itu hingga tahun 2016,

Perseroan tidak pernah melakukan pergantian

nama dan tetap menggunakan nama PT Angkasa

Pura I (Persero).

KETERANGAN PERUBAHAN NAMA

Sesuai riwayat singkat perusahaan di atas,

PT Angkasa Pura I (Persero) telah mengalami

perubahaan nama sebanyak empat kali yaitu pada

tahun 1965, 1974, 1987, dan tahun 1992, dengan

penjelasan sebagai berikut.

Berdasarkan PP Nomor 21 tahun 1965, PN Angkasa Pura Kemayoran berubah nama

menjadi Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura yang efektif berlaku sejak tanggal 17

Mei 1965.

Based on the Government Regulation No. 21 of 1965, Angkasa Pura Kemayoran

changed its name to Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura which became effective

as of May 17, 1965.

Berdasarkan PP Nomor 37 Tahun 1974, status badan hukum Perseroan diubah dari

semula Perusahaan Negara (PN) menjadi Perusahaan Umum (Perum).

Based on the Government Regulation No. 37 of 1974, the legal entity status of the Company changed from “Perusahaan

Negara (PN)” (state enterprise) to “Perusahaan Umum (Perum)” (public

company).

Berdasarkan PP Nomor 25 tahun 1987, Perum Angkasa Pura berubah nama

menjadi Perum Angkasa Pura I efektif sejak tanggal 19 Mei 1987.

Based on the Government Regulation No. 25 of 1987, Perum Angkasa Pura changed its name to Perum Angkasa Pura I, which

was effective as of May 19, 1987.

Berdasarkan PP Nomor 5 Tahun 1992, status badan hukum Perseroan yang semula Perusahaan Umum (Perum) diubah menjadi Perusahaan Terbatas (PT) sehingga nama

Perseroan berubah dari PN Angkasa Pura menjadi PT Angkasa Pura I (Persero) efektif berlaku pada 29 Juni

1993 setelah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Nomor 52.

Based on the Government Regulation No. 5 of 1992, the Company’s status as a “Perusahaan Umum (Perum)” (public

company) was changed to “Perusahaan Terbatas (PT)” (limited liability company), thereby changing its name to PT ANGKASA PURA I (PERSERO), which was effective on June 29, 1993 after being announced in the State Gazette of the

Republic of Indonesia No. 52.

simultaneously with the establishment of Perum

Angkasa Pura II in charge of the management of

Soekarno-Hatta Airport and Halim Perdanakusuma

Airport.

In 1992, based on the Government Regulation No.

5 of 1992, the Company’s status as a “Perusahaan

Umum (Perum)” (public company) was changed to

“Perusahaan Terbatas (PT)” (limited liability company)

whose all shares are owned by the Republic of

Indonesia, thereby changing its name to PT ANGKASA

PURA I (PERSERO) pursuant to the deed drawn up by

Notary Muhani Salim, S.H. dated January 03, 1993

which has been approved by the Minister of Justice

as stipulated in the Decree Number: C2-470.HT.01.01

Tahun 1993 dated April 24,1993 and announced in

the State Gazette of the Republic of Indonesia Number

52 dated June 29, 1993 with Supplement to the State

Gazette of the Republic of Indonesia Number 2914 of

1993. After that until 2016, the Company has never

made any changes to its name and remains using the

name PT Angkasa Pura I (Persero).

DESCRIPTION OF NAME CHANGES

According to the Company’s brief history above,

PT Angkasa Pura I (Persero) has changed its name

four times, namely in 1965, 1974, 1987, and 1992

as described below.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)24Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 25: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

25

VISI, MISI, DAN BUDAYA PERUSAHAANCompany Vision, Mission, and Culture

Visi dan Misi PT Angkasa Pura I (Persero) mempunyai

arti dan peranan penting dalam membantu manajemen

untuk mempertajam bisnis inti (core business) maupun

untuk mengidentifikasikan apa sebenarnya kompetensi

inti (core competence) PT Angkasa Pura I (Persero)

dewasa ini dan apa yang akan dikembangkan di masa

mendatang.

The Vision and Mission of PT Angkasa

Pura I (Persero) are meaningful and play

important roles in helping the management

to sharpen its core business and identify

the true core competence of PT Angkasa

Pura I (Persero) today and the one that

needs to develop for the future.

Misi adalah tujuan jangka panjang perusahaan yang

menjadi landasan didirikannya perusahaan yang

hendaknya mencakup produk/jasa yang diusahakan,

sasaran pasar yang dituju dan upaya untuk

meningkatkan kemanfaatan kepada semua pihak

terkait (stakeholders). Adapun misi Perusahaan

adalah:

It is the long-term goal of the company that underlies

its very establishment covering the products/

services it provides, the markets it aims, and the

measures to increase the benefit for all stakeholders.

The Company’s missions are:

Menjadi salah satu dari sepuluh perusahaan

pengelola bandar udara terbaik di Asia

PT Angkasa Pura I (Persero) bertekad melakukan

transformasi secara menyeluruh dan bertahap

selama lima tahun yang telah dituangkan dalam

Roadmap 2013-2017, yaitu Percepatan Pertumbuhan

Bisnis (2013), Optimalisasi Potensi Bisnis Secara

Penuh (2014), Perusahaan Berkinerja Tinggi (High

Performance Organization) (2015), Perusahaan

Kompetitif di Asia (2016), dan salah satu dari 10

Perusahaan Pengelola Bandara Terbaik di Asia (2017).

Becoming the top ten airport management company

in Asia.

PT Angkasa Pura I (Persero) strives to perform

overall transform in a five-year stage that has

been outlined in the Roadmap 2013-2017, which

includes Business Growth Acceleration (2013),

Overall Business Potential Optimization (2014),

High Performance Organization (2015), Competitive

Company in Asia (2016), and Top Ten Airport

Management Company in Asia (2017).

VISI VISION

MISI MISSION

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 252017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 26: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

2626

REVIEW VISI DAN MISI OLEH DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa melakukan

telaah terhadap pencapaian visi dan misi PT Angkasa

Pura I (Persero). Secara periodik pencapaian visi dan

misi dievaluasi dengan menggunakan mekanisme

penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan

(RKAP) yang memuat pencapaian target, rencana

strategis dan target kinerja satu tahun ke depan.

Pencapaian visi dan misi sampai dengan tahun 2017

telah sesuai dengan arah dan tahapan yang telah

ditetapkan oleh PT Angkasa Pura I (Persero).

Namun demikian sejalan dengan akan berakhirnya

periode Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP)

PT Angkasa Pura I (Persero) pada tahun 2018,

saat ini sedang dilaksanakan perumusan kembali

Rencana jangka Panjang Perusahaan (RJPP) PT

PT Angkasa Pura I (Persero) untuk periode tahun

2019-2023 termasuk didalamnya melaksanakan

reformulasi dan revalidasi visi perusahaan. Visi

Perseroan saat ini dinilai telah dapat dicapai PT

Angkasa Pura I (Persero). Beberapa Bandara telah

berhasil menduduki peringkat 10 (sepuluh) besar

sesuai yang ditargetkan dalam Visi Perseroan.

REVIEW OF VISION AND MISSION BY THE BOARD OF DIRECTORS AND COMMISSIONERS

The Board of Directors and Commissioners always

carry out studies on the achievement of vision and

mission of PT Angkasa Pura I (Persero). Attainment

of vision and mission is periodically evaluated using

the mechanism of the Company’s Budget and Work

Plan (RKA) that covers target attainment, strategic

plan, and performance target for the year ahead.

Attainment of vision and mission up to 2017 was in

line with the directives and stages set by PT Angkasa

Pura I (Persero).

However, with the Long Term Company Plan (RJPP)

of PT Angkasa Pura I (Persero) in 2018 coming to an

end, formulation for the next Long Term Company

Plan (RJPP) for 2019-2023 is being outlined.

Included in it is a reformulated and revalidated

company mission. The present company vision has

been achieved by PT Angkasa Pura I (Persero). Some

of the airports have had their spot on the top 10

(ten) list as targeted in the company’s vision.

1. Meningkatkan nilai pemangku kepentingan;

2. Menjadi mitra pemerintah dan pendorong

pertumbuhan ekonomi;

3. Mengusahakan jasa kebandarudaraan melalui

pelayanan prima yang memenuhi standar

keamanan, keselamatan, dan kenyamanan;

4. Meningkatkan daya saing Perusahaan melalui

kreatifitas dan inovasi;

5. Memberikan kontribusi positif terhadap

lingkungan hidup.

Visi dan Misi PT Angkasa Pura I (Persero) tersebut

telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Jangka

Panjang Perusahaan (RJPP) 2014-2018 dan telah

disetujui oleh Direksi beserta Dewan Komisaris

PT Angkasa Pura I (Persero), untuk senantiasa

melakukan yang terbaik untuk mencapai yang

terbaik.

1. Improving values for stakeholders;

2. Becoming a government partner in boosting

economic growth;

3. Providing quality airport services that ensure

security, safety, and comfort;

4. Improving the Company’s competitive edge

with creativity and innovation;

5. Contributing positively to the environment.

The Vision and Mission of PT Angkasa Pura I (Persero)

have been stipulated in the Company’s Long Term

Plan (RJPP) document for 2014-2018, and has been

approved by the Board of Directors and the Board

of Commissaries of PT Angkasa Pura I (Persero), that

is to strive for the best to get the utmost outcome.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)26Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)26Laporan Keberlanjutan 2017

Page 27: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

27

TATA NILAI PERUSAHAAN 102-16

Untuk merealisasikan visi dan misi, misi PT Angkasa

Pura I (Persero) telah menyusun dan menerapkan

Nilai Perusahaan (Corporate Values) yaitu “SATU”

untuk mengingatkan dan memberikan inspirasi

kepada semua insan misi PT Angkasa Pura I

(Persero) untuk senantiasa melakukan yang terbaik

untuk mencapai yang terbaik.

SATU merupakan singkatan dari:

1. Sinergi

Definisi Nilai Budaya: Cara insan misi PT

Angkasa Pura I (Persero) menghargai keragaman

dan keunikan setiap elemen untuk memberi

nilai tambah bagi perusahaan, pembangunan

ekonomi, dan lingkungan dimana pun insan misi

PT Angkasa Pura I (Persero) berada.

2. Adaptif

Definisi Nilai Budaya: Daya, semangat dan

hasrat insan misi PT Angkasa Pura I (Persero)

yang pantang menyerah, proaktif merespons

perubahan dan kaya akan inovasi.

3. Terpercaya

Definisi Nilai Budaya: Karakter insan misi

PT Angkasa Pura I (Persero) yang senantiasa

selaras antara kata dengan perbuatan, jujur

dalam menjalankan tugas serta kewajiban, dan

dapat diandalkan.

4. Unggul

Definisi Nilai Budaya: Komitmen insan misi PT

Angkasa Pura I (Persero) memberikan layanan

prima dengan profesional dan bertanggung

jawab untuk memuaskan pelanggan secara

berkelanjutan.

Dewan Komisaris dan Direksi telah menyetujui

dan menetapkan Visi, Misi dan Nilai Budaya

Perusahaan guna menghadapi dinamika bisnis jasa

kebandarudaraan di dalam dan luar negeri.

CORPORATE CULTURE

In order to realize its vision and mission, PT Angkasa

Pura I (Persero) has outlined and set Corporate

Values of “SATU”, which is to remind and inspire all

personnel of PT Angkasa Pura I (Persero) to always

strive for the best and get the utmost result.

SATU stands for:

1. Sinergis (Synergistic)

Definition of Cultural Value: The way personnel

of PT Angkasa Pura I (Persero) respect diversity

and uniqueness of each element that adds value

to the company, economic development, and

environment wherever personnel of PT Angkasa

Pura I is stationed.

2. Adaptif (Adaptive)

Definition of Cultural Value: The power, will, and

desire of personnel of PT Angkasa Pura I (Persero)

to never give up, and always be proactive in

responding to changes and innovative.

3. Terpercaya (Trustworthy)

Definition of Cultural Value: The character of

personnel of PT Angkasa Pura I (Persero) who

always lives up to his/her words, honest in

carrying out his/her duties and responsibilities,

and are reliable.

4. Unggul (Unparalleled)

Definition of Cultural Value: The commitment

of personnel of PT Angkasa Pura I (Persero)

to provide prime services professionally and

responsibly to ensure sustainable customer

satisfaction.

The Board of Directors and Commissioners has

agreed upon and implement the Vision, Mission,

and Corporate Culture of the Company to face

the dynamics of airport service business both

domestically and globally.

MOTTO PERUSAHAANCOMPANY MOTTO

“Membangun Kebanggaan Bangsa”

“Building National Pride”

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 272017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 28: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

28

STRATEGI PERUSAHAANCompany Vision, Mission, and Culture

4. Reasonable Cost

THE BEST 10 AIRPORT OPERATORS IN ASIA

5. Sound Organization

3. Environment

2. Revenue Enhancement

1. Service Excellence

Service Excellence

1. Peningkatan CSI.

2. Peremajaan alat-alat produksi.

3. Pelaksanaan pembangunan bandara DPS, BPN,

T2 SUB.

4. Pemenuhan jumlah SDM dan fasilitas produksi.

Revenue Enhancement

1. Optimalisasi sistem kerjasama dengan mitra/

konsesioner.

2. Peningkatan pendapatan Aeronautika dan Non

Aeronautika.

3. Pembentukan anak perusahaan.

Reasonable Cost

1. Efektivitas penggunaan anggaran.

2. Menjaga keseimbangan peningkatan

pendapatan terhadap peningkatan biaya.

Environment

1. Penyaluran program kemitraan.

2. Pemberian dana program bina lingkungan.

3. Penerapan Eco Green Airport.

4. Dampak sosial&ekonomi serta penyerapan

tenaga kerja lokal.

Sound Organization

1. Restrukturisasi organisasi.

2. Workshop budaya baru perusahaan.

3. Pencanangan Center For Excelent.

4. Management training melalui strategic

patnership.

5. Penetapan Master Plan IT.

6. Reaktivasi training untuk berbagai level.

Service Excellence

1. Improving CSI.

2. Renewing production instrument.

3. Developing DPS, BPN, T2 SUB airports.

4. Fulfilling required human resources and

production facilities.

Revenue Enhancement

1. Optimizing cooperation system with partners/

concessionaires.

2. Increasing Aeronautics and Non-Aeronautics

revenues.

3. Establishing subsidiaries.

Reasonable Cost

1. Using budget effectively.

2. Maintaining the balance of income and

increased costs.

Environment

1. Distributing partnership programs.

2. Allocating environmental protection fund.

3. Implementing the Eco Green Airport.

4. Contributing economically and socially by

recruiting local employees.

Sound Organization

1. Restructuring the organization.

2. Holding workshops on new corporate culture.

3. planning a Center for Excellence.

4. Managing training via strategic partnership.

5. Implementing IT Master Plan.

6. Reactivating training for all employment levels.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)28Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 29: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

29

BRAND PERUSAHAANThe Company’s Brand

Tulisan “Angkasa Pura” tampil dengan segar

berdampingan dengan kata “Airports” untuk

memperjelas bisnis yang digeluti perusahaan. Warna

hijau bermakna bisnis yang membumi, berakar, tumbuh

dan lestari yang dipadu dengan warna biru yang

melambangkan langit atau angkasa. Dua warna yang

berbeda dipadu secara harmonis untuk memberi pesan

tentang cita-cita yang setinggi langit dan harus dimintai

dengan sinergi konsep dan kerja yang membumi,

berakar, tumbuh dan lestari.

Simbol dan unsur “give and take” menyiratkan bahwa:

suatu perolehan adalah merupakan konsekuensi logis

dan memberi: yang merupakan dasar prinsip kemuliaan

pelayanan dan profesionalisme dalam kebersamaan

“together stronger”.

Simbol juga menyiratkan “senyuman” yang

melambangkan keramahan pelayanan yang manusiawi

yang merupakan kebanggaan perusahaan.

Simbol dua unsur yang “inter-locking” mencerminkan

safety and security concept yang merupakan faktor

terpenting dalam Airport Business.

Penerapan simbol dengan sudut aerodinamis yang

naik ke kanan mencerminkan tekad dan semangat

transformasi yang progresif diupayakan demi kemajuan

perusahaan.

The writing “Angkasa Pura” is freshly displayed next to

the writing “Airports” to emphasize the line of business

of the Company. The color green signifies grounded,

rooted, growing, and long-lasting business combined

with the color blue which symbolizes sky or space. Two

different colors are combined harmoniously to provide

a message on the sky-high ideals which correspond to

the synergy of grounded, rooted, growing and long-

lasting concepts and works.

The symbol and the element of “give and take” imply

that: take is the result of a logical consequence and

give is the basic principles of honor in serving and

professionalism in the sense of “together stronger”.

The symbol also implies a “smile” which symbolizes the

hospitality of employees’ service which is the pride of

the Company.

The symbol of two “inter-locking” elements reflects the

safety and security concept which is the most important

factor in Airport Business.

The symbols tagged at aerodynamic angle turning to

slightly upper right reflects the determination and

spirit of progressive transformation striving for the

development of the Company.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 292017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 30: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

30

BIDANG USAHA 102-2Line of Business

KEGIATAN USAHA MENURUT ANGGARAN DASAR

Tujuan dan lapangan usaha dari Perseroan adalah

untuk melaksanakan dan menunjang kebijakan

dan program pemerintah di bidang ekonomi dan

pembangunan serta untuk memupuk keuntungan

bagi Perseroan dengan menyelenggarakan usaha

jasa kebandarudaraan dalam arti seluas-luasnya dan

usaha-usaha lainnya yang mempunyai hubungan

dengan usaha tersebut.

KEGIATAN USAHA YANG DIJALANKAN

Kegiatan usaha yang dijalankan adalah Jasa

Pelayanan Kebandarudaraan yang meliputi:

1. Aeronautika Non ATS (Kebandaraan)

a. Penyediaan, pengusahaan dan

pengembangan fasilitas untuk kegiatan

pelayanan pendaratan, lepas landas, parkir

dan penyimpanan pesawat udara.

BUSINESS ACTIVITIES ACCORDING TO THE ARTICLES OF ASSOCIATION

The purpose and line of business of the Company

is to implement and support government policies

and programs in economy and development whilst

gaining profit for the Company by running airport

businesses to its widest possible extend and other

related businesses.

BUSINESS ACTIVITIES ENGAGED

Business activities carried out in providing airport

services include:

1. Non ATS Aeronautics (Airport-Related)

a. Provision, enterprise, and facility

development for landing, take-off, parking,

and aircraft storage services.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)30Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 31: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

31

b. Penyediaan fasilitas Counter Check-in,

Garbarata (Aviobridge), Baggage Handling

System (BHS)/ Hold Baggage Screening (HBS).

c. Penyediaan, pengusahaan dan

pengembangan fasilitas terminal untuk

pelayanan angkutan penumpang, kargo dan

pos.

2. Non Aeronautika (Non Bandara)

a. Penyediaan lahan untuk pembangunan,

lapangan dan kawasan industri serta gedung/

bangunan yang berhubungan dengan

kelancaran angkutan udara.

b. Penyediaan, pengusahaan dan

pengembangan fasilitas elektronika, listrik,

air dan instalasi limbah buangan.

c. Penyediaan jasa konsultasi, pendidikan

dan pelatihan yang berkaitan dengan

kebandarudaraan.

d. Usaha-usaha lain yang dapat menunjang

tercapainya tujuan Perseroan.

Perseroan dapat pula mendirikan/menjalankan

perusahaan lainnya yang mempunyai hubungan

dengan usaha tersebut di atas baik sendiri-sendiri

maupun bersama dengan badan lain sepanjang

tidak bertentangan dengan peraturan perundang-

undangan yang berlaku dan sesuai dengan Anggaran

Dasar.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 77

Tahun 2012 Tentang Perusahaan Umum Lembaga

Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan

Indonesia (LPPNPI), Jasa Pelayanan Penerbangan

tidak dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero)

sejak tanggal 16 Januari 2013 pukul 22.00

WIB (berdasarkan Nota Kesepahaman nomor

HK.201/1/10/DRJU-2013;KEP.15/OM.02.03/2013;

MOU.04.07.01/00/02/2013/001; 032/DU/II/2013

tanggal 12 Februari 2013).

b. Provision of Counter Check-in, Garbarata

(Aviobridge), Baggage Handling System

(BHS)/ Hold Baggage Screening (HBS).

c. Provision, enterprise, and terminal facility

development for passenger, cargo, and postal

transportation services.

2. Non-Aeronautics (Non-Airport)

a. Provision of land for development, field, and

industrial area, and also building/structure to

ensure smooth air traffic.

b. Provision, enterprise, and facility

development for electronics, electricity,

water, and waste treatment.

c. Provision of consultation, education, and

training services related to airport.

d. Other businesses that support the goal of the

Company.

The Company may also establish/run other

companies related to the business activities either

independently or in cooperation with other agencies,

as long as it is in line with the regulation in place and

agrees with the Articles of Association.

Based on Government Regulation Number 77

year 2012 on Public Company Providing Flight

Navigation Services in Indonesia (LLPNPI), Flight

Services were no longer run by PT Angkasa Pura I

(Persero), effective on 16 January 2013 at 22:00

(based on Memorandum of Understanding Number

HK.201/1/10/DRJU-2013;KEP.15/OM.02.03/2013;

MOU.04.07.01/00/02/2013/001; 032/DU/II/2013

dated 12 February2013).

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 312017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 32: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

32

Produk jasa PT Angkasa Pura I (Persero) dapat

diuraikan sebagai berikut.

1. PJP4U (Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan

dan Penyimpanan Pesawat Udara)

Produk Pelayanan Jasa Pendaratan Pesawat

Udara ini adalah kegiatan pelayanan jasa

pendaratan yang diberikan terhadap pesawat

udara yang mendarat di bandar udara. Produk

Pelayanan Jasa Penempatan Pesawat Udara

adalah pelayanan jasa yang diberikan untuk

penempatan pesawat udara di tempat terbuka

di bandar udara. Produk Pelayanan Jasa

Penyimpanan Pesawat Udara yaitu pelayanan

jasa yang diberikan terhadap pesawat udara di

dalam hanggar.

2. PJP2U (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat

Udara)

Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara

adalah pelayanan jasa yang diberikan kepada

setiap penumpang di terminal keberangkatan

atau kedatangan bandar udara yang diusahakan

oleh PT Angkasa Pura I (Persero).

3. Garbarata (Aviobridge)

Pelayanan Jasa Pemakaian Garbarata

(Aviobridge) adalah pelayanan jasa pemakaian

garbarata (aviobridge) yang diberikan kepada

setiap badan usaha angkutan udara/perusahaan

angkutan udara/operator pesawat udara

pada saat keberangkatan atau kedatangan

penumpang.

4. Counter Check-In

Pelayanan Jasa Pemakaian Counter Check-In

adalah pelayanan jasa yang diberikan kepada

perusahaan angkutan udara atau operator

pesawat udara sehubungan pemakaian fasilitas

bandar udara.

5. Baggage Handling System (BHS)/Hold Baggage

Screening (HBS)

Pelayanan jasa yang diberikan kepada

perusahaan angkutan udara atau operator

pesawat udara sehubungan pemakaian fasilitas

Products and Services of PT Angkasa Pura I (Persero)

are given in details as follow:

1. PJP4U (Landing, Parking, and Aircraft Storage

Services)

The product of Aircraft Landing is provided for

aircraft landing on the airport. The product of

Aircraft Parking is provided for parking aircraft

in open areas of the airport. The product of

Aircraft Storage is provided for parking aircraft

in the hangars.

2. PJP2U (Aircraft Passenger Services)

Aircraft Passenger Services are provided for

ever passenger at both departure and arrival

terminals of airports managed by PT Angkasa

Pura I (Persero).

3. Garbarata (Aviobridge)

Garbarata (Aviobridge) Usage Service is

provided for every air transport agency/airline/

aircraft operator both on departure or arrival of

passengers.

4. Counter Check-In

Counter Check-In Service is provided for airlines

or aircraft operators for their use of airport

facilities.

5. Baggage Handling System (BHS)/Hold Baggage

Screening (HBS)

This is a service provided for airlines or aircraft

operators for their use of the Baggage Handling

System facility, which is a conveyor system

PRODUK DAN JASA 102-2 Products and Services

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)32Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 33: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

33

Baggage Handling System yaitu suatu sistem

conveyor yang digunakan untuk mengangkut

bagasi penumpang setelah proses pemeriksaan

dan check-in bagi penumpang keberangkatan,

selanjutnya bagasi tersebut dibawa ke area

penumpukan siap angkut (baggage make up

area) untuk diangkut ke pesawat udara, begitu

juga sebaliknya bagi penumpang kedatangan

dibawa ke area pengambilan bagasi (baggage

claim). Sedangkan pelayanan jasa yang diberikan

kepada perusahaan angkutan udara atau

operator pesawat udara sehubungan pemakaian

fasilitas Hold Baggage Screening yaitu suatu

sistem pemeriksaan bagasi dengan mesin

x-ray yang terintegrasi langsung dengan BHS

dan secara otomatis dapat mengetahui status

keamanan bagasi untuk disalurkan sesuai hasil

pemeriksaan, pemilahan (sortir) dan tujuan

bagasi untuk diangkut ke pesawat udara bagi

penumpang keberangkatan.

6. Konsesi Atas Jasa Penggunaan Fasilitas Bandar

Udara

Konsesi adalah jasa yang diberikan atas hak

penggunaan fasilitas bandar udara kepada pihak

ketiga terkait kegiatan usaha yang dilakukan

di bandar udara. Konsesi ini dikenakan kepada

perusahaan-perusahaan yang berusaha di

bandar udara seperti usaha Ekspedisi Muatan

Pesawat Udara (EMPU), Regulated Agent (RA),

Ground Handling, dan In-flight Catering.

SEGMENTASI PRODUK

Segmentasi pasar PT Angkasa Pura I (Persero)

terbagi menjadi 2 jenis, yaitu segmen produk

jasa yang diberikan kepada perusahaan (Badan

Usaha Angkutan Udara dan Mitra Usaha) dan

segmen produk jasa yang diberikan langsung

kepada konsumen (penumpang pesawat udara dan

pengantar/penjemput).

used to transport luggage after screening and

check-in for departing passengers. The luggage

is then brought to the baggage make up area

to be transported by a plane, while for arriving

passengers, the opposite applies. The luggage is

taken to the baggage claim area. Meanwhile, the

service provided to airlines or aircraft operators

for the use of Hold Baggage Screening facilities

is a system of baggage screening using x-ray

machine which is directly integrated with BHS

and automatically recognizes baggage security

status for proper handling based on screening

result, sorting out, and baggage destination, to be

taken to the aircraft, for departing passengers.

6. Concession for Airport Facilities Use

Concession is the service provided for the

right of using airport facilities by third parties

concerning the activities they carry out in the

airport. Concession is given for companies

carrying out activities in the airport such as

Aircraft Cargo Expedition (EMPU), Regulated

Agent (RA), Ground Handling, and In-Flight

Catering.

PRODUCT SEGMENTATION

The are two market segments for PT Angkasa Pura

I (Persero); service product segment provided for

companies (Air Transport Agency and Business

Partner) and service product segment provided

directly for customers (aircraft passengers and their

relatives.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 332017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 34: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

34

Sampai dengan akhir tahun 2016, Bandara yang

dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) sebanyak

13 (tiga belas) bandara dan 5 (lima) Entitas Anak

serta 3 (tiga) Proyek yang terletak di kota-kota

besar di sebagian wilayah barat, tengah, dan timur

Indonesia, yaitu:

Until the end of 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

has managed a total of 13 (thirteen) airports, 5 (five)

Subsidiaries, and 3 (three) Projects located in major

cities in western, central, and eastern Indonesia,

namely:

Tabel Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2017Table of Office Networks by Region in 2017

Wilayah / AreaJenis Kantor / Type of Office

Kantor Pusat / Head Office

Kantor Cabang / Branch Office

Proyek / Project

Kantor Pusat - Jakarta / Head Office 1  -   - 

I Gusti Ngurah Rai - Denpasar  - 1  -

Juanda - Surabaya - 1 -

Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan - Balikpapan - 1 -

Sultan Hasanuddin - Makassar - 1 -

Adisutjipto - Yogyakarta - 1 -

Syamsudin Noor - Banjarmasin - 1 -

Ahmad Yani - Semarang - 1 -

Sam Ratulangi - Manado - 1 -

PETA WILAYAH OPERASIONAL 102-4, 102-6Map of Operational Area

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)34Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 35: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

35

Tabel Jaringan Kantor Tahun selama 5 tahun terakhirTable of Office Networks for the Last 5 Years

Jenis Kantor / Type of Office 2017 2016 2015 2014 2013

Kantor Pusat / Head Office 1 1 1 1 1

Kantor Cabang/Bandar Udara yang dikelola / Branch Office/Airport 13 13 13 13 13

TOTAL 14 14 14 14 14

Wilayah / AreaJenis Kantor / Type of Office

Kantor Pusat / Head Office

Kantor Cabang / Branch Office

Proyek / Project

Adi Soemarmo - Surakarta - 1 -

Internasional Lombok – Lombok Tengah - 1 -

Pattimura - Ambon - 1 -

El Tari - Kupang - 1 -

Frans Kaisiepo - Biak - 1 -

Proyek / Project - Semarang - - 1

Proyek / Project - Yogyakarta - - 1

Proyek / Project- Banjarmasin - - 1

TOTAL 1 13 3

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 352017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 36: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

36

AIRPORT MOBILE APPS

Untuk memberikan kemudahan bagi konsumen

maupun pengguna jasa maka Perseroan telah

mengembangkan sebuah aplikasi yang diberi nama

"Angkasa Pura Airport Mobile Apps"

Aplikasi ini sudah tersedia di Apple App Store

dan Google Play yang bertujuan meningkatkan

Customer Experience melalui personalisasi layanan

(Personalized Service) sebagai langkah awal dari

implementasi Smart Airport. Dalam penerapan

Angkasa Pura Airport Mobile Apps, ICT bekerjasama

dengan Corporate Secretary. Adapun fitur yang

dimiliki Angkasa Pura Airport Mobile Apps meliputi:

• Flight Information

• Info Wisata

• Info Hotel

• Info Transportasi

• Menu Shop & Dine

• Menu Airport Parking

• Menu Airport News

• Contact Us

In order to provide ease for both customers and

service users, the Company has developed an

application named "Angkasa Pura Airport Mobile

Apps"

This application is available on Apple App Store and

Google Play and it is aimed at improving Customer

Experience via Personalized Service as an initial

step toward the implementation of Smart Airport

concept. Implementation of Angkasa Pura Airport

Mobile Apps involves the cooperation of ICT and

the Corporate Secretary. Meanwhile, the features

Angkasa Pura Airport Mobile Apps has include:

• Flight Information

• Tourism Information

• Hotel Information

• Transportation Information

• Shop & Dine Menu

• Airport Parking Menu

• Airport News Menu

• Contact Us

INOVASI PELAYANANService Innovation

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)36Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 37: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

37

Difable and special needs service merupakan

layanan di Bandara PT Angkasa Pura I (Persero) bagi

penumpang yang memiliki kemampuan berbeda

dan berkebutuhan khusus dengan menghadirkan

fasilitas berupa alat bantu yang memudahkan

penumpang difabel seperti wheelchair (kursi roda),

akses khusus bagi penumpang berkursi roda, area

khusus di drop zone, elevator, holding room (ruang

tunggu bagi penumpang difabel dan special needs

di area check in), priority seat di boarding gate,

toilet khusus, dan nursery room. Selain fasilitas, PT

Angkasa Pura I (Persero) juga turut menyediakan

pelayanan asistensi oleh petugas Customer Service

di Bandara yang akan siap membantu melayani

penumpang tersebut.

Services for the Disabled and Those with Special

Needs refers to a type of service provided at

the airports of PT Angkasa Pura I (Persero) for

passengers with different capabilities and special

needs, i.e. by providing facilities such as aids that

can help them such as wheelchairs, special access

for passengers using a wheelchair, a special area in

the drop zone, elevators, holding rooms (i.e. waiting

room for passangers with disability and special

needs in the check-in area), priority seat in the

boarding gate, special toilets, and nursery rooms.

In addition to facilities, PT Angkasa Pura I (Persero)

also provides the service of assistance by Customer

Service officers at airports who will be ready to

serve passengers.

LAYANAN PENUMPANG BERKEBUTUHAN KHUSUSSERVICES FOR THE DISABLED AND THOSE WITH SPECIAL NEEDS

Access for Disabled Passengers

Facilities for Disabled Passengers

Drop Zone Area untuk penumpang penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus di Bandar Udara Sepinggan, Ballikpapan.

The Drop Zone Area for passangers with disability and special needs at Sepinggan Airport, Ballikpapan.

Priority seat untuk penumpang penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus di Bandar Udara Adi Soecipto, Jogjakarta.

Priority seats for passangers with disability and special needs at Adi Soecipto Airport, Jogjakarta.

Signage pada Drop Zone Area untuk penumpang penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar-Bali.

Signage along the Drop Zone Area for passangers with disability and special needs at I Gusti Ngurah Rai Airport, Denpasar - Bali.

Registration Desk untuk penumpang penyandang disabilitas di Drop Zone Terminal Domestik di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar-Bali.

Registration Desk for passangers with disability in the Drop Zone of the Domestic Terminal at I Gusti Ngurah Rai Airport, Denpasar - Bali.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 372017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 38: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

38

DUTA BANDARAAIRPORT AMBASSADORS

Duta Bandara merupakan pemudi-pemudi bertalenta

yang direkrut dan dinobatkan oleh PT Angkasa Pura

I (Persero) menjadi duta dalam merepresentasikan

dan mempromosikan pelayanan bandar udara dan

pariwisata serta memberikan bantuan layanan dan

edukasi regulasi kepada penumpang di terminal

bandar udara guna menciptakan kenyamanan dan

passenger experience at the airport. Hingga saat ini

terdapat 30 (tiga puluh) Duta Bandara yang tersebar

di 13 (tiga belas) Bandar Udara PT Angkasa Pura I

(Persero). Adapun kegiatan yang dilakukan oleh

para Duta Bandara antara lain sebagai berikut:

• Promosi produk layanan di bandara;

• Pelayanan duta bandara di tourist information

counter;

• Pelayanan mobile service duta bandara di

terminal keberangkatan;

• Pendampingan dan pelayanan dalam event

resmi, penyambutan tamu pejabat, top

management internal dan tamu eksternal dalam

kunjungan kerja; dan

• Pembuatan laporan.

Airport Ambassadors are talented young people

recruited and appointed by PT Angkasa Pura I

(Persero) to represent the Company and promote

its airport services and tourism and also provide

services and education on regulations for passengers

in its airports in order to ensure comfort and create

passenger experience at the airport. Currently, there

are 30 (thirty) Airport Ambassadors assigned in 13

(thirteen) airports managed by PT Angkasa Pura

I (Persero). The activities carried out by Airport

Ambassadors are as follow:

• Promoting service products in the airport:;

• Providing airport ambassador service at the

tourist information counter;

• Providing airport ambassador mobile service in

the departure terminal;

• Providing service and accompaniment for

official events, welcoming official guests,

internal and external top management in their

work visit; and

• Making reports.

Pelayanan Duta Bandara di Tourist Information CounterServices Provided by Airport Ambassadors at Tourist Information Counters

Pelayanan Mobile Duta Bandara di Terminal KeberangkatanServices Provided by Airport Ambassadors at Departure Terminals

Duta Bandara di Tourist Information Center di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar-Bali.

Airport Ambassadors at the Tourist Information Center of I Gusti Ngurah Rai Airport, Denpasar-Bali

Kegiatan Duta Bandara bersama dengan Customer Service Officer melakukan pelayanan terhadap penumpang difabel.

An Airport Ambassador and a Customer Service Officer help a passenger with disability.

Duta Bandara di Tourist Information Center di Bandar Udara Adi Soecipto, Jogjakarta.

Airport Ambassadors at the Tourist Information Center of Adi Soecipto Airport, Jogjakarta

Kegiatan Duta Bandara mendampingi Aviation Security Officer melakukan pelayanan greeting terhadap penumpang di area kberangkatan.

An Airport Ambassador accompanies an Aviation Security Officer greet passengers in the departure area.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)38Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 39: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

39

TOURISM INFORMATION CENTER

Dalam mewujudkan salah satu misi PT Angkasa Pura I

(Persero) “menjadi mitra pemerintah dan pendorong

pertumbuhan ekonomi”, upaya nyata telah

dilakukan dengan berpartisipasi dan berkolaborasi

bersama Kementerian Pariwisata dalam mendukung

program pemerintah mendatangkan 20 (dua puluh)

juta wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Bandara sebagai gerbang utama nusantara

menjadi cerminan kondisi suatu wilayah yang

keberadaannya diharapkan mampu memberikan

kesan pertama yang cukup baik. PT Angkasa Pura

I (Persero) berinisiatif dengan mengambil peran

penting dalam mendukung pemerintah untuk

memajukan pariwisata daerah dengan menyediakan

Tourist Information Center di 13 (tiga belas) bandara

yang dikelola. Dengan dilengkapi informasi yang

lengkap, desain ruangan yang nyaman dan personil

yang memiliki hospitality tinggi keberadaan Tourist

Information Center dirasakan sangat bermanfaat

bagi para tamu wisatawan terutama wisatawan

mancanegara yang berkunjung ke wilayah Indonesia.

To realize one of the missions of PT Angkasa Pura I

(Persero), i.e. “To be a partner for the Government

and to encourage economic growth”, the real

effort made by PT Angkasa Pura I (Perserpo) is

to participate and collaborate with the Ministry

of Tourism in support of government programs

to bring in 20 (twenty) million foreign tourists to

Indonesia.

In this regard, airports as the main entrance to the

archipelago becomes a reflection of the condition of

a region whose existence is expected to give a good

first impression. To that end, PT Angkasa Pura I

(Persero) takes an initiative to promote localtourism

by providing Tourist Information Centers in 13

(thirteen) airports it manages. With complete

information, a comfortably-designed room, and

personnel with great hospitality, the existence

of these Tourist Information Centers will be very

useful for tourists, especially foreign tourists who

visit Indonesia

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 392017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 40: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

40

Airport Operation Control Center (AOCC) merupakan

pusat komando dan kontrol operasional bandar

udara yang memiliki tujuan antara lain:

• Sebagai peningkatan kinerja operasional,

service level dan key performance index

bandar udara sehingga terjadi optimalisasi

penggunaan airport resources;

• Sebagai pusat komunikasi dan koordinasi antar

stakeholder bandar udara untuk pencapaian On

Time Performance (OTP) Airlines sebagai salah

satu wujud implementasi Airport Collaborative

Decision Making (A-CDM);

• Untuk mengukur tingkat kualitas dan

pelayanan secara real time.

Selama tahun 2017, hal - hal yang dilakukan adalah

melakukan eksekusi atas perencanaan Airport

Operation Control Center (AOCC) yakni perubahan

mindset operasional, pembangunan ruang AOCC

dengan mempertimbangkan human factor

(kenyaman petugas yang bekerja di dalam ruangan

dan dilengkapi dengan teknologi penunjang

operasional bandar udara.

The Airport Operation Control Center (AOCC) is

an airport command and control center with the

following objectives:

• To improve operational performance, service

level, and key performance index of airports

so as to lead to optimalization of the use of

airport resources;

• To serve as a center for communication

and coordination center among airport

stakeholders to achieve On Time Performance

(OTP) Airlines as an example of the

implementation of Airport Collaborative

Decision Making (A-CDM);

• To measure the level of quality and service in

a real time manner.

Throughout 2017, the activities performed

included implementation of Airport Operation

Control Center (AOCC) planning, namely changes to

the operational mindset, construction of the AOCC

room by considering human factor (comfort of the

officers working in the room) and equipped with

technology that supports airport operation.

AIRPORT OPERATION CONTROL CENTER (AOCC)

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)40Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 41: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

41

SMART LANE

Smart Lane merupakan perangkat modular dan

fleksibel yang didisain untuk dapat melakukan

pelayanan Screening Check Point (SCP) dengan

memberikan beberapa manfaat, antara sebagai

berikut:

1. Meningkatkan efisiensi operasional;

2. Mengurangi waktu tunggu antrian dengan

otomatic tray;

3. Meningkatkan keamanan, dan layanan publik

secara keseluruhan; 

4. Secara signifikan mengurangi tingkat

pengawasan personil pemeriksaan keamanan; 

5. Dirancang secara ergonomis untuk digunakan

oleh personil keamanan dan publik; 

6. Dapat memberikan dashboard statistik utilisasi

perangkat X-ray; dan

7. Dapat diintegrasikan dengan berbagai product

X-Ray terkemuka.

Launching AOCC dimulai di Bandar Udara Sultan

Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan

pada 2 Maret 2018 dan akan dilanjutkan di bandar

udara lainnya yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I

(Persero).

Smart Lane is a modular and flexible instrument

designed to provide service at the Screening Check

Point (SCP) with the following advantages:

1. Improved operational efficiency;

2. Reduced queuing time with automatic tray;

3. Improved security and overall public service;

4. Significantly reduced monitoring of security

checking personnel;

5. Ergonomically designed to be used by security

personnel and the public;

6. Capable of providing dashboard statistics on

instrument utilization; and

7. Integrated with a wide range of renown X-Ray

products.

AOCC launching will start at Sultan Aji Muhammad

Sulaiman Sepinggan Airport of Balikpapan on March

02, 2018, followed by the launching at other airports

run by PT Angkasa Pura I (Persero).

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 412017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 42: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

42

Sampai dengan Desember 2017 tidak terdapat

perubahan Struktur Organisasi Perseroan. Namun

demikian terdapat perubahan nomenklatur jabatan

sesuai Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-155/

MBU/08/2017 tanggal 11 Agustus 2017, dengan

penambahan satu jabatan di level Direksi yaitu

Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan

Usaha. Adapun Struktur Organisasi PT Angkasa Pura

I (Persero) sampai dengan saat ini adalah sebagai

berikut.

Until December 2017, there is no change in the

Company’s Organizational Structure. However,

there is a change in the nomenclature of positions

pursuant to the Decree of the Minister of SOEs

Number: SK-155/MBU/08/2017 dated August 11,

2017, with the addition of one more position at

the Board of Directors level, namely the Director of

International Relations and Business Development.

The current organization structure of PT Angkasa

Pura I (Persero) is illustrated below.

STRUKTUR ORGANISASIOrganizational Structure

HEAD OF INTERNAL AUDIT

TOMMY MEILITZA

HEAD OF PROCUREMENT

RINI ASRININGSIH

HEAD OF CORPORATE SOCIAL

RESPONSIBILITYMARIYANTO

AIRPORT SAFETY GROUP HEAD

SUBAKIR

AIRPORT PLANNING GROUP HEADYUDHAPRANA

SUGARDA

GENERAL MANAGER BANDARA SYAMSUDIN NOOR BANJARMASIN

WAHYUDI

GENERAL MANAGER BANDARA SULTAN AJI

MUHAMMAD SULAIMAN SEPINGGAN BALIKPAPAN

HANDY HERYUDHITIAWAN

DIREKTUR PEMASARAN DAN

PELAYANANDEVY W. A. SURADJI

GENERAL MANAGER BANDARA I GUSTI NGURAH RAI BALIYANUS SUPRAYOGI

GENERAL MANAGER BANDARA JUANDA

SURABAYAHERU PRASETYO

DIREKTUR TEKNIKPOLANA B. PRAMESTI*

AIRPORT FACILITIES READINESS GROUP

HEADDWI TEDJOWATI

AIRPORT EQUIPMENT READINESS GROUP

HEADYONO HADI WARDOYO

PROJECT MANAGEMENT

OFFICE GROUP HEADWIDODO

DIREKTUR OPERASIWENDO ASRUL ROSE

AIRPORT OPERATION GROUP HEAD

HARUMAN

AIRPORT SECURITY GROUP HEAD

DONNY SUBARDONO

AIRPORT SERVICE GROUP HEAD

RAMDAN PRADARMA

* masa jabatan berakhir di Februari 2018 term of office ends in February 2018

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)42Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 43: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

43

DIREKTUR UTAMA PRESIDENT DIRECTOR

FAIK FAHMI

GENERAL MANAGER BANDARA PATTIMURA

AMBONAMIRUDDIN

GENERAL MANAGER BANDARA SULTAN

HASANUDDIN MAKASSARCECEP MARGA SONJAYA

GENERAL MANAGER BANDARA

INTERNASIONAL LOMBOK

I G N ARDITA

GENERAL MANAGER BANDARA EL TARI

KUPANGBARATA SINGGIH

DIREKTUR HUB INTERNASIONAL DAN

PENGEMBANGAN USAHASARDJHONO JHONY

TJITROKUSUMO

DIREKTUR SDM DAN UMUM

ADI NUGROHO

BUSINESS DEVELOPMENT GROUP HEAD

R. EKO WIBOWO

AVIATION MARKETING GROUP

HEADAHMAD SYAUGI

SHAHAB

NON AVIATION MARKETING GROUP

HEADSULKAN

DIREKTUR KEUANGAN DAN IT

NOVRIHANDRI

TRAINING AND DEVELOPMENT GROUP HEAD

NUR SAPTO WINOTO

GENERAL MANAGER BANDARA SAM

RATULANGI MANADOMINGGUS GANDEGUAI

GENERAL MANAGER BANDARA ADISUTJIPTO

YOGYAKARTAAGUS PANDU PURNAMA

GENERAL MANAGER BANDARA ADI

SOEMARMO SOLOABDULLAH USMAN

GENERAL MANAGER BANDARA AHMAD YANI

SEMARANGMARYANTO

GENERAL AFFAIR GROUP HEAD

UMAR SUPRIYADI

ACCOUNTING GROUP HEAD

SULISTYOWATI DEWI

FINANCE GROUP HEAD

UKEMRI

INFORMATION TECHNOLOGY GROUP

HEADHENDRA SETIAWAN

HUMAN CAPITAL GROUP HEAD

IMRON QODARI

CORPORATE SECRETARYISRAWADI

HEAD OF LEGAL AND COMPLIANCE

I WAYAN SUTAWIJAYA

HEAD OF RISK MANAGEMENT

AND CORPORATE PLANNING

EPPY DHANIANTO

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 432017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 44: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

44

PASAR YANG DILAYANI 102-4, 102-6Market Served

Sampai dengan 31 Desember 2017, Bandara yang

dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) sebanyak 13

bandara, 3 Kantor Proyek dan 5 Perusahaan Anak yang

terletak di kota-kota besar wilayah tengah dan timur

Indonesia, yaitu :

Until December 31, 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

has managed a total of 13 (thirteen) Airports, 3 (three)

Project Offices, and 5 (five) Subsidiaries located in

major cities in western, central, and eastern Indonesia,

namely:

1. Bandar Udara Internasional/International Airport I Gusti Ngurah Rai-Bali

2. Bandar Udara Internasional/International Airport Juanda-Surabaya

3. Bandar Udara Internasional/International Airport Sultan Hasanuddin-Makassar

4. Bandar Udara Internasional/International Airport Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan-Balikpapan

5. Bandar Udara Internasional/International Airport Frans Kaisiepo-Biak

6. Bandar Udara Internasional/International Airport Sam Ratulangi-Manado

7. Bandar Udara/Airport Syamsudin Noor-Banjarmasin

8. Bandar Udara Internasional/International Airport Ahmad Yani-Semarang

9. Bandar Udara Internasional/International Airport Adisutjipto-Yogyakarta

10. Bandar Udara Internasional/International Airport Adi Soemarmo-Surakarta

11. Bandar Udara Internasional/International Airport Lombok-Lombok Tengah

12. Bandar Udara Internasional/International Airport Pattimura-Ambon

13. Bandar Udara Internasional/International Airport El Tari-Kupang

Entitas Anak/Subsidiaries

1. PT Angkasa Pura Logistik

2. PT Angkasa Pura Properti

3. PT Angkasa Pura Suport

4. PT Angkasa Pura Hotel

5. PT Angkasa Pura Retail

Kantor Proyek/Project Offices

1. Proyek Pembangunan Bandar Udara Internasional Adisutjipto-Yogyakarta

Construction Project of Adisutjipto International Airport -Yogyakarta

2. Proyek Pengembangan Bandar Udara Internasional Ahmad Yani – Semarang

Development Project of Ahmad Yani International Airport - Semarang

3. Proyek Pengembangan Bandar Udara Syamsudin Noor - Banjarmasin

Development Project of Syamsudin Noor Airport - Banjarmasin

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)44Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 45: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

45

DAFTAR ENTITAS ANAK DAN/ATAU ENTITAS ASOSIASIList of Subsidiaries and/or Associated Entities

NTITAS ANAK

SUBSIDIARY

NamaName

Bidang Usaha Business Field

Kepemilikan Saham

Shareholding

Tahun Pendirian

Year of Establishment

Status OperasiOperational

Status

Jumlah Aset(Rp miliar) Total Asset(Rp billion)

DomisiliDomicile

PT Angkasa Pura Logistik

Jasa Pengurusan Transportasi

Freight Forwarding

98,00% 2012 Beroperasi Operating

250,85 Jakarta

PT Angkasa Pura Hotel

Hotel 99,99% 2012 Beroperasi Operating

708,03 Jakarta

PT Angkasa Pura Properti

Properti Property

99,96% 2012 Beroperasi Operating

331,87 Jakarta

PT Angkasa Pura Suport

JasaService

99,81% 2012 Beroperasi Operating

810,80 Jakarta

PT Angkasa Pura Retail

Trading Trading

97,50% 2014 Beroperasi Operating

73,26 Jakarta

ENTITAS ASOSIASIASSOCIATED ENTITY

NamaName

Bidang UsahaBusiness Field

Kepemilikan Saham

Shareholding

Tahun PendirianYear of

Establishment

Status Operasi

Operational Status

Jumlah Aset(Rp miliar)Total Asset(Rp billion)

DomisiliDomicile

PT Gapura Angkasa

Ground Handling

10% 1998 BeroperasiOperating

21,504 Cengkareng*

PT Jasa Marga Bali Tol

Jalan TolHighway

8%` 2011 BeroperasiOperating

1,900 Bali

*) merupakan domisili kantor cabang pergudangan di Bandara Soekarno Hatta, sedangkan untuk jumlah kantor tempat PT Gapura Angkasa beroperasi ada di 59 bandara (30 kantor cabang dan 29 kantor perwakilan) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

It is the domicile of the branch office designated for warehousing at Soekarno Hatta Airport, as for offices where PT Gapura Angkasa operates, they can be found in 59 airports (30 branch offices and 29 representative offices) all over Indonesia.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 452017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 46: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

46

STRUKTUR GRUP PERUSAHAANCompany Group Structure

100%

98,00% 99,96% 99,97% 99,61%

100%

10%

97,50%

100%

NEGARA REPUBLIK INDONESIAGOVERMENT OF THE REPUBLIC

OF INDONESIA

10%

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)46Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 47: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

47

KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM 102-5Composition of Shareholders

SKALA ORGANISASI 102-7Scale of The Organization

Pemegang SahamShareholder

Jumlah Saham Ditempatkan dan Disetor Penuh

Number of Shares Issued and Fully Paid-Up

Kepemilikan Saham Holding

Total

Pemerintah Republik Indonesia / Government of the Republic of Indonesia

6,414,412,000 100% Rp6,414,412,000,000

DeskripsiDescription

SatuanUnit of

Measurement2017 2016

Total KaryawanNumber of Employees

Orang Person 3.350 3.025

Total BandaraNumber of Airports

Unit bandaraAirport 13 13

Total PendapatanTotal Revenues

Ribuan rupiahThousand Rupiahs 7.194.347.534 6.138.271.899

Total LiabilitasTotal Liabilities

Ribuan rupiahThousand Rupiahs 11.650.348.788 11.669.449.094

Total EkuitasTotal Equity

Ribuan rupiahThousand Rupiahs 13.401.461.042 11.997496.860

Total Produksi Aeronatika Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat UdaraTotal Aeronautical Production of Aircraft Landing, Parking, and Keeping Service Delivery

Ribuan rupiahThousand Rupiahs 28.098.099 27.956.662

Total Produksi Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat UdaraTotal Passenger Service Charge Production

Pax/ Pax 40.078.358 37.971.175*

Jumlah Produk Jasa yang TersediaNumber of Service Products Available

Unit/JenisUnit/ Type

- 2 jenis jasa pelayanan kebandarudaraan

2 Types of Airport Services

- 6 jenis produk jasa airport

6 Types of Airport Service Products

- 2 jenis jasa pelayanan kebandarudaraan

2 Types of Airport Services

- 6 jenis produk jasa airport

6 Types of Airport Service Products

Pemegang Saham Terbesar Majority Shareholder

PersenPercent

Pemerintah Republik Indonesia (100%)Government of the Republic of Indonesia (100%)

Pemerintah Republik Indonesia (100%)Government of the Republic of Indonesia (100%)

*disajikan ulang/restated

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 472017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 48: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

48

INFORMASI MENGENAI KARYAWAN 102-8Employee Information

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN LEVEL ORGANISASIEMPLOYEE COMPOSITION BASED ON ORGANIZATIONAL LEVEL

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Organization Level (in person denomination)

Kelas JabatanClass of Position

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

1 14 2 3 13 2 3

2 7 1 8 5 1 6

3 40 4 44 40 4 44

4 8 0 8 8 - 8

5 55 7 62 54 7 61

6 120 17 137 104 16 120

7 11 7 18 15 7 22

8 293 60 353 294 52 346

9 71 16 87 61 18 79

10 37 52 89 48 58 106

11 573 258 831 438 198 636

12 480 144 624 554 158 712

13 354 87 441 323 88 411

14 146 42 188 108 13 121

15 353 91 444 258 80 338

PKWT 11 2 13 10 2 12

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

83 844

62

2017

13718

353

8789

831

624

441

444 13

188

2016

63 844

61 12022

346

79106

636

712

441

338 12

121

12345678

9101112131415PKWT

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)48Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 49: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

49

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKANEMPLOYEE COMPOSITION BASED ON EDUCATION LEVEL

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Education Level (in person denomination)

PendidikanEducation

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

S2 / Post-Graduate (Magister) 68 31 99 69 29 98

Sarjana / Undergraduate (Bachelor) 638 312 950 604 288 892

D1 - D4 / Associate’s Degree 501 154 655 427 143 570

SD – SMA / Elementary – High School 1355 291 1.646 1223 242 1.465

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

S2 / Post-Graduate (Magister)

Sarjana / Undergraduate (Bachelor)

D1 - D4 / Associate’s Degree

SD – SMA / Elementary – High School

99

2017

950

655

1,646

2016

98

892

570

1,465

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN STATUS KEPEGAWAIANEMPLOYEE COMPOSITION BASED ON STATUS LEVEL

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Status Level (in person denomination)

Status KepegawaianEmployment status

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

Pegawai Perusahaan/ Permanent Employee 2155 663 2.818 2025 629 2.654

PNS Diperbantukan/ Second Civil Servant 51 2 53 63 3 66

ABRI Ditugaskan / Assigned Military Personnel 8 - 8 9 - 9

Honorer / Part timers 11 2 13 10 2 12

Calon Pegawai / Candidate 337 121 458 216 68 284

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 492017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 50: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

50

Pegawai PerusahaanPermanent EmployeePNS DiperbantukanSecond Civil ServantABRI DitugaskanAssigned Military PersonnelHonorerPart timersCalon PegawaiCandidate

2017

2,818 53

8 13

458

2016

2,65466

9 12 284

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN RENTANG USIAEMPLOYEE COMPOSITION BASED ON AGE GROUP

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Age Group (in person denomination)

Rentang Usia Age Group

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

>56 3 1 4 4 1 5

51-56 315 51 366 398 69 467

46-50 251 54 305 253 54 307

41-45 267 80 347 266 81 347

36-40 280 87 367 276 86 362

31-35 394 105 499 384 103 487

26-30 550 202 752 506 186 692

21-25 455 190 645 234 119 353

<20 47 18 65 2 3 5

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

Status KepegawaianEmployment status

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

>56

51-56

46-50

41-45

36-40

4 366

305

347

367

499

752

645

2017

65

2016

5 5 467

307

347

362

487

692

353

31-35

26-30

21-25

<20

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)50Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 51: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

51

>30

26-30

21-25

16-20

11-15

6-10

0-5

2017

43 256

325

493

237

498

1,497

2016

61 282

381

532

233

506

1,030

Laki-laki / Male

Perempuan / Female

2017

788

2,562

2016

702

2,323

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN GENDEREMPLOYEE COMPOSITION BASED ON GENDER

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Gender (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Gender (in person denomination)

Gender

Tahun / Year 2017

Tahun / Year 2017

Perubahan / Change

Total % Total % Total %

Laki- Laki/Male 2,562 76.48 2,323 76.79 239 10.29

Perempuan/Female 788 23.52 702 23.21 86 12.25

Jumlah/Total 3,350 100,00 3,025 100,00  325 10.74

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN MASA KERJAEMPLOYEE COMPOSITION BASED ON WORKING PERIOD

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Masa Kerja (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Working Period (in person denomination)

Masa Kerja Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

>30 31 12 43 45 16 61

26-30 229 27 256 250 32 282

21-25 266 59 325 315 66 381

16-20 377 116 493 412 120 532

11-15 185 52 237 181 52 233

6-10 399 99 498 407 99 506

0-5 1074 423 1.497 713 317 1.030

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

>30

26-30

21-25

16-20

11-15

6-10

0-5

2017

43 256

325

493

237

498

1,497

2016

61 282

381

532

233

506

1,030

Laki-laki / Male

Perempuan / Female

2017

788

2,562

2016

702

2,323

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 512017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 52: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

52

KOMPOSISI KARYAWAN BERDASARKAN LOKASI KERJA Employee Composition by Placement

Tabel Komposisi Karyawan Berdasarkan Lokasi Kerja (dalam satuan orang)

Employee Composition Table by Placement (in person denomination)

Lokasi Kerja Placement

Tahun / Year 2017

Tahun / Year2016

Pria/Male Wanita/Female Total Pria/Male Wanita/

Female Total

Kantor PusatHead Office 315 165 480 280 152 432

Kantor di Daerah/WilayahRegional Office

2247 623 2870 2043 550 2593

Jumlah/Total 2562 788 3.350 2323 702 3.025

PERJANJIAN PERUNDINGAN KOLEKTIF 102-41Collective Negotiation Agreement

Sebagai wujud kebebasan berserikat, PT Angkasa

Pura I (Persero) memiliki 2 organisasi serikat pekerja,

yaitu Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SP) dan

Asosiasi Karyawan Angkasa PuraI (AKA). Baik dari SP

maupun AKA mewakili kepentingan karyawan dalam

ketenagakerjaan, termasuk perundingan Perjanjian

Kerja Bersama (PKB) dengan pihak manajemen. Saat

ini, PKB yang berlaku adalah PKB Periode 2017-2019

dengan Nomor: SP.106/HK.06/2017/DU, SP.AP.I.01/

PKB/VII/2017, dan 60/DPP-AKA/VII/2017. Seluruh

karyawan atau 100% karyawan telah menandatangani

dan dilindungi oleh PKB.

