...

RPP PPKn kls 8 smp kurikulum 2013

by hataji

on

Report

Category:

Documents

Download: 2

Comment: 0

3,686

views

Comments

Description

Download RPP PPKn kls 8 smp kurikulum 2013

Transcript

Rencana Pelaksanaan Pembelajarann (1) Sekolah : SMP Negeri 2 Mangunjaya Matapelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII/I Materi Pokok : Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa Alokasi Waktu : 4 pertemuan (4x3JP) A. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami pengetahuacn (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkrit (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 1.1.1 Menunjukan sikap beriman kepada Tuhan YME dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat,bangsa dan negara 2.1 Menghargai keluhuran nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa 2.1.1 Menunjukan sikap tanggungjawab atas tugas kliping tentang nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa 3.1 Memahami nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa 3.1.1 Menjelaskan pengertian pandangan hidup dan dasar negara 3.1.2 Menjelaskan Pancasila sebagai pandangan hidup 3.1.3 Menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara 3.1.4 Menjelaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia 3.1.5 Menjelaskan arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3.1.6 Menjelaskan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3.1.7 Menunjukan contoh- contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 4.1 Menalar nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.1.1 Mensimulasi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup dan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan 4.1.2 Mempresentasikan laporan kliping pelaksanaan nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari C. Tujuan Pembelajarann Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajarann peserta didik dapat: Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial (pertemuan 1,2,3 dan 4) 1.1.1 Menunjukan sikap beriman kepada Tuhan YME dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat,bangsa dan negara 2.1.1 Menunjukan sikap tanggungjawab atas tugas kliping tentang nilai-nilai pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa Kompetensi Pengetahuan dan keterampilan Pertemuan Kesatu Siswa dapat: 1. Menjelaskan pengertian pandangan hidup 2. Menjelaskan pengertian pancasila 3. Menjelaskan pancasila sebagai pandangan hidup 4. Menjelaskan pengertian Dasar Negara 5. Menjelaskan pancasila sebagai dasar negara 6. Melaporkan hasil diskusi tentang pancasila sebagai pandangan hidup dan Dasar Negara 7. Pertemuan Kedua Siswa dapat: 1. Menjelaskan pengertian ideologi 2. Menjelaskan pengertian ideologi Pancasila 3. Menjelaskan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia 4. Menjelaskan arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 5. Melaporkan hasil diskusi tentang Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia Pertemuan Ketiga Siswa dapat : 1. Menjelaskan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup 2. Menjelaskan nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar negara 3. Mempresentasikan hasil diskusi tentang nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Pertemuan Keempat Siswa dapat : 1. Menunjukan contoh-contoh perilaku yang sesuai nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup 2. Menunjukan contoh-contoh perilaku sesuai sesuai nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara 3. Mempresentasikan laporan kliping tentang contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. D. Materi Pembelajarann Pertemuan Kesatu 1. Pengertian pandangan hidup 2. Pengertian pancasila 3. Pancasila sebagai pandangan hidup 4. Pengertian Dasar Negara 5. Pancasila sebagai dasar negara 6. Pancasila sebagai pandangan hidup dan Dasar Negara Pertemuan Kedua 1. Pengertian ideologi 2. Pengertian ideologi Pancasila 3. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia 4. Arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. Pertemuan Ketiga 1. Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup 2. N ilai-nilai Pancasila sebagai Dasar negara Pertemuan Keempat 1. Contoh-contoh perilaku sesuai nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup 2. Contoh-contoh perilakusesuai sesuai nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara 3. Kliping tentang perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. E. Metode Pembelajarann 1. Pendekatan pembelajarann : Scientific 2. Metode pembelajarann : Ceramah,tanya jawab, diskusi, simulasi F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajarann Media Power point Alat/Bahan · LCD · Laptop · Papan tulis · Spidol Sumber Belajar G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajarann Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajarann Waktu Pertemuan Kesatu Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis Peserta didik di awali dengan berdoa bersama, mengecek daftar presensi peserta didik, mengecek kebersihan dan kerapihan kelas 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajarann yang akan dicapai tentang pengertian ideologi, pengertian ideologi Liberal, Ideologi Komunis, Ideologi Pancasila, dan arti penting ideologi bagi suatu Negara. 3. Guru melakukuan apersepsi melalui tanya jawab tentang materi Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa. 15’ Inti Mengamati 1. Peserta didik menyimak dan mencatat penjelasan guru tentang Nilai-Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa. 2. Peserta didik membaca bahan ajar yang di siapkan oleh guru tentang Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa. Menanya 1. Peserta didik dengan bimbingan guru menyusun sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan tujuan pembelajarann. 2. Peserta didik dapat menyusun pertanyaan seperti : · Apa pengertian dasar negara? · Apa pengertian pandangan hidup? · Bagaimanakah kedudukan pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara bangsa Indonesia? Mencoba/Mengumpulkan informasi. 1. Peserta didik dibagi ke dalam kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5orang. 2. Peserta didik di dalam kelompok berdiskusi untuk mengumpulkan informasi terkait tujuan pembelajarann 3. Peserta didik di dalam kelompok mengumpulkan informasi/data dengan membaca buku teks pelajaran, penelusuran internet, dan/atau mencari di perpustakaan. Mengasosiasi 1. Peserta didik dengan bimbingan guru menyusun kesimpulan atas berbagai pertanyaan tentang materi . 2. Peserta didik menuliskan hasil kesimpulan berupa paper Mengkomunikasikan 1. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok. 2. Kelompok lain wajib memberi tanggapan. 3. Guru mengkonfirmasi jawaban peserta didik. 90 Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan materi pembelajarann 2. Peserta didik diberi tugas berupa pekerjaan rumah terkait materi yang sudah di peroleh 3. Guru menyampaian tujuan pembelajaran yang akan datang 4. Pembelajarann diakhiri dengan doa dan salam. 15’ Pertemuan Kedua Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis Peserta didik di awali dengan berdoa bersama, mengecek daftar presensi peserta didik, mengecek kebersihan dan kerapihan kelas. 2. Guru melakukuan apersepsi melalui tanya jawab tentang materi pertemuan sebelumnya untuk membangun ingatan siswa. 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dan arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. 15’ Inti Mengamati 1. Peserta didik menyimak dan mencatat penjelasan guru tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia dan arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. 2. Peserta didik membaca bahan ajar guru tentang Nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa dan sumber lainnya Menanya 1. Peserta didik dapat menyusun pertanyaan sesuai materi yang terkait dengan tujuan pembelajarann Mencoba/Mengumpulkan informasi 1. Guru mengarahkan siswa untuk bekerja dengan cara berpasangan dengan teman sebangku 2. Guru mengarahkan masing-masing pasangan untuk mencari informasi tentang tujuan pembelajarann. 3. Satu siswa mencari informasi tentang pancasila sebagai Ideologi Bangsa Indonesia dan pasangannya mencari informasi arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara melalui berbagai sumber Mengasosiasi 1. Dengan panduan guru siswa menceritakan informasi yang di peroleh kepada pasangannya 2. Siswa mencatat pemahaman yang telah diperoleh dari pasangannya ke dalam selembar kertas Mengkomunikasikan 1. Guru menunjuk beberapa siswa untuk menceritakan informasi yang di peroleh di depan kelas 2. Peserta didik mengumpulkan tulisan hasil pemahaman atas informasi yang sudah di peroleh kepada guru 3. Guru mengkonfirmasi hasil pemahaman siswa 95’ Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan materi pembelajarann 2. Guru menyampaian tujuan pembelajaran yang akan datang 3. Pembelajarann diakhiri dengan doa dan salam. 15’ Pertemuan Ketiga Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis Peserta didik di awali dengan berdoa bersama, mengecek daftar presensi peserta didik, mengecek kebersihan dan kerapihan kelas 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajarann yang akan dicapai tentang Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3. Guru melakukuan apersepsi melalui tanya jawab tentang materi 85 Inti Mengamati 1. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Menanya 1. Peserta didik dimotivasi untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung (pertanyaan hipotetik) terkait dengan materi ajar. Pertanyaan tersebut bisa berupa apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa Mencoba/Mengumpulkan informasi 1. Peserta didik dibagi dalam 6 kelompok setiap kelompok untuk mencari data dari berbagai sumber serta mendiskusikan tentang: a. Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup b. Nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Mengasosiasi 1. Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan 2. Peserta didik bersama guru merumuskan simpulan hasil proses kegiatan pembelajarann Mengkomunikasikan 1. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil simpulan yang telah dirumuskan. Kelompok lain diwajibkan memberi tanggapan 2. Setiap kelompok membuat tulisan singkat tentang nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan materi pembelajarann 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan datang 3. Guru meminta siswa untuk membawa majalah dan koran bekas pada pertemuan selanjutnya. 4. Pembelajarann diakhiri dengan doa dan salam. Pertemuan Keempat Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis Peserta didik di awali dengan berdoa bersama, mengecek daftar presensi peserta didik, mengecek kebersihan dan kerapihan kelas 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajarann yang akan dicapai tentang contoh- contoh nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3. Guru mengajukan pertanyaan sebagai apersespsi agar siswa termotivasi Inti Mengamati 1. Peserta didik mengamati dari berbagai sumber tentang contoh- contoh nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 2. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang Nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Menanya 1. Peserta didik merumuskan pertanyaan contoh- contoh nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Mencoba/Mengumpulkan informasi 1. Peserta didik mengumpulkan informasi tentang contoh- contoh nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara melalui buku teks pelajaran serta dari majalah dan koran bekas yang sudah di bawa oleh siswa Mengasosiasi/mengolah 1. Peserta didik secara berkelompok membuat kliping tentang tentang contoh- contoh nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Mengkomunikasikan 1. Mempresentasikan laporan kliping tentang contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup. 2. Mempresentasikan laporan kliping tentang contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dasar negara. Penutup 1. Guru bersama-sama dengan peserta didik menyimpulkan materi pembelajarann 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan datang 3. Pembelajarann diakhiri dengan doa dan salam. H.Penilaian 1. Sikap Spiritual Jenis/Teknik Penilaian : observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : lembar penilaian observasi Pedoman Penskoran : No Indikator Butir Instrumen 1 Menunjukan sikap beriman kepada Tuhan YME dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat,bangsa dan negara A,B,C (lihat lampiran 1) 2. Sikap Sosial Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar penilaian observasi Pedoman Penskoran : No Indikator Butir Instrumen 1 Menunjukan sikap tanggungjawab atas tugas kliping tentang nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa A,B,C,D (lihat lampiran 2) 3. Pengetahuan Jenis/Teknik Penilaian : Tes tertulis Bentuk Instrumen dan Instrumen : uraian Pedoman Penskoran : Indikator Butir Instrumen 3.1.1 Menjelaskan pengertian pandangan hidup dan dasar negara 3.1.2 Menjelaskan Pancasila sebagai pandangan hidup 3.1.3 Menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara 3.1.4 Menjelaskan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia 3.1.5 Menjelaskan arti penting Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3.1.6 Menjelaskan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 3.1.7 Menunjukan contoh- contoh perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara 1,2 3 4 5,6 7 8,9 10 (Lihat lampiran 3) 4. Keterampilan Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Penilaian Pedoman Penskoran : No Keterampilan Butir Instrumen 1 Mempresentasikan laporan kliping pelaksanaan nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar Negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari 5 aspek (A,B,C,D,E) (Lihat lampiran 4) Mangunjaya,..... Juli 2014 Kepala Sekolah Guru mata pelajaran PPKn SMPN 2 MANGUNJAYA M.TARMAN, S.IP. Ajat Hataji, S.Pd. NIP. 195505101984031005 NIP. 197211051999031012 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (2) Sekolah : SMP Negeri 2 Mangunjaya Mata pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII/1 Materi Pokok :Memahami Fungsi Lembaga – Lembaga Negara dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (4X3JP) H. Kompetensi Inti (KI) KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori I. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 1.1.1 Menunjukkan prilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 2.2 Menghargai semangat kebangsaan dan kebernegaraan seperti yang ditunjukkan oleh para pendiri negara dalam menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional negara kebangsaan 2.2.1 Menunjukkan sikap disiplin dan tanggungjawab dalam menyajikan bagan tentang hubungan Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2 Memahami fungsi lembaga-lembaga negara dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.1 Mendeskripsikan kedudukan, tugasdan wewenang Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.2 Mendeskripsikan kelembagaanNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.3 Menjelaskan hubungan antar Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.4 Menjelaskan sikap positif terhadap Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.2 Menyaji hasil telaah fungsi lembaga-lembaga negara dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.2.1 Menyusun laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.2.2 Menyajikan peta konsep tentang hubungan Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.9.1 Menyajikan laporan hasil diskusi tentang partisipasi warga Negara dalam kelembagaan Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 J. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial (Pertemuan 1,2,3 dan 4) 1.1.1.1 Berdoa pada awal dan akhir kegiatan pembelajaran dengan sungguh – sungguh 1.1.1.2 Menunjukkan sikap syukur dalam kegiatan pembelajaran sebagai anugrahTuhan Yang Maha Esa 2.2.1.1 Menunjukkan sikap disiplin dan tanggungjawab dalam menyajikan bagan tentang hubunganLembaga – Lembaga Negara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan Pertemuan Pertama 3.2.1.1 Menjelaskan pengertianLembaga – LembagaNegara 3.2.1.2 Menyebutkan Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.1.3 Mendeskripsikan kedudukan, tugas dan wewenang Presiden, MPR, DPR, dan DPD menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.2.1 Mendiskripsikan kelembagaan Presiden, MPR, DPR, dan DPD menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.2.1.1 Menyusun laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR, dan DPDmenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pertemuan Kedua 3.2.1.4 Mendeskripsikan kedudukan, tugas dan wewenang MA, MKdan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.2.2.2 Mendeskripsikan kelembagaan MA MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.2.2.1 Menyusun laporan hasildiskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaanMA, MK dan BPKmenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pertemuan Ketiga 3.2.3.1 Menjelaskan hubungan antar Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.2.2.1 Menyajikan peta konsep tentang hubungan Lembaga – Lembaga Negara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pertemuan Keempat 3.2.4.1 Menjelaskan sikap positif terhadap Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.9.1.1 Menyajikanlaporan hasil analisisartikel tentang partisipasi warga Negara dalam kelembagaan Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 K. Materi Pembelajaran 1. Pertemuan Kesatu(Indikator3.2.1, 3.2.2 Mendeskripsikan kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945) a. Pengertian Lembaga – LembagaNegara b. Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Kedudukan, tugas dan wewenang Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 d. KelembagaanPresiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. Pertemuan Kedua(Indikator 3.2.1, 3.2.2 Mendeskripsikan kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945) a. Kedudukan, tugas dan wewenangMA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. KelembagaanMA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3. Pertemuan Ketiga(Indikator 3.2.3 Menjelaskan hubungan antar Lembaga – LembagaNegarasesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945) a. Hubungan antar Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4. Pertemuan Keempat(Indikator 3.2.4Menjelaskansikap positif terhadap Lembaga – LembagaNegarasesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945) a. Sikap positif terhadap Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 L. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan Pembelajaran · Pembelajaran Saintifik 2. Metode pembelajaran · Ceramah · Tanya jawab · Diskusi kelompok · Make a Match (Mencari Pasangan) M. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran 1. Media · Gambar Kantor Lembaga – LembagaNegara · Gambar Ketua Lembaga – LembagaNegara · Bagan hubungan atar Lembaga – Lembaga Negara · Power point sesuai bahan ajar · LKS tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. Alat/Bahan · LCD · Laptop · Papan tulis · Penghapus · Buku pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas VIII 3. Sumber Belajar · Kemdikbud, 2013. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta : Hal 20-27 · Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI. 2009. Tim Penyusun Pendidikan Kesadaran Berkonstitusi untuk SMP dan MTs. Jakarta : Hal 27-48 · UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 N. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Pertama 120 Menit Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan kondisi fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan doa, menyayikan lagu wajib nasional, menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar. 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3. Memberi motivasi belajar kepada peserta didik tentang materi pembelajaran 4. Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik tentang materi pembelajaran 5. Gurumenjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 15 Menit Inti Mengamati 1. Peserta didik mengamati gambartentang Lembaga – LembagaNegara sesuai dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. Peserta didik mengamati materi tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dari berbagai sumber Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan – pertanyaan (apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa dll) yang berkaitan dengan materi pembelajaran Mengumpulkan data 1. Peserta didik dengan arahan guru membentuk 4 kelompok dengan beranggotakan 4 – 5 orang untuk mengkaji materi pembelajaran dan mengumpulkan data dari berbagai sumber belajar yang dimiliki 2. Setiapkelompok mendapatkan materi yang samaterkait tentang : a. Pengertian Lembaga – LembagaNegara b. Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3. Setiap kelompok mempelajari dan memahami materi yang diperoleh dari berbagai sumber belajar 4. Guru memberikan tabel/lembar kerja siswa pada setiap kelompok untuk mengidentifikasi materi tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 5. Guru menyiapkan beberapa kartu yang terkait dengan materi tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan setiap peserta didik mendapatkan satu buah kartu yang telah disiapkan Mengasosiasi a. Setiap peserta didik secara mandiri mencari pasangan yang memiliki kartu yang cocok dengan kartu yang dimilikinya b. Setiap anggota kelompok mendiskusikan berbagai informasi yang diperoleh dalam kelompok untuk melengkapi tabel/lembar kerja siswa yang diberikan oleh guru c. Setiap kelompok harus dapat melengkapi tabel/lembar kerja siswa yang telah diberikan oleh guru dengan tepat d. Menyusun laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengomunikasikan a. Mempresentasikan laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Kelompok lain menyimak dengan seksama dan memberikan tanggapan atas pemaparan hasil kerja setiap kelompok penyaji 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan Presiden, MPR, DPR dan DPD sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Guru memberikan umpan balik terkait materi yang sudah dipelajarai oleh peserta didik c. