of 11 /11
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF Dosen Pengampu: Ali Djamhuri, SE.,M.Com.,Ph D.,Ak.,ad CPA Disusun Oleh: Isyrohil Muyassaroh Sugiyanti FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2. Sistem Informasi Eksekutif

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: 2. Sistem Informasi Eksekutif

SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF

Dosen Pengampu:

Ali Djamhuri, SE.,M.Com.,Ph D.,Ak.,ad CPA

Disusun Oleh:

Isyrohil Muyassaroh

Sugiyanti

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

APRIL 2016

Page 2: 2. Sistem Informasi Eksekutif

Sistem Informasi eksekutif (executive information sstem - EIS) adalah suatu system yang

memberikan informasi kepada para manajer di tingkat yang lebih tinggi atas kinerja perusahaan

secara keseluuhan. Sistem Informasi Eksekutif merupakan sistem perangkat lunak yang

menggunakan teknologi-teknologi seperti GUIs (Graphical User Interface), komputer personal,

basis data relasi (relational database), dan jaringan komunikasi untuk menampilkan informasi

kepada manajemen. Demikian, penerapan EIS dapat secara normal memasukkan dan

mengombinasikan antara tampilan database dan kelebihan-kelebihan presentasi dan juga

memiliki akses kepada alat pendukung keputusan lainnya.

A. Elemen Sistem Informasi Eksekutif

1. Database, Presentation features

Database dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

a) Available Databases (Ketersediaan Basis Data)

EIS dapat mengakses database eksternal yang memberikan para eksekutif informasi

seputar kegiatan industri dan berita-berita terkait bisnisnya. EIS haruslah disaring

untuk dapat menghasilkan informasi yang efektif karena kemampuannya untuk

menyerap berita-berita dari luar yang dalam jumlah besar.

b) Multidimensional Database (Basis Data Multidimensi)

Agar kinerja EIS menjadi lebih efektif, system informasi tersebut harus dapat

mengakses database yang dapat diatur dalam berbagai cara dan ditampilkan dalam

pandangan multidimensi.

c) Timeliness of the Data (Ketepatan waktu dari data)

Manajer operasional terkadang memerlukan informasi secara real-time, sehingga EIS

harus dirancang untuk menghasilkan sebuah informasi lebih interaktif dan on-line

update informasi.

d) Soft Information (Informasi yang lunak)

Soft information disebut juga informasi non-finansial, Sepert spekulasi, prediksi,

estimasi, dan prakiraan. Dengan adanya soft information, akan mudah bagi tenaga

pemasar untuk mengetahui klien-klien yang potensial.

Sedangkan Presentation features dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:

Page 3: 2. Sistem Informasi Eksekutif

a) Graphics (Grafis)

Grafis sangat menunjang dalam pengoperasian EIS. Salah satu faktor yang membuat

suksesnya EIS pada awal mula diciptakannya adalah tampilan grafis yang mudah

digunakan sehingga membuat user tertarik untuk menjalankannya. EIS terus

menggunakan layar yang sangat grafis dan menu sebagai fitur utama.

b) Natural Language (Bahasa yang Alami)

Bahasa natural secara interface menghilangkan kebutuhan untuk memerintah

komputer yang rumit, bukan menggunakan seperangkat perintah yang serupa dengan

bahasa sehari-hari.

c) Mouse Control (Kendali Mouse)

EIS didesain untuk mengurangi penggunaan keyboard dan berfokus pada kendali

mouse. Eksekutif yang tidak menggunakan keyboard biasanya merasa lebih nyaman

menggunakan mouse.

d) Communication (Komunikasi)

EIS menyediakan sistem secara alami bagi para eksekutif untuk berkomunikasi

dengan mengintegrasikan fasilitas e-mail yang mudah digunakan ke dalam EIS.