As manifestation of the freedom of association, PT

Angkasa Pura I (Persero) has 2 labor unions, namely

Serikat Pekerja Angkasa Pura I (SP) and Asosiasi

Karyawan Angkasa PuraI (AKA). Both SP and AKA

represent employee interests related to the issues of

employment, including negotiating the Collective Labor

Agreement (CLA) with the Management. Currently, the

applicable CLA is CLA for the Period of 2017-2019

Number: SP.106/HK.06/2017/DU, SP.AP.I.01/PKB/

VII/2017, and 60/DPP-AKA/VII/2017. All employees or

100% of them have signed and protected by the CLA.

Kantor di Daerah/Wilayah/ Regional Of�ce

Kantor Pusat/ Head Of�ce

2017

480

2,870

2016

432

2,593

Kantor di Daerah/Wilayah/ Regional Of�ce

Kantor Pusat/ Head Of�ce

2017

480

2,870

2016

432

2,593

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)52Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 53: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

53

PERUBAHAN SIGNIFIKAN SELAMA PERIODE PELAPORAN 102-10Significant Changes in the Course of the Reporting Period

RANTAI PASOKAN 102-9Supply Chain

Selama periode pelaporan, tidak terdapat perubahan

pada organisasi, namun terdapat perubahan pada rantai

pasokan, yakni bertambahnya/berkurangnya pemasok

barang dan jasa. Jika pada tahun 2016, terdapat

pemasok barang dan jasa sebanyak 14.564 pemasok,

maka pada tahun 2017 menjadi sebanyak 18.132

pemasok.

During the reporting period, there was no change in

the organization, but there were changes in the supply

chain, namely an increased number of suppliers of

goods and services. In 2016, there were a total of

14,564 suppliers of goods and services, and the number

increased in 2017 to 18,132 suppliers.

PT Angkasa Pura I (Persero) menggandeng sejumlah

pemasok untuk mendukung operasional usaha, baik

pemasok barang maupun jasa. Dalam menggandeng

pemasok, Perusahaan berupaya semaksimal mungkin

mencari mitra lokal yang lokasinya dekat dengan kantor

operasional. Selain akan memberdayakan pemasok

lokal, sekaligus menggerakan roda ekonomi setempat,

Perusahaan akan bisa mendapat harga yang lebih

terjangkau karena lokasi pemasok secara geografis

lebih dekat. Dengan pertimbangan seperti itu, selama

tahun 2017, Perusahaan menggandeng pemasok barang

dan jasa sebanyak 18.132 pemasok.

PT Angkasa Pura I (Persero) is partnering with a number

of suppliers to support its business operations, including

suppliers of goods and services. To do so, the Company

tries it best to find local partners domiciled close to

the operational office. In addition to empowering local

suppliers, as well as boosting the economy of the area,

the Company may get a more affordable price since the

location of the suppliers is geographically closer. xxx

(translate belum sesuai)

Salah satu pemasok yang digandeng Perusahaan

adalah PT Angkasa Pura Support untuk penyediaan

jasa satuan pengamanan, driver, cleaning service, dan

office boy. Dalam menjalin kerjasama dengan pemasok,

Perusahaan melakukan seleksi dengan menggunakan

sejumlah kriteria, yakni sebagai berikut:

1. Mampu menyediakan pekerja dengan kualifikasi

sesuai dengan ketentuan yang diminta oleh PT

Angkasa Pura I (Persero)

2. Pekerja yang dipekerjakan wajib memiliki ikatan

kerja secara tertulis dengan perusahaan penyedia

jasa tersebut, sesuai dengan ketentuan yang

berlaku.

3. Menjamin bahwa pekerja yang dipekerjakan di PT

Angkasa Pura I (Persero) tidak akan menimbulkan

permasalahan ketenagakerjaan dalam bentuk

One of the suppliers with which the Company joins

partnership is PT Angkasa Pura Support, namely in

connection with provision of the services of security

forces, drivers, cleaners, and office boys. Prior to

entering into partnership with suppliers, the Company

conducts selection using a number of criteria, namely:

1. Able to provide workers with qualifications that

meet the criteria specified by PT Angkasa Pura I

(Persero)

2. Any worker hired must have a written working

contract with the company providing services,

based on the applicable laws and regulation.

3. To ensure that workers hired at PT Angkasa Pura

I (Persero) will not cause any employment-related

problems with PT Angkasa Pura I (Persero), which

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 532017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 54: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

54

apapun dengan PT Angkasa Pura I (Persero)

yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari

perusahaan penyedia jasa tersebut.

4. Perusahaan penyedia jasa wajib mengganti seluruh

kerugian yang timbul atas segala tindakan yang

dilakukan oleh pekerja yang mengakibatkan

kerugian bagi PT Angkasa Pura I (Persero) baik

secara moril maupun materiil.

5. Bersedia mengganti pekerja yang melakukan

pelanggaran disiplin berat/tindakan pidana sesuai

ketetuan yang berlaku.

6. Melakukan evaluasi kinerja bersama antara pihak

penyedia jasa dengan Unit Teknis.

7. Apabila terjadi pemutusan hubungan kerja

oleh Penyedia Jasa, maka Penyedia Jasa wajib

memberikan pesangon sesuai dengan ketentuan

yang berlaku.

INISIATIF EKSTERNAL 102-12External Initiatives

Dalam melaksanakan kegiatan usaha, PT Angkasa

Pura I (Persero) senantiasa mematuhi ketentuan dan

peraturan yang berlaku dalam operasionalisasi bandar

udara. Ketentuan tersebut, antara lain, berupa sertifikasi

yang dikeluarkan oleh lembaga/badan/otoritas

yang berwenang, seperti ISO 14001: 2014/SNI 19 –

14001:2005 tentang Sistem Manajemen Lingkungan,

dan ISO 9001: 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu

(Quality Management System).

Sertifikasi yang dimiliki Perseroan dan berlaku selama

tahun pelaporan adalah sebagai berikut:

In carrying out business activities, PT Angkasa Pura I

(Persero) always complies with the applicable rules

and regulations governing airport operation. Those

rules and regulations include certifications issued by

authorized bodies/ institutions such as ISO 14001:

2014/ SNI 19 - 14001: 2005 concerning Environmental

Management Systems, and ISO 9001: 2015 concerning

Quality Management System.

Certifications which the Company has obtained and

which are valid in the course of the reporting year are

listed below:

shall be proven by a written statement drawn up by

the company providing services.

4. The company providing services shall compensate

any losses arising from any actions committed by

workers making PT Angkasa Pura I (Persero) incur

losses, either morally or financially.

5. Willing to replace workers who commit serious

violations of discipline/ crimes according to the

applicable laws and regulations.

6. To perform joint performance evaluation between

the service provider and the Technical Unit.

7. In the event of termination of employment by the

Service Provider, the Service Provider shall provide

severance as stipulated under the applicable laws

and regulations.

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Lombok – Lombok Tengah (LOP)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:10 Agustus 2016 – 30 September 2021

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Lombok International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:10 August 2016 – 30 September 2021

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)54Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 55: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

55

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional El Tari – Kupang (KOE)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:27 November 2015 – 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:El Tari International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:27 November 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali (DPS)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:1 Oktober 2015- 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:I Gusti Ngurah Rai International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:1 October 2015- 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Adisutjipto - Yogyakarta (JOG)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:6 November 2015 – 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Adisutjipto International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:6 November 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin – Makassar (UPG)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:4 Desember 2015 – 7 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Sultan Hasanuddin International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:4 December 2015 – 7 July 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 552017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 56: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

56

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Juanda - Surabaya (SUB)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:30 Desember 2015 – 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Juanda International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:30 December 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi - Manado (MDC)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:18 Desember 2015 –30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Sam Ratulangi International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:18 December 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:30 Desember 2015 – 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:30 December 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Pattimura - Ambon (AMQ)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar Udara Tanggal Berlaku:22 Oktober 2015 –30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Pattimura International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:22 October 2015 –30 July 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)56Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 57: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

57

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin (BDJ)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:31 Agustus 2015 –30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Syamsudin Noor International Airport Awarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:31 August 2015 –30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Adisoemarmo - Surakarta (SOC)Lembaga Pemberi:Direktorat Jendral Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:5 Oktober 2015 –30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Adi Soemarmo International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:5 October 2015 – 30 July 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Ahmad Yani – Semarang (SRG) Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar UdaraTanggal Berlaku:23 November 2015 –2 September 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Ahmad Yani International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:23 November 2015 – 2 September 2020

Nama Sertifikasi:Sertifikasi Badan Usaha Bandar Udara (BUBU)Unit Penerima:Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo – Biak (BIK)Lembaga Pemberi:Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan Republik IndonesiaRuang Lingkup Sertifikasi:Sertifikat Bandar Udara Tanggal Berlaku:18 Desember 2015 – 30 Juli 2020

Certification Name:Certification of Airport Business Entity (Badan Usaha Bandar Udara/BUBU)Receiving Unit:Frans Kaisiepo – Biak International AirportAwarding Entity:Directorate General of Transportation Ministry of Transportation Republic of IndonesiaThe Scope of Certification:Airport Certificate Effective Date:18 December 2015 – 30 July 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 572017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 58: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

58

Nama Sertifikasi:ISO 14001: 20014 /SNI 19 – 14001:2005Penerima:Bandar Udara I Gusti Ngurah RaiLembaga Pemberi:Sucofindo International Certification ServicesRuang Lingkup Sertifikasi:Jasa Pengelolaan BandaraSector Code: 31Tanggal Berlaku:18 November 2015 – 14 September 2018

Certification Name:ISO 14001: 20014 /SNI 19 – 14001:2005Receiver:I Gusti Ngurah Rai International AirportAwarding Entity:Sucofindo International Certification ServicesThe Scope of Certification:Airport Management ServicesSector Code: 31 FloorEffective Date:18 November 2015 – 14 September 2018

Nama Sertifikasi:SNI ISO 9001:2008Penerima:Bandar Udara Internasional El Tari – Kupang (KOE)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Provision of Airport Passenger ServicesTanggal Berlaku:18 November 2016 – 14 September 2018

Certification Name:SNI ISO 9001:2008Receiver:El Tari International Airport - KupangAwarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Provision of Airport Passenger ServicesEffective Date:18 November 2016 – 14 September 2018

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali (DPS)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:14 Juli 2017 - 17 April 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport I Gusti Ngurah Rai-Bali (DPS)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:14 July 2017 - 17 April 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Juanda – Surabaya (SUB)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:10 April 2017 - 11 Februari 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Juanda – Surabaya (SUB)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:10 April 2017 - 11 February 2019

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)58Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 59: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

59

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:16 Desember 2017 - 19 Mei 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:16 December 2017 - 19 May 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin – Makassar (UPG)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:21 Juli 2017 - 24 Juni 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sultan Hasanuddin – Makassar (UPG)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:21 July 2017 - 24 June 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin (BDJ) Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:27 September 2017 - 14 Oktober 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin (BDJ) Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:27 September 2017 - 14 October 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Ahmad Yani – Semarang (SRG) Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:14 April 2017 - 28 Februari 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Ahmad Yani – Semarang (SRG) Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:14 April 2017 - 28 February 2019

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 592017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 60: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

60

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Adisutjipto – Yogyakarta (JOG)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:17 Januari 2018 - 16 Januari 2021

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Adisutjipto – Yogyakarta (JOG)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:17 January 2018 - 16 January 2021

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Lombok - Lombok Tengah (LOP)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:6 Desember 2017 - 06 Desember 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Lombok - Lombok Tengah (LOP)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:6 Desember 2017 - 06 Desember 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi - Manado (MDC)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:27 Juli 2017 - 22 Juni 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sam Ratulangi - Manado (MDC)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:27 July 2017 - 22 June 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Adisoemarmo - Surakarta (SOC)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:20 Juni 2017 - 10 Agustus 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Adisoemarmo - Surakarta (SOC)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:20 June 2017 - 10 August 2019

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)60Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 61: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

61

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Pattimura - Ambon (AMQ)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:07 Desember 2017 - 04 Desember 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Pattimura - Ambon (AMQ)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:07 December 2017 - 04 December 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Frans Kaisiepo – Biak (BIK)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Tanggal Berlaku:18 Desember 2017 - 04 Desember 2019

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Frans Kaisiepo – Biak (BIK)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Airport Passenger Services (Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara/PJP2U)Effective Date:18 December 2017 - 04 December 2019

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali (DPS) Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:18 Juli 2017 - 17 Juli 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport I Gusti Ngurah Rai-Bali (DPS) Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:18 July 2017 - 17 July 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Juanda – Surabaya (SUB)Lembaga Pemberi:Tuv Rheinland/DAkkSRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:08 Desember 2017 - 07 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Juanda – Surabaya (SUB)Awarding Entity:Tuv Rheinland/DAkkSThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:08 December 2017 - 07 December 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 612017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 62: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

62

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:10 November 2017 - 09 November 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:10 November 2017 - 09 November 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin – Makassar (UPG)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:14 Desember 2017 - 13 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sultan Hasanuddin – Makassar (UPG)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:14 December 2017 - 13 December 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin (BDJ) Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:29 Desember 2017 - 28 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:Bandar Udara Syamsudin Noor – Banjarmasin (BDJ) Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:29 December 2017 - 28 December 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Ahmad Yani – Semarang (SRG) Lembaga Pemberi:Tuv Rheinland/DAkkSRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:12 Desember 2017 - 11 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Ahmad Yani – Semarang (SRG) Awarding Entity:Tuv Rheinland/DAkkSThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:12 December 2017 - 11 December 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Adisutjipto – Yogyakarta (JOG)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:22 Oktober 2017 - 21 Oktober 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Adisutjipto – Yogyakarta (JOG)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:22 October 2017 - 21 October 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)62Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 63: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

63

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Lombok - Lombok Tengah (LOP)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:22 November 2017 - 21 November 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Lombok - Lombok Tengah (LOP)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:22 November 2017 - 21 November 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi - Manado (MDC)Lembaga Pemberi:United Registrar of Systems (URS)Ruang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:28 Juli 2017 - 27 Juli 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Sam Ratulangi - Manado (MDC)Awarding Entity:United Registrar of Systems (URS)The Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:28 July 2017 - 27 July 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Adisoemarmo - Surakarta (SOC)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:30 November 2017 - 29 November 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Adisoemarmo - Surakarta (SOC)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:30 November 2017 - 29 November 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional El Tari – Kupang (KOE)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:27 Desember 2017 - 26 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport El Tari – Kupang (KOE)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Aircraft Landing, Placement and Storage Service (PJP4U)Effective Date:27 December 2017 - 26 December 2020

Nama Sertifikasi:ISO 9001:2015Penerima:Bandar Udara Internasional Pattimura - Ambon (AMQ)Lembaga Pemberi:Tuv RheinlandRuang Lingkup Sertifikasi:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Tanggal Berlaku:20 Desember 2017 - 19 Desember 2020

Certification Name:ISO 9001:2015Receiver:International Airport Pattimura - Ambon (AMQ)Awarding Entity:Tuv RheinlandThe Scope of Certification:Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U)Effective Date:20 December 2017 - 19 December 2020

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 632017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 64: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

64

Komitmen Perusahaan menerapkan dan mengikuti

standar yang berlaku dalam pengelolaan bandara

telah mendapat pengakuan dari sejumlah pihak berupa

penghargaan sebagai berikut:

The Company’s commitment to implement and comply

with applicable airport management standards has

gained recognition from a number of parties through

the following awards they have given, namely:

Bandara Paling Tepat Waktu di Dunia Tahun 2016 Kategori Bandara Besar (10-20 juta penumpang per tahun) diberikan kepada Bandara Juanda Surabaya / The World’s Most Timely Airport in 2016 The Category of Large Airports (10-20 million passengers per year) was awarded to Juanda Airport Surabaya

Acara/Event: OAG Punctuality League 2016Penyelenggara/Organizer: OAG Aviation Worldwide Ltd.Tanggal/Date: 05 Januari 2017 / 05 January 2017

"The Most Improved Airport in Asia Pacific" diberikan kepada Bandara Sultan Hasanuddin Makassar / "The Most Improved Airport in Asia Pacific" awarded to Sultan Hasanuddin International Airport MakassarAcara/Event: Airport Service Quality (ASQ) Awards 2016Penyelenggara/Organizer: By Airport Council International (ACI)Tanggal/Date: 6 Maret 2017/ 06 March 2017

"The 3rd World Best Airport" in 15-25 million passengers per year Airport Category” diberikan kepada Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali / "The 3rd World Best Airport" in 15-25 million passengers per year Airport Category” awarded to I Gusti Ngurah Rai International Airport Bali

Acara/Event: Airport Service Quality (ASQ) Awards 2016 Penyelenggara/Organizer: By Airport Council International (ACI)Tanggal/Date: 6 Maret 2017/ 6 March 2017

The Best Human Capital kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor Transportasi diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / The Best Human Capital in the category of State Owned Enterprises (BUMN) Transportation Sector was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Indonesia Human Capital Award (IHCA) III 2017 Penyelenggara/Organizer: By Economic ReviewTanggal/Date: 28 April 2017/ 28 April 2017

Bronze Winner The Best State-Owned Enterprise Inhouse Magazine diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / Bronze Winner The Best State-Owned Enterprise In-house Magazine was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)

Acara/Event: Indonesia Inhouse Magazine Award (InMA) 2017Penyelenggara/Organizer: Serikat Perusahaan Pers (SPS)Tanggal/Date: 03 Februari 2017/ 03 February 2017

1 Platinum Winner, 2 Gold Winner, 2 Bronze Winner, 1 Award diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / 1 Platinum Winner, 2 Gold Winner, 2 Bronze Winner, 1 Award were awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2017 Penyelenggara/Organizer: PR IndonesiaTanggal/Date: 24 Maret 2017/ 24 March 2017

PENGHARGAAN 102-12Awards

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)64Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 65: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

65

Penghargaan dan Apresiasi Angkutan Lebaran 2017 sebagai BUMN Operator Bandar Udara diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero)/ Lebaran (Eid Al-Fitr) Transportation Appreciation of 2017 as a State Owned Enterprise Airport Operator was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Penghargaan Angkutan Lebaran 2017 Penyelenggara/Organizer: Kementerian PerhubunganTanggal/Date: 11 Juli 2017 / 11 July 2017

Penghargaan dan Apresiasi Kepada Bandara Internasional Juanda Surabaya diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / Award and Appreciation towards Juanda International Airport Surabaya was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Penghargaan Angkutan Lebaran 2017Penyelenggara/Organizer: Kementerian PerhubunganTanggal/Date: 11 Juli 2017/ 11 July 2017

BUMN dengan Predikat "Good Performance” diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / State Owned Enterprises (BUMN) with "Good Performance” Predicate was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2017Penyelenggara/Organizer: Kementerian BUMN and Forum Ekselen BUMN (FEB)Tanggal/Date: 6 November 2017/ 6 November 2017

BUMN dengan Kinerja Keuangan "Sangat bagus” diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / State Owned Enterprises (BUMN) with "Very good” Financial Performance was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero) Acara/Event: Infobank BUMN Awards 2017Penyelenggara/Organizer: Majalah InfobankTanggal/Date: 12 Oktober 2017/ 12 October 2017

Penghargaan Gold Kategori "Brand Strategy" diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / Gold Award with the Category of "Brand Strategy" was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: BUMN Branding and Marketing Award 2017Penyelenggara/Organizer: Majalah BUMN TrackTanggal/Date: 14 Desember 2017/ 14 December 2017

Penghargaan dan Apresiasi Kepada Bandara Internasional Adi Sutjipto Yogyakarta diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / Award and Appreciation towards Adi Sutjipto International Airport Yogyakarta was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Penghargaan Angkutan Lebaran 2017 Penyelenggara/Organizer: Kementerian PerhubunganTanggal/Date: 11 Juli 2017/ 11 July 2017

Penghargaan dan Apresiasi Kepada Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang diberikan kepada PT Angkasa Pura I (Persero) / Award and Appreciation towards Ahmad Yani International Airport Semarang was awarded to PT Angkasa Pura I (Persero)Acara/Event: Penghargaan Angkutan Lebaran 2017Penyelenggara/Organizer: Kementerian PerhubunganTanggal/Date: 11 Juli 2017/ 11 July 2017

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 652017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 66: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

66

PENDEKATAN ATAU PRINSIP PENCEGAHAN 102-11Prevention Approaches or Principles

Dalam menjalankan operasional usaha, PT Angkasa

Pura I (Persero) menghadapi sejumlah risiko. Risiko-

risiko pada Perusahaan, baik dalam operasional sehari-

hari maupun dalam pengembangan bisnis, dipengaruhi

oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Untuk

itu, PT Angkasa Pura I (Persero) mengembangkan

suatu kerangka pengelolaan risiko perusahaan yang

menyeluruh, Enterprise Risk Management (ERM), guna

meminimalkan potensi kerugian dan mengoptimalkan

profitabilitas, menciptakan nilai Perseroan dan

meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan,

mendorong standar praktik terbaik tata kelola

Perusahaan, serta menjadikan budaya risiko sebagai

bagian dari Budaya Perseroan.

Kebijakan dan strategi penerapan Manajemen Risiko

Perseroan di tingkat korporasi dilaksanakan oleh

Risk Management Committee, yang terdiri atas Board

of Directors serta didukung oleh jajaran pejabat satu

tingkat di bawah Direksi sebagai anggota.

Secara umum, fungsi Manajemen Risiko Kantor Pusat

bertanggung jawab untuk mengembangkan dan

melakukan tindak lanjut terhadap laporan manajemen

risiko, melakukan pemantauan profil risiko Perseroan

termasuk rencana penanganannya, memberikan

rekomendasi kepada Risk Management Committee,

mengevaluasi kebijakan strategis, memantau

pelaksanaan manajemen risiko, serta bersama-sama

dengan pengelola risiko di lingkungan Kantor Pusat

untuk melaksanakan proses Manajemen Risiko.

Pada tingkat Kantor Cabang juga terdapat fungsi

Manajemen Risiko yang bersama-sama dengan Pemilik

Risiko (Risk Owner) Kantor Cabang melaksanakan proses

Manajemen Risiko dengan tahapan melaksanakan

identifikasi, evaluasi, analisis, menentukan penanganan

risiko serta melakukan monitoring terhadap risiko-

risiko yang telah teridentifikasi.

Kebijakan dan pengelolaan risiko senantiasa diarahkan

oleh Dewan Komisaris yang memiliki organ penunjang

diantaranya Komite Risiko Usaha dan GCG. Komite

Risiko Usaha dan GCG merupakan organ pendukung

yang dimaksudkan untuk membantu Dewan Komisaris

terkait permasalahan kebijakan Direksi yang berkaitan

In conducting business operations, PT Angkasa Pura I

(Persero) deal with a number of risks. The risks facing

PT Angkasa Pura I (Persero), both in daily operations

and in business development attempts, are influenced

by various internal and external factors. Therefore, PT

Angkasa Pura I (Persero) develops a comprehensive

corporate risk management framework called

Enterprise Risk Management (ERM) with a view to

reducing potential losses and maximizing profitability,

creating corporate value and enhancing confidence

among stakeholders, promoting standards for the best

practice of corporate governance, and making risk

cultures a part of the Company’s cultures.

The Enterprise Risk Management policies and strategies

at corporate level are implemented by the Risk

Management Committee, which consists of the Board

of Directors and supported officers a level under the

Board of Directors as members.

In general, the Head Office’s Risk Management

Function is responsible for developing and following

up on the risk management report, monitoring the

Company’s risk profile including ways to mitigate it,

providing recommendations to the Risk Management

Committee, evaluating strategic policies, monitoring

the implementation of risk management, and working

in conjunction with risk managers at the Head Office

implementing the Risk Management process.

At the Branch Office level, there is also a Risk

Management function, which together with Risk Owners

at Branch Offices, conducts the Risk Management

process that consists of the stages of identifying,

analyzing, evaluating, determining risk management,

and monitoring the risks that have been identified.

Risk policies and management are always directed

by the Board of Commissioners which has supporting

organs, including the GCG and Business Risk

Committee. The GCG and Business Risk Committee is a

supporting organ that is intended to assist the Board

of Commissioners in dealing with the issues related

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)66Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 67: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

67

KEANGGOTAAN ASOSIASI 102-13Membership in Associations

dengan pengelolaan risiko (risk management) dan

kemungkinan terjadinya risiko usaha, serta pengelolaan

perusahaan yang baik (GCG).

PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai perusahaan

yang bergerak di bidang Jasa Kebandarudaraan dan

Pelayanan Jasa Terkait Bandara masuk dalam asosiasi

sebagai berikut:

PT Angkasa Pura I (Persero) as a company engaged in

Airport Services and Airport-Related Services joins in

the following associations:

No. Nama asosiasiAssociation Name

Status KeanggotaanMembership Status

1 Airport Council International Anggota/Member

2 Indonesia National Air Carrier Association Anggota/Member

3 Kamar Dagang dan IndustriIndonesian Chamber of Commerce and Industry Anggota/Member

to the policies implemented by the Board of Directors

concerning risk management, possible business risks,

and good corporate governance (GCG).

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 672017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 68: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

68

TATA KELOLA, ETIKA DAN INTEGRITASGovernance, Ethics, and Integrity

PT Angkasa Pura I (Persero) berkomitmen untuk

menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good

Corporate Governance/GCG). Hal itu dilakukan tak

sekadar memenuhi ketentuan otoritas atau peraturan

perundang-undangan yang berlaku, akan tetapi lebih

didorong oleh kesadaran bahwa tata kelola yang baik

merupakan kunci penting untuk meningkatkan kinerja

Perusahaan. Apabila kinerja meningkat, hal itu akan

bermanfaat bagi Perseroan dan seluruh pemangku

kepentingan.

Tata kelola perusahaan yang baik diterapkan oleh PT

Angkasa Pura I (Persero) di setiap aspek dan semua

jajaran perusahaan. Perusahaan mengimplementasikan

tata kelola dengan selalu berpatokan pada prinsip-

prinsip GCG, yakni transparansi, akuntabilitas,

pertanggungjawaban, kemandirian dan kewajaran. Pada

penerapannya, Angkasa Pura Airports telah membuat

komitmen yang telah disepakati oleh Dewan Komisaris,

Direksi dan seluruh karyawan untuk menerapkan GCG

PT Angkasa Pura I (Persero) is committed to

implementing good corporate governance (GCG).

Such implementation does not aim to merely comply

with the rules established by the authorities or the

applicable laws and regulations. Rather, it is grounded

in the awareness that good governance is the key to

improving the Company’s performance. Improved

performance will have favorable impact on both the

Company and all stakeholders.

Good corporate governance is applied by PT Angkasa

Pura I (Persero) in every aspect and across all levels of

the Company. The Company implements governance by

always adhering to GCG principles, namely transparency,

accountability, independence, and fairness. In practice,

Angkasa Pura Airports has made commitments that

have been approved by the Board of Commissioners,

the Board of Directors, and all employees to implement

GCG to ensure achievement of sustainable growth by

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)68Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 69: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

69

guna menjamin dicapainya pertumbuhan Perseroan

yang berkelanjutan.

DASAR PENERAPAN CORPORATE GOVERNANCEBases for the Implementation of Corporate Governance

Penerapan GCG di PT Angkasa Pura I (Persero) mengacu

kepada beberapa ketentuan yang berlaku, yaitu:

1. Undang-Undang Nomor 19 tahun 2003 tentang

BUMN;

2. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang

Perseroan Terbatas;

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor

45 tahun 2001 tentang perubahan atas Peraturan

Pemerintah Nomor 12 tahun 1998 tentang

Perusahaan Perseroan (Persero);

4. Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor: PER-

01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011 tentang

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik

pada BUMN dan perubahannya Peraturan Menteri

Negara BUMN Nomor: PER-09/MBU/2012 tanggal 6

Juli 2012;

5. Keputusan Sekretaris Kementerian Badan Usaha

Milik Negara Nomor: SK-16/S.MBU/2012 tanggal 6

Juni 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian

dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan

yang Baik (Good Corporate Governance) pada BUMN;

6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.8/

POJK.04/2015 tentang Situs Web Emiten atau

Perusahaan Publik.

7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/

POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas Informasi

atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan

Publik.

8. Pedoman GCG Indonesia yang dikembangkan oleh

Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG).

Selain itu, untuk lebih mengefektifkan implementasi

GCG, Perseroan juga melakukan penelaahan terhadap

praktik-praktik bisnis terbaik yang meliputi antara lain:

1. Prinsip-prinsip Corporate Governance untuk

Stated Owned Company yang dikembangkan oleh

Organization for Economic Co-operation and

Development (OECD); dan

2. ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Internalisasi dari berbagai peraturan perundang-

undangan dan pedoman tersebut ke dalam kebijakan

internal Perseroan merupakan komitmen dari Dewan

Komisaris dan Direksi beserta seluruh human capital

the Company.

To implement GCG, PT Angkasa Pura I (Persero) complies

with a number of applicable laws and regulations,

namely:

1. Law No. 19 of 2003 concerning SOEs;

2. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability

Companies;

3. Regulation of the Government of the Republic

of Indonesia No. 45 of 2001 concerning the

Amendment to the Government Regulation No. 12

of 1998 concerning Public Companies;

4. Regulation of the Minister of SOEs No. PER-01/

MBU/2011 dated August 1, 2011 concerning

Implementation of Good Corporate Governance in

SOEs and the Amendment to the Regulation of the

Minister of SOEs No. PER-09/MBU/2012 dated July

6, 2012;

5. Decree of the Secretary of the SOE Ministry No.

SK-16/S.MBU/2012 dated June 6, 2012 concerning

Indicators/Parameters for Assessing and Evaluating

the Implementation of Good Corporate Governance

in SOEs;

6. OJK’s Regulation No. 8/POJK.04/2015 concerning

the Website of an Issuer or Public Company.

7. OJK’s Regulation No. 31/POJK.04/2015 concerning

Transparency of Material Information or Facts by

Issuers or Public Companies.

8. The Indonesian GCG Guidelines developed by the

National Committee on Governance Policies(KNKG).

In addition, to further streamline GCG implementation,

the Company also reviews the best business practices,

including:

1. Corporate governance principles for state-owned

companies developed by the Organization for

Economic Cooperation and Development (OECD);

and

2. ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Internalization of the various laws and regulations,

and guidelines above into the Company’s internal

policies constitutes the commitment of the Board of

Commissioners and the Board of Directors, and the

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 692017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 70: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

70

Perseroan. Komitmen terhadap penerapan GCG tersebut

ditunjukkan sebagai berikut.

STRUKTUR GOOD CORPORATE GOVERNANCE 102-18Good Corporate Governance Structure

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia No.

40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT),

Organ Perseroan terdiri dari Rapat Umum Pemegang

Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi. Sistem

kepengurusan menganut sistem dua badan (two

tier system), yaitu Dewan Komisaris dan Direksi,

Based on the Law of the Republic of Indonesia Number

40 of 2007 concerning Limited Liability Companies,

the Company’s organs consist of the General Meeting

of Shareholders (GMS), the Board of Commissioners,

and the Board of Directors. The system of management

adopted is the two-tier system, i.e. the Board of

whole human capital of the Company. The commitment

to GCG implementation is shown as follows.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)70Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 71: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

71

yang memiliki wewenang dan tanggung jawab yang

jelas sesuai fungsinya masing-masing sebagaimana

diamanahkan dalam anggaran dasar dan peraturan

perundang-undangan. Keduanya mempunyai tanggung

jawab untuk memelihara kesinambungan usaha

Perseroan dalam jangka panjang. Oleh karena itu,

Dewan Komisaris dan Direksi harus memiliki kesamaan

persepsi terhadap visi, misi, dan nilai-nilai Perseroan.

STRUKTUR ORGAN PERUSAHAAN

Sejalan dengan ketentuan Undang-undang Perseroan

Terbatas Nomor 40 Tahun 2007, maka struktur GCG

PT Angkasa Pura I (Persero) terdiri dari Rapat Umum

Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan Direksi.

Pelaksanaan tata kelola perusahaan dilakukan secara

sistematis dan berkesinambungan sehingga prinsip-

prinsip GCG menjadi acuan dalam kegiatan sehari-hari

PT Angkasa Pura I (Persero).

Dalam melaksanakan kepengurusan PT Angkasa Pura

I (Persero), Direksi didukung oleh struktur manajemen

yang efektif. Adapun dalam melaksanakan fungsi

pengawasan dan kepenasehatan, Dewan Komisaris

didukung oleh organ penunjang, yakni Sekretaris

Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite Risiko Usaha

dan Good Corporate Governance.

Struktur organ Perseroan PT Angkasa Pura I (Persero)

adalah sebagai berikut.

Rapat Umum Pemegang SahamGeneral meeting of stakeholders

DireksiBoard of Directors

Jajaran ManajemenManagement Ranks

Dewan KomisarisBoard of Commissioners

Organ PendukungSupporting Organs

Commissioners and the Board of Directors, where

each has clear authority and responsibilities based on

their respective functions as specified in the articles

of association, and laws and regulations. Both are

responsible for maintaining long-term sustainability of

the Company. Therefore, the Board of Commissioners

and the Board of Directors must have the same

perception towards the Company’s vision, missions, and

values.

STRUCTURE OF THE COMPANY’S ORGANS

Consistent with the provisions set out in the Law No.

40 of 2007 concerning Limited Liability Companies, the

GCG structure of PT Angkasa Pura I (Persero) consists of

the General Meeting of Shareholders (GMS), the Board of

Commissioners, and the Board of Directors. Corporate

governance is implemented systematically and

continuously, thus GCG principles serve as guidelines

for the daily operations of PT Angkasa Pura I (Persero).

In undertaking the management of PT Angkasa Pura

I (Persero), the Board of Directors is supported by

an effective management structure. Meanwhile,

in the execution of the supervisory and advisory

functions, the Board of Commissioners is supported by

supporting organs such as the Secretary of the Board of

Commissioners, the Audit Committee, and the GCG and

Business Risk Committee.

The structure of the organs of PT Angkasa Pura I

(Persero) is illustrated below.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 712017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 72: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

72

INFRASTRUKTUR CORPORATE GOVERNANCE

Dalam pelaksanaannya, PT Angkasa Pura I (Persero)

memiliki berbagai kebijakan/pedoman dalam

menjalankan fungsi dan tugasnya yang disebut dengan

infrastruktur Good Corporate Governance (GCG). Tujuan

membangun infrastruktur GCG adalah sebagai berikut.

• Melengkapi kebijakan pendukung dalam penerapan

GCG.

• Menjadi pedoman bagi Perseroan dalam

menjalankan aktivitas sehari-hari sesuai dengan

budaya (corporate culture) yang diharapkan.

• Merupakan bentuk komitmen tertulis bagi seluruh

jajaran dan tingkatan organisasi Perseroan dalam

rangka meningkatkan disiplin dan tanggung

jawab organ perusahaan dalam rangka menjaga

kepentingan stakeholders sesuai dengan tanggung

jawab masing-masing.

Infrastruktur GCG yang telah dimiliki oleh Angkasa Pura

Airports antara lain:

1. Pedoman Corporate Governance (Code of Corporate

Governance);

2. Pedoman Etika Perusahaan (Code of Conduct);

3. Board Manual;

4. Piagam Komite Audit;

5. Piagam Internal Audit;

6. Perjanjian Kerja Bersama 2017-2019;

7. Pedoman Pengendalian Gratifikasi;

8. Pedoman Whistleblowing system;

9. Pedoman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara

Negara (LHKPN);

10. Kebijakan-kebijakan Perseroan dan Standard

Operating Procedure (SOP).

Pedoman dan kebijakan tersebut telah disosialisasikan

kepada seluruh Dewan Komisaris, Direksi dan human

capital Perseroan, serta telah menjadi landasan

kegiatan operasional Perseroan. Perseroan senantiasa

melakukan pemantauan dan evaluasi penerapannya

secara kontinyu.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAMGeneral Meeting of Shareholders

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah Organ

Perseroan yang mempunyai wewenang yang tidak

diberikan kepada Direksi atau Dewan Komisaris dalam

batas yang ditentukan dalam Undang-undang dan/atau

Anggaran Dasar. RUPS memiliki wewenang mengangkat

CORPORATE GOVERNANCE INFRASTRUCTURES

In practice, PT Angkasa Pura I (Persero) has various

policies/ guidelines to adhere in the execution of its

functions and duties known as GCG infrastructures. The

establishment of the GCG infrastructures aims to:

• Supplement supporting policies on GCG

implementation

• Serve as guidelines for the Company in carrying out

its daily operations in accordance with the expected

corporate culture

• Serve as written commitment for the whole levels

across the Company in an attempt to enhance

discipline and responsibilities of the Company’s

organs to safeguard the interests of stakeholders in

accordance with their respective responsibilities.

The following are some GCG infrastructures which

Angkasa Pura Airports already has:

1. The Code of Corporate Governance;

2. The Company’s Code of Conduct;

3. The Board Manual;

4. The Audit Committee Charter;

5. The Internal Audit Charter;

6. Collective Labor Agreement Years 2014-2016;

7. Gratuity Control Guidelines;

8. Whistleblowing System Guidelines;

9. Guidelines for the Reports of State Administrators’

Assets; and

10. The Company’s policies and Standard Operating

Procedures (SOP).

These guidelines and policies have been introduced to all

members of the Board of Commissioners, the Board of

Directors, and human capital of the Company, and have

been used as the bases for the Company’s operations.

The Company constantly monitors and evaluates their

implementation continuously.

The General Meeting of Shareholders (GMS) is the

Company’s organ with authority which is not granted

to both the Board of Directors and the Board of

Commissioners under restriction as specified in the

Law and/ or Articles of Association. It is authorized

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)72Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 73: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

73

dan memberhentikan Dewan Komisaris dan Direksi,

mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi,

mengesahkan perubahan Anggaran Dasar, memberikan

persetujuan atas Laporan Tahunan, menetapkan alokasi

penggunaan laba, menunjuk akuntan publik, serta

menetapkan jumlah dan jenis kompensasi dan fasilitas

Dewan Komisaris dan Direksi.

Pelaksanaan RUPS melalui proses pengumuman dan

pemanggilan RUPS yang dilakukan sesuai ketentuan

yang berlaku. Bahan informasi yang diperlukan terkait

pelaksanaan RUPS disampaikan bersamaan dengan

pemanggilan RUPS. Namun, jika hal tersebut belum

tersedia pada saat pemanggilan RUPS, maka bahan

informasi tersebut akan disampaikan pada saat RUPS

diselenggarakan.

RUPS terdiri dari RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa.

RUPS Tahunan dilakukan Perseroan setiap tahun, yang

meliputi RUPS Tahunan tentang Laporan Tahunan

Perseroan dan RUPS Tahunan tentang Rencana Kerja

dan Anggaran Perusahaan (RUPS RKAP), sedangan RUPS

Luar Biasa dapat diadakan setiap waktu berdasarkan

kebutuhan untuk kepentingan Perseroan. Pelaksanaan

RUPS didahului dengan pemanggilan RUPS yang

dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada tahun 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

menyelenggarakan dua kali RUPS Tahunan. Masing-

masing adalah RUPS Tahunan tentang Pengesahakan

Rencana Kreja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun

2017 pada Senin, 9 Januari 2017, bertempat di Ruang

Rapat Lantai 6, Kementerian BUMN, Jalan Medan

Merdeka Selatan No. 13, Jakarta Pusat; sedangkan RUPS

Tahunan tentang Persetujuan Laporan Tahunan Tahun

Buku 2016 dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun

Buku 2016 diadakan pada Selasa, 9 Mei 2017, di Ruang

Rapat Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei

dan Konsultan, Kantor Kementerian BUMN Lantai 13, Jl.

Medan Merdeka Selatan No. 13, Jakarta Pusat.

DEWAN KOMISARISThe Board of Commissioners

Dewan Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas

melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus

tentang jalannya perusahaan sesuai dengan Anggaran

Dasar Perseroan serta memberi nasihat kepada Direksi.

to appoint and dismiss the Board of Commissioners

and the Board of Directors, evaluate performance

of the Board of Commissioners and the Board of

Directors, approve the amendment to and ratification

of the Articles of Association, approve annual reports,

determine allocation of profit utilization, appoint public

accountants, and determine the amount and type of

compensation and facilities to which the Board of

Commissioners and the Board of Directors are entitled.

The GMS is held after the announcement and notice of

the GMS in accordance with the prevailing regulations.

The necessary information about the execution of the

GMS shall be given simultaneously with the notice of

the GMS. However, in the absence of such information

at the time the notice of the GMS is given, then it shall

be informed at the time the GMS is held.

The GMS consists of the Annual GMS and the

Extraordinary GMS. The Annual GMS is held by the

Company annually, which covers the Annual GMS

concerning the Company’s Annual Report and the Annual

GMS concerning the Company’s Work Plan and Budget,

while the Extraordinary GMS can be held at any time as

necessary in the interests of the Company. The execution

of the GMS shall be preceded by the notice of the GMS

done in accordance with the prevailing regulations.

In 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) held two Annual

GMSs, namely the Annual GMS concerning Approval of

the Company’s Work Plan and Budget Year 2017 held

on Monday, January 09, 2017 at the Meeting Room Fl. 6

of the Ministry of SOEs in Jalan Medan Merdeka Selatan

No. 13, Jakarta Pusat, and the Annual GMS concerning

the Approval of the Annual Report for the 2016 Fiscal

Year and Financial Statements for the 2016 Fiscal Year

held on Tuesday, May 09, 2017 at the Meeting Room

of the Deputy of Financial, Survey, and Consultation

Service Business, Office of the Ministry of SOEs Fl. 13, in

in Jalan Medan Merdeka Selatan No. 13, Jakarta Pusat.

The Board of Commissioners is the Company’s organ

in charge of performing general and/ or specific

supervision of the Company’s operations in accordance

with the Company’s Articles of Association and give

recommendations to the Board of Directors.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 732017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 74: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

74

Dewan Komisaris bertanggung jawab kepada Pemegang

Saham dalam hal mengawasi kebijakan Direksi terhadap

operasional Perseroan secara umum yang mengacu

kepada rencana bisnis yang telah disetujui Dewan

Komisaris dan pemegang saham, serta memastikan

kepatuhan terhadap seluruh peraturan dan perundang-

undangan yang berlaku.

Setiap anggota Dewan Komisaris harus memiliki

integritas yang tinggi, pengetahuan, kemampuan

dan komitmen untuk menyediakan waktu dalam

menjalankan tugasnya. Dengan demikian, peran Dewan

Komisaris sangat strategis. Oleh karena itu, komposisi

Dewan Komisaris Perseroan harus memungkinkan

pengambil keputusan yang efektif, tepat dan cepat.

Selain itu, Dewan Komisaris juga dituntut untuk

dapat bertindak secara independen, dalam arti

tidak mempunyai benturan kepentingan (conflict of

interest) yang dapat menganggu kemampuannya untuk

melaksanakan tugas secara mandiri dan kritis, baik

dalam hubungan satu sama lain maupun hubungan

terhadap direksi.

KRITERIA ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN PENILAIAN KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN

Seluruh anggota Dewan Komisaris telah memenuhi

kriteria yang ditentukan. Berdasarkan Board Manual,

kriteria anggota Dewan Komisaris meliputi:

a. Kriteria formal, yaitu:

- Cakap melakukan perbuatan hukum;

- Tidak pernah dinyatakan pailit, tidak pernah

menjadi anggota Direksi atau Dewan Komisaris

yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu

perusahaan dinyatakan pailit, dan tidak pernah

dihukum karena melakukan tindak pidana yang

merugikan keuangan negara dalam jangka

waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatannya;

- Tidak mempunyai hubungan keluarga

sedarahatau hubungan karena perkawinan

sampai dengan derajat ketiga, baik menurut

garis lurus maupun garis ke samping atau

hubungan semenda (menantu atau ipar) dengan

anggota Dewan Komisaris dan/atau anggota

Direksi lain;

- Tidak memangku jabatan rangkap sebagai

anggota Direksi pada BUMN, BUMD, BUMS,

dan jabatan lainnya sesuai dengan ketentuan

peraturan perundang-undangan, pengurus

partai politik dan/atau calon/anggota legislatif

The Board of Commissioners is responsible to the

Shareholders in terms of overseeing the Board of

Directors’ policy concerning the Company’s operations

in general based on the business plan approved by the

Board of Commissioners and Shareholders, and ensuring

compliance with any applicable laws and regulations.

Each member of the Board of Commissioners shall have

high integrity, knowledge, abilities, and commitment

to make time to carry out his/her duties. Thus, the

Board of Commissioners plays a very strategic

role. Consequently, the composition of the Board of

Commissioners of the Company should enable effective,

appropriate, and prompt decision-making. Moreover,

the Board of Commissioners is also required to act

independently, in the sense that there is no conflict of

interests which may interfere with its ability to perform

its duties independently and critically, including both

the relationship with other fellow members and the

relationship with the Board of Directors.