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya d. Peserta didik diminta untuk mencari dan mempelajari materi yang akan di pelajari pada pertemuan berikutnya tentangkedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 e. Melakukan doa bersama dan mengucap syukur di akhir kegiatan proses pembelajaran 15 Menit Pertemuan Kedua 120 Menit Pendahuluan a. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan doa, menyayikan lagu wajib nasional menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar. b. Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Memberi motivasi belajar kepada peserta didik terkait dengan materi pembelajaran d. Guru melakukan tanya jawabdengan peserta didik sebagai apersepsi e. Guru menayakan kepada peserta didik terkait tugas yang telah diberikan f. Guru menjelaskan proses kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 15 Menit Inti Mengamati a. Peserta didik menyimak materi tentang kedudukan, tugasdan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan – pertanyaan yang dirasa kurang jelas berkaitan dengan materi tentang kedudukan, tugasdan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPKsesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengumpulkan data Peserta didik dengan arahan guru membentuk kelompok dengan anggota 4 – 5 orang untuk mengkaji materi pembelajaran dari berbagai sumber belajar yang dimiliki a. Setiap kelompok mendapatkan materi yang sama tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Setiap kelompok mempelajarai dan memahami materi yang diperoleh dari berbagai sumber belajar yang dimiliki c. Guru memberikan tabel/lembar kerja siswa pada setiap kelompok untuk mengidentifikasi materi tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 d. Setiap kelompok bertugas untuk mendiskusikan tentang kedudukan, tugas dan wewenang, serta keanggotaan MA, MK dan BPK sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengasosiasi a. Setiap anggota kelompok mendiskusikan berbagai informasi yang diperoleh dalam kelompok untuk melengkapi tabel/lembar kerja siswa yang diberikan oleh guru b. Setiap kelompok harus dapat melengkapi tabel/lembar kerja siswa yang telah diberikan oleh guru dengan tepat c. Menyusun laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan MA, MK dan BPK menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengomunikasikan a. Mempresentasikan laporan hasil diskusi tentang kedudukan, tugas dan wewenang serta keanggotaan MA, MK dan BPK menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Kelompok lain menyimak dengan seksama dan memberikan tanggapan atas pemaparan hasil kerja setiap kelompok penyaji 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab tentang materi yang telah dipelajari b. Guru memberikan umpan balik kepada peserta didik terkait materi yang sudah dipelajarai c. Guru menyampaikan materi yang akan di pelajari pada pertemuan berikutnyatentang hubungan antar Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 d. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk mencari dan mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya e. Guru memberi tugas untuk membawa peralatan yang diperlukan untuk membuat peta konsep terkait materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya a. Melakukan doa bersama dan mengucap syukur di akhir kegiatan proses pembelajaran 15 Menit Pertemuan Ketiga 120 Menit Pendahuluan a. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan doa, menyayikan lagu wajip nasional menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar. b. Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang hubungan antar Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Memberi motivasi belajar kepada peserta didik terkait dengan materi pembelajaran d. Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik sebagai apersepsi e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari f. Guru menyampaikan proses kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 15 menit Inti Mengamati a. Peserta didik membaca dan mengamati materi hubungan antar Lembaga – LembagaNegarayang sesuai denganUndang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan terkait dengan materi hubungan antar Lembaga – Lembaga Negara Negara menurut Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengumpulkan data Peserta didik dengan arahan guru membentukkelompok dengan anggota 4 – 6 orang untuk mengkaji dokumen dan mengumpulkan data dari berbagai sumber tentanghubungan antar Lembaga – LembagaNegaramenurut Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 a. Masing – masing kelompok mendapat bagian materi yang sama untuk didiskusikan secara kelompok. b. Setiap kelompok menganalisis hubungan antar Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengasosiasi a. Setiap kelompok menyusun laporanhasil analisis tentang hubungan antar Lembaga – LembagaNegaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Membuat peta konsep tentang hubungan antar Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengomunikasikan a. Mempresentasikan hasil pembuatan peta konseptentang hubungan antar Lembaga – LembagaNegaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Kelompok lain memberikan tanggapan untuk kelompok penyaji terkait materi tentang hubungan antar Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab secara klasikaltentang hubungan antar hubungan antar Lembaga – Lembaga Negaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Guru memberikan umpan balik terkait materi tentang hubungan antar Lembaga – LembagaNegaramenurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945yang sudah dipelajarai oleh peserta didik c. Guru menyampaikan materi yang akan di pelajari pada pertemuan berikutnya d. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk mencari dan mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya e. Guru memberikan tugas untuk mencari artiket tentang permasalahan – permasalahan yang berkaitan dengan lembaga – lembaga negara di Indonesia f. Melakukan doa bersama dan mengucap syukur di akhir kegiatan proses pembelajaran 15 Menit Pertemuan Keempat 120 Menit Pendahuluan a. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan doa, menyayikan lagu wajib nasional menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas, kesiapan buku tulis dan sumber belajar. b. Menyampaikan tujuan pembelajaran tentang sikap positif terhadap Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Guru melakukan tanya jawab dengan peserta didik sebagai apersepsi d. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari e. Guru menyampaikan proses kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan 15 Menit Inti Mengamati Peserta didik membaca dan memahami artikel yang dimiliki terkait dengan permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara seksama Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan – pertanyaan (apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa dll) berkenaan dengan gambar yang diamatidalam pembelajaran Mengumpulkan data a. Peserta didik dengan arahan guru membentuk kelompok dengan anggota 4 – 5 orang b. Setiap kelompok berdiskusi untuk menganalisis setiap artikel yang dimilikinya terkait permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Setiap kelompok mendapatkan petunjuk kerja untuk menganalisis setiap artikel yang diperoleh Mengasosiasi a. Setiap kelompok menyimpulkan hasil analisis terkait permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Menyusun laporan hasil diskusikelompok secara singkat terkait analisis terhadap permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Mengomunikasikan a. Menyajikan laporan hasil analisis terhadap permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Mempresentasikan laporan hasil analisisterhadap permasalahan yang berhubungan dengan Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 c. Kelompok lain menyimak dengan seksama dan memberikan tanggapan atas pemaparan kelompok penyaji 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui tanya jawab secara klasikal tentang pelaksanaan sikap positif terhadap Lembaga – LembagaNegara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 b. Guru memberikan umpan balik terkait materi yang telah dipelajari c. Guru menyampaikan materi yang akan di pelajari pada pertemuan berikutnya d. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk mencari dan mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya e. Melakukan doa bersama dan mengucap syukur di akhir kegiatan proses pembelajaran 15 Menit O. Penilaian 5. Sikap Spiritual(Lampiran 1) Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi Kisi – Kisi : No. Sikap/nilai Butir Instrumen 1. Rasa iman dan takwa A,B,C,D dan E 6. Sikap Sosial(Lampiran 2) Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi Kisi – Kisi : No. Sikap/nilai Butir Instrumen 1. Disiplin A,B,C,D dan E 2. Tanggungjawab A,B,C,D dan E 7. Pengetahuan(Lampiran 3) Jenis/Teknik Penilaian : Tes Bentuk Instrumen dan Instrumen :Pilian Ganda dan Uraian Kisi – Kisi : No Indikator Butir Instrumen 1 Mendeskripsikan kedudukan Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 1. Jelaskan kedudukan Presiden sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 2. Jelaskan kedudukan MA sebagai Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945? 2 Mendeskripsikan fungsi, tugas dan wewenang Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3. Subutkan fungsi DPR sebagai Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 4. Sebuatkan 3 macam tugas dan wewenang MPR sebagai Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 5. Sebutkan 3 macam tugas dan wewenang Presiden menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 6. Sebutkan tugas dan wewenag MK menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 3 Mendeskripsikan keanggotaan Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 7. Bagaimanakah keanggotaan MK menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 4 Menjelaskan hubungan antar Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 8. Sebutkan satu macamhubungan yang dilakukan antara MA dan MK sesuai dengan UUD UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 9. Sebutkansatu macam hubungan yang dilakukan antara DPR dan BPK sesuai dengan UUD UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 5 Menjelaskan sikap positif terhadap Lembaga – Lembaga Negara sesuai dengan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 10. Sebutkan 2 contoh yang menunjukkan sikap positif terhadap Lembaga – Lembaga Negara dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 8. Keterampilan(Lampiran 4) Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Point Kisi – Kisi : N0 Nama Aspek Penilaian Jumlah Keterangan A B C D E Keteranagan Aspek Penilaian : A. Kejelasan dan kesesuaian isi tulisan hasil diskusi secar individu B. Penyampaian pendapat/gagasan denagan baik C. Bekerjasama dalam menyelesaikan tugas kelompok D. Memberi tanggapan dengan tepat atas setiap pertanyaan E. Menguasai materi dalam memaparkan hasil diskusi kelompok Lembar Penilaian Bagan Kelas : VIII/1 Kegiatan : Menyajikan dan mempresentasikan bagan tentang hubungan Lembaga – LembagaNegara menurut UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 N0 Nama Aspek Penilaian Jumlah Keterangan A B C D E Keteranagan Aspek Penilaian : A. Kejelasan dan kesesuaian isi bagan yang dibuat B. Kerapian dan keindahan bagan yang dibuat C. Penggunaan bahasa dengan baik dalam memaparkan bagan yang dibuat D. Menguasai materi dalam memaparkan hasil diskusi kelompok E. Mendukung kerjasama kelompok Mangunjaya, Juli 2014 Kepala Sekolah Guru PPKn SMP Negeri 2 Mangunjaya M.Tarman, S.IP. Ajat Hataji, S.Pd NIP. 195505101984031005 NIP.19721999031012 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Sekolah : SMP Negeri 2 Mangunjaya Matapelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII/ Gasal Materi Pokok : Tata Urutan Peraturan Perundang - undangan Nasional Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (4 x 3 JP) P. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. Q. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 1.1.1 Menunjukkan perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME 2.2 Menghargai semangat kebangsaan dan kebernegaraan seperti yang ditunjukkan oleh para pendiri negara dalam menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai landasan konstitusional negara kebangsaan 2.2.1 Menunjukkan sikap disiplin dalam mempelajari Peraturan Perundang – undangan nasional 2.2.2 Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam mempelajari Peraturan Perundang – undangan nasional 3.3 Memahami tata urutan peraturan perundang-undangan nasional 3.3.1 Menjelaskan pengertian tentang Peraturan Perundang-undangan 3.3.2 Menjelaskan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara 3.3.3 Menjelaskan tata urutan Peraturan Perundang – undangan Nasional 3.3.4 Menjelaskan lembaga – lembaga yang berwenang membentuk Peraturan Perundang – undangan 3.3.5 Menjelaskan prinsip-prinsip pembentukan Peraturan Perundang-undangan 3.3.6 Mendeskripsikan proses pembentukan Peraturan Perundang – undangan 3.3.7 Menunjukkan contoh bentuk Peraturan Perundang – undangan 3.3.8 Menunjukkan contoh sikap positif terhadap Peraturan Perundang – undangan 4.3 Menyaji hasil telaah tata urutan peraturan perundang-undangan nasional 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.3.1 Menyajikan laporan hasil diskusi makna tentang tata urutan Peraturan Perundang-undangan 4.3.2 Menyajikan bagan proses pembentukan Peraturan Perundang-undang di Indonesia 4.9.1 Menyajikan laporan hasil observasi partisipasi warga Negara dalam melaksanakan Peraturan Perundang-undangan untuk menjaga keutuhan nasional R. Tujuan Pembelajaran Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, dan Kelima Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik mampu: 1.1.1.1 Menunjukkan perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME 2.2.1.1 Menunjukkan sikap disiplin dalam kegiatan pembelajaran 2.2.2.1 Menunjukkan sikap bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan Pertemuan Pertama Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik mampu: 3.3.1.1 Menjelaskan Pengertian Peraturan Perundang – undangan 3.3.2.1 Menjelaskan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum Negara Pertemuan Kedua Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik mampu: 3.3.3.1 Menjelaskan tata urutan Peraturan Perundang – undangan di Indonesia 3.3.4.1 Menjelaskan lembaga – lembaga yang berwenang membuat Peraturan Perundang – undangan 4.3.1.1 Menajikan hasil laporan diskusi makna tentang tata urutan Peraturan Perundang-undangan Pertemuan Ketiga Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik mampu: 3.3.5.1 Menjelaskan Pengertian Pembentukan Peraturan Perundang-undangan 3.3.5.2 Menjelaskan prinsip-prinsip pembentukan Peraturan Perundang-undangan 3.3.6.1 Mendeskripsikan proses pembentukan Undang-undang 3.3.6.2 Mendeskripsikan proses pembentukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang 3.3.6.3 Mendeskripsikan proses pembentukan Peraturan Pemerintah 3.3.6.4 Mendeskripsikan proses pembentukan Peraturan Presiden 3.3.6.5 Mendeskripsikan proses pembentukan Peraturan Daerah 4.3.2.1 Menyajikan bagan proses pembentukan Peraturan Perundang-undangan nasional Pertemuan Keempat 3.3.7.1 Menjelaskan contoh bentuk Peraturan Perundang – undangan Nasional 3.3.8.1 Menunjukkan contoh sikap positif terhadap Peraturan Perundang – undangan 4.9.1.1 Menyajikan laporan hasil observasi partisipasi warga Negara dalam melaksanakan Peraturan Perundang-undangan untuk menjaga keutuhan nasional S. Materi Pembelajaran Pertemuan Pertama 1. Pengertian tentang peraturan perundang – undangan nasional 2. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum Negara Pertemuan Kedua 1. Tata urutan Perundang–undangan Nasional berdasarkan UU No 12 Tahun 2011Tentang pembentukan peraturan Peraturan Perundang-undangan 2. Lembaga – lembaga yang berwenang membuat peraturan perundang – undangan Pertemuan Ketiga 1. Pengertian Pembentukan Peraturan Perundang-undangan 2. prinsip-prinsip pembentukan Peraturan Perundang-undangan 3. Proses pembentukan Undang-undang 4. Proses pembentukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang 5. Proses pembentukan Peraturan Pemerintah 6. Proses pembentukan Peraturan Presiden 7. Proses pembentukan Peraturan Daerah Pertemuan Keempat 1. Contoh bentuk Peraturan Perundang – undangan nasional a. Undang Undang No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan b. Undang Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika c. Undang Undang No 20 Tahun 2001 Tentang Tindak pidana korupsi d. Peraturan Presiden No 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan 2. Contoh sikap positif terhadap Peraturan Perundang – undangan a. Sikap positif dalam berlalu lintas b. Sikap positif dalam menjauhi narkoba c. Sikap positif untuk tidak korupsi d. Sikap positif untuk melaksanakan budaya hidup sehat 3. Partisipasi warga Negara dalam melaksanakan Peraturan Perundang-undangan T. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan pembelajaran saintifik. 2. Metode pembelajaran: ceramah, tanya jawab dan diskusi. U. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran Media 1. Power Point sesuai materi ajar 2. Gambar-gambar sikap positif masyarakat dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan 3. Bagan tata urutan Peraturan Perundang-undangan 4. Bagan proses pembentukan Peraturan Perundang-undangan Alat/Bahan Lap top LCD Papan tulis Alat tulis Kertas warna Kertas karton Lem kertas Gunting Sumber Belajar Dadang Sundawa dkk. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. halaman: 65-98 Subakdi. 2009. Pendidikan Kewarganegaraan untuk SMP dan MTs Kelas VIII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. halaman: 55-86 Undang- undang No 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undnagan V. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Kesatu Pendahuluan a. Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis peserta didik dengan mengecek kerapian pakaian, situasi kelas, melakukan presensi dan mengajak berdoa untuk mengawali pembelajaran. b. Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik menyanyikan lagu Garuda Pancasila c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait materi Peraturan Perundang-undangan. d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang Peraturan Perundang-undangan. e. Guru menjelaskan gambaran pembelajaran yang akan dilakukan. Menyampaikan nilai karakter yang ingin dikembangkan. 15 Menit Inti · Mengamati a. Peserta didik menyaksikan tayangan Power Point b. Peserta didik membaca dari berbagai sumber tentang pengertian Peraturan Perundang-undangan · Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan – pertanyaan (apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa dll) yang berkaitan dengan materi pembelajaran · Mengumpulkan data Peserta didik dengan arahan guru membentuk 4 kelompok Peserta didik mencari informasi atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi di Buku PPKn Kelas VIII juga mencari melalui sumber belajar lain seperti buku referensi yang berkaitan tentang pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara · Mengasosiasi Di dalam kelompok, peserta didik dengan bimbingan guru mendiskusikan berbagai informasi yang sudah diperoleh tentang pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara · Mengomunikasi a. Secara berkelompok, peserta didik menyajikan laporan hasil telaah tentang pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum b. Secara berkelompok, peserta didik melakukan presentasi laporan hasil telaah tentang pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum c. Peserta didik melakukan diskusi kelas dengan bimbingan oleh guru. d. Kelompok lain memberikan tanggapan maupun pertanyaan. Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penguatan bila jawaban benar. 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran tentang hakekat dan lembaga-lembaga yang berwenang membuat Peraturan Perundang-undangan. b. Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan. c. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk membawa peralatan yang dibutuhkan dalam pembelajaran pertemuan selanjutnya. d. Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 15 Menit Pertemuan Kedua Pendahuluan a. Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis peserta didik dengan mengecek kerapian pakaian, situasi kelas, melakukan presensi kehadiran dan mengajak berdoa untuk mengawali pembelajaran. b. Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Pusaka c. Guru melakukan apersepsi dengan memberikan pertanyaan pada peserta didik tentang materi sebelumnya yaitu perundang-undangan nasional. d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang tata urutan Peraturan Perundang-undangan. e. Guru menjelaskan gambaran pembelajaran yang akan dilakukan. Menyampaikan nilai karakter yang ingin dikembangkan. 