2. Other decision Support Activities (Pendukung Aktifitas Enak lainnya)

a) Drill Down (Penelusuran)

Analisis drill-down adalah kemampuan analisis penelusuran yang didapat dari

kumpulan-kumpulan data kemudian memeriksa data untuk menghasilkan data yang

lebih rinci serta akurat

b) Integrasi Dengan Spreadsheets (Integrasi dengan Spreadsheet)

Integrasi ini memfasilitasi analisis data dengan menggunakan kemampuan penuh

spreadsheet agar semua bentuk data untuk keperluan analisis dapat dikonversi dan

dibaca.

c) Decision Support (Pendukung Keputusan)

Dalam beberapa situasi, EIS juga menawarkan alat-alat analisis yang lebih canggih

daripada yang disediakan oleh standar spreadsheet. Sebagai contoh, EIS mungkin

memberikan analisis time series, analisis statistik dan linear programming untuk

mengoptimalkan analisis.

Page 4: 2. Sistem Informasi Eksekutif

d) Knowledge Discovery (Penemuan Pengetahuan)

Salah satu fungsi pendukung ini adalah memungkinkan dalam memanipulasi data

untuk mengungkap suatu pengetahuan dari data tersebut.

3. Application Development Feature

a) Fourt-Generation Programming Language

EIS harus menggunakan bahasa tingkat tinggi, berorientasi pengembang untuk

mengembangkan aplikasi. Perintah bahasa harus mencakup permintaan perintah

untuk mengekstrak data, serta perintah untuk fungsi-fungsi matematika dan statistik

b) Executive Information System Shells (Shells Sistem Informasi Executive)

Terdapat beberapa kerangka pengembangan EIS untuk memfasilitasi pengembangan

aplikasi. ini memberikan pengembang aplikasi yang sifatnya mudah digunakan dan

dikembangkan sehingga para developer tidak perlu memulai dari dasar.

c) Logika Berbasis Aturan

Berdasarkan aturan logika EIS umumnya memungkinkan pengembang untuk

membangun kecerdasan ke dalam sistem dengan menggunakan aturan berbasis

heuristik. Heuristik ini dapat membantu pencarian melalui data dengan membatasi

pencarian data yang hanya melebihi perubahan parameter tertentu.

4. Typical Installation Configurations

Pada dasarnya, terdapat 3 bentuk pengaturan instalasi perangkat lunak dan keras

untuk EIS:

a) Mainframe untuk midrange dengan software EIS dikemas atau diubah. EIS informasi

Kebanyakan EIS awalnya dilaksanakan diinstal pada komputer mainframe lalu

diunduh ke komputer midrange

b) Midrange atau daerah jaringan area lokal (LAN) dengan perangkat lunak EIS paket

(untuk perusahaan kecil atau departemen dalam perusahaan besar). Ini adalah segmen

dengan pertumbuhan tercepat dari pasar EIS. Software EIS Dikemas dalam kategori

ini dirancang untuk pasar massal dan biasanya menggunakan teknologi client-server.

c) Mainframe, midrange, atau LAN ke PC dengan spreadsheet dan grafik paket. Ini

adalah biaya terendah dan konfigurasi sederhana.

Page 5: 2. Sistem Informasi Eksekutif

B. Kelebihan dan Kelemahan Sistem Informasi Eksekutif

1. Kelebihan

a) Just in Time

Dimana Sistem Informasi Akuntansi dapat melakukan pengiriman informasi dengan

tepat waktu. Dimana Eksekutif dapat segera mengakses ke pusat informasi ketika

membutuhkan suatu informasi mengenai perusahaan.

b) Easy to Understand

Informasi yang disajikan dalam Sistem Informasi Eksekutif merupakan rangkuman

dari beberapa informasi yang didapat, sehingga keterangan yang disediakan semakin

mudah dimengerti.

c) Efficient

Dari informasi yang just in time dan easy to understand, sehingga membantu

eksekutif dalam membuat sebuah keputusan kapanpun dibutuhkan, yang pada

akhirnya meningkatkan efisiensi dalam pembuatan keputusan.