CRITERIA TO BE APPOINTED MEMBER OF THE BOARD OF COMMISSIONERS ANDTHE FIT AND PROPER TEST

All members of the Board of Commissioners have met

the predetermined criteria. According to the Board

Manual, the criteria to be appointed member of the

Board of Commissioners are:

a. Formal Criteria, namely:

- Competent in taking legal action;

- Having never been declared bankrupt, has never

been a member of the Board of Directors or a

member of the Board of Commissioners found

guilty of causing a company to be declared

bankrupt, and has never been punished for

committing a crime that harms the state finance

for the last 5 (five) years before the appointment;

- Having no family relationship by blood or by

marriage up to the third degree, either by a

straight line sideways or related by marriage

(son/daughter or brother/sister-in-law) with

other members of the Board of Commissioners

and/ or other members of the Board of Directors;

- Not occupying another position as a member of

the Board of Directors at another State-Owned

Enterprise, Regional-Owned Enterprise, and Private

Enterprise as set out in the laws and regulations,

political party administrator and/ or legislative

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)74Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 75: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

75

dan/atau calon/anggota Kepala Daerah/Wakil

Kepala Daerah, serta jabatan lain yang dapat

menimbulkan benturan kepentingan;

- Memiliki komitmen untuk menyediakan waktu

yang memadai dalam rangka menjalankan

fungsinya;

b. Kriteria material, yaitu:

- Memiliki integritas, yaitu tidak pernah secara

langsung maupun tidak langsung terlibat

dalam perbuatan rekayasa dan praktik-praktik

menyimpang, cedera janji, serta perbuatan lain yang

merugikan perusahaan di mana yang bersangkutan

bekerja atau pernah bekerja;

- Memahami masalah-masalah manajemen

Perusahaan yang berkaitan dengan salah satu

fungsi manajemen;

- Memiliki pengetahuan yang memadai di bidang

usaha Perusahaan.

Seluruh anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura

Airports telah memenuhi kriteria dan ketentuan yang

dipersyaratkan dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit

and proper test) berdasarkan Undang-undang Perseroan

Terbatas, Anggaran Dasar Perusahaan, peraturan terkait

tata kelola perusahaan yang baik, serta peraturan

dan ketentuan lain yang terkait, termasuk ketentuan

tentang Komisaris Independen. Seluruh anggota Dewan

Komisaris memiliki integritas, kompetensi, dan reputasi

yang memadai.

Susunan Dewan Komisaris pada tahun 2017 mengalami

perubahan personel dengan kronologis sebagai berikut:

JabatanPosition

NamaName

Surat KeputusanDecree

Komisaris UtamaPresident Commissioner

Andrinof Chaniago*

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK.210/MBU/10/2015Tanggal 29 Oktober 2015 & SK-106/MBU/06/2017 Tanggal 06 Juni 2017Decree of the Minister of SOEsNumber: SK.210/MBU/10/2015Dated October 29, 2015 & SK-106/MBU/06/2017 Dated June 06, 2017

Andi Widjajanto

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK.65/MBU/4/2017Tanggal 4 April 2017Decree of the Minister of SOEsNomor : SK.65/MBU/4/2017Dated April 04, 2014

Anggota KomisarisMember of the Board of Commissioners

Boy Syahril Qamar

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-75/MBU/2014Tanggal 7 April 2014Decree of the Minister of SOEsNumber: SK-75/MBU/2014Dated April 07, 2014

Anggota KomisarisMember of the Board of Commissioners

Dwi Ary Purnomo

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-75/MBU/2014Tanggal 7 April 2014Decree of the Minister of SOEsNumber: SK-75/MBU/2014Dated April 07, 2014

member/candidate and/ or Regional Head/Deputy

Regional Head or Regional Head/Deputy Regional

Head candidate, and any other positions that may

result in a conflict of interest; and

- Committed to making time to carry out his/her

duties;

b. Material Criteria, namely:

- Having integrity, i.e. the concerned candidate

never gets involved, both directly and

indirectly, in any fraudulent manipulation and

unlawful practices, breach of contract, and any

other actions that causes the Company where

the concerned party works to suffer losses;

- Understanding the issues of the management of

the Company relating to one of the managerial

functions; and

- Having sufficient knowledge of the Company’s

business line.

All members of the Board of Commissioners of PT

Angkasa Pura I (Persero) have met the criteria and

requirements prescribed in the fit and proper test

under the Law concerning Limited Liability Companies,

Articles of Association, Good Corporate Governance

Regulations and other relevant provisions, including

those concerning Independent Commissioners. All

members of the Board of Commissioners have adequate

integrity, competencies, and reputation.

The lineup of the Board of Commissioners in 2017

underwent changes in personelwith the following

chronology:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 752017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 76: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

76

JabatanPosition

NamaName

Surat KeputusanDecree

Anggota KomisarisMember of the Board of Commissioners

Anandy Wati

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-75/MBU/2014Tanggal 7 April 2014Decree of the Minister of SOEsNumber: SK-75/MBU/2014Dated April 07, 2014

Anggota KomisarisMember of the Board of Commissioners

Agus Santoso*

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK.210/MBU/10/2015Tanggal 29 Oktober 2015 & SK-106/MBU/06/2017 Tanggal 06 Juni 2017Decree of the Minister of SOEsNumber: SK.210/MBU/10/2015Dated October 29 2015 & SK-106/MBU/06/2017 Dated June 06, 2017

Suprasetyo

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK.65/MBU/4/2017Tanggal 4 April 2017Decree of the Minister of SOEsNumber: SK.65/MBU/4/2017Dated April 04, 2017

Anggota KomisarisMember of the Board of Commissioners

Selby Nugraha Rachman

Keputusan Menteri BUMN Nomor : SK-210/MBU/10/2015Tanggal 29 Oktober 2015Decree of the Minister of SOEsNumber: SK-210/MBU/10/2015Dated October 29, 2015

Keterangan:1. Bapak Andrinof Chaniago dan Bapak Agus Santoso masing-masing

menjabat sebagai Komisaris Utama dan Anggota Dewan Komisaris sampai dengan tanggal 04 April 2017 dan selanjutnya digantikan oleh Bapak Andi Widjajanto dan Bapak Suprasetyo.

2. Bapak Dwi Ary Purnomo menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris sampai dengan tanggal 13 Desember 2017 karena diangkat sebagai Direktur Keuangan dan SDM PT Petrokimia Gresik.

ORGAN PENUNJANG DEWAN KOMISARIS

Sesuai ketentuan perundang-undangan dan penerapan

prinsip-prinsip Good Corporate Governance. Dewan

Komisaris telah memiliki alat kelengkapan sesuai

Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP.10/

DK.AP.I/2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja

Kesekretariatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan

(Persero) PT Angkasa Pura I yang terdiri dari :

1. Sekretariat Dewan Komisaris

JabatanPosition

NamaName

Surat KeputusanDecision

Sekretaris Dewan KomisarisSecretary of the Board of Commissioners

M. Rosyid Ariansyah

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-05/DK.AP.I/2016,Tanggal 01 November 2016Decision of the Board of Commissioners Number: KEP-05/DK.AP.I/2016,Dated November 01, 2016

Description:1. Mr Andrinof Chaniago and Mr Agus Santoso served as the President

Commissioner and the Member of the Board of Commissioners, respectively, until April 04, 2017 and were later replaced by Mr Andi Widjajanto and Mr Suprasetyo.

2. Mr Dwi Ary Purnomo served as the Member of the Board of Commissioners until December 17, 2017 as he was appointed the Director of Finance and HR of PT Petrokimia Gresik.

SUPPORTING ORGANS OF THE BOARD OF COMMISSIONERS

Pursuant to the provisions of the laws and regulations,

and implementation of the principles of Good

Corporate Governance, the Board of Commissioners

has supporting organs as set out in the Decision of the

Board of Commissioners Number: KEP.10/DK.AP.I/2013

concerning Secretarial Work Organization and Procedures

of the Board of Commissioners of PT Angkasa Pura I

Company, which consist of:

1. Secretary of the Board of Commissioners

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)76Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 77: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

77

2. Komite Audit

JabatanPosition

NamaName

Surat KeputusanDecision

Ketua Komite AuditChairman of Audit Committee

Boy Syahril Qamar

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-02/DK.AP.I/2016,Tanggal 30 Agustus 2016Decision of the Board of Commissioners Number: KEP-02/DK.AP.I/2016, DatedAugust 30, 2016

Wakil Ketua Komite Audit IVice Chairman of Audit Committee I

Dwi Ary Purnomo

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-02/DK.AP.I/2016,Tanggal 30 Agustus 2016 dan KEP-02/DK.API/2017 Tanggal 16 Mei 2017Decisions of the Board of Commissioners Number: KEP-02/DK.AP.I/2016,DatedAugust 30, 2016 and KEP-02/DK.API/2017 Dated May 16, 2017

Wakil Ketua Komite Audit IIVice Chairman of Audit Committee II

Selby Nugraha Rachman

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-02/DK.API/2017Tanggal 16 Mei 2017Decision of the Board of Commissioners Number:KEP-02/DK.API/2017 DatedMay 16, 2017

Anggota Komite AuditMember of the Audit Committee

Syaiful

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-05/DK.AP.I/2015,Tanggal 15 September 2015Decision of the Board of Commissioners Number: KEP-05/DK.AP.I/2015,DatedSeptember 15, 2015

Anggota Komite AuditMember of the Audit Committee

Agus Waluyo

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-08/DK.AP.I/2015,Tanggal 28 Oktober 2015Decision of the Board of Commissioners Number: KEP-08/DK.AP.I/2015,DatedOctober 28, 2015

3. Komite Risiko Usaha dan GCG

JabatanPosition

NamaName

Surat KeputusanDecision

Ketua Komite Risiko Usaha dan GCGChairperson of the GCG and Business Risk Committee

Andi Widjajanto

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-01/DK.API/2017 Tanggal 06 April 2017Decision of the Board of CommissionersNumber: KEP-01/DK.API/2017 Dated April 06, 2017

Wakil Ketua Komite Risiko Usaha dan GCG IDeputy Chairperson I of the GCG and Business Risk Committee

Anandy Wati

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-03/DK.AP.I/2016,Tanggal 30 Agustus 2016 dan KEP-03/DK.API/2017Tanggal 16 Mei 2017Decisions of the Board of CommissionersNumber: KEP-03/DK.AP.I/2016,Dated August 30, 2016,andKEP-03/DK.API/2017 Dated May 16, 2017

Wakil Ketua Komite Risiko Usaha dan GCG IIDeputy Chairperson II of the GCG and Business Risk Committee

Suprasetyo

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-03/DK.API/2017 Tanggal 16 Mei 2017Decision of the Board of CommissionersNumber:KEP-03/DK.API/2017 Dated May 16, 2017

Anggota Komite Risiko Usaha dan GCGMember of the GCG and Business Risk Committee

Wawan Zulmawan

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-06/DK.API/2016Tanggal 26 Desember 2016Decision of the Board of CommissionersNumber: KEP-06/DK.API/2016 Dated December 26, 2016

Anggota Komite Risiko Usaha dan GCGMember of the GCG and Business Risk Committee

Ganesha Dian Farisi

Keputusan Dewan Komisaris Nomor : KEP-06/DK.API/2016 Tanggal 26 Desember 2016Decision of the Board of CommissionersNumber: KEP-06/DK.API/2016 Dated December 26, 2016

2. Audit Committee

3. GCG and Business Risk Committee

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 772017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 78: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

78

DIREKSIThe Board of Directors

Direksi adalah Organ Perseroan yang berwenang dan

bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan

untuk kepentingan Perseroan, sesuai dengan maksud

dan tujuan Perseroan serta mewakili Perseroan, baik

di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan

ketentuan Anggaran Dasar. Dalam melaksanakan

tugasnya, Direksi wajib mencurahkan tenaga, pikiran,

perhatian dan pengabdiannya secara penuh pada tugas,

kewajiban dan pencapaian tujuan Perseroan.

Anggota Direksi harus mematuhi Anggaran Dasar

Perseroan dan peraturan perundang-undangan serta

wajib melaksanakan prinsip-prinsip profesionalisme,

efisiensi, transparansi, kemandirian, akuntabilitas,

pertanggungjawaban serta kewajaran. Setiap anggota

Direksi wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab

dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan kehati-

hatian, dengan mengindahkan perundang-undangan

yang berlaku.

KRITERIA DIREKSI DAN PENILAIAN KEMAMPUAN DAN KEPATUTAN

a. Kriteria formal, yaitu:

- Cakap melakukan perbuatan hukum;

- Tidak pernah dinyatakan pailit oleh pengadilan;

- Tidak pernah menjadi anggota Direksi atau

Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah

menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan

pailit dan tidak pernah dihukum karena

melakukan tindak pidana yang merugikan

keuangan negara dalam jangka waktu 5 (lima)

tahun sebelum pengangkatannya;

- Tidak mempunyai hubungan keluarga sedarah

atau hubungan karena perkawinan sampai

dengan derajat ketiga, baik menurut garis

lurus maupun garis ke samping atau hubungan

semenda (menantu atau ipar) dengan anggota

Dewan Komisaris dan/atau anggota Direksi lain;

- Tidak memangku jabatan rangkap sebagai

anggota Direksi pada BUMN, BUMD, BUMS,

dan jabatan lain sebagai pejabat dalam jabatan

struktural dan fungsional pada instansi/

lembaga pemerintah pusat dan/atau daerah,

serta jabatan lain yang dapat menimbulkan

benturan kepentingan secara langsung atau

The Board of Directors is the Company’s organ that is

authorized to run and responsible for carrying out any

actions relating to the management of the Company in

the interests of the Company and in accordance with the

purposes and objectives of the Company and to represent

the Company either before or out of court, in accordance

with the provisions set out in the Articles of Association. In

performing its duties, the Board of Directors shall devote

its energy, thought, attention, and dedication to its duties,

obligations, and attainment of the Company’s objectives.

Members of the Board of Directors shall comply

with the Company’s Articles of Association, and

the laws and regulations and shall implement the

principles of professionalism, efficiency, transparency,

independence, accountability, responsibility, and

fairness. Each member of the Board of Directors shall

perform their duties and responsibilities in good

faith, with full responsibility, and carefully, with due

observance of the applicable laws and regulations.

CRITERIA TO BE APPOINTED MEMBER OF THE BOARD OF DIRECTORS AND THE FIT AND PROPER TESTa. Formal Criteria, namely:

- Competent in taking legal action;

- Having never been declared bankrupt by the court,

- Having never been appointed member of the

Board of Directors or member of the Board

of Commissioners found guilty of causing a

company to be declared bankrupt, and has

never been punished for committing a crime

that harms the state finance for the last 5 (five)

years before the appointment;

- Having no family relationship by blood or by

marriage up to the third degree, either by a

straight line sideways or related by marriage

(son/daughter or brother/sister-in-law) with other

members of the Board of Commissioners and/ or

other members of the Board of Directors; and

- Not occupying another position as a member of

the Board of Directors at another State-Owned

Enterprise, Regional-Owned Enterprise, and

Private Enterprise, and structural and functional

positions at central and local government

agencies/institutions, and other positions that

may result in a conflict of interests directly

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)78Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 79: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

79

tidak langsung dengan Perusahaan dan/atau

yang bertentangan dengan ketentuan peraturan

perundang-undangan yang berlaku;

b. Kriteria material, yaitu:

- Memiliki integritas dan moral, bahwasanya

yang bersangkutan berperilaku baik, yaitu

tidak pernah terlibat dalam perbuatan rekayasa

dan praktik-praktik menyimpang, cedera janji,

serta perbuatan lain yang dapat dikategorikan

memberikan keuntungan pribadi dan

pelanggaran terhadap ketentuan yang berkaitan

dengan prinsip-prinsip pengurusan Perusahaan

yang sehat;

- Memiliki kompetensi teknis/keahlian,

bahwasanya yang bersangkutan memiliki

pengetahuan, pengalaman dan keahlian yang

memadai di bidang usaha Perusahaan, memiliki

kemampuan untuk melakukan pengelolaan

strategis dalam rangka pengembangan

Perusahaan, memahami masalah-masalah

manajemen Perusahaan yang berkaitan dengan

salah satu fungsi manajemen, serta memiliki

dedikasi dan menyediakan waktu sepenuhnya

untuk melakukan tugasnya;

- Memiliki psikologis yang baik, bahwasanya yang

bersangkutan memiliki tingkat intelegensia

dan tingkat emosional yang memadai untuk

melaksanakan tugasnya sebagai anggota Direksi

Perusahaan.

Seluruh anggota Direksi Angkasa Pura Airports telah

memenuhi kriteria dan ketentuan yang dipersyaratkan

dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper

test) berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas,

Anggaran Dasar Perusahaan, peraturan terkait tata kelola

perusahaan yang baik, serta peraturan dan ketentuan

lain yang terkait. Seluruh anggota Direksi memiliki

integritas, kompetensi, dan reputasi yang memadai.

Susunan Direksi pada tahun 2017 mengalami perubahan

personel dengan kronologis sebagai berikut:

JabatanPosition

Tanggal 22 Desember 2017 s.d. Sekarang

DatedDecember 22, 2017 to Present

Tanggal 17 Agustus 2017 s.d. 21 Desember 2017

Dated August 17, 2017To December 21,

Tanggal 17 Oktober. 2016 s.d.16 Agustus 2017

Dated October 17, 2016 to August 16, 2017

Direktur UtamaPresident Director Faik Fahmi Danang Sotyo Baskoro Danang Sotyo Baskoro

Direktur TeknikDirector of Engineering

Polana BanguningsihPramesti

Polana BanguningsihPramesti

Polana BanguningsihPramesti

Direktur OperasiDirector of Operations Wendo Asrul Rose Wendo Asrul Rose Wendo Asrul Rose

Direktur Pemasaran dan PelayananDirector of Marketing and Services

Devy W. Suradji M Asrori M Asrori

and indirectly with the Company and/ or which

violate provisions stipulated in the applicable

laws and regulations;

b. Material Criteria, namely:

- Having integrity and good morality, i.e.

the concerned candidate is well-behaved,

specifically she/he never gets involved, both

directly and indirectly, in any fraudulent

manipulation and unlawful practices, breach of

contract, and any other actions deemed taking

advantage for personal gain and violation of the

provisions relating to the principles of sound

management of a Company;

- Having technical competencies/ expertise,

i.e. the concerned candidate has sufficient

knowledge, experience, and expertise in the

Company’s business line, is competent to

undertake strategic management in an attempt

to develop the Company, understands the

issues of the management of the Company

relating to one of the managerial functions, and

is dedicated to giving his/ her whole time to

perform his/ her duties; and

- Having good psychology, i.e. the concerned

candidate has sufficient IQ and EQ emotional

to perform his/ her duties as a member of the

Board of Directors of the Company.

All members of the Board of Directors of Angkasa

Pura Airports have met the criteria and requirements

prescribed in the fit and proper test under the Law

concerning Limited Liability Companies, the Company’s

Articles of Association, Good Corporate Governance

Regulations, and other relevant regulations and

provisions. All members of the Board of Directors have

adequate integrity, competencies, and reputation.

The lineup of the Board of Directors in 2017 underwent

changes in personel with the following chronology:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 792017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 80: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

80

JabatanPosition

Tanggal 22 Desember 2017 s.d. Sekarang

DatedDecember 22, 2017 to Present

Tanggal 17 Agustus 2017 s.d. 21 Desember 2017

Dated August 17, 2017To December 21,

Tanggal 17 Oktober. 2016 s.d.16 Agustus 2017

Dated October 17, 2016 to August 16, 2017

Direktur Keuangan dan TIDirector of Finance and Information Technology

Novrihandri Novrihandri Novrihandri

Direktur Sumber Daya Manusia dan UmumDirector of HR and General Affairs

Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Nugroho

Direktur Hubungan Internasional & Pengembangan UsahaDirector of International Relations and Business De-velopment

Sardjono Jhony Tjitrokusumo Sardjono Jhony Tjitrokusumo -

Sesuai dengan Kepmen BUMN Nomor: SK155/MBU/08/2017 tanggal 11 Agustus 2017, tentang Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi (Persero) PT Angkasa Pura I (Persero). Dalam akta tersebut sekaligus mengangkat Sarjono Jhony Tjitrokusumo sebagai Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha

Sehubungan dengan Danang S. Baskoro, Direktur Utama

telah meninggal dunia pada tanggal 18 November 2017

serta dalam rangka penataan Anggota Direksi, maka perlu

mengukuhkan pemberhentian Danang Sotyo Baskoro

sebagai direktur utama dan pemberhentian Moch.

Asrori sebagai Direktur Pemasaran dan pelayanan serta

mengangkat penggantinya. Berdasarkan Kepmen BUMN

Selaku Pemegang saham PT Angkasa Pura I (Persero)

No; SK-289/MBU/12/2017 tentang Pemberhentian dan

Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi (Persero) PT

Angkasa Pura I tanggal 22 Desember 2017, mengangkat

Faik Fahmi sebagai Direktur Utama dan Devi Suradji

sebagai Direktur Pemasaran dan Pelayanan.

KODE ETIK PERUSAHAAN 102-16Code of Conduct

Perseroan memiliki Pedoman Etika Perusahaan (Code

of Conduct) yang diatur dalam Keputusan Direksi PT

Angkasa Pura I (Persero) Nomor: KEP.43/OM.04/2014

tentang Pedoman Prilaku (Code of Conduct) PT Angkasa

Pura I. Pedoman Prilaku Perseroan merupakan

kumpulan komitmen yang terdiri dari etika usaha

dan etika kerja yang disusun untuk mempengaruhi,

membentuk, mengatur dan melakukan kesesuaian

perilaku sehingga tercapai hasil yang konsisten yang

sesuai dengan Budaya Perseroan dalam mencapai Visi

dan Misi.

Pedoman tersebut menjadi panduan yang berlaku bagi

setiap insan Perseroan pada setiap level organisasi

yang diharapkan akan memberikan kejelasan tindakan

Pursuant to the Decree of the Minister of SOEs Number: SK155/MBU/08/2017 dated August 11, 2017 concerning Changes in the Nomenclature of Positions, Transfer of Duties, and Appointment of Members of the Board of Directors of Companies, PT Angkasa Pura I (Persero) has appointed Mr. Sarjono Jhony Tjitrokusumo Director of International Relations and Business Development.

Following the death of the former President Director

the late Mr. Danang S. Baskoro on November 18, 2017

and for the purpose of restructuring of Members of

the Board of Directors, it is imperative to officially

announce to dismiss Mr. Danang Sotyo Baskoro as the

President Director and Mr. Moch. Asrori as the Director of

Marketing and Services, and to appoint their respective

successors. Pursuant to the Decree of the Minister of

SOEs as the shareholder of PT Angkasa Pura I (Persero)

Number: SK-289/MBU/12/2017 concerning Dismissal

and Appointment of Member of the Board of Directors of

PT Angkasa Pura I dated December 22, 2017, Faik Fahmi

was appointed President Director and Devi Suradji was

appointed Director of Marketing and Services.

The Company has ethical guidelines known as Code of

Conduct which is set out in the Decision of the Board

of Directors of PT Angkasa Pura I (Persero) Number:

KEP.43/OM.04/2014 concerning the Code of Conduct

of PT Angkasa Pura I. The Company’s Code of Conduct

comprises a collection of commitments that consist

of business and work ethics which are arranged to

influence, establish, control, and maintain conformity

so as to achieve consistent results that correspond with

the Company’s cultures in an attempt to realize the

Company’s vision and missions.

This Code of Conduct serves as guidelines that apply

to every person at every organizational level at the

Company that are expected to provide clear guidelines

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)80Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 81: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

81

yang harus dilakukan dan ditaati sesuai dengan nilai-

nilai korporasi yang telah dibangun.

Pedoman Etika Perusahaan berisi Pedoman Etika

Kerja dan Pedoman Etika Usaha. Pedoman Etika Kerja

memuat etika dan perilaku Komisaris, Direksi, dan

pegawai; keselamatan, kesehatan serta lingkungan

kerja; hak kekayaan intelektual; sistem teknologi

informasi dan komunikasi; penyimpanan dokumen;

pencatatan dan pelaporan keuangan; pengamanan

aktiva Perusahaan; kerahasiaan informasi; reputasi dan

citra Perusahaan; benturan kepentingan; suap dan KKN;

donasi, jamuan dan hadiah; biaya perjalanan dinas;

dan kontribusi aktivitas politik. Sedangkan Pedoman

Etika Usaha memuat kepatuhan terhadap hukum,

peraturan dan kebijakan; hubungan Perusahaan dengan

pelanggan, pemerintah, mitra kerja, pemasok, kreditur/

investor, dan Anak Perusahaan/perusahaan patungan/

perusahaan afiliasi; dan tanggung jawab sosial kepada

masyarakat.

Code of conduct berlaku bagi seluruh insan Perseroan,

yaitu Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh Karyawan.

Seluruh insan Perseroan mempunyai kesadaran untuk

menjalankan etika yang baik akan meningkatkan dan

memperkuat reputasi Perseroan.

UPAYA PENERAPAN DAN PENEGAKAN KODE ETIK

Setiap insan Perseroan berkewajiban untuk melaporkan

kecurigaan maupun pelanggaran terhadap Code of

Conduct kepada Direksi/Dewan Komisaris/pimpinan

unit kerja yang membidangi masalah personalia.

Perusahaan juga memiliki Badan Pertimbangan

Kepegawaian (BPK) dan Panitia Pembinaan dan

Pemeriksaan Pelanggaran Disiplin Pegawai (P4DP) yang

berfungsi untuk melakukan pemeriksaan terhadap

pelanggaran disiplin human capital Perusahaan.

Perseroan melindungi dan menjamin kerahasiaan

pelapor. Setiap pelanggaran atas Code of Conduct

akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang

berlaku dan pengenaan sanksi tersebut tidak bersifat

diskriminatif. Proses pengenaan sanksi dilakukan

melalui proses yang obyektif, independen dan

berjenjang. Jenis sanksi yang dikenakan disesuaikan

dengan tingkat kesalahan yang dilakukan.

on which actions to be taken and obeyed pursuant to

the existing value of the Company.

The Company’s Code of Conduct is comprised ofthe Code

of Work Conductand the Code of Business Conduct. The

Code of Work Conduct describes the ethics and conduct

of the Board of Commissioners, the Board of Directors,

and employees; safety, health, and work environment;

intellectual property rights; information and communication

technology systems; document storage; financial recording

and reporting; ways to secure the Company’s assets;

confidentiality of information; the Company’s reputation

and image; conflicts of interests; bribery, and corruption,

collusion, and nepotism; donations, banquets, and gifts;

official trip expenses; and contribution to political activities.

Then, the Code of Business Conductdescribes compliance

with laws, regulations, and policies; relationships between

the Company and costumers, the government, partners,

suppliers, creditors/investors, and subsidiaries/joint

ventures/affiliates; and corporate social responsibilities to

the public.

The code of conduct applies to all individuals

that are part of the Company, namely the Board

of Commissioners, the Board of Directors, and all

employees. All individuals that are part of the Company

develop awareness that good ethics will improve and

strengthen the Company’s reputation.

ATTEMPTS TO IMPLEMENT AND ENSURE ENFORCEMENT OF THE CODE OF CONDUCT

Each individual that are part of the Company shall report

any suspicion and violation of the Code of Conduct to

the Board of Directors/ the Board of Commissioners/

the head of the work unit in charge of personnel affairs.

The Company also has the so-called Employment

Advisory Board, and Committee for Supervision and

Investigation of Employee Disciplinary Violations in

charge of investigating any disciplinary violations of

the Company’s human capital.

The Company protects and ensures confidentiality of

the identity of the informant. Any violation of the Code

of Conduct shall be subject to sanctions as set out in

the applicable regulations and such sanctions shall be

implemented in the absence of discrimination. Sanctions

are imposed based on a process that is objective and

independent, and comprises several stages. The type

of sanction given depends on the level of the violation

committed.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 812017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 82: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

82

JENIS SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK

Adapan jenis sanksi atas pelanggaran kode etik pada

Angkasa Pura Airports adalah sebagai berikut.

Tabel Jenis Sanksi Pelanggaran Kode Etik Table of the Types of Sanction for Violations of the Code of Conduct

Tingkat SanksiLevel of Sanction

Jenis SanksiType of Sanction

Disiplin RinganMinor Disciplinary Sanction

- Peringatan/teguran lisan- Peringatan/teguran tertulis- Pernyataan tidak puas tertulis- Penundaan kenaikan gaji berkala- Verbal Admonition/ Reprimand- Written Admonition/ Reprimand- Written Statement of Dissatisfaction- Deferred Periodic Salary Increase

Disiplin Sedang Moderate Disciplinary Sanction

- Penurunan gaji sebesar satu kali kenaikan gaji berkala untuk paling lama 1 (satu) tahun.- Penurunan pangkat pada pangkat yang setingkat lebih rendah untuk paling lama 1 (satu)

tahun.- Penurunan kelas jabatan pada kelas jabatan setingkat lebih rendah untuk paling lama 1 (satu)

tahun.- Salary Reduction Equal to the Amount of a Periodic Salary Increase for a Maximum of 1 (One)

Year- Demoted to a Rank a Level Lower for a Maximum of 1 (One) Year- Demoted to a Position Class a Level Lower for a Maximum of 1 (One) Year

Disiplin BeratSevere Disciplinary Sanction

- Pembebasan dari jabatan struktural dan tidak ditempatkan di jabatan strukturan lainnya.- Penurunan pangkat pada pangkat 2 (dua) tingkat lebih rendah atau lebih.- Penurunan kelas jabatan pada kelas jabatan 2 (dua) tingkat atau lebih.- Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai Pegawai.- Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai Pegawai.- Dismissed from a Structural Position and Excluded from any Structural Position- Demoted to a Rank Two Levels Lower or More- Demoted to a Position Class Two Levels Lower or More- Disrespectfully Dismissed not at His/ Her Own Request as an Employee- Disrespectfully Dismissed as an Employee

JUMLAH PELANGGARAN KODE ETIK

Pada tahun 2017, jumlah pelanggaran kode etik

sebanyak 11 (sebelas) laporan bidang kepegawaian.

Terkait laporan bidang kepegawaian telah ditindaklanjuti

oleh Panitia Pembinaan dan Pemeriksaan Pelanggaran

Disiplin Pegawai (P4DP).

TYPES OF SANCTION FOR VIOLATIONS OF THE CODE OF CONDUCT The following are the types of sanction for violations of

the code of conduct imposed by Angkasa Pura Airports.

NUMBER OF VIOLATIONS OF THE CODE OF CONDUCT

In 2017, there were a total of 11 (eleven) violations of

the code of conduct reported by personnel. In relation

to those reports submitted by personnel, the Committee

for Supervision and Investigation of Employee

Disciplinary Violations has taken measures to respond

to them.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)82Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 83: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

83

WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)Whistleblowing System (WBS)

Untuk meningkatkan efektivitas penerapan GCG,

manajemen Perseroan berkomitmen menjalankan

perusahaan secara profesional dengan berlandaskan

pada perilaku perusahaan yang sesuai dengan Code

of Conduct dan budaya kerja, guna mewujudkan tata

kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, Perseroan

telah membangun WBS. Implementasi WBS diterapkan

dengan melakukan kebijakan pengendalian gratifikasi,

pelanggaran kepegawaian dan pelanggaran dari

eksternal.

SOSIALISASI WHISTLEBLOWING SYSTEM

Sosialisasi WBS melalui program pengendalian

gratifikasi dilakukan dengan melaksanakan beberapa

program pengendalian gratifikasi. Adapun pelaksanaan

program pada tahun 2017 adalah sebagai berikut:

a. Pelaporan Gratifikasi

b. Penunjukkan Perwakilan Unit Pengendali Gratifikasi

Kantor Cabang

c. Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi kepada seluruh

Pegawai PT Angkasa Pura I (Persero)

d. Penyelenggaraan Kolaborasi Tunas Integritas

Nasional II Tahun 2016

Sosialisasi untuk pelanggaran dari eksternal

dilakukan melalui website Perseroan. Sedangkan

untuk pelanggaran kepegawaian sosialisais dilakukan

bersama dengan sosialisasi code of conduct Perseroan.

PENYAMPAIAN LAPORAN PELANGGARAN

Angkasa Pura Airports telah memiliki sistem pelaporan

pelanggaran yang melekat pada unit-unit yang terkait

dengan pelanggaran. Pelaporan pelanggaran internal

Perseroan dapat disampaikan kepada Internal Audit

dan/atau President Director. Pelaporan pelanggaran

yang terkait gratifikasi dapat disampaikan kepada

Unit Pengendali Gratifikasi (UPG). Pelaporan atas

pelanggaran kepegawaian dapat disampaikan kepada

Badan Pertimbangan Kepegawaian (BPK) dan/atau

Panitia Pembinaan dan Pemeriksaan Pelanggaran

Disiplin Pegawai (P4DP). Sedangkan, pelaporan

pelanggaran dari eksternal dapat disampaikan kepada

Corporate Secretary melalui email [email protected]

To improve effective implementation of GCG, the

Company’s Management is committed to running the

operations of the Company professionally based on

corporate behavior that complies with the Code of

Conduct and work cultures in order to realize good

corporate governance. Therefore, the Company has

built a WBS. This WBS is implemented by implementing

policies to control gratuities, employment violations,

and external violations.

INTRODUCTION OF THE WHISTLEBLOWING SYSTEM

WBS introduction through the gratuity control program

was carried out by implementing several gratuity

control programs. The following are the programs

implemented in 2017:

a. Gratuity Reporting

b. Appointment of Representatives of the Gratuity

Control Unit of Branch Offices

c. Dissemination of Information about Gratuity Control

to All Employees of PT Angkasa Pura I (Persero)

d. Implementation of the Event Tunas Integritas

Nasional II 2016

Information about external violations has been

provided via the Company’s website. As for employment

violations, dissemination of such information was

undertaken simultaneously with dissemination of

information about the Company’s code of conduct.

SUBMISSION OF VIOLATION REPORTS

Angkasa Pura Airports already has a system for reporting

violations run by relevant units in charge of dealing with

violations. Reports on internal violations across the

Company can be submitted to the Internal Audit and/ or

the President Director. Reports on violations related to

gratuities can be submitted to the Gratuity Control Unit.

Reports on employment violations can be submitted

to the Employment Advisory Board (BPK) and/ or

the Committee for Supervision and Investigation of

Employee Disciplinary Violations (P4DP). As for reports

on external violations, they can be submitted to the

Corporate Secretary via email at [email protected] or

relevant Branch Offices. For any reports it received, the

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 832017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 84: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

84

atau Kantor Cabang terkait. Atas setiap pelaporan

yang diterima, Perseroan melindungi dan menjamin

kerahasiaan pelapor.

LINGKUP PENGADUAN

Lingkup pengaduan yang akan ditindaklanjuti oleh Tim

Pengelola Whistle Blowing System merupakan tindakan

yang dapat merugikan Perusahaan, yaitu sebagai

berikut:

• Penyalahgunaan fasilitas Perusahaan.

• Pengancaman.

• Penyelewengan uang Perusahaan.

• Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan

pribadi atau golongan atau kepentingan lain di luar

Perusahaan.

• Penggelapan aset Perusahaan.

• Penerimaan, pemberian dan permintaan gratifikasi.

• Pelanggaran etika dan perbuatan asusila.

• Pembocoran rahasia Perusahaan.

• Pemerasan.

• Pencurian.

• Penipuan.

• Kecurangan.

• Pelanggaran disiplin.

• Benturan kepentingan.

• Korupsi.

• Kolusi.

• Nepotisme.

PERLINDUNGAN BAGI WHISTLEBLOWER

Atas setiap pelaporan yang diterima, Perseroan

melindungi dan menjamin kerahasiaan pelapor.

PENANGANAN PENGADUAN

Sesuai dengan Pedoman Pengendalian Gratifikasi,

Compliance Department sebagai Unit Pengendalian

Gratifitasi (UPG) Angkasa Pura Airports, menerima dan

meneruskan pelaporan penerimaan dan pemberian

Gratifikasi kepada KPK. Adapun mekanisme penanganan

pelaporan dan pengendalian gratifikasi Angkasa Pura

Airports adalah sebagai berikut.

Company shall protect and guarantee confidentiality of

the identity of the reporting parties.

SCOPE OF REPORT SUBMISSION

Reports the Whistleblowing System Management

Team shall follow up on are those that may cause the

Company to suffer losses, namely:

• misusing the Company’s facilities

• threatening

• embezzling the Company’s money

• misusing one’s position for personal or group interests

or for other interests other than the Company’s

interests

• embezzling the Company’s assets

• accepting, giving, and asking for gratuities

• committing ethics violations and engaging in

disgraceful conduct

• leaking the Company’s confidential information

• blackmailing

• stealing

• committing a fraud

• cheating

• committing a disciplinary violation

• a conflict of interests

• corruption

• collusion

• nepotism.

WHISTLEBLOWER PROTECTION

For any reports it received, the Company shall protect

and guarantee confidentiality of the identity of the

reporting parties.

PROCEDURES FOR DEALING WITH REPORTS SUBMITTED

According to Guidelines for Gratuity Control, the

Compliance Department as the unit in charge of

gratuity control (Gratuity Control Unit) at Angkasa Pura

Airports shall receive reports on the acts of giving and

receiving gratuities and pass them on to the Corruption

Eradication Commission. The mechanism adopted by

Angkasa Pura Airports to deal with such reports and

gratuity control is illustrated as follows:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)84Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 85: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

85

Untuk mekanisme penanganan pelaporan atas

pelanggaran kepegawaian Angkasa Pura Airports

adalah sebagai berikut.

Sedangkan untuk mekanisme penanganan pelaporan

pelanggaran dari eksternal adalah sebagai berikut.

The mechanism for dealing with reports on employment

violations adopted by Angkasa Pura Airports is

illustrated as follows.

As for the mechanism for dealing with reports on

external violations, it is illustrated as follows

MEKANISME PENANGANAN PELAPORAN DAN PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Hadiah/ fasilitas

Gifts/Facilities

Analisa olehUPG

Analyzed by the Gratuity Control

Unit

Milik PelaporBelonging to the Reporting Party

PenetapanKepemilikan

Ownership Determination

Analisa olehKPK

Analyzed by the Commission

Eradication Commission

Milik InstansiBelonging to

the an Agency

Milik NegaraBelonging

to the State

Analisa Penetapan

StatusAnalysis of Status

Determination

Rekapitulasi Laporan

GratifikasiRecapitulation of Gratuity Reports

Data Base KPK

Database of the Commission Eradication Commission

Milik PelaporBelonging to the Reporting Party

Review oleh Unit Pengendali Gratifikasi (UPG)

Service-Related, Reviewed by the Gratuity

Control Unit, Position-Related

PelaporReporting

Party

Terkait JabatanRelated Positions

Terkait KedinasanRelated Service

MECHANISM FOR DEALING WITH GRATUITY REPORTS AND CONTROL

LaporanReport

Diproses oleh BPK dan/atau P4DPProcessed by BPK and/or P4DP

LaporanReport

Diproses oleh Corporate SecretaryProcessed by the Corporate

Diserahkan ke Unit atau Cabang terkaitSubmitted to the relevant Unit/ Branch

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 852017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 86: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

86

PIHAK YANG MENGELOLA PENGADUAN WHISTLEBLOWING SYSTEM

Pelaporan pelanggaran yang terkait gratifikasi dapat

disampaikan kepada Unit Pengendali Gratifikasi

(UPG). Pelaporan atas pelanggaran kepegawaian

dapat disampaikan kepada Badan Pertimbangan

Kepegawaian (BPK) dan/atau Panitia Pembinaan dan

Pemeriksaan Pelanggaran Disiplin Pegawai (P4DP).

Sedangkan, pelaporan pelanggaran dari eksternal dapat

disampaikan kepada Corporate Secretary melalui email

[email protected] atau Kantor Cabang terkait.

LAPORAN WHISTLE BLOWING SYSTEM 2017

Selama tahun 2017, tidak terdapat pengaduan terkait

whistleblowing system di PT Angkasa Pura I (Persero).

PARTIES IN CHARGE OF THE MANAGEMENT OF REPORTS ON THE WHISTLEBLOWING SYSTEM

Reports on violations related to gratuities can be

submitted to the Gratuity Control Unit. Reports on

employment violations can be submitted to the

Employment Advisory Board and/ or the Committee for

Supervision and Investigation of Employee Disciplinary

Violations. As for reports on external violations, they

can be submitted to the Corporate Secretary via email

at [email protected] or relevant Branch Offices.

REPORTS ON THE WHISTLEBLOWING SYSTEM IN 2017

Throughout 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) did

not receive any reports related to the whistleblowing

system.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)86Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 87: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

87

TERUS MAJU DAN BERKEMBANG MELAYANI NEGERIKeep Moving Forward and Growing Bigger to Serve the Nation

TINJAUAN INDUSTRI PENERBANGAN 103-2

Tahun 2017 merupakan tahun yang sangat bermakna

bagi dunia penerbangan, baik di Indonesia maupun di

berbagai negara lain. Bahkan, lembaga konsultan To70

dan Jaringan Keselamatan Penerbangan (Aviation

Safety Network/ASN) menyebut bahwa tahun 2017

sebagai tahun teraman dalam sejarah penerbangan

komersial karena tidak tercatat adanya pesawat jet

komersial yang jatuh.

Lembaga internasional ini mencatat ada 10 insiden

fatal pesawat selama tahun 2017 di seluruh dunia

yang menewaskan 79 orang. Angka itu disebut sebagai

yang terendah, baik dari segi frekuensi insiden maupun

jumlah korban. Dari 10 kejadian tersebut, lima di

antaranya melibatkan pesawat kargo dan lima lain

pesawat penumpang. Sebagai pembanding, pada tahun

2016, tercatat ada 16 kecelakaan pesawat komersial

dengan korban tewas sebanyak 303 orang.

REVIEW OF THE AVIATION INDUSTRY 103-2

The year 2017 is a very meaningful year for the

aviation world, both in Indonesia and in various other

countries. In fact, the consulting agency To70 and the

Aviation Safety Network (ASN) say that the year 2017

is the safest year in commercial aviation history since

no commercial jet plane crashes recorded.

These international agencies recorded that there

were 10 fatal plane accidents during 2017 around the

world that killed 79 people. The number is said to be

the lowest, viewed from both frequency of accidents

and the number of victims. Of the 10 accidents, five

accidents involved cargo planes and the other five

accidents involved passenger planes. For comparison,

in 2016, there were 16 commercial plane crashes with

the death toll of 303 people.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 872017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 88: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

88

ASN dan To70 menyebutkan bahwa angka kematian

akibat kecelakaan pesawat terus menurun selama

dua dekade terakhir. Dibandingkan dengan 2017,

pada 2005, misalnya, ada lebih dari 1.000 kematian

penumpang pesawat penumpang komersial di seluruh

dunia. Kini, rasio kecelakaan adalah satu insiden

berbanding 7.360.000 penerbangan. Berdasar data

inilah, mereka menyatakaan bahwa “2017 adalah tahun

teraman bagi penerbangan sepanjang sejarah.”

Komite Keselamatan Nasional Transportasi (KNKT)

menyambut positif kondisi tersebut. Minimnya

kecelakaan fatal di Indonesia pada 2017 tak lepas dari

upaya berbagai pihak untuk meningkatkan standar

keselamatan penerbangan. Misalnya, ada kelompok-

kelompok diskusi di antara maskapai penerbangan,

sedangkan Kementerian Perhubungan aktif melakukan

pengecekan di lapangan dan audit terhadap maskapai,

terutama airlines besar.

Di Indonesia, selain membaiknya tingkat keselamatan,

industri penerbangan juga mencatatkan prestasi. Data

Direkttorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian

Perhubungan RI, menyebutkan bahwa pada 2017,

jumlah total penumpang penerbangan Indonesia sudah

melebihi angka 100 juta penumpang. Total jumlah

penumpang angkutan udara yang dilayani maskapai

nasional selama tahun 2017 mencapai 109.385.106

penumpang, naik 9,6 persen dibandingkan tahun 2016

dengan jumlah penumpangnya sebanyak 99.762.611

orang.

Perinciannya, untuk jumlah penumpang domestik,

tercatat sebanyak 96.890.664 orang, meningkat

8,4 persen dibanding tahun 2016, yang berjumlah

89.385.365 orang. Sedangkan penumpang penerbangan

internasional selama tahun 2017 terbilang sebanyak

12.494.442 penumpang, naik 20,4 persen dibanding

tahun 2016 dengan penumpang penerbangan

internasional sebanyak 10.377.246 orang.

Adapun pengangkutan kargo udara, selama tahun 2017

tercatat sebesar 729.194 ton. Jumlah ini meningkat

1,8 persen dibanding tahun 2016 dengan jumlah kargo

yang diangkut sebesar 715.936 ton.

Meningkatnya jumlah penumpang pesawat tak

lepas dari membaiknya pertumbuhan ekonomi

Indonesia. Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa

pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 adalah

sebesar 5,07 persen, naik 0,05% dibanding tahun

sebelumnya sebesar 5,02%. . Walau masih di bawah

target yang ditetapkan oleh pemerintah dalam

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan

According to ASN and To70, the rate of mortality due to

plane crashes has continued to decline over the past two

decades. Compared to 2017, in 2005, for example, there

were more than 1,000 passenger deaths in commercial

passenger flights around the world. Fortunately, now,

the ratio of accidents to flights is 1:7,360,000. Using

these data, they state that “the year 2017 is the safest

year for flights throughout history.”

The National Transportation Safety Committee (NTSC)

gives a favorable response to such a condition. The

decreasing rate of fatal accidents that took place in

Indonesia in 2017 was attributable to efforts made by

various parties to improve the aviation safety standards.

For example, establishment discussion groups among

airlines, while the Ministry of Transportation itself

actively performs field inspection and audits to airlines,

especially large airlines.

In Indonesia, in addition to an improved safety level,

the aviation industry also has successfully attained

positive achievements. According to the data from the

Directorate General of Civil Aviation, the Ministry of

Transportation of the Republic of Indonesia, the total

number of Indonesian air passengers has exceeded

100 million passengers in 2017. The total number of

air passengers served by national airlines during 2017

reached 109,385,106 passengers or 9.6 percent higher

than that in 2016 with a total of 99,762,611 passengers.

The details are described as follows: for domestic

flights, there were a total of 96,890,664 passengers or

an increase of 8.4 percent compared to those in 2016,

i.e. 89,385,365 passengers. While for international

flights during 2017, there were a total of 12,494,442

passengers or an increase of 20.4 percent compared to

those in 2016, i.e.10,377,246 passengers.

As for air shipment throughout 2017, there were a total

of 729,194 tons of cargoes. This number increased

by 1.8 percent compared to that in 2016 with a total

number of cargoes transported reaching 715,936 tons.

An increase in the number of air passengers is

attributable to improved economic growth of Indonesia.

According to Statistics Indonesia, Indonesia’s economic

growth in 2017 was 5.07 percent or increased by

0.05 percent compared to that in the previous year,

i.e. 5.02 percent. Even though the resulting increase

remains lower than the target that has been set by

the Government in the Amended 2017 State Budget,

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)88Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 89: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

89

Tahun 2017, yakni pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2

persen, namun pencapaian tersebut patut disambut

gembira. Sebab, hal itu menunjukkan bahwa pemerintah

dengan berbagai daya upayanya berhasil menjaga tren

kenaikan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya,

sekaligus merupakan pencapaian tertinggi sejak tahun

2014.

KINERJA EKONOMI PT ANGKASA PURA I (PERSERO)

Kinerja ekonomi merupakan salah satu topik yang

material bagi PT Angkasa Pura I (Persero) karena

digunakan sebagai landasan untuk melaksanakan

seluruh kegiatan usaha. Direktur Keuangan bertanggung

jawab untuk mengawasi dan mengelola kegiatan

operasional dalam rangka menghasilkan kinerja ekonomi

yang sehat. Pengelolaan ini dipantau dan diawasi oleh

seorang Dewan Komisaris. Kinerja ekonomi PT Angkasa

Pura I (Persero) disusun berdasarkan Standar Akuntansi

Keuangan yaitu PSAK dan IFRS, serta Peraturan yang

berlaku di Indonesia seperti POJK, BAPEPAM, dan IDX.

Pada tahun 2017, Kinerja Keuangan PT Angkasa Pura

I (Persero) diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Djoko,

Sidik & Indra dengan mendapat opini wajar dalam

semua hal yang material.

Sejalan dengan membaiknya kinerja industri

penerbangan di Tanah Air, kinerja PT Angkasa Pura I

(Persero) tahun 2017 juga mencatatkan peningkatan

kinerja dibanding tahun sebelumnya. Jumlah

pendapatan usaha tercatat sebesar Rp7,19 triliun, naik

17,10% dibanding tahun 2016 dengan pendapatan

usaha sebesar Rp6,14 triliun. Peningkatan juga terjadi

pada akun beban usaha, yakni dari Rp4,49 triliun pada

tahun 2016 menjadi Rp5,31 triliun pada tahun 2017,

atau naik 18,26%. Dengan komposisi seperti itu, maka

laba usaha tercatat ada peningkatan sebesar 14,54%,

yakni dari Rp1,65 triliun pada tahun 2016 menjadi

Rp1,89 triliun pada tahun 2017.

Meningkatnya pendapatan Perusahaan membuat

kontribusi kepada negara berupa pajak penghasilan juga

meningkat. Jika pada tahun 2016, pajak penghasilan yang

dibayarkan Perusahaan tercatat sebesar Rp349,27 miliar,

maka pada tahun 2017 naik 5,69% menjadi Rp369,14

miliar. Dengan demikian, laba bersih tahun berjalan PT

Angkasa Pura I (Persero) tahun 2017 adalah sebesar

Rp1,42 triliun, naik 22,41% dibanding tahun 2016

dengan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,16 triliun.

Peningkatan kinerja ekonomi Perusahaan tak lepas

dari bertambahnya pergerakan pesawat, penumpang,

which has set target economic growth of 5.2 percent,

it, nevertheless, deserves positive responses. This is

because it indicates that the Government with various

efforts it has made has managed to maintain the trend

of economic growth in the previous year which also

constitute the highest achievement since 2014.

ECONOMIC PERFORMANCE OF PT ANGKASA PURA I (PERSERO)

Economic performance is one of the material topics

for PT Angkasa Pura I (Persero) because it is used as

the basis for carrying out all business activities. The

Director of Finance is responsible for overseeing and

carrying out the management of operational activities

with a view to generating sound economic performance.

This management is monitored and supervised by a

Board of Commissioners. The economic performance

of PT Angkasa Pura I (Persero) is assessed based on

Financial Accounting Standards, namely SFAS and IFRS,

and regulations that are applicable in Indonesia such as

those issued by the Financial Services Authority OJK, the

Capital Market Supervisory Board BAPEPAM, and IDX.

In 2017, the financial performance of PT Angkasa Pura I

(Persero) was audited by Public Accounting Firm Djoko,

Sidik & Indra and was viewed in all material respects.

As performance of the domestic aviation industry

improves, the performance of PT Angkasa Pura I

(Persero) in 2017 also shows improvement compared to

that in the previous year. The total operating revenues

amounted to Rp7.19 trillion or increased by 17.10%

from Rp6.14 trillion in 2016. Moreover, an increase can

also be seen in operating expenses, i.e. from Rp4.49

trillion in 2016 to Rp5.31 trillion in 2017 or an increase

of 18.26%. Thus, it can be revealed that the operating

profits increased by 14.54%, i.e. from Rp1.65 trillion in

2016 to Rp1.89 trillion in 2017.

Such an increase in revenues generated by the

Company eventually made a contribution to the State

especially in the form of the income tax whose amount

increased as well. In 2016, the income tax paid by the

Company amounted to Rp349.27 billion, while in 2017

it increased by 5.69% to Rp369.14 billion. Thus, the net

profits of PT Angkasa Pura I (Persero) in 2017 amounted

to Rp1.42 trillion or increased by 22.41% compared to

those in 2016, which amounted to Rp1.16 trillion.

