Tabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005

  • View
    3.608

  • Download
    63

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005

Text of Tabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005

  • 1. Katalog BPS:1302018Tabel KesesuaianLapangan UsahaCETAKAN IIKBLI 2009KBLI 2005BADAN PUSAT STATISTIK

2. Tabel KesesuaianLapangan UsahaKBLI 2009KBLI 2005CETAKAN II 3. TABEL KESESUAIANLAPANGAN USAHAKBLI 2009KBLI 2005CETAKAN IIISBN : 978-979-064-365-9No. Publikasi : 03120.1101Katalog BPS : 1302018Ukuran Buku : 16 x 22 cmJumlah Halaman : xvi + 371Naskah :Subdirektorat Pengembangan Standardisasi dan Klasifikasi StatistikDirektorat Pengembangan Metodologi Sensus dan SurveiGambar Kulit :Subdirektorat Pengembangan Standardisasi dan Klasifikasi StatistikDirektorat Pengembangan Metodologi Sensus dan SurveiDiterbitkan Oleh :Badan Pusat StatistikDicetak Oleh :Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya 4. KATA PENGANTARPasal 17 ayat 2 Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 16Tahun 1997 Tentang Statistik, memberi amanat kepada Badan Pusat Statistik(BPS) untuk membangun konsep, definisi, klasifikasi, dan ukuran-ukuran statistikdalam mewujudkan dan mengembangkan Sistem Statistik Nasional. Amanat inidiantaranya diwujudkan dalam bentuk penyediaan konsep, definisi, klasifikasi,dan ukuran-ukuran yang digunakan dalam kegiatan statistik yang terbandingsecara nasional, regional (seperti kawasan ASEAN) dan Internasional. Selain itu,BPS juga harus melakukan pemutakhiran konsep, definisi, klasifikasi, danukuran-ukuran statistik secara terus menerus mengikuti perkembangan yangterjadi agar kualitas data selalu terjamin, dan sesuai dengan kondisi terkini.Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), adalah salah satu daribeberapa klasifikasi yang diterbitkan oleh BPS yang dalam perkembangannyajuga harus dimutakhirkan. KBLI 2009, yang diterbitkan dalam bentuk PeraturanKepala Badan Pusat Statistik Nomor 57 Tahun 2009 Tentang Klasifikasi BakuLapangan Usaha Indonesia (Perka BPS No 57 Tentang KBLI) merupakan revisidari KBLI 2005. Revisi KBLI dilakukan karena terjadinya pergeseran lapanganusaha dan munculnya beberapa lapangan usaha baru, yang menyebabkanbanyak kegiatan ekonomi belum ada klasifikasinya. Revisi juga menghasilkanklasifikasi yang lebih rinci dan lebih lengkap dibandingkan edisi sebelumnya.Dengan berlakunya Perka BPS No 57 Tentang KBLI, maka segala bentukkegiatan, peraturan, maupun produk hukum lain, yang menggunakan KBLI 2005dan KBLI versi sebelumnya sebagai rujukan, sudah harus ditinggalkan danmengganti rujukannya dengan KBLI 2009. Sehubungan dengan itu, untukmemudahkan para pengguna, baik pemerintah, lembaga swasta nasionalTabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005 i 5. maupun internasional, maupun masyarakat dalam menjaga keterbandingan dankesesuaian antara KBLI 2009 dengan KBLI 2005, maka diterbitkan PublikasiTabel Kesesuaian Lapangan Usaha KBLI 2009 - KBLI 2005.Publikasi Tabel Kesesuaian Lapangan Usaha KBLI 2009 - KBLI 2005pertama kali sudah diterbitkan pada bulan September tahun 2010, yangmerupakan publikasi cetakan I. Dalam perkembangannya berdasarkan masukan-masukandari berbagai pihak telah dilakukan penyempurnaan Perka BPS No 57Tentang KBLI, dengan telah diterbitkannya Perka BPS No 57 Tentang KBLICetakan ke III. Untuk memfasilitasi perubahan-perubahan yang telah dilakukandari Perka BPS No 57 Cetakan I ke Cetakan