d) Identification

Sistem Informasi Eksekutif dapat memudahkan eksekutif dalam mengidentifikasi

permasalahan-permasalahan dan hambatan-hambatan yang terjadi dalam perusahaan

berikut alternatif solusinya.

e) Fusion

sumber data yang didapat tidak hanaya berasal dari internal saja, tetapi dapat juga

berasal dari pihak eksternal. Dimana Sistem Informasi Eksekutif dapat mengakses

dan memadukan jangkauan data internal dan eksternal yang bersifat luas.

2. Kelemahan

a) Limitation

Memiliki fungsi yang terbatas, tidak dapat melakukan perhitungan kompleks. 

b) Expensive

Perusahaan akan berfikir dua kali untuk membuat suatu Sistem Informasi Eksekutif,

mengingat biaya pembuatan Sistem Informasi Eksekutif sangatlah mahal. Sehingga

tidak semua perusahaan dapat menyediakan Sistem Informasi Eksekutif.

Page 6: 2. Sistem Informasi Eksekutif

c) Development

Adanya kebutuhan Eksekutif yang berbeda-beda dan cepatnya perubahan kebutuhan

Eksekutif yang tidak diikuti dengan pengembangan Sistem Informasi Eksekutif yang

memadai. Hal ini menyebabkan terkadang informasi yang disediakan tidak sesuai

dengan keadaan perusahaan saat itu.

C. Proses bisnis yang dipengaruhi oleh system informasi eksekutif

Menerapkan EIS melibatkan perubahan dalam informasi perusahaan serta proses

bisnis. Agar berjalan dengan baik, EIS harus dilihat sebagai bagian dari perubahan besar

dalam proses bisnis. Di bawah ini adalah beberapa proses bisnis utama yang dipengaruhi oleh

pelaksanaan EIS.

1. Organisasi data dan akses

Banyak informasi yang diringkas oleh EIS ditangkap oleh sistem informasi transaksi

berbasis perusahaan. Jika informasi ini tidak mengetik dan diindeks untuk menunjukkan

pandangan yang tepat dan tingkat rincian yang diperlukan oleh EIS, kemudian

pengembang EIS harus membuat database tersebut.

2. System pelaporan manajemen

Sistem pelaporan manajemen diperlukan untuk perencanaan EIS yang dapat

meningkatkan efektivitas organisasi perusahaan yang memberikan

informasi menghasilkan sebuah organisasi yang strategis dikelola dan mendorong gaya

pengambilan keputusan di seluruh organisasi yang menghargai analisis dan pengetahuan.

3. Pengembangan Software Perusahaan

Pengembangan software perusahaan ini dapat mengembangkan sistem informasi

eksekutif (EIS) ini denganberbasis rangka utama yang biasanya membutuhkan dukungan

konsultasi tambahan dari vendor software EIS.

4. Software dan Hardware Pendukung

a. Software

Memilih software penting untuk mendesain satu EIS yang efektif.

b. Hardware Pendukung

Page 7: 2. Sistem Informasi Eksekutif

Ketika membicarakan tentang hardware untuk satu lingkungan EIS, kita harus

memfokuskan pada hardware yang dibutuhkan eksekutif. Eksekutif harus diletakkan

pertama dan yang dibutuhkan eksekutif harus didefinisikan sebelum hardware

terpilih.

5. Computer Sistem downsizing dan righsizing

Kebanyakan EIS di serve dengan baik oleh client-server dan pengaturan pemrosesan

terdistribusi. Tapi ketika sistem database mainframe telah digunakan, data biasanya

disimpan pada mainframe yang cocok untuk penyimpanan database dan pemeliharaan.

Umumnya, data EIS didownload ke file server jaringan di mana ia dipilih dan dirangkum

oleh perangkat lunak EIS.