The improved economic performance of the Company

is closely associated with the increasing number of

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 892017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 90: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

90

maupun angkutan kargo. Pergerakan pesawat dari 13

bandar udara yang dikelola Perseroan meningkat 3,51%

dari semula 764.531 MV pada tahun 2016 menjadi

791.387 MV pada tahun 2017; pergerakan penumpang

meningkat 5,90% dari semula 84.755.960 pax pada

tahun 2016 menjadi 89.752.328 pax pada tahun 2017,

dan pergerakan angkutan kargo naik dari 362.457.236

kilogram pada tahun 2016 menjadi 403.775.511

kilogram pada tahun 2017, atau naik 11,40%.

NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN DAN DIDISTRIBUSIKAN

Sejalan dengan ekonomi Indonesia yang sedang

menggeliat, pencapaian kinerja ekonomi PT Angkasa

Pura I (Persero) bersama entitas anak selama kurun

waktu 2017 mengalami kenaikan dibanding tahun

sebelumnya. Hal ini tercermin dari nilai ekonomi ditahan

yang naik signifikan. Hal ini disebabkan karena nilai

ekonomi yang dhasilkan jauh lebih tinggi dibandingkan

dengan nilai ekonomi yang didistribusikan. Uraian

pencapaian kinerja ekonomi lebih lengkap disajikan

secara lengkap dalam Laporan Tahunan, yang

diterbitkan terpisah dengan Laporan ini.

Nilai ekonomi yang dihasilkan selama tahun 2017 tercatat

sebesar Rp7,19 triliun, naik 17,10% dibanding tahun 2016

dengan nilai ekonomi yang dihasilkan sebesar Rp6,14 triliun.

Sementara itu, nilai ekonomi yang didistribusikan selama

tahun 2017 juga mengalami peningkatan dibandingkan

tahun sebelumnya, dari semula Rp5,20 triliun pada tahun

2016 menjadi Rp6 triliun pada tahun 2017. Meningkatnya

nilai ekonomi yang didistribusikan dan bertambahnya

pendapatan, secara tidak langsung juga dinikmati

masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Melalui

penyisihan dana operasional maupun laba yang diperoleh,

Perusahaan dapat menjalankan Program Kemitraan dan

Bina Lingkungan (PKBL), serta melaksanakan kegiatan

tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

Adapun rincian terkait nilai ekonomi yang dihasilkan

dan di distribusikan diuraikan pada tabel sebagai

berikut: 201-1

Tabel Nilai EkonomiTable of Economic Values

KeteranganDescription 2017 2016*

Nilai Ekonomi Langsung yang DihasilkanDirect Economic Value Generated

Jumlah Pendapatan Usaha Total Operating Revenues 7.194.347.534 6.138.271.899

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

aircraft, passenger, and cargo transport movements.

In terms of the air traffic, the aircraft movements

of 13 airports managed by the Company increased

by 3.51%, i.e. from 764,531 MV in 2016 to 791,387

MV in 2017; for the passenger traffic, the passenger

movements increased by 5.90%, i.e. from 84.755.960

pax in 2016 to 89,752,328 pax in 2017; and, lastly, for

the cargo traffic, cargo transport movements increased

from 362,457,236 kilograms in 2016 to 403,775,511

kilograms by 2017, or by 11.40%.

ECONOMIC VALUES GENERATED AND DISTRIBUTED

As the Indonesian economy is getting better, the

economic performance of PT Angkasa Pura I (Persero)

and its subsidiaries during 2017 also showed an

increase compared to that in the previous year. This

was evident from the retained economic value which

increased significantly. This was attributable to the

economic value generated which was much higher

than the economic value distributed. Information

about the economic performance achieved is described

completely in the Annual Report, which is published

separately from this Report.

The economic value generated during 2017 amounted to

Rp7.19 trillion or increased by 17.10% compared to that

in 2016, i.e. amounted to Rp6.14 trillion. Similarly, the

economic value distributed during 2017 also increased

compared to that in the previous year, i.e. from Rp5.20

trillion in 2016 to Rp6 trillion in 2017. Such increases

in the economic value distributed and revenues also

have indirect favourable effects on the public as

stakeholders. Through appropriations of operational

funds and profits generated, the Company managed

to run the Partnership and Community Development

Programs, and carry out corporate social responsibility

(CSR) activities.

Information about the economic value generated and

distributed is described in the following table: 201-1

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)90Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 91: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

91

*disajikan kembali/restated

IMBALAN PASCA KERJA 201-3

Terhadap karyawan pensiun, PT Angkasa Pura I

(Persero) menggunakan berbagai skema pensiun

diimana Perusahaan memiliki program imbalan pasti

dan iuran pasti. Program iuran pasti adalah program

imbalan pasca kerja yang mewajibkan Perseroan

membayar sejumlah iuran tertentu kepada entitas

terpisah. Sedangkan program imbalan pasti adalah

program pensiun yang bukan merupakan program iuran

pasti. Program imbalan pasti adalah program pensiun

yang menentukan jumlah imbalan pasca kerja yang

akan diterima seorang karyawan pada saat pensiun,

biasanya berdasarkan pada satu atau lebih faktor

seperti usia, masa kerja, dan kompensasi.

Sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan Nomor

13/2003 tanggal 25 Maret 2003, Perseroan diwajibkan

memberikan manfaat pasca kerja kepada seluruh

karyawan tetapnya. Manfaat yang meliputi uang

pemutusan hubungan kerja, penghargaan masa kerja,

serta kompensasi tersebut diberikan apabila karyawan

mengakhiri masa kerjanya baik karena pensiun maupun

meninggal dunia.

Perseroan mempunyai dua program untuk memenuhi

liabilitas di atas, yaitu: (1) Program Dana Pensiun

Manfaat Pasti, dan (2) Program Tunjangan Hari Tua

(THT). Selain itu Perseroan memberikan Tunjangan

kepada pegawai yang telah memenuhi persyaratan

ketentuan yaitu Tunjangan Perumahan, Penghargaan

Pengabdian dan Jaminan Kesehatan kepada pensiunan

POST-EMPLOYMENT BENEFITS 201-3To deal with retired employees, PT Angkasa Pura I

(Persero) uses various pension schemes where the

Company already has defined benefit and defined

contribution plans. The defined contribution plan refers

to a post-employment benefit plan that requires the

Company to pay certain contributions to a separate

entity. While the defined benefit plan is a pension plan

that is not a defined contribution plan. The defined

benefit plan is a pension plan that determines the

amount of the post-employment benefit an employee

shall receive when she/ he retires, which is usually

based on one or more of the following factors: age,

period of services, and compensation.

Pursuant to the Law Number: 13 of 2003 concerning

Manpower dated March 25, 2003, the Company is

required to provide post-employment benefits to all of

its permanent employees. These benefits that comprise

severance pay, service pay, and compensation shall be

paid out in the event of termination of employment of

an employee either as a result of retirement or death.

The Company has two programs to meet the above-

mentioned liabilities, namely: (1) Defined Benefit

Pension Fund Program and (2) Old-Age Pension Program.

Moreover, the Company provides the following benefits

to eligible employees: Housing Benefit, Service Pay, and

Health Insurance to pensioners

KeteranganDescription 2017 2016*

Nilai Ekonomi yang DidistribusikanEconomic Value Distributed

Jumlah Beban Usaha Total Operating Expenses 5.306.847.559 4.488.862.083

Jumlah Beban Non Usaha Total Non-Operating Expenses 98.002.600 140.557.060

Total Pajak Penghasilan Total Income Tax 369.144.323 349.275.602

Pembayaran Dividen Dividend Payout 164.423.746 168.308.500

Biaya PKBL Partnership and Community Development Program-Related Expenses

58.380.387 51.129.236

Jumlah Nilai Ekonomi yang DidistribusikanTotal Economic Value Distributed 5.996.798.615 5.198.132.481

Nilai Ekonomi yang Ditahan Economic Value Retained 1.197.548.919 940.139.418

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 912017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 92: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

92

PT Angkasa Pura I (Persero) memperhatikan pekerja

yang memasuki masa pensiun dengan memberikan

beberapa jenis kesejahteraan, seperti manfaat pensiun,

manfaat tunjangan hari tua, pemeliharaan kesehatan

pensiun, dan manfaat jaminan hari tua. Perseroan

wajib menanggung dan membukukan kekurangan

biaya apabila manfaat yang diberikan kedua program

tersebut tidak mencukupi melalui pembentukan

penyisihan. Penyisihan tersebut telah dibebankan pada

periode berjalan.

Jumlah kontribusi untuk Program Dana Pensiun

Manfaat Pasti (PPMP) terdiri dari kontribusi karyawan

dan Perseroan yang masing-masing dihitung sebesar 5%

dan 27,64% dari penghasilan dasar pensiun. Sedangkan

jumlah kontribusi untuk Program Pensiun Iuran Pasti

(PPIP) terdiri dari kontribusi karyawan dan Perseroan

yang masing masing dihitung sebesar 5% dan maksimal

25% dari paket gaji peserta.

Sedangkan program THT menyediakan manfaat

pembayaran sekaligus dengan ketentuan nilai iuran

adalah sebesar 5% (beban pegawai perseroan), 3%

(beban pegawai diperbantukan), 1% (beban pegawai

ditugaskan) dari nilai Penghasilan Dasar Tunjangan Hari

Tua (PhDTHT) dan iuran perseroan yang telah mendapat

persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang

dibayarkan secara sekaligus pada awal tahun berjalan.

Perusahaan juga memberikan imbalan pasca kerja

lainnya, seperti tanda penghargaan dan cuti jangka

panjang. Imbalan berupa uang penghargaan diberikan

apabila karyawan bekerja hingga mencapai usia

pensiun.

Rincian terkait kesejahteraan yang disediakan Angkasa

Pura bagi karyawan yang telah memasuki masa

pensiun per 31 Desember 2107 dan 31 Desember 2016

diurakan dalam tabel-tabel berikut:

KeteranganDescription 2017 2016

Tunjangan hari tua (Yakkap)/Old-Age Benefit (Yakkap) 200.657.269 88.068.821

Tunjangan Perumahan/Housing Benefit 13.079.459 26.461.184

Penghargaan Pengabdian/Service Pay 13.004.383 21.271.606

Kesehatan Pensiun/Healthcare for Pensioners 47.965.739 28.711.259

Dana pensiun/Pension Funds 265.546.625 163.239.791

Entitas anak/Subsidiaries 8.990.955 2.226.903

Jumlah/Total 549.244.43 329.979.564

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

PT Angkasa Pura I (Persero) is concerned with employees

entering retirement by providing several types of

welfare programs, such as pension benefit, old-age

benefit, healthcare for pensioners, and old-age security

benefit. The Company is responsible for meeting and

recording any shortage in the event that the benefits

provided by the two programs are insufficient by

making an appropriation. Such an appropriation shall

be charged to the current period.

The contributions for the Defined Benefit Pension

Fund Program consist of employees’ contributions

and the Company’s contributions of 5% and 27.64%,

respectively, of the basic pension. While the

contributions for the Defined Contribution Pension

Program consists of employees’ contributions and the

Company’s contributions of 5% or a maximum of 25% of

the participant’s salary package.

While the old-age benefit program provides the

benefit of payment in a lump sum on condition that

the contribution is equal to 5% (expenses arising from

the Company’s employee), 3% (expenses arising from

employees seconded), and 1% (expenses arising from

employees assigned) of the Basic Income of the Old-Age

Benefit (PhDTHT) and contributions of the Company

that have been approved by the General Meeting of

Shareholders (GMS) paid in lump sum at the beginning

of the current year.

The Company also provides other post-employment

benefits, such as rewards and long leave. The benefit

in the form of service pay is awarded when employees

work until they reach retirement age.

Information about welfare programs provided by

Angkasa Pura to its employees who have retired as of

December 31, 2107 and 31 December 2016 is described

in the following tables:

Tabel Liabilitas Manfaat Pasca-Kerja Karyawan Table of the Post-Employment Benefit Liabilities for Employees

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)92Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 93: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

93

Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaris untuk

menghitung dana pensiun dan program manfaat jangka

panjang lainnya adalah sebagai berikut:

The principal assumptions used by actuaries to calculate

pension funds and other long-term benefit programs

are listed below:

KeteranganDescription 2017 2016

Tingkat diskonto/Discount Rate 7,20% 8,40%

Kenaikan PhDP/An Increase in PhDP 6% 6%

Kenaikan THP/An Increase in THP 8% 8%*

Kenaikan PhDTHT/An Increase in PhDTHT 3% 3%

Beban pajak/Tax Expense 0%, 4%, 5% 0%, 4%, 5%

Usia pensiun normal/Normal Retirement Age 56 56

Tingkat mortalita/Mortality Rate 1 % TMI III 2011 1 % TMI III 2011

Tingkat pengunduran diri/Resignation Rate 0,7 % pada usia 20 tahun sampai dengan 45 tahun dan 0,1% pada usia 46 tahunsampai dengan 55 tahun0.7 % for ages that range from 20 to 45 years old and 0.1% for ages 46 that range from 55 years old

*disajikan kembali/restated

a. Tunjangan Hari Tua (YAKKAP I)

Proyeksi liabilitas manfaat pasca kerja tahun 2017

dan 2016 dihitung oleh aktuaris independen PT

Katsir Imam Sapto Sejahtera Aktuaria (KIS) No.029/

KIS/LA/PS/02/2018 tanggal 2 Februari 2018.

a. Old-Age Benefit (YAKKAP I)

The projected post-employment benefit liabilities in

2017 and 2016 were calculated by the independent

actuaries of PT Katsir Imam Sapto Sejahtera

Aktuaria (KIS) No. 029/KIS/LA/PS/02/2018 dated

February 02, 2018.

KeteranganDescription 2017 2016

Liabilitas (aset) awal periodeLiabilities (Assets) at the Beginning of the Period

67.816.516 102.670.368

Beban pada periode berjalanExpenses for the Current Period

185.716.892 33.855.166

Iuran yang dibayarkan ke aset program/pembayaran manfaatContributions to Program Assets/ Benefit Payouts

(98.509.492) (71.243.633)

Keuntungan (kerugian) kewajiban aktuaria yang diakui sebagai Pendapatan komprehensif lainProfits (Losses) from Actuarial Liabilities Acknowledged as Other Comprehensive Income

45.633.353 (42.494.981)

Nilai liabilitas entitas anakSubsidiaries’ Liabilities

- 2.226.904

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasiAdjustment to Unrealized Liabilities

- 63.054.997

Nilai liabilitas bersihNet Liabilities

200.657.269 88.068.82

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan keuangan ditentukan

sebagai berikut:

The amounts acknowledged in financial statements

were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Nilai kini liabilitas yang didanai/ Present Value of Funded Liabilities 523.984.744 365.223.864

Nilai wajar aset program/ Fair Value of Program Assets 323.327.475 342.436.944

Nilai libilitas entitas anak/ Subsidiaries’ Liabilities - 2.226.904

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasiAdjustment to Unrealized Liabilities

- 63.054.997

Nilai liabilitas bersih/ Net Liabilities 200.657.269 88.068.821

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 932017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 94: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

94

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain ditentukan sebagai

berikut:

The amounts acknowledged in the statement of

profit and loss, and other comprehensive income

were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Biaya jasa kini/ Current Service Costs 43.114.474 18.936.429

Biaya bunga/ Interest Costs 30.678.805 36.898.430

Dampak perubahan manfaat/ Impact of Changes in Benefits 136.044.936 -

Ekspektasi hasil aset program/ Expected Return on Program Assets (24.121.323) (21.979.693)

Beban tahun berjalan/ Expenses for the Current Year 185.716.892 33.855.166

Pendapatan komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income

Awal periode/ Beginning of the Period: 118.074.651 120.609.265

Tahun berjalan/ Current Year:

Laba (rugi) pada kewajiban/ Profits (Losses) from Liabilities (39.213.789) (31.276.826)

Laba (rugi) pada aset program/ Profits (Losses) from Program Assets (6.419.564) 73.771.808

Pendapatan komprehensif lain akhir periodeOther Comprehensive Income at the End of the Period

72.441.298 163.104.247

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

b. Tunjangan Perumahan

Sesuai ketentuan perusahaan dalam PKB (perjanjian

kerja bersama) pasal 48, bagi pegawai yang telah

bekerja secara terus menerus di perusahaan

selama 25 tahun diberikan tunjangan perumahan.

*)disajikan kembali

Liabilitas manfaat pasca kerja untuk tunjangan

perumahan dihitung oleh aktuaris independen PT

Katsir Imam Sapto untuk tahun yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 berdasarkan

laporan No.028/KIS/LA/PS/02/2018 tanggal 2

Februari 2018 dengan proyeksi perhitungan sampai

dengan posisi 31 Desember 2018.

Jumlah yang diakui di laporan posisi keuangan

ditentukan sebagai berikut.

b. Housing Benefit

Consistent with the terms of the Company in

the Collective Labor Agreement (CLA) Article 48,

employees who have worked for the Company

for 25 consecutive years are entitled to housing

benefit. *)restated

The post-employment benefit liabilities for the

housing benefit were calculated by the independent

actuaries of PT Katsir Imam Sapto Sejahtera

Aktuaria (KIS) No. 028/KIS/LA/PS/02/2018 dated

February 02, 2018 with projected calculation up to

the position as of December 31, 2018.

The amounts acknowledged in the statement of

financial position were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Liabilitas (aset) diakui awal periodeLiabilities (Assets) Acknowledged at the Beginning of the Period

17.129.678 16.562.829

Beban periode berjalan/ Expenses of the Current Period 2.811.694 2.915.927

Iuran yang dibayar ke aset program/ Contribution to Program Assets (7.818.500) (3.213.500)

Pendapatan komprehensif lain/ Other Comprehensive Income 956.587 864.423

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasiAdjustment to Unrealized Liabilities

- 9.331.505*

Liabilitas (aset) akhir periode/ Liabilities (Assets) at the End of the Period 13.079.459 26.461.184

*disajikan kembali/restated

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)94Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 95: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

95

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain ditentukan sebagai

berikut:

The amounts acknowledged in the statement of

profit and loss, and other comprehensive income

were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Biaya jasa kini/ Current Service Costs 1.372.801 1.408.709

Beban bunga/ Interest Expenses 1.438.893 1.507.218

Beban tahun berjalan/ Expenses for the Current Year 2.811.694 2.915.927

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income:

Awal periode/ Beginning of the Period 8.002.010-

8.866.433

Tahun berjalan/ Current Year:

Laba (rugi) pada kewajiban/ Profits (Losses) from Liabilities (956.586) (864.423)

Laba (rugi) pada aset programProfits (Losses) from Program Assets

- -

Pendapatan komprehensif lain akhir periodeOther Comprehensive Income at the End of the Period

7.045.424 8.002.010

c. Penghargaan Pengabdian

Liabilitas manfaat pasca kerja untuk penghargaan

pengabdian dihitung oleh aktuaris independen PT

Katsir Imam Sapto Sejahtera Aktuaria (KIS) untuk

tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember

2017 dan 2016 berdasarkan laporan No.027/KIS/

LA/PSI/02/2018 tanggal 2 Februari 2018 dengan

proyeksi perhitungan sampai dengan posisi 31

Desember 2018. Program ini dikelola sendiri oleh

perseroan berdasarkan keputusan direksi dan

perjanjian kerja bersama dengan asosiasi dan

serikat pekerja perseroan.

Jumlah yang diakui di laporan posisi keuangan

ditentukan sebagai berikut:

c. Service Pay

The post-employment benefit liabilities relating to

service pay were calculated by the independent

actuaries of PT Katsir Imam Sapto Sejahtera

Aktuaria (KIS) for the year ended December 31,

2017 and 2016 based on the report No. 027/

KIS/LA/PSI/02/2018 dated February 02, 2018

with projected calculation up to the position as of

December 31, 2018. This program is run by the

Company itself based on the decision of the Board

of Directors and collective labor agreements with

associates and the labor union of the Company.

The amounts acknowledged in the statement of

financial position were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Liabilitas (aset) diakui awal periodeLiabilities (Assets) Acknowledged at the Beginning of the Period

10.312.601 9.393.527

Beban periode berjalan/ Expenses of the Current Period 1.983.020 1.628.394

Iuran yang dibayar ke aset program/ Contribution to Program Assets (1.198.956) (501.341)

Pendapatan komprehensif lain/ Other Comprehensive Income 1.097.718 (207.979)

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasi Adjustment to Unrealized Liabilities

810.000 10.959.005

Nilai liabilitas bersih/ Net Liabilities 13.004.383 21.271.606

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 952017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 96: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

96

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain ditentukan sebagai

berikut.

The amounts acknowledged in the statement of

profit and loss, and other comprehensive income

were determined as follows.

KeteranganDescription 2017 2016

Biaya jasa kini/ Current Service Costs 1.116.761 773.583

Beban bunga/ Interest Expenses 866.259 854.811

Beban tahun berjalan/ Expenses for the Current Year 1.983.020 1.628.394

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income:

Awal periode/ Beginning of the Period 858.962 650.983

Tahun berjalan/ Current Year:

Laba (rugi) pada kewajiban/ Profits (Losses) from Liabilities (1.907.718) 207.979

Laba (rugi) pada aset program/ Profits (Losses) from Program Assets - -

Pendapatan komprehensif lain akhir periodeOther Comprehensive Income at the End of the Period

(1.048.756) 858.962

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

d. Kesehatan Pensiun

Liabilitas manfaat pasca kerja untuk kesehatan

pensiun dihitung oleh aktuaris independen PT

Katsir Imam Sapto Sejahtera Aktuaria (KIS) untuk

tahunyang berakhir pada tanggal 31 Desember

2017 dan 2016 berdasarkan laporan no.028/KIS/

LA/PS/02/2018 tanggal 2 Februari 2018 dengan

perhitungan proyeksi sampai dengan tanggal 31

Desember 2018.

Jumlah yang diakui di laporan posisi keuangan

ditentukan sebagai berikut.

d. Pensioners’ Health

The post-employment benefit liabilities relating

to pensioners’ health were calculated by the

independent actuaries of PT Katsir Imam Sapto

Sejahtera Aktuaria (KIS) for the year ended

December 31, 2017 and 2016 based on the report

No. 028/KIS/LA/PS/02/2018 dated February 02,

2018 with projected calculation up to the position

as of December 31, 2018.

The amounts acknowledged in the statement of

financial position were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Nilai kini liabilitas yang didanai/ Present Value of Funded Liabilities 336.686.864 303.502.474

Nilai wajar aset program/ Fair Value of Program Assets 288.721.125 270.888.457

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasi Adjustments to Unrealized Liabilities

- (3.902.758)

Status pendanaan/ Funding Status 47.965.739 28.711.259

Kewajiban (aset) diakui pada awal periode Liabilities (Assets) Acknowledged at the Beginning of the Period

32.614.017 23.110.276

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasi Adjustments to Unrealized Liabilities

- (3.902.758)

Beban pada periode berjalan/ Expenses of the Current Period 8.267.807 7.152.162

Iuran dibayar ke aset program/ Contribution to Program Assets - (38.040.032)

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income 7.083.915 40.391.611

Kewajiban (aset) akhir periode/ Liabilities (Assets) at the End of the Period 47.965.739 28.711.259

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)96Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 97: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

97

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain ditentukan sebagai

berikut.

The amounts acknowledged in the statement of

profit and loss, and other comprehensive income

were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Biaya jasa kini/ Current Service Costs 4.284.224 3.991.744

Biaya bunga/ Interest Costs 25.494.208 23.438.268

Dampak perubahan manfaat/ Impact of Changes in Benefits - -

Ekspektasi hasil aset program/ Expected Return on Program Assets (21.510.625) (20.277.850)

Beban tahun berjalan/ Expenses for the Current Year 8.267.807 7.152.162

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income

Awal periode/ Beginning of the Period: (7.957.066) 32.434.544

Tahun berjalan/ Current Year:

Laba (rugi) pada kewajiban/ Profits (Losses) from Liabilities (7.417.253) (18.509.080)

Laba (rugi) pada aset program/ Profits (Losses) from Program Assets 333.338 (21.882.530)

Pendapatan komprehensif lain akhir periodeOther Comprehensive Income at the End of the Period

(15.040.981) (7.957.066)

e. Program Dana Pensiun

Manfaat pasca kerja untuk program pensiun

dihitung oleh aktuaris independen PT Katsir

Imam Sapto (KIS) untuk tahun yang berakhir pada

tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 Aktuaria (KIS)

berdasarkan laporan no.025/KIS/LA/PS/02/2018

tanggal 2 Februari 2018 dengan proyeksi

perhitungan sampai dengan posisi 31 Desember

2018.

e. Pension Fund Program

The post-employment benefit relating to the pension

plan was calculated by the independent actuaries of

PT Katsir Imam Sapto Sejahtera Aktuaria (KIS) for

the year ended December 31, 2017 and 2016 based

on the report No. 025/KIS/LA/PS/02/2018 dated

February 02, 2018 with projected calculation up to

the position as of December 31, 2018.

KeteranganDescription 2017 2016

Nilai kini liabilitas imbalan pasti/ Current Value of Fixed-Benefit Liabilities 977.143.078 1.021.390.082

Nilai wajar aset program pendanaan/ Fair Value of Funding Program Assets 1.242.689.703 1.065.740.143

Status pendanaan/ Funding Status 265.546.625 (44.350.061)

Kewajiban program entitas anak/ Subsidiary Program Liabilities 8.990.955 1.962.711

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasi Adjustments to Unrealized Liabilities

- 205.627.141

Status Pendanaan/ Funding Status 274.537.580 163.239.791

Kewajiban (aset) diakui pada awal periodeLiabilities (Assets) Acknowledged at the Beginning of the Period

(44.350.061) 193.015.913

Penyesuaian atas kewajiban yang belum terealisasi Adjustments to Unrealized Liabilities

- 205.627.141

Kewajiban program entitas anak/ Subsidiary Program Liabilities 8.990.955 1.962.711

Beban periode berjalan/ Expenses of the Current Period 73.662.678 29.780.052

Iuran dibayar ke aset program/ Contribution to Program Assets (18.105.913) (20.998.340)

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income 254.339.921 (246.147.686)

Liabilitas (aset) akhir periode/ Liabilities (Assets) at the End of the Period 274.537.580 163.239.791*

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

*disajikan kembali/restated

(Aset) liabilitas di laporan posisi keuangan :(Assets) liabilities in the statement of financial position:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 972017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 98: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

98

(dalam Ribuan Rupiah/in thousand rupiah)

Jumlah yang diakui di laporan laba rugi dan

penghasilan komprehensif lain ditentukan sebagai

berikut:

The amounts acknowledged in the statement of

profit and loss, and other comprehensive income

were determined as follows:

KeteranganDescription 2017 2016

Biaya jasa kini/ Current Service Costs 13.062.016 9.298.955

Biaya bunga/ Interest Costs 85.796.767 85.698.633

Dampak perubahan manfaat/ Impact of Changes in Benefits 68.100.243 -

Ekspektasi hasil aset program/ Expected Return on Program Assets (93.296.348) (65.217.536)

Beban tahun berjalan/ Expenses for the Current Year 73.662.678 29.780.052

Pendapatan Komprehensif Lain/ Other Comprehensive Income:

Awal periode/ Beginning of the Period: 29.280.039 (216.867.647)

Tahun berjalan/ Current Year:

Laba (rugi) pada kewajiban/ Profits (Losses) from Liabilities (130.674.620) (53.823.631)

Laba (rugi) pada aset program/ Profits (Losses) from Program Assets (123.865.302) 299.971.317

Pendapatan komprehensif lain akhir periodeOther Comprehensive Income at the End of the Period

(225.259.883) 29.280.039

DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG 203-1, 203-2, 413-1

PT Angkasa Pura I (Persero) menyadari bahwa

kehadirannya di Indonesia tak sekadar mencari

keuntungan. Lebih dari itu, ada kewajiban lain yang

musti ditunaikan berupa Tanggung Jawab Sosial dan

Lingkungan. Hal itu diatur dalam Undang-undang

Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2007 tentang

Perseroan Terbatas, yang di dalamnya, antara lain,

mengatur tentang Tanggung Jawab Sosial dan

Lingkungan. Dalam hal ini, Tanggung Jawab Sosial dan

Lingkungan adalah komitmen Perseroan untuk berperan

serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna

meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang

bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas

setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

Tujuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah

mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan

guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan

yang bermanfaat bagi Perseroan, komunitas setempat,

dan masyarakat pada umumnya. Dengan pelaksanaan

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, maka akan

mendukung terjalinnya hubungan Perseroan yang

serasi, seimbang, dan sesuai dengan lingkungan, nilai,

norma, dan budaya masyarakat setempat.

Sebagai salah satu BUMN, Perusahaan melaksanakan

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dalam bentuk

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, atau

disingkat PKBL.

INDIRECT ECONOMIC IMPACT 203-1, 203-2, 413-1

PT Angkasa Pura I (Persero) realizes that its presence

in Indonesia is not just for profit. Rather, the Company

also has obligations to meet known as Social and

Environmental Responsibilities. These are set out in

the Law of the Republic of Indonesia Number 40 of

2007 concerning Limited Liability Companies, which,

among others, stipulates Social and Environmental

Responsibilities. In this regard, Social and Environmental

Responsibilities constitute the Company’s commitments

to take part in sustainable economic development

in order to improve the quality of life and the

environment to the benefit of the Company itself, the

local community, and the general public.

Social and Environmental Responsibilities aim to

encourage sustainable economic development to

improve the quality of life and the environment to the

benefit of the Company itself, the local community,

and the general public. Executing Social and

Environmental Responsibilities can help the Company

to build a relationship that is harmonious, balanced, and

compatible with the local community’s environment,

values, norms, and culture.

As one of the SOEs, the Company carries out Social and

Environmental Responsibilities in the form of Program

Kemitraan dan Bina Lingkungan (Partnership and

Community Development Programs), or abbreviated as

PKBL.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)98Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 99: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

99

VISI DAN MISI PKBL

VISI

Menjadi penyelenggara PKBL yang mampu mendorong

pertumbuhan usaha kecil menjadi usaha tangguh dan

mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan

masyarakat.

MISI

a. Meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi

tangguh dan mandiri.

b. Menciptakan sinergi pengembangan usaha melalui

pembentukan cluster.

c. Meningkatkan kualitas lingkungan sosial masyarakat

di sekitar wilayah kerja Perseroan.

STRUKTUR ORGANISASI PKBL

Organisasi pengelolaan dana Kemitraan dan Bina

Lingkungan yang dilaksanakan telah ditetapkan dalam

Surat Keputusan Direksi PT Angkasa Pura I (Persero)

Nomor : KEP.146/OM.01.01/2012 tanggal 18 Desember

2012, yang telah diperbaharui dengan Keputusan

Direksi PT Angkasa Pura I (Persero) Nomor : KEP.59/

OM.01.01/2013 tanggal 19 Juni 2013.

Berdasarkan Keputusan Direksi tersebut, organisasi

pengelola dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

(PKBL) berubah dari unit PKBL menjadi unit Corporate

Social Responsibility (CSR) dan berada dibawah

President Director dimana dalam melaksanakan

tugasnya bertanggung jawab kepada President Director.

Dan sesuai Surat Keputusan Direksi PT. Angkasa Pura

I (Persero) Nomor : KEP.82/OM.02.01/2014 Tanggal 11

Juli 2016. Berdasarkan keputusan Direksi tersebut, unit

Corporate Social Responsibility (CSR) berada di bawah

Direktur Utama. Dalam melaksanakan tugasnya unit

CSR bertanggung jawab kepada Direktur Utama dan

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sebagai

supervisinya.

Untuk pelaksanaan dan pengelolaan dana Program

Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di Kantor Pusat

berada dibawah tanggung jawab Head Of Corporate

Social Responsibility dan dalam pelaksanaannya

VISION AND MISSIONS OF THE PARTNERSHIP AND COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAMS

VISION

To be an organizer of Partnership and Community

Development Programs that is capable of encouraging

the growth of small-scale enterprises into tough and

self-supporting ones and improving public welfare.

MISSIONS

a. To improve the ability of small-scale enterprises so

as to transform into tough and self-supporting ones;

b. To formulate business development strategies

through establishment of clusters;

c. To improve quality of the social environment of the

community around the Company’s work area.

ORGANIZATIONAL STRUCTURE OF THE PARTNERSHIP AND COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAMS

The organization for the management of funds of the

Partnership and Community Development carried out

has been set out in the Decision of the Board of Directors

of PT Angkasa Pura I (Persero) Number: KEP.146/

OM.01.01/2012 dated December 18, 2012, as amended

by the Decision of the Board of Directors of PT Angkasa

Pura I (Persero ) Number: KEP.59/OM.01.01/2013 dated

June 19, 2013.

According to the Decision of the Board of Directors,

the organization in charge of the management of funds

for the Partnership and Community Development

Programs underwent changes from the Partnership

and Community Development Programs unit to the

Corporate Social Responsibility (CSR) unit and falls

under jurisdiction of the President Director where in the

execution of its duties, it is responsible to the President

Director, and according to the Decision of the Board

of Directors of PT Angkasa Pura I (Persero) Number:

KEP.82/OM.02.01/2014 Dated July 11, 2016. Based on

those decisions of the Board of Directors, the position

of the Corporate Social Responsibility (CSR) unit is

under the President Director. In performing its duties,

the CSR unit is responsible to the President Director and

the Director of Commerce and Business Development as

the supervisor.

It is the Head of Corporate Social Responsibility that

is responsible for the execution and management of

funds of the Partnership and Community Development

Programs at the Head Office that is directly assisted

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 992017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 100: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

100

dibantu langsung oleh Corporate Social Responsibility

Cooperation Department Head dan Corporate Social

Environment Department Head.

Untuk Kantor Cabang yang masuk kategori Bandara

besar, pengelolaan dana PKBL dilaksanakan oleh CSR

Section Head dibawah tangung jawab Sales Department

Head, sedangkan untuk Kantor Cabang lainnya

dilaksanakan oleh Sales and CSR Section Head dibawah

tanggung jawab Sales & Shared Services Department

Head.

by the Corporate Social Responsibility Cooperation

Department Head and the Corporate Social Environment

Department Head in the execution of those duties.

For Branch Offices falling into the category of major

airports, the management of funds of the Partnership

and Community Development Programs is carried out

by the CSR Section Head that is responsible to the Sales

Department Head, while for the other Branch Offices,

such a task is undertaken by the Sales and CSR Section

Head that is responsible to the Sales & Shared Services

Department Head.

Susunan Pengurus PKBL Angkasa Pura ILineup for the Management of the Partnership and Community Development Programs of Angkasa Pura I

Direktur UtamaPresident Director

Faik Fahmi

Head Of Corporate Social Responsibility

Mariyanto

Corporate Social Responsibility Cooperation Department Head

Yudhi Ahdiat Ridwan

Corporate Social Environment Department Head

Faik Fahmi

Direktur Pemasaran dan PelayananDirector of Marketing and Services

Devi Suradji

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)100Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 101: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

101

PROGRAM KEMITRAAN

Program Kemitraan adalah program pemberdayaan dan

peningkatan ekonomi masyarakat, melalui pemberian

pinjaman kemitraan untuk modal kerja dan investasi.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan

usaha kecil yang dijalankan oleh masyarakat, sehingga

menjadi pengusaha yang tangguh dan mandiri. Setiap

usaha kecil yang mengikuti Program Kemitraan ini

diharapkan dapat berkembang dan menyerap tenaga

kerja dari masyarakat lokal sehingga masyarakat

disekitarnya mendapatkan penghasilan yang

cukup. Dengan demikian akan menggerakkan roda

perekonomian di masyarakat sehingga masyarakat

yang tidak dapat bekerja di lingkungan bandar udara,

tetap merasakan manfaat kehadiran bandar udara

- bandar udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I

(Persero)

Program Kemitraan yang diberikan PT Angkasa

Pura I (Persero) bersifat non komersial. Mekanisme

penyalurannya dilakukan berdasarkan evaluasi atas

persyaratan dan angsuran yang disesuaikan dengan

kemampuan usaha, serta kebutuhan pembinaan yang

diperlukan oleh para usaha kecil.

Secara umum, realisasi penyaluran dana Program

Kemitraan periode 2017 dinilai cukup efektif dan

sampai pada sasaran. Besaran dana Program Kemitraan

yang disalurkan selama periode tersebut dan RKA 2017

sebagai berikut :

PARTNERSHIP PROGRAM

The Partnership Program refers to a program intended

to empower the community and improve their economy

especially through disbursement of partnership loans

to start business and make investment. This program

aims to improve the abilities of small-scale enterprises

run by the community to help them transform into

tough and self-supporting business persons. Every

small-scale enterprise joining this Partnership Program

is expected to grow and provide employment for the

local community thus the surrounding community can

make a good living. This will eventually stabilize the

economy of the community, making those who cannot

work at airports remain able to gain some benefits from

the existence of the airports managed by PT Angkasa

Pura I (Persero).

The Partnership Program organized by PT Angkasa Pura

I (Persero) is non-commercial in nature. The distribution

of such a program is undertaken based on results of

the evaluation on the requirements and installments

adjusted to abilities of the businesses and the type of

training required by small businesses.

In general, realization of the distribution of funds

allocated to the Partnership Program Year 2017 is

considered effective and hits the target. The amount

of funds allocated to organize the Partnership Program

that have been disbursed throughout the period and

the Work Plan and Budget Year 2017 is listed below:

Besaran Dana Program Kemitraan Tahun 2017The Total Funds Allocated to Organize the Partnership Program in 2017

PT Angkasa Pura I (Persero) telah menyalurkan

pinjaman kemitraan sejak tahun 1992 yang pada waktu

itu dikenal dengan Dana Pegel (Pengusaha Golongan

Ekonomi Lemah), sampai dengan 31 Desember 2017

total pinjaman kemitraan yang telah direalisasikan

adalah sebesar Rp 363.403.749.655 kepada 13.264

mitra binaan dan total penyaluran hibah sebesar Rp.

47.840.426.680.

Selama periode 2017 PT Angkasa Pura I (Persero)

merealisasikan pinjaman kemitraan kepada

PT Angkasa Pura I (Persero) has disbursed partnership

loans since 1992, where such loans were formerly

referred to as Dana Pegel, i.e. funds disbursed to

those with weak economy, and until December 31,

2017, the total partnership loan realized amounted

to Rp363,403,749,655 disbursed to a total of 13,264

assisted partners, while the total grants disbursed

amounted to Rp47,840,426,680.

Throughout 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) realized

disbursement of partnership loans to a total of 560

No TahunYear

Dana TersediaFunds Available

Dana DisalurkanFunds Disbursed

Efektifitas PenyaluranEffectiveness of Disbursement

1 2 3 4 5

2 2017 30.338.041.054 29.650.269.871 97,73%

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1012017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 102: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

102

560 mitra binaan dengan nilai pinjaman sebesar

Rp 26.887.000.000 untuk 8 sektor usaha yang

telah ditentukan oleh Kementerian BUMN dan untuk

penyaluran hibah pembinaan selama tahun 2017

adalah sebesar Rp 2.763.269.871.

Jumlah Penyaluran Pinjaman Kemitraan Tahun 2017The Total Disbursement of Partnership Loans in 2017

Jumlah Penyaluran Hibah Pembinaan Sampai Dengan Tahun 2017The Total Disbursement of Development Grants Until 2017

Usaha Kecil yang menerima dana Program Kemitraan

selanjutnya disebut Mitra Binaan yang dikelompokkan

dalam 8 (delapan) sektor usaha, yaitu Industri,

Perdagangan, Pertanian, Peternakan, Perkebunan,

Perikanan, Jasa dan sektor Lainnya. Jumlah mitra

binaan yang mendapat dana pinjaman dari program

kemitraan sampai dengan 31 Desember 2017 adalah

13.264 mitra binaan yang tersebar di wilayah kerja PT

Angkasa Pura I (Persero). Penyaluran dana pinjaman

tersebut mencakup sektor usaha antara lain:

Small-scale enterprises receiving funds from the

Partnership Program are referred to as Assisted

Partners, which are later classified into 8 (eight)

business sectors, namely Industry, Trade, Agriculture,

Animal Husbandry, Plantation, Fishery, Services, and

Other Sectors. The number of assisted partners receiving

loans from the partnership program until December 31,

2017 is 13,264 partners that scatters across the work

area of PT Angkasa Pura I (Persero). The disbursement

of those loans includes business sectors such as:

Penyaluran Pinjaman Kemitraan berdasarkan Sektor Usaha Sampai Dengan 2017The Disbursement of Partnership Loans by Business Sector Until 2017

No.

Sektor Usaha Mitra Binaan

Business Sector of Assisted Partners

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2016

Realized Accumulation until 2016

Realisasi tahun 2016Realization in 2016

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2017

Realized Accumulation until 2017

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

1 2 3 4 5 6 7= (3+5) 8= (4+6)

1.Industri/Industry

3.061 83.884.761 163 7.537.500 3.224 91.422.261

No TahunYear

PenyaluranDisbursement

Akumulasi PenyaluranDisbursement Accumulation

Jumlah MitraNumber of Partners

Nilai Pinjaman (Rp)Amount of Loans

Jumlah MitraNumber of Partners

Nilai (Rp)Amount

1 2 3 4 3 4

1 s.d 2016/Until 2016 12.704 336.516.749.655 12.704 336.516.749.655

2 2017 560 26.887.000.000 13.264 363.403.749.655

No TahunYear Nilai Hibah (Rp)

Amount of GrantsNilai (Rp)Amount

1 2 4 4

1 s.d 2016/Until 2016 45.077.156.809 45.077.156.809

2 2017 2.763.269.871 47.840.426.680

assisted partners amounting to Rp26,887,000,000 for

8 business sectors determined by the Ministry of SOEs,

while the development grants disbursed throughout

2017 amounted to Rp2,763,269,871.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)102Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 103: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

103

No.

Sektor Usaha Mitra Binaan

Business Sector of Assisted Partners

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2016

Realized Accumulation until 2016

Realisasi tahun 2016Realization in 2016

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2017

Realized Accumulation until 2017

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

Jumlah Mitra

Number of Partners

Nilai Pinjaman (Rp.000)

Total Loans(Rp000)

2.PerdaganganTrade

6.115 151.144.195 260 12.912.500 6.375 164.056.695

3.PertanianAgriculture

139 13.140.866 8 430.000 147 13.570.866

4.PeternakanAnimal Husbandry

310 6.453.342 21 1.125.000

331 7.578.342

5.PerkebunanPlantation

57 1.488.250 7 230.000 64 1.718.250

6.PerikananFishery

128 3.128.500 2 115.000 130 3.243.500

7.JasaServices

2.721 73.388.833 98 4.487.000 2.819 77.875.833

8.LainnyaOthers

173 3.888.000 1 50.000 174 3.938.000

JumlahTotal

12.704 336.516.747 560 26.887.000 13.264 363.403.747

Berdasarkan penyebaran mitra binaan per wilayah,

dana pinjaman yang disalurkan sampai dengan 31

Desember 2017 adalah sebagai berikut:

Based on the distribution of assisted partners by region,

the total loans disbursed until December 31, 2017 are

listed below:

Penyaluran Pinjaman Kemitraan berdasarkan Wilayah Sampai Dengan 2017The Disbursement of Partnership Loans by Region Until 2017

No.

Propinsi/WilayahBusiness Sector of Assisted Partners

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2016

Realized Accumulation until 2016

Realisasi Tahun 2017

Realization in 2017

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

Realisasi Akumulasi s.d

2017Realized

Accumulation until 2017

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

RKA 2016Work

Plan and Budget

Year 2016

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000) Jml Mitra

Number of

Partners

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

Jml MitraNumber of Partners

Jml MitraNumber of Partners

Jml Mitra

Number of

Partners

1 2 3 4 5 6 7 =(3+5) 8 = (4+6) 9 10

1

DKI JakartaThe Special Capital Region of Jakarta

417 23.443.000 - - 417 23.443.000 7 350.000

2 Bali 1563 40.810.750 69 3.700.000 1.632 44.510.750 52 3.200.000

3 Jawa TimurEast Java 1321 41.095.346 61 3.985.000 1.382 45.080.346 58 3.425.000

4

Sulawesi Selatan South Sulawesi

1335 33.546.250 61 2.120.000 1.396 35.666.250 111 2.960.000

5

Kalimantan TimurEast Kalimantan

938 30.351.500 48 2.795.000 986 33.146.500 60 3.125.000

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1032017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 104: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

104

No.

Propinsi/WilayahBusiness Sector of Assisted Partners

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2016

Realized Accumulation until 2016

Realisasi Tahun 2017

Realization in 2017

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

Realisasi Akumulasi s.d

2017Realized

Accumulation until 2017

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

RKA 2016Work

Plan and Budget

Year 2016

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000) Jml Mitra

Number of

Partners

Nilai Pinjaman

(Rp.) Total Loans

(Rp000)

Jml MitraNumber of Partners

Jml MitraNumber of Partners

Jml Mitra

Number of

Partners

6 Papua 558 8.521.500 7 400.000 565 8.921.500 16 390.000

7

Sulawesi UtaraNorth Sulawesi

793 19.070.750 17 1.305.000 810 20.375.750 50 1.975.000

8 Yogyakarta 1001 34.314.950 58 3.170.000 1.059 37.484.950 79 2.950.000

9

Jawa Tengah (Solo)Central Java (Solo)

678 18.097.250 44 1.915.000 722 20.012.250 35 1.970.000

10

Kalimantan SelatanSouth Kalimantan

1164 23.822.750 54 2.222.500 1.218 26.045.250 91 2.185.000

11

Jawa Tengah (Semarang)Central Java (Semarang)

766 20.143.512 33 1.660.000 799 21.803.512 28 1.400.000

12

Nusa Tenggara BaratWest Nusa Tenggara

1111 25.283.250 63 2.275.000 1.174 27.558.250 71 2.080.000

13 Maluku 179 2.816.000 19 364.500 198 3.180.500 12 200.000

14

Nusa Tenggara TimurEast Nusa Tenggara

880 15.199.942 26 975.000 906 16.174.942 34 1.160.000

Total ###### 336.516.750 560 26.887.000 13.264 363.403.750 704 27.370.000

PROGRAM BINA LINGKUNGAN

Komitmen Perseroan dalam meningkatkan kualitas

lingkungan sosial masyarakat terkait pelaksanaan

tanggung jawab sosial adalah dengan pelaksanaan

Program Bina Lingkungan, yakni program pemberdayaan

kondisi sosial masyarakat dan peningkatan kualitas

hidup. Pelaksanaan program ini meliputi pemberian

bantuan yang terdiri atas beberapa sektor yaitu:

a. Bantuan korban bencana alam;

b. Bantuan pendidikan dan/atau pelatihan;

c. Bantuan peningkatan kesehatan masyarakat;

d. Bantuan pengembangan prasarana dan sarana

umum;

e. Bantuan sarana ibadah;

f. Pelestarian alam;

g. Bantuan sosial.

COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAMThe Company’s commitment to improve the quality of

the social environment of the community in connection

with execution of its corporate social responsibilities is

met by organizing a Community Development Program,

i.e. a program intended to empower the social condition

of the community and improve their quality of life. The

implementation of this program includes providing

relief/ assistance consisting of several sectors, namely:

a. Natural disaster relief;

b. Assistance in the form of education and/ or training;

c. Assistance to improve public health;

d. Assistance to build public infrastructures and

facilities;

e. Assistance in the form of worship facilities;

f. Nature conservation; and

g. Social assistance grants.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)104Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 105: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

105

Pelaksanaan Program Bina Lingkungan telah

dilaksanakan oleh Perseroan sejak tahun 2000. Kegiatan

yang dilaksanakan dalam kurun waktu tersebut

mencakup kegiatan-kegiatan yang dapat dikategorikan

dalam program strategis dan program responsif.

• Bantuan Korban Bencana Alam

Selama tahun 2017, berbagai bencana terjadi di

Indonesia. Sebagai bentuk kepedulain kepada

sesame, PT Angkasa Pura I (Persero) memberikan

bantuan tanggap darurat untuk korban bencana,

seperti kebakaran, banjir, gunung meletus, tanah

longsor, dan sebagainya. Total bantuan untuk

korban bencana alam yang telah disalurkan sampai

dengan akhir tahun 2017 adalah sebesar Rp.

6.507.289.102.

Sementara itu, untuk periode 2017, Perusahaan

telah menyalurkan bantuan untuk bencana alam

sebesar Rp 364.299.606. Bantuan tersebut

disalurkan untuk:

a. Korban Tanah Longsor di Buleleng Bali;

b. Korban banjir di Jabon Sidoarjo;

c. Korban letusan Gunung Sinabung Sumatera

Utara;

d. Korban letusan Gunung Agung di Bali;

e. Korban angin puting beliung di Desa Tambakrejo

Sidoarjo.

• Bantuan Bidang Pendidikan

Kualitas dan pemerataan pendidikan masih menjadi

pekerjaan besar bagi Indonesia. Tingkat partisipasi

pendidikan di Indonesia memang meningkat tajam,

akan tetapi kualitas pendidikan yang diterima setiap

anak belum setara. Untuk itu, penyediaan kualitas

pendidikan layak menjadi prioritas. Menurut

The United Nations Educational, Scientific and

Cultural Organization (UNESCO), saat peluncuran

Global Education Monitoring (GEM) Report 2016,

kesenjangan kualitas pendidikan memang masih

menjadi kendala di banyak negara, termasuk

Indonesia.

Menyadari pentingnya pendidikan yang berkualitas

untuk seluruh anak bangsa, PT Angkasa Pura I

(Persero) sejak lama memberikan perhatian lebih

di bidang pendidikan. Tak hanya itu, Perseroan

juga memberikan fasilitas pendidikan dan pelatihan

bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan,

ketrampilan dan wawasan sehingga dapat langsung

diimplementasikan untuk menjadi wirausaha baru.

The Community Development Program has been carried

out by the Company since 2000. Activities undertaken

thus far include those that fall into the category of

strategic programs and responsive programs.

• Natural Disaster Relief

Throughout 2017, there were various disasters that

occurred all over Indonesia. To show its concern

for others, PT Angkasa Pura I (Persero) provides

emergency aid for victims of disasters such as fire,

flood, volcano eruptions, landslides, and so on. The

total relief distributed to natural disaster victims

until the end of 2017 amounted to Rp6,507,289,102.

Meanwhile, for the period of 2017, the Company

has distributed natural disaster relief amounting to

Rp364,299,606. This relief was distributed to:

a. Landslide victims in Buleleng Bali;

b. Flood victims in Jabon Sidoarjo;

c. Victims of the eruptions of Mount Sinabung in

North Sumatera;

d. Victims of the eruptions of Mount Agung in Bali;

and

e. Victims of tornados in Tambakrejo Village,

Sidoarjo.

• Assistance in the Sector of Education

In Indonesia, the quality and equal distribution

of education remain an issue that need to be

addressed. Despite a significantly increased

level of participation in education, the quality of

education received by every child in Indonesia

is not equal. To that end, procurement of quality

education should take priority. According to

United Nations Organization for Education, Science

and Culture (UNESCO) at the launch of the Global

Education Monitoring (GEM) Report 2016, the gap

in educational quality remains a constraint in many

countries, including Indonesia.