III, maka perlu diterbitkannyapublikasi Tabel Kesesuaian Lapangan Usaha KBLI 2009 - KBLI 2005 Cetakan II,sehingga series pengklasifikasian lapangan usaha menurut KBLI versi yangsebelumnya dapat terus terjaga kesesuaiannya dengan pengklasifikasianlapangan usaha menurut KBLI versi yang baru.Dalam rangka penyempurnaan buku publikasi ini selanjutnya, saran danmasukan dari para pengguna sangat kami harapkan, semoga publikasi ini dapatbermanfaat.Jakarta, Desember 2011Deputi Bidang Metodologi dan Informasi StatistikIr. Dudy Saefudin Sulaeman, M.EngNIP. 19560616 197803 1 001Tabel Kesesuaian KBLI ii 2009 KBLI 2005 6. KATA PENGANTAR ....................................................................................... iDAFTAR ISI .................................................................................................... iiiPenjelasan ...................................................................................................... v1. Pendahuluan ..................................................................................... v2. Ringkasan Perubahan dari KBLI 2005 ke KBLI 2009 ....................... vi3. Penggunaan Tabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005 ................. ix4. Cara Membaca Tabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005 ........... ixTabel 1.a Kesesuaian Kategori KBLI 2009 - Kategori KBLI 2005 ....... 3Tabel 1.b Kesesuaian Kategori KBLI 2005 - Kategori KBLI 2009 ...... 9Tabel 2.a Kesesuaian Golongan Pokok KBLI 2009 - GolonganPokok KBLI 2005 ................................................................ 15Tabel 2.b Kesesuaian Golongan Pokok KBLI 2005 - GolonganPokok KBLI 2009 ................................................................ 25Tabel 3.a Kesesuaian Golongan KBLI 2009 - Golongan KBLI 2005 ... 33Tabel 3.b Kesesuaian Golongan KBLI 2005 - Golongan KBLI 2009 ... 55Tabel 4.a Kesesuaian Subgolongan KBLI 2009 - SubgolonganKBLI 2005 ........................................................................... 75Tabel 4.b Kesesuaian Subgolongan KBLI 2005 - SubgolonganKBLI 2009 ........................................................................... 121Tabel 5.a Kesesuaian Kelompok KBLI 2009 - Kelompok KBLI 2005 .. 165Tabel 5.b Kesesuaian Kelompok KBLI 2005 - Kelompok KBLI 2009 .. 267ngan KBLI 2009 ............ 361DAFTAR ISITabelAppendixAppendix Kesesuaian Kode ISIC Revisi 4 deTabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005 iii 7. Tabel Kesesuaian KBLI iv 2009 KBLI 2005 8. PENJELASAN1. PendahuluanDengan diterbitkannya Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia(KBLI) Tahun 2009, untuk memfasilitasi keterbandingan informasi berkelanjutandalam melakukan monitoring, analisis, dan evaluasi data secara runtun waktudengan KBLI sebelumnya yaitu KBLI 2005, maka disusunlah buku TabelKesesuaian KBLI 2009 dengan KBLI 2005. Tabel kesesuaian ini merupakanpedoman untuk mencari korespondensi dari suatu kegiatan usaha yang ada diKBLI 2005 ke KBLI 2009, atau sebaliknya dari kegiatan usaha yang ada di KBLI2009 ke KBLI 2005, sehingga para pengguna data dapat dengan mudahmenelusuri atau mengkonversi kode dari kedua KBLI tersebut.Adanya pergeseran lapangan usaha dan munculnya beberapa lapanganusaha kegiatan ekonomi yang baru, susunan struktur KBLI 2009 mengalamibeberapa perubahan, pada KBLI 2009 menyediakan klasifikasi yang lebih rincidan lebih lengkap pada semua tingkatan dibandingkan KBLI 2005 khususnyauntuk kegiatan