15 Menit Inti · Mengamati a. Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok b. Peserta didik menyaksikan tayangan Power Point c. Peserta didik membaca dan memahami bahan ajar tata urutan Peraturan Perundang-undangan dan lembaga-lembaga yang berwenang dalam membentuk Peraturan Perundang-undangan · Menanya a. Peserta didik menyusun pertanyaan tentang tata urutan Peraturan Perundang-undangan b. Peserta didik menyusun pertanyaan tentang lembaga-lembaga yang berwenang dalam membentuk Peraturan Perundang-undangan · Mengumpulkan Data a. Pada tahap ini terdiri dari 6 sesi, pada sesi 1 s.d. 3 ketentuannya sebagai berikut: 1) masing-masing kelompok mengirimkan seorang Duta ke kelompok lain. 2) Duta tersebut menjawab pertanyaan tentang materi tata urutan Peraturan Perundang-undangan yang diajukan oleh kelompok yang didatanginya. 3) Jika jawaban benar duta kembali ke kelompok asalnya dengan membawa poin, jika jawaban tidak benar, maka kelompok penanya menjelaskan jawaban yang benar. Lalu duta kembali ke kelompok asalnya tanpa membawa poin b. Pada sesi 4 s.d. 6 ketentuannya sebagai berikut: 1) Masing-masing kelompok mengirimkan seorang Duta ke kelompok lain. 2) Duta tersebut memberikan pertanyaan tentang Lembaga pembuat Peraturan Perundang-undangan kepada anggota kelompok yang didatanginya 3) Jika jawaban kelompok benar maka duta memberikan poin, jika jawaban salah kelompok tidak mendapatkan poin. Duta memberikan penjelasan jawaban yang benar. · Mengasosiasi a. Peserta didik di dalam kelompok mendiskusikan pertanyaan apa saja yang didapat oleh para duta dari kelompok yang didatangi. b. Peserta didik di dalam kelompok mendiskusikan jawaban yang tepat dari setiap pertanyaan. · Mengomunikasi Kelompok menyajikan laporan yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang didapat oleh para duta dari kelompok yang didatangi disertai dengan jawaban yang tepat. 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran tata urutan Peraturan Perundang-undangan Nasional. b. Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan. c. Guru memberikan tugas pekerjaan rumah kepada siswa membaca materi untuk pertemuan berikutnya yaitu tata urutan Peraturan Perundang-undangan. d. Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 15 Menit Pertemuan Ketiga Pendahuluan a. Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis peserta didik dengan mengecek kerapian pakaian, situasi kelas, melakukan presensi kehadiran dan mengajak berdoa untuk mengawali pembelajaran. b. Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik menyanyikan lagu Bangun Pemuda Pemudi c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait materi proses pembuatan Undang-undang. d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang proses pembuatan Undang-undang. e. Guru menjelaskan gambaran pembelajaran yang akan dilakukan. Menyampaikan nilai karakter yang ingin dikembangkan. 15 Menit Inti · Mengamati a. Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok b. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang pengertian pembentukan Peraturan Perundang- undangan. c. Peserta didik membaca dan memahami bahan ajar tentang proses Peraturan Perundang- undangan. · Menanya Guru mengarahkan peserta didik untuk merumuskan pertanyaan – pertanyaan (apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa dll) yang berkaitan dengan materi pembelajaran · Mengumpulkan Data a. Peserta didik di dalam kelompok mengkaji dokumen dan mengumpulkan data dari berbagai sumber yang berkaitan dengan materi proses pembentukan Undang-undang. b. Kelompok 1 mendapatkan materi tentang proses pembentukan Undang-undang c. Kelompok 2 mendapatkan materi tentang proses pembentukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang. d. Kelompok 3 mendapatkan materi tentang proses pembentukan Peraturan Pemerintah e. Kelompok 4 mendapatkan materi tentang proses pembentukan Peraturan Presiden · Mengasosiasi a. Peserta didik di dalam kelompok mendiskusikan berbagai informasi yang sudah diperoleh tentang proses pembentukan Peraturan Perundang-undangan b. Secara berkelompok, peserta didik membuat bagan tentang proses pembentukan pembentukan Peraturan Perundang-undangan · Mengomunikasi a. Secara berkelompok, peserta didik melakukan presentasi hasil kerja kelompok tentang tentang proses pembentukan Peraturan Perundang-undangan. b. Peserta didik melakukan diskusi kelas dengan bimbingan oleh guru. c. Kelompok lain memberikan tanggapan maupun pertanyaan. Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penguatan bila jawaban benar. 90 Menit Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran proses pembentukan Peraturan Perundang-undangan Nasional. b. Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan. c. Guru memberikan tugas pekerjaan rumah kepada siswa membaca materi untuk pertemuan berikutnya yaitu tata urutan Peraturan Perundang-undangan. d. Pembelajaran diakhiri dengan berdoa 15 Menit Pertemuan Keempat Pendahuluan a. Guru menyiapkan kondisi fisik dan psikis peserta didik dengan mengecek kerapian pakaian, situasi kelas, melakukan presensi kehadiran dan mengajak berdoa untuk mengawali pembelajaran. b. Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik menyanyikan lagu wajib nasional c. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan terkait materi sikap positif terhadap peraturan perundang-undangan nasional. d. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang sikap positif terhadap peraturan perundang-undangan nasional. e. Guru menjelaskan gambaran pembelajaran yang akan dilakukan. Menyampaikan nilai karakter yang ingin dikembangkan. Inti · Mengamati Peserta didik mengamati power point yang sudah disediakan guru tentang contoh bentuk Peraturan Perundang-Undangan Nasional dan gambar tentang contoh sikap menaati Peraturan Perundang-Undangan · Menanya Peserta didik menyusun sejumlah pertanyaan hal-hal yang berkenaan dengan tayangan gambar. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan – pertanyaan (apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa dll) yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Guru membimbing peserta didik secara kelompok untuk mengidentifikasi pertanyaan dari hasil pengamatan. · Mengumpulkan Data a. Peserta didik dibagi menjadi 4 kelompok dengan 4 orang anggota,kemudian guru memberikan wacana sesuai dengan topik pembelajaran: 1) Kasus pertama tentang pelanggaran lalu lintas oleh anak dibawah umur 2) Kasus kedua tentang tindakan anti korupsi b. Peserta didik bekerja sama saling membacakan dan menemukan permasalahan kemudian memberikan tanggapan terhadap wacana c. Setelah selesai maka: jawaban kelompok A ditukar ke kelompok B jawaban kelompok B ditukar ke kelompok C jawaban kelompok C ditukar ke kelompok D jawaban kelompok D ditukar ke kelompok A · Mengasosiasi Setiap kelompok membahas jawaban dari kelompok lain dan melengkapi apabila ada yang perlu dilengkapi · Mengomunikasi a. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi b. Ketika kelompok A melakukan presentasi maka kelompok B,C,D memberikan tanggapan c. Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat. Penutup a. Peserta didik dengan bimbingan guru menyimpulkan materi pembelajaran sikap positif terhadap Peraturan Perundang-undangan Nasional. b. Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan. c. Guru memberikan tugas pekerjaan rumah kepada siswa membaca materi untuk ulangan harian. d. Pembelajaran diakhiri dengan berdoa H.Penilaian 9. Sikap Spiritual Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi Kisi-kisi : No Sikap/nilai Indikator Butir Instrumen No Instrumen 1. Beriman dan Bertaqwa 1. Berdoa sebelum belajar 2. Mengucapkan salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat 3. Berperilaku santun terhadap guru dan teman 4. Mampu mengendalikan emosi saat belajar 5. Mengucapkan syukur sesudah belajar 5 1 2 3 4 5 10. Sikap Sosial Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi Kisi- kisi : No. Sikap Indikator Butir Instrumen No Instrumen 1. Disiplin 1. Masuk kelas waktu 2. Memakai seragam dengan rapi 3. Mengumpulkan tugas tepat waktu 4. Tidak keluar-masuk kelas 4 1,2,3,4 2. Bertanggung jawab 1. Memperhatikan penjelasan guru 2. Mengerjakan tugas yang diberikan 3. Mengajukan pertanyaan, pendapat dan masukan 4. Tidak membuat gaduh kelas 4 5,6,7,8 11. Pengetahuan Jenis/Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen dan Instrumen : Soal Tes Uraian Kisi-kisi : No. Indikator Teknik Penilaian Bentuk Instrumen Butir Instrumen Kunci Jawaban 1. Menjelaskan Peraturan Perundang-undangan Nasional Tes tulis Uraian No.1-3 Kunci Terlampir 2. Menjelaskan lembaga – lembaga yang berwenang membuat peraturan perundang – undangan Tes tulis Uraian No. 4-5 Kunci Terlampir 3. Menjelaskan tata urutan Peraturan Perundang – undangan Nasional Tes tulis Uraian No. 6 Kunci terlampir 4. Mendeskripsikan proses pembuatan Peraturan Perundang – undangan Nasional Tes tulis Uraian No. 7-8 Kunci terlampir 5. Menjelaskan contoh Peraturan Perundang – undangan nasional Tes tulis Uraian No. 9 Kunci terlampir 6. Menunjukkan contoh sikap menaati Peraturan Perundang – undangan Tes tulis Uraian No. 10 Kunci terlampir 7. Menyajikan bagan tata urutan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia Penugasan Kelompok Tugas Kelompok No.1 Rubrik Terlampir 8. Menyajikan bagan proses pembuatan Rancangan Undang-Undang di Indonesia Penugasan Kelompok Tugas Kelompok No. 2 Rubrik Terlampir 9. Menyajikan laporan hasil pengamatan sikap positif masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan nasional Penugasan Kelompok Tugas Kelompok No. 3 Rubrik Terlampir 12. Keterampilan Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi Kisi-kisi : No. Keterampilan Indikator Butir instrumen 1. Menyajikan Laporan 1. Penyajian data secara lengkap 2. Penyajian data secara rapi dan jelas 3. Kerjasama anggota dalam kelompok 1, 2, dan 3 2. Presentasi 4. Penguasaan materi 5. Bahasa penyampaian 6. Aktivitas 1, 2, dan 3 Mangunjaya, Juli 2014 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PPKn SMP Negeri 2 Mangunjaya M.TARMAN AJAT HATAJI, S. Pd NIP.195505101984031005 NIP.197211051999031012 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (3) Sekolah : SMP N 2 Mangunjaya Matapelajaran : Pendidikan pancasila dan kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII / 1 Materi Pokok : Norma dan kebiasaan antardaerah di Indonesia Alokasi Waktu : 4 Pertemuan (4 x 3 JP) W. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial, dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. X. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan akhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa dan negara. 1.1.1 Menunjukkan sikap syukur terhadap keberagaman di lingkungan sekolah. 2.3 Menghargai sikap kebersamaan dalam keberagaman masyarakat sekitar. 2.1.1 Menunjukkan sikap toleransi dalam keberagaman di lingkungan sekolah 3.4 Memahami norma dan kebiasaan antardaerah di Indonesia 3.1.1 Menjelaskan pengertian norma dan kebiasaan antardaerah. 3.1.2 Menjelaskan macam-macam norma dan kebiasaan antardaerah 3.1.3Menjelaskan arti penting norma dan kebiasan antardaerah 3.1.4 Menunjukkan penghargaan terhadap norma dan kebiasan antardaerah 4.4 Menalar hasil telaah norma dan kebiasaan antardaerah di Indonesia 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.1.1 Membuat laporan hasil diskusi mengenai norma dan kebiasaan 4.9.1 Simulasi mengenai penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antar daerah. Y. Tujuan Pembelajaran Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat 1.1.1.1 Peserta didik dapat menunjukkan sikap syukur terhadap keberagaman di lingkungan sekolah 1.1.2.1 Peserta didik dapat menunjukkan sikap toleransi dalam keberagaman di lingkungan sekolah Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan Pertemuan Pertama 3.1.1.1 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan pengertian norma antardaerah 3.1.1.2 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan pengertian kebiasaan antar daerah 3.1.1.3 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan macam-macam norma antardaerah. 4.1.1.1Peserta didik membuat laporan hasil diskusi 4.1.1.2 Peserta didik menyajikan hasil diskusi Pertemuan Kedua 3.1.2.1 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan macam-macam kebiasaan di Mangunjaya, Aceh, Malinau. 3.1.2.2 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan perbedaan antara norma antardaerah dan kebiasaan antardaerah 3.1.2.3 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan hubungan antara norma dan kebiasaan antardaerah 4.1.2.1 Peserta didik membuat laporan hasil diskusi 4.1.2.2 Peserta didik meyajikan hasil diskusi Pertemuan Ketiga 3.1.3.1 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan arti penting norma antardaerah 3.1.3.2 Peserta didik melalui diskusi dapat menjelaskan arti penting kebiasaan antardaerah 4.1.3.1 Peserta didik dapat menyajikan hasil diskusi Pertemuan Keempat 3.1.4.1 Peserta didik melalui simulasi dapat menunjukkan bentuk-bentuk peghargaan terhadap norma daerah 3.1.4.2 Peserta didik melalui simulasi dapat menunjukkan bentuk-bentuk penghargaan terhadap kebiasaan daerah 4.1.3.1 Peseerta didik menampilkan simulasi mengenai penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antardaerah. Z. Materi Pembelajaran Pertemuan pertama 1. Pengertian norma antardaerah 2. Pengertian kebiasaan antardaerah 3. Macam-macam norma antardaerah (Mangunjaya, Aceh, Malinau) Pertemuan Kedua 1. Macam-macam kebiasaan antardaerah (Mangunjaya, Aceh, Malinau) 2. Perbedaan antara norma dan kebiasaan daerah 3. Hubungan antara norma dan kebiasaan daerah Pertemuan Ketiga 1. Arti penting norma antar daerah 2. Arti penting kebiasaan antardaerah Pertemuan Keempat 1. Sikap penghargaan terhadap norma antardaerah 2. Sikap penghargaan terhadap kebiasaan antardaerah AA. Metode Pembelajaran 1. Pendekatan : Saintifik 2. Metode : Ceramah, tanya jawab, diskusi, simulasi AB. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran Media 1. gambar tentang tradisi/kebiasaan daerah 2. Power Point sesuai bahan ajar Alat/Bahan 1. LCD/Laptop 2. Papan tulis 3. Spidol Sumber Belajar Susanti, Dini. 2008. Pendidikan Kewarganegaraan Bilingual Untuk SMP/MTs Kelas VII. Bandung : Yrama Widya Pengertian norma, kebiasaan, adat istiadat dan peraturan, www.artikelbagus.com Bunga rapai dari Indonesia, http://www.anneahira.com/tradisi-di-indonesia.htm AC. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Pertama Pendahuluan 1. Guru masuk ke kelas dan mengucapkan salam. 2. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti pelajaran. 3. Guru melakukan presensi kelas. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran. 5. Memberikan motivasi. 10’ Inti Mengamati 1. Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai norma dan kebiasaan antar daerah dan mencatat hal – hal yang penting. Menanya 1. membuat pertanyaan sesuai dengan materi yang disampaikan. 2. Pertanyaan tersebut dipilih mana yang sesuai dengan materi. 3. Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok , tiap kelompok beranggotakan 6-7 orang. 4. Setiap kelompok mengerjakan pertanyaan yang ada. Mengmpulkan data Peserta didik mencari dan membaca buku-buku sesuai dengan materi. Mengasosiasikan Setelah membaca buku, peserta didik mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang ada. Mengkomunikasikan 1. Setiap kelompok menyampaikan hasil dikusinya. 2. kelompok yang lain menanggapi apa yang disampaikan oleh kelompok yang tampil 100 1. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan mengenai pengertian norma dan kebiasaan antar daerah 2. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari materi minggu depan dan tugas simulasi yang akan ditampilkan pada pertemuan keempat. 3. Guru mengakhiri pertemuan dengan berdoa. 10 Pertemuan Kedua Pendahuluan 1. Guru masuk ke kelas dan mengucapkan salam. 2. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti pelajaran. 3. Guru melakukan presensi kelas. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran. 5. Memberikan motivasi. 10 Inti Mengamati 1. Peserta didik mengamati gambar yang sesuai dengan materi. Menanya 1. Peserta didik membuat pertanyaan sesuai dengan materi dan gambar yang ditampilkan. 2. Pertanyaan tersebut dipilih mana yang sesuai dengan materi. 3. Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok , tiap kelompok beranggotakan 6-7 orang. 4. Setiap kelompok mengerjakan pertanyaan yang ada. Mengmpulkan data Peserta didik mencari dan membaca buku-buku sesuai dengan materi. Mengasosiasikan Setelah membaca buku, peserta didik mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang ada. Mengkomunikasikan 1. Setiap kelompok menyampaikan hasil dikusinya. 2. kelompok yang lain menanggapi apa yang disampaikan oleh kelompok yang tampil 100 Penutup 1. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan mengenai macam-macam, perbedaan dan hubungan antar norma dan kebiasaan antar daerah 2. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari materi minggu depan. 3. Guru mengakhiri pertemuan dengan berdoa. 10 Pertemuan Ketiga Pendahuluan 1. Guru masuk ke kelas dan mengucapkan salam. 2. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti pelajaran. 3. Guru melakukan presensi kelas. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran. 5. Memberikan motivasi. 10 Inti Mengamati 1. Peserta didik mengamati gambar yang sesuai dengan materi. Menanya 1. Peserta didik membuat pertanyaan sesuai dengan materi dan gambar yang ditampilkan. 2. Pertanyaan tersebut dipilihm ana yang sesuai dengan materi. 3. Peserta didik dibagi menjadi 5 kelompok , tiap kelompok beranggotakan 6-7 orang. 4. Setiap kelompok mengerjakan pertanyaan yang ada. Mengmpulkan data Peserta didik mencari dan membaca buku-buku sesuai dengan materi. Mengasosiasikan Setelah membaca buku, peserta didik mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang ada. Mengkomunikasikan 1. Setiap kelompok menyampaikan hasil dikusinya. 2. kelompok yang lain menanggapi apa yang disampaikan oleh kelompok yang tampil 100 Penutup 1. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan mengenai arti penting norma dan kebiasaan antar daerah 2. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari materi minggu depan. 3. Guru mengakhiri pertemuan dengan berdoa. 10 Pertemuan Keempat Pendahuluan 1. Guru masuk ke kelas dan mengucapkan salam. 2. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kebersihan kelas dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti pelajaran. 3. Guru melakukan presensi kelas. 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran. 5. Memberikan motivasi. 10 Inti Mengamati Peserta didik menyimak penjelasan guru mengenai proses dalam simulasi. Menanya Peserta didik menanyakan megenai hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam melakukan simulasi Mengumpulkan informasi Peserta didik mempelajari naskah simulasi sebelum tampil. Mengasosiasikan Peserta didik mendalami naskah simulasi Mengkomunikasikan 1. Kelompok pertama menampilkan simulasi yang telah dibuat. 2. Setelah kelompok pertama tampil, kelompok yang lain menanggapi penampilan kelompok pertama. 3. Kemudian dilanjutkan kelompik selanjutnya yang tampil, sampai semua kelompok tampil, 100 Penutup 1. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan mengenai penghargaan terhadap norma dan kebiasaan daerah 2. Guru meminta peserta didik untuk mempelajari materi minggu depan. 3. Guru mengakhiri pertemuan dengan berdoa. 10 H.Penilaian 13. Sikap Spiritual Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi Kisi-kisi No Sikap Butir Instrumen 1. Sikap syukur A, B, C, D Pedoman Penskoran : (Lampiran 1) 14. Sikap Sosial Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi Kisi-kisi No Sikap Butir Instrumen 1. Sikap toleransi A, B, C, D, E Pedoman Penskoran : (Lampiran 2) 15. Pengetahuan Jenis/Teknik Penilaian : Tes tulis Kisi – kisi No Indikator Butir Instrumen 1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian norma dan kebiasaan antardaerah. 1. Jelaskan pengertian norma dan kebiasaan antar daerah ! 2. Peserta didik dapat menjelaskan macam – macam norma dan kebiasaan antardaerah 2. Jelaskan mengenai kebiasaan dugderan di Mangunjaya ! 3. Peserta didik dapat menjelaskan arti penting norma dan kebiasaan antardaerah. 3. Jelaskan arti penting kebisan antar daerah! 4. Peserta didik dapat menujukkan penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antardaerah. 4. Berilah contoh sikap menghargai norma dan kebiasaan antardaerah. Pedoman Penskoran : (Lampiran 3) 16. Keterampilan Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi No. Indikator Teknik Penilaian Butir Instrumen 1. Menjelaskan norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia. Presentasi No. 1 2. Menjelaskan norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia. Presentasi No. 2 3. Menjelaskan arti penting norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia. Presentasi No. 3 4. Menunjukkan penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia. simulasi No. 4 Pedoman Penskoran : (Lampiran 4) Mangunjaya, Juli 2014 Kepala Sekolah Guru mata pelajaran PPKn SMP N 2 Mangunjaya Drs. Suparman, M.Pd. Ajat Hataji., S.Pd. NIP. 196007121992031004 NIP.197211051999031012 Lampiran 1 Lembar penilaian sikap spiritual Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. Tulislah nilai pada kolom sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut: 4 = selalu, apabila secara terus menerus melakukan aspek yang diamati 3 = sering, apabila cenderung lebih banyak melakukan aspek yang diamati 2 = kadang-kadang, apabila cenderung lebih sedikit melakukan aspek yang diamati 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati Mata Pelajaran : PPKn Tanggal Pengamatan : ………………….. Materi Pokok/Tema : Sikap syukur No Nama Skor nilai dari aspek Nilai A B C D 1 Aseng Keterangan : A. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan. B. Mengucapkan syukur atas karunia Tuhan C. Menerima perbedaaan sebagai anugrah. D. Menghormati orang lain yang sedang beribadah meskipun berbeda dengan kita. Petunjuk Penskoran: Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus: skor yang diperoleh Skor akhir = -------------------------- x 4 skor maksimum Lampiran 2 LEMBAR PENILAIAN SIKAP SOSIAL Mata Pelajaran : PPKn Kelas : VIII Kemampuan yang dinilai : Sikap sosial ( toleransi) No NIS Nama Skor penilaian dari aspek Nilai Keterangan A B C D E 1. Aseng A. Tidak mengejek teman. B. Tidak memaksakan kehendak. C. Tidak membuat keributan pada jam pelajaran. D. Menghormati orang lain yang sedang beribadah meskipun berbeda agamanya E. Tidak memilih – milih dalam berteman. 2 Aditya 3. Dolles Ronal 4. Hendrianus 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. Kriteria : 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Petunjuk penyekoran : Peserta didik memperoleh nilai : Baik sekali : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 Baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 Kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lampiran 3 PENILAIAN PENGETAHUAN Teknik : Tes tertulis Bentuk Instrumen : Uraian No Indikator Butir instrmen 1. Peserta didik dapat menjelaskan pegertian norma dan kebiasaan antardaerah 1. Jelaskan pengertian norma antar daerah! 2. Jelaskan kebiasaan antar daerah ! 2. Peserta didik dapat menjelaskan macam – macam norma dan kebiasaan antardaerah. 3. Jelaskan mengenai kebiasaan dugderan di Mangunjaya! 3. Peserta didik dapat menjelaskan arti penting norma dan kebiasaan antardaerah. 4. Jelakan arti penting kebiasaan antar daerah! 4. Peserta didik dapat menunjukkan penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antardaerah. 5. Berilah contoh sikap menghargai kebiasaan antardaerah! Kunci Jawaban: 1. Norma antardaerah adalah aturan dari setiap daerah yang mengatur perilaku masyarakatnya dalam bertingkah laku agar tercipta kehidupan yang tertib, teratur, dan aman. 2. Kebiasaan antar daerah adalah perbuatan dalam suatu daerah tertentu yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama. 3. Dugderan adalah kebiasaan yang dilakukan untuk menyambut bulan puasa. Dugderan ini diadakan satu minggu sebelum hari puasa yang pertama. 4. Arti penting kebiasaan antar daerah adalah untuk memperkaya khasanah hasil cipta rasa dan karsa bangsa Indonesia, implementasi dari keberagaman bangsa Indonesia yang dijadikan sebagai penyematan untuk tetap dalam bingkai NKRI 5. a. Tidak menghina kebiasaan daerah lain. b. Ikut mempelajari kebiasaan daerah lain. Penskoran No Butir soal Rentan nilai skor 1 1 Benar Agak Benar Salah 2 1 0 2 2 Benar Agak Benar Salah 2 1 0 3 3 Benar Agak Benar Salah 2 1 0 4 4 Benar Agak Benar Salah 2 1 0 Lampiran 4 Penilaian Keterampilan PENILAIAN PRESENTASI TeknikPenilaian :Observasi Bentuk Instrumen : Pedoman observasi Kelas : VIII Materi :Norma dan kebiasan antardaerah No Nama Aspek yang diamati Rata-rata skor Penguasaan Materi Aktifitas Kreatifitas 1. Aseng 2. Aditya 3 Dolles Ronal 4 Hendrianus PELAKSANAAN SIMULASI Lembar penilaian simulasi No Nama Kesesuaian tema Penjiwaan pemeran Tanggapan kelompok 1. Aseng Keterangan : Kesesuaian tema : nilai maksimal 40 · Nilai 40, jika sangat tepat dengan tema · Nilai 30, jika tepat dengan tema · Nilai 20, jika kurang tepat dengan tema · Nilai 10, jika tidak tepatdengan tema Penjiwaan pemeran : nilai maksimal 30 · Nilai 30, jika melaksanakan peran dengan tanggung jawab sehingga sesuai dengan karakter yanng dimainkan. · Nilai 20, jika melaksanakan peran dengan kurang tanggung jawab sehingga agak sesuai dengan karakter yanng dimainkan · Nilai 10, jika melaksanakan peran dengan tidak tanggung jawab sehingga tidak sesuai dengan karakter yanng dimainkan Tanggapan kelompok lain : nilai maksimal 30 · Nilai 30, jika jawabannya sangat tepat · Nilai 20, jika jawabannya kurang tepat · Nilai 10, jika jawabannya tidak tepat BAHAN AJAR KELAS 8 Mata Pelajaran : PPKN Kelas : VIII KD : Memahami norma dan kebiasaan antardaerah di Indonesia Indikator : 1. Menjelaskan pengertian norma dan kebiasaan antardaerah. 2. Menjelaskan macam-macam norma dan kebiasaan antardaerah 3. Menjelaskan arti penting norma dan kebiasan antardaerah 4. Menunjukkan penghargaan terhadap norma dan kebiasan antardaerah Peta Konsep Peta Konsep : Memahami Norma dan Kebiasaan Antar Daerah di Indonesia Arti penting norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia Penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia. Norma dan kebiasaan antar daerah di Indonesia Pengertian norma antar daerah Arti penting norma antar daerah Bentuk penghargaan terhadap norma antar daerah Bentuk penghargaan terhadap kebiasaan antar daerah Arti penting kebiasaan antar daerah Pengertian kebiasaan antar daerah Macam-macam norma di Mangunjaya , Aceh Besar, dan Malinau Macam- macam kebiasaan di Mangunjaya , Aceh Besar, dan Malinau Perbedaan antara norma antar daerah dan kebiasaan antar daerah Hubungan antara norma antar daerah dan kebiasaan antar daerah 1. Pengertian norma dan kebiasaan antardaerah a. Pengertian norma antardaerah Norma antar daerah adalah aturan dari setiap daerah yang mengatur perilaku masyarakatnya dalam bertingkah laku agar tercipta kehidupan yang tertib, teratur, dan aman. Disamping sebagai pedoman dan panduan berbuat atau bertingkah laku, norma juga dipakai sebagai tolok ukur dalam mengevaluasi perbuatan seseorang menurut asal daerahnya. Norma selalu berpasangan dengan sanksi (hukuman), yaitu suatu keadaan yang dikenakan kepada si pelanggar norma. Si pelanggar norma harus menjalani sanksi akibat dari perbuatannya. Adapun fungsi norma yaitu untuk mengatur interaksi sosial agar terciptanya tata tertib dalam masyarakat. Norma akan berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam menjaga keteraturan, ketertiban, dan keberadaan masyarakat b. Pengertian kebiasaan antar daerah Kebiasaan antar daerah adalah perbuatan dalam suatu daerah tertentu yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama. Kebiasaan antara daerah satu dengan daerah yang lainnya berbeda tapi tidak semuannya berbeda, terkadang ada persamaan kebiasaan antar daerah. Contohnya antara lain : di jawa apabila sedang bertamu dan disuguhi hidangan maka menunggu dipersilahkan untuk mencicipi, gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, dan berbicara menurut strata bahasa (perbedaan dalam berbicara menurut umur ataupun dengan siapa kita sedang berbicara). Apabila perbuatan tadi tidak dilakukan maka akan dianggap sebagai suatu penyimpangan terhadap kebiasaan umum dalam masyarakat. 2. Macam – macam norma dan kebiasaan antardaerah a. Macam- macam norma antar daerah (1) Norma di Aceh Besar (a) Norma agama Norma agama di Aceh Besar sebenarnya sama dengan daerah-daerah lain yaitu bersumber pada ajaran agama yang dianutnya. Akan tetapi ada hal yang khusus/spesifik dari daerah Aceh Besar provinsi Aceh ini. Disana jarang dijumpai tempat-tempat ibadah dari agama lain (kristen, katolik, hindu, budha, maupun kongguchu) karena di sana menerapkan Syari’at Islam yang meliputi bidang aqidah, syar’iyah, dan akhlak. Dan ketentuan pelaksanaan syari’at Islam di Aceh diatur dengan adanya Qanun Aceh. Setiap pemeluk agama Islam di Aceh wajib menaati dan mengamalkan syari’at Islam. (b) Norma hukum Norma hukum di Aceh Besar sama dengan norma hukum di daerah-daerah lain. Akan tetapi di sana ada pengkhususan tersendiri dibanding daerah-daerah lain yaitu dengan adanya Qanun. Qanun dibentuk dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan Aceh, pemerintah kabupaten/kota, dan penyelenggaraan tugas pembantuan. Qanun Aceh disahkan oleh gubernur setelah mendapat persetujuan bersama dengan DPRA. Qanun kabupaten/kota disahkan oleh bupati/walikota setelah mendapat persetujuan bersama dengan DPRK. Gubernur, bupati/walikota dalam menegakkan Qanun dalam penyelenggaraan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat dapat membentuk Satuan Polisi Pamong Praja, sedangkan untuk menegakkan Qanun Syar’iyah dibentuklah unit Polisi Wilayatul Hisbah sebagaia bagian dari Satuan Polisi Pamong Praja. Selain itu juga terdapat Mahkamah Syar’iyah yang berwenang memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan perkara bidang ahwal al-syakhsiyah (hukum keluarga), muamalah (hukum perdata), dan jinayah (hukum pidana) yang didasarkan atas Syari’at Islam dan diatur melalui Qanun Aceh. (c) Norma kesopanan Norma kesopanan di Aceh Besar sama dengan norma kesopanan di daerah-daerah lain. Mungkin ada sedikit perbedaannya. Aksen vokal di sana lebih keras dari pada di Mangunjaya, walaupun berbicara dengan baik dan tanpa emosi tetapi terlihat seperti orang sedang marah. Dalam berpakaian lebih baik daripada daerah-daerah lain, hal ini terlihat dari banyaknya orang-orang yang memakai pakaian tertutup mulai dari anak kecil sampai orang tua di harapkan berpakaian sopan (berjilbab). (d) Norma kesusilaan Norma kesusilaan di Aceh Besar bisa dikatakan kuat, disana rasa saling memiliki, rasa kekeluargaan tinggi, dan jiwa gotong royongnya juga tinggi. (2) Norma di Malinau a.) Norma agama Masyarakat Malinau sebagian besar beragama Kristen dan Islam. Walaupun demikian toleransi antar umat beragama sangat tinggi. b.) Norma hukum Dalam masyarakat Malinau norma hukum sudah dilaksanakan walaupun kadang masih ada yang melanggar (kebut-kebutan). c.) Norma kesopanan Salah satu norma kesopanan yang ada dalam masyarakat Malinau antara lain dalam hal bertamu yang dikenal dengan istilah kepohonan yaitu jika kita bertamu harus menghabiskan minuman dan makanan yang disajikan tuan rumah, dan jika kita tidak memakan/meminumnya maka dipercaya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. d.) Norma kesusilaan Norma kesusilaan di Malinau sama seperti di daerah-daerah lainnya yaitu tidak meludah di depan orang, berlaku jujur, dan menghormati orang lain (3) Norma di daerah Mangunjaya (a) Norma agama Norma agama adalah norma yang bersumber dari Tuhan. Pelanggaran terhadap norma ini adalah dosa. Pelaksanaan norma agama di Mangunjaya sudah baik sehingga terjadi keharmonisan antar umat beragama. Setiap umat beragama dapat hidup dan menjalankan ibadah sesuai dengan ajaran agamanya. (b) Norma kesopanan Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul dari pergaulan manusia Hukuman terhadap norma kesopanan berasal dari masyarakat yaitu berupa celaan, makian, cemoohan, atau diasingkan dari pergaulan di masyarakat tersebut. Norma kesopanan ini bersifat relatif artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan dan waktu. Norma kesopanan di Mangunjaya masih terpelihara dengan baik antara lain masih tinggi tingkat unggah-ungguh seseorang, menghormati orang yang lebih tua, menerima sesuatu dengan tangan kanan, dan tidak meludah di sembarang tempat (c) Norma kesusilaan Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang datang dari hati sanubari manusia. Hukuman bagi pelanggaran terhadap norma kesusilaan berupa penyesalan diri dan rasa bersalah. Norma kesusilaan di Mangunjaya itu sama dengan norma kesusilaan di daerah-daerah lain karena bersumbernya itu dari hati nurani manusia. Antara lain harus berlaku jujur, bertindak adil, dan menghargai orang lain. (d) Norma hukum Norma hukum adalah peraturan yang dibuat oleh negara dengan hukuman tegas dan memaksa sehingga berfungsi mengatur ketertiban dalam masyarakat. Norma hukum digunakan sebagai pedoman hidup yang dibuat oleh badan berwenang untuk mengatur manusia dalam berbangsa dan bernegara. Hukuman yang dikenakan bagi pelanggarnya telah ditetapkan dengan kadar hukuman berdasarkan jenis pelanggaran yang telah dilakukan. Norma hukum di Mangunjaya sama seperti norma hukum di daerah-daerah lain yaitu bersifat mengikat dan memaksa kepada semua warga masyarakat tanpa terkecuali. b. Macam – macam kebiasaan antardaerah Kebiasaan masyarakat Mangunjaya Seperti kebanyakan masyarakat Jawa, kota Mangunjaya juga mempunyai kebiasaan yang hampir sama dengan kota – kota lain di Jawa. Kebiasaan – kebiasaan yang dijalankan biasanya berkenaan dengan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia, atau har-hari tertentu. Yang berkaitan dengan peristiwa kehidupan manusia misalnya dalam pernikahan, ada sungkeman. Yang beraitan dengan hari-hari terentu misalnya menyambut bulan puasa. Di Mangunjaya sendiri ada kebiasaan dugderan. Dugderan ini diadakan satu minggu sebelum hari puasa yang pertama. Kalau di Jogja, ada padusan sebelum bulan puasa. Kebiasaan masyarakat Aceh Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten di provinsi Aceh. Di sana masih menunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal dan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat di sana antara lain : masih terpeliharanya kebiasaan dalam mengadakan kenduri blang yaitu berdo’a dan makan bersama di sawah pada waktu awal akan di mulainya membajak sawah, dalam prosesi perkawinan menggunakan mayam (satuan hitung pada perhiasan emas 1 mayam = 3 gram) sebagai mas kawin, meugang yaitu memasak daging (sapi, kerbau ataupun kambing) yang dilaksanakan dua hari atau satu hari sebelum memasuki bulan Ramadhan. Hal ini dilakukan oleh semua masyarakat yang ada di Aceh mulai dari orang yang kurang mampu maupun orang kaya.dan kalaupun tidak sanggup untuk membeli daging maka kelurganya membantu membelikan daging (hampir seperti suatu kewajiban). Kebiasaan masyarakat Malinau Setiap masyarakat mempunyai kebiasaan yang berbeda – beda, termasuk masyarakat Malinau. Salah satu kebiasaan masyarakat Mainau, adalah bertato, Dalam masyarakat Malinau, bertato bukan hanya sekedar seni, tetepi lebih berkaitan dengan adat. Kebiasaan lainnya adalah memenjangkan telinga, walaupun sekarang sudah mulai erkurang. 3. Perbedaan antara norma antar daerah dan kebiasaan antar daerah Perbedaan antara norma antar daerah dan kebiasaan antar daerah adalah kalau norma antar daerah itu merupakan aturan/larangannnya (yang ada di daerah tertentu) dan kebiasaan itu merupakan perbuatannya (perilaku yang ada di daerah tertentu dan dilakukan secara berulang-ulang). 4. Hubungan antara norma antar daerah dan kebiasaan antar daerah Hubungan norma antar daerah dengan kebiasaan antar daerah adalah saling keterkaitan karena diantara keduanya saling melengkapi. Kehidupan manusia dalam masyarakat pasti melakukan perbuat yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga terjadi adanya suatu kebiasaan dan kebiasaan antar daerah itu biasanya berbeda-beda. Kebiasaan yang dilakukan dalam masyarakat tersebut jika tidak diatur maka akan terjadi tindak kekerasan maupun tatanan kehidupan yang tidak selaras. Maka dari itu setiap daerah mengatur perilaku masyarakatnya dalam bertingkah laku agar tercipta kehidupan yang tertib, teratur, dan aman. Peraturan itu berupa norma tertulis dan tidak tertulis. 5. Arti Penting norma dan kebiasaan antardaerah a. Arti penting norma antardaerah Secara umum arti penting norma antar daerah adalah sebagai pedoman atau pegangan hidup manusia agar dapat hidup secara damai, tentram,aman dan bahagia. Misalnya dalam berlalulintas ada peraturan berlalu lintas. b. Arti penting kebiasaan antardaerah Arti penting kebiasaan antar daerah adalah untuk memperkaya khasanah hasil cipta rasa dan karsa bangsa Indonesia, implementasi dari keberagaman bangsa Indonesia yang dijadikan sebagai penyematan untuk tetap dalam bingkai NKRI, dan menjadikan kita sadar bahwa kita sebagai warga negara Indonesia wajib menjaga lestarian kebiasaan-kebiasaan yang ada di setiap daerah di Indonesia sebagai warisan budaya tak benda akan tetapi jika kebiasaan-kebiasaan tersebut tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia alangkah baiknya jika kebiasaan tersebut di tinggalkan. 6. Penghargaan terhadap norma dan kebiasaan antardaerah Norma dan kebiasaan harus kita hargai. Bentuk penghargaan kita terhadap norma dan kebiasaan adalah dengan cara mentaati dan patuh. Dengan taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku kita ikut menciptakan suasana yang aman , tentram, dan damai. Aturan itu ada untuk ditaati bukannya untuk dilangggar. Misalnya, aturan dalam berkendaraan, kalau lampu merah berarti kita harus berhenti, bukannya tambah kencang. Lembar Kerja Siswa Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 1. Peserta didik membentuk kelompok, masing – masing beranggotakan 6 -7 orang 2. Perhatikan gambar di layar LCD. 3. Isilah kolom di bawah mengenai kebiasaan di berbagai daerah. 4.Buatlah beberapa pertanyaan mengenai gambar dikaitkan dengan materi yang sedang dibahas. 5. Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan- pertanyaan yang ada. 6. Setelah selesai dipresentasikan di depan kelas. Isilah kolom di bawah ini ! NO Nama daerah Nama Kebiasaan Keterangan 1 Mangunjaya 2 Aceh Besar 3 Malinau Pertanyaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (5) Sekolah : SMP Negeri 2 Mangunjaya Matapelajaran : PPKn Kelas/Semester : VIII/2 Materi Pokok : Memahami Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alokasi Waktu :5 Pertemuan (5X 3 JP) AD. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat)dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. AE. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. 1.1.1 Menunjukan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME 2.3 Menghargai sikap kebersamaan dalam keberagaman masyarakat sekitar 2.3.1 Menunjukkan sikap toleransi dalam keberagaman masyarakat sekitar sebagai penghargaan HAM 3.5 Memahami Hak Asasi Manusia (HAM) dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3.5.1 Menjelaskan hakekat HAM 3.5.2 Menjelaskan sejarah perkembangan HAM 3.5.3 Menjelaskan macam-macam HAM 3.5.4Menjelaskan jaminan perlidungan hak dan kewajiban HAM dalam UUD Negara Republik IndonesiaTahun 1945 3.5.5 Menjelaskan lembaga-lembaga perlindungan HAM 3.5.6 Menunjukkan contoh sikap positif sebagai penghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat 4.5 Menyaji pelaksanaan kewajiban asasi manusia sebagaimana diatur Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 4.8 Berinteraksi dengan teman dan orang lain berdasarkan prinsip saling menghormati, dan menghargai dalam keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan gender 4.5.1 Menyajikan hasil telaah mengenai hakekat HAM dan sejarah perkembangan HAM 4.5.2 Menyajikan laporan hasil pengamatan video tentang macam-macam HAM dan contoh- contohnya 4.5.3 Menyajikan laporan tentang jaminan perlindungan Hak dan Kewajiban Hak Asasi manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan lembaga-lembaga perlindungan HAM di Indonesia 4.8.1 Menyajikan laporan tentang contoh sikap positif sebagai penghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat AF. Tujuan Pembelajaran Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, dan Kelima Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 1.1.1.1Berdoa pada awal dan akhir kegiatan pembelajaran dengan sungguh-sungguh 1.1.1.2 Bersyukur atas anugerah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa 2.3.1.1 Menunjukkan sikap toleransi dalam keberagaman masyarakat sekitar sebagai penghargaan HAM Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan Pertemuan Pertama Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 3.5.1.1 Menjelaskan pengertian HAM 3.5.1.2 Menjelaskan unsur-unsur HAM 3.5.2.1 Menjelaskan sejarah perkembangan HAM di Indonesia 4.8.1.1 Menyajikan hasil telaah mengenai hakekat dan sejarah perkembangan HAM Pertemuan Kedua Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 3.5.3.1 Menjelaskan macam-macam HAM 3.5.3.2 Menyebutkan contoh-contoh HAM 4.5.2.1Menyajikan laporan hasil pengamatan video tentang macam-macam HAM dan contoh- contohnya Pertemuan Ketiga Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 3.5.4.1 Menjelaskan jaminan perlidungan hak dan kewajiban Hak asasi Manusia dalam UUD Negara Republik IndonesiaTahun 1945 4.5.3.1 Menyajikan laporan tentang jaminan perlindungan Hak dan Kewajiban Hak Asasi manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pertemuan Keempat Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 3.5.5.1 Menjelaskan lembaga-lembaga perlindungan HAM 4.5.3.2 Menyajikanmind maptentang Lembaga-lembaga perlindungan HAM di Indonesia Pertemuan Ke Lima Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 3.5.6.1 Menunjukkan contoh sikap positif sebagaipenghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUDNegara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. 4.8.1.1 Menyajikan laporan tentang contoh sikap positif sebagai penghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat AG. Materi Pembelajaran Pertemuan Pertama 1. Hakekat HAM · Pengertian HAM · Unsur-unsur HAM 2. Sejarah perkembangan HAM Pertemuan Kedua 1. Macam-macam HAM · Contoh-contoh HAM Pertemuan Ketiga 1. Jaminan perlindungan Hak dan Kewajiban HAM Pertemuan keempat 1. Lembaga-lembaga perlindungan HAM Pertemuan Kelima 1. Sikap positif sebagai penghargaan HAM sesuai UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dilingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. AH. Metode Pembelajaran Pendekatan : Saintifik Metode : Diskusi, simulasi AI. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran Media · Gambar-gambar terkait HAM · Video tentang macam-macam HAM · Power Point sesuai bahan ajar Alat/Bahan · Leptop · LCD · Kertas · Papan tulis · Spidol · Penghapus Sumber Belajar Rhona K.M. Smith, dkk.2012. Hukum Hak Asasi Manusia.Yogyakarta Pusham UII Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Undang – Undang No. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Undang – Undang No. 26 Tahun 2000 Tentang Pengadilan Hak asasi manusia. Ketetapan MPR XVII Tahun 1998 Tentang Hak Asasi Manusia AJ. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Pertama Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan melakukan berdoa, menanyakan kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas. 2. Guru meminta peserta didik untuk berdiri dalam posisi siap untuk menyanyikan lagu “ Satu Nusa Satu Bangsa”. 3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai yaitu menjelaskan pengertian HAM dan sejarah perkembangan HAM 4. Guru melakukan apersepsidengan memberikan pertanyaan pada peserta didik yang berhubungan dengan pengertian Hak Asasi Manusia dan sejarah perkembangan HAM 5. Guru menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan dalam pembelajaran yaitu model Question Student Have 6. Guru membagi kelompok dan membagikan kertas pada setiap kelompok 15 Menit Inti Mengamati 1. Peserta didik mengamati gambar pelanggaran HAM 2. Peserta didik mendengarkan penjelasan guru terkait gambar yang ditampilkan Menanya 1. Peserta didik dalam kelompok masing-masing menyusun sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan materi tentang pengertian HAM dan sejarah perkembangan HAM 2. Setiap pertanyaan dari peserta didik dapat ditulis di kertas yang telah dibagikan 3. Guru memastikan tidak ada pertanyaan yang sama antar kelompok Mengumpulkan data: 1. Guru mengambil pertanyaan yang dituliskan dalam kertas kemudian membagikan pertanyaan tersebut secara acak dengan kelompok lain untuk menjawab pertanyaan. 2. Peserta didik mencari informasi, membaca dari berbagai sumber belajar tentang pengertian HAM dan sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia 3. Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber belajar untuk menjawab pertanyaan yang telah disusun Mengasosiasi: 1. Peserta didik wajib menjawab pertanyaan yang telah diajukan oleh kelompok lain 2. Guru membantu jika ada siswa yang kesulitan dalam menjawab pertanyaan 3. Peserta didik menyimpulkan tentang pengertian dan sejarah perkembangan HAM Mengomunikasikan: 1. Peserta didik mengomunikasikan pertanyaan dari jawaban dari seluruh kelompok tentang pengertian HAM dan sejarah perkembangan HAM 2. Mendiskusikan kesimpulan tentang pengertian HAM dan sejarah perkembangan HAM. 90 Menit Penutup 1. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan yang telah dipelajari 2. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang 3. Guru mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam 15 Menit Pertemuan Kedua Pendahuluan 1. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas dan mempresensi siswa 2. Peserta didik menyanyikan lagu “Bagimu Negeri” sebagai motivasi. 3. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang macam-macam HAM dan contoh-contohnya 4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan cakupan materi pembelajaran tentang macam-macam HAM 5. Guru membagi siswa dalam kelompok, masing-masing kelompok 4 orang 15 Menit Inti Mengamati: 1. Peserta didik mengamati tayangan video tentang macam-macam dan contoh-contoh HAM Menanya: 1. Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang macam-macam yang ditayangkan 2. Peserta didik mengajukan pertanyaan tentang contoh-contoh HAM yang ditayangkan Mengumpulkan data: 1. Setiap kelompok mencari informasi dan mendiskusikan jawaban atas pertanyaan yang sudah disusun dengan membaca uraian materi tentang macam-macam HAM dan contoh-contoh HAM melalui sumber belajar seperti buku referensi dan internet dengan bimbingan guru. 2. Masing-masing kelompok membahas materi secara kooperatif berisi penemuan atas pertanyaan yang telah disusun Mengasosiasi: 1. Peserta didik dengan bimbingan guru mendiskusikan jawaban dari pertanyaan yang telah dibuat oleh peserta didik. 2. Peserta didik dengan bimbingan guru menyusun kesimpulan atas berbagai pertanyaan tentang materi macam-macam HAM dan contoh-contoh HAM Mengomunikasikan: 1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang macam-macam HAM dan contoh-contoh HAM 2. Guru memberikan konfirmasi terhadap jawaban peserta didik dalam diskusi, dengan meluruskan jawaban yang kurang tepat dan memberikan penghargaan bila jawaban benar. 90 Menit Penutup 1. Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan yang berkaitan dengan macam-macam dan contoh HAM. 2. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari untuk pertemuan berikutnya dan memberi tugas untuk peserta didik 3. Pembelajaran diakhiri dengan do’a dan salam 15 Menit Pertemuan Ketiga Pendahuluan 1. Guru membuka pelajaran dengan memberikan salam, berdoa bersama, menanyakan kabar peserta didik, serta menyiapkan psikis peserta didik melalui motivasi 2. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang jaminan perlindungan hak dan kewajiban hak asasi manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3. Guru menanyakan materi yang telah dipelajari oleh peserta didik pada pertemuan sebelumnya 4. Guru memberi ringkasan bahan ajar pada peserta didik yang telah disiapkan oleh guru sebelumnya 5. Guru menyampaikan langkah-langkah model pembelajaran yang akan digunakan untuk pertemuan kali ini, yaitu Course Review Horey Adapun langkah-langkahnya antara lain: 1. Peserta didik diminta untuk membentuk kelompok yang beranggotakan 4 orang 2. Peserta didik dalam kelompok mendapatkan soal dari guru untuk didiskusikan 3. Setelah berdiskusi mengerjakan soal, guru meminta kelompok menutup soal dan jawaban yang telah dikerjakan 4. Guru membuka kesempatan tiap-tiap kelompok beradu cepat menjawab pertanyaan dengan menggunakan bahasa sendiri tanpa melihat hasil diskusi 5. Bagi kelompok yang menjawab pertanyaan dengan benar, guru memberi kesempatan menempelkan kartu jawabannya ke bagan yang telah disediakan guru 6. Bagi kelompok yang berhasil menempatkan kartu jawaban tersebut ke bagan secara berurutan, misal membentuk diagonal, horisontal atau zigzag maka akan mendapatkan tambahan poin dan menyerukan yel-yel kelompok 15 Menit Inti Mengamati: 1) Peserta didik diminta untuk mengamati Undang-Undang Dasar Menanya: 1) Peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi ajar. Mengumpulkan data: 1) Peserta didik mendapatkan kartu soal dari guru yang berisi dengan beberapa pertanyaan yang telah dibuat untuk didiskusikan bersama dalam kelompok 2) Peserta didik mencari informasi dan bahan-bahan pendukung seperti buku-buku lain dan internet untuk menjawab soal tersebut. Mengasosiasi 1) Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan berkaitan dengan jaminan perlindungan hak dan kewajiban hak asasi manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2) Peserta didik mendiskusikan temuan jawaban yang diperoleh dalam kelompok. Mengkomunikasikan 1) Peserta didik bersama dengan guru membahas hasil diskusi bersama dengan cara adu cepat dalam menjawab pertanyaan 2) Peserta didik dengan bimbingan guru mengecek dan mendiskusikan jawaban peserta didik dari kelompok lain di depan dan kelompok yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar berhak menempatkan jawabannya di kotak-kotak jawaban yang telah disediakan guru. Bila jawaban-jawabannya nanti bisa membentuk kotak yang berurutan maka akan mendapat tambahan poin 3) Peserta didik dan guru menyimpulkan bahasan yang telah didiskusikan bersama di dalam kelas. 90 Menit Penutup 1) Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan berkaitan jaminan perlindungan perlindungan hak dan kewajiban Hak Asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan diminta menjawab pertanyaan secara lisan dari guru 2) Guru meminta peserta membuat resume materi tentang jaminan perlindungan perlindungan hak dan kewajiban Hak Asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3) Guru menyampaikan materi yang akan dilaksanakan untuk minggu depan yaitu tentang lembaga-lembaga HAM 4) Guru mengingatkan peserta didik untuk tetap belajar dan menghimbau kepada mereka untuk tidak segan bertanya jika ada hal yang belum dimengerti pada pertemuan selanjutnya 15 Menit Pertemuan Keempat Pendahuluan 6. Guru mempersiapkan secara fisik dan psikis peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan berdoa, mengecek kehadiran peserta didik, kebersihan dan kerapian kelas. 7. Guru meminta peserta didik untuk berdiri dalam posisi siap untuk menyanyikan lagu “Padamu Negeri”. 8. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai yaitu menjelaskan lembaga-lembaga HAM 9. Guru melakukan apersepsidengan memberikan pertanyaan pada peserta didik yang berhubungan dengan lembaga – lembaga HAM 10. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari oleh peserta didik. 15 Menit 85 Inti Mengamati: 1) Peserta didik diminta untuk mengamati gambar-gambar lembaga-lembaga HAM Menanya: 1) Peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan materi ajar. Mengumpulkan data: 1) Peserta didik mencari informasi dan bahan-bahan pendukung seperti buku-buku lain dan internet untuk menjawab pertanyaan tersebut. Mengasosiasi 1) Mendiskusikan berbagai informasi tentang lembaga-lembaga HAM dengan teman kelompok. 2) Menyusun mind maptentang lembaga-lembaga HAM bersama kelompok. Mengkomunikasikan 1) Setiap kelompok mempresentasikan hasil mind map kelompok. 2) Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan lembaga-lembaga HAM 3) Peserta didik menerima tentang pentingnya belajar tentang lemabag-lembaga HAM 90 Menit Penutup 1) Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran pada hari itu. 2) Peserta didik diberikan kesempatan untuk bertanya kepada guru, jika ada hal yang perlu ditanyakan atau diklarifikasi 1) Peserta didik diberikan tugas rumah untuk menyusun kembalimind mapmasing-masing kelompok digabungkan menjadi satu. 2) Guru menyampaikan tentang materi yang akan datang. 3) Kegiatan pembelajaran ditutup dengan salam dan do’a 15 Menit Pertemuan Ke Lima Pendahuluan 1) Guru membuka pelajaran dengan memberikan salam, berdoa bersama, menanyakan kabar siswa, serta menyiapkan psikis siswa melalui motivasi 2) Guru menyampaikan indikator dan tujuan pembelajaran tentang contoh sikap positif sebagai penghargaan HAM sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 3) Guru menanyakan materi yang telah dipelajari oleh siswa pada pertemuan sebelumnya 4) Guru menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan untuk pertemuan kali ini, yaitu bermain peran 15 Menit Inti Mengamati 1) Peserta didik mengamati gambar-gambar contoh sikap positif sebagai penghargaan HAM sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat Menanya 1) Peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung (pertanyaan hipotetik) dengan materi ajar. Contoh pertanyaan: a) Apa sikap positif itu? b) Apa contoh sikap positif terhadap HAM di sekolah? c) Apa contoh sikap positif terhadap HAM di keluarga? d) Apa contoh sikap positif terhadap HAM di masyarakat? Mengumpulkan data: 1) Peserta didik diminta untuk berperan dalam drama, memperagakan contoh sikapa positif sebagai penghargaan HAM sesuai UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2) Peserta didik mencoba berlatih mempelajari skenario untuk menghayati sosok yang diperankan. Mengasosiasi: 1) Peserta didik memerankan drama dengan panduan skenario yang telah diberikan oleh guru di depan kelas dengan bimbingan dan arahan guru. Mengkomunikasikan: 1) Peserta didik bersama dengan guru melakukan penilaian secara umum tentang bagaimana jalannya drama. 2) Peserta bersama dengan guru menyimpulkan kegiatan pembelajaran 90 Menit Penutup 1) Peserta didik melakukan refleksi atas manfaat proses pembelajaran yang telah dilakukan berkaitan pelaksanaan proklamasi Indonesia, dengan diminta menjawab pertanyaan secara lisan dari guru 2) Guru menyampaikan materi yang akan dilaksanakan untuk minggu depan 3) Guru mengingatkan siswa untuk tetap belajar dan menghimbau kepada mereka untuk tidak segan bertanya jika ada hal yang belum dimengerti pada pertemuan selanjutnya 15 Menit H.Penilaian 17. Sikap Spiritual Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi Kisi-Kisi No. Aspek Penilaian Instrumen Penilaian 1 Berdoa A, B, C 2 Rasa syukur A, B, C Pedoman Penskoran : (Lampiran 1) 18. Sikap Sosial Jenis/Teknik Penilaian : Observasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi Kisi-Kisi No Aspek Penilaian Instrumen Penilaian 1 Sikap Toleransi A, B, C, D, E Pedoman penskoran : (Lampiran 2) 19. Pengetahuan Jenis/Teknik Penilaian : Tes tertulis Bentuk Instrumen dan Instrumen : Uraian Kisi-kisi No. Indikator Butir Soal 1 3.5.1 Menjelaskan pengertian Hak Asasi Manusia 1 2 3.5.2 Menjelaskan sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia 2 3 3.5.3 Menjelaskan macam-macam Hak Asasi Manusia 3,4 4 3.5.4 Menjelaskan jaminan perlindungan hak dan kewajiban Hak asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 5 5 3.5.5 Menjelaskan lembaga-lembaga perlindungan Hak Asasi Manusia 6,7 6 3.5.6 Menunjukkan contoh sikap positif sebagai penghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUDNegara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat 8 Pedoman Penskoran : (Lampiran 3) 20. Keterampilan Jenis/Teknik Penilaian : Obsevasi Bentuk Instrumen dan Instrumen : Pedoman Observasi No Keterampilan Butir Instrumen 1 Presentasi 1 2 Mind map 2 3 Simulasi 3 Pedoman Penskoran : (Lampiran 4) Mangunjay, Juli 2014 Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran PPKn Drs. Suparman, M.Pd. AJAT HATAJI, S.Pd NIP. 196007121992031004 NIP.197211051999031012 Lampiran 1 1. Sikap Spiriual Pedoman Observasi Sikap Spiritual Petunjuk : Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik. dengan criteria sebagai berikut : 4= Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3= Sering , apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2= kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1= tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Format Penilaian Observasi Mapel : PPKn Kelas : VIII Kompetensi yang dinilai : Sikap Spiritual No NIS NAMA Skor Aspek yang Dinilai Nilai Ket A B C 1 2 3 4 5 Keterangan Aspek Pengamatan Sikap Spiritual A. Berdoa sebelum dan setelah pembelajaran B. Mengucapkan syukur ketika selesai melaksanakan kegiatan pembelajaran C. Memberi salam pada saat awal dan akhir pembelajaran Petunjuk Penyekoran : Skor akhir menggunakan skala 1sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : x 4 = skor akhir Peserta didik memperoleh nilai Baik Sekali : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 Baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 Kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lampiran 2 2. Sikap Sosial Toleransi Pedoman Observasi Sikap sosial Petunjuk : Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik dengan kriteria sebagai berikut : 4 = Selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3= Sering = apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2= kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Format Penilaian Observasi Mapel : PPKn Kelas : VIII Kompetensi yang dinilai : Sikap Sosial (Toleransi) No NIS NAMA Aspek yang Dinilai Nilai Ket A B C D E 1 2 3 4 5 Ket. Aspek Penilaian (Menunjukkan sikap toleransi sebagai penghargaan HAM.) A . Mentaati tata tertib sekolah dengan baik. B. Menghormati bapak/ibu guru dan warga sekolah lainnya. C. Tidak membeda-bedakan teman dalam pergaulan D. Membantu teman yang membutuhkan bantuan E. Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan pada seseorang Lampiran 3 No. Indikator Butir Soal Skor 1 3.5.1 Menjelaskan pengertian Hak Asasi Manusia 1. Jelaskan pengertian HAM! 3 2 3.5.2 Menjelaskan sejarah perkembangan Hak Asasi Manusia 2. Jelaskan sejarah perkembangan HAM di Indonesia pada masa penjajahan! 4 3 3.5.3 Menjelaskan macam-macam Hak Asasi Manusia 3. Sebutkan 6 macam HAM! 6 3.5.4 4. Sebutkan 2 contoh HAM pribadi! 2 4 3.5.5 Menjelaskan jaminan perlindungan hak dan kewajiban Hak Asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 5. Sebutkan 4 pasal yang menjamin perlindungan Hak dan kewajiban Hak Asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945! 4 5 3.5.6 Menjelaskan lembaga- lembaga perlindungan Hak Asasi Manusia 6. Sebutkan 3 lembaga perlindungan HAM di Indonesia! 3 3.5.7 7. Sebutkan 3 fungsi Komnasham! 3 6 3.5.8 Menunjukkan contoh sikap positif sebagai penghargaan Hak Asasi Manusia sesuai UUDNegara Republik Indonesia Tahun 1945 di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat 8. Sebutkan 4 contoh sikap positif sebagai penghargaan HAM di lingkungan sekolah! 4 Jumlah 29 Penilaian Pengetahuan Kunci jawaban: 1. Hak asasi manusia adalah hak-hak yang dimiliki manusia semata-mata karena ia manusia. Umat manusia memilikinya bukan karena diberikan kepadanya oleh masyarakat atau berdasarkan hukum positif, melainkan semata-mata berdasarkan martabatnya sebagai manusia. 2. Sejarah perkembangan HAM di Indonesia HAM pada masa penjajahan a. Fokus tuntutan HAM pada masa penjajahan adalah hak menentukan nasib sendiri. Tokoh-tokoh pergerakan nasional b. Fase HAM ini adalah masa penuh pelanggaran HAM, masa kelam HAM Contoh pelanggaran HAM yang di lakukan oleh penjajah c. Hak sipil : orang-orang pribumi di diskriminasi oleh pemerintah kolonial belanda secara hukum tercermin  pada penggolongan penduduk menjadi 3 d. Hak politik :  Pembatasan hak politik orang pribumi shg terjadi penangkapan dan pemenjaraan orang-orang pribumi yang menjadi tokoh pergerakan nasional 3. Macam-macam HAM · Hak asasi pribadi / Personal Right · Hak asasi politik / Political Right · Hak asasi hukum / Legal Equality Right · Hak asasi Ekonomi / Property Rigths · Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights · Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right 4. Contoh HAM pribadi 1. Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat 2. Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat 3. Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan 4. Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan 5. 4 Pasal yang menjamin perlindungan Hak dan kewajiban Hak Asasi Manusia dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 1. Pasal 27 ayat (1) 2. Pasal 28 A-J 3. Pasal 30 ayat (1) 4. Pasal 31 ayat (2) 6. Lembaga perlindungan HAM di Indonesia! a. Komnas HAM b. Pengadilan HAM c. Komnas Perlindungan anak d. Komnas anti kekerasan terhadap perempuan 7. Fungsi Komnasham a. Fungsi pengkajian dan penelitian. b. Fungsi pemantauan c. Fungsi penyuluhan d. Fungsi mediasi 8. Contoh sikap positif sebagai penghargaan HAM di lingkungan sekolah! a. Mentaati tata tertib sekolah dengan baik. b.    Menghormati bapak/ibu guru dan warga sekolah lainnya. c.    Tidak membeda-bedakan teman dalam pergaulan d.    Membantu teman yang membutuhkan bantuan PEDOMAN PENSKORAN No Jawaban benar Skor 1 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 3   jika jawabanya salah 1   tidak dijawab/ kosong 0 2 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 4 Benar 3 3   benar 2 2   benar 1 1   salah semua/kosong 0 3 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 6 Benar 5 5 Benar 4 4   benar 3 3   benar 2 2   benar 1 1   salah semua/ kosong 0 4 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 2   benar 1 1   salah semua 0 5 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 4 Benar 3 3   benar 2 2   benar 1 1   salah semua 0 6 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 3   benar 2 2   benar 1 1   salah semua 0 7 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 3 benar 2 2 benar 1 1 salah semua 0 8 jika jawabanya benar/ inti jawabanya benar 4 Benar 3 3 Benar 2 2 Benar 1 1 Salah semua 0 Skor maksimal 29 Lampiran 4 Penilaian Keterampilan Presentasi Format Penilaian Observasi Mapel : PPKn Kelas : VIII Kompetensi yang dinilai : Keterampilan Pertemuan : 1, 2, 3, 4dan 5 No NIS NAMA Aspek yang Dinilai Nilai Ket A B C D E 1 2 3 Ket. Aspek Penilaian A :Kejelasanisipaparan B :Menyampaikan gagasan dengan lancar dan logis C :Mendukung kerjasama kelompok D :Keaktifan peserta didik dalam menjawab E :Menerimasecaralogispendapatkelompok lain Skor akhir menggunakan skala 1sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : x 4 = skor akhir Petunjuk Penyekoran : Peserta didik memperoleh nilai Baik Sekali : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 Baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 Kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lembar Pengamatan Mind Map Kelas : VIII Kegiatan : Merumuskan konsep mind map No Nama Aspek Penilaian Rata-Rata Nilai Alur Pikir Kreatifitas Kerapian 1 2 3 Pedoman Pensekoran Aspek Penilaian Deskripsi Skor Alur Pikir · Kebenaran alur piker · Ruang lingkup alur piker 1-4 Kreatifitas · Keaslian · Menarik · Kemudahan dalam memahami 1-4 Tampilan · Kebersihan pada lembar kerja · Kebersihan pada lembar kerja 1-4 Jumlah Skor Ket. 4=sangat baik 2=cukup 3= baik 1=kurang Nilai= (jumlah skor yang diperoleh ; jumlah skor maksimal) x 4 Petunjuk Penyekoran : Peserta didik memperoleh nilai Baik Sekali : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 Baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 Cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 Kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lembar Penilaian Simulasi Kelas : VIII Kegiatan : Bermain Peran Tema : Perilaku Positif sebagai penghargaan HAM sesuai UUD Negara Republik Indonesia No Nama Siswa NIM Aspek Penilaian Skor Ket Partisipasi Penghayatan Peran Penampilan 1. 