Recognizing the importance of quality education

for all children all over the nation, PT Angkasa Pura

I (Persero) has long been giving more attention to

the sector of education. Moreover, the Company

also provides educational and training facilities for

the community to improve knowledge, skills, and

insights which they can implement directly thus

making them new entrepreneurs.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1052017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 106: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

106

Sampai akhir tahun 2017, PT Angkasa Pura

I (Persero) telah menyalurkan dana untuk

bantuan bidang pendidikan dan pelatihan

sebesar Rp. 37.057.757.983. Sedangkan

untuk periode 2017 bantuan pada sektor

pendidikan yang telah diberikan sebesar

Rp 6.002.989.375. Penyaluran bantuan program

bina lingkungan di bidang pendidikan pada periode

2017 antara lain:

a. Bantuan beasiswa untuk siswa siswi yang

bersekolah di sekitar wilayah kerja bandara

yang telah dilaksanakan di berbagai Kantor

Cabang;

b. Bantuan mebeler bagi ruang kelas di 1 SMA, 3

SMP dan 2 SD disekitar wilayah kerja Kantor

Cabang MDC ;

c. Bantuan pengadaan komputer bagi sekolah-

sekolah yang berada di sekitar wilayah kerja

kantor cabang JOG, MDC, BIK, SUB, BDJ, SRG

dan UPG;

d. Bantuan pembangunan dan renovasi ruang

kelas, baik di sekolah-sekolah maupun

universitas di sekitar wilayah kerja PT Angkasa

Pura I (Persero) ;

e. Pelatihan peningkatan keterampilan bagi warga

yang kurang mampu, seperti pelatihan teknisi

sepeda motor, pelatihan pramuwisata, pelatihan

wrapping ikan, dan pelatihan keterampilan

dan kewirausahan. Kegiatan tersebut telah

dilaksanakan oleh Kantor Cabang KOE, SUB, SRG

dan MDC;

f. Dan bantuan partisipatif pada sektor pendidikan

lainnya.

• Bantuan Bidang Kesehatan

Selain pendidikan, bidang kesehatan juga

merupakan masalah yang menuntut perhatian besar

di Indonesia. Menurut Gerakan Pencerah Nusantara,

yang digagas oleh Kantor Utusan Khusus Presiden

RI untuk Millennium Development Goals (KUKP-RI

MDGs), problem kesehatan di Indonesia sangat

beragam. Antara lain, problem kapasitas, kurangnya

kompetensi tenaga medis, standar pelayanan yang

rendah, kesadaran masyarakat untuk aktif terlibat

dalam membangun Indonesia yang sehat masih

lemah, dan sebagainya.

Menghadapi problem itu, PT Angkasa Pura

I (Persero) terus meningkatkan kepedulian

untuk menuju Indonesia yang sehat. Bentuk

kepeduliannya, antara lain, sejak tahun 2012,

Perseoran mencanangkan Program Pelayanan

Kesehatan Keliling dengan motto “Ibu dan Anak

Until the end of 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

has disbursed a total of Rp37,057,757,983 to

provide assistance in the sectors of education and

training. As for the period of 2017, the amount

of assistance disbursed to the education sector

amounted to Rp6,002,989,375. Distribution of

the assistance from the community development

program to the education sector in 2017 among

others includes:

a. Awarding scholarships for students enrolled in the

school nearby airport working areas, which has

been implemented in various branch offices;

b. Assistance in the form of furniture distributed to

classrooms in 1 senior high school, 3 junior high

schools, and 2 elementary schools nearby the

working area of the MDC branch office;

c. Assistance in the form of procurement of computers

for schools nearby the working areas of JOG, MDC,

BIK, SUB, BDJ, SRG and UPG branch offices;

d. Assistance in the form of classroom building and

renovation in schools and universities nearby the

working area of PT Angkasa Pura I (Persero);

e. Training to improve skills of disadvantaged

residents, such as training in how to be motorcycle

technicians and guides, training in fish wrapping,

and skills and entrepreneurial training. These

activities have been carried out by KOE, SUB, SRG

and MDC branch offices; and

f. Other participatory assistance in the education

sector.

• Assistance in the Sector of Health

In addition to education, health issues also require

special attention. According to the movement called

Gerakan Pencerah Nusantara, initiated by the Office

of Special Envoys of the President of the Republic

of Indonesia for the Millennium Development Goals,

there are a great number of various health issues

found in Indonesia. These include capacity-related

issues, incompetent medical personnel, poor service

standards, low public awareness to actively engage

in building a healthy Indonesia, and so on.

Dealing with such problems, PT Angkasa Pura I

(Persero) continues to raise awareness towards

a healthy Indonesia. To show its concern, the

Company has launched the Mobile Healthcare

Program under the tag line of “Healthy Mother and

Children, Strong Nation” since 2002, among other

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)106Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 107: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

107

Sehat, Bangsa Kuat”. Program Pelayanan Kesehatan

ini memberikan bantuan kendaraan yang dilengkapi

dengan fasilitas pelayanan kesehatan yang fokus

terhadap kesehatan ibu dan balita.

Program ini dilaksanakan untuk membantu

meningkatkan kesehatan Ibu hamil dan menyusui,

juga bagi anak-anak (bayi dan balita). Selain

program Pelayanan Kesehatan Keliling, PT Angkasa

Pura I (Persero) juga memberikan bantuan dalam

bentuk lain, yang masih dalam lingkup sektor

kesehatan.

Sampai akhir tahun 2017, PT Angkasa Pura I

(Persero) telah menyalurkan dana untuk sektor

kesehatan sebesar Rp. 21.766.253.413. Untuk

periode tahun 2017, bantuan yang telah disalurkan

untuk sektor ini tercatat sebesar Rp. 3.666.537.573.

Bantuan yang disalurkan, antara lain, berupa:

a. Pelayanan Kesehatan keliling selama periode

2017 telah dilaksanakan di 10 Kantor Cabang.

Pelayanan yang diberikan dalam program ini,

antara lain, penyuluhan untuk balita dan ibu

hamil, pengobatan gratis bagi warga disekitar

Bandara, pemberian makanan tambahan dan

juga vitamin bagi para pasien yang datang dalam

program ini, dan pelatihan kader posyandu;

b. Bantuan berupa khitanan massal bagi warga

kurang mampu di sekitar wilayah kerja

PT Angkasa Pura I (Persero);

c. Operasi katarak bekerjasama dengan Rumah

Sakit setempat;

d. Bantuan perlengkapan kesehatan di Posyandu

dan Puskesmas sekitar wilayah kerja;

e. Bantuan untuk pembangunan dan renovasi

sarana kesehatan di sekitar wilayah kerja.

• Bantuan Pengembangan Sarana dan Prasarana

Umum

Keterbatasan sarana dan prasarana umum di

Tanah Air juga menjadi perhatian PT Angkasa Pura

I (Persero). Sebab itu, Perseroan memasukkan

sejumlah kegiatan di sektor ini ke dalam Program

Bina Lingkungan. Program dilaksanakan guna

mendukung program Kementerian BUMN dalam

membangun desa.

Sampai dengan tahun 2017, bantuan untuk sektor

ini adalah sebesar Rp. 34.946.661.894. Untuk

periode 2017, bantuan yang telah disalurkan adalah

sebesar Rp. 4.293.771.483. Bantuan program bina

things. The assistance provided by this Healthcare

Program is given in the form of vehicles equipped

with healthcare facilities with focus on the health of

mothers and under-fives.

This program is organized with a view to helping

improve the health of pregnant and lactating

mothers, and children (including infants and under-

fives). Besides the Mobile Healthcare Program,

PT Angkasa Pura I (Persero) also provides other

assistance that remains related to health.

Until the end of 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

has disbursed a total of Rp21.766.253.413 for the

health sector. As for the period of 2017, the amount

of assistance disbursed for this sector reached

Rp3,666,537,573. The assistance given includes:

a. The program Mobile Healthcare throughout

2017, which was carried out in 10 branch offices.

The services provided in this program include

counseling services for infants and pregnant

women, free treatment for residents around the

airport, distribution of supplementary food and

vitamins to patients joining the program, and

training for Integrated Service Post cadres;

b. Assistance in the form of mass circumcision for

the disadvantaged around the work area of PT

Angkasa Pura I (Persero);

c. Cataract surgery held in conjunction with local

hospitals;

d. Assistance in the form of health equipment

distributed to Integrated Service Posts and

Public Health Centers around the working area;

and

e. Assistance to build and renovate health facilities

around the work area.

• Assistance to Build Public Infrastructure and

Facilities

The issue of lack of public facilities and

infrastructures at home also concerns PT

Angkasa Pura I (Persero). Therefore, the Company

incorporates a number of activities related to this

sector into its Community Development Program.

The program is organized with a view to supporting

the programs held the Ministry of SOEs that aim to

facilitate rural development.

Until the end of 2017, assistance amounting to

Rp34,946,661,894 has been disbursed to this

sector. As for the period of 2017, the amount of

assistance disbursed amounted to Rp4,293,771,483.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1072017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 108: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

108

lingkungan bidang pengembangan sarana dan

prasarana umum selama periode 2016 antara lain

berupa:

a. Bantuan Plengsengan Saluran Air di Jalan

Semarang Sidoarjo;

b. Bantuan balai Banjar Binoh Kaja Bali;

c. Bantuan toilet/MCK/Kamar Bilas di Pantai

Manggar Balikpapan, pantai Water Basis Biak

dan Pantai Lubang Buaya dan Pantai Liliboy

Ambon;

d. Bantuan Center Point dan Perbaikan Akses Jalan

ke kawasan Rammang-Rammang Makassar;

e. Bantuan pembangunan sarana penunjang yang

meliputi gapura, kamar mandi umum, mushola

dan taman calon desa binaan SRG desa Kandri;

f. Bantuan untuk sarana umum lainnya.

• Bantuan Sarana Ibadah

Dalam rangka meningkatkan spiritual

masyarakat, salah satu upaya yang telah

dilakukan PT Angkasa Pura I (Persero) adalah

dengan membantu pembangunan sarana ibadah

dan memperbaiki sarana ibadah yang telah

ada. Sampai dengan 2017 Perseroan telah

memberikan bantuan sarana peribadatan sebesar

Rp. 31.887.537.890. Untuk periode 2017, dana yang

telah disalurkan untuk sektor ini adalah sebesar Rp.

5.185.825.427. Bantuan diberikan untuk berbagai

bentuk perbaikan dan pembangunan sarana ibadah

di seluruh wilayah kerja PT Angkasa Pura I (Persero),

antara lain, berupa :

a. Bantuan pembangunan dan renovasi sarana

ibadah;

b. Bantuan pengadaan perlengkapan untuk

menunjang ibadah;

c. Bantuan partisipatif lainnya.

• Bantuan Sosial

Untuk membantu meringankan beban

masyarakat di sekitar wilayah usaha, PT

Angkasa Pura I (Persero) sampai dengan tahun

2017 telah memberikan bantuan social senilai

Rp. 15.517.773.875. Selama 2017, dana bantuan

dalam bidang sosial pengentasan kemiskinan adalah

sebesar Rp. 8.687.873.804, antara lain, berupa:

a. Bantuan bagi 51 veteran di Maluku , Kendari

dan Makassar dan kegiatan Siswa Mengenal

Nusantara sebagai tindak lanjut kegiatan

“BUMN Hadir untuk Negeri” tahun 2017 ,

The assistance provided by the Community

Development Program relating to development

of public facilities and infrastructures during the

period of 2016 includes:

a. Assistance in the form of taluds along the

drainage channel along Semarang-Sidoarjo

Road;

b. Assistance in the form of the Village Meeting

Hall of Binoh Kaja in Bali;

c. Assistance in the form of restrooms/ public

bathing, washing, and toilet facilities/ shower

rooms in Manggar Beach of Balikpapan, Water

Basis Beach of Biak, Lubang Buaya Beach, and

Liliboy Beach of Ambon;

d. Assistance in the form of center points and

repair to the access road to the Rammang-

Rammang area of Makassar;

e. Assistance to build supporting facilities,

including gates, public bathrooms, prayer

rooms, and parks in SRG’s prospective assisted

village, i.e. Kandri village; and

f. Assistance in the form of other public facilities.

• Assistance in the Form of Worship Facilities

To enhance spirituality among the public, PT

Angkasa Pura I (Persero) has taken a number of

measures and one of which is by assisting in the

construction of places of worship and making

repair the places of worship that already exist.

Until 2017, the Company has disbursed a total

of Rp31,887,537,890 for places of worship.

As for the period of 2017, funds disbursed for

this sector amounted to Rp5,185,825,427. The

assistance provided included various repairs to and

construction of places of worship across the work

area of PT Angkasa Pura I (Persero), including:

a. Assistance in the forms of construction and

renovation of places of worship;

b. Assistance in the form of procurement of

worship paraphernalia; and

c. Other participatory assistance.

• Social Assistance Grants

To help the community around its business area,

PT Angkasa Pura I (Persero) has provided social

assistance grants amounting to Rp15,517,773,875

until 2017. Throughout 2017, poverty alleviation

funds amounting to Rp8,687,873,804 have been

disbursed, which among others were given in the

forms of:

a. Assistance for 51 veterans in Maluku, Kendari,

and Makassar, and the program called “Siswa

Mengenal Nusantara” (Students Get to Know the

Indonesian Nation) as measures to follow up on

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)108Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 109: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

109

b. Elektrifikasi Desa Sama Bahari di Wakatobi,

6 Desa di Yogyakarta yang masih kesulitan

mendapat akses listrik;

c. Bantuan perbaikan dan pemasangan pipa air

bersih di wilayah Bulukumba;

d. Bantuan sembako gratis untuk menyambut Hari

Raya Idul Fitri 1438 H dan menyambut hari raya

Natal tahun 2017.

e. Santunan kepada 1000 anak yatim piatu dan

santunan kepada panti asuhan di Manado.

• Program Bidang Pelestarian Alam

Di samping mendukung Program Pemerintah

di bidang pelestarian alam, PT Angkasa Pura I

(Persero) juga berkomitmen menjadikan lingkungan

sekitar bandara menjadi lebih hijau sejalan dengan

misi Perseroan dalam mengembangkan bandara

yang ramah lingkungan. Selain penghijauan di area

sekitar bandara dan di lingkungan masyarakat

sekitar wilayah usaha, Perusahaan juga berperan

aktif dalam pelestarian alam di daerah-daerah

penyangga lainnya, serta menjadi koordinator

BUMN Peduli Penghijauan untuk Wilayah Provinsi

Nusa Tenggara Timur.

Sampai dengan tahun 2017, Perseroan telah

berpartisipasi dalam bidang pelestarian alam

dengan nilai total mencapai Rp 5.445.695.209.

Untuk tahun 2017, dana yang telah disalurkan

untuk bidang ini adalah sebesar Rp. 528.820.000.

Kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain: 304-3

a. Penanaman mangrove kelompok Mekar Tani di

Semarang

b. Bantuan bibit tanaman kepada GAPOKTANHKM

di Lombok;

c. Transplantasi terumbu karang di pantai liang

Ambon;

d. Pembuatan taman binaan Paguyuban Warga

Jawa Tengah di Biak;

e. Dan bantuan untuk pelestarian alam lainnya.

Secara garis besar, penyaluran dana Bina Lingkungan

sampai dengan tahun 2017 adalah sebagai berikut:

the program “BUMN Hadir untuk Negeri” (SOEs

Are There for the Nation) in 2017;

b. Installation of electricity in Sama Bahari Village

in Wakatobi and 6 Villages in Yogyakarta that

remain encountering problems having access to

electricity;

c. Assistance to repair and install clean water

pipelines in Bulukumba;

d. Distribution of free nine essential commodities

to celebrate Eid Al-Fitr 1438 AH and Christmas

in 2017; and

e. Donations to 1,000 orphans and donations to

orphanages in Manado.

• Nature Conservation-Related Program

In addition to supporting the Government’s Nature

Conservation-Related Program, PT Angkasa

Pura I (Persero) is also committed to making the

environment around airports greener consistent with

the Company’s mission to develop environmentally

friendly airports. In addition to reforestation in the

area around the airports and the residential area

around the business area, the Company also actively

participate in nature conservation in other buffer

zones and serves as the coordinator of the program

“BUMN Peduli Penghijauan” (SOEs are concerned

about reforestation) in areas in the Province of East

Nusa Tenggara.

Until 2017, the Company has participated in

the nature conservation-related programs by

disbursing a total of Rp5,445,695,209. In 2017,

funds disbursed for such programs amounted to

Rp528,820,000. The following are some of the

programs that have been carried out: 304-3

a. Planting mangroves with the Mekar Tani group

in Semarang;

b. Distributing seedlings to the Association of

Farmer Groups and Community Forestry in

Lombok;

c. Carrying out transplantation of coral reefs in the

Liang Beach of Ambon;

d. Building the assisted park of the Association of

Central Java Residents in Biak; and

e. Providing other forms of nature conservation-

related assistance.

In general, the distribution of the Community

Development funds until 2017 is described below:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1092017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 110: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

110

Penyaluran Dana Bina Lingkungan Sampai Dengan Tahun 2017Distribution of Community Development Funds Until 2017

No. Jenis Bantuan Type of Assistance

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2016Accumulated

Realization Until 2016

Realisasi Tahun 2017

Realization in 2017

Realisasi Akumulasi s.d Tahun 2017Accumulated

Realization Until 2017

1 2 3 4 5 = (3+4)

1 Bencana Alam/Natural Disasters 6.142.989.496 364.299.606 6.507.289.102

2 Pendidikan & Pelatihan/Education & Training 31.294.653.808 6.002.989.375 37.297.643.183

3 Peningkatan Kesehatan/Health Promotion 18.099.715.840 3.666.537.573 21.766.253.413

4 Sarana Umum/Public Facilities 30.652.890.411 4.293.771.483 34.946.661.894

5 Sarana Ibadah/Places of Worship 26.701.712.463 5.185.825.427 31.887.537.890

6 Pelestarian Alam/Nature Conservation 4.916.875.209 528.820.000 5.445.695.209

7 Bantuan sosial/Social Assistance Grants 6.829.900.071 8.687.873.804 15.517.773.875

8 Hibah Pembinaan/Coaching Grants 2.338.069.183 2.338.069.183

9 BUMN Peduli/SOEs Care 10.428.992.558 - 10.428.992.558

Jumlah/Total 137.405.799.039 28.730.117.268 166.135.916.307

PROGRAM HIBAH PEMBINAAN

Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN nomor: PER-

09/MBU/07/2015 tanggal 3 Juli 2015 tentang Program

Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN

pemberian hibah pembinaan merupakan kegiatan

Program Bina Lingkungan, sehinga terhitung mulai

bulan Juli kegiatan hibah merupakan kegiatan Program

Bina Lingkungan.

1. Program Pelatihan dan Pemagangan Mitra Binaan

Untuk menjadikan usaha kecil menjadi tangguh dan

mandiri maka dilakukan pembinaan kepada mitra

binaan secara berkelanjutan dan berkesinambungan.

Pembinaan diberikan dalam bentuk hibah

pendidikan, pelatihan, pemagangan, pemasaran,

promosi dan hal lainnya yang menyangkut

peningkatan produktivitas mitra binaan. Program

pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada

mitra binaan dilaksanakan bekerjasama dengan

perguruan tinggi maupun lembaga lain yang

memiliki kompetensi dalam pengembangan ilmu

kewirausahaan dan motivasi berwirausaha.

Program pendidikan dan pelatihan serta

pemagangan bagi mitra binaan pada tahun 2017,

antara lain:

a. Pelatihan untuk para mitra binaan oleh Kantor

Cabang Bandara MDC, BPN, DPS, SRG, JOG, LOP,

BDJ, UPG, SUB, SOC dan BIK;

COACHING GRANT PROGRAM

Pursuant to the Regulation of the Minister of SOEs

Number: PER-09/MBU/07/2015 dated July 3, 2015

concerning the Partnership Program and the Community

Development Program of SOEs, providing coaching

grants is an activity of the Community Development

Program, thus starting from July, the activity of

awarding grants is part of the Community Development

Program.

1. Training and Apprenticeship Programs for Assisted

Partners

To transform small-scale enterprises into tough

and self-supporting ones, coaching is given to

assisted partners in a sustainable manner. Coaching

is provided in the form of educational, training,

apprenticeship, marketing and promotional grants,

and so on relating to enhancing productivity of

the assisted partners. The education and training

programs provided to the assisted partners are

conducted in conjunction with universities and

other institutions with competencies relevant to

development of the science of entrepreneurship

and entrepreneurial spirit.

The following are some of the education, training,

and apprenticeship programs for assisted partners

carries out in 2017:

a. Training for assisted partners organized by the

branch offices of airports MDC, BPN, DPS, SRG,

JOG, LOP, BDJ, UPG, SUB, SOC, and BIK; and

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)110Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 111: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

111

b. Pemagangan bagi mitra binaan telah

dilaksanakan oleh Kantor Cabang Bandara SRG,

JOG, SUB, DPS, LOP, BDJ, BPN, UPG dan AMQ.

Mitra binaan dari bandara tersebut diberi

kesempatan magang ke mitra binaan bandara

lainnya agar bisa saling tukar pengetahuan

antar mitra binaan yang memiliki jenis usaha

serupa.

Melalui kegiatan ini mitra binaan dapat saling

menukar pengalaman dalam menjalankan usahanya,

menumbuhkan ide-ide baru untuk dikembangkan

serta menambah pengetahuan yang pada akhirnya

akan meningkatkan usaha mereka.

2. Program Promosi

Bantuan pembinaan berupa promosi dan pemasaran

dilakukan dengan mengikutsertakan mitra binaan

dalam berbagai kegiatan pameran berskala regional

dan nasional. Selama tahun 2017 Kantor Cabang PT

Angkasa Pura I (Persero) telah diberi kesempatan

untuk mengikuti pameran, baik dalam pameran

lokal seperti Buleleng Expo, Jatim Fair, Jogja Ide

Craft, Palembang Expo, Kaltim Expo dan lain-lain.

Selain itu, juga pernah ikut dalam pameran nasional,

yakni Batam Inafact dan Indocraft 2017.

Selain pameran di dalam negeri, mitra binaan

pilihan seperti mitra binaan dari SRG dan JOG

mendapat kesempatan mengikuti pameran luar

negeri, yaitu Tong-Tong Fair di Belanda, sedangkan

mitra binaan pilihan dari Kantor Cabang BPN dan

MDC berkesempatan mengikuti pameran Dubai

Autumn Trade Fair di Dubai. Selain mengikuti

kegiatan pameran-pameran, PT Angkasa Pura I

(Persero) juga membantu promosi produk mitra

binaan dengan membuka ruang pamer (display

produk) di terminal bandara-bandara yang dikelola

PT Angkasa Pura I (Persero). Ruang pamer tersebut

dapat dimanfaatkan untuk kegiatan promosi

maupun eksebisi mitra binaan.

b. Apprenticeship for assisted partners has been

organized by the branch offices of airports SRG,

JOG, SUB, DPS, LOP, BDJ, BPN, UPG, and AMQ.

The assisted partners of those airports had a

chance to have apprenticeship by working for

the assisted partners of other airports thus

assisted partners running a similar type of

business could exchange knowledge between

one another.

Through this activity, assisted partners can share

experiences in running their business. Moreover,

it can foster new ideas to develop and gain new

insights that will ultimately improve their business.

2. Promotional Program

Coaching assistance in the forms of promotion and

marketing is done by involving assisted partners in

various local and national exhibitions. Throughout

2017, branch offices of PT Angkasa Pura I (Persero)

had a chance to participate in exhibitions, both local

ones such as Buleleng Expo, Jatim Fair, Jogja Ide

Craft, Palembang Expo, Kaltim Expo and so on; and

national ones, namely Batam Inafact and Indocraft

2017.

In addition to those various exhibitions held at home,

eligible assisted partners such as those from SRG

and JOG had a chance to participate in exhibitions

overseas, namely Tong Tong Fair in the Netherlands,

while eligible assisted partners from BPN and MDC

branch offices had an opportunity to participate in

the Dubai Autumn Trade Fair exhibition in Dubai. In

addition to participating in exhibitions, PT Angkasa

Pura I (Persero) also helped out the promotion of

products of its assisted partners by providing a

space to display their products at terminals of the

airports managed by PT Angkasa Pura I (Persero),

which could be used for promotional and exhibition

activities of those assisted partners.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1112017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 112: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

112

Penyaluran Hibah Pembinaan Mitra Binaan Sampai dengan Tahun 2017Distribution of the Coaching Grants for Assisted Partners Until 2017

No.Jenis PembinaanType of Coaching

Tahun 2017Year 2017

1 2 4

1 Pendidikan/Pelatihan/Education/ Training 868.685.184

2 Pemagangan/Apprenticeship 1.740.377.023

3 Promosi, Pameran & Pemasaran Lainnya/Promotion, Exhibition, & Marketing and So on 154.207.664

4 Penelitian dan Pengembangan/Research and Development -

Total 2.763.269.871

DESA BINAAN

Sampai akhir tahun 2017, PT Angkasa Pura I (Persero)

telah mengembangkan beberapa desa binaan, di

antaranya Desa Bobung di Yogyakarta, Desa Winetin,

Wusa, Kima Bajo dan Patokaan di Manado, Desa

Penujak, Tanak Awu, dan Ketara di Lombok, serta

Desa Baumata Utara di Kupang. Desa binaan yang

telah diresmikan oleh Kementerian BUMN adalah Desa

Bobung di DI Yogyakarta.

1. Dusun Bobung Kecamatan Patuk Kabupaten

Gunungkidul

Dusun Bobung termasuk ke dalam wilayah Desa

Putat, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul,

Yogyakarta. Saat ini, kawawsan tersebut

dikembangkan oleh pemerintah setempat menjadi

desa wisata karena memiliki potensi wisata yang

bisa dijual kepada wisatawan, baik domestik

maupun mancanegara.

Kekhasan yang dimiliki Dusun Bobung, yaitu hampir

semua warganya bermata pencaharian pokok

sebagai perajin topeng dan batik kayu, selain bertani

dan beternak hewan. Itu sebabnya, pada tahun

2001, Pemda Kab. Gunungkidul mencanangkan

dusun ini sebagai desa wisata kerajinan topeng dan

batik kayu.

Dusun Bobung dipilih oleh PT Angkasa Pura I

(Persero) Bandara Adisutjipto Yogyakarta sebagai

Dusun Binaan, dikarenakan sebagai tindak lanjut

pengembangan Program Cluster yang telah

digaungkan oleh Kementerian BUMN dua tahun

ASSISTED VILLAGES

Until the end of 2017, PT Angkasa Pura I (Persero) has

developed a number of assisted villages, including

Bobung Village in Yogyakarta; and Winetin Village,

Wusa Village, Kima Bajo Village, and Patokaan Village

in Manado; Penujak Village, Tanak Awu Village, and

Ketara Village in Lombok; and North Baumata Village in

Kupang. The assisted village that has been inaugurated

by the Ministry of SOEs is Bobung Village located in the

Special Region of Yogyakarta.

1. Bobung Hamlet, Patuk Sub-district, Gunungkidul

Regency

Bobung Hamlet is situated in Putat Village, Patuk

Sub-district, Gunungkidul Regency, Yogyakarta.

Currently, this region is being developed by the

local government into a tourist village because it

has tourism potential that can be sold to tourists,

both domestic and foreign ones.

The peculiarity of Bobung Hamlet is that almost all

its residents make a living by working as craftsmen

and craftswomen making wooden batik masks and

wooden batik crafts, in addition to farming and

animal breeding. This is why in 2001 the Local

Government of Gunungkidul Regency proclaimed

this village as a tourist village of wooden batik

masks and wooden batik crafts.

Bobung Village was chosen by PT Angkasa Pura I

(Persero)’s Adisutjipto Airport of Yogyakarta as an

assisted hamlet as follows-up to development of the

Cluster Program inaugurated by the Ministry of SOEs

the last two years, and the Village Development

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)112Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 113: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

113

terakhir ini, dan dikaitkan dengan Program

Membangun Desa yang dicanangkan Kementerian

BUMN pada tahun 2012.

Saat ini pengrajin batik kayu tidak hanya terpusat

di Dusun Bobung, tetapi juga berkembang di dusun

sekitarnya, meliputi dusun Batur dan Gumawang.

Dengan demikian, wilayah desa binaan saat ini

menjadi Desa Putat dan sekitarnya.

Pada awalnya, pengelola Bandara Adisutjipto masuk

ke Dusun Bobung melalui Program Kemitraan

untuk mengembangkan usaha pengrajin batik

kayu. Seiring dengan perkembangan, bantuan yang

diberikan tidak hanya di wilayah Dudun Bobung,

tapi juga dusun-dusun sekitarnya dalam bentuk

Pinjaman Kemitraan, baik untuk pengrajin batik

kayu maupun pengusaha lain, dan Bantuan Bina

Lingkungan.

Sampai dengan tahun 2017, terdapat 98 Mitra

Binaan dari Dusun Bobung dan sekitarnya yang

telah mendapat pinjaman dan bantuan pembinaan,

dimana 30 di antaranya merupakan mitra

binaan lanjutan. Sebagian besar dari mereka,

yaitu sebanyak 47 pengrajin, bergerak di bidang

industri, yaitu batik kayu. Namun, terdapat juga

beberapa mitra binaan yang berusaha di bidang

jasa, peternakan, perikanan dan perdagangan. Total

pinjaman kemitraan yang telah disalurkan mencapai

Rp3,56 miliar.

Program proclaimed by the Ministry of SOEs in

2012.

Currently, craftsmen and craftswomen making

wooden batik crafts are no longer concentrated in

Bobung Hamlet only, but they have also scattered

around the villages nearby, including Batur and

Gumawang Hamlets. This makes the area currently

assisted expand to cover Putat Village and its

surroundings.

Initially, the Management of Adisutjipto Airport

entered Bobung Hamlet through the Partnership

Program to develop the wooden batik craft business

run by craftsmen and craftswomen. However, later,

assistance is given not only to the area of Bobung

Hamlet, but also the surrounding hamlets in the

forms of Partnership Loans, that are distributed not

only to wooden batik craftsmen and craftswomen,

but also those running another type of business,

and Community Development Grants.

Until 2017, there were a total of 98 Assisted

Partners in Bobung Hamlet and the surrounding

area that have got loans and coaching assistance,

30 of whom are assisted partners. Most of them,

i.e. as many as 47 craftsmen and craftswomen,

are engaged in the industrial sector, namely

wooden batik crafts. Nevertheless, there are also

several assisted partners in the business of service

provision, animal husbandry, and trade. Total

partnership loans disbursed reached Rp3.56 billion.

Program Kemitraan untuk Pengrajin Batik Kayu Partnership Program for Craftsmen and Craftswomen of Wooden Batik Crafts

PENYALURAN PROGRAM KEMITRAAN/PARTNERSHIP PROGRAM DISTRIBUTION

DESA BINAAN PUTAT PATUK GUNUNG KIDUL/ASSISTED VILLAGE PUTAT PATUK OF GUNUNG KIDUL

NOSEKTORSECTOR

JUMLAHAMOUNT

MBAP

MB LANJUTANNEW AP

1 Sektor Industri/Industry Rp2.510.000.000 69 22

2 Sektor Jasa/Services Rp260.000.000 6 3

3 Sektor Perdagangan/Trade Rp650.000.000 17 4

4 Sektor Perikanan/Fishery Rp25.000.000 1 0

5 Sektor Peternakan/Animal Husbandry Rp110.000.000 5 1

Total Rp3.555.000.000 87 24

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1132017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 114: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

114

Adapun bantuan Bina Lingkungan yang diberikan

selama periode 2017 yaitu renovasi masjid Ash-

Shobar dan masjid Sulaiman. Sampai dengan tahun

2017 bantuan Bina Lingkungan yang telah diberikan

mencapai Rp.1,49 miliar.

Program Bina LingkunganCommunity Development Program

The Community Development Grants disbursed

throughout 2017 were used to renovate Ash-Shobar

Mosque and Sulaiman Mosque. Until 2017, the total

Community Development Grants disbursed reached

Rp1.49 billion.

PENYALURAN BINA LINGKUNGAN DESA BINAAN PT ANGKASA PURA I (PERSERO) YOGYAKARTA WILAYAH PUTAT PATUK GUNUNG KIDULDISTRIBUTION OF THE COMMUNITY DEVELOPMENT PROGRAM ASSISTED VILLAGES OF PT ANGKASA PURA I (PERSERO) IN YOGYAKARTA

AREAS OF PUTAT PATUK, GUNUNG KIDUL

No.TahunYear

Sektor/Sector

Jumlah/TotalPendidikanEducation Sarana Umum

Public Facility

Sarana IbadahPlace of Worship Kesehatan

Healthcare

Pelestarian Alam

Nature Conservation

1 2010 Jumlah/Total 260,000,000 260,000,000

Keterangan/Description

Pembangunan balai pertemuan, pembangunan kamar mandi dan toiletEstablishment of a meeting hall, bathrooms, and restrooms

2 2011 Jumlah/Total 75,000,000 75,000,000

Keterangan/Description

Perbaikan Jalan dan GapuraRepairs to roads and gates

3 2012 Jumlah/Total 25,000,000.00 230,978,000.00 255,978,000

Keterangan/Description

Perbaikan sarana ibadahRepairs to places of worship

Balai PengobatanHealth Center

4 2013 Jumlah/Total 20,000,000.00 33,945,500.00 106,920,000.00 160,865,500

Keterangan/Description

Pengadaan sarana belajar-mengajar PAUDProcurement of Learning and Instructional Facilities for Early-Childhood Education

Pengadaan Instalasi air bersihProcurement of clean water installation

Pemberian 16.200 bibit kayu pule dan sengonDistribution of 16,200 seedlings of pule and sengon timber

5 2014 Jumlah/Total 336,000,000 336,000,000

Keterangan/Description

Pembangunan Talud JalanEstablishment of road talud

6 2015 Jumlah/Total 50,598,000 50,598,000

Keterangan/Description

Pemberian bibit pule dan sengonDistribution of seedlings of pule and sengon timber

7 2016 Jumlah/Total 280,000,000.00 20,000,000.00 300,000,000

Keterangan/Description

Seperangkat Gamelan BobungA set of traditional musical instrument Gamelan Bobung

Perbaikan Mushola Miftahul JannahRepairs to prayer room Mushola Miftahul Jannah

8 2017 Jumlah/Total 50,300,000 50,300,000

Keterangan/Description

Renovasi Masjid Ash-Shobar dan Renovasi Masjid SulaimanRenovation of Ash-shobar Mosque and Sulaiman Mosque

TOTAL Rp300,000,000 Rp704,945,500 Rp95,300,000 Rp230,978,000 Rp157,518,000 1,488,741,500

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)114Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 115: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

115

2. Desa Binaan Penujak, Tanak Awu, dan Ketara

Desa Penujak, Tanak Awu, dan Ketara masuk dalam

wilayah Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok

Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Lokasi

ketiganya berdekatan dengan Bandara Internasional

Lombok Praya. Sebagian besar mata pencaharian

warga di ketiga desa adalah petani karena

sebagian besar wilayahnya masih merupakan lahan

pertanian. Selain petani, banyak juga warga yang

bermata pencaharian sebagai tenaga kerja luar

negeri, pedagang kelontong, peternak, pengrajin

gerabah, dan sebagainya.

Desa Penujak, Tanak Awu, dan Ketara dipilih

PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandara

Internasional Lombok Praya sebagai Desa Binaan

sebagai tindak lanjut Program Badan Usaha Milik

Negara (BUMN) Membangun Desa, yang dicanangkan

oleh Kementerian BUMN pada tahun 2012. Selain

hal tersebut, pemilihan juga berdasarkan kepada

letak 3 (tiga) desa tersebut yang berdekatan dengan

Bandara Internasional Lombok Praya.

Pengelola Bandara Internasional Lombok Praya

telah memberikan pembinaan dan bantuan kepada

penduduk di Desa Penujak, Tanak Awu, dan Ketara

melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

(PKBL) sejak tahun 2012. Program Kemitraan dan

Bina Lingkungan yang dilakukan oleh PT. Angkasa

Pura I (Persero) meliputi pemberian pinjaman

dengan jasa administrasi rendah sebesar 6%

pertahun. Mulai tahun 2017 sesuai dengan Peraturan

Kementerian BUMN nomor PER-02/MBU/7/2017

tanggal 20 Juli 2017, jasa administrasi pinjaman

Program Kemitraan turun menjadi 3% per tahun.

Program Bina Lingkungan yang telah dilakukan

antara lain bantuan untuk pembangunan sarana

ibadah, sarana dan prasarana umum, peningkatan

kesehatan, peningkatan pendidikan, dan bantuan

sosial bagi masyarakat 3 (tiga) desa lingkar Bandar

Udara Internasional Lombok Praya. Nilai bantuan

Bina Lingkungan di 3 desa tersebut selama tahun

2017 adalah sebesar Rp 259,17 juta, dan pemberian

pinjaman untuk 9 mitra binaan dengan total nilai Rp

320 juta.

2. Assisted Village Penujak, Tanak Awu, and Ketara

Penujak, Tanak Awu, and Ketara Villages belong to

the territory of Pujut Sub-district, Central Lombok

Regency, West Nusa Tenggara Province. These

three villages are adjacent to Lombok International

Airport in Praya. The majority of the people in these

three villages are farmers because most of their

areas constitute farmland. In addition to working

as farmers, many work as migrant workers, grocers,

ranchers, pottery craftsmen and craftswomen, and

so on.

Penujak, Tanak Awu, and Ketara Villages were

selected by PT Angkasa Pura I (Persero), Branch of

Lombok International Airport in Praya as assisted

villages to follow up on the program SOEs Build

Villages proclaimed by the Ministry of SOEs in

2012. Besides, selection of those villages was also

based on their proximity to Lombok International

Airport in Praya.

The Management of Lombok International Airport

in Praya has organized training and disbursed funds

to help out residents of Penujak, Tanak Awu, and

Ketara Villages through Partnership and Community

Development Programs since 2012. The Partnership

and Community Development Programs carried out

by PT Angkasa Pura I (Persero) included providing

loans with an affordable annual administrative

fee of 6%. Starting from 2017, in response to the

Regulation of the Ministry of SOEs Number: PER-

02/MBU/7/2017 dated July 20, 2017, the annual

administrative fee charged for loans offered by the

Partnership Program has decreased to 3%.

Some of the Community Development Programs

that have been undertaken included construction

of places of worship, and public facilities and

infrastructure, health promotion, educational

improvement, and social assistance grants for

residents of the three villages around the outer

circle of Lombok International Airport in Praya. The

amount of assistance provided by the Community

Development Program disbursed to the three

villages throughout 2017 amounted to Rp259.17

million, while the total loan distribution to 9 assisted

partners amounted to Rp320 million.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1152017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 116: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

116

Penyaluran Program Kemitraan Desa Ketara, Tanak Awu, Penunjak Sampai dengan 2017Distribution of the Partnership Program Ketara, Tanak Awu, and Penunjak Villages Until 2017

Penyaluran Program Bina Lingkungan Desa Ketara, Tanak Awu, Penunjak Sampai dengan 2017Distribution of the Community Development Program Ketara, Tanak Awu, and Penunjak Villages Until 2017

3. Desa Wusa, Winetin, Patokaan, Kima Bajo

Sejak tahun 2011 PT. Angkasa Pura I (Persero)

Bandara Sam Ratulangi Manado telah memberikan

pembinaan dan bantuan kepada penduduk di Desa

Wusa, Winetin, Patokaan dan Kima Bajo melalui

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan yang di

lakukan oleh PT. Angkasa Pura I (Persero) meliputi

pemberian pinjaman bagi para pengusaha kecil.

Para mitra binaan di desa ini bergerak di sektor

industri, perdagangan dan peternakan.

Program Bina Lingkungan yang telah dilakukan

antara lain memberikan bantuan melalui program

pembangunan sarana ibadah, sarana dan prasarana

umum, peningkatan kesehatan, peningkatan

pendidikan, pelestarian alam dan bantuan sosial

bagi masyarakat 4 (empat) desa lingkar Bandar

Udara Sam Ratulangi Manado. Sampai dengan tahun

2017 dana program bina lingkungan yang telah

disalurkan adalah sebesar Rp. 1,64 miliiar.

Pemberian bantuan bagi masyarakat lingkar

bandara antara lain berupa sarana pendidikan

untuk sekolah dasar, Pelayanan Kesehatan Keliling,

dan pemberian Sembako Gratis bagi warga kurang

mampu di Desa Wusa, Desa Winetin dan Desa

Patokaan.

3. Wusa, Winetin, Patokaan, and Kima Bajo Village

Since 2011, PT Angkasa Pura I (Persero)’s Sam

Ratulangi Airport in Manado has organized training

and disbursed funds to help out residents of

Wusa, Winetin, Patokaan, and Kima Bajo Villages

through Partnership and Community Development

Programs. The Partnership and Community

Development Programs undertaken by PT Angkasa

Pura I (Persero) included loan distribution to small-

scale enterprises. The assisted partners in these

villages run business in the sectors of industry,

trade, and animal husbandry.

The Community Development Programs that have

been undertaken included construction of places

of worship, and public facilities and infrastructure,

health promotion, educational improvement, nature

conservation, and social assistance grants for

residents of the four villages around the outer circle

of Sam Ratulangi Airport in Manado. Until 2017,

the total funds disbursed through the Community

Development Programs reached Rp1.64 billion.

Assistance provided to residents of the areas around

the outer circle of the airport included education

facilities for elementary schools, mobile healthcare

services, and distribution of free nine essential

commodities for the poor in Wusa, Winetin, and

Patokaan Villages.

NoTahun

Year

Ketara Tanak Awu Penujak

Jumlah/ Amount MB/AP Jumlah/ Amount MB/AP Jumlah/ Amount MB/AP

1 s.d 2016/Until 2016 690,000,000 27 617,500,000 28 265,000,000 10

2 2017 50,000,000 1 130,000,000 4 140,000,000 4

Total 740,000,000 28 747,500,000 32 405,000,000 14

NoTahun

Year

Ketara Tanak Awu Penujak

Jumlah/ Amount Jumlah/ Amount Jumlah/ Amount

1 s.d 2016/Until 2016 823,705,366 933,743,766 584,380,240

2 2017 54,725,000 34,725,000 169,725,000

Total 878,430,366 968,468,766 754,105,240

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)116Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 117: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

117

Penyaluran Program Kemitraan Desa Wusa dan WinetinDistribution of the Partnership Program Wusa and Winetin Villages

Penyaluran Program Bina Lingkungan Desa Wusa, Winetin, Kima Bajo dan Patokaan Sampai dengan 2017Distribution of the Community Development Program Wusa, Winetin, Kima Bajo, and Patokaan Villages Until 2017

BANTUAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)

Sampai dengan bulan Desember tahun 2017, dana CSR

yang telah disalurkan oleh PT Angkasa Pura I (Persero)

adalah sebesar Rp. 3,57 miliar. Dana tersebut disalurkan

untuk beberapa kegiatan, antara lain:

a. Pembiayaan program sponsorship pembangunan

Balai Ekonomi Desa (BALKONDES) di Desa Bigaran

Borobudur senilai Rp 1 miliar;

b. Biaya BUMN Berbagi yang dilaksanakan di Kantor

Cabang SUB dan SRG senilai Rp 502,50 juta;

c. Bantuan Pelatihan Security bagi warga terdampak

pembangunan Bandara Baru Yogyakarta di

Kulonprogo (Tahap 1 dan 2) senilai Rp 280,02 juta;

d. Bantuan pelatihan Pembekalan dan Pendalaman

Teknis bagi warga terdampak pembangunan

Bandata NYIA senilai Rp 498,93 juta;

e. Kegiatan “BUMN Hadir di Kampus” di Universitas

Diponegoro dan Universitas Trisakti Jakarta senilai

Rp 425 Juta;

f. Bantuan bagi Kesejahteran Guru di Yayasan

PERISKAPURA senilai Rp 115 Juta;

CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) ASSISTANCEUntil December 2017, CSR funds disbursed by PT

Angkasa Pura I (Persero) reached Rp3.57 billion. Those

funds were distributed for several activities, including:

a. Financing the sponsorship program for construction

of the Village Economic Center in Bigaran Village,

Borobudur amounting to Rp1 billion;

b. Financing the program “BUMN Berbagi” (SOEs

Share) organized by SUB and SRG Branch Offices

amounting to Rp502.50 million;

c. Assistance through the organization of Security

Training for residents affected by the construction

of New Yogyakarta Airport in Kulonprogo (Stages 1

and 2) amounting to Rp280.02 million;

d. Assistance through the organization of Technical

Training and Mastery for residents affected by

the construction of the airport NYIA amounting to

Rp498.93 million;

e. The event “SOEs Got to Campus” held at Universitas

Diponegoro and Universitas Trisakti, Jakarta

amounting to Rp425 million; and

f. Assistance in support of welfare of the teachers

of PERISKAPURA Foundation amounting to Rp115

Million;

NoTahun

Year

Wusa Winetin

Jumlah/ Amount MB/AP Jumlah/ Amount MB/AP

1 s.d 2016/Until 2016 195,000,000 4 50,000,000 1

2 2017 - 0 - 0

Total 195,000,000 4 50,000,000 1

NoTahun

YearWusa Winetin Kima Bajo Patokaan

1 s.d 2016/Until 2016 334,510,635 752,652,439 29,240,000 310,143,259

2 2017 55,141,181 48,041,997 - -

Total 498,651,816 800,694,436 29,240,000 310,143,259

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1172017 Sustainability Report

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Page 118: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

118

PENGHARGAAN

Selama tahun 2017, penghargaan yang diterima oleh

unit CSR PT Angkasa Pura I (Persero) adalah sebagai

berikut :

a. Penghargaan kepada Kantor Cabang SRG dalam

keberpihakan terhadap Koperasi dan UMKM di Kota

Semarang oleh Walikota Semarang;

b. Penghargaan kepada Kantor Cabang JOG, SRG,

SUB, DPS, BPN, UPG, MDC, SOC kategori Business

Practitioner atas kegiatan Seminar Gebyar UKM

untuk para mitra binaan dari ICSB Indonesia

Presidential Award.

AWARDS

The following are awards received by the CSR unit of PT

Angkasa Pura I (Persero) throughout 2017:

a. An award given to the SRG Branch Office for its

contribution to Cooperatives and SMEs in Semarang

City by the Mayor of Semarang City; and

b. An award given to JOG, SRG, SUB, DPS, BPN, UPG,

MDC, and SOC Branch Offices for the Business

Practitioner category in connection with the

seminar “Gebyar UKM” intended for their assisted

partners from ICSB Indonesia Presidential Award.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)118Laporan Keberlanjutan 2017

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Page 119: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

119

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Karyawan merupakan salah satu pemangku

kepentingan utama bagi PT Angkasa Pura I (Persero).

Merekalah yang menjadi tulang punggung pelayanan

dan operasional Perusahaan sehari-hari. Oleh karena

posisinya yang demikian penting, kami berupaya

untuk menghadirkan karyawan dengan kualitas yang

mumpuni agar bisa berkontribusi terhadap pencapaian

target yang ditetapkan perusahaan. 103-2

Untuk membentuk karyawan dengan kualitas dan

keahlian terbaik, PT Angkasa Pura I (Persero) telah

memiliki Human Capital and General Affair Directorate,

yang membawahi Human Capital Group. Pada tahun

2017, Human Capital Group Head dijabat oleh Imron

Qodari. Tanggung jawab utama Human Capital Group

adalah melakukan kegiatan pengelolaan human capital

di PT Angkasa Pura I (Persero).

Employees are one of the main stakeholders for PT

Angkasa Pura I (Persero). They are the backbone of the

Company’s daily services and operations. Due to their

highly important position, we seek to present employees

with prime quality, so that they can contribute to the

targets set by the company. 103-2.

In order to establish the company with the best quality

and expertise, PT Angkasa Pura I (Persero) has set up

Human Capital and General Affair Directorate, which

oversees Human Capital Group. In 2017, Imron Qodari

served as the head of Human Capital Group. The main

responsibility of Human Capital Group is to conduct

human capital management activities at PT Angkasa

Pura I (Persero).

MENGOPTIMALKAN KINERJA DENGAN SUMBER DAYA MANUSIA PILIHANOptimizing the Performance by Selected Human Resources

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1192017 Sustainability Report

Page 120: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

120

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Untuk mencapai sasaran dan target dalam

pengembangan human capital, manajemen memandang

perlu menetapkan beberapa kebijakan yang akan

dipergunakan dalam pelaksanaan pengembangan

human capital. Kebijakan tersebut meliputi:

a. Rekrutmen dan seleksi berbasis kompetensi;

b. Pengembangan personel dan karir berdasarkan

kompetensi dan kinerja;

c. Penilaian kinerja secara terukur dan terkait antara

KPI individu, unit kerja dan korporat;

d. Otomatisasi fungsi-fungsi administrasi personel;

e. Reward berdasarkan kinerja;

f. Pemberhentian karyawan (pensiun normal, MPP,

atas permintaan/tidak atas permintaan sendiri);

g. Harmonisasi hubungan industrial;

h. Revitalisasi Budaya Perusahaan dan penyempurnaan

organisasi;

i. Penerapan role model kepemimpinan.

Perseroan senantiasa melakukan proses rekrutmen

yang mengedepankan asas-asas keterbukaan,

kewajaran dan kesetaraan berdasarkan kompetensi

kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki oleh kandidat

dengan memperhatikan ketersediaan tenaga kerja

lokal/nasional.

Kandidat yang memenuhi standar administrasi dijaring

melalui situs Perseroan serta iklan. Seperti dalam

pelaksanaan rekrutmen, seluruh Human Capital

Perseroan, berkesempatan untuk memperoleh jabatan

In order to achieve the goals and targets in human

capital development, the management considers the

needs for the establishment of policies to be used in

implementation of human capital development. These

policies include:

a. Competency-based recruitment and selection;

b. Development of personnel and careers based on

competence and performance;

c. Measurable and related performance assessments,

among individual Key Performance Indicator, work

units and corporation;

d. Automation of personnel’s administrative functions;

e. Rewards based on performance;

f. Employee termination (normal retirement, MPP,

upon request/ not at one’s own request.

g. Harmonization of industrial relations;

h. Revitalization of Corporate Culture and

organizational improvement;

i. Application of leadership role models.

The Company constantly conducts recruitment process

that promote the principles of transparency, fairness

and equity, based on competence of needs and the

competency of the candidates, with regard to the

availability of local/ national employment.

Candidates who have met the administrative

standards are screened via the Company’s website and

advertisements. Similar to the recruitment exercise,

the entire members of the Company’s Human Capital

HUMAN CAPITAL AND GENERAL AFFAIR

DIRECTOR

Yushan Sayuti

HUMAN CAPITAL GROUP

Imron Qodari

CAREER AND TALENT MANAGEMENT DEPARTMENT

Cahyadi

ORGANIZATION DEVELOPMENT AND

CHANGE MANAGEMENT DEPARTMENT

Doni Asriadi

COMPENSATION AND INDUSTRIAL RELATION

DEPARTMENT

Shafwan Hadi

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)120Laporan Keberlanjutan 2017

Page 121: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

121

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

dan karir tertinggi berdasarkan kompetensi dan skill

yang dimiliki. Setiap karyawan memiliki kesempatan

yang setara dalam mengembangkan karir hingga

jabatan tertinggi berdasarkan kemampuannya.

Perseroan mengatur persamaan hak karyawan, antara

lain, dalam hal sistem remunerasi, hak pelatihan

dan pengembangan karir. Pengembangan karir yang

dilakukan Perseroan, berbasis kompetensi dan

diterapkan dengan melaksanakan asesmen kompetensi

karyawan.

REKRUTMEN DAN TURNOVER KARYAWAN 401-1

Untuk memenuhi standar formasi jabatan seiring

dengan pertumbuhan Perseroan, pada 2017, PT

Angkasa Pura I (Persero) telah melaksanakan proses

rekrutmen dan seleksi guna mengisi formasi karyawan.

Proses rekrutmen karyawan yang dilakukan terdiri dari

tahapan-tahapan sebagai berikut:

a. Pengumuman melalui website, media cetak nasional

dan papan pengumuman di kantor cabang;

b. Seleksi administrasi;

c. Tes kemampuan umum;

d. Psikotest (paper and pencil test);

e. Wawancara psikolog;

f. Wawancara oleh manajemen;

g. Tes Kesehatan yang meliputi cek laboratorium dan

cek fisik;

h. Pengumuman hasil akhir.

have the opportunity to obtain the highest position

and career, based on their competence and skills. Every

employee has equal opportunity in their career up to

the highest position based on their ability.

