109 pembelian tiket bioskoppada followers @cinema21 diperoleh nilai R sebesar 0,255 dan signifikansi

  • View
    218

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of 109 pembelian tiket bioskoppada followers @cinema21 diperoleh nilai R sebesar 0,255 dan signifikansi

109

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Setelah menjalani serangkaian proses penelitian, peneliti dapat

merumuskan kesimpulan terkait hasil yang diperoleh. Sesuai tujuannya, penelitian

ini ialah untuk mengetahui pengaruh terpaan informasi melalui Twitter

@cinema21 terhadap tingkat keputusan pembelian yang dikontrol oleh sikap dan

tingkat motif pembelian tiket bioskop pada followers @cinema21. Berikut

rumusan kesimpulan peneliti berdasarkan hasil penelitian:

1. Intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21 terhadap tingkat

keputusan pembelian tiket bioskoppada followers @cinema21 diperoleh nilai

R sebesar 0,255 dan signifikansi 0,010, hasil tersebut dapat disimpulkan

bahwa tingkat keeratan kedua variabel masuk kategori hubungan yang rendah

tetapi pasti dan signifikan. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,065

(6,5%), yang berarti bahwa sebesar 6,5% keputusan pembelian tiket bioskop

pada followers @cinema21 dapat dijelaskan oleh intensitas terpaan informasi

melalui Twitter @cinema21.

2. Pengaruh intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21 terhadap

tingkat keputusan pembelian tiket bioskop yang dikontrol oleh sikap pada

informasi diperoleh nilai R diperoleh sebesar 0,235 dan signifikansi 0,019,

yang berarti hubungan intensitas terpaan informasi melalui Twitter

@cinema21 terhadap keputusan pembelian dengan sikap pada informasi

110

sebagai variabel kontrolmasuk dalam kategori hubungan yang rendah tetapi

pasti dan signifikan. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa ketika

variabel sikap pada informasi dijadikan setelah dikontrol (dibuat konstan) nilai

koefisien korelasi intensitas terpaan informasi melalui Twitter terhadap

keputusan pembelian menjadi lebih rendah.Nilai Adjusted R2(koefisien

determinasi) sebesar 0,146 (14,6%), yang berarti bahwa sebesar 14,6%

keputusan pembelian tiket bioskop pada followers @cinema21 dapat

dijelaskan oleh intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21 dan

sikap pada informasi.

3. Pengaruh intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21 terhadap

tingkat keputusan pembelian tiket bioskop yang dikontrol oleh tingkat motif

pembelian diperoleh nilai R diperoleh sebesar 0,261, yang berarti hubungan

intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21 terhadap keputusan

pembelian dengan tingkat motif pembelian sebagai variabel kontrolmasuk

kategori hubungan rendah tetapi pasti dan signifikan. Hasil analisis korelasi

menunjukkan bahwa ketika variabel sikap pada informasi dijadikan setelah

dikontrol (dibuat konstan) nilai koefisien korelasi intensitas terpaan informasi

melalui Twitter terhadap keputusan pembelian menjadi lebih tinggi.Nilai

Adjusted R2(koefisien determinasi) sebesar 0,093 (9,3%), yang berarti bahwa

sebesar 9,3% keputusan pembelian tiket bioskop pada followers @cinema21

dapat dijelaskan oleh intensitas terpaan informasi melalui Twitter @cinema21

dan tingkat motif pembelian.

111

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan, peneliti memberikan

bebarapa saran agar dapat membantu dan memberikan manfaat bagi penelitian

sejenis sebagai berikut:

1. Sebagai usaha untuk memperlihatkan gambaran pengaruh intensitas terpaan

informasi melalui Twitter @cinema21 untuk dijadikan sebagai masukan dan

bahan pertimbangan bagi perusahaan atau produsen didalam mengelola dan

menentukan melakukan advertising agar lebih efektif, efisien, dan tepat pada

target market misalnya dengan penggunaan advertising melalui social media

yang lain diantaranya Facebook, Instagram dan lain sebagainya.

2. Bagi peneliti selanjutnya, agar dapat dijadikan acuan untuk pengembangan

penelitian dengan menggali atau menambahkan variabel independent yang

diduga berpengaruh terhadap keputusan pembelian, misalnya faktor persepsi

karena setiap individu memiliki persepsi yang berbeda-beda dalam

menanggapi social media.