2. 3. Pedoman Penskoran Aspek Penilaian Deskripsi Partisipasi 1. Keterlibatan dalam bermain peran Penghayatan peran 1. Penjiwaan terhadap tokoh 2. Semangat bermain peran Penampilan 1. Berakting sesuai dengan karakter tokoh 2. Kesesuaian dialog dengan peran Petunjuk penskoran Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus Skor yang diperoleh --------------------------- X 4 = Skor Akhir Skor Maksimum Peserta didik memperoleh nilai: A = Apabila memperoleh skor 4 B = Apabila memperoleh skor 3 C = Apabila memperoleh skor 2 D = Apabila memperoleh skor 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (6) Sekolah : SMPN 2 Mangunjaya Mata pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII/ 2 Materi Pokok : Makna keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika Alokasi Waktu : 6 Pertemuan ( 6 x 3 JP) AK. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori AL. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di lingkungan sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara 1.1.1 Menunjukkan sikap syukur atas bersatunya keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika 2.4 Menghargai semangat dan komitmen sumpah pemuda dalam kehidupan bermasyarakat sebagaimana ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pemuda pada saat mendeklarasikan Sumpah Pemuda tahun 1928 2.4.1 Menunjukkan sikap toleransi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai mana yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pemuda pada saat itu 3.6 Memahami makna keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 3.6.1 Mendeskripsikan makna persatuan dalam kebinekaan 3.6.2 Mendeskripsikan isi dan makna sumpah pemuda 3.6.3 Mendeskripsikan keberagaman suku, agama, ras, budaya 3.6.4 Mendeskripsikan arti penting Kekeluargaan dan gotong royong sebagai bentuk kerja sama dalam masyarakat yang beragam dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 3.6.5 Menunjukkan sikap toleran terhadap keberagaman suku, agama, ras, budaya 3.6.6 Menunjukkan semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat 4.6 Menyaji hasil telaah tentang kerja sama dalam masyarakat yang beragam dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 4.8 Berinteraksi dengan teman dan orang lain berdasarkan prinsip saling menghormati, dan menghargai dalam keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan gender 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.6.1 Mempresentasikan hasil laporan tentang kerjasama dalam masyarakat yang beragam dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 4.9.1 Menyajikan laporan hasil observasi partisipasi warga negara dalam memahami makna keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 4.9.2 Menyusun ikrar sumpah pelajar, kemudian memajang hasil kerja di display AM. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: Kompetensi Sikap Spiritual dan Sosial (Pertemuan 1, 2, 3, 4, 5, dan 6) 1.1.1.1 Menunjukkan sikap syukur atas bersatunya keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika 2.4.1.1 Menunjukkan sikap toleransi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai mana yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pemuda pada saat itu Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan Pertemuan Pertama 3.6.1.1 Mendeskripsikan latar belakang lahirnya sumpah pemuda 3.6.2.1 Mendeskripsikan sejarah sumpah pemuda 3.6.2.2 Menjelaskan tokoh-tokoh sumpah pemuda 4.6.1.1 Mempresentasikan laporan diskusi tertang sejarah sumpah pemuda Pertemuan Kedua 3.6.2.1 Mendeskripsikan isi sumpah pemuda 3.6.2.2 Mendeskripsikan makna sumpah pemuda 4.6.1.2 Mempresentasikan laporan diskusi tentang isi sumpah pemuda Pertemuan Ketiga 3.6.3.1 Menunjukkan contoh keberagaman suku bangsa di Indonesia 3.6.3.2 Menunjukkan contoh keberagaman agama bangsa di Indonesia 3.6.3.3 Menunjukkan contoh keberagaman ras bangsa di Indonesia 3.6.3.4 Menunjukkan contoh keberagaman budaya bangsa di Indonesia 4.6.1.3 Mempresentasikan laporan diskusi tentang keberagaman suku, agama, ras, dan budaya Pertemuan Keempat 3.6.4.1 mendeskripsikan pengertian kekeluargaan 3.6.4.2 mendeskripsikan pengertian gotong royong 3.6.4.3 mendeskripsikan contoh bentuk-bentuk kerja sama dalam masyarakat 4.9.1.1 mempresentasikan cerita pengalaman tentang kekeluargaan dan gotong royong dalam bekerja sama dilingkungkan sekolah maupun masyarakat Pertemuan Kelima 3.6.5.1 Menjelaskan pengertian toleransi 3.6.5.2 Menunjukkan contoh sikap toleran terhadap keberagaman suku 3.6.5.3 Menunjukkan contoh sikap toleran terhadap keberagaman agama 3.6.5.4 Menunjukkan contoh sikap toleran terhadap keberagaman ras 3.6.5.5 Menunjukkan contoh sikap toleran terhadap keberagaman budaya 4.9.1.2 mempresentasikan cerita pengalaman tentang toleransi yang pernah dilakukan Pertemuan Keenam 3.6.6.1 Melalui diskusi, peserta didik dapat memberikan contoh-contoh sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat 4.9.2.1 Menyusun ikrar pelajar tentang semangat sumpah pemuda pada masa sekarang AN. Materi Pembelajaran Pertemuan Pertama · Latar belakang lahirnya sumpah pemuda · Sejarah sumpah pemuda · Tokoh-tokoh sumpah pemuda Pertemuan Kedua · Isi sumpah pemuda · Makna setiap kalimat isi sumpah pemuda · Makna sumpah pemuda Pertemuan Ketiga · Pengertian keberagaman · Contoh keberagaman suku bangsa di Indonesia · Contoh keberagaman agama bangsa di Indonesia · Contoh keberagaman ras bangsa di Indonesia · Contoh keberagaman budaya bangsa di Indonesia Pertemuan Keempat · Pengertian kekeluargaan · Pengertian gotong royong · Contoh bentuk-bentuk kerja sama dalam masyarakat Pertemuan Kelima · Pengertian toleransi · Contoh sikap toleran terhadap keberagaman suku · Contoh sikap toleran terhadap keberagaman agama · Contoh sikap toleran terhadap keberagaman ras · Contoh sikap toleran terhadap keberagaman budaya Pertemuan Keenam · Contoh-contoh sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat AO. Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan saintifik 2. Metode Pebelajaran ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, jigsaw, make a math, talking stick AP. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran Media : · Film pendek tentang latar belakang dan sejarah sumpah pemuda · Film pendek tentang keberagaman suku, agama, ras, budaya di Indonesia · Film pendek tentang toleransi beragama · Teks sumpah pemuda · Power point sesuai bahan ajar · Kertas origami · Stick Alat/Bahan : · Laptop · Lcd proyektor · Layar proyektor · Papan tulis · Spidol · Penghapus Sumber Belajar : 1. Badrika, I Wayan. 2006. Sejarah untuk SMA kelas IX. Erlangga: Jakarta. Hal 211-212 2. Mahardika, Tomi. 2010. Sumpah Pemuda Buku Pintar Pengetahuan Anak. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. Hal 16-23 AQ. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Pertama Pendahuluan a. Guru mempersiapkan kelas dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas, absensi. b. Peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan “Bangun pemuda pemudi” sebagai bentuk cinta tanah air c. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang latar belakang lahirnya sumpah pemuda d. Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa e. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan f. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mengamati film pendek tentang latar belakang dan sejarah sumpah pemuda · Peserta didik membaca dari berbagai sumber belajar tentang latar belakang dan sejarah sumpah pemuda Menanya · Peserta didik secara kelompok menyusun sejumlah pertanyaan tentang hal-hal yang berkenaan dengan sumpah pemuda · Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi pertanyaan dari hasil pengamatan yang berkaitan dengan sumpah pemuda. Guru dapat membimbing peserta didik untuk menyusun pertanyaan seperti : · Apa alasan sumpah pemuda di cetuskan? · Kapan sumpah pemuda di lahirkan? · Siapa tokoh-tokoh utama dalam pidato kongres pemuda I · Siapa tokoh-tokoh utama dalam pidato kongres pemuda II Mengumpulkan data · Siswa dikelompokkan ke dalam 3 anggota tim · Tiap orang dalam tim diberi bagian materi yang berbeda 1. Kelompok 1 membahas tentang latar belakang lahirnya sumpah pemuda 2. Kelompok 2 membahas tentang sejarah sumpah pemuda 3. Kelompok 3 membahas tentang tokoh-tokoh sumpah pemuda Mengasosiasi/ mengolah data · Peserta didik menganalisis dan mendiskusikan informasi dari berbagai sumber tentang sumpah pemuda Mengomunikasikan/ menyampaikan hasil · Peserta didik mempresentasikan hasil kerja dan kelompok lain memberi tanggapan · Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembahasan dengan cara : 1. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban 2. Setiap siswa mendapat satu buah kartu 3. Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang 4. Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban) 5. Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin 90 menit Penutup a. Peserta didik menerima pentingnya mempelajari sejarah sumpah pemuda b. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang tentang isi sumpah pemuda c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit Pertemuan Kedua Pendahuluan a. Guru mempersiapkan kelas dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas, absensi. b. Peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan “Padamu Negeri” sebagai bentuk cinta tanah air. c. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran d. Guru memberikan motivasi tentang makna sumpah pemuda e. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan f. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mengamati teks sumpah pemuda yang di tayangkan oleh guru · Peserta didik membaca dari berbagai sumber tentang makna dan isi sumpah pemuda Menanya · Peserta didik dimotivasi untuk mengeksplorasi dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan makna dan isi sumpah pemuda. · Guru membimbing peserta didik untuk mengidentifikasi pertanyaan dari hasil pengamatan yang berkaitan dengan makna , isi dan tokoh sumpah pemuda. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan seperti: 1. Apa makna sumpah pemuda bangsa Indonesia masa sekarang? 2. Bagaimana sumpah pemuda bangsa Indonesia pada jaman dahulu kala? 3. Bagaimana isi sumpah pemuda? 4. Siapa sajakah tokoh-tokoh yang berjasa dalam sumpah pemuda? Mengumpulkan data · Siswa dikelompokkan ke dalam 3 anggota tim · Tiap kelompok dalam tim diberi bagian materi yang sama Mengasosiasi · Setiap kelompok mendiskusikan makna dan isi yang terkandung dalam naskah sumpah pemuda Mengomunikasikan · Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja di depan kelas, kelompok lain memberikan tanggapan 90 menit Penutup a. Peserta didik dengan bantuan guru menyimpulkan pembahasan b. Peserta didik diberi pesan tentang nilai dan moral c. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang tentang keberagaman d. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit Pertemuan Ketiga Pendahuluan a. Guru mempersiapkan kelas dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas, absensi. b. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Satu Nusa Satu Bangsa” sebagai bentuk cinta tanah air c. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang keragaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia d. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang akan diajarkan e. Guru memberikan motivasi tentang keragaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia f. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mendengarkan cerita dari guru tentang keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia di Indonesia · Peserta didik mengamati film pendek tentang keberagaman suku, agama, ras, dan budaya di Indonesia Menanya · Guru mengambil tongkat dan memberikan kepada siswa dan siswa yang memegang tongkat tersebut harus membuat pertanyaan, demikian seterusnya sampai sebagian besar siswa mendapat bagian untuk membuat pertanyaan Mengumpulkan data · Peserta didik dibagi dalam 8 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 2 orang untuk mengkaji dan mencari data dari berbagai sumber serta mendiskusikannya tentang pertanyaan yang dianggap susah Mengasosiasikan · Mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan keberagaman suku, agama, ras, budaya dari berbagai daerah di Indonesia Mengkomunikasikan · Peserta didik secara kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang keberagaman suku, agama, ras, budaya dari berbagai daerah di Indonesia kelompok lain memberikan tanggapan 90 menit Penutup a. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan tentang keberagaman suku, agama, ras, budaya dari berbagai daerah di Indonesia b. Peserta didik diberi pesan tentang nilai dan moral c. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang d. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit Pertemuan Keempat Pendahuluan a. Guru mempersiapkan kelas dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas, absensi. b. Peserta didik menyanyikan lagu “Dari Sabang Sampai Merauke” sebagai bentuk cinta tanah air c. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya kekeluargaan dan gotong royong dalam bekerja sama dalam keberadaan d. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi sebelumnya e. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mengamati film pendek yang di tayangkan guru · Peserta didik mendengarkan cerita dari guru tentang keberagaman di Indonesia Menanya · Peserta didik dapat mengingat kembali mengenai kerja sama yang pernah dilakukan baik di sekolah maupun di masyarakat baik kerja sama yang baik maupun yang buruk Mengumpulkan data · Peserta didik dengan arahan guru membuat cerita Mengasosiasi · Peserta didik dengan arahan guru membuat cerita pengalaman kerja sama yang pernah dilakukan baik di sekolah maupun di masyarakat baik kerja sama yang baik maupun yang buruk Mengomunikasikan · Setiap siswa membacakan pengalamannya di depan kelas, kelompok lain memberikan tanggapan 90 menit Penutup a. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan tentang kekeluargaan dan gotong royong dalam kerja sama dalam masyarakat yang beragam b. Peserta didik menerima pentingnya mempelajari kekeluargaan dan gotong royong dalam kerja sama dalam masyarakat yang beragam c. Peserta didik memberikan umpan balik dengan mengajukan pertanyaan tentang kekeluargaan dan gotong royong dalam kerja sama dalam masyarakat yang beragam d. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang e. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit Pertemuan Kelima Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kerapihan dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari itu. b. Peserta didik menyanyikan lagu kebangsaan “Bangun Pemuda Pemudi” sebagai bentuk cinta tanah air. c. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang toleransi keberagaman di Indonesia d. Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa e. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan f. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari . 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mengamati film pendek tentang toleransi keberagaman di Indonesia · Peserta didik mendengarkan cerita dari guru tentang keberagaman di Indonesia Menanya · Peserta didik secara individu menyusun sejumlah pertanyaan tentang hal-hal yang berkenaan dengan toleransi keberagaman di Indonesia dengan tujuan siswa dapat membuat cerita tentang toleransi dan menganalisisnya Mengumpulkan data · Peserta didik dengan arahan guru membuat cerita tentang pengalamannya dalam hal toleransi Mengasosiasi · Peserta didik secara individu mencari informasi dari berbagai sumber tentang toleransi keberagaman di Indonesia Mengkomunikasikan · Peserta didik secara individu bergantian mempresentasikan hasil kerja tentang toleransi keberagaman yang pernah dilakukan dan yang lain memberi tanggapan 90 menit Penutup a. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan tentang toleransi keberagaman yang pernah dilakukan b. Peserta didik diberi pesan tentang nilai dan moral c. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang d. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit Pertemuan Keenam Pendahuluan a. Guru mempersiapkan kelas dalam pembelajaran dengan berdoa, melihat kebersihan kelas, absensi. b. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran tentang perilaku sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat c. Guru memberikan motivasi belajar kepada siswa d. Guru melakukan penjajakan kesiapan belajar siswa dengan memberikan pertanyaan tentang materi yang lalu dan yang akan diajarkan e. Guru memberikan informasi tentang cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti Mengamati · Peserta didik mengamati film pendek tentang contoh sikap positif dan sikap negatif pemuda pada masa kini. Menanya · Peserta didik menyusun pertanyaan dari pengamatan film pendek Mengumpulkan data · Peserta didik di bagi kelompok oleh guru, setiap kelompok terdiri dari 3 orang. Mengasosiasi · Peserta didik secara kelompok membandingkan film pendek tentang sikap positif dan sikap negatif pemuda pada masa kini. · Mencari informasi dari berbagai sumber tentang materi. · Peserta didik menuliskan ikrar pelajar tentang semangat dan komitmen sumpah pemuda dalam kehidupan bermasyarakat Mengkomunikasikan · Peserta didik secara kelompok bergantian mempresentasikan hasil diskusi tentang semangat dan komitmen kemudian kelompok lain memberi tanggapan · Peserta didik membacakan ikrar pelajat tentang semangat dan komitmen sumpah pemuda dalam kehidupan bermasyarakat, kemudian di pajang di display 90 menit Penutup a. Peserta didik dengan panduan guru menyimpulkan pembahasan tentang perilaku sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat b. Peserta didik menerima pentingnya mempelajari tentang perilaku sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat c. Peserta didik memberikan umpan balik dengan mengajukan pertanyaan tentang tentang perilaku sikap semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat d. Guru menyampaikan informasi pembelajaran yang akan datang e. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam 15 menit AR. Penilaian 21. Sikap Spiritual · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi · Kisi-kisi No. Sikap/nilai Indikator Aspek yang dinilai Butir Instrumen Instrumen 2. Toleransi Menunjukkan sikap syukur atas bersatunya keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika · Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran · Memberikan salam pada saat awal dan akhir pembelajaran 1 1 A B · Pedoman Penskoran : · (Lampiran 1) 22. Sikap Sosial · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar Observasi · Kisi-kisi No. Sikap/nilai Indikator Aspek yang dinilai Butir Instrumen Instrumen 1. Toleransi · Menunjukkan sikap toleransi dalam kehidupan di keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai mana yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh pemuda pada saat itu A. Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya B. Dapat menerima kekurangan orang lain C. Mampu dan mau bekerja sama dengan siapa pun yang memiliki keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan D. Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan pada orang lain E. Menerima perbedaan dengan orang lain dalam hal sikap, perilaku, tradisi, suku, bahasa, dan agama. 