The Company regulates the equality of rights of

employees, including the remuneration system: the

rights to training and career development. Career

development is conducted by the Company, based on

the competency and is applied by performing employee

competency assessment.

EMPLOYEE RECRUITMENT AND TURNOVER 401-1

In order to meet the standards of position formation

that is in line with the growth of the Company, in 2017,

PT Angkasa Pura I (Persero) conducted recruitment and

selection process to fill employee formation.

The employee recruitment process comprises these

following stages:

a. Announcements via website, national print media

and bulletin boards in branch offices;

b. Administrative selection;

c. General ability test;

d. Psychotest (Paper and Pencil Test);

e. Interview with psychologists;

f. Interview with management;

g. Health tests that include laboratory check-up and

physical check-up;

h. Announcement of the final results.

Pengumuman

Announcement

Seleksi Administrasi

Administrative Selection

Tes Kemampuan Umum

General Capability Test1 2 3

456Wawancara oleh Management

Interview by Management

Wawancara (Psikologi)

Interview (Psychology)

Psikotest (Paper and Pencil

Test)

Tes Kesehatan1. Cek Laboratorium2. Cek FisikMedical check up1. Laboratory Check2. Physical Check

Hasil Ahkir

The final result7 8

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1212017 Sustainability Report

Page 122: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

122

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Selama tahun 2017, Perusahaan melakukan rekrutmen

karyawan baru sebanyak 448 orang, yang terdiri dari

116 orang karyawan administrasi, 96 orang karyawan

Aviation Security, 59 orang karyawan Fire Fighting dan

177 orang karyawan operasional. Komposisi karyawan

baru yang direkrut pada tahun 2017 adalah sebagai

berikut:

• Komposisi karyawan baru berdasarkan usia

Usia/Age 2017 2016

>56 - -

51 - 56 - -

46 - 50 - -

41 - 45 - -

36 - 40 11 3

31 - 35 16 5

26 - 30 87 17

21 - 25 306 43

<20 28

Jumlah/Total 448 68

• Komposisi karyawan baru berdasarkan jenis

kelamin

Throughout 2017, the Company recruited 448 new

employees, consisting of 116 administrative staffs,

96 Aviation Security employees, 59 Fire Fighting

employees, and 177 operational employees. The

composition of newly-recruited employees in 2017 is

as follows:

• The composition of new employees based on age

• The composition of new employees based on

gender

• The composition of new employees based on work

area

In addition to new employee recruitment, throughout

2017, there are a number of employees of PT

Angkasa Pura I (Persero) who resigned or out of work

(turnover), with various causes; such as retirement,

death, resignation, and others. In 2017, employee

turnover rate at PT Angkasa Pura I (Persero) reached

4.85%, equal to the previous year. The high number of

employee turnover is mainly caused by large number of

employees entering retirement period.

• Komposisi karyawan baru berdasarkan wilayah kerja

Selain rekrutmen karyawan baru, sepanjang tahun

2017, ada sejumlah karyawan PT Angkasa Pura I

(Persero) yang keluar atau putus hubungan kerja

(turnover). Penyebabnya ada beragam, yakni pensiun,

meninggal, mengundurkan diri, dan lain-lain. Pada

tahun 2017, tingkat turnover karyawan di PT Angkasa

Pura I (Persero) mencapai 4,85%, sama dengan tahun

sebelumya. Besarnya tingkat turnover karyawan

khususnya disebabkan oleh banyaknya jumlah

karyawan yang memasuki masa pensiun.

Jenis Kelamin/Gender 2017 2016

Laki-Laki/Male 331 53

Perempuan/Female 117 15

Jumlah/Total 448 68

Wilayah Kerja/Work area 2017 2016

Kantor Pusat/Headquarters 28 3

Kantor di Daerah/Wilayah/Regional/ Local Office 420 65

Jumlah/Total 448 68

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)122Laporan Keberlanjutan 2017

Page 123: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

123

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Tabel Tingkat Turnover KaryawanTable of Employee Turnover Rate

Keterangan/Description 2017 2015

Pensiun/Retirement 160 136

Resign/Resignation 11 6

Meninggal/Death 2 3

Lain-lain/Others 3 7

Jumlah Karyawan Keluar/Number of Resignees 176 152

Jumlah Karyawan /Number of Employees 3.025 3.135

Tingkat Turnover/Turnover Rate 4,85% 5,74%

REMUNERASI KARYAWAN 401-2

Dalam menjalankan operasional sehari-hari, PT

Angkasa Pura I (Persero) memiliki pegawai tetap

maupun honorer. Perbedaan status itu berdampak pada

tunjangan atau kesejahteraan yang diperoleh. Jenis

kesejahteraan yang diberikan kepada karyawan tetap

adalah sebagai berikut.

JENIS KESEJAHTERAAN

REMUNERATION

KOMPOSISI

COMPOSITION

Penghasilan Bulanan

Monthly Income

Gaji pokok, tunjangan istri/suami, tunjangan anak, tunjangan perusahaan, tunjangan

pangan, insentif prestasi, tunjangan kemahalan, tunjangan transpor, tunjangan

jabatan, tunjangan mobilitas./Basic salary, wife/ husband allowance, child allowance,

company allowance, food allowance, achievement incentive, incremental allowance,

transportation allowance, job allowance, mobility allowance.

Penghasilan Tahunan

Annual Income

Bantuan sewa rumah, tunjangan cuti tahunan, tunjangan pendidikan anak sekolah,

tunjangan hari raya, bonus, seragam dinas./Housing assistance, annual leave

allowance, children’s education allowance, holiday allowance, bonus, service uniform.

Pemeliharaan Kesehatan

Health Maintenance

Jaminan pemeliharaan kesehatan secara mandiri dari PT. Angkasa Pura I (Persero)

untuk rawat jalan, rawat inap, serta pelayanan khusus yang meliputi: alat bantu baca,

pengobatan dan perawatan gigi, alat bantu dengar, prothesa anggota gerak, prothesa

mata, serta dimulainya keikutsertaan karyawan pada program BPJS Kesehatan./

Independent health care guarantee from PT. Angkasa Pura I (Persero) for outpatients,

inpatients, and special services, including: reading aids, medication and dental

care, hearing aids, limb prothesis, eye prothesis, and commencement of employee

inclusion to BPJS Kesehatan program.

EMPLOYEE REMUNERATION 401-2

In running daily operations, PT Angkasa Pura I (Persero)

has permanent and honorary employees. The difference

in status affects the welfare remuneration or allowance

received. The types of remuneration given to permanent

employees are as follows.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1232017 Sustainability Report

Page 124: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

124

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

JENIS KESEJAHTERAAN

REMUNERATION

KOMPOSISI

COMPOSITION

Penghasilan Sesuai Kondisi dan

Waktu Tertentu

Income according to Specific

Condition and Time

• Tunjangan perumahan, diberikan kepada karyawan yang berhenti karena

pensiun dan karyawan yang telah bekerja secara terus menerus di perusahaan

selama 20 tahun;/Housing allowance, given to retirees and employees who have

been working continually in the company for 20 years;

• Penghargaan pengabdian bagi karyawan yang telah bekerja secara terus

menerus di Perseroan selama 25 tahun dan yang mengakhiri masa tugas atau

diberhentikan dengan hormat karena batas usia pensiun;/Dedication award for

employees who have been working continually in the Company for 25 years,

and those who terminate their term, or those honorably dischraged due to the

retirement age limit;

• Bantuan uang makan, diberikan untuk setiap hari yang dibayarkan menurut

daftar hadir karyawan;/Meal allowance, given each day, which is paid according

to the employee attendance list;

• Bantuan untuk menunaikan ibadah keagamaan, diberikan kepada karyawan

yang telah bekerja minimal 10 tahun yang memenuhi syarat dan ketentuan yang

ditetapkan Perseroan;/Benefits for religious worship, given to employees who

have worked for at least 10 years, and met the requirements and conditions set

by the Company;

• Tunjangan pelaksana tugas sementara, diberikan untuk pegawai yang ditunjuk

sebagai pelaksana tugas sementara (PTS) dalam jabatan struktural atau

fungsional sekurang-kurangnya 10 hari kerja secara terus-menerus;/Temporary

Task Executive allowance, given to employees designated as Temporary Task

Executive (PTS) in the structural or functional positions for at least continous 10

working days;

• Tunjangan PPh 21, diberikan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku;/

Income Tax Benefit 21, given according to the applicable taxation provisions;

• Sumbangan kelahiran, diberikan bagi persalinan ke-1 dan ke-2/Subsidy for

maternity, given for the 1st and 2nd childbirth

• Sumbangan kematian dan bencana alam;/Subsidy for death and natural disasters;

• Bantuan kepada karyawan yang mengalami musibah, diberikan untuk karyawan

yang mengalami musibah karena istri/suami, orang tua, mertua, anak atau

karyawan yang bersangkutan meninggal dunia;/Benefits for grieving employees,

given to employees affected by the passing of their spouses, parents, in-laws,

children, or the employees themselves;

• Insentif kehadiran di hari raya, diberikan kepada karyawan yang bekerja

pada saat hari raya keagamaan karyawan yang bersangkutan;/Incentives for

attendance at holidays, given to employees who work during their religious

festivities;

• Insentif pendidikan dan pelatihan;/Education and training incentives;

• Tunjangan telepon genggam, diberikan kepada pejabat struktural sebagai uang

pengganti pesawat telepon genggam yang besarannya diatur berdasarkan

jabatan;/Mobile phone allowance, given to structural as a replacement of mobile

phones of which amount depends on the officials’ position;

• Tunjangan pulsa telepon genggam, diberikan kepada pejabat struktural yang

besarannya diatur berdasarkan jabatan. selain kepada pejabat struktural,

tunjangan pulsa telepon genggam juga diberikan kepada protokoler perusahaan;/

Mobile phone credit allowance, given to structural officials of which amount

depends on the officials’ position. Besides structural officials, mobile phone

credit allowance is also given to corporate protocols;

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)124Laporan Keberlanjutan 2017

Page 125: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

125

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

JENIS KESEJAHTERAAN

REMUNERATION

KOMPOSISI

COMPOSITION

• Tunjangan pulsa rumah, diberikan kepada pejabat struktural sebagai uang

pengganti pulsa telepon rumah yang besarannya diatur berdasarkan jabatan;/

Home telephone bills allowance, given to structural officials as a replacement for

home telephone bills, of which amount depends on the officials’ position;

• Tunjangan lisensi dan rating, diberikan kepada karyawan teknik dan operasional

yang memiliki lisensi yang masih berlaku dan masa aktif bekerja sesuai dengan

lisensi yang dimiliki; serta/License and rating allowance, given to engineering

and operational employees with a valid license and active period of work,

according to their license; and

• Premi lembur karyawan, diberikan kepada karyawan yang melaksanakan

lembur yang besarannya diatur berdasarkan kelas per jam./Employee overtime

premium, given to employees working overtime, based on hourly rate.

Sementara itu, kompensasi yang diberikan Perseroan

terhadap Pegawai Honorer meliputi upah, tunjangan

transport, tunjangan komunikasi (tidak diperoleh

semua), dan kompensasi berupa uang makan.

TINGKAT RETENSI SETELAH CUTI MELAHIRKAN 401-3

PT Angkasa Pura I (Persero) memberikan hak cuti

melahirkan kepada karyawan perempuan selama 30 hari.

Pada tahun 2017, karyawan perempuan yang mengajukan

cuti melahirkan sebanyak 6 (enam) orang. Dari jumlah itu,

sebanyak 6 (enam) orang orang (100%) kembali bekerja.

KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA

Kebijakan terkait kesehatan dan keselamatan kerja PT.

Angkasa Pura I (Persero) tercantum dalam Keputusan

Direksi Nomor: KEP.143/KP.10.43/2012 tanggal

13 Desember 2012 tentang Sistem Manajemen

Keselamatan dan Kesehatan Kerja PT. Angkasa Pura I

(Persero).

Perusahaan memiliki komitmen terhadap keselamatan

kerja dengan memastikan bahwa potensi bahaya

dan risiko K3 dalam kegiatan Perseroan dikendalikan

dengan tujuan untuk melindungi setiap orang, aset

Perseroan dan lingkungan sekitar dari kemungkinan

terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Perseroan merencanakan untuk melakukan pembinaan,

penerapan, dan pemeliharaan K3 di lingkungan

Perseroan secara berkesinambungan.

Meanwhile, the Company’s compensation for Honorary

Employees includes wages, transport allowance,

communication allowance (not all), and compensation in

the form of meal allowance.

RETENTION RATE AFTER MATERNITY LEAVE 401-3

PT Angkasa Pura I (Persero) grants the right to maternity

leave to female employees for 30 days. In 2017, there

were 6 (six) female employees applying for maternity

leave. Of that number, as many as 6 (six) people (100%)

return to work.

OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY

Policy related to occupational health and safety in

PT. Angkasa Pura I (Persero) is listed on the Decree of

Directors, Number: KEP.143/ KP.10.43/ 2012, dated

December 13, 2012, on Occupational Safety and Health

Management System of PT. Angkasa Pura I (Persero).

The Company is committed to safety by making sure

that the potential hazards and K3 risks in the Company’s

activities are controlled with the objective of protecting

everyone, the Company’s assets, and the environment

from possible workplace accidents and diseases. The

Company plans to conduct continuous development,

implementation and maintenance of K3 within the

Company’s area.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1252017 Sustainability Report

Page 126: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

126

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Untuk mewujudkan Kebijakan Keselamatan Kerja

sebagaimana dimaksud, maka seluruh Jajaran

Manajemen Perusahaan dan Pegawai berupaya untuk:

a. Mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit

akibat kerja serta kerusakan peralatan, properti dan

lingkungan kerja.

b. Menciptakan lingkungan tempat kerja yang sehat,

aman dan nyaman bagi pegawai, pelanggan, mitra

kerja, maupun pihak lain yang berada di lingkungan

Perseroan untuk mendukung tercapainya Visi dan

Misi Perseroan.

c. Secara berkesinambungan melakukan pembinaan,

penerapan, dan pemeliharaan K3 di lingkungan

Perseroan.

d. Memenuhi sumber daya guna mendukung

terlaksananya program – program K3.

e. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan K3 guna

terciptanya peningkatan K3 secara berkelanjutan

dan kondisi K3 yang kondusif.

Kebijakan K3 sebagaimana dimaksud dikomunikasikan

kepada seluruh Pegawai, pelanggan dan mitra kerja

Perseroan agar dipatuhi serta ditinjau secara berkala

oleh Direksi.

Program K3 Tahun 2017 Occupational Safety and Health (K3 Program) of 2017

No.Program Kerja

Work program

Sasaran

Targets

Hasil

Results

1. Focus Group

Discussion

Occupational Safety

Health In Airport

Membangun kesadaran akan pentingya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

di lingkungan kerja PT Angkasa Pura I

(Persero)

To build awareness of the importance

of Occupational Safety and Health (K3)

in the work environment of PT Angkasa

Pura I (Persero)

FGD dengan Tema “Occupational Safety Health

in Airport” dilaksanakan pada tanggal 17 Maret

2017 di Makassar, melibatkan narasumber

dari Dinas Kementerian Tenaga Kerja Provinsi

Sulawesi Selatan dan PT Garuda Indonesia, dengan

kesimpulan sebagai berikut:

9 K3 merupakan investasi jangka panjang serta

dapat dimulai dari hal yang kecil dan mudah bagi

seluruh pihak, baik internal maupun eksternal.

9 SMK3 merupakan integrasi K3 pada sistem

perusahaan.

9 Kinerja Perusahaan dapat ditingkatkan melalui

peningkatan sistem manajemen K3 secara

menyeluruh di Perusahaan.

FGD with the theme “Occupational Safety and

Health in Airport” was held on March 17, 2017 in

Makassar, involving informants from the Office of

Labor Ministry, South Sulawesi Province, and PT

Garuda Indonesia, with the following conclusions:.

9 K3 is a long-term investment and can be started

from a small and easy thing for all parties, both

internally and externally

9 SMK3 is an integration of K3 on corporate

system.

9 Company performance can be improved through

K3 management system improvement in the

Company.

In order to embody the Occupational Safety and Health

(K3) as intended, the entire ranks of the Company

Management and Employees seek to:

a. Prevent workplace accidents and diseases

and damage to equipment, property and work

environment.

b. Create a healthy, safe and comfortable workplace

environment for employees, customers, partners,

and others within the Company’s area, in order to

support the achievement of the Company’s Vision

and Mission.

c. Continually conduct the development,

implementation and maintenance of K3 within the

Company’s area.

d. Meet the resources to support the implementation

of K3 programs.

e. Evaluate the implementation of K3 for the

continuous improvement and conducive K3

condition.

Occupational Safety and Health (K3) as mentioned above

shall be communicated to all employees, customers and

partners of the Company, to be periodically respected

and reviewed by the Board of Directors.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)126Laporan Keberlanjutan 2017

Page 127: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

127

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

No.Program Kerja

Work program

Sasaran

Targets

Hasil

Results

2. Bimbingan Teknis

Penyusunan Manual

Sistem Manajemen K3

(SMK3) Corporate

Technical Guidance

for the Manual

Preparation of

‘Corporate K3

Management System’

(SMK3)

1. Memberikan bimbingan teknis dalam

menyusun Pedoman SMK3 Korporat

PT Angkasa Pura I (Persero) agar

menjadi acuan bagi seluruh Kantor

Cabang Bandara

2. Memberikan bimbingan teknis kepada

para peserta dalam rangka persiapan

audit internal SMK3 berdasarkan PP

No. 50 tahun 2012

1 To provide technical guidance in

preparing the Corporate SMK3

Guidelines for PT Angkasa Pura I

(Persero) as a reference for all Branch

Offices

2 To provide technical guidance to the

participants in preparation for SMK3

internal audit pursuant to Government

Regulation No. 50 of 2012

Kegiatan telah dilaksanakan di Jakarta pada

tanggal 29 – 31 Maret 2017 dengan hasil sebagai

berikut :

• Manual SMK3 Korporat disusun melalui

proses konsultasi dengan narasumber dan

perwakilan dari Kantor Cabang Bandara, untuk

selanjutnya akan dijadikan sebuah Keputusan

Direksi sehingga dapat dijadikan pedoman

bagi penerapan SMK3 di Kantor Pusat maupun

seluruh Kantor Cabang.

• Audit Internal SMK3 yang dilaksanakan

menggunakan 166 kriteria berdasarkan

Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012,

dengan hasil Audit berupa temuan critical, major

dan minor.

• Penyamaan persepsi Auditor SMK3 antara

kriteria Audit yang digunakan dengan bukti

impementasi terkait yang harus dipenuhi.

Activities have been held in Jakarta from March 29

– 31, 2017, with the following results:

• Corporate SMK3 Manual is prepared through

a consultation process with informants and

representatives of the Airport Branch Offices, to

be subsequently made into Decision of Directors

and serve as guidelines for SMK3 implementation

in Headquarter and all Branch Offices.

• SMK3 Internal Audit conducted using 166

criteria based on Government Regulation no. 50

of 2012, which yields critical, major and minor

audit findings.

• Equation of perception among SMK3 Auditors,

namely the audit criteria used and the related

evidence of implementation that must be

fulfilled.

3. Audit Internal SMK3

Tahun 2017 Sesuai

PP. 50 Tahun 2012

SMK3 Internal Audit

of 2017 pursuant

to Government

Regulation No. 50 of

2012

1. Mengetahui tingkat penerapan/

implementasi SMK3 di masing –

masing kantor cabang;

2. Menentukan tingkat pemenuhan

terhadap Peraturan Pemerintah

Nomor 50 tahun 2012 tentang SMK3.

1 To determine the level of

implementation of SMK3 in each

branch office;

2 To determine the level of compliance

with Government Regulation No. 50 of

2012 on SMK3

Audit Internal SMK3 di 13 (tiga belas) kantor

cabang Bandara dilaksanakan pada bulan April s.d.

Juni 2017, dilaksanakan oleh Kantor Pusat dan

perwakilan Kantor Cabang Bandara.

SMK3 Internal Audit at 13 (thirteen) Airport

branches was conducted from April s.d. June 2017,

by the Headquarter and the representative of the

Airport Branch Office.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1272017 Sustainability Report

Page 128: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

128

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

No.Program Kerja

Work program

Sasaran

Targets

Hasil

Results

4. Setting Up

Penyusunan Dokumen

SMK3 dan OHSAS

18001:2007

Setting Up the

Preparation of SMK3

Documents and

OHSAS 18001: 2007

Dalam rangka standarisasi Sistem

Manajemen K3 (SMK3) yang diterapkan

di PT Angkasa Pura I (Persero).

To standardize K3 Management System

(SMK3) applied in PT Angkasa Pura I

(Persero).

Setting up Dokumen SMK3 dan OHSAS 18001:2007

(dibantu oleh Konsultan) dengan target penyusunan

dokumen SMK3 berdasarkan peraturan perundang

– undangan yang berlaku dan persyaratan K3 yang

relevan dilakukan di 9 Bandara, antara lain :

Setting up SMK3 Documents and OHSAS

18001:2007 (assisted by consultants), with targets

for the preparation of SMK3 documents shall be

based on the applicable laws and regulations and

relevant OSH requirements implemented in 9

airports: Juanda - SUB

1. Juanda – SUB

2. Sultan Hasanuddin – UPG

3. Adi Sutjipto – JOG

4. Syamsudin Noor – BDJ

5. Lombok – LOP

6. Sam Ratulangi – MDC

7. El Tari – KOE

8. Pattimura – AMQ

9. Frans Kaisiepo - BIK

5 Sertifikasi Sistem

Manajemen

Keselamatan dan

Kesehatan Kerja

(SMK3) & OHSAS

18001:2007

Certification of

Occupational

Safety and Health

Management System

(SMK3) & OHSAS

18001: 2007

Untuk meningkatkan citra Perusahaan

agar berdaya saing di dunia Internasional,

maka dilaksanakan Sertifikasi SMK3

berdasarkan PP 50 Tahun 2012 dan

OHSAS 18001 : 2007 di seluruh Bandara

yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I

(Persero).

In order to improve the image of the

Company to be more competitive in the

international world, SMK3 Certification

is implemented based on Government

Regulation No. 50 of 2012 and OHSAS

18001: 2007 in all airports managed by

PT Angkasa Pura I (Persero).

Hingga Tahun 2017, terdapat 4 (empat) Bandara

yang berhasil mendapatkan Sertifikat SMK3 dan

3 Bandara yang mendapatkan Sertifikasi OHSAS

18001:2007, yaitu sebagai berikut :

Until 2017, there were 4 (four) airports that

successfully achieved SMK3 Certificate and 3

Airports that received Certification of OHSAS

18001: 2007:

SMK3

1. Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang

capaian 87.3% (Memuaskan) Bendera Emas.

2. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

capaian 89.15% (Memuaskan) Bendera Emas.

3. Bandara Internasional SAMS Sepinggan

Balikpapan capaian 89.15% (Memuaskan)

Bendera Emas

4. Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo

capaian 93.37% (Memuaskan) Bendera Emas

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)128Laporan Keberlanjutan 2017

Page 129: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

129

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

No.Program Kerja

Work program

Sasaran

Targets

Hasil

Results

1. Ahmad Yani International Airport – Semarang

with achievement of 87.3% (Satisfactory)

Golden Flag.

2. I Gusti Ngurah Rai International Airport - Bali

with achievement of 89.15% (Satisfactory)

Golden Flag.

3. SAMS Sepinggan International Airport -

Balikpapan with achievement of 89.15%

(Satisfactory) Golden Flag

4. Adi Soemarmo International Airport - Solo with

achievement of 93.37% (Satisfactory) Golden

Flag

OHSAS 18001:2007

1. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

2. Bandara Internasional SAMS Sepinggan

Balikpapan

3. Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo

1. I Gusti Ngurah Rai International Airport - Bali

2. SAMS Sepinggan International Airport -

Balikpapan

3. Adi Soemarmo International Airport - Solo

6. Pelatihan First Aider

/ P3K

First Aider / P3K

Training

1. Peningkatan pemahaman personil

dalam melakukan tindakan

Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

(P3K) sehingga tingkat keparahan

kecelakaan kerja yang menyebabkan

penderita mengalami penurunan

kualitas kerja untuk sementara waktu

ataupun terjadinya cacat permanen

dapat dikurangi.

2. Pemenuhan Peraturan Menteri Tenaga

Kerja RI Nomor 15 Tahun 2008 tentang

Pertolongan Pertama Pada kecelakaan

Di Tempat Kerja.

1. The improvement of the personnel’s

understanding in giving First Aid

(P3K) in accidents, thus suppressing

the severity of workplace accidents

that may cause temporary decrease in

work quality or permanent disability.

2. The fulfillment of the Regulation of the

Minister of Labors of the Republic of

Indonesia, Number 15 of 2008 on First

Aid in Workplace Accidents.

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 21 s.d. 23

Februari 2017 di Lombok diikuti oleh 20 (dua

puluh) peserta dari Kantor Pusat dan Kantor

Cabang, dengan materi pelatihan sebagai berikut :

1. Peraturan perundangan yang berkaitan dengan

Pertolongan Pertama Pada kecelakaan (P3K)

2. Dasar - dasar Kesehatan Kerja

3. Dasar - dasar Pertolongan Pertama Pada

Kecelakaan (P3K)

4. Anatomi dan Faal tubuh manusia

5. Pedoman Penyediaan Fasilitas P3K

6. Bahaya dan Penanganan terhadap sengatan

panas, keracunan, paparan bahan kimia, kejang.

7. Gangguan lokal (luka, perdarahan, luka bakar,

patah tulang) dan tindakan pertolongannya.

8. Gangguan peredaran darah dan tindakan

pertolongannya

9. Resusitasi jantung paru

10. Evakuasi korban (Prosedur dan Para

pengangkutan korban)

11. P3K pada keadaan tertentu (P3K pada

kecelakaan diruang tertutup/terbatas dan P3K

sengatan listrik)

12. Gangguan Kesadaran dan tindakan

pertolongannya

13. Gangguan Pernafasan dan tindakan

pertolongannya

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1292017 Sustainability Report

Page 130: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

130

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

No.Program Kerja

Work program

Sasaran

Targets

Hasil

Results

The training was held from February 21 to

23, 2017, in Lombok, attended by 20 (twenty)

participants from Headquarter and Branch Offices,

with the following training materials:

1. Legislation related to First Aid (P3K) in

accidents.

2. Basic Occupational Health.

3. Basic First Aid (P3K) in Accidents

4. Anatomy and functions of the human body

5. Guidelines for the Provision of First Aid

Facilities

6. Hazards and Treatment to heat stroke,

poisoning, exposure to chemicals, seizures.

7. Local disturbances (injuries, bleeding, burns,

fractures) and relief measures.

8. Blood circulation disorders and relief measures

9. Cardiopulmonary Resuscitation

10. Evacuation of victims (Procedure and transports

of victims)

11. First aid/ P3K in certain circumstances (First

Aid/ P3K to accident in closed/ limited space

and First Aid/ P3K electric shock)

12. Disturbance of conciousness and relief measures

13. Respiratory disorders and relief measures

7. Pelatihan Investigasi

Kecelakaan Kerja

(Sertifikasi BNSP)

Workplace accident

Investigation Training

(BNSP Certification)

1. Peningkatan pengetahuan personil

tentang teknis dalam melakukan

Investigasi Kecelakaan Kerja, baik

terkait tentang cara melakukan

analisis penyebab kecelakaan kerja,

teknik melakukan wawancara, hingga

pemahaman dalam pembuatan

laporan investigasi.

2. Peserta mampu melakukan kegiatan

investigasi terhadap kecelakaan kerja

yang terjadi di lingkungan kerjanya

sesuai dengan prosedur, pedoman, dan

ketentuan yang berlaku.

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 11

Agustus 2017 di Center for Excellence Jakarta,

diikuti oleh 22 (dua puluh dua) peserta dari Kantor

Pusat dan Kantor Cabang, dengan materi sebagai

berikut:

1. Konsep kecelakaan kerja

2. Prosedur investigasi kecelakaan kerja

3. Metode analisis kecelakaan kerja

4. Praktek dan studi kasus investigasi kecelakaan

kerja

1. The improvement of personnel’s

technical knowledge in conducting

Workplace accident Investigation,

whether those related analyses of

the causes of occupational accidents,

interviewing techniques, and

comprehension on the preparation of

investigative reports.

2. Participants are capable of conducting

investigation activities on workplace

accidents occurring in their work

environment, according to applicable

procedures, guidelines and regulations.

The training was held from August 8 to 11, 2017,

at the Center for Excellence Jakarta, attended by

22 (twenty two) participants from Headquarter and

Branch Offices, with the following materials:

1. The concept of workplace accident

2. Investigation procedures of workplace accidents

3. Workplace accident analysis method

4. Practices and case study of workplace accident

investigation

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)130Laporan Keberlanjutan 2017

Page 131: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

131

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

KECELAKAAN KERJA 403-2

Sepanjang tahun 2017, tidak ada kecelakaan kerja

di lingkungan kantor PT Angkasa Pura I (Persero).

Keberhasilan itu patut disyukuri dan akan terus

dipertahankan sehingga menjadi tradisi yang baik.

Dengan keberhasilan meraih zero accident pada tahun

2017, maka selama lima tahun terakhir, Perseroan telah

berhasil mencegah terjadinya kecelakaan kerja.

WORKPLACE ACCIDENTS 403-2

Throughout 2017, there was no workplace accident

happening in the environment of PT Angkasa Pura I

(Persero). The success is something to be grateful for,

and it shall be consistently maintained to make it a

good tradition. Along with the success of achieving zero

accident in 2017, the Company, therefore, has managed

to prevent workplace accidents in the past five years.

Tabel Jumlah Kecelakaan Kerja Pegawai PT Angkasa Pura I (Persero)Table of the Number of Workplace accidents experienced by Employees of PT Angkasa Pura I (Persero)

TAHUNYEAR JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGU SEP OKT NOV DES TOTAL

2017 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2016 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2015 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2014 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

2013 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

TOPIK K3 DALAM PERJANJIAN KERJA BERSAMA 403-4

PT Angkasa Pura I (Persero) menyadari bahwa

keselamatan dan kesehatan kerja merupakan masalah

yang sangat penting dan perlu menjadi perhatian

bersama, baik manajemen maupun karyawan. Oleh

karena itu, topik ini disepakati untuk dimasukkan dalam

Perjanjian Kerja Bersama. Secara khusus, Keselamatan

dan Kesehatan Kerja dibahas dalam Bab VI, pasal 38,

yang berisi antara lain kewajiban Perusahaan untuk

menyediakan tempat kerja, peralatan kerja, alat

pelindung diri, serta penyusunan sistem dan prosedur

kerja yang aman sesuai dengan standar yang berlakui

guna memberikan kenyamanan, menjaga kesehatan dan

keselamatan pegawai dalam melaksanakan pekerjaan.

Selain itu, dalam Bab IX tentang Kesejahteraan

Pegawai juga dibahas sejumlah hal yang berkaitan

dengan kesehatan karyawan, seperti pelayanan

dan pemeliharaan kesehatan, rawat jalan, rawat

inap, kehamilan dan persalinan, pelayanan khusus,

pemeriksaan kesehatan, BPJS Kesehatan, dan

sebagainya.

K3 TOPICS IN COLLECTIVE LABOR AGREEMENTS 403-4

PT Angkasa Pura I (Persero) is aware that safety and

health is a highly important issue and needs to be

a common concern, both for the management and

employees. This topic, therefore, is agreed upon to be

entered in the Collective Labor Agreement. In particular,

Occupational Safety and Health is discussed in Chapter

VI, Article 38, which elaborates the Company’s

obligation to provide safe workplace, work equipment,

personal protective equipment, and preparation of

safe work systems and procedures, in accordance with

agreed standards to provide comfort and maintain

employees’ health and safety in executing their duties.

In addition, Chapter IX on Employees’ Welfare, also

discusses a number of issues related to employees’

health, such as health care and treatment, outpatients,

inpatients, pregnancy and childbirth, special services,

medical examination, BPJS Kesehatan, and so on.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1312017 Sustainability Report

Page 132: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

132

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

PROGRAM PENGEMBANGAN UNTUK PEKERJA 404-2

Sejalan dengan upaya untuk menciptakan sumber daya

manusia yang mumpuni dan kapabel di bidangnya, PT

Angkasa Pura I (Persero) melakukan pengembangan

karyawan melalui berbagai program pendidikan

dan pelatihan. Kegiatan pendidikan dan pelatihan

dilaksanakan sesuai dengan kebututuhan karyawan dan

pengembangan bisnis Perseroan. Seluruh karyawan

dalam level organisasi memiliki kesempatan yang sama

dalam pelaksanaan pengembangan karyawan. Program

pelatihan yang dilaksanakan pun sangat beragam

mengikuti kebutuhan unit-unit terkait di Perseroan.

Selama tahun 2017, program diklat yang dilaksanakan

Perseroan mencakup 6 jenis program dengan total

peserta sebanyak 3.799 peserta di berbagai level

jabatan, naik dibandingkan dengan tahun 2016 dengan

jumlah peserta sebanyak 3.301 peserta.

Adapun besaran biaya pengembangan kompetensi

pegawai secara total dsajikan dalam tabel berikut.

Uraian

Description2017 2016

Peningkatan

(Rp)

Increase in

(Rp)

Peningkatan

(Rp)

Increase in

(Rp)

Pendidikan dan Pelatihan

Education and Training

Rp39.008.149.267 Rp33.185.341.323 Rp5.822.807.944 17,55

PELATIHAN MENJELANG PENSIUN 404-2

PT Angkasa Pura I (Persero) memberikan perhatian besar

terhadap karyawan hendak memasuki masa pensiun

(purna. Salah satunya diwujudkan dengan memberikan

pelatihan kepada mereka melalui Program Pelatihan

Pra Purna Bhakti. Pelatihan diselenggarakan dengan

tujuan mempersiapkan masa pensiun karyawan dalam

mengembangkan potensi diri dan mampu mengelola

permasalahannya. Dengan bekal itu, diharapkan mereka

siap secara mental dan spiritual dalam menghadapi

serta menjalani masa pensiun dengan tetap nyaman,

sehat, bugar dan produktif.

Dalam memenuhi kebutuhan tersebut, pengetahuan dan

wawasan yang diberikan meliputi hal-hal berikut ini:

1. Spiritual Emotion Power

2. Kiat Menghadapi Status Purnabakti

3. Healty Secret

DEVELOPMENT PROGRAM FOR WORKERS 404-2

In line with efforts to create qualified and capable

human resources on their field, PT Angkasa Pura I

(Persero) conducts employee development via various

education and training programs. Educational and

training activities are carried out according to the

employees’ needs and business development. Every

employee at the organizational level has an equal

opportunity in the employee development. The training

program is also very diverse to follow the needs of

relevant units in the Company.

Throughout 2017, the Company’s training programs

covered 6 types of programs with a total of 3,799

participants at various levels of positions. It saw an

increase from those in 2016 with a total of 3,301

participants.

The cost for employee competence development in total

is presented in the table below.

PRE-RETIREMENT TRAINING 404-2

PT Angkasa Pura I (Persero) pays great attention to

employees entering pre-retirement period. One of which

is embodied through the training given to them in Pre-

Retirement Training Program. The training is held with

the goal of preparing the employee retirement period;

thus they can develop their potentials and manage their

problem. With such provision, it is expected that they

will be mentally and spiritually prepared to face and

stay comfortable, healthy, fit and productive in their

retirement period.

In order to meet these needs, the knowledge and

insights provided include the following:

1. Spiritual Emotion Power

2. Tips for dealing with Retirement Status

3. Healty Secret

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)132Laporan Keberlanjutan 2017

Page 133: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

133

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

4. Enterpreneurship

5. Menciptakan Keluarga Harmonis Pasca Purnabakti

6. Kunjungan Usaha

7. Resolusi/Personal Action Plan (rencana aksi)

bersama Yakkap.

Dengan demikian, diharapkan peserta yang mengikuti

diklat ini akan mendapatkan pengetahuan dan

pengalaman langsung yang dapat diterapkan dalam

menjalani masa purnabakti. Selama tahun 2017,

pelatihan Pra Purna Bakti dilakukan sebanyak 8

(delapan) kali di 8 bandar udara berbeda dengan kurun

waktu pelaksanaan pada bulan Maret hingga November

2017, dengan total peserta sebanyak 392 peserta (196

pasang). Informasi mengenai pelaksanaan Pelatihan Pra

Purna Bakti selama tahun 2017 adalah sebagai berikut:

4. Entrepreneurship

5. Creating a Harmonious Family in Post-Retirement

period

6. Business Visits

7. Resolution/ Personal Action Plan with Yakkap

(Employee Welfare Foundation of Angkasa Pura).

Therefore, the participants are expected to attend

this training in order to obtain knowledge and direct

experience that can be applied during retirement

period. Throughout 2017, Pre-Retirement training

was conducted 8 (eight) times in 8 different airports,

starting from March to November 2017, with a total of

392 participants (196 pairs). The information on the

implementation of Pre-Retirement Training throughout

2017 is shown below:

Tabel Pelaksanaan Pelatihan Pra Purna Bakti tahun 2017Table of the Implementation of Pre-Retirement Training in 2017

No.Nama Pelatihan

Name of Training

Tempat Pelaksanaan

Place of Implementation

Tanggal

Date

Jumlah Peserta

Number of

Participants

1. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch I

Pre-Retirement Training

Batch I

Bandar Udara Syamsudin Noor –

Banjarmasin (BDJ)

Syamsudin Noor Airport – Banjarmasin

(BDJ)

20 -24 Maret 2017

20 -24 March 2017

25 pasang

25 pairs

2. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch II

Pre-Retirement Training

Batch II

Bandar Udara Sultan Aji Muhammad

Sulaiman Sepinggan – Balikpapan (BPN)

Sultan Aji Muhammad Sulaiman

Sepinggan Airport – Balikpapan (BPN)

17 – 21 April 2017

17 – 21 April 2017

23 pasang

23 pairs

3. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch III

Pre-Retirement Training

Batch III

Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai –

Denpasar (DPS)

I Gusti Ngurah Rai Airport –

Denpasar (DPS)

10 – 14 Juli 2017

10 – 14 July 2017

25 pasang

25 pairs

4. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch IV

Pre-Retirement Training

Batch IV

Bandar Udara Juanda –

Surabaya (SUB)

Juanda Airport –

Surabaya (SUB)

17 – 21 Juli 2017

17 – 21 July 2017

24 pasang

24 pairs

5. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch V

Pre-Retirement Training

Batch V

Bandar Udara Sultan Hasanuddin –

Makassar (UPG)

Sultan Hasanuddin Airport – Makassar

(UPG)

24 – 28 Juli 2017

24 – 28 July 2017

25 pasang

25 pairs

6. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch VI

Pre-Retirement Training

Batch VI

Bandar Udara Adisutjipto –

Yogyakarta (JOG)

Adisutjipto Airport –

Yogyakarta (JOG)

31 Juli – 04 Agustus

2017

31 July – 04 August

2017

25 pasang

25 pairs

7. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch VII

Pre-Retirement Training

Batch VII

Bandar Udara Ahmad Yani –

Semarang (SRG)

Ahmad Yani Airport –

Semarang (SRG)

06 – 10 November

2017

06 – 10 November

2017

25 pasang

25 pairs

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1332017 Sustainability Report

Page 134: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

134

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

PENILAIAN TERHADAP KARYAWAN 404-3

Untuk mengetahui performa dan kinerja karyawan,

Perseroan menerapkan Performance Management

System (PMS) berdasarkan Keputusan Direksi No. KEP

70/OM. 02.05/2013 tanggal 1 Juli 2013. Performance

Management System (PMS) adalah sistem pengelolaan

kinerja individu dalam jangka waktu tertentu sebagai

upaya memastikan agar unit kerja dan individu dapat

bekerjasama secara optimal dalam pencapaian target

Perseroan melalui perencanaan, pengorganisasian dan

evaluasi kinerja karyawan. Performance Management

System (PMS) dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan sekali

atau per semester. Seluruh karyawan (100%) baik laki-

laki maupun perempuan telah menerima hasil penilaian

kinerja.

KEPATUHAN

Dalam menjalankan operasional sehari-hari, khususnya

berkaitan dengan pengelolaan tenaga kerja, PT Angkasa

Pura I (Persero) senantiasa tunduk dan patuh terhadap

peraturan perundangan dan ketentuan lain yang

berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan. Komitmen

itu diwujudkan dalam praktik sehari-hari sehingga pada

tahun pelaporan tidak ada pengaduan yang diajukan,

ditangani dan harus diselesaikan oleh Perseroan

berkaitan dengan masalah ketenagakerjaan.

Komitmen Perseroan untuk mematuhi peraturan dan

ketentuan tentang ketenagakerjaan juga diwujudkan

dengan menghargai hak asasi manusia, antara lain, tidak

mempekerjakan anak dan tidak ada kerja paksa. Semua

karyawan yang bekerja di PT Angkasa Pura I (Persero)

adalah orang dewasa dan bekerja sesuai dengan jam

kerja yang ditetapkan oleh pemerintah. Upaya Perseroan

menghargai hak asasi manusia berbuah dengan tidak

adanya pengaduan yang diajukan, ditangani dan harus

diselesaikan oleh Perseroan berkaitan dengan masalah

hak asasi manusia. 408-1, 409-1

ASSESSMENT OF EMPLOYEES 404-3

In order to determine the performance of the

employees, the Company implements Performance

Management System (PMS) based on Directors

Decree No. KEP 70/ OM. 02.05 / 2013, dated July, 1

2013. Performance Management System (PMS) is an

individual performance management system within a

certain timeframe as an effort to ensure that the work

units and individuals can optimally work to achieve the

Company’s targets, by planning, organiz and evaluating

the employee performance. Performance Management

System (PMS) is carried out every 6 (six) months, or per

semester. All employees (100%), both male and females,

have received performance evaluation results.

OBEDIENCE

In performing day-to-day operations, particularly those

related to workforce management, PT Angkasa Pura

I (Persero) is always compliant to the laws and other

regulations concerning labor matters. The commitment

is manifested in daily practice so that in the reporting

year, no complaints related to labor matters are

submitted, handled and must be resolved by the

Company.

The Company’s commitment to comply with labor

provisions and regulations is also manifested by

respecting human rights, for instance not employing

children and forced labor. All employees working in PT

Angkasa Pura I (Persero) are adults, and work according

to working hours stipulated by the government. The

Company’s efforts to respect human rights bear fruits,

as seen in zero complaints related to human rights

issues that are filed, handled, and must be resolved by

the Company. 408-1, 409-1

No.Nama Pelatihan

Name of Training

Tempat Pelaksanaan

Place of Implementation

Tanggal

Date

Jumlah Peserta

Number of

Participants

8. Pelatihan Pra

Purna Bakti Batch VIII

Pre-Retirement Training

Batch VIII

Bandar Udara Adisoemarmo –

Surakarta (SOC)

Adisoemarmo Airport –

Surakarta (SOC)

20 – 24 November

2017

20 – 24 November

2017

24 pasang

24 pairs

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)134Laporan Keberlanjutan 2017

Page 135: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

135

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

ANTI KORUPSI DAN GRATIFIKASI

PT Angkasa Pura I (Persero) mendukung penuh

upaya pemerintah untuk memberantas korupsi,

dan menyatakan korupsi sebagai musuh bersama.

Salah satu jalan yang diambil Perseroan adalah

mencegah terjadinya kecurangan (fraud). Dalam hal

ini, Perseroan menerapkan Sistem Pengendalian

Internal yang merupakan aspek penting dalam

manajemen perusahaan yang sehat dan aman. Sistem

Pengendalian Internal meliputi pengendalian keuangan

dan operasional. Pengendalian keuangan merupakan

upaya yang dilakukan agar investasi, alokasi biaya,

dan perolehan laba berjalan sesuai dengan rencana

Perseroan. Sedangkan pengendalian Operasional

adalah proses penempatan agar kegiatan operasional

dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam meningkatkan

Sistem Pengendalian Internal di PT Angkasa Pura I

(Persero) meliputi pengawasan oleh manajemen dan

kultur pengendalian, kegiatan dan pemisahan fungsi

operasional, kegiatan pengendalian internal dan

perbaikan kualitas audit.

PT Angkasa Pura I (Persero) memiliki Unit Audit Internal

yang berfungsi membantu Direktur Utama dalam

menjalankan fungsi pengawasan terhadap efektivitas

sistem pengendalian internal dan pelaksanaan GCG

di Perseroan. Unit Internal Audit bertanggung jawab

langsung kepada Direktur Utama.

Di samping itu, Perseroan juga telah memiliki kebijakan

pengendalian gratifikasi. Perseroan sangat menyadari

bahwa gratifikasi sangat berpotensi menimbulkan

fraud. Penanganan pengendalian gratifikasi dilakukan

oleh Unit Pengendaian Gratifikasi PT Angkasa Pura I

(Persero) yang bertugas menerima dan meneruskan

pelaporan penerimaan dan pemberian gratifikasi

kepada Komite Pemberantas Korupsi (KPK).

Berikut mekanisme penanganan pelaporan dan

pengendalian gratifikasi di PT Angkasa Pura I (Persero):

ANTI CORRUPTION AND GRATIFICATIONPT Angkasa Pura I (Persero) fully supports the

government’s efforts to combat corruption, and

declares corruption as a common enemy. One method

taken by the Company is to prevent fraud. In this

regard, the Company implements Internal Control

System, which is an important aspect of sound and

safe corporate management. Internal Control System

includes financial and operational control. Financial

control is an effort made to run the investment, cost

allocation, and profitability according to the Company’s

plan. Meanwhile, operational control is the placement

process to effectively and efficiently implement

operational activities.

Activities done to improve the Internal Control System

in PT Angkasa Pura I (Persero) include supervision

by management and control culture, activities and

segregation of operational functions, internal control

activities, and audit quality improvements.

PT Angkasa Pura I (Persero) has Internal Audit Unit that

serves to assist the President Director in implementing

supervision function on the effectiveness of the internal

control system and GCG execution in the Company.

The Internal Audit Unit is directly responsible to the

President Director.

In addition, the Company also has a gratification control

policy. The Company is well aware that gratification

has the potential to generate fraud. The handling

for gratification control is executed by Gratification

Control Unit of PT Angkasa Pura I (Persero) that has

the responsibility to receive reports on the acts of

giving and receiving gratitutes and pass them on to the

Corruption Eradication Committee (KPK).

The mechanism adopted by PT Angkasa Pura I (Persero)

to deal with such reports is illustrated as follows:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1352017 Sustainability Report

Page 136: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

136

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Adapun mekanisme penanganan pelaporan atas

pelanggaran kepegawaian PT Angkasa Pura I (Persero)

adalah sebagai berikut:

The handling mechanism for reports on violation of

employment at PT Angkasa Pura I (Persero) is as follows:

Hadiah/ fasilitas

Gifts/Facilities

Analisa olehUPG

Analyzed by the Gratuity Control

Unit

Milik PelaporBelonging to the Reporting Party

PenetapanKepemilikan

Ownership Determination

Analisa olehKPK

Analyzed by the Commission

Eradication Commission

Milik InstansiBelonging to

the an Agency

Milik NegaraBelonging

to the State

Analisa Penetapan

StatusAnalysis of Status

Determination

Rekapitulasi Laporan

GratifikasiRecapitulation of Gratuity Reports

Data Base KPK

Database of the Commission Eradication Commission

Milik PelaporBelonging to the Reporting Party

Review oleh Unit Pengendali Gratifikasi (UPG)

Service-Related, Reviewed by the Gratuity

Control Unit, Position-Related

PelaporReporting

Party

Terkait JabatanRelated Positions

Terkait KedinasanRelated Service

LaporanReport

Diproses oleh BPK dan/atau P4DPProcessed by BPK and/or P4DP

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)136Laporan Keberlanjutan 2017

Page 137: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

137

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Sedangkan untuk mekanisme penanganan pelaporan

pelanggaran dari eksternal adalah sebagai berikut.

The handling mechanism for reports on violations from

external parties is as follows.

PELATIHAN ANTIKORUPSI

Salah satu aspek penting dalam pengelolaan human

capital ialah menjadikan seluruh karyawan PT Angkasa

Pura I (Persero) sebagai karyawan yang taat pada

hukum termasuk di dalamnya menjauhi perbuatan

korupsi.

Berkaitan dengan masalah dugaan korupsi, selama

tahun 2017, Internal Audit tidak mendapatkan temuan

berkaitan dengan dugaan korupsi. 205-3

PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Untuk mewujudkan komitmen PT Angkasa Pura I

(Persero) dalam Program Pengendalian Gratifikasi

(PPG) --yang dimulai sejak penandatanganan komitmen

antara PT Angkasa Pura I (Persero) dengan Komisi

Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tanggal 11 April

2014, PT Angkasa Pura I (Persero) telah membentuk

Unit Pengendali Gratifikasi, baik di Kantor Pusat dan

Kantor Cabang. Secara berkala, unit ini melakukan

berbagai program pengendalian gratifikasi.

Sesuai dengan Pedoman Pengendalian Gratifikasi,

Compliance and Regulation Department sebagai Unit

Pengendalian Gratifikasi (UPG), PT. Angkasa Pura I,

menerima dan meneruskan pelaporan penerimaan dan

pemberian Gratifikasi kepada KPK. Adapun mekanisme

penanganan pelaporan dan pengendalian gratifikasi PT.

Angkasa Pura I adalah sebagai berikut :

ANTICORRUPTION TRAINING

One crucial aspect of human capital management is

to create law-abiding employees of PT Angkasa Pura

I (Persero), including to make them steer clear of

corruption.

The Company’s commitment to anti-corruption attitude

and policies brings optimum results: the Internal Audit

did not find any evidentiary corruption case at PT

Angkasa Pura I (Persero) in 2017. Thus far, no action

was taken with regard to corruption in the reporting

year. 205-3

GRATIFICATION CONTROL

In order to embody the commitment of PT Angkasa

Pura I (Persero) in the Gratification Control Program

(PPG) - which was commenced at the signing of the

commitment between PT Angkasa Pura I (Persero) and

the Corruption Eradication Commission (KPK) on April

11, 2014, PT Angkasa Pura I ( Persero) established a

Gratification Control Unit, both at the Headquarter and

Branch Offices. This unit periodically conducts various

gratification control programs.

In accordance with the Gratification Control Guidelines,

the Compliance and Regulation Department as the

Gratification Control Unit (UPG), PT. Angkasa Pura I

receives reports on the acts of giving and receiving

gratitutes and passes them on to the Corruption

Eradication Committee (KPK). The mechanism adopted

by PT Angkasa Pura I (Persero) to deal with such reports

is illustrated as follows:

LaporanReport

Diproses oleh Corporate SecretaryProcessed by the Corporate

Diserahkan ke Unit atau Cabang terkaitSubmitted to the relevant Unit/ Branch

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1372017 Sustainability Report

Page 138: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

138

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Sementara itu, dalam upaya untuk meningkatkan

awareness dan mengoptimalkan penerapan

pengendalian gratifikasi di seluruh Kantor Cabang,

PT Angkasa Pura I (Persero) sesuai dengan Keputusan

Direksi Nomor : KEP.116/PG.02/2016 tanggal 21 Juli

2016 telah menetapkan perwakilan Unit Pengendali

Gratifikasi Kantor Cabang. Perwakilan Unit Pengendali

Gratifikasi di Kantor Cabang bertugas sebagai

perpanjangan tangan Unit Pengendali Gratifikasi

Kantor Pusat dalam memastikan penerapan Program

Pengendalian Gratifikasi.

Oleh karena begitu pentingnya pemahaman tentang

gratifikasi, maka PT Angkasa Puri I (Persero) terus

melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi,

baik kepada calon pegawai sampai kepada pejabat.

Sosialisasi dilakukan dengan cara memasukkan

Program Pengendalian Gratifikasi ke dalam kurikulum

pembelajaran pegawai maupun pejabat.