jasa. Pada KBLI 2005 untuk kegiatan jasa di kategori O JasaKemasyarakatan, Sosial, Budaya dan Perorangan Lainnya mencakupkegiatan jasa-jasa yang belum berdiri sendiri, seperti jasa kebersihan, jasakegiatan organisasi, jasa rekreasi, kebudayaan, dan olah raga, serta jasakegiatan lainnya. Dengan semakin berkembangnya kegiatan ekonomi di bidangusaha jasa, pada KBLI 2009 kegiatan usaha jasa melekat pada masing-masingkategori atau bidang usaha, sebagai contoh, usaha jasa pada golonganKegiatan Perfilman, Radio, Televisi dan Hiburan Lainnya, masing-masingmengikuti kategori bidang usahanya. Untuk sub golongan usaha Produksi danDistribusi Film, serta Video, Kegiatan Bioskop, Radio, dan Televisi masuk dikategori J Informasi dan Komunikasi pada KBLI 2009, sedangkansubgolongan usaha kegiatan hiburan lainnya, pada KBLI 2009 masuk dikategori R Kesenian, Hiburan dan Rekreasi.Beberapa kegiatan usaha jasa yang mengalami perubahankategori/bidang usaha yang cukup berarti antara lain, kelompok usaha jasapemeliharaan dan reparasi mobil dari kategori O di KBLI 2005 masuk di kategoriG Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil danSepeda Motor pada KBLI 2009. Perubahan penting lainnya adalah munculnyastruktur baru di kategori C Industri Pengolahan, yaitu struktur golongan usahaJasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan, yang mencakup kegiatanTabel Kesesuaian KBLI 2009 KBLI 2005 v 9. jasa reparasi, dan jasa pemasangan dari hasil produksi industri pengolahanmesin dan peralatan.Tabel kesesuaian kode lapangan usaha ini disajikan dengan cakupankorespondensi menurut struktur yang ada pada KBLI. Tabel kesesuaian dibuatmulai dari kode kategori (alphabet), kode golongan pokok (2 digit), kodegolongan (3 digit), kode subgolongan (4 digit), dan kode kelompok (5 digit).Korespondensi kode lima digit merupakan kesesuaian kode kegiatan ekonomiterendah yang dinamakan kesesuaian kode kelompok kegiatan ekonomi.Kesesuaian kode empat digit merupakan agregasi (penjumlahan/penyatuan)dari kesesuaian kode lima digit, kesesuaian kode tiga digit merupakan agregasidari kode empat digit, dan seterusnya.KBLI 2009 disusun berdasarkan ISIC Revisi 4 tahun 2008 sampai 4 digit,disesuaikan dengan ASEAN Common Industrial Classification (ACIC) pada level3 digit, dan East Asia Manufacturing Statistics (EAMS) pada kategori IndustriPengolahan; dikembangkan yang lebih rinci oleh BPS sampai 5 digit untukkegiatan-kegiatan ekonomi yang spesifik di Indonesia. Pengembangan danpenyesuaian yang ada dalam penyusunan KBLI 2009 menyebabkan adabeberapa kode yang berbeda dengan kode yang ada pada ISIC Revisi 4, makapada publikasi ini disajikan juga tabel Appendix yang memuat kode-kode KBLI2009 yang berbeda dengan ISIC Revisi 4.2. Ringkasan perubahan dari KBLI 2005 ke KBLI 2009Penamaan struktur KBLI 2009 sama dengan penamaan struktur KBLI2005 yaitu menggunakan kode angka sebanyak maksimal 5 digit, dan satu digitberupa kode alphabet yang disebut kategori. Kode alphabet bukan merupakanbagian dari kode KBLI, tetapi dicantumkan dengan maksud untuk memudahkandi dalam penyusunan tabulasi sektor/lapangan usaha utama di setiap negara.Perubahan struktur berupa pergeseran pengelompokan suatu kegiatan dari satuklasifikasi ke klasifikasi lainnya, dan penambahan klasifikasi baru yangdisebabkan adanya perubahan-perubahan kegiatan ekonomi yang berkembang,memungkinkan untuk membentuk kategori yang berdiri sendiri ataudigabungkan dengan kategori l