1 1 1 1 1 A B C D E · Pedoman Penskoran : · (Lampiran 2) 23. Pengetahuan · Jenis/Teknik Penilaian : Tes tertulis · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Uraian · Kisi-kisi No Indikator Butir Instrumen Skor 1 Mendeskripsikan makna persatuan dalam kebinekaan 1. Siapakah anggota panitia kongres pemuda II 2. siapakah yang mempelopori diselenggarakannya Kongres Pemuda I dan II sehingga melahirkan Sumpah Pemuda 10 10 2 Mendeskripsikan isi dan makna sumpah pemuda 3. sebutkan isi dari sumpah pemuda 4. jelaskan makna sumpah pemuda 10 10 3 Mendeskripsikan keberagaman suku, agama, ras, budaya, bahasa 5. bagaimana cara menjaga kerukunan antar suku, ras, agama, budaya, dan gender di Indonesia 10 4 Mendeskripsikan arti penting Kekeluargaan dan gotong royong sebagai bentuk kerja sama dalam masyarakat yang beragam dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 6. apa yang dimaksud gotong royong 7. apa nama kerja sama di daerah Minahasa dan Tapanuli 10 10 5 Mendeskripsikan sikap toleran terhadap keberagaman 8. jelaskan apa yang dimaksud dengan toleransi 9. mengapa setiap warga negara harus memiliki sikap toleransi dalam kehidupan bermasyarakat 10 10 6 Menunjukkan semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat 10. Sebutan 4 contoh-contoh sikap yang mencerminkan dari semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat 10 Jumlah 100 · Pedoman Penskoran : · (Lampiran 3) 24. Keterampilan · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Pedoman Observasi · Kisi-kisi No Keterampilan Butir Instrumen 1 Presentasi 1 2 Hasil Laporan 2 3 Membuat Slogan 3 · Pedoman Penskoran : · (Lampiran 4) Mangunjaya, Juli .2014 Kepala Sekolah Guru PPKn. SMPN 2 Mangunjaya Drs. Suparman, M.Pd. Ajat Hataji, S.Pd. NIP. 1960071219920131004 NIP. 197211051999031012 Bahan Ajar Mata pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas/Semester : VIII/ 2 Materi Pokok : Makna keberagaman dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika Indikator : 3.6.1 Mendeskripsikan makna persatuan dalam kebinekaan 3.6.2 Mendeskripsikan isi dan makna sumpah pemuda 3.6.3 Mendeskripsikan keberagaman suku, agama, ras, budaya 3.6.4 Mendeskripsikan arti penting Kekeluargaan dan gotong royong sebagai bentuk kerja sama dalam masyarakat yang beragam dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika 3.6.5 Menunjukkan sikap toleran terhadap keberagaman suku, agama, ras, budaya 3.6.6 Menunjukkan semangat dan komitmen Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat A. Latar belakang lahirnya sumpah pemuda Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober seakan terkikis oleh waktu. Perubahan zaman yang mengarah pada modernisasi mengikis waktu yang di mana sejak akhir-akhir tahun belakangan ini justru tertinggal oleh goresan-goresan sejarah yang di makan oleh waktu. Sumpah Pemuda adalah bukti otentik, di mana pada tanggal 28 Oktober 1928 bangsa Indonesia dilahirkan. Maka dari itu, sudah menjadi sebuah keharusan bagi seluruh rakyat Indonesia memperingati 28 Oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia. Proses kelahiran bangsa Indonesia ini merupakan bukti dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas di bawah kekuasaan kolonialis pada masa itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada waktu itu membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia asli. Tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya, yaitu pada 17 Agustus 1945. B. Sejarah sumpah pemuda Pemuda Indonesia dan PPPKI (Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia) adalah 2 organisasi pemuda yang sangat aktif untuk mencapai cita-cita persatuan di kalangan pemuda. Mereka pulalah yang memelopori diselenggarakannya Kongres Pemuda I dan II sehingga melahirkan Sumpah Pemuda. Kongres Pemuda I diselenggarakan tanggal 30 April-2 Mei 1926 di Jakarta. Kongres itu diikuti oleh semua perkumpulan pemuda yang bersifat kedaerahan. Dalam kongres itu dilakukan beberapa kali pidato tentang pentingnya Indonesia bersatu. Kongres pemuda II diadakan dua tahun setelah kongres pemuda Indonesia pertama, tepatnya tanggal 27-28 Oktober 1928. Kongres itu dihadiri oleh wakil-wakil dari Pemuda Sumatera, Pemuda Indonesia, Jong Bataksche Bond, Sekar Rukun, Pemuda Kaum Betawi, Jong Islamiten Bond, Jong Java, Jong Ambon, dan Jong Celebes. Dalam kongres ini dapat ditekankan pentingnya persatuan dan Persamaanpara pemuda, dalam suatu wadah tunggal untuk mencapai Indonesia merdeka (Fusi). C. Tokoh-tokoh Sumpah Pemuda Tokoh-tokoh pemuda yang berpidato dalam kongres I ini yaitu: Sumarto, M. Tabrani (ketua panitia), Muh. Yamin, Bahder Johan, dan Pinontoan. Susunan Panitia Kongres Pemuda II yang sudah terbentuk sejak Juni 1928 adalah sebagai berikut. Ketua : Sugondo Joyopuspito dari PPPI Wakil ketua : Joko Marsaid dari Jong Java Sekretaris : Moh. Yamin dari Jong Sumatranen Bond Bendahara : Amir Syarifuddin dari Jong Bataksche Bond Pembantu I : Johan Moh. Cai dari Jong Islamiten Bond Pembantu II : Koco Sungkono dari Pemuda Indonesia Pembantu III : Senduk dari Jong Celebes Pembantu IV : J. Leimana dari Jong Ambon Pembantu V : Rohyani dari Pemuda Kaum Betawi Kongres Pemuda II akhirnya berhasil diselenggarakan pada tanggal 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. Kongres ini selain dihadiri oleh para utusan organisasi pemuda, juga dihadiri oleh organisasi orang dewasa, perorangan, anggota Volkstraad, pers dan sebagainya. Jumlah yang hadir kira-kira 750 orang. Kongres iti dikawal ketat oleh polisi-pilisi Belanda. Keputusan yang terpenting yang diambil dalam kongres itu adalah pengakuan dan janji setia seluruh organisasi pemuda untuk: “Berbangsa satu, Bertanah Air Satu dan Berbahasa Persatuan Satu, yakni Indonesia”. Keputusan ini dicetuskan pada 28 Oktober 1928, kemudian dikenal dengan nama Sumpah Pemuda. Sebelum dibacakan itu diperdengarkan lagu “Indonesia Raya” ciptaan Wage Rudolf Supratman walaupun tanpa bunyi teksnya. D. Isi sumpah pemuda SOEMPAH PEMOEDA Pertama : - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA Kedua : - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA Ketiga : - KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA Djakarta, 28 Oktober 1928 E. Makna setiap kalimat isi sumpah pemuda Dari isi sumpah pemuda tersirat makna yang sangat penting untuk bangsa Indonesia. Makna sumpah pemuda bagi generasi muda terkandung dalam 3 isi penting momen sejarah ini. Apapun makna dan pengertiannya, satu hal yang pasti adalah bagaimana momen ini harus dijadikan sebagai titik untuk mempersatukan bangsa Indonesia. · Bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia Mengandung makna bahwa setiap pemuda berjuang sampai darah penghabisan untuk menjunjung tinggi tanah air Indonesia. · Berbangsa Satu, Bangsa Indonesia Ingin mengikrarkan bahwa pemuda dan tumpah darah Indonesia menjunjung tinggi bangsa Indonesia. Perjuangan untuk berkorban pada satu satunya bangsa tercinta yaitu Indonesia. · Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia  Indonesia memiliki keragaman bahasa dari berbagai suku dan budaya. Untuk meningkatkan rasa persatuan dan Persamaan, pemuda sepakat untuk menggunakan bahasa persatuan yaitu Bahasa Indonesia. F. Makna Sumpah Pemuda Bagi Generasi Muda dan Pelajar · Makna sumpah pemuda bagi generasi muda adalah untuk mengenang bagaimana semangat para pemuda dalam memperjuangkan bangsa Indonesia. Puncaknya terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928, para pemuda bersatu dalam berjuang untuk tumpah darah Indonesia. Jadi apa yang dapat di ambil generasi muda saat ini ? 1. Pemuda harus berjuang demi kemajuan bangsa Indonesia 2. Menjaga persatuan bangsa yang memiliki kemajemukan adat dan budaya 3. Menjunjung tinggi persatuan Indonesia di atas segalanya. 4. Mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan susah payah dengan kegiatan yang positif. 5. Menjunjung tinggi budaya Indonesia 6. Bangga menjadi tumpah darah dan bagian Indonesia. · Makna Sumpah Pemuda Bagi Masyarakat Indonesia Sebagai masyarakat yang penuh dengan kemajemukan, bangsa dan masyarakat Indonesia harus yakin bahwa pemuda memiliki peran vital dalam pembangunan bangsa. 1. Pemuda memiliki peran penting bagi negara, jadi peran aktif pemuda harus di berdayakan dan dimanfaatkan untuk hal yang positif. 2. Pemuda merupakan motor reformasi dan perjuangan, mustahil perjuangan melawan penjajah dapat dilakukan tanpa pemuda. Begitu juga untuk mengisi kemerdekaan dibutuhkan peran serta pemuda untuk menjadi bangsa yang maju. Menjaga Persamaan dan persatuan Indonesia. G. Pengertian keberagaman masyarakat Indonesia Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Perbedaan tersebut terutama dalam hal suku bangsa, ras, agama, keyakinan, ideologi politik, sosial-budaya, ekonomi, dan jenis kelamin. Masyarakat Indonesia yang bersifat majemuk, tidak hanya dari segi budaya, tetapi juga ras, suku, bahasa, dan agama yang tersebar di seluruh pelosok bumi pertiwi. Pengertian keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat dengan perbedaan-perbedaan dalam berbagai bidang, terutama suku bangsa dan ras, agama, kepercayaan dan gender. H. Keberagaman Budaya Indonesia Setiap suku bangsa memiliki bermacam-macam tradisi dan kebudayaan khas yang dipegang kuat oleh masyarakat. kata kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi dan akal. Kebudayaan diartikan sebagai hal-hal yang bersangkutan dengan akal, sedangkan budaya semua hasil berupa cipta,rasa dan karsa. Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia. I. Macam-macam budaya Rumah adat Seni patung Upacara adat Pakaian adat Tarian Seni suara Lagu Seni sastra Musik Makanan Seni gambar Film J. Unsur-unsur kebudayaan 1) Kepercayaan Agama yang ada di Indonesia antara lain adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Agama dan aliran kepercayaan merupakan kebebasan memeluk agama yang di lindungi oleh negara. 2) Mata pencaharian · Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari manusia harus berupaya bertahan hidup dengan memiliki mata pencaharian. Mata pencaharian masyarakat yang menghuni pulau berbeda-beda,seperti bercocok tanam,beternak,berburu dan menangkap ikan. · Contoh masyarakat di Papua yang penduduknya masih tinggal di rawa-rawa biasanya memiliki mata pencaharian berburu karena daerahnya yang terasing dan sulit dijangkau. 3) Teknologi dan peralatan Setiap suku bangsa memiliki senjata, alat-alat produksi, wadah, pakaian, perhiasan dan alat-alat transportasi yang berbeda. 4) Kesenian Setiap suku bangsa memiliki kesenian yang beragam misalnya seni patung,seni relief, seni rias, seni menggambar, seni musik, seni tari dan seni drama 5) Pengetahuan Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna karena di anugrahi pikiran, perasaan dan kehendak perubahan tidak berarti jika manusia tidak memiliki pengetahuan. Adapun pengetahuan yang ada dalam kehidupan manusia di antaranya pengetahuan tentang alam,fauna,flora,zat-zat dan bahan mentah,tubuh manusia,tingkah laku manusia,ruang dan waktu. 6) Kemasyarakatan Dalam masyarakat untuk mengatur hubungan antar sesama manusia dalam masyarakat dibentuk aturan-aturan seperti nilai dan norma. 7) Bahasa daerah Keanekaragaman bahasa daerah merupakan khasanah bangsa. Contoh nya: Aceh bahasa daerahnya aceh tamiang, Kalimantan Utara bahasa daerahnya tidung dayak Keberagaman Bangsa Indonesia adalah keadaan beragam bangsa Indonesia dari beberapa aspek kehidupan (suku, ras, agama, budaya, dan gender) tetapi tetap dalam 1 bingkai NKRI. Cara menjaga kerukunan antar suku, ras, agama, budaya, dan gender di Indonesia adalah : · Menerima dan menghargai suku, agama, budaya, dan adat istiadat orang lain. · Ikut memelihara, melestarikan, dan mengembangkan tradisi dan budaya yang ada dalam masyarakat. · Melakukan dialog antar suku, agama, dan golongan. Dialog ini dapat mengurangi rasa saling curiga dan permusuhan. · Tidak menganggap suku sendiri yang paling baik dan suku yang lain jelek. Tidak meremehkan dan menghina adat istiadat, kebiasaan, dan hasil kesenian suku bangsa lain. · Menghormati suku, agama, budaya, dan adat istiadat orang lain. · Kalau menjadi pemimpin masyarakat, kita harus melindungi semua golongan yang ada dalam masyarakat. K. Pengertian suku Suku adalah Persamaan sosial yang disatukan oleh identitas kebudayaan, khususnya dari identitas bahasa. L. Macam-macam suku antara lain adalah : Suku Aceh di Aceh: kabupaten Aceh Besar Suku Alas di kabupaten Aceh Tenggara Suku Alor di NTT: kabupaten Alor Suku Ambon di kota Ambon Suku Asmat di Papua Suku Bare'e di Kabupaten Tojo Una-Una Tojo dan Tojo Barat Suku Bali di Bali terdiri : · Suku Bali Majapahit di sebagian besar Pulau Bali · Suku Bali Aga di Karangasem dan Kintamani Suku Baduy di Banten Suku Bajau di Kalimantan Timur Suku Banjar di Kalimantan Selatan Suku Batak di Sumatera Utara terdiri : · Suku Karo di kabupaten Karo · Suku Mandailing di kabupaten Mandailing Natal · Suku Angkola di kabupaten Tapanuli Selatan · Suku Toba di kabupaten Toba Samosir · Suku Pakpak di kabupaten Pakpak Bharat · Suku Simalungun di kabupaten Simalungun Suku Betawi di Jakarta Suku Gorontalo di Gorontalo: Kota Gorontalo Suku Banten di Banten Suku Cirebon di Jawa Barat: Kota Cirebon Suku Jawa di Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta · Suku Tengger di Jawa Timur · Suku Osing di Jawa Timur: Banyuwangi · Suku Samin di Jawa Tengah: Purwodadi M. Macam-macam Ras Ras Negroid : Gelombang migrasi penduduk yang pertama, dengan ciri berkulit hitam, bertubuh tinggi, dan berambut keriting. Ras ini datang dari benua Asia, mendiami Papua. Ras Weddoid : Gelombang migrasi penduduk yang kedua, dengan ciri berkulit hitam, bertubuh sedang, dan berambut keriting. Ras ini datang dari India bagian Selatan, mendiami kepuluan Maluku, dan Nusa Tenggara Timur (Kupang). Melayu Tua (Proto Melayu) : Gelombang migrasi penduduk yang ketiga, dengan ciri berkulit sawo matang, bertubuh tidak terlalu tinggi, dan berambut lurus. Ras ini datang dari Tionghoa bagian Selatan (Yunan), mendiami Sumatra, Jawa, Madura, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan NTB. Melayu Muda (Deutro Melayu) : Gelombang migrasi penduduk yang keempat, dengan ciri berkulit sawo matang agak kuning, bertubuh tidak terlalu tinggi, dan berambut lurus. Ras ini datang melalui Semenanjung Malaya, mendiami Sumatra, Kalimantan (Dayak), dan Sulawesi. N. Pengertian kekeluargaan Kekeluargaan adalah interaksi antar manusia yang membentuk rasa saling memiliki dan terhubung satu sama lain, walaupun kekeluargaan memiliki banyak arti lain, dan hingga saat ini arti sebenarnya dari kekeluargaan masih terus diperdebatkan oleh para antropolog. Kekeluargaan juga dapat digunakan untuk menghubungkan luasnya pergaulan manusia ke dalam satu system yang koheren yang dapat membangun relasi dengan orang lain (Schneider, 1918: 61). Menurut Lewis Henry Morgan pada bukunya yang berjudulSystems of Consanguinity and Affinity of the Human Family (1871), ia membatasi kekeluargaan atas seks (saudara perempuan dan laki – laki), generasi (kakek, ayah, dan anak), serta pernikahan. Menurut pandangan saya teori ini telah tidak relevan lagi dengan keadaan masyarakat modern saat ini, kekeluargaan tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah yang bersifat biologis, kekuatan ekonomi seseorang memainkan peranan yang besar, begitu pula emosi, kesehatan mental seseorang, serta  kekompakan sebuah kelompok. Budaya kekeluargaan memang terasa asing saat ini di Barat, karena tingginya tingkat induvidualisme yang juga turut menyebabkan pertanyaan dikalangan antropolog, apakah benar sesuatu yang bernama kekeluargaan itu ada. Namun tidak begitu dengan negara kita, Indonesia. Kekeluargaan telah menjadi budaya di negeri ini, dan kita sebagai masyarakat di dalamnya menyadari penuh keberadaannya. Budaya kekeluargaan menjadi sesuatu yang sangat substansial bagi kehidupan bangsa Indonesia. Semangat kekeluargaan telah mendarah daging di dalam jiwa bangsa Indonesia. O. Pengertian gotong royong Gotong-royong sebagai solidaritas sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, terutama mereka yang membentuk komunitas-komunitas, karena dalam komunitas seperti ini akan terlihat dengan jelas. Gotong-royong terjadi dalam beberapa aktivitas kehidupan, seperti gotong-royong dalam bentuk kerja bakti, dilakukan untuk kepentingan bersama; gotong-royong dalam bentuk tolong menolong pada saat melakukan pesta pernikahan, atau khitanan, beberapa hari sebelum pesta akan dilakukan terjadi sumbangan dari kenalan, tetangga ataupun kerabat datang membantu dalam bentuk bahan makanan, uang, ataupun tenaga,kemudian bantuan ini harus dikembalikan minimal dengan nilai yang sama. Bahkan gotong-royong dapat pula terjadi pada saat adanya musibah ataupun kematian salah seorang warga komunitas, hal ini tidak dapat disebut kepentingan bersama ataupun kepentingan pribadi tetapi rasa kemanusiaan yang muncul di antara warga, karena musibah datangnya tidak diperhitungkan ataupun diketahui, sehingga warga yang mendapat musibah tersebut memerlukan bantuan dari warga lainnya. sangat jelas sekali pola gotong-royong yang mereka lakukan yaitu azas timbal-balik. Di Indonesia, bentuk kerja sama sudah lama dikenal dengan istilah "gotong royong". Menurut Noto atmojo, gotong royong asli di Indonesia sudah mulai pada tahun 2.000 S.M, dan terdapat hampir diberbagai etnis yang ada di Indonesia. Istilah gotong royong berbeda-beda diberbagai daerah : · Di Tapanuli dikenali dengan nama "Marsiurupan" · Di Minahasa disebut "Mapalus Kobeng" · Di Ambon dikenal dengan nama "Masohi" · Di Sumbada menggunakan istilah "Pawonda" · Di Madura disebut "Long Tinolong" · Di Jawa Barat disebut dengan nama "Liliuran" · Di Sumatera Barat dikenal dengan nama "Julojulo" · Di Bali lebih dikenal dengan sebutan "Subak" · Di Jawa Tengah lebih dikenal dengan sebutan "Sambatan" P. Bentuk-bentuk kerja sama dalam masyarakat Q. Pengertian Toleransi Toleransi adalah istilah dalam konteks sosial, budaya dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya pembedaan perlakuan terhadap sesama warga negara (diskriminasi) terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Contohnya adalah toleransi beragama, dimana penganut mayoritas dalam suatu masyarakat mengizinkan keberadaan agama-agama lainnya. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (7) Sekolah : SMP N 2 Mangunjaya Matapelajaran : PPKn Kelas/Semester : VIII/2 Materi Pokok : Unsur-unsur NKRI Alokasi Waktu : 6 pertemuan (6x3JP) AS. Kompetensi Inti (KI) 1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya 2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori AT. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.1 Menghargai perilaku beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia dalam kehidupan di sekolah, masyarakat, bangsa dan negara 1.1.1 Menunjukkan rasa syukur atas persatuan dan kesatuan NKRI. 2.5 Menghargai semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan bangsa untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI 2.5.1 Menunjukkan sikap toleran dalam semangat komitmen persatuan dan kesatuan bangsa 3.7 Memahami unsur-unsur NKRI 3.7.1 Menjelaskan pengertian negara 3.7.2 Menjelaskan asal mula terjadinya negara 3.7.3 Menjelaskan fungsi dan tujuan negara 3.7.4 Menjelaskan unsur-unsur NKRI 3.7.5 Mendeskripsikan arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI 3.7.6 Menunjukkan contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 4.7 Menyaji hasil telaah unsur-unsur NKRI sebagai satu kesatuan yang utuh 4.9 Menyaji bentuk partisipasi kewarganegaraan yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional . 4.7.1 Menyajikan hasil diskusi hakikat negara 4.7.2 Menyajikan hasil diskusi telaah unsur NKRI sebagai satukesatuan yang utuh 4.7.3 Menyajikan hasildiskusi tentang arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI 4.9.1 Membuat kliping tentang pelaksanaan komitmen warga negara terhadap keutuhan nasional AU. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran peserta didik dapat: 1) Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial Pertemuan Pertama, Kedua, Ketiga, Keempat, Kelima, dan Enam 1.1.1.1 Menunjukkan rasa syukur atas persatuan dan kesatuan NKRI 2.1.1.1 Menunjukkan sikap disiplin dalam semangat komitmen persatuan dan kesatuan bangsa. 2) Kompetensi Pengetahuan dan Keterampilan · Pertemuan Pertama 3.7.1.1 Menjelaskan pengertian negara 3.7.1.2 Menjelaskan asal mula terjadinya negara 4.7.1.1 Mempresentasikan hasil diskusi tentang pengertian negara dan asal mula terjadinya negara · Pertemuan Kedua 3.7.1.3 Menjelaskan fungsi negara 3.7.1.4 Menjelaskan tujuan negara 4.7.1.2 Memprsentasikan hasil diskusi tentang fungsi dan tujuan NKRI · Pertemuan Ketiga 3.7.1.5 Menjelaskan unsur-unsur terbentuknya negara 3.7.1.6 Menjelaskan Rakyat sebagai bagian NKRI 3.7.1.7 Menjelaskan wilayahNKRI 4.7.2.1 Menyajikan hasil diskusi tentang wilayah dan Rakyat sebagai unsur NKRI. · Pertemuan Keempat 3.7.1.8 Menjelaskan pemerintah yang berdaulat sebagai unsur NKRI 3.7.1.9 Menjelaskan pengakuan dari negara lain sebagai unsur NKRI · Pertemuan Kelima 3.7.1.10 Mendeskripsikanarti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI 4.7.3.1 Menyajikan hasil diskusi tentang arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI · Pertemuan Enam 3.7.1.11 Menunjukan contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional. 4.9.1.1 Membuat kliping tentang pelaksanaan komitmen warga negara terhadap keutuhan nasional AV. Materi Pembelajaran · Pertemuan Pertama a. Pengertian negara b. Asal mula terjadinya negara · Pertemuan Kedua a. Fungsi negara b. Tujuan negara · Pertemuan Ketiga a. Unsur terbentuknya negara b. Rakyat sebagai bagian NKRI c. Wilayah NKRI · Pertemuan Keempat a. Menjelaskan pemerintah yang berdaulat sebagai unsur NKRI b. Menjelaskan pengakuan dari negara lain sebagai unsur NKRI · Pertemuan Kelima a. Mendeskripsikan arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI · Pertemuan Keenam a. Menunjukkan contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional AW. Metode Pembelajaran 1. Pendekatan pembelajaran :Saintifik 2. Metode pembelajaran : Ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelompok 3. Model Pembelajaran : Snow ball throwing, Word squart AX. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran 1. Media a. Gambar foto yang berkaitan dengan materi 1) Foto bendera negara 2) Peta Indonesia 3) Gambar ancaman terhadap keutuhan NKRI 4) Gambar perilaku positif komitmen terhadap keutuhan NKRI b. Video yang berkaitan dengan materi 1) Video ancaman terhadap keutuhan NKRI c. Power Point sesuai bahan ajar 2. Alat/Bahan a. Laptop b. LCD c. Displai d. Papan tulis e. Spidol/ kapur f. Penghapus 3. Sumber Belajar a. Busroh, Abu D.2001.Ilmu Nega.Jakarta: PT Bumi Aksara b. Herna, Martien. 2009. Modul Ilmu kewarganegaaran. Mangunjaya c. Nugroho, Wahyu. 2009. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Untuk SMP Kelas IX. Jakarta: pusat perbukuan departemen nasional d. Soehino. 2005. Ilmu Negara. Yogyakarta. Liberty e. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 f. http://fisipunsil.blogspot.com/2013/05/asal-mula-terjadinya-negara.html AY. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Waktu Pertemuan Pertama Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari itu. b. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran. c. Peserta didik menyanyikan lagu nasional. d. Tanya jawab dengan siswa tentang materi lalu dan materi akan datang. e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari. 15 menit Inti · Mengamati a. Peserta didik mengamati foto bendera Negara di dunia. b. Peserta didik menyimak penjelasan guru tentang hakikat negara dan teori terbentuknya negara. · Menanya a. Peserta didik menyusun sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan penjelasan guru. Guru dapat membimbing peserta didik menyusun pertanyaan tentang. 1) Pengertian negara 2) Teori terbentuknya negara b. Peserta didik kemudian menuliskan pertanyaan dalam selembar kertas. c. Peserta didik menggulung kertas yang berisi pertanyaan sehingga membentuk bola kemudian secara bersama-sama kertas dilemparkan kearah papan tulis. · Mengumpulkan data a. Peserta didik dibagi kedalam 10 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 3 peserta didik. b. Guru menunjuk perwakilan kelompok untuk maju kedepan kelas dan mengambil tiga “bola kertas” yang berisi pertanyaan (2 dari siswa dan 1 dari guru) c. Kelompok yang telah mendapatkan “bola kertas” diminta untuk berdiskusi menjawab pertanyaan yang ada di “bola kertas” tersebut melalui berbagai sumber · Mengasosiasi a. Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan b. Peserta didik mendiskusikan didalam kelompok untuk merumuskan kesimpulan dari jawaban atas pertanyaan yang telah disusun · Mengomunikasikan 4. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok. 5. Kelompok lain wajib memberi tanggapan. 6. Guru mengkonfirmasi jawaban peserta didik. 90 menit Penutup 5. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.. 6. Peserta didik diberi tugas terkait pertemuan yang akan datang 7. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. 15 menit Pertemuan Kedua Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari ini. b. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran c. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Indonesia Raya”. d. Tanya jawab terkait materi yang lalu dan materi yang akan di ajarkan e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari. 10 menit Inti · Mengamati a. Peserta didik menyimak power point tentang tujuan dan fungsi Negara · Menanya a. Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan: 1) Tujuan NKRI 2) Fungsi NKRI · Mengumpulkan data a. Peserta didik dibagi dalam 8 kelompok setiap kelompok 4 orang untuk mengkaji dokumen dan mencari data dari berbagai sumber serta mendiskusikan tentang: · Mengasosiasi a. Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menyelesaikan masalah. b. Peserta didik merumuskan simpulan. · Mengomunikasikan a. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil kerja kelompok. Kelompok lain diwajibkan memberi tanggapan. b. Guru mengkonfirmasi jawaban peserta didik 90 menit Penutup a. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran b. Peserta didik diberikan tugas untuk pertemuan yang akan datang. c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. 20 menit Pertemuan Ketiga Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta memeriksa presensi hari itu. b. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran. c. Guru megajak siswa untuk menyanyikan lagu nasional. d. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa terkait materi lalu dan materi yang akan di ajarkan. e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari. 15 menit Inti · Mengamati a. Peserta didik mengamati bagan mengenai unsur-unsur negara secara umum b. Peserta didik mengamati Power pointmengenai Rakyat dan Wilayah sebagai bagian unsur NKRI · Menanya a. Peserta didik merumuskan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan unsur negara. · Mengumpulkan data a. Peserta didik dibagi dalam 3 kelompok b. Peserta didik mencari informasi tentang rakyat dan wilayah NKRI dengan membaca uraian materi dari berbagai sumber seperti buku dan internet · Mengasosiasi a. Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan b. Peserta didik mendiskusikan didalam kelompok untuk merumuskan kesimpulan dari jawaban atas pertanyaan yang telah disusun · Mengomunikasikan/ mengolah informasi a. Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil simpulan yang telah dirumuskan dan lembar kerja yang telah diselesaikan. Kelompok lain diwajibkan memberi tanggapan b. Guru memberikan konfirmasi 90 menit Penutup a. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran b. Peserta didik diberikan tugas untuk pertemuan yang akan datang c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. 15 menit Pertemuan Keempat Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari itu. b. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran c. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Indonesia Tanah Air Beta” d. Tanya jawab dengan peserta didik terkait materi lalu dan materi yang akan diajarkan e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari 15 menit Inti · Mengamati a. Peserta didik mengamati gambar berkaitan dengan materi unsur NKRI yaitu pemerintah dan pengakuan dari negara lain. · Menanya a. Peserta didik menyusun sejumlah pertanyaan yang berkenaan dengan pemerintah dan pentingnya pengakuan dari negara lain sebagai unsur NKRI b. Peserta didik mengidentifikasi dan mengklasifikasi pertanyaan · Mengumpulkan data a. Mencari Peserta didik dibagi dalam 4 kelompok. b. Peserta didik mencari informasi dengan membaca uraian materi di Bukupaket PKn Kelas VIIIdan juga mencari melalui sumber belajar lain seperti buku referensi lain dan internet · Mengasosiasi a. Peserta didik mendiskusikan dari berbagai informasi yang diperoleh b. Peserta didik menyimpulkan tentang pemerintah dan pengakuan negara lain sebagai unsur NKRI · Mengomunikasikan/ mengolah informasi a. Masilng-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi b. Kelompok lain wajib memberi tanggapan c. Guru mengkonfirmasi jawaban. d. Hasil diskusi di tulis dalam kertas berwarna dan di tempel di papan displai kelas. 90 menit Penutup a. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran b. Pesrta didik diberikan tugas untuk pertemuan yang akan datang. c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. 15 menit Pertemuan Kelima Pendahuluan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari ini. b. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Tanah Airku”. c. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran d. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa terkait materi lalu dan materi yang akan dipelajari. e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari 15 Inti · Mengamati a. Peserta didik membaca dari berbagai sumber belajar tentang Arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI b. Peserta didik mengamati gambar penangkapan teroris, kerusuhan, pemberontakan, maraknya barang impor, kerukunan, persatuan. c. Peserta didik mengamati video yang berkaitan pembelajaran: Aksi sparatis, pentingnya persatuan dan kesatuan · Menanya a. Peserta didik menanyakan Arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokoh NKRI. b. Peserta didik menanyakan Ancaman terhadap keutuhan NKRI · Mengumpulkan data a. Peserta didik dibagi menjadi 8 kelompok setiap kelompok tediri dari 4 peserta didik. b. Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber untuk menjawab permasalahan. · Mengasosiasi a. Peserta didik menganalisis data dan informasi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber untuk menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan b. Peserta didik mendiskusikan didalam kelompok untuk merumuskan simpulan jawaban · Mengomunikasikan/ mengolah informasi a. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas b. Kelompok lain wajib menanggapi. c. Guru memberikan konfirmasi. 90 menit Penutup a. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran b. Pesrta didik diberikan tugas untuk pertemuan yang akan datang: Tugas Individu: Membuat kliping dengan tema “Ancaman terhadap keutuhan NKRI” c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. 15 menit Pertemuan keenam Pembukaan a. Guru mempersiapkan peserta didik dalam pembelajaran dengan berdoa, memeriksa kerapian dan kebersihan kelas serta menanyakan presensi hari ini. b. Peserta didik menyanyikan lagu nasional “Bagimu Negeri”. c. Peserta didik menerima informasi mengenai topik dan tujuan pembelajaran d. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa terkait materi lalu dan materi yang akan dipelajari. e. Guru menyampaikan cakupan materi yang akan dipelajari Inti · Mengamati a. Peserta didik membaca dari berbagai sumber belajar tentang contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional. b. Peserta didik mengamati gambar yang berkaitan dengan materi. c. Peserta didik mengamati video yang berkaitan dengan materi: videoperjuangan, pertahanan hambalang. · Menannya Peserta didik menanya tentang contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional di lingkungan keluarga, Sekolah, Masyarakat, Bangsa dan Negara. · Mengumpulkan data a. Peserta didik dibagi menjadi 8 kelompok setiap kelompok tediri dari 4 peserta didik. b. Setiap kelompok bertugas untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi c. Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber untuk menjawab permasalahan · Mengasosiasi a. Peserta didik mendiskusikan berbagai informasi yang diperoleh untuk mengambil kesimpulan jawaban. b. Kesimpulan ditulis pada kertas manila. · Mengomunikasikan a. Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas b. Kelmpok lain wajib menanggapi dan mencatat hasil diskusi kelompok lain. c. Guru memberikan konfirmasi d. Hasil diskusi di pajang di display kelas. Pentup a. Peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran b. Pesrta didik mendapatkan tugas untuk pertemuan yang akan datang. c. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan salam. H.Penilaian 25. Sikap Spiritual · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi · Kisi-kisi : No. Sikap/nilai Butir instrumen 1 Menujukkan rasa syukur atas persatuan dan kesatuan NKRI A, B, C, D dan E (Lampiran 1) 26. Sikap Sosial · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Lembar observasi · kisi-kisi : No. Sikap/nilai Butir Instrumen 1. Menunjukkan sikap toleransi dalam menjaga semangat dan komitmen persatuan dan kesatuan bangsa A, B, C, D dan E (Lampiran 2) 27. Pengetahuan · Jenis/Teknik Penilaian : Tes tertulis · Bentuk Instrumen dan Instrumen : Uraian · Kisi-kisi No Indikator Butir Instrumen Pilihan Ganda Esay 1 Menjelaskan pengertian Negara 1 1,2 2 Menjelaskan asal mula terjadinya Negara 2, 3 3 Menjelaskan fungsi dan tujuan Negara 4, 5, 4 Menjelaskan unsur-unsur NKRI 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 3,4 5 Mendeskripsikan arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokokh NKRI 13, 14 5 6 Menunjukkan contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 15 (Lampiran 3) 28. Keterampilan · Jenis/Teknik Penilaian : Observasi · Bentuk Instrumen dan Instrumen :Lembar Observasi · kisi-kisi No Keterampilan Butir Instrumen 1 Menyajikan hasil diskusi A, B, C, D, dan E 2 Membuat kliping tentang komitmen keutuhan nasional 1-10 (Lampiran 4) Mangunjaya, Juli .2014 Kepala Sekolah Guru PPKb. SMPN 2 Mangunjaya Drs. Suparman, M.Pd. Ajat Hataji, S.Pd. NIP. 1960071219920131004 NIP. 197211051999031012 Lampiran 1 1. Sikap Spiritual Pedoman Observasi sikap spiritual Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual peserta didik, berilah rentan angka 0 dan 1 pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut: 1 = melakukan aspek yang diamati 0 = tidak melakukan aspek yang diamati kelas : Tanggal Pengamatan : Materi pokok : No Nama Siswa Aspek penilaian (skor) Skor Akhir Nilai A B C D E 1 2 Dst Keterangan aspek penilaian: A : Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran B : Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan C : Memberikan salam sebelum dan sesudah pembelajaran D : Bersyukur kepada Tuhan karena mendapatkan nilai yang baik E :Menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh Petunjuk Penskoran : Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : x 4 = skor akhir Peserta didik memperoleh nilai : sangat baik : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lampiran 2 2. Sikap Sosial · Toleransi Pedoman Observasi sikap Toleransi Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik, berilah rentan angka 1 sampai dengan 4 pada kolom skor sesuai sikap sosial yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut: 4 = selalu, apabila secara terus menerus melakukan aspek yang diamati 3 = sering, apabila cenderung lebih banyak melakukan aspek yang diamati 2 = kadang-kadang, apabila cenderung lebih sedikit melakukan aspek yangdiamati 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati Kelas : Tanggal Pengamatan : Materi pokok : No Nama Siswa Aspek Penilaian (skor) Skor Akhir Nilai A B C D E 1 2 Dst Keterangan aspek penilaian: A : Tidak mengganggu teman yang berbeda pendapat B : Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya C :dapat menerima kekurangan orang lain D :Tidak memaksakan pendapat kepada orang lain E : Dapat memafkan kesalahan orang lain Petunjuk Penskoran : Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : x 4 = skor akhir Peserta didik memperoleh nilai : sangat baik : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 Lampiran 3 3. Pengetahuan · Teknik Penilaian : Tes tertulis · Bentuk instrumen : Pilihan Ganda dan Uraian A. Berilah tamda (X) pada jawaban yanng paling benar! No INDIKATOR SOAL JAWABAN SKOR 1. Menjelaskan pengertian Negara 1. Negara adalah suatu organisasi kemasyarakatan yang bertujuan dengan kekuasaannya mengatur serta menyelenggarakansuatu masyarakat. Pendapat tersebut dikemukakan oleh... a. Aristoteles b. Logemann c. Roger H. Soltau d. Mirriam Budiardjo B 1 2. Menjelaskan asal mula terjadinya negara 2. Berdasarkan fakta sejarah, negara Indonesia terjadi dengan... a. Fusi b. Cessi c. Accesie d. Proclamation D 1 3. Negara terjadi ketika negara-negara kecil mengadakan perjanjian melebur menjadi suatu negara baru disebut... a. Fusi b. Cessi c. Accesie d. Proclamation A 1 3. Menjelaskan fungsi dan tujuan negara 4. Tujuan negara Republik Indonesia tercantum dalm... a. Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 Alinea 1 b. Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945 Alinea IV c. Penjelasan UUD Negara RI Tahun 1945 d. Dasar Negara RI B 1 5. Fungsi negara adalah sebagai berikut... a. Pelaksanaan kedisiplinan b. Penegakan keadilan c. Kesejahteraan bagi pemerintah d. Pengusahaan sistem pertanian B 1 4. Menjelaskan unsur-unsur NKRI 6. Berikut ini tidak termasuk syarat mutlak terbentuknya suatu negara... a. Rakyat b. Wilayah c. Pemerintah d. Pengakuan D 1 7. Semua orang yang berada di wilayah suatu negara serta tunduk pada kekuasaan negara tersebut disebut... a. Penduduk b. Rakyat c. WNI d. WNA B 1 8. Seluruh individu yang mempunyai ikatan hukum dengan suatu negara tertentu. Disebut... a. Penduduk b. Rakyat c. Warga Negara d. Turis C 1 9. Menurut Konferensi Hukum Laut Internasional III, yang tidak termasuk batas–batas kelautan negara adalah sebagai berikut... a. Laut teritorial (12 mil laut) b. Zona bersebelahan (24 mil laut) c. Zona Ekonomi Eksklusif (200 mil laut) d. Landas Pulau (lebih dari 200mil laut). D 1 10. Pemerintah dalam arti sempit adalah... a. Eksekutif b. Yudikatif c. Legislatif d. Federatif A 1 11. Pengakuan negara lain atas dasar kenyataan (fakta) yang ada disebut... a. De Jure b. De Facto c. Alamiah d. Perjanjian B 1 12. Negara pertama yang mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia adalah... a. Belanda b. Jepang c. Mesir d. India C 1 5. Mendeskripsikan arti penting semangat persatuan dan kesatuan untuk memperkuat dan memperkokokh NKRI 13. hal yang termasuk mengancam keutuhan nasional... a. Separatis b. Membeli produk dalam negeri c. Menjaga lingkungan d. Menjaga kerukunan antar umat beragama A 1 14. Banyak ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara, ancaman dapat datang baik dari dalam maupun luar, di bwah ini yang termasuk ancaman dari luar adalah: a. Peristiwa kerusuhan b. Bentrokan antar suku c. Arus globalisasi d. Separatisme (kegiatan untuk memisahkan diri dari NKRI) C 1 6. Menunjukkan contoh perilaku positif yang mencerminkan komitmen terhadap keutuhan nasional 15. Wujud partisipasi dan komitmen warga negara terhadap keutuhan NKRI di lingkungan Bangsa dan Negara, antara lain dengan mewujudkan ketenteraman dan kedamaian bangsa seperti.... a. Selalu menggunakan produk luar negeri b. Mengutamakan kepentingan ras dan golongan c. Saling menghormati dan saling membantu di antara warga masyarakat. d. Ikut aktif dalam gerakan separatis. C 1 Jumlak Skor Maksimal 15 B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar! No. Soal Skor 1. Menurut pendapatmu apa yang dimaksud dengan negara? 5 2. Sebutkan 4 tujuan NKRI 5 3. Jelaskan unsur-unsur terbentuknya negara! 5 4. Jelaskan batas wilayah laut NKRI 5 5. Sebutkan 3 wujud partisipasi dan komitmen warga negara terhadap keutuhan NKRI di lingkungan sekolah 5 Jumlah skor 25 Nilai = Jawaban 1. Kebijakan guru 2. Tujuan NKRI a. Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia b. Memajukan kesejahteraan umum c. Mencerdaskan kehidupan bangsa d. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial 3. Unsur-unsur terbentuknya negara a. Rakyat => sekumpulan manusia yang menghuni negara dan taat pada peraturan yang berlaku di negara tersebut. b. Wilayah => daerah kekuasaan suatu negara, baik darat, laut, maupun udara. c. Pemerintah => alat kelengkapan negara yang bertugas memimpin organisasi negara untuk mencapai tujuan negara d. Pengakuan dari negara lain dibedakan menjadi dua yaitu pengakuan de facto dan pengakuan de jure. Pengakuan de facto adalah pengakuan berdasarkan kenyataan. Pengakuan de jure adalah pengakuan terhadap suatu negara menurut hukum Internasional. 4. Batas wilayah laut NKRI a. Batas laut teritorial, yaitu garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar. batas perairan wilayah Indonesia adalah 12 mil dari garis dasar pantai masing-masing pulau sampai titik terluar. b. Batas zona bersebelahan, ditentukan sejauh 12 mil laut di luar batas laut teritorial, atau 24 mil laut jika diukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai titik terluar. c. Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yaitu laut yang diukur dari garis lurus yang ditarik dari pantai titik terluar sejauh 200 mil laut. pemerintah Indonesia menentukan wilayah laut sepanjang 200 mil diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. Pada zona ini Indonesia memiliki hak untuk segala kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di laut. d. Batas landas benua adalah wilayah lautan suatu negara yang batasnya lebih dari 200 mil laut. 5. Sebutkan 3 wujud partisipasi dan komitmen warga negara terhadap keutuhan NKRI di lingkungan sekolah a. Mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah. b. Menghargai teman yang berbeda suku bangsa, agama, dan adat istiadat c. Saling tolong menolong dengan sesama teman. d. Sebagai pelajar hendaknya belajar dengan tekun dan penuh semangat dengan bekal iman, takwa, serta ilmu pengetahuan dan teknologi. e. Menciptakan situasi belajar yang tenang, damai, dan lancar oleh semua pihak di lingkungan sekolah. f. Menjaga nama baik sekolah. g. Menjaga lingkungan alam dan melakukan kegiatan pecinta alam. h. Mengembangkan kegiatan pramuka, Patroli Keamanan Sekolah, PMR, PMI dan Tim SAR. Lampiran 4 4. Keterampilan a. Teknik penilaian : Observasi b. Bentuk instumen : Lembar Observasi c. Instrumen penilaian : a. Pedoman Observasi Diskusi Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai praktek diskusi peserta didik, berilah rentan angka 1 sampai dengan 4 pada kolom skor sesuai keteranpilan yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut: 4 = selalu, apabila secara terus menerus melakukan aspek yang diamati 3 = sering, apabila cenderung lebih banyak melakukan aspek yang diamati 2 = kadang-kadang, apabila cenderung lebih sedikit melakukan aspek yang diamati 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan aspek yang diamati kelas : Tanggal Pengamatan: Materi pokok : Pertemuan : No Kelompok Nama Siswa Aspek penilaian (skor) Skor Akhir Nilai A B C D E 1 2 dst Keterangan aspek penilaian: A : Kejelasan isi paparan B : Aktif dalam kerjasama kelompok C : Menggunakan Bahasa Indonesia yang benar D :Berbicara dengan lugas dan jelas E : Menerima pendapat orang lain Petunjuk Penskoran : Skor akhir menggunakan skala 1 sampai 4 Perhitungan skor akhir menggunakan rumus : x 4 = skor akhir Peserta didik memperoleh nilai : sangat baik : apabila memperoleh skor 3,34 – 4,00 baik : apabila memperoleh skor 2,66 – 3,33 cukup : apabila memperoleh skor 1,66 – 2,65 kurang : apabila memperoleh skor kurang 1,66 b. Pedoman Observasi Kliping Petunjuk: Lembar ini diisi oleh guru untuk menilai Kliping peserta didik. berilah tanda cek (v) pada kolom ya/tidak. Nilai = Jumlah cek (v) pada kolom ya, nilai maksimal adalah 10 Nama : kelas : Tanggal Pengamatan: Materi pokok : Pertemuan : No Aspek Penilaian Hasil Penilaian Ya Tidak 1 Artikel berasal dari literatur (koran, majalah, internet) terbitan terbaru (enam bulan terakhir) 2 Artikel berkaitan dengan tema 3 Jumlah artikel sekurang-kurangnya lima buah 4 Komentar sesuai dengan isi artikel 5 Setiap artikel dianalisis dan diberi komentar singkat 6 Komentar bersesuaian dengan materi pelajaran 7 Komentar dinyatakan secara kritis dan logis 8 Mencantumkan sumber pustaka 9 Artikrl dilengkapi dengan gambar atau foto 10 Artikel ditempel dengan rapi Nilai = Jumlah cek (v) pada kolom ya 117
Fly UP