Hal yang tak kalah penting, sejak ditandatangani

komitmen Program Pengendalian Gratifikasi, PT

Angkasa Pura I (Persero) selalu aktif berpastisipasi

dalam program Komisi.

Meanwhile, in an effort to improve awareness and

optimize the application of gratification control in all

Branch Offices, PT Angkasa Pura I (Persero), based on

the Decree of the Board of Directors Number: KEP.116

/ PG.02 / 2016, dated July 21, 2016, established

the representatives of Gratification Control Unit in

Branch office who serve as a hand extension of the

Headquarter’s Gratification Control Unit, in order to

ensure the implementation of the Gratification Control

Program.

Due to the importance of the comprehension on

gratification, PT Angkasa Puri I (Persero) continues to

disseminate gratification controls, both to prospective

employees and officials. The dissemination is

implemented by incorporating the Gratification Control

Program into the learning curriculum for the employees

and officials.

Another important thing is that since the signing of

the Gratuity Control Program-related commitment, PT

Angkasa Pura I (Persero) always actively participates in

the Commission’s program.

Penerima Gratifikasi(Pelapor)

Surat KeputusanPenetapan

Status Gratifikasi

Menyerahkan BarangGratifikasi

Milik Negara

Mengisi Formulir Pelaporan Gratifikasi

Verifikasi kelengkapan,

Review Dokumen,Dokumentasi Barang

dan Menyimpang Barang Gratifikasi

Verifikasi Kelengkapan

RekapitulasiLaporan

(7 Hari Kerja)

Analisa dan Penetapan Status

Mengirimkan Laporan

Penerima Gratifikasike KPK

Permintaan Datadan Keterangan

Menyerahkan Barang

Gratifikasi ke Unit Pengendali

Gratifikasi Kantor Pusat atau Kantor

CabangMenyerahkan langsung atau Mengirimkan

Formulir ke Emailpelaporan.

[email protected]

@

Surat Keputusan

DATA

5

a

a

b

b

c

c

6 7

1

2

3

4

MULAI

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)138Laporan Keberlanjutan 2017

Page 139: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

139

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Kelestarian lingkungan merupakan isu global yang

menuntut kepedulian bersama, termasuk korporasi

seperti PT Angkasa Pura I (Persero). Hal itu tak lepas

dari kondisi faktual bahwa kerusakan lingkungan, baik

bumi, air dan udara, demikian nyata.

Ada beragam penyebab sehingga kerusakan lingkungan

semakin menjadi. Bumi kian merana sejalan dengan

semakin banyaknya penebangan pohon, tercemar

limbah sehingga kesuburannya hilang, dan sebagainya.

Nasib air pun tak jauh berbeda. Selain karena makin

banyak sumber air bersih yang mati dan lahannya

beralih fungsi, air bersih kian sulit diperoleh karena

kondisi air sangat tercemar. Sampah dan limbah dari

pabrik, perkantoran dan rumah tangga menjadi problem

besar tentang ketersediaan air bersih yang hingga saat

ini belum bisa diatasi.

Kondisi udara tak kalah mengenaskan. Polusi yang

timbul akibat aktivitas industri, terus bertambahnya

Environmental sustainability is a global issue that

demands mutual concern from many parties, and

corporation like PT Angkasa Pura I (Persero) is no

exception. It is inseparable from the factual condition

showing the real damage of the environment, whether

on earth, water and air.

There are various causes that contribute to the

intensifying damage of the environment. The earth is

in agony even more, alongside the increasing number

of tree logging, waste pollution which leads to demise

of its fertility, and so on. Water also suffers the not-so-

different fate. Besides the vanishing clean water, and

land that switches function, clean water is increasingly

difficult to get, due to highly polluted water condition.

Garbage and wastes from factories, offices and

households, are a major problem for clean water

availability with no solution to this present day.

Air condition is no less miserable. Pollution resulted

from industrial activity and the increasing usage of

BERGERAK BERSAMA MEMBANGUN KEPEDULIAN LINGKUNGANMoving Together to Build Environmental Care

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1392017 Sustainability Report

Page 140: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

140

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

pemanfaatan moda transportasi berbahan bakar

minyak dan sebagainya, membuat kualitas udara begitu

buruk dan tak sehat untuk dihirup. Kondisi seperti itu

niscaya membuat kualitas kehidupan manusia semakin

buruk.

Sebagai korporasi yang bertanggungjawab, PT Angkasa

Pura I (Persero) berkomitmen untuk membangun

kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Berbagai

langkah dan kebijakan diambil guna mewujudkan

komitmen tersebut. Dalam hal ini, Perusahaan

berada dalam satu barisan dengan mereka yang

mengkampanyekan Go Green, gerakan penyelamatan

lingkungan bumi.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kelestarian

lingkungan, PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa

mempertimbangkan faktor lingkungan hidup

dalam pengelolaan usaha kebandarudaraan. Hal itu

diwujudkan melalui kebijakan manajemen untuk selalu

taat dan memenuhi semua peraturan perundang-

undangan terkait dengan lingkungan. Perseroan juga

berperan aktif dalam upaya melakukan penghijauan

dan pembuatan bandar udara yang ramah lingkungan

(green airport atau eco-airport).

Langkah nyata kebijakan pro-lingkungan yang dilakukan

PT Angkasa Pura I (Persero) adalah menerapkan

standarisasi internasional ISO 14001: 2014/SNI 19 –

14001:2005 tentang Sistem Manajemen Lingkungan

di bandara-bandara yang dikelola oleh Perusahaan.

Langkah yang lain, insan PT Angkasa Pura I (Persero)

berupaya semaksimal mungkin untuk menerapkan

kegiatan pro-lingkungan dalam opeasional keseharian.

Dalam hal ini, kami berpegang pada prinsip 3R (Reduce,

Reuse, and Recycle). 103-2

PENGGUNAAN KERTAS 301-1

Kertas merupakan kebutuhan operasional kantor yang

vital. Walau begitu, sejalan dengan kemajuan teknologi

dan informasi, Angkasa Pura Airports mengambil

kebijakan untuk mengurangi penggunaan kertas dan

memperbanyak komunikasi dengan sarana teknologi

informasi, seperti email dan intranet (saluran internet

untuk internal perusahaan). Dalam hal ini, Perseroan

mengarah pada kebijakan paperless office.

Walau begitu, dalam kondisi tertentu, jika terpaksa

harus menggunakan kertas, maka insan Perseroan

akan menggunakan dengan lebih cermat dan hati-hati

sehingga tidak membuang-buang kertas. Sebab, kami

menyadari bahwa semakin banyak kertas terpakai,

oil-fueled means of transportation, and so forth, has

created very poor air quality and unhealthy to inhale.

Such condition undoubtedly leads to worse human life

quality.

As a responsible corporation, PT Angkasa Pura I (Persero)

has commitment to build awareness to environmental

sustainability. Many steps and policies are taken to

bring such commitment into reality. In this case, the

Company puts a united front with those campaigning

for ‘Go Green’, an environmental movement to save the

earth.

As a form of commitment to environmental

sustainability, PT Angkasa Pura I (Persero) always

considers environmental factors in airport management.

They actualize such thing through the management

policy which always obeys and complies with the

laws and regulations related to the environment. The

Company also plays an active role in greening activities

and creating green airports or eco-airports.

The concrete step of pro-environment policy

undertaken by PT Angkasa Pura I (Persero) is to apply

the international standard ISO 14001: 2014 / SNI 19 -

14001: 2005 on Environmental Management System

at airports operated by the Company. In another step,

the personnel of PT Angkasa Pura I (Persero) strive

to optimally implement pro-environment activities

in daily operations. In this case, we adhere to the 3R

principle (Reduce, Reuse, and Recycle). 103-2

PAPER USAGE 301-1

Paper is a vital operating necessity for offices. However,

in line with technological advances and information,

Angkasa Pura Airport has adopted a policy of reducing

paper usage and intensifying communication by means

of information technology, such as email and intranet

(internet channels for the Company’s internal parties).

In this regard, the Company is heading to a paperless

office policy.

However, under certain circumstances, if forced to

use paper, the Company will use it more carefully and

thriftily, thus avoiding a waste of paper. It is so because

we realize that the more paper usage means taking

part in wasting away trees to make paper. A number of

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)140Laporan Keberlanjutan 2017

Page 141: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

141

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

itu berarti ikut andil dalam pemanfaatan pohon untuk

membuat kertas. Sejumlah literatur menyebutkan

bahwa untuk memproduksi 16,67 rim kertas atau 8.333

lembar kertas A4 (kertas fotokopi) dibutuhkan 1 (satu)

batang pohon –ada yang menyebut pohon berusia 10

tahun.

Langkah cermat dan hati-hati itu dalam penggunaan

kertas, antara lain, diwujudkan dengan mencetak

dalam kertas bolak-balik, memanfaatkan kertas

bekas (sisi yang masih kosong) untuk draft naskah,

atau meneliti secara seksama agar menghindarkan

kesalahan ketik sebelum dicetak. Selain kertas untuk

keperluan administrasi perkantoran, Perusahaan juga

menggunakan kertas tisu yang sama-sama berbahan

baku bubur kayu.

Pada tahun pelaporan, Perusahaan menyatukan

pembelian kertas dalam peralatan perkantoran dalam

akun Beban Pemakaian Persediaan. Selama tahun 2017,

beban untuk peralatan kantor tercatat sebesar Rp10,55

miliar, turun 22,25% dibanding tahun 2016 dengan

beban peralatan kantor sebesar Rp13,57 miliar.

KONSUMSI ENERGI

PT Angkasa Pura I (Persero) menggunakan energi listrik

dari PT PLN (Persero) untuk mendukung kegiatan

operasional sehari-hari. Kami menyadari bahwa

ketersediaan pasokan listrik masih terbatas dan

belum tersebar merata di seluruh Indonesia. Untuk

itu, Perusahaan berupaya untuk melakukan langkah-

langkah penghematan listrik. Antara lain, mematikan

lampu dan piranti elektronik yang tidak digunakan,

mengganti lampu dengan lampu hemat energi,

memperpanyak panel kaca di perkantoran sehingga

memungkinkan untuk memanfaatkan sinar matahari

sebagai sumber cahaya pada siang hari, memperbanyak

penggunaan panel surya untuk lampu penerangan, dan

sebagainya. 302-4

Pada tahun 2017, biaya penggunaan listrik tercatat

sebesar Rp282,50 miliar, naik 2,67% dibanding

tahun 2016 dengan biaya penggunaan listrik sebesar

Rp275,14 miliar.

Konsumsi energi lain yang dipakai Perseoran adalah

bahan bakar minyak, terutama untuk kendaraan

operasional. Sama seperti listrik, ketersediaan dan

pasokan BBM juga sangat terbatas sehingga diperlukan

efisiensi dalam penggunaannya. Misalnya, dengan

mengurangi perjalanan dinas, mengganti rapat fisik

dengan memanfaatkan piranti teknologi informasi

telekonferensi, dan sebagainya.

literature studies state that producing 16.67 reams of

paper or 8,333 sheets of A4 paper (photocopy paper)

takes 1 (one) tree – some even said it took 10 years

old trees.

Careful and prudent steps to use the paper are: printing

on two sides of paper, using scrap paper (the blank side)

for drafting manuscript, and making careful observation

to avoid typos before printing. Besides paper for office

administration purposes, the Company also uses tissue

paper which is also made from raw wood pulp.

In the reporting year, the Company includes paper

purchase into office equipment expense under an

Inventory Usage account. In 2017, the cost of office

equipment is recorded at (Rp)10.55 billion, which down

by 22.25%, compared to 2016 with office equipment

expense of (Rp)13.57 billion.

ENERGY CONSUMPTION

PT Angkasa Pura I (Persero) uses electricity from PT

PLN (Persero) to support daily operational activities.

We are aware that the availability of electricity supply

is still limited and not evenly distributed throughout

Indonesia. To that end, the Company seeks to do

electricity saving measures. It includes turning off lights

and unused electronic devices, replacing lamps with

energy-saving lamps, installing more glass panels to the

offices to allow the sunlight in as a light source during

the day, increasing the use of solar panels for lighting,

and so forth. 302-4

In 2017, the cost of electricity usage is recorded at (Rp)

282.50 billion for 2017, which is an increase by 2.67%

compared to 2016, with the cost of electricity usage at

(Rp) 275.14 billion

Another energy consumed by the Company is fuel oil,

especially for operational vehicles. Similar to electricity,

the availability and supply of fuel oil is very limited,

thus demanding efficiency in its usage. The example for

efficiency efforts are reducing official travel, switching

physical meetings to teleconferencing information

technology device, and so on.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1412017 Sustainability Report

Page 142: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

142

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Selama tahun 2017, dana yang dikeluarkan untuk

pembelian BBM dan pelumas tercatat sebesar Rp12,86

miliar. Jumlah itu turun 0,46% dibanding tahun 2016

dengan biaya pembelian BBM dan pelumas sebesar

Rp12,92 miliar (disajikan ulang). 302-1, 302-4

PENGGUNAAN AIR

Selain energi, PT Angkasa Pura I (Persero) juga

membutuhkan air untuk menunjang operasional kantor,

antara lain, untuk keperluan domestik karyawan dan

para pengguna bandara (kamar kecil, wudhu, dan lain-

lain), menyiram tanaman, mengepel lantai perkantoran,

dan sebagainya.

Untuk memenuhi kebutuhan air, Perusahaan

menggunakan air dari PDAM (Perusahaan Daerah

Air Minum). Oleh karena bahan baku air PDAM juga

semakin terbatas, maka langkah penghematan juga

harus dilakukan. Dalam hal ini, efisiensi yang dilakukan

Perseroan antara lain secara rutin dilakukan pengecekan

instalasi air sehingga segera bisa dilakukan perbaikan

jika ada kebocoran, dan memberikan himbauan untuk

menggunakan air secara bijak (tidak boros). Sejalan

dengan komitmen untuk menerapkan eco-airports,

Perusahaan juga terus mengembangkan pemanfaatan

air hujan maupun air laut yang diubah dengan teknologi

reverse osmosis sehingga layak minum.

Adapun dana yang dikeluarkan PT Angkasa Pura I

(Persero) untuk membayar penggunaan air tercatat

sebesar Rp27,72 miliar, naik 13,75% dibanding tahun

2016, dengan pembayaran air sebesar Rp24,37 miliar

(disajikan ulang) 303-1

PENGELOLAAN LIMBAH

Sejalan dengan meningkatnya jumlah penumpang

pesawat, maka jumlah limbah yang dihasilkan juga

terus bertambah. Dalam hal ini, limbah yang dihasilkan

lebih banyak berupa limbah padat, yakni sampah.

Untuk menjaga kebersihan lingkungan bandara, PT

Angkasa Pura I (Persero) menyediakan tempat sampah

dalam jumlah yang cukup sehingga meminimalkan

pembuangan sampah yang semena-mena. Sampah-

sampah dari bak/tempat sampah tersebut akan

dikumpulkan, dan selanjutnya dibuang ke tempat

pembuangan sampah akhir oleh pihak ketiga sebagai

mitra Perusahaan. 306-2

In 2017, the fund spent on fuel and lubricant purchases

is recorded at (Rp)12.86 billion. That number decreased

by 0.46%, compared to 2016, which was amounted to

Rp12.92 billion (restated). 302-1, 302-4

WATER USAGE

Besides energy, PT Angkasa Pura I (Persero) also needs

water to support office operations, such as for domestic

use of the employees and airport users (toilets, ablution,

etc.), watering plants, mopping office, etc.

To meet the needs for water, the Company uses water

from PDAM (Local Water Company). Because the water

supply of PDAM is also getting limited, the saving efforts

should also be done. In this regard, the saving efforts

taken by the Company are to routinely check the water

installation that allows immediate reparation in case of

leakage, and to make a plea for efficient water usage.

In line with the commitment to implement eco-airports,

the Company also continues to develop utilization of

rainwater and seawater converted by reverse osmosis

technology to make them drinkable.

Meanwhile, PT Angkasa Pura I (Persero) spent (Rp) 27.72

billion to pay for water usage, which is an increase by

13.75% from 2016, with water bill of Rp24.37 billion

(restated) 303-1

WASTE MANAGEMENT

In line with the increasing number of passenger aircraft,

the amount of waste also continues to grow. In this

regard, solid garbage is the mostly-produced form

of waste. To maintain the cleanliness of the airport

environment, PT Angkasa Pura I (Persero) provides

sufficient garbage bins to suppress littering. Garbage

from the bins will be collected, and then disposed

to final landfill by a third party as a partner of the

Company. 306-2

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)142Laporan Keberlanjutan 2017

Page 143: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

143

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

PEMBIAYAAN BIDANG PELESTARIAN LINGKUNGAN

Sebagai korporasi yang berorientasi keberlanjutanya,

PT Angkasa Pura I (Persero) berkomitmen dan

mendukung program pemerintah di bidang pelestarian

alam. Langkah nyata yang dilakukan Perusahaan adalah

melakukan penghijauan di area sekitar bandara dan di

lingkungan masyarakat sekitar wilayah usaha. Selain

itu, Perseroan juga berperan aktif dalam pelestarian

alam di daerah-daerah penyangga lainnya, serta

menjadi koordinator BUMN Peduli Penghijauan untuk

Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Seperti disampaikan dalam pembahasan PKBL pada

Laporan ini, hingga akhir tahun 2017, PT Angkasa

Pura I (Persero) telah berpartisipasi dalam bidang

pelestarian alam dengan nilai total mencapai

Rp5.445.695.209. Untuk tahun 2017, dana yang telah

disalurkan Perusahaan di bidang ini tercatat sebesar

Rp528.820.000. 304-3

SERTIFIKASI DI BIDANG LINGKUNGAN 102-12

Sertifikasi bidang lingkungan terkait bandar udara

sangat bermanfaat bagi keberlangsungan bandara

ramah lingkungan sesuai dengan PP 40 tahun 2012.

Kepemilikan sertifikasi lingkungan juga berdampak

positif dalam membangun citra Perusahaan. Hingga

akhir tahun 2017, beberapa sertifikasi yang sudah,

sedang dan akan dijalankan oleh PT Angkasa Pura I

(Persero) adalah sebagai berikut:

Nama Sertifikasi

Name of Certification

Deskripsi

Description

Lokasi Bandar Udara

Airport Location

a. Airport Carbon Accreditation

Airport Carbon Accreditation

Airport Carbon Accreditation adalah

sertifikasi yang diberikan oleh Airport Council

International kepada bandara yang telah

melakukan perhitungan, dan melakukan upaya

dalam menurunkan jumlah emisi dan karbon

yang dihasilkan oleh kegiatan operasional

Bandar udara.

Airport Carbon Accreditation is a certification

awarded by Airport Council International to

airports that has calculated and made efforts to

reduce emission and carbon rate generated by

airport operations.

- Bandara I Gusti Ngurah Rai -

Denpasar Bali

- I Gusti Ngurah Rai Airport –

Denpasar, Bali

ENVIRONMENTAL CONSERVATION FUNDING

As a company which is oriented to sustainability, PT

Angkasa Pura I (Persero) is committed and supports

the government program in nature conservation sector.

The concrete step taken by the Company is to conduct

greening activities to the areas surrounding the airport

and the community environment surrounding the

business area. In addition, the Company also plays an

active role in the nature conservation in other buffer

zones, as well as being the coordinator of SOEs in the

program ‘Concern for Greening Activities’ at East Nusa

Tenggara Province.

As conveyed in the discussion of Partnership and

Community Development Program (PKBL) on this

report, until the end of 2017, PT Angkasa Pura I

(Persero) has been participating in the field of nature

conservation with a total value of (Rp) 5,445,695,209.

For 2017, the fund allocated by the Company to this

field is (Rp) 528,820,000. 304-3

ENVIRONMENTAL CERTIFICATION 102-12

Environmental certification related to airports is highly

beneficial for the sustainability of environmentally-

friendly airport, according to Government Regulation 40

of 2012. The ownership of environmental certification

also has a positive impact in building the Company’s

image. Until the end of 2017, some certifications that

have been, are, and will be carried out by PT Angkasa

Pura I (Persero) are as follows:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1432017 Sustainability Report

Page 144: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

144

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Nama Sertifikasi

Name of Certification

Deskripsi

Description

Lokasi Bandar Udara

Airport Location

b. Sertifikasi Green Building

Green Building Cerification

Bangunan Bandara Udara PT. Angkasa Pura

I (Persero) diharapkan menjadi sebuah

bangunan yang berkinerja hijau. Kinerja

hijau ini mengikuti tolok ukur bangunan

gedung hijau bernama Greenship. Kegiatan

ini meliputi berbagai pekerjaan, antara lain,

perencanaan, pembangunan pengoperasian dan

pemeliharaan, pengadaan serta kegiatan lain

yang diperlukan. Keberhasilan dalam mengikuti

tolok ukur ini disahkan dalam sertifikat

Greenship yang diterbitkan oleh Green Building

Council Indonesia (GBCI). Bila bangunan gedung

sudah besertifikat, maka pemilik memiliki

legitimasi untuk menyebutnya sebagai Green

Building.

PT. Angkasa Pura I (Persero) Airport building

is expected to be a green performance

building. This green performance follows the

benchmark of a green building called Greenship.

Such activity includes various duties, such

as planning, construction, operation and

maintenance, procurement, as well as other

necessary activities. The success in following

this benchmark is legalized in Greenship

certificate, issued by Green Building Council

Indonesia (GBCI). In case the building has earned

such certification, the owner is legitimate to call

it Green Building.

- Bandara Ahmad Yani -

Semarang

- Bandara NYIA Kulon Progo -

DIY

- Bandara I Gusti Ngurah Rai -

Denpasar Bali

- Ahmad Yani Airport -

Semarang

- NYIA Airport - Kulon Progo,

Yogyakarta

- I Gusti Ngurah Rai Airport –

Denpasar, Bali

c. Pengembangan dan Sertifikasi

ISO 14001

Development and Certification of

ISO 14001

ISO 14001 merupakan bagian dari keseluruhan

sistem manajemen yang termasuk di dalamnya

struktur organisasi, aktivitas perencanaan,

tanggung jawab, praktek, prosedur-prosedur,

proses dan sumber daya untuk pengembangan,

penerapan, pencapaian, pengkajian dan

pemeliharaan kebijaksanaan lingkungan.

Dengan Sistem Pengelolaan yang terintegrasi

diharapkan bandara PT. Angkasa Pura I (Persero)

dapat memenuhi kriteria Eco Airport.

- Bandara Sultan Hasanuddin

- Makassar

- Bandara SAMS Sepinggan -

Balikpapan

- Bandara Juanda - Surabaya

ISO 14001 is a part of the overall management

system, which consists of organizational

structure, planning activities, responsibilities,

practices, procedures, processes and resources

for the development, implementation,

achievement, assessment and maintenance of

environmental policies.

It is expected that PT. Angkasa Pura I (Persero)

Airport is able to meet the criteria of Eco-Airport

through Integrated Management System.

- Sultan Hasanuddin Airport -

Makassar

- SAMS Airport - Sepinggan,

Balikpapan

- Juanda Airport - Surabaya

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)144Laporan Keberlanjutan 2017

Page 145: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

145

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

BERKOMITMEN MEWUJUDKAN BANDARA RAMAH LINGKUNGAN

Pemerintah bergiat membangun infrastruktur, termasuk

di dalamnya bandar udara. Selain membangun bandara

baru, sejalan dengan meningkatnya animo masyarakat

menggunakan pesawat, pemerintah juga melakukan

pengembangan sejumlah bandara yang telah ada.

Rencana pembangunan bandara baru dan

pengembangan bandara yang berada dalam area

pengelolaan PT Angkasa Pura I (Persero), antara lain:

a. Pembangunan bandara baru Yogyakarta di Kulon

Progo.

b. Pengembangan Bandara Ahmad Yani, Semarang.

c. Pengembangan Bandara Syamsuddin Noor,

Banjarmasin.

d. Pengembangan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

e. Pengembangan Bandara Adi Soemarmo, Solo.

Dalam pembangunan dan pengembangan bandara,

Perusahaan berkomitmen untuk menerapkan eco-

airports atau bandara ramah lingkungan. Hal itu selaras

dengan salah satu misi PT Angkasa Pura I (Persero), yakni

Memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan

hidup. Komitmen ini sekaligus merupakan pemenuhan

kepatuhan terhadap Undang Undang Nomor 32 Tahun

2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan

Hidup, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor

40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian

Lingkungan Hidup Bandar Udara, Peraturan Pemerintah

Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang Izin

Lingkungan dan Peraturan Perundangan lainnya. 307-1

Untuk keperluan tersebut, PT Angkasa Pura I (Persero)

telah melakukan penyusunan dokumen analisis dampak

lingkungan untuk mendapatkan izin lingkungan sebelum

dilakukannya pembangunan bandara. Selama tahun

2017, program-program kerja yang menunjang upaya

tersebut, di antaranya:

a. Penyusunan Dokumen Amdal Baru Pembangunan

Bandara Baru Yogyakarta di Kulon Progo

b. Penyusunan Dokumen Adendum Pengembangan

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali; dan

c. Penyusunan Dokumen Adendum Pengembangan

Bandara Adi Soemarmo - Solo

Salah satu izin lingkungan yang terbit pada tahun 2017

adalah izin lingkungan dan kelayakan lingkungan hidup

rencana Pembangunan Bandara Baru Yogyakarta di

Kulon Progo.

COMMITMENT TO CREATE ENVIRONMENTALLY-FRIENDLY AIRPORTS

The government is actively building the infrastructure,

including the airports. Besides building new airports,

which is in line with the growing public interest to take

airplanes as means of transport, the government is also

making developments to some existing airports.

Here is new airport construction planning and

development to the airports under the management

area of PT Angkasa Pura I (Persero):

a. Construction of new airport in Kulon Progo,

Yogyakarta.

b. Development of Ahmad Yani Airport, Semarang.

c. Development of Syamsuddin Noor Airport,

Banjarmasin.

d. Development of Airport I Gusti Ngurah Rai, Bali.

e. Development of Adi Soemarmo Airport, Solo.

In the construction and development of airports,

the Company is committed to apply eco-airports or

green airports. Such thing is in line with one of the

missions of PT Angkasa Pura I (Persero), namely

to positively contribute to the environment. This

commitment is also a compliance with Law Number 32

of 2009 on Environmental Protection and Management,

Government Regulation of the Republic of Indonesia

Number 40 of 2012 on Development and Conservation

to the Airports’ Environment, Government Regulation

No. 27 of 2012 on Environmental License and other

legislations. 307-1

For this purpose, PT Angkasa Pura I (Persero) has

prepared documents on environmental impact analysis

to obtain environmental license, prior to airport

construction. Throughout 2017, work programs that

support these efforts include:

a. Preparation of Documents on New Environmental

Impact Analysis (Amdal) regarding the Construction

of New Airport in Kulon Progo, Yogyakarta

b. Preparation of Addendum Documents on the

Development of I Gusti Ngurah Rai Airport in Bali;

and

c. Preparation of Addendum Documents on the

Development of Adi Soemarmo Airport, Solo.

One of the environmental permits issued in 2017 is

environmental permit and environmental feasibility

of New Airport Construction Plan in Kulon Progo,

Yogyakarta.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1452017 Sustainability Report

Page 146: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

146

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Langkah nyata mewujudkan bandara yang ramah

lingkungan diwujudkan PT Angkasa Pura I (Persero)

dalam pengembangan Bandara Internasional Ahmad

Yani, Semarang. Bandara yang memiliki terminal

terapung ini direncanakan bisa beroperasi sebelum Hari

Raya Idul Fitri tahun 2018.

Konsep ramah lingkungan diusung dalam sejumlah hal.

Antara lain, dinding bangunan banyak menggunakan

panel kaca untuk menghemat listrik, memperbanyak

penggunaan panel surya untuk lampu penerangan jalan

umum, memanfaatkan air laut dan air hujan sebagai air

siap minum melalui pemanfaatkan teknologi reverse

osmosis. Untuk menghemat penggunaan air, toilet akan

menggunakan sensor sehingga air yang keluar lebih

terkontrol. Bandara juga akan dilengkapi dengan taman-

taman. Dengan konsep seperti ini, bandara Ahmad Yani

akan didaftarkan untuk memperoleh sertifikat green

building. 302-4, 303-3

MENGUSIR BURUNG, MENYELEMATKAN PENERBANGAN

Jangan kaget jika suatu saat Anda melihat petugas

memotong rumput malam-malam di kawasan bandara?

Bukan mereka tak tahu waktu karena bekerja di saat

orang yang lain sedang istirahat, bahkan nyenyak

tertidur. Sebab, bagi petugas pemotong rumput di area

bandara, justru pada malam hari itulah waktu yang

tepat untuk bekerja. Dengan bekerja di malam hari,

maka mereka bisa meminimalkan potensi gangguan

terhadap penerbangan di bandara tersebut. Kok bisa?

Dalam sebuah kesempatan di Jakarta, akhir Maret

2018, Direktur Jenderal Perhubungan Kementerian

Perhubungan, Agus Santoso, memberikan penjelasan

yang sangat gamblang. Kegiatan memotong rumput

dilakukan pada malam hari demi menghindari datangnya

kawanan burung. Sebab, saat rumput dipotong,

biasanya belalang dan ulat yang ada di rumput tersebut

bermunculan sehingga bisa mengundang burung-

burung yang sebagian aktif di siang hari untuk datang.

Dengan pemotongan rumput di malam hari, otomatis

kawanan burung tak hadir karena sedang terlelap,

sehingga risiko terjadinya bird strike atau tabrakan

pesawat dengan burung bisa dihindarkan.

The concrete step taken by PT Angkasa Pura I (Persero)

to create the environmentally-friendly airport is shown

in the development of Ahmad Yani International Airport,

Semarang. This airport that has floating terminals is

planned to begin its operation prior to Eid al-Fitr of

2018.

Environmentally-friendly concept is celebrated in many

things, such as building large number of building walls

that use glass panels to save electricity, boosting the

use of solar panels for public street lighting, utilizing

sea water and rainwater as drinkable water through

the reverse osmosis technology. To save water usage,

toilets will use sensor to control the outflowing water.

The airport will also be decorated with gardens. Under

this concept, Ahmad Yani Airport will be registered to

obtain green building certificate. 302-4, 303-3

MAKING BIRDS STOP COMING, SAVING FLIGHTS

Do not be surprised if one day you see officers mowing

the grass at night in the airport area? It is not that they

do not have manners as they are working while others

are having a rest, even sleeping very soundly. But, for

workers tasked with mowing the grass in the airport

area, night is the best time to complete their work.

Working at night, then they can minimize potential

disruption for flights at the airport. How come?

On an occasion in Jakarta at the end of March 2018,

the Director General of Transportation of the Ministry

of Transportation Agus Santoso gave a very clear

explanation. The activity of mowing the grass is done

at night in order to avoid a flock of birds coming

over. Because, when the grass is mowed, locusts and

caterpillars on the grass usually pop up, causing birds,

some of which are active during the day, to come over.

By having the grass mowed at night, no flock of birds

will come over as they are sleeping, eliminating the risk

of bird strikes or a collision between an aircraft and a

bird.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)146Laporan Keberlanjutan 2017

Page 147: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

147

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Selama tahun 2017, beberapa kasus bird strike terjadi di

Indonesia. Pada Juni, moncong pesawat Lion Air penyok

karena bird strike di Surabaya; selanjutnya, pada September,

pesawat Air Asia di Medan mengalami kerusakan pada

bagian fan blade. Sementara itu, pada awal November

2017, operasional bandar udara internasional Adisutjipto

Yogyakarta terpaksa ditutup beberapa saat gara-gara

banyak burung beterbangan di area landasan pacu.

Khusus kasus di Adisutjipto, General Manager PT.

Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional

Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, dalam

siaran persnya menyatakan keberadaan sekelompok

burung di sepanjang area landasan disebabkan kondisi

alam, pasca hujan, yang menimbulkan banyak laron

dan memicu datangnya burung-burung tersebut. Hasil

identifikasi menyebutkan jenis burung yang datang

adalah Kuntul Kerbau (Purpurea) dan Cangak Abu

(Ardea Cinerea).

BIRD STRIKE MENINGKAT

Aspek terpenting dalam pengelolaan bandar udara

adalah aspek jaminan keselamatan penerbangan,

termasuk keselamatan dari tabrakan dengan hewan

atau satwa liar. Sebab itu, dalam Peraturan Direktur

Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/42/

III/2010 tentang Petunjuk dan Tata Cara Peraturan

Keselamatan Penerbangan dicantumkan pasal-pasal

tentang manajemen bahaya hewan liar. Dibandingkan

dengan hewan lain, tabrakan dengan burung atau bird

strike, termasuk paling sering terjadi. Meski tak semua

kejadian bird strike berakibat fatal, namun kerugian

yang ditimbulkan secara ekonomi bisa cukup besar.

Secara umum, kejadian bird strike dilaporkan semakin

meningkat di beberapa wilayah di dunia. Sebab itu,

kepedulian akan risiko bird strike terhadap keselamatan

penerbangan kian meningkat dan menjadi perhatian. Salah

satu penyebab meningkatnya peluang terjadinya bird

strike adalah konversi lahan basah untuk pembangunan

landasan udara, yang mempersempit habitat burung.

Tabrakan antara pesawat terbang dengan burung umum

terjadi dibandingkan tabrakan dengan jenis satwa lain

karena burung dan pesawat menggunakan ruang udara

yang sama. Perilaku burung juga mempengaruhi risiko

tabrakan dengan pesawat. Banyak burung yang memiliki

perilaku terbang berkelompok dan melakukan migrasi

pada ketinggian tertentu. Ketinggian terbang burung

yang melakukan migrasi bervariasi, mulai 42m-410m

dari permukaan tanah pada burung-burung air (Kahlert

et al 2012), 1000-2500m pada burung pemangsa diurnal

Throughout 2017, there were several cases of bird

strikes that took place in Indonesia. In June, the nose

of Lion Air’s aircraft was dented due to a bird strike in

Surabaya; then, in September, the fan blade of Air Asia’s

aircraft in Medan was damaged. Meanwhile, in early

November 2017, Adisutjipto International Airport of

Yogyakarta had to stop operating temporarily because

a large number of birds flew around the runway area.

Especially in the case of Adisutjipto, General Manager of

PT Angkasa Pura I (Persero) for Adisutjipto International

Airport of Yogyakarta Agus Pandu Purnama in a press

release made a statement that the existence of a

flock of birds along the runway area was because of

Nature, especially after the rain, which caused insects

called laron to come out and attract birds. According

to identification results, it is revealed that the types of

birds coming over were Kuntul Kerbau (Purpurea) and

Cangak Abu (Ardea Cinerea).

AN INCREASED INCIDENCE OF BIRD STRIKES

The most important aspect of airport management

is flight safety assurance, including safety from

collisions with animals or wild animals. Therefore, in

the Regulation of the Director General of Civil Aviation

Number SKEP/ 42/ III/ 2010 concerning Guidelines

and Procedures of the Civil Aviation Safety Regulation,

articles concerning wild animal hazard management are

included. Compared to other animals, a collision with

birds known as bird strikes is one of the incidents that

occur the most commonly. Although not all bird strike

events are fatal, but the economic losses incurred are

quite substantial.

In general, it is reported that the incidence of bird

strikes has decreased in some areas across the world.

Therefore, the awareness of the threat of bird strikes to

flight safety is increasing and needs attention. One of

the causes for the increasing possibility of bird strikes

is the conversion of wetlands for the construction of an

airstrip, making the habitat of birds narrower.

Collisions between an aircraft and birds are more

common compared to collisions with other animals

because both birds and aircrafts use the same airspace.

Bird behavior also affects the risk of a collision with an

aircraft. Many birds tend to fly in groups and migrate

at a certain height. The flying height of migratory birds

varies, ranging from 42 – 410 m above ground level for

water birds (Kahlert et al., 2012), 1,000 – 2,500 m for

diurnal predatory birds (Mateos-Rodriguez and Liechti

2011) to 3,000 m for perching birds (passerine) (Dokter

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1472017 Sustainability Report

Page 148: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

148

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

(Mateos-Rodriguez dan Liechti 2011) hingga mencapai

3000 m pada burung-burung petengger (passerine)

(Dokter et al. 2013). Dengan ketinggian demikian, maka

peluang terjadinya tabrakan dengan burung lebih besar

ketika pesawat akan melakukan pendaratan (landing)

dan/atau lepas landas (take off).

Data yang dilaporkan oleh FAA-USDA (2014)

menunjukkan bahwa tabrakan burung dengan pesawat

penerbangan sipil di Amerika Serikat sebagian besar

(61%) terjadi saat pesawat landing dibandingkan pada

saat take off (35%). Dari 40 kejadian bird strike yang

dilaporkan di Bandar Udara Juanda, Surabaya pada

periode tahun 2010-2014, peringkat kedua terbanyak

(14 kejadian, 35%) terjadi pada saat landing, sedangkan

peringkat tertinggi (15 kejadian, 37,5%) terjadi pada

saat pesawat menuju runway. Perilaku burung serta

kondisi bandara udara yang umumnya berada pada

atau dikelilingi oleh habitat yang disukai oleh burung

meningkatkan peluang terjadinya bird strike.

Trisik, suatu kawasan di dekat calon bandar udara

baru di Yogyakarta diindikasikan sebagai salah satu

bagian dari habitat burung migran. Calon kawasan

bandara udara juga memiliki beberapa lahan basah.

Diperkirakan, di area sekitar bandara ini juga akan

banyak pembangunan areal permukiman sehingga

membuat areal bandara menjadi habitat “alami” yang

disukai sebagai pengungsian oleh berbagai jenis

burung, dan kemungkinan satwa liar lainnya. Selain

burung-burung air, terdapat juga burung-burung

terestrial (darat) yang memanfaatkan vegetasi di areal

bandara dan sekitarnya. Kondisi ini perlu ditelaah agar

tidak membuka peluang kejadian bird strike di Bandar

Udara Kulon Progo, yang lazim disebut sebagai New

Yogyakarta Internasional Airport (NYIA).

Trisik merupakan salah satu habitat burung migran

yang penting di Indonesia. Walau demikian, keberadaan

burung migran di Muara Trisik, berdasarkan pengakuan

pengamat burung Yogyakarta, mengalami penurunan

setiap tahunnya. Hal itu terjadi karena habitat muara

Trisik terganggu dan mulai rusak akibat penambangan

pasir. Penambangan ini meninggalkan batu-batu

dan mempersempit hamparan pasir sebagai tempat

mendarat burung saat laut surut dan menjadi tempat

mencari makanan. Kedatangan burung migran di Trisik

biasanya dimulai pada bulan Agustus dan mencapai

puncaknya sekitar bulan Oktober. Meskipun kedatangan

burung migran baru dimulai, hasil pengamatan cukup

menggambarkan kekayaan jenis burung yang ada.

Kuntul kerbau yang merupakan jenis kedua yang

ditemukan terbanyak di Trisik memiliki keunikan.

et al., 2013). At such heights, the chance of bird strikes

is greater especially when the aircraft is about to land

and/ or take off.

According to the data reported by FAA-USDA (2014), the

incidence of bird strikes in civil aviation in the United

States mostly occurred while landing (61%) rather than

while taking off (35%). From a total of 40 bird strikes

reported at Juanda Airport of Surabaya for the period

between 2010 to 2014, the second highest ranking

(14 incidents, 35%) occurred while landing, while the

highest ranking (15 incidents, 37.5%) occurred while

aircrafts were heading to the runway. Bird behavior

and airport conditions that are commonly situated in or

surrounded by habitats favored by birds increase the

chance of a bird strike.

Trisik, an area near a new airport in Yogyakarta is

indicated as part of migratory bird habitats. Moreover,

the area of this new airport also covers wetlands. It

is predicted that in the area around the airport, many

residential areas will also be built, making the airport

area a “natural” habitat favored as a refuge by various

species of birds, and, possibly, by other wild animals. In

addition to water birds, there are also terrestrial birds

that exploit vegetation in the airport and surrounding

area. This condition needs to be examined so as to

prevent the risk of a bird strike at the airport in Kulon

Progo, commonly referred to as New Yogyakarta

International Airport (NYIA).

Trisik is one of the important habitats for migratory

birds in Indonesia. Nevertheless, the existence of

migratory birds in the Trisik estuary, according to

Yogyakarta bird observers, has declined every year.

This happened because of disruption to the habitat in

the Trisik estuary even it started to be damaged as a

result of sand mining. Such mining activities leave rocks

and narrow the expanse of sand as a place where birds

land at low tide and a place for them to search for food.

Usually, migratory birds begin coming to the Trisik

estuary in August and this will reach a peak in October.

Despite the beginning of the arrival of migratory birds,

observations can illustrate quite well the richness of the

existing bird species.

Kentul Kerbau that is the second largest species found

in Trisik has its own uniqueness. This species spreads

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)148Laporan Keberlanjutan 2017

Page 149: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

149

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Kuntul kerbau memiliki persebaran yang luas dan

ditemukan hampir di setiap lokasi pengamatan. Cara

hidupnya berkelompok dalam jumlah kecil hingga

kelompok besar. Pada pagi dan sore hari mereka

terbang dalam kelompok besar (50-100 ekor). Pada

pagi hari mereka keluar dari lokasi tidur dan terbang

menuju lokasi mencari makan, selanjutnya pada sore

hari burung-burung itu kembali ke lokasi tidur.

Lokasi tidur kelompok burung kuntul ini diperkirakan

berada di bagian barat calon bandara NYIA, karena pada

pagi hari mereka terbang dari arah barat menuju timur,

dan sebaliknya pada sore hari mereka terbang dari

timur ke barat. Keberadaan burung kuntul ini diduga

berpotensi mengganggu operasional bandara NYIA

karena jalur terbang burung kuntul tersebut melewati

rencana jalur landasan pacu bandara NYIA. Sebab

itu, perlu ada penanganan atau rencana pengelolaan

bagi spesies burung kuntul tersebut agar tidak saling

mengganggu antara keselamatan penerbangan dan

kelestarian burung.

Meskipun kuntul kerbau merupakan satu dari dua jenis

burung terbanyak yang ditemukan di Trisik, namun

jenis ini juga ditemukan di titik pengamatan lainnya.

Jenis burung yang hanya ditemukan di Trisik adalah

bubut besar, kerek kernyut, cerek pasir besar, cerek

pasir mongolia, cikalang cristmast, kedidi golgol, kedidi

cakar merah, merpati batu, trinil ekor kelabu, trinil kaki

hijau, trinil kaki merah, trinil pembalik batu dan walet

sarang hitam. Selain walet sarang hitam dan merpati

batu yang merupakan burung penetap, sebanyak 11

burung lain yang hanya dijumpai pada pengamatan

di Trisik merupakan burung migran. Hal ini memberi

gambaran pentingnya habitat Trisik bagi burung migran.

ANTISIPASI BIRD STRIKE

Pengusiran burung atau satwa lain yang ada di bandara

merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan, tetapi

hal tersebut harus dilakukan secara terintegrasi dengan

upaya lain. Menurut Patrick dan Shaw (2012), program-

program singkat (untuk penanganan burung) biasanya

mahal dan tidak efektif, sehingga penanganan bird

strike dan gangguan satwa liar lainnya harus dilakukan

secara terintegrasi, berjangka panjang dan bertujuan

untuk mengidentifikasi, memantau, mengelola serta

mengevaluasi risiko.

Untuk meningkatkan efektivitas upaya pengendalian

burung dan satwa liar lainnya di areal calon Bandara

Kulon Progo diperlukan pengetahuan tentang jenis

dan sebaran burung dan satwa lainnya serta perilaku

across wide areas and is found almost in every area of

observation. This species lives in either small groups or

large groups. In the morning and afternoon they fly in

large groups (50 - 100 birds). In the morning, they leave

the place where they sleep and fly to areas where they

search for food, then in the afternoon these birds return

to the place where they sleep.

It is predicted that the area where these Kuntul birds

sleep is situated in the western part of the airport

NYIA, which will come into operation soon, because

they flew from west to east in the morning, and, in the

afternoon, they flew from east to west. It is predicted

that the existence of these birds potentially disrupt

the operations of the airport NYIA because their flying

track passes through NYIA’s planned runway track

thus requiring actions or plans to deal with the species

Kuntul birds so as not to interfere with each other,

especially flight safety and bird sustainability.

Although Kuntul Kerbau is one of the two bird species

found in Trisik, this species is also found in other areas

of observation. The types of bird found only in Trisik

are Bubut Besar, Kerek Kernyut, Cerek Pasir Besar,

Cerek Pasir Mongolia, Cikalang Cristmast, Kedidi Golgol,

Kedidi Cakar Merah, Merpati Batu, Trinil Ekor Kelabu,

Trinil Kaki Hijau, Trinil Kaki Merah, Trinil Pembalik Batu,

and Walet Sarang Hitam. Other than Walet Sarang Hitam

and Merpati Batu that are non-migratory birds, the other

11 birds that are found only during the observation

in Trisik are migratory birds. This suggests that Trisik

habitats are extremely important for migratory birds.

BIRD STRIKE ANTICIPATION

Preventing birds or other animals from coming over

around the airport one of the methods that can be

implemented but it must be done in an integrated

manner with other efforts. According to Patrick and

Shaw (2012), short programs (to deal with birds) are

usually expensive and ineffective. Therefore, to deal

with bird strikes and possible disruption due to other

wild animals should be undertaken in integrated

and long-term manners, and aimed at identifying,

monitoring, managing, and evaluating such a risk.

To improve the effectiveness of efforts to control birds

and other wild animals around areas of the airport in

Kulon Progo that will come into operation soon requires

knowledge of the types, distribution, and behavior of

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1492017 Sustainability Report

Page 150: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

150

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

burung dan satwa liar lainnya yang memanfaatkan

areal bandara.

A. Rekomendasi Pengaturan Lingkungan Bandara

Direktur Jenderal Perhubungan Udara telah

mengeluarkan peraturan Nomor: SKEP/42/

III/2010 tentang Petunjuk dan Tata Cara Peraturan

Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 139-03

Manajemen Bahaya Hewan Liar di Banda Udara

dan Sekitarnya (Advisory Circular CASR 139-03,

Wildlife Hazard Management on or the Vicinity of

an Aerodrome). Peraturan ini dikeluarkan untuk

mengantisipasi dan menanggulangi bahaya yang

ditimbulkan akibat keberadaan burung dan hewan

(satwa) liar di bandar udara dan sekitarnya terhadap

operasi pesawat udara.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah

memodifikasi kondisi habitat sehingga tidak disukai

oleh satwa-satwa tersebut, oleh karena itu perlu

dilakukan penataan dan pengaturan habitat yang

meliputi aspek-aspek fisik dan biotik yaitu:

• Pengendalian faktor-faktor yang dapat menjadi

daya tarik (attractant) satwa liar yang meliputi

manajemen pakan, air dan shelter;

• Penataan struktur dan bangunan bandara

yang meliputi pengaturan edible waste dan

penyimpanannya, letak dan konstruksi tempat

pembuangan sampah, pemetaan perching site,

dan nesting site.

• Pengintegrasian tata ruang di dalam bandara

dengan di lua bandara, dengan menciptakan

faktor-faktor daya tarik burung dan satwa liar

di luar bandara.

B. Rekomendasi Pengelolaan Burung dan Satwa lain

Pengelolaan satwa liar dan burung di calon

NYIA bukan menanggulangi hama yang sekedar

dihilangkan atau dihalau, namun merupakan suatu

proses untuk mengelola lingkungan. Pengendalian

satwa liar dan bird strike merupakan kegiatan yang

perlu dilakukan secara terus-menerus, mengingat

peluang bird strike tidak dapat dihilangkan sama

sekali. Hal ini terjadi karena pada umumnya

bandara dibangun pada lokasi-lokasi yang memang

merupakan atau berdekatan dengan habitat

burung. Walau demikian, peluang terjadinya bird

strike dapat dikurangi. Prinsip “trial, observe, and

improve” perlu diterapkan dalam pengendalian bird

strike agar tidak terjadi kerugian yang berarti.

such birds and other animals utilizing the airport area.

A. Recommended Management for the Airport

Environment

The Director General of Civil Aviation has issued

Regulation No. SKEP/ 42/ III/ 2010 concerning

Guidelines and Procedures of the Civil Aviation

Safety Regulation Sections 139-03 Wild Animal

Hazard Management in Airports and Their

Surroundings (Advisory Circular CASR 139- 03,

Wildlife Hazard Management on or the Vicinity

of an Aerodrome). This regulation was issued to

anticipate and deal with any harm due to the

presence of birds and wild animals in airports and

their surroundings against aircraft operations.

Among the efforts that can be made is to modify

conditions of their habitat, making them no

longer like their habitat and this requires habitat

arrangement and management covering the

following physical and biotic aspects:

• To control factors that can attract wild

animals, which cover feed, water, and shelter

management;

• To perform arrangement of airport structures

and buildings, which cover edible waste

management and its storage, the location and

construction of landfills, perching site mapping,

and nesting sites.

• To do spatial integration between the areas

inside and outside airports by creating things

that attract bird and wild animals outside

airports.

B. Recommended Management for Bird and Other

Wild Animals

The management of wild animals and birds

implemented by NYIA, which will come into

operation soon, does not constitute the act of

dealing with pests by simply removing or preventing

their emergence. Rather, it refers to a process for

managing the environment. Wild animal and bird

strike control is an activity that needs to be done

continuously, given that it is impossible to totally

eliminate the risk of a bird strike. This is because

an airport is generally built on locations that are or

close to birds’ habitat. However, the chance for a

bird strike can be reduced. The principle of “trial,

observe, and improve” needs to be applied in bird

strike control attempts to avoid significant losses.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)150Laporan Keberlanjutan 2017

Page 151: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

151

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, pendekatan

terpadu untuk pengelolaan satwa liar dan burung di

calon NYIA sebagai berikut:

1. Memperbaiki sistem monitoring

Mengingat karakteristik bird strike dipengaruhi

oleh jenis burung serta karakteristik burung,

maka perlu dilakukan monitoring secara teratur.

Monitoring meliputi jenis burung, jumlah, dan

sebaran, baik menurut ruang dan waktu serta

pola pergerakan burung yang ada di dalam

dan di luar kawasan bandara (kawasan luar

yang berbatasan dengan bandara). Selain itu,

diperlukan pula informasi tentang perilaku

burung terkait dengan kegiatan-kegiatan yang

dilakukan. Misalnya, kegiatan pemeliharaan

landasan dan pemotongan rumput.

Selain catatan tentang jenis, jumlah, sebaran

dan pergerakan, akan sangat membantu apabila

dicatat pula status perkembangbiakan burung-

burung tersebut. Burung yang sedang berbiak

dan memiliki telur atau anak di sarang akan

lebih sering melakukan pergerakan ulang-alik

dari sarang ke tempat mencari makannya.

Juga perlu dilakukan pencatatan secara

sistematis tentang laporan kejadian atau

komplain peluang bird strike. Data yang

diperoleh dari kegiatan monitoring perlu

dikelola dengan rapi sehingga dapat dianalisis

dan dijadikan bahan untuk memprediksi

kemungkinan terjadinya bird strike. Monitoring

yang baik akan menghasilkan data bermanfaat

sebagai dasar untuk menentukan tindakan

manajemen.

2. Manajemen habitat

Manajemen habitat di dalam kawasan

bandara diarahkan untuk merencanakan dan

memodifikasi habitat agar satwa liar dan

burung-burung menjauhi areal sensitif untuk

kegiatan penerbangan. Kata kunci yang dipakai

adalah “diverting” atau pengalihan.

3. Kebijakan Land Use (multipihak/multisektoral)

Penanganan satwa liar dan bird strike tidak

dapat dilakukan hanya oleh pihak bandara,

tetapi merupakan tugas bersama berbagai pihak

yang berkepentingan (pemangku kepentingan

atau stakeholders). Bandara merupakan bagian

tidak terpisahkan dari suatu lansekap yang

merupakan habitat satwa dan bagi burung.