Lampiran 2

1. Ambon

2. Balikpapan

3. Bandung

4. Banjarmasin

112

5. Batam

6. Bekasi

7. Bengkulu

8. Binjai

113

9. Bogor

10. Cikarang

11. Cilegon

12. Cirebon

13. Denpasar

114

14. Jakarta

115

116

15. Jambi

16. Lampung

17. Malang

18. Medan

19. Menado

117

20. Palangkaraya

21. Palembang

22. Pekanbaru

23. Pontianak

24. Samarinda

25. Semarang

20. Palangkaraya

118

26. Surabaya

27. Surakarta (Solo)

27. Surakarta (Solo)

119

28. Tangerang

29. Tasik Malaya

30. Ujung Pandang (Makassar)

31. Yogyakarta

29. Tasik Malaya

30. Ujung Pandang (Makassar)

120

DAFTAR PUSTAKA

Albrecht. 1987. A Computational Strategy For Dynamic Aspects Of Visual Processing. London: Proceedings of the National Academy of Science.

Azwar, S. 1998. Sikap Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. 2007. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baran, J. Stanley & Dennis K. Davis. 2000. Mass Communication Theory: Foundation, Ferment and Future. California: Wadsworth Publishing Company.

Djaali dan M. Pudji. 2008. Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta : Grasindo.

Effendy, OnongUchjana. 1990. Dinamika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Iskandar. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan dan Sosial (Kuantitatif dan Kualitatif). Jakarta: Gaung Persada Press.

Jalaluddin, Rakhmat. 1984. Metode Penelitian Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Jefkins, Frank 1995. Periklanan. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Philip. 1985. Manajemen Pemasaran, Analisis Perencanaan & Pengendalian.Jakarta :Erlangga.

Kotler, Bowen & James Makens. 2002. Manajemen Pemasaran. Edisi Milenium. Jakarta: PT.

Prenhallindo.

Kotler, Philip. 2005. Manajemen Pemasaran. Edisi 11, Jilid 1. Jakarta: Gramedia Pustaka

Utama.

Kotler, dan Armstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi 12, Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada Media Group.

----------------------------- 2007. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

----------------------------- 2009. Teknis Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

----------------------------- 2010. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana.

Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Peter. 2000. Consumer behavior: Perilaku Konsumen Dan Strategi Pemasaran Jilid 1. Edisi Keempat. Jakarta: Erlangga.

Shore, Larry. 1985. Mass Media For Development A Rexamination Of Access Exposure and Impact, Communication the.

Singarimbun, Masri.1987. Metode Penelitian Survey. Jakarta : PT. Pustaka LP3ES.

Singarimbun dan Effendy. 2005. Metode Penelitian Survei. Jakarta: PT. Pustaka LP3ES.

-------------------------------- 2009. Metode Penelitian Survei. Jakarta: PT. Pustaka LP3ES.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sulaksana, Uyung. 2003. Integrated Marketing Communication. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Susanto, Azhar. 2002, Sistem Informasi Manajemen. Edisi 2. Bandung : Linggajaya.

Sutisna. 2002. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sutisna. 2003. Perilaku Konsumen & Komunikasi Pemasaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Swastha dan Handoko. 2001. Manajemen Pemasaran Analisis Perilaku Konsumen. Yogyakarta: BPFE.

Tjiptono, F. 2002. Manajemen Jasa. Edisi II. Cetakan Ketiga. Yogyakarta: Andi Offset.

Umar, Husein. 2002. Metode Riset Bisnis. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Uyung, Sulaksana. 2003. Integrated Market Communications. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Wikepedia Encyclopedia.

Sumber Internet :

https://www.facebook.com/CinemaXXI

https://twitter.com/cinema21

http://www.21cineplex.com

http://komunitaspecintasejarah.blogspot.com/2013/12/sejarah-bioskop-di-indonesia.html

LAMPIRAN 1

KUESIONER PENGARUH INTENSITAS TERPAAN INFORMASI MELALUI TWITTER @CINEMA21

TERHADAP TINGKAT KEPUTUSAN PEMBELIAN YANG DIKONTROL OLEH SIKAP DAN TINGKAT MOTIF PEMBELIAN TIKET BIOSKOP PADA FOLLOWERS @CINEMA21

No Responden

Responden yang terhormat, Saya adalah mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang mengadakan penelitian dengan judul Pengaruh Intensitas Terpaan Informasi Melalui Twitter @cinema21 terhadap Tingkat Keputusan Pembelian yang Dikontrol oleh Sikap dan Tingkat Motif Pembelian Tiket Bioskop Pada Followers @cinema21. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan realitas yang ada, maka saya mengharapkan responden dapat mengisi kuesioner ini secara lengkap dan benar. Seluruh informasi yang saya terima bersifat rahasia dan hanya untuk kepentingan akademis semata. Atas perhatian dan kerjasama Saudara, saya ucapkan terimakasih.

Pertanyaan :

TERPAAN TWITTER @CINEMA21

a. Dimensi Frekuensi

Jawablah pertanyaan-peranyaan di bawah ini dengan mengisi jawaban pada titik-titik yang telah