Pengalihfungsian kawasan di sekitar bandara

Based on the foregoing, the integrated approach

to wild animal and bird management implemented

in NYIA, which will come into operation soon, is

comprised of:

1. Improve the monitoring system

Given that bird strike characteristics

are influenced by bird species and bird

characteristics, it is necessary to perform

regular monitoring. Such monitoring includes

monitoring of bird species, number, and

distribution, both by space and time and

movement patterns of birds inside and outside

the airport area (outside area adjacent to the

airport). In addition, information about bird

behavior related to the activities undertaken.

For example, the activities of maintaining the

runway and mowing the grass.

In addition to records about bird species,

number, distribution, and movements, recording

the bird breeding status will also be useful.

Birds that are breeding and keep their eggs or

babies in their nest tend to fly back and forth

from their nest to another place and vice versa

more often.

If necessary, reports on the incidence or

complaint related to possible bird strikes can

also be recorded systematically. Data obtained

from monitoring activities should to be

managed neatly thus they can be analyzed and

used to predict the possibility of a bird strike.

Good monitoring will produce useful data as a

basis for determining management actions.

2. Habitat management

Management of a habitat in an airport area aims

to plan and modify the habitat in order that wild

animals and birds stay away from the sensitive

areas in aviation activities. The keyword used is

“diverting”.

3. Land Use Policy (multi-party/ multisectoral)

Dealing with wild animals and bird strikes

is almost impossible if such an attempt is

undertaken by the airport alone. It is the

task of various stakeholders. Airports are an

inseparable part of a landscape that is a habitat

of various animals, including birds. Changing

the function of the area around an airport

will greatly affect exploitation of a habitat by

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1512017 Sustainability Report

Page 152: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

152

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

akan sangat mempengaruhi pemanfaatan

habitat oleh satwa dan burung.

4. Menguatkan sumberdaya manusia untuk dapat

memahami pengetahuan dasar tentang burung-

data-pengamatan secara time series-monitoring,

management data dan analisis risiko :

• Pelatihan mengumpulkan data dasar dan

analisis sederhana tentang burung di NYIA

dan perkembangannya

• Pelatihan untuk analisis risiko

• Pelatihan untuk melakukan monitoring dan

evaluasi terhadap suatu perlakuan yang

dilakukan terhadap burung

5. Menyusun Sistem Pendekatan terpadu

(monitoring, habitat manajemen, device acustic,

land use policy multipihak)

6. Pencegahan/pengendalian

7. Peningkatan pemahaman masyarakat

tentang burung, satwa liar dan bagaimana

mengembangkan kondisi habitat di lahan

masyarakat/lahan tambak 304-1

animals and birds.

4. Strengthening human resources in order to

understand basic knowledge of birds-data-

observation in a time-series manner, data

management, and risk analysis:

• Training in basic data collection and simple

analysis of birds around NYIA and their

developments

• Training in risk analysis

• Training in bird treatment monitoring and

evaluation

5. Developing an integrated approach system

(monitoring, habitat management, acoustic

device, multi-party land use policy)

6. Prevention/ control

7. Increasing community understanding of birds

and wild animals, and how to create conditions

in the habitat of these animals in the area of the

community/ estuarine pond areas 304-1

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)152Laporan Keberlanjutan 2017

Page 153: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

153

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI PRIORITASCustomer Satisfaction as Priority

PT Angkasa Pura I (Persero) menyambut gembira

tren meningkatnya animo masyarakat menggunakan

pesawat sebagai moda perjalanan, baik perjalanan

domestik maupun internasional. Untuk itu, Perusahaan

akan terus berupaya meningkatkan layanan sehingga

para pengguna bandara semakin puas, yang pada

gilirannya semakin memompa semangat mereka untuk

bepergian menggunakan pesawat.

Upaya memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan

pelanggan semakin menemukan nilai penting di tengah

era transparansi dan semakin meleknya orang terhadap

berbagai informasi melalui gadget di tangan. Tuntutan

pelayanan yang paripurna membuat Perusahaan

terdorong untuk terus melakukan perbaikan di segala

lini, dan menghindari kesalahan sekecil apapun, yang

bisa dengan segera tersebar luas dan merugikan citra

Perusahaan. Dengan berbagai upaya yang kami lakukan

tersebut di atas, PT Angkasa Pura I (Persero) optimistis

bisa memenuhi harapan pelanggan.

PT Angkasa Pura I (Persero) happily welcomes the

soaring trend of public interest to use aircraft as a means

of transportation, both in domestic and international

transportation. To that end, the Company shall continue

to improve its service, delivering satisfaction to the

airport users, which in turn, increasingly boosts their

enthusiasm for traveling by plane.

The efforts to provide the best service for customer

satisfaction progressively finds important value in

the era of transparency and the people who gradually

become literate to various information, via their

gadgets in hand. Demand of plenary service encourages

the Company to continue make improvements in all

lines, and avoid the slightest mistake which may spread

like wild fire and harm the Company’s image. With

various efforts we made as the above, PT Angkasa Pura

I (Persero) is optimistic to meet customers’ expectation.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1532017 Sustainability Report

Page 154: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

154

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa,

kepuasan layanan kepada pelanggan atau konsumen

merupakan prioritas bagi PT Angkasa Pura I (Persero),

bahkan sejak awal kami beroperasi. Hal itu sejalan

dengan visi Perusahaan, yakni Menjadi salah satu dari

sepuluh perusahaan pengelola bandar udara terbaik di

Asia. 103-2

KEAMANAN DAN KESELAMATAN BAGI PELANGGAN

PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai salah satu pengelola

bandar udara di Indonesia telah membentuk Kebijakan

Keselamatan Bandar Udara untuk diterapkan di seluruh

bandar udara di bawah pengawasan PT Angkasa Pura I

(Persero).

Pembentukan dan persiapan kebijakan keselamatan

bandar udara telah memenuhi peraturan-peraturan

nasional dan standar-standar internasional. Hal

ini bertujuan untuk memastikan kepada pengguna

jasa bandar udara tentang penyediaan pelayanan

keselamatan dengan kualitas tertinggi di setiap bandar

udara.

PT Angkasa Pura I (Persero) menyatakan secara resmi

Kebijakan Keselamatan Operasi Bandara Udara sebagai

berikut :

a. Mengembangkan standar Keselamatan Bandar

Udara dan Manajemen yang sejalan dengan

perkembangan industri perhubungan udara sesuai

dengan standar dan rekomendasi ICAO.

b. Mendorong semua staf di bandar udara untuk

menyadari akan tanggung jawab dan akuntabilitas

mereka sehubungan dengan segala kegiatan

Keselamatan Bandar Udara dan bekerjasama penuh

untuk hal terkait dengan keselamatan.

c. Memastikan seluruh Pejabat memiliki tugas untuk

mengawasi pelaksanaan Keselamatan Bandar

Udara agar sesuai dengan peraturan dan standar

keselamatan yang berlaku.

d. Memastikan ketersediaan sumber daya yang

terdidik dan terlatih untuk melaksanakan kebijakan

dan strategi keselamatan.

e. Mempromosikan budaya keselamatan guna

mendorong semua pihak yang terkait agar selalu

memenuhi peraturan dan standar Keselamatan

Bandar Udara dan juga menerapkannya ke dalam

budaya perusahaan.

f. Mengawasi dan mengevaluasi secara konsisten

seluruh kebijakan agar dapat diterapkan dan

berkembang secara berkelanjutan.

As a company engaging in service sector, customer

satisfaction to service is a priority for PT Angkasa Pura

I (Persero), even since the first time we operated. It is

in line with the Company’s vision: to become one of the

top ten airport operators in Asia. 103-2.

SECURITY AND SAFETY FOR CUSTOMERS

PT Angkasa Pura I (Persero), as one of airport operators

in Indonesia, has established Airport Safety Policy to be

implemented in all airports under the supervision of PT

Angkasa Pura I (Persero).

The construction and preparation of airport safety

policies have complied with national regulations and

international standards. Such thing is intended to give

certainty to airport users about the provision of the

safety services with the highest quality in every airport.

PT Angkasa Pura I (Persero) officially declares the Policy

of Airport Operations Safety as follows:

a. To develop standards of Airport Safety and

Management, in line with the development of the

air transportation industry, and pursuant to ICAO

standards and recommendations.

b. To encourage all airport staffs to be aware of their

responsibility and accountability related to all

activities of Airport Safety and to fully cooperate

on matters related to safety.

c. To ensure that all Officials are obliged to supervise

the implementation of Airport Safety to conform to

the applicable safety rules and standards.

d. To ensure the availability of educated and trained

resources for the implementation of safety policies

and strategies.

e. To promote safety culture in order to encourage all

relevant parties to always comply with the rules

and standards of Airport Safety, while applying it to

the corporate culture as well.

f. To consistently supervising and evaluating all

policies to be implemented and developed in a

sustainable manner.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)154Laporan Keberlanjutan 2017

Page 155: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

155

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Komitmen untuk memberlakukan kebijakan tersebut

telah menuai hasil, yakni tidak adanya insiden

ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berkaitan

dengan keamanan dan keselamatan bagi pelanggan.

Juga, tidak ada denda atau sanksi yang dijatuhkan

kepada Perseroan berkaitan dengan masalah serupa.

416-2

Untuk meningkatkan kualitas manajemen mutu, PT

Angkasa Pura I (Persero) telah melakukan program-

program berikut:

No.Program Kerja

Work Program

Sasaran

Target

Hasil

Results

1. Rapat Kordinasi

Pengembangan dan

Penerapan Sistem

Manajemen Mutu

ISO 9001 Ruang

Lingkup PJP2U

(22–25 Maret

2017) dilaksanakan

bersamaan dengan

Rapat Koordinasi

Direktorat Operasi

Meeting on the

Development

Coordination and

Implementation of

ISO 9001 Quality

Management

System, Delivery

Scope of PJP2U/

Passenger Service

Charge (22-25

March, 2017)

simultaneously

conducted with

Coordination

Meeting of

Directorate of

Operations

• Untuk mendapatkan suatu

kebijakan direktorat operasi

secara komprehensif pada aspek

Safety, Security, Services dan

Compliance guna mendukung

program kerja Direktorat

Operasi dalam pencapaian target

operasional excellence & Service

Excellence.

• To obtain a comprehensive

Directorate of Operations policy

in the aspect of Safety, Security,

Services and Compliance, to

support the work program of

Directorate of Operations in

the achievement of operational

target of Excellence & Service

Excellence.

• Dilaksanakan pada tanggal 22 s.d 25 Maret 2017 di

Hotel Holiday Inn – Kemayoran, Jakarta.

• Migrasi SMM ISO 9001: 2015 bidang PJP2U di

tahun 2017

• Sertifikasi ISO 9001: 2015 bidang PJP4U di tahun

2017

• Implementasi Electronic-Quality Management

System (E-QMS)

• Penetapan Sasaran Mutu pada setiap proses bisnis

• Pengusulan Fungsi Quality Control pada setiap

proses bisnis

• Pelaporan progress program kerja dalam laporan

mingguan

• Pembuatan Prosedur Mutu (PM) & Instruksi Kerja

(IK) turunan dari AM, SMS Manual, ASP, AEP, dan

IRROPS

• Pergeseran anggaran di kantor cabang untuk

mendukung realisasi sertifikasi SMM ISO 9001

• Melaksanakan bimtek/workshop dalam rangka

pengendalian dokumen terkait Sertifikasi Bandar

Udara (SBU), seperti AM, ASP, dan AEP dari unit

yang membidangi dokumen tersebut

• Implemented from March 22 to 25, 2017 at Holiday

Inn Hotel - Kemayoran, Jakarta.

• Migration of SMM ISO 9001: 2015 in the sector of

PJP2U in 2017

• Certification of ISO 9001: 2015 in the sector of

PJP4U in 2017

• Implementation Electronic-Quality Management

System (E-QMS)

• Determination of Quality Goals in every business

process

• Proposal of Quality Control Functions on every

business process

• Reporting of the progress in work programs in

weekly reports

• Making of Quality Procedures (PM) & Work

Instruction (IK) derived from AM, SMS Manual, ASP,

AEP, and IRROPS

• Budget shifts in branch offices to support the

realization of SMM ISO 9001 certification

• Implement technology guidance / workshop

to control documents related to the Airport

Certification (SBU), such as AM, ASP, and AEP from

the unit in charge of the documents

The commitment to enforce the policy has reaped

results, zero incidents of non-compliance with security

and safety-related regulations for customers. Also, no

penalty or sanction imposed on the Company related to

similar problem. 416-2

To improve the quality management, PT Angkasa Pura I

(Persero) has carried out the following programs:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1552017 Sustainability Report

Page 156: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

156

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

No.Program Kerja

Work Program

Sasaran

Target

Hasil

Results

2. Audit Mutu Internal

Internal Quality

Audit

• Untuk mengetahui kelengkapan

dan kemutakhiran dokumen

sertifikat bandar udara (AM, AEP,

ASP) serta PM/IK turunannya

dan memastikan bahwa proses

kerja yang dilakukan sesuai

dengan PM/IK yang telah dibuat

• To find out the completeness

and the upgrades of airport

certificate documents (AM, AEP,

ASP) and PM/IK derivatives, and

to ensure that the work process

is done according to the PM/IK

made beforehand.

• Dilaksanakan 13 cabang sebagai bagian dari Audit

Safety pada triwulan 2 ( April – Juni 2017)

• Implemented from May 8 to 13, 2017, at Wisma

Bhima Cakti - Cikopo

3. Bimtek Pengendalian

& Pengelolaan

Dokumen Sertifikasi

Bandar Udara /SBU

(AM, ASP, AEP)

Technology guidance

on Control &

Management of

Airport Certification

Documents/ SBU

(AM, ASP, AEP)

• Untuk memastikan dokumentasi

terkait Sertifikasi Bandar Udara

(SBU) tersedia, sesuai, update,

sesuai dan dilaksanakan dengan

efektif

• To ensure whether the

documentationa related to

Airport Certification (SBU) is

available, appropriate, updated,

proper, and effectively executed.

• Dilaksanakan tanggal 8 – 13 Mei 2017 di Wisma

Bhima Cakti – Cikopo

• Implemented from May 8 to 13, 2017, at Wisma

Bhima Cakti - Cikopo

4. Konsultansi

Pembuatan Peta

Proses Bisnis

(PJP2U)

Consultancy on

creating Business

Process Map (PJP2U)

• Untuk mengetahui peta proses

bisnis perusahaan sehingga

memudahkan dalam pencapain

tujuan perusahaan serta

meningkatkan system kerja yang

lebih baik dan konsisten.

• Tersedianya design proses bisnis

dalam bentuk web based

• To find out the business process

map of the company so as to

facilitate the achievement of

corporate goals and improve the

system work to be better and

more consistent.

• The availability of business

process design in web-based

form.

• Selesai dilaksanakan per tanggal 11 Desember

2017

• Completed as of December 11, 2017

5 Pelatihan Sistem

Manajemen Mutu

ISO 9001:2015

Training on Quality

Management System

ISO 9001: 2015

• Memberikan pemahaman

kepada karyawan terkait

Sistem Manajemen Mutu dari

Awareness, Interpretation,

Documentation serta Audit Mutu

Internal ISO 9001:2015

• To provide understanding

to employees on Quality

Management System,

starting from the Awareness,

Interpretation, Documentation,

to Internal Quality Audit ISO

9001: 2015

• Dilaksanakan tanggal 25-29 September 2017 di

CFE

• Implemented from September 25 to 29 2017 di CFE

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)156Laporan Keberlanjutan 2017

Page 157: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

157

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

No.Program Kerja

Work Program

Sasaran

Target

Hasil

Results

6. Sertifikasi ISO

9001:2015 Bidang

PJP4U (kecuali BIK)

ISO 9001: 2015

Certification in the

sector of PJP4U (in

exception of BIK)

• Untuk memberikan jaminan

kepada pelanggan bahwa

layanan PJP4U pada bandara

yang di kelola PT Angkasa Pura

I (Persero) telah sesuai aturan

yang berlaku baik Nasional

dan Internasional serta sebagai

komitmen perusahaan untuk

mewujudakan visi menjadi salah

satu dari 10 pengelola bandara

kelas dunia

• To provide assurance to

customers that PJP4U service

at airports managed by PT

Angkasa Pura I (Persero) are in

compliance with National and

International regulations, and to

serve as a company commitment

to embody the vision of

becoming one of the world’s top

ten airport operators

• 12 Bandara di lingkungan PT Angkasa Pura

I (Persero) telah mendapatkan Sertifikat ISO

9001:2015 per Desember 2017

• 12 Airports in the region of PT Angkasa Pura

I (Persero) have received ISO 9001: 2015

Certification as of December 2017

7. Resertifikasi PJP2U

ISO 9001:2015

(Kecuali KOE (masih

ISO 9001:2008))

Resertification of

PJP2U ISO 9001:

2015 (in exception

of KOE (ISO 9001:

2008 thus far))

• Dalam rangka penyeseuaian

standar mutu

• To create quality standards

• 12 Bandara telah melakukan resertifikasi ISO

9001:2015 bidang PJP2U, kecuali KOE (terkendala

anggaran, namun telah di masukkan ke program

kerja tahun 2018)

• 12 airports have conducted resertification to ISO

9001: 2015, in the sector of PJP2U, in exception

of KOE (due to budget constraints, but it has been

submitted to work program of 2018)

Rapat Monitoring

& Evaluasi

Implementasi SMM

ISO 9001

bidang PJP2U &

PJP4U

Monitoring

& Evaluation

Meeting on the

Implementation of

SMM ISO 9001 in

the sector of PJP2U

(Passenger Service

Charge) & PJP4U

(Aircraft Landing,

Parking, and Keeping

Service Delivery)

• Untuk mendapatkan langkah-

langlah perbaikan demi

peningkatan yang berkelanjutan

dalam kualitas PJP2U dan

PJP4U serta mempertahankan

sertifikasi pelayanan PJP2U &

PJP4U.

• To get the steps for continuous

improvement in the quality

of PJP2U &PJP4U, while

maintaining service certification

of PJP2U & PJP4U.

• Dilaksanakan di Batam tanggal 13-16 Desember

2017

• Menghasilkan beberapa kesepakatan, antara

lain : pembuatan KPI QM untuk meningkatkan

efektifitas implementasi Sistem Manajemen Mutu,

persiapan Setting-up PJKP2U, pembuatan survey

untuk mengetahui awareness karyawan terhadap

implementasi SMM.

• Implemented in Batam from December 13 to 16,

2017

• Produced a number of agreements: the making

of KPM QM to improve the effectiveness of

Quality Management System implementation, the

preparation of PJKP2U setting-up, and the making

of survey to find out the employees’ awareness of

SMM implementation.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1572017 Sustainability Report

Page 158: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

158

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

PROGRAM INVESTASI PENDUKUNG KESELAMATAN PENERBANGAN/KEAMANAN

PT Angkasa Pura I (Persero) menempatkan keselamatan

penerbangan/keamanan sebagai hal yang tak bisa

ditawar. Untuk itu, Perusahaan terus melakukan

investasi untuk mendukung keselamatan penerbangan/

keamanan. Program investasi yang sudah terealisasi

fisik sebesar 100% pada tahun 2017 adalah sebagai

berikut: 416-1

a. Pembangunan main station fire fighting & rescue di

area selatan bandara di Bandara I Gusti Ngurah Rai-

Denpasar (program multiyears 2016-2017) sebesar

Rp27,53 miliar.

b. Pembuatan slab beton bertulang penutup drainase

terbuka area airside sekitar runway di Bandara I

Gusti Ngurah Rai-Denpasar (program multiyears

2016-2017) sebesar Rp11,32 miliar.

c. Pengadaan fall protecton system di terminal

Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar

(program single year 2017) sebesar Rp13,96 miliar.

d. Pengadaan dan pemasangan CCTV di area

pergerakan airside di Bandara I Gusti Ngurah Rai,

Denpasar (program single year 2017) sebesar

Rp12,24 miliar.

e. Pengadaan dan pemasangan UPS di terminat

internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar

(program multiyears 2016-2017) sebesar Rp6,90

miliar

f. Pelebaran fillet taxiway N3 berikut fasilitas

penunjangnya di Bandara Juanda-Surabaya

(program multiyears 2016-2017) sebesar Rp11,61

miliar.

g. Penambahan kamera CCTV Terminal 1 dan 2 serta

penambahan storage di Bandara Juanda Surabaya

(program cary over 2016) sebesar Rp6,97 miliar.

h. Pengadaan dan penggantian panel TM 20 KV jaringan

esensial MPH dan substation serta penempatan

sistem back up suplai listrik dari MPH ke terminal

TI di Bandara Juanda Surabaya (program single year

2017) sebeasr 12,06 miliar.

i. Pengadaan 1 (satu) unit runway rubber deposit

removel di Bandara Sulhan Hasanuddin, Makassar

(program carry over 2016) sebesar Rp11,64 miliar.

j. Pengadaan dan pemasangan kabel tegangan

menengah untuk back up supply jaringan MPH 1 di

Bandara Sulta Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan

(program multiyears 2015-2017) sebesar Rp4,34

miliar.

AVIATION SAFETY/ SECURITY SUPPORT INVESTMENT PROGRAM

PT Angkasa Pura I (Persero) sees aviation safety/

security as non-negotiable matter. To that end, the

Company continues to invest in supporting the aviation

safety/ security. The investment programs that have

been physically accomplished by 100% in 2017 are:

416-1

a. The construction of the fire-fighting & rescue main

station in the south area of I Gusti Ngurah Rai

Airport - Denpasar (multi-years program of 2016-

2017), amounted to Rp 27.53 Billion.

b. The construction of reinforced concrete manhole

cover slabs of the airside area around the runway at

I Gusti Ngurah Rai Airport - Denpasar (multi-years

program of 2016-2017), amounted to Rp 11.32

Billion.

c. The provision of fall protection system at the

international terminal of I Gusti Ngurah Rai, Airport -

Denpasar (single-year program of 2017), amounted

to Rp13.96 Billion.

d. The provision and installation of CCTV in the airside

movement area at I Gusti Ngurah Rai Airport -

Denpasar (single-year program of 2017), amounted

to Rp 12.24 Billion.

e. The provision and installation of UPS in the

international terminal of I Gusti Ngurah Rai Airport

- Denpasar (multi-years program of 2016-2017),

amounted to Rp 6.90 Billion

f. The expansion of N3’s taxiway fillet and its

supporting facilities at Juanda -Surabaya Airport

(multi-years program of 2016-2017), amounted to

Rp 11.61 Billion.

g. The addition of CCTV cameras in Terminals 1 and

2, and addition to storage units at Juanda Airport -

Surabaya (carry-over program of 2016), amounted

to Rp 6.97 Billion.

h. The provision and replacement of TM 20 KV

MPH’s essential network panel, and substation and

placement of back up supply system, from MPH to

IT terminal, at Juanda Airport - Surabaya (single-

year program of 2017), amounted to 12.06 Billion.

i. The provision of 1 (one) unit of runway rubber

deposit removal at Sultan Hasanuddin Airport -

Makassar (carry-over program of 2016), amounted

to Rp 11.64 Billion.

j. The provision and installation of medium voltage

cable for back up supply of MPH1 network at Sultan

Aji Muhammad Sulaiman Airport - Balikpapan

(multi-years program of 2015-2017), amounted to

Rp 4.34 Billion.

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)158Laporan Keberlanjutan 2017

Page 159: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

159

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

k. Pengadaan dan pemasangan x-ray multiwiew untuk

hold baggage screening system di Bandara Sultan Aji

Muhammad Sulaiman (program multiyears) sebesar

Rp5,38 miliar.

l. Penggantian pagar airside dan pemasangan pintu

pagar di Bandar Internasional Lombok (program

multiyears 2016-2017) sebesar Rp3,53 miliar.

m. Pengadaan dan pemasangan CCTV di area parkir

terminal di Bandara Internasional Lombok (program

single year 2017) sebesar Rp2,05 miliar

PENGUKURAN KEPUASAN PELANGGAN

Salah satu cara untuk mengetahui kualitas layanan yang

diberikan PT Angkasa Pura I (Persero) kepada pelanggan

adalah mengali pendapat pelanggan melalui survei

kepuasan pelanggan. Dari surveri tersebut, Perusahaan

akan bisa meningkatkan layanan jika ada yang dinilai

kurang, atau mempertahankan dan terus meningkatkan

jika hasilnya dinilai sudah baik dan memuaskan.

Selama tahun 2017, ada beberapa survei untuk

mengetahui pendapat pelanggan tentang layanan yang

diberikan PT Angkasa Pura I (Persero). Survei-survei itu

adalah sebagai berikut:

1. Survei Needs and Wants Customer

PT Angkasa Pura I (Persero) telah menyelenggarakan

survei Needs and Wants Customer. Survei diadakan

di 5 (lima) bandara di bawah pengelolaan PT

Angkasa Pura I (Persero).

2. Survei CSI

Survei Customer Satisfaction Index (CSI)

dimaksudkan untuk mengukur kepuasan pelanggan

yang meliputi penumpang, kru pesawat, station

manager airline, mitra usaha konsesioner dan

mitra usaha kargo. Survei dilakukan oleh lembaga

independen nasional, yaitu INACA (Indonesia

National Air Carrier Association). Nilai/skor dalam

survei menggunakan ukuran skala Likert dengan

nilai terendah adalah 1 dan tertinggi adalah 5.

Pelaksanaan survei pada tahun 2017 dilakukan di

13 bandar udara di lingkungan PT Angkasa Pura I

(Persero) dengan hasil sebagai berikut:

No. Lokasi/Location Pelaksanaan/Implementation SKOR/SCORE

1. DPS 15 – 17 Maret 2017/15 – 17 March, 2017 4,53

2. SUB 08 – 10 Februari 2017/ 08 – 10 February, 2017 4,06

3. UPG 08 – 10 Maret 2017/ 08 – 10 March, 2017 4,39

k. The provision and installation of x-ray multi-view

for the hold baggage screening system at Sultan Aji

Muhammad Sulaiman Airport - Balikpapan (multi-

years program), amounted to Rp 5.38 Billion.

l. The replacement of airside fences and gate

installation at Lombok International Airport (multi-

years program of 2016-2017), amounted to Rp 3.53

Billion.

m. The provision and installation of CCTV in the parking

area at Lombok International Airport’s terminals

(single-year program of 2017), amounted to Rp 2.05

Billion.

MEASUREMENT OF CUSTOMER SATISFACTION

One way to find out the quality of service provided by

PT Angkasa Pura I (Persero) to its customers is to study

the customer opinion via customer satisfaction surveys.

From the Surveys, the Company will be able to improve

its services, in case anything is regarded deficient, or

to maintain and constantly make improvement if the

results are considered good and satisfactory.

Throughout 2017, there were several surveys

conducted to find out the customers’ opinions on the

services provided by PT Angkasa Pura I (Persero). The

surveys are:

1. Needs and Wants Customer Survey

PT Angkasa Pura I (Persero) has conducted a

Customer Needs and Wants survey. The survey was

held in 5 (five) airports under the management of

PT Angkasa Pura I (Persero).

2. CSI Survey

The Customer Satisfaction Index (CSI) survey is

intended to measure customer satisfaction that

includes the passengers, flight crews, station

manager airline, concessionaires and cargo business

partners. The survey was done by a national

independent agency, INACA (Indonesian National

Air Carrier Association). The value/ score in the

survey used Likert scale measurement, in which the

lowest score equals to 1, and 5 for the highest. The

survey was implemented in 2017 in 13 airports in

the region of PT Angkasa Pura I (Persero) with the

following results:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1592017 Sustainability Report

Page 160: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

160

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

No. Lokasi/Location Pelaksanaan/Implementation SKOR/SCORE

4. BPN 05 – 07 April 2017/ 05 – 07 April, 2017 4,70

5. BIK 15 – 17 Maret 2017/ 15 – 17 March, 2017 4,21

6. MDC 19 – 21 April 2017/ 19 – 21 April, 2017 4,34

7. JOG 19 – 21 April 2017/ 19 – 21 April, 2017 3,89

8. SOC 12 – 14 April 2017/ 12 – 14 April, 2017 4,05

9. BDJ 03 – 05 Mei 2017/ 03 – 05 May, 2017 4,31

10. SRG 12 – 14 April 2017/ 12 – 14 April, 2017 4,17

11. LOP 05 – 07 April 2017/ 05 – 07 April, 2017 4,17

12. AMQ 08 – 10 Februari 2017/ 08 – 10 February, 2017 4,08

13. KOE 08 – 10 Maret 2017/ 08 – 10 March, 2017 4,30

3. Survei Airport Service Quality (ASQ)

Pengukuran tingkat kualitas pelayanan bandar

udara di PT Angkasa Pura I (Persero) juga dilakukan

oleh lembaga independen internasional yang

bergerak di bidang kebandarudaraan, yaitu Airport

Council International (ACI). Pengukuran Airport

Service Quality oleh lembaga ACI dilakukan di 4

bandara PT Angkasa Pura I, yaitu Juanda - Surabaya,

I Gusti Ngurah Rai – Denpasar, Sultan Hasanuddin

– Makassar dan Sultan Aji Muhammad Sulaiman –

Balikpapan.

Aspek – aspek yang dinilai dalam survei ini terdiri

dari 34 aspek meliputi akses dari dan ke bandar

udara, fasilitas bandar udara, suasana, dan layanan

petugas serta aspek-aspek lain terkait layanan

kepada pengguna jasa. Standar pertanyaan dan

metode survei yang digunakan di seluruh bandar

udara di dunia (283 bandara) adalah sama. Nilai/

skor dalam survei ini menggunakan ukuran skala

Likert terendah adalah 1 dan tertinggi adalah 5.

Pelaksanaan survei dilakukan setiap bulan di 6

bandar udara di lingkungan PT Angkasa Pura I

(Persero) dengan hasil penilaian Survey Airport

Service Quality tahun 2017 adalah sebagai berikut:

No. Lokasi/Location SKOR/SCORE

1. DPS 4,98

2. SUB 4,64

3. BPN 4,86

4. UPG 4,49

5. MDC 4,40

6. SOC 4,32

3. Airport Service Quality Survey (ASQ)

The measurement of the airport service quality level

at PT Angkasa Pura I (Persero) was also conducted

by an international independent agency engaging in

airport affairs, Airport Council International (ACI).

The measurement of Airport Service Quality by

ACI Institution was performed in 4 airports of PT

Angkasa Pura I: Juanda - Surabaya, I Gusti Ngurah

Rai - Denpasar, Sultan Hasanuddin – Makassar, and

Sultan Aji Muhammad Sulaiman - Balikpapan.

There were 34 aspects assessed in this survey,

including the access to and from airport, airport

facilities, ambience, officer services, as well as

other service-related aspects for service users. The

standard questions and survey methods used in all

airports in the world (283 airports) were similar.

Likert scale was used for the value/ score in this

survey, where 1 being the lowest, and 5 being the

highest.

The survey was conducted every month in 6 airports

in the region of PT Angkasa Pura I (Persero); and the

assessment result of Airport Service Quality Survey

of 2017 is shown below:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)160Laporan Keberlanjutan 2017

Page 161: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

161

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

CONTACT CENTER BANDARA 172

Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kepada

pengguna jasa bandar udara di lingkungan PT Angkasa

Pura I (Persero) telah dibentuk pusat layanan pelanggan

single acces yang berfungsi menyediakan semua

informasi dan menangani keluhan pengguna jasa atas

pelayanan di 13 bandar udara yang dikelola oleh PT

Angkasa Pura I (Persero) yaitu Contact Center Bandara

172. Contact Center Bandara 172 dapat diakses melalui

berbagai chanel yaitu telepon dan media sosial :

Telepon : 172

Email : [email protected]

Twitter : @angkasapura172

Facebook : AngkasaPura 172

Contact Center Bandara 172 beroperasi selama 24

jam, menggunakan sistem dengan teknologi yang

dapat memuat data cukup besar dan merekam semua

aktivitas dan percakapan antara pelanggan dengan

agen. Contact Center Bandara 172 memiliki jumlah

sumber daya manusia sebanyak 25 orang yang telah

dibekali dengan pengetahuan kebandarudaraan,

bisnis proses di PT Angkasa Pura I, kemampuan dalam

berkomunikasi dengan pelanggan dan dilengkapi

dengan Standar Operation Procedure (SOP) serta Service

Level Agreement (SLA).

Keseluruhan proses kerja di Contact Center Bandara

172 ada di dalam diagram alur di bawah ini :

172 AIRPORT CONTACT CENTER

A single access customer service center has been

established as an effort to improve the service to the

users of airports in the region of PT Angkasa Pura I

(Persero), namely 172 Airport Contact Center. It provides

all information and handles service user complaints in

13 airports managed by PT Angkasa Pura I (Persero).

172 Airport Contact Center can be accessed via various

channels, such as telephone and social media:

Phone : 172

Email : [email protected]

Twitter : @ angkasapura172

Facebook : AngkasaPura 172

172 Airport Contact Center operates for 24 hours, using

systems with technology that is able to contain large

data and record all activities and conversations between

customers and agents. 172 Airport Contact Center has

human resources consisted of 25 people who have been

equipped with airport knowledge, business process

in PT Angkasa Pura I, ability to communicate with

customers, and are completed with Standard Operation

Procedure (SOP) and Service Level Agreement (SLA).

The entire work process in 172 Airport Contact Center is

shown in the flow diagram below:

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1612017 Sustainability Report

Page 162: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

162

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Start

MENGHUBUNGI CALL CENTER 172

CONNECTING WITH 172 CALL CENTER

MENERIMA PANGGILAN DAN MELAKUKAN

GREETING

RECEIVE CALL AND GIVE GREETING

MENERIMA PENGADUAN DAN MENGEVALUASI

PENGADUAN

RECEIVE AND EVALUATE COMPLAINTS

MEMILIKI / TIDAK MEMILIKI JAWABAN

HAVE/DO NOT HAVE THE ANSWER

KOORDINASI PENGADUAN KEPADA UNIT TERKAIT

MELALUI LISAN MAUPUN TERTULIS (NOTA DINAS)

COORDINATION OF COMPLAINTS TO RELATED UNIT SPOKEN OR WRITTEN

(OFFICIAL MEMO)

MEMBERITAHUKAN HASIL PENANGANAN PENGADUAN KEPADA PIC MELALUI LISAN DAN TERTULIS (NOTA DINAS.

BERITA ACARA, FOTO) SEBAGAI DOKUMENTASI

GIVE THE RESULT OF COMPLAINTS HANDLING TO THE PIC THROUGH SPOKEN

OR WRITTEN (OFFICIAL MEMO, NEWS, PHOTOGRAPH) AS

DOCUMENTATION

MENINDAKLANJUTI PENGACUAN SESUAI DENGAN BOBOT PENGADUAN (SEDANG ATAU BERAT) DALAM JANGKA

YANG TELAH DITENTUKAN

FOLLOW-UP THE COMPLAINTS ACCORDING TO THE LEVEL

OF COMPLAINTS (MEDIUM OR HEAVY) IN A CERTAIN PERIOD BASED ON THE AGREED SLA.

MEMINTA DATA PELANGGAN

ASK THE CUSTOMER DATA

MENCATAT IDENTITAS PENELEPON

INPUT THE CALLER’S IDENTITY

MENANYAKAN TUJUAN MELAKUKAN

PEMANGGILAN

ASK THE AIM OF CALLING

TULISAN DINAS

OFFICIAL MEMO

TULISAN DINAS

OFFICIAL MEMO

MONITORING TINDAK LANJUT PENANGANAN

PENGADUAN

MONITORING OF COMPLAINTS HANDLING

FOLLOW UP

PROSES TINDAK LANJUT SESUAI PROSEDUR MASING-

MASING

FOLLOW-UP PROCESS BASED ON RESPECTIVE

PROCEDURE

MENGHUBUNGI CALL CENTER 172 UNTUK MENYAMPAIKAN HASIL

PENANGANAN PENGADUAN

CONTACTING THE 172 CALL CENTER TO DELIVER THE RESULTS OF COMPLAINTS

HANDLING

IDENTIFIKASI PERMINTAAN INFORMASI / PENGADUAN

IDENTIFICATION OF INFORMATION DEMAND/

COMPLAINT

MENCATAT PENGADUAN SEDANG ATAU BERAT KEDALAM

DATABASE

INPUT THE SERIOUS COMPLAINTS INTO DATABASE

MENERIMA HASIL TIDAK LANJUT DARI PIC

RECEIVE FOLLOW-UP FROM THE PIC

MENCATAT HASIL TINDAK LANJUT YANG DISAMPAIKAN

KEDALAM DATABASE

INPUT THE FOLLOW-UP RESULT INTO DATABASE

MEMBERIKAN IDENTITASPROVIDE THE

IDENTITY

MENYAMPAIKAN TUJUAN MELAKUKAN

PEMANGGILAN

EXPLAIN THE AIM OF THE CALL

TULISAN DINAS

OFFICIAL MEMO

PELANGGAN CUSTOMERS

CALL CENTER 172

DIAGRAM ALUR CALL CENTER 172

PIC UNIT TERKAITRELATED UNIT

MULAI

SELESAI

FINISH

MENERIMA JAWABAN

RECEIVING ANSWER

MENGHUBUNGI PIC

CALL THE PIC

MENGHUBUNGI PELANGGAN UNTUK MENGINFORMASIKAN

HASIL TINDAK LANJUT

CALL THE CUSTOMERS TO INFORM THE FOLLOW-UP

RESULTS

TIDAK MEMILIKI JAWABANDO NOT HAVE ANSWER

INFORMASI / PENGADUAN

RINGANLIGHT

INFORMATION/COMPLAINTS

PENGADUAN SEDANG/BERATSERIOUS COMPLAINTS

START

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)162Laporan Keberlanjutan 2017

Page 163: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

163

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

Table of Facilities, Quantity and Countermeasures on

Consumer Complaints:

COMPLETION LEVEL OF COMPLAINTS RECEIVED

Throughout 2017, the Company recorded 1,388

complaints received via Email, Twitter, Facebook,

Customer Service, REPORT Application, Suggestion

Box, and 472 complaints by phone. These incoming

complaints have been completely resolved.

Tabel Sarana, Jumlah dan Penanggulangan Atas

Pengaduan Konsumen :

NO SARANA/FACILITIES NAMA/NAME JUMLAH/QUANTITY

1. Telepon/Telephone 172

2. Face to Face 1. Customer Service

2. Duta Bandara

1. Customer Service

2. Airport Ambassador

13 Cabang

13 Branches

3. Media Sosial/ Social media

1. Facebook

2. Twitter

3. Email

4. LAPOR/REPORT

Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Masyarakat

Online Public Aspirations and Complaints Service

1. AngkasaPura 172

2. @angkasapura172

3. [email protected]

4. https://lapor.go.id/

1 set

1 set

1 set

1 set

4. Comment cards Kotak Saran/ Suggestion Box 13 Cabang/ 13 Branches

5. Web base https://www.ap1.co.id/id 1 set

6. Mass Media Domestik / Internasional

Domestic/ Internasional

7. Pelayanan Khusus/ Special Service Difabel Service DPS, BPN

8. Survey 1. INACA

2. ACI

3. Skytrax

• 13 Cabang/ 13 Branches

• SUB, DPS, UPG, BPN,

SOC, MDC

• DPS, SUB

TINGKAT PENYELESAIAN PENGADUAN YANG DITERIMA

Selama tahun 2017, Perseroan mencatat 1.388

kasus pengaduan yang masuk melalui Email, Twitter,

Facebook, Customer Service, Aplikasi LAPOR dan Kotak

Saran dan sebanyak 472 pengaduan melalui telepon.

Jumlah pengaduan yang masuk telah terselesaikan

seluruhnya

No.Deskripsi

Description

Jumlah Pengaduan Masuk

Number of Incoming Complaints

Jumlah Pengaduan Selesai

Number of Resolved Complaints

Persentase PenyelesaianPercentage of

Resolution

1. Telepon/Telephone 472 469 99,36

2. Email 423 418 98,81

3. Twitter 711 705 99,15

4. Facebook 49 49 100%

5. Kotak Saran/ Suggestion Box 54 54 100%

6. Customer Service 130 130 100%

7. Aplikasi LAPOR/ REPORT Application 21 21 100%

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1632017 Sustainability Report

Page 164: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

164

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

Secara kualitatif, dampak positif dengan adanya Contact

Center 172 adalah sebagai berikut:

1. Pelanggan/pengguna jasa dimudahkan dalam

bertanya, menyampaikan saran dan keluhan terkait

Pelayanan Bandara di 13 (tiga belas) Cabang

Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I

(Persero)

2. Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) mengetahui

penilaian penumpang/pelanggan terhadap layanan

bandara (Airport Services) di 13 tiga belas) Cabang

Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I

(Persero)

3. Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) mengetahui

aspek mana yang penting (skala prioritas) untuk

dilakukan perubahan/peningkatan di 13 (tiga belas)

Cabang Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa

Pura I (Persero)

4. Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) mengetahui

persepsi dan prioritas penumpang yang berubah

dari waktu ke waktu

5. Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) mengetahui

posisi bandara dikelolanya dibandingkan dengan

bandara lain di dunia

6. Pengguna jasa berkebutuhan khusus terlayani

sesuai kebutuhannya selama berada di area bandara

yang di kelola PT Angkasa Pura I (Persero)

Qualitatively, the positive impacts that come with

Contact Center 172 are as follows:

1. Customers/ service users are being facilitated in

asking, conveying suggestions and complaints

related to Airport Service in 13 (thirteen) Airport

Branches managed by PT Angkasa Pura I (Persero).

2. The management of PT Angkasa Pura I (Persero)

knows the passenger/ customers’ assessment on

airport services at 13 thirteen) Airport Branches

managed by PT Angkasa Pura I (Persero).

3. The management of PT Angkasa Pura I (Persero)

knows which aspect is important (priority scale)

for changes/ improvements in 13 (thirteen) Airport

Branches managed by PT Angkasa Pura I (Persero).

4. The management of PT Angkasa Pura I (Persero)

knows the perception and priority of passengers

that change from time to time.

5. The management of PT Angkasa Pura I (Persero)

knows the position of the airport under its

management, compared to other airports in the

world.

6. The users of special needs service are appropriately

served in the airport area managed by PT Angkasa

Pura I (Persero).

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)164Laporan Keberlanjutan 2017

Page 165: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

165

Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri

Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve The Nation

Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia PilihanOptimizing The Performance

by Selected Human Resources

Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan

Moving Together to Build Environmental Care

Kepuasan Pelanggan Sebagai Prioritas

Customer Satisfaction as Priority

PengungkapanDisclosure

PROFIL ORGANISASIPROFILE OF THE ORGANIZATION

Hal.Page

102-1 Nama perusahaan/Company’s name 22

102-2 Kegiatan, Merek, produk, dan jasa/Activities, brand, products, and services 22,30,32

102-3 Lokasi kantor pusat/Head office address 22

102-4 Lokasi operasi/Areas of operation 22,34,44

102-5 Kepemilikan dan bentuk hukum/Ownership and type of legal entity 22,47

102-6 Pasar yang dilayani/Market served 34,44

102-7 Skala organisasi/Organizational scale 47

102-8 Informasi mengenai karyawan/Employee information 22,48

102-9 Rantai pasokan/Supply chain 53

102-10 Perubahan signifikan pada organisasi dan rantai pasokannya/Significant changes in the organization and the supply chain 53

102-11 Pendekatan atau prinsip pencegahan/Prevention approaches and principles 66

102-12 Inisiatif eksternal/External initiatives 54, 64

102-13 Keanggotaan asosiasi/Membership in associations 67

STRATEGI/STRATEGIES

102-14 Pernyataan dari pembuat keputusan senior/Statement from senior decision makers 9

ETIKA DAN INTEGRITAS/ETHICS AND INTEGRITY

102-16 Nilai, prinsip, standar, dan norma perilaku/Behavioral values, principles, standards, and norms 27,80

TATA KELOLA/GOVERNANCE

102-18 Struktur tata kelola/Governance structure 70

KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN/INVOLVEMENT OF STAKEHOLDERS

102-40 Daftar kelompok pemangku kepentingan/List of stakeholder groups 20

102-41 Perjanjian perundingan kolektif/Collective negotiation agreement 52

102-42 Mengidentifikasi dan memilih pemangku kepentingan/Identifying and selecting stakeholders 20

102-43 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan/Approaches to the involvement of stakeholders 20

102-44 Topik utama dan masalah yang dikemukakan/The main topics and the issues raised 20

PRAKTIK PELAPORAN/PRACTICES OF REPORTING

102-45 Entitas yang termasuk dalam laporan keuangan dikonsolidasi/Entities belonging to the consolidated financial statement 15

102-46 Menetapkan isi laporan dan batasan topik/Determining report contents and topic limitation 15

102-47 Daftar topik material/List of material topics 17,19

102-48 Penyajian kembali informasi/Restatement of information 15

102-49 Perubahan dalam pelaporan/Changes to the report 15

102-50 Periode pelaporan/Reporting period 14

102-51 Tanggal laporan terbaru/The latest report date 14

102-52 Siklus pelaporan/Reporting cycle 14

102-53 Titik kontak untuk pertanyaan mengenai laporan/Point of contact for questions about the report 19

102-54 Klaim bahwa pelaporan sesuai dengan Standar GRI/Claim that the report meets the gri standards 14

102-55 Indeks isi GRI/GRI content index 15

INDEKS STANDAR GRI GRI STANDARDS INDEX

PT ANGKASA PURA I (PERSERO) 1652017 Sustainability Report

Page 166: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

166

Tentang Laporan IniAbout This Report

Profil PerusahaanCompany Profile

Tata Kelola, Etika dan IntegritasGovernance, Ethics, and Integrity

Laporan Direksi Board of Directors’ Report

PengungkapanDisclosure

PROFIL ORGANISASIPROFILE OF THE ORGANIZATION

Hal.Page

102-56 Assurance oleh pihak eksternal/Assurance by external parties 15

GRI 103 PENDEKATAN MANAJEMEN/MANAGERIAL APPROACH

103-1 Penjelasan topik material dan batasannya/Elucidation of the material topics and the limitation 17

103-2Pendekatan manajemen dan komponennya/Managerial approach and the components 87, 119,

140,

TOPIK EKONOMI/ECONOMIC ISSUES

201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan/ Direct economic value generated and distributed 90

201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti/Compulsory fixed benefit pension program 91

203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan/Investment in infrastructure and support of facilities 98

203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan/Significant indirect economic impact 98

205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil/The incidence of corruption and action taken 137

TOPIK LINGKUNGAN/ENVIRONMENTAL ISSUES

302-4 Pengurangan konsumsi energi/Reduction of energy consumption 146

303-3 Daur ulang dan penggunaan air kembali/Water recycling and reuse 146

306-2 Limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan/Waste by type and methods of disposal 142

TOPIK SOSIAL/SOCIAL ISSUES

401-1 Perekrutan dan turnover karyawan/Employee recruitment and turnover 121

401-2 Remunerasi karyawan/Employee remuneration 123

401-3 Tingkat Retensi setelah cuti melahirkan/Level of retention after maternity leave 125

403-2 Kesehatan dan Kecelakaan Kerja (K3)/Occupational health and accidents 131

403-4 Topik K3 dalam Perjanjian Kerja Bersama/OHS-related topics in collective labor agreements 131

404-2 Program pengembangan untuk pekerja/Employee development programs 132

404-2 Pelatihan Menjelang Pensiun/Training ahead of retirement 132

404-3 Penilaian terhadap karyawan/Employee assessment 134

413-1 Pelibatan masyarakat lokal/Involvement of local communities 98

416-1 Kesehatan dan keselamatan pelanggan/Customer health and safety 158

416-2 Kepatuhan tentang kesehatan dan keselamatan pelanggan/Compliance with customer health and safety 154

408-1 Pekerja anak/Child labor 134

409-1 Kerja paksa/Forced labor 134

PT ANGKASA PURA I (PERSERO)166Laporan Keberlanjutan 2017

Page 167: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors

Profil pemangku kepentingan/Stakeholder’s profile:

Asal pemangku kepentingan/Stakeholder’s origin : ......................................................Jenis Kelamin/Usia/Sex/ Age : .........................../ ................tahun/yearsPendidikan Terakhir/Latest Education : ......................................................Pekerjaan/Occupation : ......................................................

Kirim tanggapan Anda ke alamat/Please send your response to:

Kantor Pusat/Head Office: PT Angkasa Pura I (Persero)Corporate Secretary Kota Baru Bandar Kemayoran Blok B 12 Kav. 2 Jakarta, 10610 Telp : 62-21 6541961 Faks : 62-21 6541513, 6541514 Email : [email protected] : www.angkasapura1.co.id Twitter : @AP_airports Instagram : @AP_airports

Facebook : www.facebook.com/angkasapura.airports

LEMBAR UMPAN BALIKFEEDBACK SHEET

Terima kasih atas kesediaan Anda membaca Laporan Keberlanjutan PT Angkasa Pura I (Persero) Tbk 2017. Untuk memperbaiki kualitas Laporan Keberlanjutan di masa mendatang, kami mengharapkan saran dan tanggapan Anda:

No. Pertanyaan (beri tanda “√” pada jawaban yang sesuai)/ Question (put a “√” in the appropriate answer.)

YaYes

TidakNo

1 Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat tentang kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan PT Angkasa Pura I (Persero)/ This report has provided useful information about the economic, social, and environmental performance of PT Angkasa Pura I (Persero).

2 Materi dalam laporan ini terstruktur dengan baik/ Materials presented in this report is well-organized.

3 Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap, transparan dan berimbang/ Data and information disclosed are easy to understand, comprehensive, transparent, and presented fairly.

4 Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan./ Data and information presented are useful for making decisions

5 Laporan ini telah memberikan informasi mengenai profil perusahaan dan seluruh kegiatannya secara lengkap./ This report has provided information about the company’s profile and all activities it carries out completely.

6 Tata letak, jenis huruf, ukuran, warna, tampilan dan gambar dalam laporan ini menarik dan mudah dibaca./ The layout, type of font, size, colors, visual appearance, and images in this report are attractive and easy to read.

No. Menurut Anda, ulasan kinerja apa yang paling bermanfaat dalam Laporan ini? (Lingkari jawaban yang sesuai):/ In your opinion, what performance review is the most useful in this Report? (Circle the appropriate answer):

1 Kinerja Ekonomi: Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri/ Economic Performance: Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve the Nation

2 Kinerja Lingkungan: Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan/ Environmental Performance: Moving Together to Build Environmental Care

3 Kinerja Sosial: Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia Pilihan, dan Kepuasan Pelanggan sebagai Prioritas/ Social Performance: Optimizing the Performance by Selected Human Resources, and Customer Satisfaction as a Priority

No.Menurut Anda, ulasan kinerja apa yang perlu dikembangkan dan diperdalam untuk Laporan tahun mendatang? (Lingkari jawaban yang sesuai):/ In your opinion, what performance review needs to be developed and discussed in a more in-depth manner in the Report in the subsequent year? (Circle the appropriate answer):

1 Kinerja Ekonomi: Terus Maju dan Berkembang Melayani Negeri/ Economic Performance: Keep Moving Forward and Growing Bigger to Serve the Nation

2 Kinerja Lingkungan: Bergerak Bersama Membangun Kepedulian Lingkungan/ Environmental Performance: Moving Together to Build Environmental Care

3Kinerja Sosial: Mengoptimalkan Kinerja dengan Sumber Daya Manusia Pilihan, dan Kepuasan Pelanggan sebagai Prioritas/ Social Performance: Optimizing the Performance by Selected Human Resources, and Customer Satisfaction as a Priority

Thank you for making time reading the Sustainability Report of PT Angkasa Pura I (Persero) Tbk 2017. To improve the quality of the Sustainability Report in the future, we would like to ask for your suggestions and opinions.

Page 168: 2017 · mendorong kunjungan wisata. ... Hampir di seluruh bandara yang dikelola Perseroan ... 8 LAPORAN DIREKSI Report of the Board of Directors